International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. TINGKAT MOTIVASI SISWA MENGIKUTI EKSTRAKURILULER PENCAK SILAT DI SMA NEGERI 7 DEPOK LEVEL OF STUDENTS MOTIVATION TO PARTICIPATE IN EXTRACURRICULAR PENCAK SILAT AT SMA NEGERI 7 DEPOK Nurul Aeni1. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda2. Bangkit Seandi Taroreh3. Ruslan Abdul Gani4* 1, 3, 4 Universitas Singaperbangsa Karawang. Jl. HS. Ronggo Waluyo. Puseurjaya. Telukjambe Timur. Karawang. Jawa Barat 41361. Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia. Jl. Dr. Setiabudi No. Isola. Kec. Sukasari. Kota Bandung. Jawa Barat 40154. Indonesia Email Penulis: ruslan. abdulgani@staff. Received: 2/08/2025 Revised: 5/11/2025 Accepted: 20/11/2025 Abstrak Penelitian ini didasari belum adanya penelitian mengenai tingkat motivasi latihan pada ekstrakurikuler pencak silat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi yang dimiliki siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakuriluler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok. Penelitian dilakukan dengan cara menyebar angket kepada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat untuk mengetahui tingkat motivasi yang dimiliki. Analisis yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus persentase untuk mengetahui tingkat motivasi latihan siswa. Didapatkan 58. 33% siswa mengikuti kegiatan ekstrakurilkuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok memiliki motivasi yang sangat tinggi dan 41. 67% siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok memiliki motivasi yang tinggi. Kata kunci: Motivasi. Pencak Silat. Pendidikan. Jasmani. Olahraga Abstract This research is based on the absence of research on the level of motivation to practice extracurricular martial arts. This study aims to determine the students' motivation in participating in the pencak silat extracurricular activities at SMA Negeri 7 Depok. The analysis used is descriptive quantitative by using the percentage formula to determine the level of student training motivation. It was found that 58. 33% of students participating in pencak silat extracurricular activities at SMA Negeri 7 Depok had very high motivation 67% of students participating in extracurricular activities of pencak silat at SMA Negeri 7 Depok had high motivation. Keywords: Motivation. Pencak Silat. Physical Education. Sports. 1 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh. Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. PENDAHULUAN Berdasarkan UUD 1945 Pasal 31 Ayat 1Ay Pendidikan merupakan hak dari setiap warga negaraAy. Pendidikan juga aktivitas yang berproses untuk mengembangkan kemampuan, sikap, rohaniah serta mencangkup aspek mental, intelektual dan spiritual (Bangun , 2016:. Pendidikan mengalami perubahan, perbaikan dan perkembangan setiap tahunnya. Pendidikan jasmani Ialah salah satu dari berbagai macam mata pelajaran yang ada di sekolah. Pendidikan jasmani membuat seseorang memperoleh pertumbuhan serta perkembangan jasmani yang dilakukan secara sadar. Pendidikan jasmani merupakan proses Pendidikan yang menggunakan aktivitas jasmani untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan organic, neuromaskular, social, dan emosional (Rahayu, 2013:. Pendidikan jasmani berorientasi pada gerak fisik dan perkembangan psikis yang pembelajarannya disesuaikan dengan kemampuan dan jenjang Pendidikan. Menurut BNSP . ruang lingkup Pendidikan jasmani , olahraga dan Kesehatan dibagi menjadi 7 bagian, diantaranya. Aktivitas pengembangan. Aktivitas Senam. Aktivitas Air. Permainan dan Olahraga. Aktivitas ritmik. Kesehatan. Pendidikan luar sekolah. Pencak silat merupakan bagian dari ruang lingkup olahraga dan Pencak silatt adalah lahraga beladiri yang berasal dari Indonesia. Pencak silat diciptakan karena rakyat Indonesia ingin mempertahankan eksistensinya saat diserang oleh penjajah. Pencak silat di Indonesia banyak diminati oleh berbagai kalangan, dan perkembangan ilmu pencak silat di Indonesia sudah mulai merata. Motivasi yang dimiliki oleh rakyat Indonesia sudah terkesan lebih baik daripada tahun tahun sebelumnya. Motivasi Bahasa Latin Yang bergerak. yang berarti motivasi merupakan hasrat atau dorongan untuk melakukan sesuatu. Motivasi digunakan untuk menjelaskan keinginan berperilaku, arah perilaku, intensitas perilaku, dan penyelesaian (Pintrich, 2. Menurut Uno . Hakikat motivasi adalah dorongan internal maupun eksternal pada seseorang yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku. Berikut merupakan indokator yang dijelaskan oleh Uno . 2 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. Adanya hasrat dan keinginan berhasil. Adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar. Adanya harapandan cita-cita masa depan. Adanya penghargaan dalam belajar. Adanya kegiatan yang menarik dalam belajar. Adanya lingkungan belajar yang kondusif, sehingga memungkinkan seseorang siswa dapat belajar dengan baik Fungsi motivasi yang diungkapkan oleh Sadirman . ada 3 yaitu sebagai Mendorong manusia untuk berbuat Sebagai penggerak atau motor yang melepaskan energi. Motivasidalam hal ini merupakan motor penggerak dari setiap kegiatan yangakan dikerjakan. Menentukan arah perbuatan Yakni ke arah tujuan yang hendak dicapai. Dengan demikian motivasidapat memberikan arah dan kegiatan yang harus dikerjakan sesuaidengan rumusan Menyeleksi perbuatan Yakni menentukan perbuatan-perbuatan apa yang harus dikerjakanyang serasi guna mencapai tujuan, dengan menyisihkan perbuatanyang tidak bermanfaat dengan tujuan tersebut. Penelitian mengenai tingkat motivasi belajar telah dilakukan oleh angga . yang mana mendapatkan hasil 55,3% dari jumlah responden memiliki motivasi yang sangat tinggi dan 44,7% memiliki motivasi yang tinggi. Penelitian terkain motivasi belajar juga dilakukan oleh Supri Yanti . menunjukkan 71,8% siswa memiliki motivasi yang tinggi dan 28,2% siswa memiliki Motivasi Pada penelitian ini memiliki kebaharuan yaitu berfokus pada motivasi yang dimiliki siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok. 3 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. METODE Berdasarkan tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui tingkat motivasi siswa mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok. Maka peneliti menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik SMA Negeri 7 Depok yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat sebanyak 12 orang dengan menggunakan lembar angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengolah data dalam bentuk angka dan menggunakan perhitungan statistik. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling jenuh, dikarenakan jumlah populasi kurang dari 30. Berdasarkan ketentuan diatas maka jenjang kriteria penilaian tingkat motivasi siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler pencak silat dapat dilihat pada tabel 1 kriteria penilaian tingkat motivasi siswa sebagai berikut: Tabel 1. Kriteria Penilaian Tingkat Motivasi Siswa Interval 85% - 100% 70% - 84% 55% - 69% 40% - 54% 25% - 39% Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah Target/Subjek Penelitian Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik SMA Negeri 7 Depok yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat sebanyak 12 orang dengan menggunakan lembar angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengolah data dalam bentuk angka dan menggunakan perhitungan statistik. Teknik sampling yang digunakan yaitu sampling jenuh, dikarenakan jumlah populasi kurang dari 30. Data. Intrumen, dan Teknik Pengumpulan Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui angket yang bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 4 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. Depok. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah lembar angket. Angket ini pernyataan-pernyataan ekstrakurikuler pencak silat. Setiap item pernyataan menggunakan skala Likert dengan lima pilihan jawaban, yang menggambarkan seberapa besar tingkat persetujuan atau ketidaksetujuan siswa terhadap pernyataan tersebut. Pilihan jawaban antara lain: Sangat Setuju (SS) C Setuju (S) C Ragu-ragu (R) C Tidak Setuju (TS) C Sangat Tidak Setuju (STS) Angket ini bertujuan untuk mengukur aspek-aspek motivasi, seperti minat, komitmen, dan kepuasan siswa dalam mengikuti kegiatan pencak silat. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, karena jumlah populasi . kurang dari 30. Dengan teknik ini, seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Data yang diperoleh dari angket diolah dalam bentuk angka dan dianalisis menggunakan perhitungan statistik sederhana, seperti persentase. Tingkat motivasi siswa dinilai berdasarkan kriteria interval yang telah ditetapkan: Tabel 2. Kriteria Interval Tingkat Motivasi Siswa Interval 85% - 100% 70% - 84% 55% - 69% 40% - 54% 25% - 39% Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah Interval pada tabel 2 tersebut memudahkan peneliti dalam menentukan dan menginterpretasikan tingkat motivasi siswa setelah pengolahan data selesai. Hasil akhir dari analisis ini akan memberikan gambaran seberapa tinggi motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok. 5 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. HASIL Tabel 3. Tingkat Motivasi Siswa Mengikuti Ekstrakurikuler Pencak Silat di SMA Negeri 7 Depok Jumlah Siswa Persentase Kriteria Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah Berdasarkan Tabel 3 diketahui bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat motivasi yang sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok. Penelitian tentang motivasi Latihan ini menunjukkan bahwa terdapat 58,33% siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat memiliki tingkat motivasi yang sangat tinggi. Sedangkan 41. 67% siswa memiliki tingkat motivasi yang tinggi. PEMBAHASAN Banyak faktor yang dapat menunjang pencapaian prestasi siswa, salah satunya adalah motivasi. Motivasi memiliki peran penting dalam setiap kegiatan, terutama dalam proses latihan yang membutuhkan partisipasi aktif dari setiap Tanpa motivasi yang kuat, sulit bagi siswa untuk konsisten dalam berlatih dan mencapai hasil maksimal. Motivasi inilah yang mendorong siswa untuk terus berusaha dan berkembang, sehingga berperan signifikan dalam peningkatan Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok menunjukkan ambisi yang tinggi dalam berlatih dan berkompetisi. Berdasarkan penelitian, sebanyak 58,33% siswa memiliki motivasi sangat tinggi, dan 41,67% siswa memiliki motivasi tinggi. Hal ini menggambarkan bahwa hampir seluruh siswa memiliki dorongan kuat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pencak silat. Tingkat motivasi yang tinggi ini juga menunjukkan komitmen dan keseriusan siswa dalam mengembangkan potensi mereka melalui latihan rutin. 6 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. Motivasi yang tinggi dan sangat tinggi pada siswa ini menjadi indikator positif bahwa mereka memiliki keinginan besar untuk meraih prestasi di bidang pencak silat. Dengan bimbingan yang tepat dan konsistensi dalam latihan, potensi mereka dapat semakin terasah. Selain itu, dukungan melalui pola latihan intens dan asupan bergizi yang seimbang juga menjadi faktor penting yang perlu Dengan kombinasi motivasi, latihan yang konsisten, dan pola makan sehat, diharapkan siswa dapat mencapai prestasi optimal dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Tingkat Motivasi Siswa Sangat Tinggi Sebanyak 58,33% siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok memiliki motivasi sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki antusiasme dan komitmen kuat untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, baik dari segi kehadiran, disiplin, maupun semangat belajar. Tingkat Motivasi Siswa Tinggi Sebanyak 41,67% siswa yang mengikuti ekstrakurikuler pencak silat di SMA Negeri 7 Depok memiliki motivasi tinggi. Ini menandakan bahwa hampir seluruh siswa peserta ekstrakurikuler berada pada tingkat motivasi yang baik, meskipun ada ruang untuk peningkatan lebih lanjut. Untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat, beberapa tindakan perlu ditindaklanjuti, yaitu: Pola Latihan yang Intens dan Konsisten Pelatih dan penyelenggara ekstrakurikuler diharapkan dapat menyusun program latihan yang intens dan berkelanjutan, dengan tetap memperhatikan kebutuhan siswa agar tidak mengalami kejenuhan atau kelelahan. Pola Asupan yang Bergizi dan Seimbang Diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan orang tua dalam memastikan siswa mendapatkan pola makan bergizi seimbang, agar stamina dan 7 | Copyright A 2025, (Nurul Aeni. Najmah Syahirah Ayyasy Suhenda. Bangkit Seandi Taroreh Ruslan Abdul Gan. ISSN :- . ISSN: - . International Journal of Sports. Physical Education and Recreation Vol. 1 No. November 2025, pp. kesehatan mereka tetap terjaga selama mengikuti latihan dan kompetisi pencak silat. Dengan penerapan pola latihan dan pola asupan yang tepat, diharapkan motivasi siswa dapat terus meningkat, sehingga berdampak positif pada pencapaian prestasi mereka dalam kegiatan ekstrakurikuler pencak silat. DAFTAR PUSTAKA