Jurnal CyberTech Vol. No. Januari 2021, pp. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 SISTEM PAKAR MENDIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN AGLAONEMA WIDURI MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR Dede Hariani *. Saiful Nur Arif**. Ita Mariami** * Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ** Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info Article history: Keyword: Sistem Pakar. Certainty Factor. Hama dan Penyakit Tanaman Aglaonema Widuri. ABSTRACT Tanaman Aglaonema adalah salah satu tanaman hias yang paling digemari masyarakat indonesia pasca pandemi covid19. Hama penyakit pada tanaman hias Aglaonema juga menjadi masalah yang paling sering dikeluhkan oleh masyarakat sehingga membutuhkan seorang ahli pakar tanaman khususnya untuk tanaman hias. Sistem pakar mendiagnosa hama dan penyakit pada tanaman aglaonema widuri menggunakan metode Certainty Factor merupakan suatu bentuk pengaplikasian sistem yang terkomputerisasi dalam bidang teknologi dan informasi yang nantinya dapat membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan pada saat mendiagnosa hama dan penyakit yang menyerang tanaman aglaonema widuri, serta memberikan solusi dalam menangani tanaman yang sudah terserang hama dan penyakit. Certainty Factor digunakan karena metode ini mampu membantu mengatasi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan serta dapat memberikan persentase hasil diagnosa. Dari hasil pengujian program sistem pakar akan didapatakan hasil yang sama dengan perhitungan manual dengan menggunakan metode Certainty Factor. Sistem yang dibangun ini akan menganalisa berdasarkan data gejala Ae gejala yang ada yang di masukan oleh user sehingga di dapatkan suatu hasil identifikasi penyakit pada tanaman aglaonema widuri berupa nama penyakit tingkat akurasi dan cara Kata Kunci : Sistem Pakar. Certainty Factor. Hama dan Penyakit Tanaman Aglaonema Widuri Copyright A 2021 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. *First Author Nama :Dede Hariani Program Studi : Sistem Informasi Kantor :STMIK Triguna Dharma Email: dedehariani99@gmail. PENDAHULUAN Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Aglaonema Widuri menjadi tanaman hias yang paling sering dicari oleh masyarakat karena daunnya yang indah dan warnanya yang bagus, asal namanya terinspirasi dari banyaknya orang yang beranggapan bahwa tanaman tersebut sangat cantik seperti layaknya seorang gadis . Aglaonema widuri adalah satu dari beberapa spesies tanaman yang mudah hidup pada daerah subtropis hingga Secara keseluruhan tanaman Aglaonema Widuri memiliki helaian daun yang kekuningan karena bercak hijaunya sedikit, dan ada pula yang spot hijaunya lebar-lebar serta didominasi dengan warna pink. Aglaonema dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang terlindungi, yang memiliki intensitas cahaya yang rendah dan juga dapat tumbuh baik pada daerah yang bersuhu dengan kelembapan tinggi. TINJAUAN PUSTAKA 1 Sistem Pakar Secara umum sistem pakar adalah . xpert syste. adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar ini juga akan dapat membantu aktifitas para pakar sebagai asisten yang berpengalaman dan mempunyai pengetahuan yang dibutuhkan. dalam penyusunannya, sistem pakar mengkombinasikan kaidah-kaidah penarikan kesimpulan . nference rule. dengan basis pengetahuan tertentu yang diberikan oleh satu atau lebih pakar dalam bidang tertentu . 2 Hama dan Penyakit Jika ditemukan adanya jenis hama dan penyakit baru pada tanaman Aglaonema maka pakar harus melakukan suatu penelitian untuk menemukan keterangan dari jenis hama dan penyakit yang baru ditemukan tersebut dan secepat mungkin memberikan solusi serta bantuan kepada petani beserta cara penanganannya . Tanaman Algoenema Widuri Aglaonema jenis ini memiliki perpaduan warna hijau, kuning dan merah serta bentuk daunnya oval sedikit cekung sehingga lebih memudahkan para pencinta tanaman hias membedakan antara Aglaonema Widuri dengan Aglaonema jenis lainnya . 4 Certainty Factor Metode certainty factor merupakan sebuah metode yang membuktikan suatu kebenaran atau ketidakpastian jika terjadi kesalahan dalam diagnosa yang melibatkan seorang pakar untuk memberikan suatu solusi terhadap masalah tersebut . Ada dua cara dalam mendapatkan tingkat keyakinan (CF) dari sebuah rule, yaitu : Metode AoNet BeliefAo yang diusulkan oleh E,H. Shortliffe dan Buchana CF [H,E] = MB [H,E] Ae MD [H,E] P(H)=1 max[P(H|E). P(H)] Oe P(H) MB(H. E) = { max. Oe P(H) P(H)=0 min[P(H|E). P(H)] Oe P(H) MD(H. E) = { min. Oe P(H) Keterangan : CF (H,E) diketahui dengan pasti. MB (H,E) = measure of belief terhadap hipotesa H, jika diberikan evidence E . ntara 0 dan . MD (H,E) = measure of disbelief terhadap evidebce H, jika diberikan evidance E . ntara 0 dan . certainty factor untuk kaidah premis tunggal. CF[H,E]1 = CF[H] * CF[E] Certainty Factor untuk kaidah dengan kesimpulan yang serupa . imilarly concluded rule. Cfcombine CF[H,E]1,2 = CF[H,E]1 CF[H,E]2 * . -CF[H,E]. Cfcombine CF[H,E]old,3 = CF[H,E]old CF[H,E] 3 * . -CF[H,E] ol. Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Dengan cara mewawancarai seorang pakar Nilai CF (Rul. didapat dari interpretasi dari pakar, yang diubah menjadi nilai CF tertentu sesuai tabel berikut Tabel 2. 1 Tabel Bobot Keyakinan Penyakit Keterangan Nilai Bobot Tidak Tidak Tahu Sedikit Yakin Cukup Yakin Yakin Sangat Yakin METODOLOGI PENELITIAN 1 Metodologi Penelitian Penelitian yang baik harus berdasarkan dengan metodelogi yang baik pula. Berikut ini adalah metodelogi dalam penelitian ini yaitu: 1 Pengumpulan Data (Data Collectin. Dalam teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua tahapan, diantaranya yaitu: Observasi Wawancara. Berikut adalah data yang didapatkan langsung Gejala Pada Tanaman Aglaonema Widuri : Tabel 3. 1 Data Penyakit dan Gejala Pada Tanaman Aglaonema Widuri Kode Gejala Gejala Penyakit G01 Daun mulai dari pangkal bawah menguning dan G02 Tulang daun berubah menjadi cokelat keabuan Sistem Pakar. Certainty Factor. Hama dan Penyakit Tanaman Aglaonema Widuri (Dede Harian. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 G03 Sebelumnya kelihatan segar, tetapi ketika siang hari tanaman menjadi layu G04 Batang tanaman terlihat tidak kokoh Tabel 3. 1 Data Penyakit dan Gejala Pada Tanaman Aglaonema Widuri(Lanjuta. Kode Gejala Gejala Penyakit G05 Bercak cokelat akan timbul bila daun terpapar sinar matahari G06 Terbentuk bercak merah cerah dengan tepi berwarna ungu G07 Daun ataupun tangkai tanaman hancur G08 Batang daun mulai melepuh dan menular ke tanaman lainnya G09 Daunnya lama kelamaan membusuk G10 Pada potongan batang terlihat berlendir G11 Daun dan batang mulai melunak dan mengeluarkan bau yang tidak sedap G12 Daun menjadi kecil G13 Daun yang berlubang menjadi keriting dan berwarna Contoh kasus IF Daun mulai dari pangkal bawah menguning dan rontok AND Batang tanaman terlihat tidak kokoh AND Daun ataupun tangkai tanaman hancur THEN Busuk akar IF Tulang daun berubah menjadi cokelat keabuan AND Sebelumnya kelihatan segar, tetapi ketika siang hari tanaman menjadi layu AND Daun lama kelamaan membusuk Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 THEN Jamur fusarium IF Bercak cokelat akan timbul bila daun terpapar sinar mata hari AND Terbentuk bercak merah cerah dengan tepi bewarna ungu AND Daun lama kelamaan membusuk THEN Bercak daun IF Pada potongan batang terlihat berlendir AND Daun dan batang mulai melunak dan mengeluarkan bau yang tidak sedap THEN Layu bakteri IF Daun menjadi kecil AND Daun yang berlubang menjadi keriting dan bewarna kekuningan THEN Virus IF Daun ataupun tanaman hancur AND Batang dan daun mulai melepuh dan menular ke tanaman lainnya THEN Botrytis Penyakit Busuk Akar (P. G01 = Daun mulai dari pangkal bawah menguning dan rontok CF. = MB. Ae MD. = 0. 8 Ae 0. = 0. 7 (CFrule. CF. = CFrule * CFuser = 0. 7 x 0. = 0. 42 CFold G07 = Daun ataupun tangkai tanaman hancur = 0. 5 Ae 0. = 0. 4 (CFrule. CF. = CFrule * CFuser = 0. 4 x 0. = 0. 24 CFold Sistem Pakar. Certainty Factor. Hama dan Penyakit Tanaman Aglaonema Widuri (Dede Harian. A P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Langkah terakhir adalah kombinasi nilai certainty factor, sebagai berikut: Penyakit Busuk Akar CFcombine = Cfold1 CFold2 . Ae CFold. = 0. - 0. = 0. 2 Study Literatur Metode Perancangan Sistem Metodologi perancangan sistem merupakan teknik penguraian suatu sistem menjadi komponen-komponen yang bertujuan untuk mempelajari bagaimana komponen-komponen tersebut membentuk sistem dengan saling bekerja dan berinteraksi untuk mencapai tujuan sebuah sistem. Algoritma Sistem Algoritma merupakan sistem kerja komputer yang memiliki langkah-langkah untuk menyusun program yang sistematis dan logis untuk dapat menyelesaikan suatu masalah yang ada. 1 Flowchart Metode Certainty Factor Berikut ini adalah flowchart dari metode Certainty Factor yaitu sebagai berikut: Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Start Input Data Gejala Menghitung CF Rule IFA. ThanA. CF = MB - MD Proses Perhitungan CF CF Combine = CF1 CF2 * . Ae CF. Menampilkan hasil Diagnosa END Gambar 3. 3 Flowchart Metode Certainty Factor PEMODELAN DAN PERANCANGAN SISTEM 1 Pemodelan Sistem Pemodelan sistem merupakan gambaran nyata dengan aturan tertentu. Pada sistem informasi diperlukan Use Case Diagram Sistem Pakar. Certainty Factor. Hama dan Penyakit Tanaman Aglaonema Widuri (Dede Harian. A Activity Diagram Class Diagram P-ISSN : 9800-3456 IMPLEMENTASI SISTEM Form Home Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 E-ISSN : 2675-9802 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 5. 1 Form Login Menu Utama Gambar 5. 2 Menu Utama 4 Form Data Gejala Gambar 5. 3 Form Data Gejala 5 Form Data Laporan Gambar 5. 4 Form Data Gejala 6 Form Data Penyakit Sistem Pakar. Certainty Factor. Hama dan Penyakit Tanaman Aglaonema Widuri (Dede Harian. A P-ISSN : 9800-3456 Gambar 5. 5 Form Data Penyakit 7 Form Konsultasi Gambar 5. 6 Form Konsultasi 8 Form Metode Cetainty Factor Gambar 5. 7 Form Metode Certainty Factor Form Data Laporan Jurnal Cyber Tech Vol. No. Januari 2021 E-ISSN : 2675-9802 Jurnal Cyber Tech P-ISSN : 9800-3456 E-ISSN : 2675-9802 Gambar 5. 9 Form Data Laporan Form Hasil Laporan Gambar 5. 10 Form Hasil Laporan KESIMPULAN Setelah melakukan berbagai macam tahapan-tahapan maka diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut : Dalam menganalisa penyakit-penyakit yang terdapat pada tanaman Aglaonema Widuri yaitu dengan berdasarkan hasil dari referensi dari seorang pakar dan dilakukan analisa terhadap dari beberapa kasus yang telah diambil Dalam mendiagnosa penyakit pada tanaman Aglaonema Widuri dengan metode Certainty Factor yaitu dengan menggunakan tahapan atau algoritma dari metode tersebut. Dalam merancang sisten informasi dalam mendiagnosa dan memberikan solusi dari penyakit tanaman Aglaonema Widuri dengan menerapkan metode Certainty Factor untuk melakukan diagnose penyakit tanaman Aglaonema Widuri. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa karena berkat rahmat Nya, yang masih memberikan kesehatan dan kesempatan sehingga dapat diselesaikan jurnal ilmiah ini dengan baik. Saya ucapkan terima kasih kepada ketua yayasan STMIK Triguna Dharma, kepada bapak Saiful Nur Arif. SE. Kom. Kom selaku dosen pembibing 1, kepada ibu Ita Mariami. SE. Msi selaku dosen pembimbing 2 , kepada kedua orang tua saya yang selalu memberikan dukungan dan doa kepada saya dan tidak lupa kepada teman-teman saya seperjuangan. REFERENSI