Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 STRATEGI PENINGKATAN PRODUK EMPING JAGUNG (Studi Kasus Pada UKM Sinar 313 ) DI KELURAHAN BELLO KECAMATAN MAULAFA KOTA KUPANG (Product Improving Strategy of Corn Chips ( A Case Study of Small Enterprises AuSinar . at Kelurahan Bello. Kecamatan Maulafa. Kota Kupang. Oleh: Fadhilah Mahmud. Selfius . Nainiti. Alfetri N. Lango Program studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Nusa Cendana Alamat Email Korespondensi : fadhilahmahmud@gmail. Diterima: 3 Juni 2023 Disetujui : 12 Juni 2023 ABSTRACT Sinar 313 UKM is one of the industries engaged in the processing of corn chips. This industry needs to carry out a mature strategy and development for the survival of the agro-industry in the future. This is done bearing in mind that in the future the competition will be very tight. The development of MSME agro-industry is largely determined by factors including internal and external. This research uses descriptive analysis method with the process of collecting data through observation and interviews. Meanwhile, to find out the strategy used in SMEs in this study is a SWOT analysis with IFAS and EFAS calculations to determine the strategy to be taken. Furthermore, the data is processed by comparing the level of agreement relative to each other, so that the value of the factors that influence the processed corn is known. The results of this study indicate that there are 10 strategic items that support the productivity of corn chips in Sinar 313 UKM. Some of them are capacity optimization, enlarged market share, intensification of online sales through social media, efficiency, improving production technology, etc. While the obstacles found in this study include the lack of supply of raw materials, weather, inadequate promotion, lack of skilled workforce, and low government attention. Keywords : product improving strategy, corn chips ABSTRAK UKM sinar 313 adalah salah satu industri yang bergerak dalam bidang pengolahan emping jagung. Industri ini perlu melakukan strategi dan pengembangan yang matang untuk keberlangsungan hidup agroindustri di masa yang akan datang. Ini dilakukan mengingat dalam perjalanan kedepan akan mengalami kondisi persaingan yang sangat Perkembangan agroindustri UMKM sangat ditentukan oleh faktor-faktor diantaranya intenal dan eksternal. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan proses pengumpulan data melalui observasi dan Sementara untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam UKM pada penelitian ini adalah analisis SWOT dengan perhitungan IFAS dan EFAS untuk menentukan strategi yang akan diambil. Selanjutnya, data diolah dengan membandingkan tingkat persetujuan relatifnya satu sama lain, sehingga diketahui nilai faktor yang berpengaruh terhadap olahan jagung tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, terdapat 10 item strategi yang menunjang produktifitas emping jagung pada UKM Sinar 313. Beberapa diantaranya, optimalisasi kapasitas, market share diperbesar, intensifikasi penjualan online melalui media sosial, efisiensi, meningkatkan teknologi produksi. Dst. Sedangkan kendala yang ditemukan dalam penelitian ini diantaranya, minimnya pasokan bahan baku, cuaca, promosi belum memadai, kurangnya jumlah tenaga kerja terampil, serta rendahnya perhatian pemerintah. Kata Kunci : strategi peningkatan produk. emping jagung PENDAHULUAN Sektor pertanian mempunyai peranan penting yang dampaknya dapat dirasakan secara nasional Dalam struktur perekonomian nasional, sektor pertanian mempunyai kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain dari PDB, program dan kebijakan pembangunan pertanian yang dijalankan pemerintah saat ini mampu mendongkrak dan berkontribusi nyata Mahmud, et al. Strategi Peningkatan Produk Empinga. Page 136 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selama periode 2013-2018, akumulasi tambahan nilai PDB Sektor pertanian yang mampu dihasilkan mencapai Rp1. 375 Triliun dan nilai PDB Sektor Pertanian tahun 2018 naik 47% dibandingkan dengan tahun 2013. Selain tumbuh pertumbuhan ekonomi nasional juga semakin penting dan strategis, hal ini terlihat dari kontribusinya yang semakin meningkat. Selain kontribusi pertanian terhadap struktur perekonomian nasional sektor pertanian juga Kontribusi sektor pertanian terhadap penerimaan devisa lebih banyak diperoleh dari produk segar . yang relatif memberi nilai tambah kecil (Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, 2. Selain itu, sektor pertanian juga sangat berkontribusi Dimana, penerimaan devisa dari sektor pertanian lebih banyak diperoleh dari produk segar . yang relatif memberi nilai tambah kecil (Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, 2. Meskipun permasalahan terkait dengan sifat produk pertanian itu sendiri. Sifat tersebut menurut Kastaman . antara lain adalah: . Rendahnya daya saing produk pertanian, baik segar maupun olahan: . Kurangnya sumber daya manusia terdidik di bidang pertanian yang terjun dalam praktek usaha pertanian profesional berskala menengah besar. Rendahnya tingkat keberlanjutan usaha-usaha pengolahan dan pemasaran hasil pertanian yang disebabkan oleh kecilnya skala usaha: . Masih kuatnya budaya di masyarakat petani dan pengusaha untuk menghasilkan produk primer saja. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan produk primer pertanian serta untuk mendukung pengembangan nilai tambah produk pertanian, sesuai dengan kebijakan pembangunan pertanian jangka panjang, adalah pengembangan UKM dan juga pengembangan UKM pedesaan. UKM dapat diartikan sebagai industri yang pada umumnya menggunakan bahan baku lokal. Sedangkan menurut Supriyati . UKM pedesaan adalah industri makanan, minuman, p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 dan tembakau yang berskala kecil dan rumah tangga dengan asumsi industri kecil dan industri kerajinan rumah tangga sebagian besar dilaksanakan di wilayah pedesaan. Di Kota Kupang sendiri terdapat beberapa UKM yang menggunakan bahan baku primer Menurut daftar perusahaan yang diperoleh dari situs Pemerintah Kota Kupang terdapat produk mulai dari aneka keripik, aneka kerupuk, industri makanan lainnya, sampai kepada berbagai macam cemilan. Selain itu. Kota Kupang mempunyai salah satu produk unggulan yakni emping jagung (Pemkot Kupang Akan tetapi. UKM yang memproduksi emping jagung ini belum menjalankan usahanya secara maksimal. Masih terdapat berbagai kendala yang, baik yang berasal dari sisi internal maupun yang berasal dari luar atau eksternal, yang harus dihadapi oleh UKM yang memproduksi emping jagung ini, diantaranya: belum adanya teknologi produksi baru yang efektif untuk diaplikasikan kepada produk emping jagung ini, areal proses produksi yang belum memadai atau mempunyai keterbatasan areal produksi, terbatasnya modal untuk mengembangkan usaha, belum adanya sistem manajemen yang baik,belum terpenuhinya persyaratan administrasi untuk didirikannya suatu usaha, bentuk promosi yang masih sederhana sehingga belum efektifnya kegiatan promosi dan lain-lain. Menurut Demaswasti . penelitiannya mengenai Strategi Pengembangan Agroindustri Bakpao Wuluh Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Masyarakat, kelayakan usaha agar layak untuk dikembangkan dilihat dari analisis biaya, penerimaan, keuntungan, dan nilai tambah. Selain itu, hasil identifikasi faktor internal yang menjadi kekuatan pada agroindustri bakpao wuluh antara antara lain: kemampuan dalam pengolahan pangan, lokasi yang strategis. direct selling, serta kemudahan memperoleh bahan baku. Sedangkan kelemahan yang ada antara lain: teknologi yang sederhana dan produk yang tidak tahan lama. Faktor eksternal yang menjadi peluang antara lain: permintaan pasar yang terus meningkat, dukungan dinas pariwisata, pemerintah daerah, perbankan, serta diversifikasi Sedangkan ancaman yang harus dihadapi antara Mahmud, et al. Strategi Peningkatan Produk Empinga. Page 137 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 lain perubahan selera konsumen dan masuknya pesaing baru. Secara khusus, penerapan strategi dalam mengembangkan UKM dilakukan dengan penempatan misi perusahaan, penetapan sasaran organisasi dengan mengingat kekuatan eksternal dan internal, perumusan kebijakan dan strategi tertentu untuk mencapai sasaran dan memastikan implementasinya secara tepat, sehingga tujuan dan sasaran utama organisasi akan tercapaiAy (Munarika Nia, 2. Dengan demikian, strategi dapat dipahami sebagai keseluruhan yang berkaitan dengan pelaksanaan gagasan, penyusunan rencana dan eksekusi sebuah aktivitas untuk mencapai sasaran dan tujuan-tujuan sesuai dengan peluang-peluang. Selain itu, dapat juga disimpulkan sebagai rencana kerja yang memaksimalkan kekuatan dengan mengaitkan secara efektif sasaran dan sumber daya organisasi untuk mencapai sasaran tujuan Berdasarkan latar belakang yang di paparkan di atas,maka permasalahan yang akan di angkat dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi yang di lakukan oleh UKM Sinar untuk meningkatkan produksi emping jagung dan kendala yang di hadapi selama proses produksi emping jagung. METODELOGI PENELITIAN Tempat yang digunakan dalam penelitian ini adalah di UKM Sinar 313. Jalan Tobe Ibu. Kelurahan Bello. Kecamatan Maulafa Kota Kupang dan kegiatan penelitian dilaksanakan pada Bulan Feburari sampai selesai. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara bertahap (Multy strage. Tahap pertama, adalah penentuan lokasi ditentukan secara sengaja (Purposiv. yaitu UKM Sinar 313, dengan pertimbangan bahwa industri ini adalah salah satu UKM di kota Kupang yang telah berhasil melakukan pengolahan emping jagung, sehingga dirasa perlu adanya penelitian secara ilmiah mengenai strategi pengembangan usaha di UKM Sinar Sedangkan Tahap kedua, penentuan responden menggunakan metode sensus . ampling jenu. Penelitian sensus merupakan penelitian yang mengambil satu kelompok p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 populasi sebagai sampel secara keseluruhan dan menggunakan kuesioner yang terstruktur sebagai alat pengumpulan data yang pokok untuk mendapatkan informasi yang spesifik (Usman & Akbar, 2. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan diperoleh dengan cara wawancara dan pengamatan langsung atau observasi ke agroindustri dan juga penyebaran kuesioner. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data (Purhantara, 2010:. Metode Analisis Data. Metode yang digunakan untuk menjelaskan masalah penelitian adalah sebagai berikut : Untuk menjawab tujuan pertama yaitu mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh UKM Sinar 313 untuk meningkatkan produksi emping jagung, maka digunakan analisis SWOT dengan perhitungan IFAS dan EFAS untuk menentukan strategi yang akan Untuk menjawab tujuan kedua yaitu kendala yang dihadapi selama proses produksi emping jagung di UKM Sinar 313 di Kelurahan Belo. Kecamatan Maulafa. Kota Kupang maka digunakan Analisis deskriftif secara kualitatif HASIL DAN PEMBAHASAN. UKM Emping Jagung ini adalah sebuah UKM yang memproduksi atau membuat Emping dengan bahan dasar jagung. UKM Emping Jagung ini berlokasi Jalan RCTI di Kelurahan Bello. Kecamatan Maulafa. Kota Kupang. Nusa Tenggara Timur. UKM Sinar 313 adalah merupakan salah satu usaha home industri yang bergerak pada usaha pengolahan emping jagung di Kota Kupang yang berdiri sejak tahun 1996. Secara umum, emping adalah produk olahan pangan dari bahan berpati yang digencet atau dipipihkan menjadi lempengan dengan bentuk tertentu, dikeringkan, dan digoreng renyah. Emping ini dapat ditambahkan bumbu-bumbu sesuai selera, misalnya asin, pedas, gurih, manis, ditambahkan irisan daun bawang, atau ditambah bumbu Emping jagung merupakan salah satu hasil olahan jagung yang cukup banyak digemari Mahmud, et al. Strategi Peningkatan Produk Empinga. Page 138 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 masyarakat khususnya di Kota Kupang dan kota kota lain pada umumnya, karena cukup renyah seperti halnya emping lainnya. Strategi Peningkatan Produksi Emping Jagung di UKM Sinar 313 Mendirikan suatu perusahaan besar maupun kecil, harus membuat perencanaan dan langkah awal yaitu strategi. Strategi ini sangat diperlukan agar dapat memberi hasil yang positif dari apa yang telah direncanakan. Dalam menentukan suatu strategi dapat digunakan analisis SWOT (Strength. Weaknesses. Opportunities. Threat. untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman di lingkungan industri pengolahan jagung terbut. Identifikasi Faktor Internal dan Faktor Eksternal. Hasil identifikasi terhadap lingkungan internal dan eksternal digunakan untuk menyusun matriks Internal Factor Efaluatio (IFE) dan matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE). Setelah mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal, selanjutnya dilakukan analisis terhadap peluang dan ancaman serta mempengaruhi strategi yang dijalankan. Pengolahan Emping Jagung Di UKM Sinar 313 Faktor internal . Usaha agroindustri pengolahan emping jagung di UKM Sinar 313 sudah memiliki izin Hubungan antar pemilik/ketua UKM Sinar 313 dengan karyawan atau tenaga kerja sangat baik, dan memiliki tenaga kerja terlatih serta terampil dalam melakukan pengolahan. Pemilik/ketua UKM Sinar 313 memberikan fasilitas makan pada saat kerja. Produk olahan emping jagung memiliki harga yang terjangkau. Kualitas produk olahan emping jagung di UKM Sinar 313 layak untuk dikonsumsi masyarakat Pelayanan yang diberikan oleh UKM Sinar 313 kepada konsumen ramah dan sangat baik, keuangan dan sumber modal berupa peralatan dan gedung dari bantuan pemerintah, serta upah karyawan biasa di bayar harian, mingguan, dan bulanan tergantung kebutuhan Usaha agroindustri emping jagung UKM Sinar 313 memiliki stok produk pada saat musim hujan. UKM Sinar 313 dapat p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 menghabiskan 500 Kilo bahan baku untuk diolah dalam sehari. Faktor Internal (Kelemaha. UKM Sinar 313 masih menggunakan alat manual dalam proses produksi. Pemilik usaha tidak menyediakan tunjangan kesehatan bagi karyawan atau tenaga kerja di UKM Sinar 313. Pemilik usaha tidak memberikan bonus tahunan kepada karyawan. Jumlah produk yang diproduksi di UKM Sinar 313 masih kurang, penjualan yang belum begitu luas, dan juga masih menggunakan alat manual. Varian rasa hasil olahan emping jagung yang dimiliki masih Kurangnya pelatihan tenaga kerja dalam hal pengolahan jagung di UKM Sinar 313. Kurangnya pelatihan tenaga kerja dalam hal pengolahan jagung di UKM Sinar 313. Faktor Eksternal (Peluan. UKM Sinar 313 mudah mendapatkan bahan baku jagung untuk diolah. Usaha olahan emping jagung di UKM Sinar 313 mendapat kepercayaan dari konsumen. Kepemilikan usaha memudahkan untuk mendapatkan pinjaman dari luar perusahaan. UKM Sinar 313 memiliki pelanggan tetap. Usaha olahan emping jagung di UKM Sinar 313 tidak memiliki pesaing di sekitar Kelurahan Belo Faktor Eksternal (Ancama. Cuaca atau iklim dapat memperlambat produksi olahan emping jagung di UKM Sinar Infrastruktur perkembangan usaha di UKM Sinar 313. Harga bahan baku tidak stabil membuat pemilik sulit menaikan harga produk olahan emping jagung di UKM Sinar 313. Perkembangan teknologi agroindustri pengolahan emping jagung di UKM Sinar 313. Tahap Masukan (Input Stag. Tahap masukan terdiri dari matriks IFE (Internal Factor Evaluatio. dan EFE (External Factor Evaluatio. Tahap ini merupakan tahap awal dalam merumuskan strategi setelah mengidentifikasi faktor-faktor eksternal dan Matriks IFE (Internal Factor Evaluatio. Mahmud, et al. Strategi Peningkatan Produk Empinga. Page 139 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 Setelah melakukan identifikasi terhadap faktor-faktor internal pada Industri olahan jagung di UKM Sinar 313, selanjutnya dibuat matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summar. yang berisi kekuatan dan kelemahan dari pada Industri tersebut. Data diolah dengan membandingkan tingkat persetujuan relatifnya satu sama lain, sehingga diketahui nilai faktor yang berpengaruh terhadap olahan jagung Setelah itu nilai total faktor pada masing-masing variabel dibagi dengan nilai total keseluruhan faktor yang diidentifikasi sehingga dihasilkan besar bobot yang Berdasarkan identifikasi terhadap faktor-faktor strategis internal, diperoleh . yang dimiliki oleh UKM Sinar Hasil Evaluasi Faktor Internal Setelah melakukan evaluasi terhadap faktor eksternal pengolahan jagung di UKM Sinar 313 sehingga teridentifikasi beberapa peluang dan ancaman yang dihadapi oleh industri. Maka faktor-faktor tersebut dimasukkan dalam tabel IFAS . nternal factor analysis summar. dan dihitung nilainya. Nilai tersebut diperoleh dengan melakukan pemberian bobot pada setiap faktor sesuai dengan tingkat persetujuan relatif bagi industri jagung. Hasil perhitungan tersebut menunjukan bahwa, faktor strategi yang merupakan kekuatan terbesar dan paling berpengaruh bagi Agroindustri jagung di UKM Sinar 313 adalah Produk olahan emping jagung memiliki harga yang terjangkau dengan nilai 0,350. Karena harga emping jagung yang memiliki nilai yang terjangkau sehingga menarik konsumen untuk membeli emping jagung. Faktor strategi lain adalah UKM Sinar 313 dapat menghabiskan 500 Kilo bahan baku untuk diolah dalam sehari dengan nilai 0,350. Karena permintaan konsumen yang cukup besar sehingga UKM Sinar 313 menambah bahan baku untuk diolah. Faktor strategi internal yang merupakan kelemahan terbesar adalah jumlah Jumlah produk yang diproduksi di UKM Sinar 313 masih kurang, penjualan yang belum begitu luas, dan juga masih menggunakan alat manual dengan nilai 0,252. Dimana hasil olahan belum p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 semuanya dapat diproduksi. Hasil produksi masih berpusat pada emping jagung. Sementara Berdasarkan hasil perhitungan matriks EFAS (External Factor Analysis Summar. , faktor strategis yang merupakan peluang terbesar dan paling berpengaruh bagi industri olahan jagung di UKM ini adalah usaha olahan emping jagung di UKM Sinar 313 mendapat kepercayaan dari konsumen dengan nilai yang didapat 0,555. Hal ini menunjukan bahwa peluang dari pada industri ini lebih besar. Dilain sisi, faktor eksternal yang menjadi ancaman bagi UKM Sinar 313 adalah Cuaca atau iklim dapat memperlambat produksi olahan emping jagung di UKM Sinar 313 dengan total nilai yaitu sebesar 0,565. Ini akan menjadi ancaman bagi industri ini sehingga tidak Berdasarkan hasil pengolahan data faktor internal dan eksternal menggunakan SWOT ditemukan bahwa. UKM Sinar 313 telah berada di jalur yang tepat dan menguntungkan. Dengan terus melakukan strategi pengembangan yang agresif (Growt. yang dapat meningkatkan produksi emping jagung. Terdapat dalam Strategi SO yang dimana memanfaatkan peningkatan produksi dan kualitas yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan pasar dan mengoptimalkan produksi dengan menggunakan teknologi pertanian. Sedangkan untuk memperbandingkan Faktor Internal (Kekuatan dan kelemaha. dan Eksternal (Peluang dan ancama. Hasil SWOT menunjukan UKM Sinar 313 ini berada pada Kuadran I (Growt. UKM Sinar tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang Strategi peningkatan produktivitas emping jagung di UKM Sinar 313 berdasarkan matriks SWOT maka dapat disusun empat strategi utama yaitu SO. WO. ST, dan WT. kemungkinan strategi yang dapat dilakukan oleh industri olahan jagung UKM Sinal 313 Mengoptimalisasi Memperbesar market share. Peningkatan penjualan melalui media dan melalui program Menjaga Kerjasama antara pemilik usaha dan karyawan. Mahmud, et al. Strategi Peningkatan Produk Empinga. Page 140 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 Meningkatkan Meningkatkan teknologi alat produksi. Meningkatkan teknologi untuk promosi. Mengoptimalkan pengembangan dan pemanfaatan teknologi proses produksi. serta Memanfaatkan tenaga kerja untuk perluasan kapasitas. Kendala Yang Dihadapi Selama Proses Produksi Emping Jagung Di UKM Sinar 313 Di Kelurahan Belo. Kecamatan Maulafa. Kota Kupang Menurut Departemen Pendidikan Nasional dalam bukunya Kamus Umum Bahasa Indonesia Edisi Ketiga . 5 : . kendala adalah keadaan yang membatasi, menghalangi, atau mencegah pencapaian sasaran. Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa kendala adalah suatu keadaan yang membatasi, menghalangi, atau mencegah tercapainya Setidaknya terdapat 4 . kendala yang menjadi temuan dalam penelitian ini. Kendala Pasokan bahan baku Pasokan bahan baku jagung dari pengepul di sekitar Kota Kupang, kriteria pabrik kurang terpenuhi atau stoknya hanya sedikit sekitar 40 % pada hari-hari biasa. Jadi, dari pihak pabrik harus keliling dari pengepul satu ke pengepul lain mencari jagung yang masuk kriteria pabrik. Jika stok dari pengepul juga kurang maka pihak UKM mengambil bahan baku dari Surabaya. Hal demikian merupakan kendala yang dihadapi selama ini. Kendala Cuaca Masalah cuaca berkaitan dengan cuaca yang tidak menentu. Cuaca hujan terus-menerus mengakibatkan proses pengeringan jagung Biasanya proses pengeringan jagung membutuhkan waktu maksimal dua hari tapi Karena hujan terus-menerus, maka proses penjemuran jagung memakan waktu empat sampai lima hari. Kendala Promosi Promosi merupakan kegiatan marketing mix yang terakhir. Dalam kegiatan ini setiap perusahaan berusaha mempromosikan seluruh produk atau jasa yang dimilikinya baik secara langsung maupun tidak langsung. Tanpa promosi jangan diharapkan pelanggan dapat mengenal produk atau jasa yang ditawarkan. Promosi merupakan sarana yang paling ampuh p-ISSN : 0853-7771 e-ISSN : 2714-8459 Salah satu tujuan promosi adalah menginformasikan segala jenis produk yang ditawarkan dan berusaha menarik calon konsumen yang baru. Di UKM Sinar 313 sendiri belum maksimal dalam mempromosikan hasil produksi emping jagung, sehingga produksi tersebut belum diketahui oleh daerah luar kota Kupang. Kurangnya Tenaga Kerja Terampil Tenaga kerja terampil adalah bagian dari tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kemampuan khusus. Tenaga kerja terampil menjadi motor penggerak sebuah perusahaan, jika perusahan tersebut menginginkan level perusahaan dan hasil produksinya meningkat maka harus memiliki tenaga kerja yang terampil. Hanya saja di UKM Sinar 313 belum memiliki begitu banyak tenaga kerja yang terampil, sehingga dalam wawancara yang saya lakukan UKM meningkatkan kualitas karyawannya. Kurangnya Perhatian Pemerintah Perhatian pengembangan sektor industri usaha kecil menengah di daerah masih belum tampak, setidaknya masih relatif kecil. Hal demikian juga dirasakan oleh pemilik usaha UKM Sinar 313, yang sampai sejauh ini pemerintah belum berkontribusi untuk mendukung usahanya, setidaknya pemerintah dapat membantu modal usaha untuk mengembangkan usaha emping KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan. Berdasarkan pembahasan seperti yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Strategi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas emping jagung adalah:. Mengoptimalisasi kapasitas,. Memperbesar market share, . Peningkatan penjualan melalui media sosial, . Menjaga kualitas produk, . Kerjasama antara pemilik usaha dan karyawan, . Meningkatkan efisiensi, . Meningkatkan teknologi alat produksi, . Meningkatkan teknologi untuk promosi, . Mengoptimalkan Mahmud, et al. Strategi Peningkatan Produk Empinga. Page 141 Buletin Ilmiah IMPAS Volumen 24 No. 2 Edisi Agustus 2023 pemanfataan teknologi proses produksi, . Memanfaatkan tenaga kerja untuk perluasan Sementara untuk kendala, diantaranya: Kendala yang dihadapi selama proses produksi ada lima . yaitu: . Pasokan bahan baku, . Cuaca, . Promosi yang belum memadai, . Kurangnya tenaga kerja terampil, . Kurangnya perhatian pemerintah. Saran. Adapun saran yang dapat menjadi masukan bagi pihak-pihak yang berkaitan dengan hasil penelitian ini, antara lain: Sebaiknya UKM Sinar mengusulkan dana agar dapat mengadakan peralatan yang masih kurang dan juga dana untuk merenovasi kembali bangunan yang ada sehingga layak memproduksi berbagai hasil Untuk peningkatan kualitas produk emping jagung perlu diperhatikan pemilihan kualitas bahan baku jagung pipilan yang akan digunakan, serta penggunaan teknik pengemasan yang menarik disertai dengan penggunaan rasa baru agar dapat menarik minat konsumen. Sebaiknya UKM Sinar 313 menambah tenaga kerja yang terampil dan mampu berinovasi atau membuat terobosan baru. Sebaiknya UKM Sinar mengadakan mesin pengering agar di saat di saat musim hujan,proses pengeringnya tidak menunggu sinar matahari. DAFTAR PUSTAKA