Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. STRATEGI TOUR GUIDE DALAM MENINGKATKAN CITRA DESA WISATA LANTAN LOMBOK TENGAH MENGGUNAKAN METODE PUSH AND PULL FACTORS Oleh Dimas Agung Pratama1*. Jumraidin2 . Lalu Ratmaja3 1,2,3Program Studi Usaha Perjalanan Wisata. Politeknik Pariwisata Lombok. Indonesia Email: 1pratama0491@gmail. com, 2jumraidin@ppl. 3ratmaja@ppl. Abstract This study aims to identify and analyze the driving and pulling factors that influence tourists' decisions in choosing lantan tourism villages as tourist destinations. The research used a qualitative approach. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results of this study were obtained six factors that attract tourists to visit Lantan Tourism Village, namely, its natural beauty, enchanting waterfalls, adequate access, supporting facilities such as toilets, prayer rooms, trash cans and gazebos are available, there are products sold such as cascara tea, handicrafts from plastic waste, banana chips, taro chips and tourists can do activities other than enjoying the scenery such as cycling, soft tracking and participating in farming and gardening community activities. The strategies obtained are promotion, information, hospitality and service and cooperation with stakeholders. Keywords: Lantan Tourism Village. Tour Guide Strategy. Push and Pull Factors PENDAHULUAN Pariwisata merupakan salah satu sektor perekonomian yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan daerah (Rusyidi & Fedryansah, 2. Industri pariwisata memberikan dampak yang sangat besar bagi masyarakat, terutama terhadap masyarakat yang tinggal di kawasan atau lokasi wisata. (Aliansyah & Hermawan, 2. Menurut John Tribe. Pariwisata adalah Ausuatu fenomena sosial, budaya dan ekonomi yang melibatkan perpindahan dan kunjungan orang ke tempat-tempat di luar tempat tinggalnya yang biasa untuk tujuan rekreasi, komersial atau tujuan lain. Sedangkan menurut KBBI. Pariwisata. Pelancongan. Turisme adalah ketika orang melakukan perjalanan dan bersenang-senang menjelajahi tempat-tempat Definisi Pariwisata secara Umum yaitu pemerintah bekerja sama untuk memastikan pengunjung mendapatkan waktu yang menyenangkan dan terlindungi. Berwisata menghadirkan kenikmatan atas segala sesuatu yang dapat dirasakan, seperti keindahan segala sesuatu yang diciptakan oleh alam atau manusia (Anggraini, 2. Menurut Nuryanti, merupakan gabungan daya tarik, akomodasi dan fasilitas pendukung yang diintegrasikan menjadi suatu model kehidupan masyarakat yang terpadu dengan tata cara dan tradisi yang sama, ditransformasikan sehingga menjadikan desa tersebut sebagai daerah tujuan wisata (Kusuma et al. , 2. Desa Wisata Lombok merupakan salah satu tempat wisata yang menarik wisatawan (Hadi & Widyaningrum. Wisatawan pengalaman berbeda dan mendalam tentang kehidupan masyarakat lokal serta keindahan alam Pulau Lombok. Seiring dengan meningkatnya minat wisatawan untuk mengunjungi desa-desa wisata, peran seorang pemandu wisata . our guid. menjadi semakin penting. Kegiatan pariwisata dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a faktor pendorong dan faktor penarik (Nasution et al. , 2. Seorang wisatawan mengunjungi suatu lokasi ditentukan oleh motivasi dan keinginan individu . aktor pendoron. serta daya tarik . ull facto. yang diberikan oleh objek wisata tersebut (Sinurat, 2. Tour guide tidak hanya berperan sebagai pendamping wisatawan, tetapi juga sebagai narator yang mengenalkan budaya lokal, sejarah, dan daya tarik khusus desa kepada Namun, untuk menjalankan peran ini dengan efektif, tour guide perlu memahami faktor pendorong . ush facto. dan penarik . ull facto. wisatawan ke desa Lantan. Dengan memahami lebih dalam tentang faktor yang mempengaruhi keputusan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan citra Desa Lantan sebagai tujuan wisata yang menarik. Hal ini akan berkontribusi pada pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan merancang program yang memenuhi kebutuhan dan preferensi Teori Push-Pull akan digunakan sebagai kerangka teoritis untuk menganalisis faktorfaktor yang mempengaruhi keputusan wisatawan (Wicaksana et al. , 2. Teori ini menawarkan pemahaman yang komprehensif tentang dinamika antara faktor internal dan Penelitian terdahulu telah mengidentifikasi beberapa faktor push dan pull yang relevan, namun belum secara khusus memfokuskan pada konteks Desa Lantan. Oleh karena itu, penelitian ini akan melengkapi literatur dengan memberikan wawasan yang lebih spesifik tentang faktorfaktor wisatawan untuk mengunjungi Desa Lantan sebagai tujuan wisata. Penelitian mengidentifikasi dan menganalisis faktor pendorong dan penarik yang mempengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih desa Lantan sebagai tujuan wisata. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang faktorfaktor ini, tour guide dapat mengembangkan meningkatkan citra Desa Lantan sebagai tujuan wisata yang menarik. Selain itu, penelitian ini juga akan membantu pengambil kebijakan dan pemangku kepentingan lokal dalam merancang program pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan berfokus pada kebutuhan dan preferensi wisatawan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan akan memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan pariwisata Desa Lantan. Lombok Tengah, serta meningkatkan pemahaman tentang peran strategis tour guide dalam mempromosikan dan meningkatkan citra destinasi wisata. Hal inilah yang menarik perhatian peneliti sehingga memilih Desa Lantan sebagai lokasi Desa wisata Lantan yang terletak di kecamatan Batukliang Utara. Lombok Tengah merupakan desa wisata yang memiliki banyak potensi wisata menarik. Desa ini dikelilingi oleh dua sungai, yaitu Sungai Babak dan Sungai Lenek yang airnya berasal dari kaki Gunung Rinjani. Desa ini memiliki potensi besar untuk menjadi tujuan wisata yang populer, namun untuk mencapai potensi tersebut, diperlukan strategi yang efektif. Desa Lantan juga terkenal dengan keberadaan 24 air terjun yang mempesona. Desa ini menjadi salah satu dari 61 desa wisata di Lombok Tengah yang mulai dikenal. Dengan potensi alamnya yang indah dan keberagaman atraksi wisata. Desa Wisata Lantan menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam dan kehidupan masyarakat lokal di kawasan tersebut. METODE PENELITIAN Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif untuk memahami faktor-faktor yang mendorong . ush factor. dan menarik . ull factor. wisatawan dalam memilih destinasi wisata agar dapat digunakan oleh tour guide dalam meningkatkan citra Desa Wisata Lantan a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. di Lombok Tengah. Pendekatan kualitatif HASIL DAN PEMBAHASAN dipilih karena memungkinkan peneliti untuk Desa Wisata Lantan mengeksplorasi pengalaman, persepsi, dan Desa wisata Lantan yang terletak di praktik dari perspektif subjek yang terlibat kecamatan Batukliang Utara. Lombok Tengah (Tahir et al. , 2. Melalui pendekatan ini, merupakan desa wisata yang memiliki banyak peneliti akan dapat memahami bagaimana potensi wisata menarik. Desa Lantan memiliki strategi tour guide mempromosikan dan luas wilayah sebesar 5,777,05 (H. yang meningkatkan citra destinasi wisata. terdapat 2,144 kepala keluarga dengan jumlah Partisipan dalam penelitian ini adalah keseluruhan penduduk sekitar 3. 293 jiwa yang pemandu wisata lokal dan pemandu wisata tersebar di 5 dusun di antaranya, dusun Gubuk dari luar Desa Wisata Lantan yang aktif atau Makam, dusun Kesah, dusun Pemasir, dusun tergabung kedalam organisasi pemandu wisata Rerantek, dan dusun Seriti. Sedangkan dalam seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia hal mata pencaharian, masyarakat desa lantan (HPI) dan Asosiasi Pemandu Wisata Indonesia sehari-hari bekerja sebagai perkebunan dan (ASPI). Desa ini menjadi salah satu dari 61 desa Data dikumpulkan memalui observasi, wisata di Lombok Tengah yang mulai dikenal. wawancara dan dokumentasi. Observasi Nama dari desa Lantan diambil dari salah satu dilakukan untuk mengetahui apa saja faktor kosa kata dari Lombok Selatan yang memiliki yang menarik . ull factor. yang ada sehingga arti Panjang. Hal ini dikarenakan geografis dapat meningkatkan citra Desa Wisata Lantan. desa Lantan memanjang menuju Taman Wawancara akan dilakukan dengan tour guide Nasional Gunung Rinjani. Desa wisata Lantan untuk memahami strategi yang mereka diapit oleh dua sungai yaitu sungai babak dan gunakan dalam meningkatkan citra Desa sungai lenek yang airnya bersumber dari kaki Wisata. Wawancara akan berfokus pada Gunung Rinjani. Lantan dikelilingi lansdscape pengalaman mereka dalam berinteraksi persawahan dan hutan yang menakjubkan dengan wisatawan, pendekatan yang mereka serta 2 air terjun yang dapat dinikmati oleh ambil dalam mengenalkan budaya lokal dan wisatawan yang datang. Dengan konsep keunikan Desa Wisata, serta tantangan yang homestay rumah warga wisatawan tidak hanya mereka hadapi dalam upaya meningkatkan menikmati keindahan alam tetapi dapat citra destinasi. Dokumentasi. digunakan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dan mengumpulkan data guna membantu belajar bagaimana kehidupan masyrakat asli menginformasikan apa yang dibicarakan Lantan. Hal ini sesuai dengan tagline dari Desa dalam penelitian ini (Mumek et al. , 2. Wisata Lantan yaitu AuExperinece The Nature Dokumen yang akan diperoleh seperti brosur, and The Life of Local PeopleAy. panduan wisata, atau materi promosi lainnya Komponen Produk Desa Wisata Lantan akan dianalisis untuk memahami bagaimana Be Lantaners Ecotouirsm citra Desa Wisata dipresentasikan kepada Be Lantaners dapat diartikan sebagai Analisis "Menjadi orang Lantan". Konsep Be Lantaners memberikan wawasan tambahan tentang merupakan konsep dari ekowisata yang upaya promosi dan pemasaran yang dilakukan melibatkan 3 aspek seperti keberlanjutan oleh tour guide dan pemangku kepentingan lingkungan, kerbelanjutan budaya dan tradisi lokal dan peningkatan ekonomi lokal. Lantaners turut aktif melibatkan masyarakat lokal sebaga penggerak utama dalam menjalankan desa wisata. Diantaranya menggunakan rumah warga sebagai tempat a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a inap yang tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat desa tetapi nilai keluarga yang dirasakan oleh tamu dengan pemilik rumah. Selain itu dalam pembuatan makanan/minuman tradisional kami bekerjasa sama dengan inak-inak . bu-ib. di desa sebagai pengajarnya. Salah satu paket hunting local food kami melibatkan petani-petani didesa sebagai guide untuk menjelaskan bagaiamana mendapatkan makanan lokal sehari-hari yang ada disawah. Bekerja sama dengan kelompok-kelompok masyarakat dalam menyediakan paket seperti eco crafting, madu trigona, dan pembuatan kripik pisang. Paket be lantaners adalah paket sederhana namun bermakna karena yang kami tawarkan adalah keseharian dari warga desa Lantan. Sehingga paket ini bersifat dimanis bergantung dari musim pertanian dan Gambar 1. Kegiatan wisatawan dengan warga di sawah (Pokdarwis, 2. Nature Touirsm Memiliki dua air terjun yang dapat dinikmati oleh tamu yang berkunjung ke desa Lantan, diantaranya yaitu air terjun Elong Tuna dan air terjun Babak Pelangi. Air pada kedua air terjun ini bersumber langsung dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Selain itu wisatawan juga menikmati kunang-kunang dan taburan bintang di malam hari dengan melakukan kegiatan camping yang terdapat di dua lokasi yaitu di sumberan dan air terjun Elong Tuna. Gambar 2. Objek wisata yang terdapat di Desa Wisata Lantan (Pokdarwis, 2. Lantan Local Taste Lantan Local taste pertama kali di adakan pada tahun 2022 yang langsung diresmikan oleh Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan dari event ini adalah untuk memberdayakan UMKM dan pengusaha lokal Lantan tertuma dalam bidang kuliner. Selain kuliner kami juga memperkenalkan musik gamelan, tarian dan permainan tradisional yang ada di Lantan. Dalam acara ini seluruh masyarakat yang ada di desa Lantan maupun di luar desa Lantan bisa datang langsung untuk menikmati pertunjukan atraksi yang diselenggarakan dan bisa menikmati jajanan tradisional khas desa Lantan yang telah ada sejak zaman nenek moyang dulu. Gambar 3. Pertunjukan musik gamelan dan tarian tradisional (Pokdarwis, 2. Fun Bike Fun bike merupakan salah satu kegiatan yang ditawarkan di Desa Wisata Lantan. Dengan hanya membayar 5000/jam , tamu dapat mengelilingi Desa Lantan yang asri menggunakan sepeda. Waktu terbaik bagi tamu untuk bersepeda a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. ialah Pagi hari dari jam 6-9 pagi dengan untuk berkunjung ke Desa Wisata Lantan, menghirup udara pagi desa yang yang pertama keindahan alamnya, kedua air menyegarkan atau jam 4-6 sore untuk terjunnya yang mempesona, ketiga akses menikmati matahari terbenam sembari menuju Desa Wisata Lantan sudah memadai, melihat keindahan gunung rinjani yang keempat falisitas pendukung di objek dapat terlihat dari Desa Lantan. wisatanya sudah tersedia seperti toilet, mushola, tempat sampah dan gazebo, kelima terdapat produk yang dijual seperti teh cascara, kerajinan tangan dari sampah plastic, keripik pisang dan keripik talas dan yang keenam wisatawan dapat melakukan kegiatan selain menikmati pemandangan seperti bersepada, soft trakking dan mengikuti kegiatan masyarakat berladang maupun berkebun. Dibawah ini merupakan digram persepsi tour guide yang pernah berkunjung ke Desa Wisata Lantan terhadap 6 faktor yang menarik Gambar 4. Kegiatan bersepeda di Desa wisatawan benar adanya dan dirasakan ketikan Wisata Lantan (Pokdarwis, 2. Soft Tracking Soft Tracking merupakan salah satu paket yang sering di pilih oleh wisatawan, pada paket ini tamu akan berjalan selama 2 jam menuju air terjun elong tuna sembari menikmati persawahan dan kebun di desa Lantan. Dalam konsep ekowisata, tamu diharapkan membawa botol air minum sendiri, mengurangi jejak plastik dan mendukung keberlanjutan Dengan demikian,setiap langkah mereka menjadi bagian dari usaha pelestarian alam yang berkelanjutan. Gambar 5. Diagram hasil kuisioner persepsi Crafts from Plastic Waste tour guide tentang keindahan alam yang Salah satu solusi dalam menangani dimilki Desa Wisata Lantan (Peneliti, 2. sampah plastik di desa Lantan ialah dengan Dari diagram diatas dapat dilihat cara mendaur ulang sampah tersebut persepsi tour guide tentang keindahan alam menjadi kerajinan tangan yang bernilai yang dimilki Desa Wisata Lantan, dengan ekonomis seperti tas dan dompet. Usaha hasil 53% tour guide setuju, 33% tour guide ini dilakukan oleh kelompok ibu-ibu yang sangat setuju dan 13% tour guide cukup setuju. ada di desa Lantan. Selain menjual tas dan Dapat disimpulkan dari hasil diagram diatas dompet, kelompok ini juga menawarkan bahwa tour guide setuju akan keindahan alam paket pembuatan kerajinan tangan dari dengan hasil paling tinggi yaitu 53%. sampah plastik kepada tamu yang Pull factors Dari observasi yang telah dilakukan, ditemukan 6 faktor yang menarik wisatawan a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Gambar 6. Diagram hasil kuisioner persepsi tour guide tentang air terjun di Desa Wisata Lantan, yang mempesona (Peneliti, 2. Dari diagram diatas dapat dilihat persepsi tour guide tentang air terjun di Desa Wisata Lantan, yang mempesona dengan hasil 80% tour guide setuju, 13% tour guide sangat setuju dan 7% tour guide cukup setuju. Dapat disimpulkan dari hasil diagram diatas bahwa tour guide setuju akan air terjun yang mempesona dengan hasil paling tinggi yaitu Gambar 7. Diagram hasil kuisioner persepsi tour guide tentang akses menuju Desa Wisata Lantan yang sudah memadai (Peneliti, 2. Dari diagram diatas dapat dilihat persepsi tour guide tentang akses menuju Desa Wisata Lantan yang sudah memadai, dengan hasil 57% tour guide cukup setuju, 21% tour guide kurang setuju, 14% tour guide setuju dan 7% tour guide tidak setuju. Dapat disimpulkan dari hasil diagram diatas bahwa tour guide cukup setuju akan aksesibilatas dengan hasil paling tinggi yaitu 57%. Gambar 8. Diagram hasil kuisioner persepsi tour guide tentang fasilitas pendukung di objek wisata Desa Wisata Lantan (Peneliti, 2. Dari diagram diatas dapat dilihat persepsi tour guide tentang fasilitas pendukung di objek wisata Desa Wisata Lantan, dengan hasil 47% tour guide setuju, 33% tour guide cukup setuju, 7% tour guide sangat setuju, 7% tour guide kurang setuju dan 7% tour guide tidak setuju. Dapat disimpulkan dari hasil diagram diatas bahwa tour guide setuju akan fasilitas pendukung yang ada dengan hasil paling tinggi yaitu 47%. Gambar 9. Diagram hasil kuisioner persepsi tour guide tentang produk yang dimilki Desa Wisata Lantan (Peneliti, 2. Dari diagram diatas dapat dilihat persepsi tour guide tentang produk yang dimilki Desa Wisata Lantan, dengan hasil 93% tour guide setuju dan 7% tour guide cukup Dapat disimpulkan dari hasil diagram diatas bahwa tour guide setuju akan produk yang ada dengan hasil paling tinggi yaitu 93%. a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. pamflet, dan iklan cetak. Kolaborasi dengan agen perjalanan, lembaga pariwisata regional, dan bahkan influencer juga dapat menjadi strategi yang efektif untuk mencapai audiens yang lebih luas. Penting bagi desa wisata untuk memperhatikan target Gambar 10. Diagram hasil kuisioner dengan preferensi dan minat calon persepsi tour guide tentang aktivitas yang dapat dilakukan oleh wisatawan di Desa Informasi Wisata Lantan (Peneliti, 2. Informasi yang jelas, akurat. Dari diagram diatas dapat dilihat dan mudah diakses adalah kunci untuk persepsi tour guide tentang aktivitas yang memberikan pengalaman wisata yang dapat dilakukan oleh wisatawan di Desa memuaskan bagi pengunjung desa Wisata Lantan, dengan hasil 93% tour guide Lantan. Pengunjung setuju dan 7% tour guide cukup setuju. Dapat disimpulkan dari hasil diagram diatas bahwa fasilitas, atraksi, aktivitas, acara, dan tour guide setuju akan aktivitas yang dapat layanan yang tersedia di Desa Wisata dilakukan oleh wisatawan dengan hasil paling Lantan tersebut agar mereka dapat tinggi yaitu 93%. merencanakan kunjungan mereka Strategi Tour Guide dengan baik. Desa wisata Lantan perlu Setelah melakukan wawancara dengan menyediakan informasi ini melalui tour guide yang pernah berkunjung dan berbagai saluran, termasuk situs web memandu wisatawan di Desa Wisata Lantan resmi, aplikasi seluler, papan informasi serta merujuk kepada faktor yang menarik di tempat-tempat strategis, dan brosur . ull factor. wisatawan berkunjung untuk yang tersedia di pusat informasi menghasilkan strategi meningkatkan citra desa Informasi yang diperbarui wisata lantan. kemudian dilakukan analisis secara teratur dan dilengkapi dengan data dengan menggabungkan hasil wawancara gambar yang menarik akan membantu dan hasil observasi. Dengan demikian menarik perhatian wisatawan dan dihasilkan strategi meningkatkan citra desa wisata lantan. Berikut merupakan strategi destinasi tersebut. Desa wisata Lantan yang dihasilkan: juga dapat memanfaatkan teknologi Promosi seperti pemandu virtual atau tur 360 Promosi merupakan salah satu derajat untuk memberikan pengalaman elemen kunci dalam meningkatkan yang lebih interaktif kepada calon citra sebuah destinasi wisata, termasuk wisatawan sebelum mereka benardesa wisata. Melalui promosi yang benar mengunjungi desa tersebut. efektif, desa wisata dapat menarik Dengan menyediakan informasi yang perhatian calon wisatawan dan komprehensif dan mudah diakses, desa meningkatkan jumlah kunjungan. Ini wisata dapat menciptakan pengalaman dapat dilakukan melalui berbagai yang berkesan bagi pengunjung dan saluran, mulai dari pemasaran online membangun citra positif mereka seperti media sosial dan situs web, hingga promosi offline seperti brosur, a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a sebagai destinasi wisata yang menarik dan terpercaya. Hospitality and service Pelayanan yang berkualitas tinggi dan keramahan yang tulus merupakan inti dari pengalaman wisata yang tak terlupakan. Ketika wisatawan merasa diterima dengan baik dan dihargai oleh penduduk setempat, mereka cenderung memiliki kesan yang lebih positif terhadap destinasi yang mereka kunjungi. Oleh karena itu, penting bagi desa wisata untuk keterampilan layanan pelanggan yang efektif, komunikasi yang baik, dan kesadaran akan kebutuhan wisatawan. Melalui pelatihan ini, penduduk setempat dapat belajar bagaimana memberikan pelayanan yang ramah, responsif, dan profesional kepada Selain itu, peningkatan kualitas fasilitas akomodasi, restoran, toko suvenir, dan layanan lainnya juga merupakan bagian penting dari strategi Fasilitas yang bersih, nyaman, dan berkualitas tinggi akan meningkatkan keseluruhan pengalaman wisatawan dan membantu memperkuat citra positif desa wisata Lantan. Kerja sama dengan stakeholder Kerja sama yang erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk pengusaha setempat dan agen perjalanan, merupakan kunci dalam mengembangkan dan mempromosikan Desa Wisata Lantan. Melalui kerja sama ini. Desa Wisata Lantan dapat mengakses sumber daya yang lebih besar, termasuk dana, pengetahuan, dan dukungan infrastruktur. Misalnya, dengan kerja sama dengan pemerintah daerah, desa wisata dapat memperoleh infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga pariwisata regional atau nasional dapat membantu desa wisata meningkatkan visibilitas mereka di pasar pariwisata yang lebih Kerja sama dengan komunitas lokal juga penting karena mereka memiliki pemahaman mendalam tentang budaya, tradisi, dan sumber daya alam di sekitar desa wisata. Dengan stakeholder, desa wisata dapat mencapai tujuan bersama untuk lingkungan, sosial, dan ekonomi mereka, sambil memperkuat citra dan daya tarik mereka sebagai destinasi wisata yang unik dan menarik. Melalui kerja sama dengan agen perjalanan, desa wisata dapat menawarkan paket wisata yang menarik dan lengkap kepada pelanggan potensial. Paket ini transportasi, tur lokal, dan kegiatan lainnya yang ditawarkan oleh desa Dengan demikian, agen perjalanan dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke desa wisata. Selain itu, agen perjalanan juga dapat memberikan masukan berharga tentang tren wisata terbaru, preferensi pasar, dan strategi pemasaran yang Dengan pengetahuan dan pengalaman agen mengembangkan strategi promosi yang lebih efisien dan menyesuaikan produk dan layanan mereka dengan Secara keseluruhan, kerja sama dengan agen perjalanan merupakan bagian penting dari strategi kerja sama dengan stakeholder yang dapat membantu a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. desa wisata dalam meningkatkan sangat penting untuk mengembangkan dan visibilitas, daya tarik, dan kesuksesan mempromosikan desa wisata. Melalui kerja mereka sebagai destinasi wisata yang sama ini. Desa Wisata Lantan dapat mengakses sumber daya yang lebih besar dan mencapai tujuan bersama untuk meningkatkan PENUTUP keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi Kesimpulan Terakhir, kerja sama dengan agen Desa Wisata Lantan memiliki potensi perjalanan dapat membantu desa wisata dalam besar sebagai destinasi wisata yang menarik. menawarkan paket wisata yang menarik Keindahan kepada pelanggan potensial dan meningkatkan keberadaan air terjun yang menawan, serta jumlah kunjungan wisatawan. Dengan aksesibilitas yang memadai menjadi faktor menerapkan strategi-strategi ini secara efektif, utama yang menjadikan desa ini sebagai Desa Wisata Lantan dapat memperkuat citra pilihan yang menarik bagi wisatawan. Selain mereka sebagai destinasi wisata yang menarik, itu, adanya fasilitas pendukung yang tersedia memperluas pangsa pasar mereka, dan di objek wisata, produk lokal yang dijual, dan meningkatkan keberlanjutan pariwisata dalam berbagai kegiatan yang dapat dilakukan jangka panjang. Sehingga, upaya bersama menambah daya tarik Desa Wisata Lantan. dalam mengimplementasikan strategi ini akan Dengan adanya enam faktor tersebut. Desa Wisata Lantan pengembangan dan peningkatan citra Desa pengalaman wisata yang beragam dan Wisata Lantan sebagai destinasi wisata yang memuaskan bagi pengunjung yang mencari berdaya tarik. pengalaman wisata yang autentik dan Pentingnya peran tour guide dalam DAFTAR PUSTAKA