JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1761- 1767 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Pengaruh Kinerja Pemerintah Desa Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Desa Dengan Tingkat Pendidikan Masyarakat Desa Sebagai Variabel Mediasi Di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias Sepriman Ndruru1*. Nirwana Br Bangun2. Muhammad Razali3 1,2,3Manajemen. Unversitas Pembinaan Masyarakat Indonesia. Medan. Indonesia Email: seprimandruru@gmail. Email Penulis Korespondensi: 1@email. com @email. AbstrakOeAdapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa,untuk mengetahui pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap tingkat pendidikan, untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa, untuk mengetahui kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa dengan tingkat pendidikan masyarakat desa sebagai variabel mediasi di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Metode penelitian yang di gunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknis analisis Uji Validasi,Realibilitas, dan Normalitas. Serta Uji Hipotesis menggunakan uji T, uji F dan uji R2 yang mana datanya diolah menggunakan Software Statistical Process Social Science (SPSS). Objek penelitian ini adalah di desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias dengan jumlah 48 orang dengan menyebarkan kuesioner penelitian. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa melalui tingkaat pendidikan sebagai variabel mediasi. Hal ini di buktikan dengan hasil uji T dengan tingkat signifikan 0,00 < 0,05 karena nilai P < 0,05 maka Ho di tolak dan Ha di terima. dan hasil uji F sebesar . dengan tingkat signifikasi 0,00<0,005 maka dapat di nyatakan terdapat pengaruh antara kinerja pemerintah desa,kesejahteraan dengan tingkat pendidikan masyarakat di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Kata Kunci: Kinerja Pemerintah Desa. Kesejahteraan. Tingkat Pendidikan AbstractOeThe aim of this research is to determine the influence of village government performance on the welfare of village communities, to determine the influence of village government performance on education levels, to determine the influence of education levels on the welfare of village communities, to determine the performance of village governments on the welfare of village communities and the level of education of village communities. as a mediating variable in Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. The research method used is a quantitative research method using technical analysis of Validation. Reliability and Normality Tests. As well as Hypothesis Testing using the T test. F test and R2 test where the data is processed using Statistical Process Social Science (SPSS) Software. The object of this research was in Fahandrona village. Ulugawo subdistrict. Nias district with a total of 48 people by distributing research questionnaires. The research results show that there is a significant relationship between village government performance and the welfare of village communities through the level of education as a mediating variable. This is proven by the results of the T test with a significance level of 0. 00 < 0. 05 because the P value < 0. means Ho is rejected and Ha is accepted. And the results of the F test are . with a significance level of 0. 00 < 0. 005 So it can be stated that there is an influence between the performance of the village government, welfare and the level of community education in Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabuaten Nias. Keywords: Village Government Performance. Welfare. Education Level PENDAHULUAN Desa merupakan bagian terkecil dari struktur pemerintahan yang ada di Indonesia. Setelah diterbitkan Undangundang Nomor. 6 tahun 2014. Tentang desa mengatur penyelenggaraan pemerintahan karena memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam mengurus dan mengatur perkembangan desa. Dengan kata lain, penerapan otonomi desa membawa konsekuensi logis berupa pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa berdasarkan manajemen yang baik. Tingkat kesejahteraan dapat di definisikan sebagai kondisi agregat dari kepuasan individu. Pengertian dasar itu mengantarkan kepada pemahaman kompleks yang terbagi dalam dua area perdebatan. Pertama adalah apa lingkup dari substansi kesejahteraan kedua adalah bagaimana intensitas substansi tersebut bisa direpresentasikan agregat. Kesejahteraan merupakan sejumlah kepuasan yang diperoleh seseorang dari hasil mengkonsumsi pendapatan yang Namun demikian tingkatan dari kesejahteraan itu sendiri merupakan sesuatu yang bersifat relatif karena tergantung dari besarnya kepuasan yang diperoleh dari hasil mengkonsumsi pendapatan tersebut kesejahteraan sebagai kualitas kepuasan hidup yang bertujuan untuk mengukur posisi masyarakat dalam membangun keseimbangan kesejahteraan materi, kesejahteraan bermasyarakat, kesejahteraan emosi, dan keamanan. Kepala desa merupakan unsur pemerintah desa yang berarti pemimpin dalam pemerintahan desa yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Kinerja kepala desa dalam tingkat kesejahteraan masyarakat dalam bidang ekonomi terutama dilihat dari seberapa besar pembinaan kepala desa terhadap masyarakat, dalam memberikan pelayanan dan pengembangan terhadap masyarakat . Kepala desa tidak hanya meningkatkan This is an open access article under the CCAeBY-SA license Sepriman Ndruru. Copyright A 2019. JUMIN. Page 1761 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 19/03/2025. Accepted: 02/05/2025. Published: 30/05/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1761- 1767 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin kapasitas dan kemampuannya dengan memanfaatkan kompetensi yang dimilikinya tetapi juga dapat sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat melalui pembinaan dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias. Desa Fahandrona adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Desa Fahandrona terletak di sebelah timur Kabupaten Nias. Dengan luas lahan 1334 km dan mempunyai jumlah penduduk 1012 orang. Informasi tentang desa merupakan hal yang penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Bagi masyarakat, biasanya informasi mengenai desa didapatkan pada saat ada kegiatan desa. Namun walaupun telah mengikuti kegiatan tersebut tetapi masih banyak masyarakat yang belum mengetahui secara detail mengenai desanya sendiri. Kinerja aparatur pemerintah desa merupakan satu ukuran yang menyatakan seberapa jauh target . uantitas, kualitas dan wakt. yang telah dicapai oleh manajemen, dimana target tersebut sudah ditentukan terlebih dahulu. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Pemerintah Desa adalah penyelenggara urusan pemerintahan oleh Pemerintah Desa dalam mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kepala desa merupakan unsur pemerintah desa yang berarti pemimpin dalam pemerintahan desa yang bertugas menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa dan pemberdayaan masyarakat desa. Kinerja kepala desa dalam tingkat kesejahteraan masyarakat dalam bidang ekonomi terutama dilihat dari seberapa besar pembinaan kepala desa terhadap masyarakat, dalam memberikan pelayanan dan pengembangan terhadap masyarakat. Kepala desa tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kemampuannya dengan memanfaatkan kompetensi yang dimilikinya tetapi juga dapat sekaligus meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat melalui pembinaan dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Ada penelitian terdahulu yang menjadi rujukan dari penelitian yang dilakukan oleh . dengan hasil penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara kinerja kepala desa dan pembangunan desa. Dimana hasil data responden menunjukkan kinerja kepala desa kurang baik, yang menyebabkan tidak adanya peningkatan Teknik analisis data menggunakan teknik analisis linear sederhana. Dalam penelitian ini sama sama membahas tentang kinerja dan juga pembangunan, namun yang membedakan adalah teori yang di pakai dalam mengukur kinerja dan juga pembangunan desa. Kemudian penelitian yang dilakukan oleh . Kinerja kepala desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat desa. Rata rata kinerja kepala desadan pemberdayaa masyarakat di Desa Tounelet Kecamatan Sonder berada pada kategori sedang, yang artinya kinerja kepala desa maupun pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat belum terealisasi secara optimal. Adapun tujuan dalam penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat, pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap tingkat pendidikan, pengaruh tingkat pendidikan masyarakat desa terhadap kesejahteraan masyarakat, pengaruh kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa dengan tingkat pendidikan masyarakat desa sabagai mediasi di desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabuputan Nias. METODOLOGI PENELITIAN 1 Pendekatan Penelitian Pendekatan penelitian adalah rencana konsep dan prosedur untuk penelitian yang mencakup langkah-langkah mulai dari asumsi luas hingga metode terperinci dalam pengumpulan data, analisis dan interprestasi (Creswell, 2. Pendekatan penelitian adalah cara berfikir yang diadopsi peneliti tentang bagaimana desain penelitian dibuat dan bagaimana penelitian akan dilakukan. Dalam penelitian sosial, pendekatan penelitian meliputi tiga jenis, yaitu kualitatif, kuantitatif dan campuran atau gabungan yang juga dikenal dengan istilah mix method. Metode penelitian merupakan salah satu cara tentang bagaimana penelitian tersebut akan dijalankan. Menurut . metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Adapun metode penelitian yang digunakan peneliti berdasarkan pendekatan penelitian di atas adalah metode kuantitatif. Menurut . metode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positif, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistic dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. 2 Teknik Pengumpulan Data Menurut Sugiyono . 4: . menyatakan bahwa teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian untuk mendapatkan data. Untuk memudahkan mendapatkan data dan mengungkapkan permasalahan dilakukan dengan teknik : This is an open access article under the CCAeBY-SA license Sepriman Ndruru. Copyright A 2019. JUMIN. Page 1762 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 19/03/2025. Accepted: 02/05/2025. Published: 30/05/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1761- 1767 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Observasi, yaitu pengamatan dan pencatatan dengan sistematis terhadap fenomena-fenomena yang Dalam penelitian ini peneliti langsung terjun ke lokasi penelitian dan melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti, kemudian dari pengamatan tersebut melakukan pencatatan datadata yang diperoleh yang berkaitan dengan aktivitas penelitian. Wawancara (Intervie. , metode wawancara digunakan sebagai teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, tetapi juga apabila peneliti ingin mengetahui hal-hal dari responden yang lebih mendalam. Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri sendiri atau self-report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau keyakinan pribadi (Sugiyono 2019:. Adapun wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur, artinya sesuatu yang tersusun sesuai dengan struktur, urutan atau ketentuan yang berlaku. Kuisioner Yaitu cara mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang sudah dipersiapkan secara tertulis dengan menyebarkan angket dan disertai dengan alternatif jawaban yang akan diberikan kepada Dokumentasi adalah Informasi yang berasal dari catatan penting baik dari lembaga atau organisasi maupun dari perorangan. Metode pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan kuisioner. Dimana wawancara dilakukan secara langsung kepada pihak yang berwenang atau dianggap dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini, observasi mengamati langsung ke Dan kuisioner adalah pertanyaan tertulis yang akan diberikan untuk kepala desa dan jajarannya. Menurut Sugiyono . Menyatakan bahwa analisis data merupakan kegiatan setelah data dari seluruh responden atau sumber data lain terkumpul. Kegiatan dalam analisis data adalah mengelompokkan data berdasarkan variabel dari seluruh responden, menyajikan data tiap variabel yang diteliti, melakukan perhitungan untuk menjawab rumusan masalah, dan melakukan perhitungan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan. 3 Hipotesis Berdasarkan penjelasan kerangka pemikiran maka hipotesis penelitian yang diajukan sebagai jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian ini adalah sebagai berikut : H1 : Kinerja pemerintah desa berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias. H2 : Kinerja pemerintah desa berperngaruh terhadap tingkat pendidikan masyarakat desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias. H3 : Tingkat pendidikan masyarakat desa berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias. H4 : Kinerja pemerintah desa berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat desa dengan tingkat pendidikan masyarakat desa sebagai mediasi di desa fahandrona kecamatan ulugawo kabupaten nias. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Gambaran Umum Responden Deskripsi Responden Berdasarkan Usia Berdasarkan data primer yang diolah, maka hasil persebaran responden berdasarkan usia dalam penelitian ini dapat dlihat pada tabel berikut: Tabel 1. Jumlah Responden Berdasarkan Usia 20 Ae 30 tahun 30 Ae 40 tahun 40 Ae 50 tahun 50 Ae 60 tahun Sumber: Data Diolah Excel Jumlah responden 20,8% 29,2% 37,5% 12,5% Berdasarkan Tabel diatas, dengan data diatas menunjukkan bahwa usia responden terbanyak dalam penelitian yang telah dilakukan adalah sebesar 37,5% yaitu usia 40 Ae 50 tahun, sedangkan diposisi kedua terbanyak adalah 29,2% yaitu responden dengan rentang usia 30 Ae 40 tahun dan yang diposisi ketiga terbanyak adalah 20,8% yaitu responden This is an open access article under the CCAeBY-SA license Sepriman Ndruru. Copyright A 2019. JUMIN. Page 1763 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 19/03/2025. Accepted: 02/05/2025. Published: 30/05/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1761- 1767 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin dengan rentang usia 20 Ae 30 tahun dan yang paling sedikit 12, 5% dengan usia 50 Ae 60 tahun berjumlah. Jadi peneliti dapat simpulkan bahwa rata-rata yang menjadi responden yang melakukan pegadaian berusia 40 Ae 50 tahun. Deskripsi Tanggapan Responden Terhadap Kinerja pemerintah desa (X) Distribusi jawaban responden Terhadap Kinerja pemerintah desa (X) dapat di lihat pada tabel berikut : Tabel 2. Hasil Tanggapan Responden Terhadap Kinerja Pemerintah Desa Saya merasa bangga Ketika ada program pembangunan desa yang berhasil di laksanakan. Pemerintah desa memiliki tujuan yang jelas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Visi dan misi pemerintah desa sejalan dengan kebutuhan Setiap program yang ada sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa Pemerintah desa berkomitmen untuk pembangunan desa meskipun menghadapi berbagai rintangan. Informasi yang di sampaikan selalu jelas dan mudah di pahami oleh masyarakat desa. Memahami dengan baik tujuan dari setiap program atau kebijakan yang di sampaikan pemerintah desa. Program Ae program yang di jalankan pemerintah desa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa. Kepala desa rutin berkomunikasi dengan masyarakat untuk menyampaikan informasi penting. Kepala desa selalu melibatkan masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanan program Ae program. STS MODUS Berdasarkan tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata pada setiap pertanyaan adalah setuju dengan nilai modus 5, yang berarti responden memiliki tanggapan Ausangat baikAy terhadap petanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kinerja pemerintahan desa. Hal ini dapat dilihat dari tanggapan responden atas pernyataan atau kuesioner yang telah disebarkan kepada responden. Deskripsi Tanggapan Responden kesejahteraan masyarakat desa (Y) Hasil tanggapan responden terhadap kesejahteraan masyarakat desa dapat dilihat pada tabel dibawah ini : Tabel 3. Hasil Tanggapan Responden Terhadap Kesejahteraan Masyarakat desa (Y) Pernyataan STS Program Kesehatan yang di sediakan oleh pemerintah desa di wilayah saya sudah memadai Kualitas layanan kesehatan di desa saya sangat Harga kebutuhan pokok di desa saya seringkali tidak terjangkau oleh sebagian besar warga Saya cukup mendapatkan informasi tentang cara menjaga pola hidup yang sehat Pendapatan sebagian besar warga desa saya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari Aehari Masyarakat desa saya, memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya pendidikan bagi masa anak Ae anak Pemerintah desa dan daerah berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di desa ini Orang tua di desa saya, mendukung pendidikan anak Ae anak mereka dengan menyediakan kebutuhan sekolah yang memadai Program bantuan sosial dari pemerintah desa telah membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat MODUS This is an open access article under the CCAeBY-SA license Sepriman Ndruru. Copyright A 2019. JUMIN. Page 1764 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 19/03/2025. Accepted: 02/05/2025. Published: 30/05/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1761- 1767 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Program Ae program pengentasan kemiskinan di desa saya berjalan dengan efektif dan mencapai sasaran Berdasarkan tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata pada setiap pertanyaan adalah setuju dengan nilai modus 5, yang berarti responden memiliki tanggapan Ausangat baikAy terhadap petanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat desa. Hal ini dapat dilihat dari tanggapan responden atas pernyataan atau kuesioner yang telah disebarkan kepada responden. Deskripsi Tanggapan Responden tingkat pendidikan masyarakat desa (Z) Hasil tanggapan responden terhadap tingkat pendidikan masyarakat desa dapat dilihat pada tabel di bawah ini : Tabel 4. Hasil Tanggapan Responden Terhadap Tingkat Pendidikan Pernyataan Saya mendukung penuh anak Ae anak saya untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi Warga desa secara umum memberikan perhatian besar terhadap pendidikan anak Ae anak mereka Saya berpatisipasi di sekolah seperti rapat orang tua dan kegiatan lainya Saya aktif dalam mendorong pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas pendidikan di desa Saya selalu memprioritaskan pendidikan dalam pengeluaran rumah tangga Saya setuju bahwa pendidikan sangat penting untuk masa depan generasi muda di desa kami Saya bersedia menyumbangkan waktu atau tenaga untuk kegiatan yang berkaitan dengan pendidikn Warga desa kami saling mendukung dalam hal pendidikan , termasuk membantu anak Ae anak yang membutuhkan bantuan Saya merasa pendidikandi desa kami sudah cukup untuk mempersiapkan anak Ae anak menghadapi dunia kerja Warga desa kami sadar akan pentingnya pendidikan bagi anak perempuan sama seperti anak laki Ae laki STS STS Berdasarkan tabel diatas, dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata pada setiap pertanyaan adalah setuju dengan nilai modus 5, yang berarti responden memiliki tanggapan Ausangat baikAy terhadap petanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan tingkat Pendidikan masyarakat desa. Hal ini dapat dilihat dari tanggapan responden atas pernyataan atau kuesioner yang telah disebarkan kepada responden. Deskripsi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan data primer yang diolah, maka hasil persebaran responden berdasarkan jenis kelamin dalam penelitian ini dapat dlihat pada tabel berikut: Tabel 5. Jumlah Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis kelamin Jumlah responden Laki - laki Perempuan Sumber: Data Diolah Excel 60,42% Berdasarkan Tabel diatas dari data diatas menunjukkan bahwa dari 48 sampel yang berjenis kelamin laki-laki berjumlah 39,58%. Sedangkan yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 60,42%. Hal ini menunjukkan bahwa dalam penelitian ini di dominasikan oleh perempuan yang ada di desa fahandrona. Deskripsi Responden Berdasarkan Pendidikan This is an open access article under the CCAeBY-SA license Sepriman Ndruru. Copyright A 2019. JUMIN. Page 1765 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 19/03/2025. Accepted: 02/05/2025. Published: 30/05/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1761- 1767 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Berdasarkan data primer yang diolah, maka hasil persebaran responden berdasarkan pendidikan dalam penelitian ini dapat dlihat pada tabel berikut: Tabel 6. Jumlah Responden Berdasarkan Pendidikan Pendidikan SD Sederajat SMP Sederajat SMA Sederajat D3/S1/S2 Jumlah Sumber: Data Diolah Excel Jumlah Presentase 39,58% 31,25% 16,67% 12,50% Berdasarkan Tabel diatas dari data diatas menunjukkan bahwa dari 48 sampel jumlah SD 39,58%. SMP 31,25%. SMA 16,67%. D3/S1/S2 12,50%. 2 Pembahasan 1 Pengaruh Kinerja Pemerintah (X) Tingkat Pendidikan (Z) Berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji t, di peroleh nilai t hitung > t tabel yaitu 2,556 > 1,679 dan signifinkansinya < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kienerja pemerintah desa terhadap tingkat pendidikan. H1 diterima. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang di lakukan oleh Heni Rohaeni dan Nisa Marwa . dikatakan bahwa kinerja pemerintah desa sangat berpengaruh terhadap tingkat Pendidikan masyarakat, karena kedua hal tersebut adalah saling ketergantungan. 2 Pengaruh kesejahteraan (Y) terhadap tingkat Pendidikan (Z) Berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai t hitung > t tabel yaitu 431 > 1,679 dan signifinkansinya < 0,05 yang artinya tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kesejahteraan masyarakat terhadap tingkat Pendidikan. H2 di tolak. Pengaruh Tingkat Pendidikan (Z) Kesejahteraan (Y) Berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji t, diperoleh nilai t hitung > t tabel, yaitu 0,3735 > 1,678 dengan signifinkasi 0,008 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara tingkat endidikan terhadap kesejahteraan masyarakat desa. H3 diterima. 4 Pengaruh Kinerja Pemerintah Desa (X) terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Y) melalui Tingkat Pendidikan (Z) Pengaruh langsung yang diberikan oleh X Ie Z sebesar 0,668. Sedangkan pengaruh tidak langsung terhadap Y melalui Z adalah . ,668 0,. 0,035 = 0,776x 0,035 = 0,027. Sedangkan pengaruh totalnya adalah pengaruh langsung pengaruh tidak langsung = 0,668 0,027 =0,695. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat dilihat bahwa pengaruh langsung > pengaruh tidak langsung yaitu 0,668 > 0,027 yang artinya secara tidak langsung kinerja pemerintah desa terhadap kesejahteraan melalaui tingkat pendidikan H4 di terima. KESIMPULAN Dari hasil uji analisis pengaruh kinerja pemerinah desa terhadap kesejahteraan masyarakat desa dengan tingkat pendidikan masyarakat desa sebagai variabel mediasi, maka dapat di simpulkan bahwa kinerja pemerintah desa berpengaruh positif dan signifikan kesejahteraan masyarakat di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Kesejahteraan masyarakat tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat Pendidikan di Desa Fahandrona Kacamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap kesejahteraan masyarakat di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. Kinerja pemerintah desa berpengaruh terhadap kesejahteraan yang di mediasi oleh tingkat pendidikan di Desa Fahandrona Kecamatan Ulugawo Kabupaten Nias. REFERENCES