Jurnal KHARISMA Tech | ISSN:1907-2317 | e-ISSN: 2810-0344 https://jurnal. id/kharismatech published by: Pusat Penelitian STMIK KHARISMA Makassar Volume: 20 no. 02 Ae Oktober 2025- hlm. ANALISIS DAN PENINGKATAN PERFORMA WEBSITE COMFYLEARN MENGGUNAKAN STRESS TOOLS Oleh: Gabriella Kencana Siawang1. Mohammad Sofyan S. Thayf2*. Ahyar Muawwal3 Sistem Informasi. STMIK KHARISMA Makassar Bisnis Digital. STMIK KHARISMA Makassar e-mail: gabriellakencana_22@kharisma. id, 2sofyan. thayf@kharisma. ahyar@kharisma. Abstrak: Website ComfyLearn adalah platform pendukung dari aplikasi edukatif anak usia 3Ae 6 tahun yang menyediakan informasi dan unduhan aplikasi. Audit performa awal menunjukkan skor rendah, yakni Lighthouse sebesar 42%. PageSpeed 72%. Pingdom 78%, dan GTmetrix Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meningkatkan performa website ComfyLearn menggunakan empat stress tools, yaitu Lighthouse. PageSpeed Insights. Pingdom, dan GTmetrix. Metode penelitian meliputi analisis awal, implementasi perbaikan berdasarkan rekomendasi Lighthouse, dan evaluasi hasil perbaikan. Data dikumpulkan secara kuantitatif melalui audit real-time dari setiap tools. Perbaikan difokuskan pada lima variabel utama, yaitu FCP. LCP. TBT. CLS, dan SI. Hasil akhir menunjukkan peningkatan performa signifikan dengan skor Lighthouse mencapai 99. GTmetrix 93. Pingdom 84, dan PageSpeed 79. Kata kunci: Kinerja Website. Lighthouse. Optimasi. Stress Tools. Optimasi Situs Web Abstract: The ComfyLearn website is a supporting platform for educational applications for children aged 3Ae6 years old that provides information and application downloads. The initial performance audit showed low scores, namely Lighthouse at 42%. PageSpeed 72%. Pingdom 78%, and GTmetrix 80%. This study aims to analyze and improve the performance of the ComfyLearn website using four stress tools: Lighthouse. PageSpeed Insights. Pingdom, and GTmetrix. The research method includes initial analysis, implementation of improvements based on Lighthouse recommendations, and evaluation of the results of the improvements. Data was collected quantitatively through real-time audits of each tool. Improvements focused on five main variables: FCP. LCP. TBT. CLS, and SI. The final results showed a significant performance improvement with a Lighthouse score reaching 99. GTmetrix 93. Pingdom 84, and PageSpeed 79. Keywords: Website Performance. Lighthouse. Optimization. Stress Tools. Website Optimization PENDAHULUAN ComfyLearn adalah aplikasi mobile yang dirancang untuk mendukung proses belajar dan bermain bagi anak-anak usia 3-6 tahun. Sebagai bagian dari strategi pemasaran dan edukasi. ComfyLearn menyediakan situs web resmi sebagai sarana utama untuk mengunduh, memperkenalkan fitur serta manfaat aplikasi ini kepada calon pengguna. Situs web ini diharapkan mampu memberikan informasi yang mudah diakses serta membantu orang tua Corresponding author : Mohammad Sofyan S. Thayf . thayf@kharisma. Diterima : Agustus, 2025 Disetujui : September, 2025 Dipublikasikan : Oktober, 2025 Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH memahami bagaimana ComfyLearn dapat berkontribusi dalam perkembangan anak mereka. Website ComfyLearn dapat diakses melalui alamat berikut: https://comfylearn. Saat ini. ComfyLearn sudah memiliki user sebanyak 35 meskipun jumlah tersebut masih tergolong awal dan aplikasi ini belum sepenuhnya sempurna, tetapi tim pengembang juga terus fokus pada peningkatan kualitasnya. Salah satu misi dari tim pengembang adalah membuat para calon pengguna nyaman dalam menggunakan website ComfyLearn. Faktor utama yang membuat pengguna nyaman dalam menggunakan website tersebut adalah performanya . Website yang baik harus dapat diakses dengan mudah dan waktu menampilkan halaman yang cepat agar pengguna dapat dengan segera mendapatkan informasi yang dibutuhkan . Agar website ComfyLearn dapat berjalan dengan lebih optimal, penulis telah melakukan audit website menggunakan Lighthouse. Lighthouse merupakan alat open source otomatis yang digunakan untuk meningkatkan kualitas aplikasi web, dengan melakukan berbagai pengujian terhadap halaman web dan menghasilkan laporan . Setelah penulis melakukan audit ternyata hasil yang didapatkan tergolong rendah di sisi performance. Berikut hasil audit yang didapatkan: Gambar 1. Hasil audit website ComfyLearn Sesuai dengan hasil audit yang didapatkan, peneliti akan memperbaikinya dari sisi FCP (First Contentful Pain. LCP (Largest Contentful Pain. TBT (Total Blocking Tim. untuk ditingkatkan agar performancenya dapat berjalan dengan lebih optimal dari sebelumnya dengan saran-saran dari Lighthouse. Hal ini juga didukung oleh tiga tools lainnya seperti yang didapatkan dari PageSpeed sebesar 72. Pingdom sebesar 78, dan GTmetrix sebesar 80. Maka dari itu website ini perlu ditingkatkan performancenya yang terdiri dari 6 variabel yaitu: FCP merupakan salah satu dari enam pengukuran yang dipantau di area Kinerja laporan Lighthouse yang menilai durasi yang dibutuhkan browser untuk menampilkan elemen awal konten setelah pengguna mengakses halaman web . LCP merupakan salah satu indikator yang dipantau di area Kinerja laporan Lighthouse yang menilai momen saat elemen konten paling penting dalam viewport ditampilkan di layar . TBT merupakan salah satu indikator yang dipantau di area Kinerja laporan Lighthouse yang mengevaluasi durasi TBT halaman web terhadap sejumlah situs web nyata yang tak terhitung jumlahnya saat dilihat di perangkat seluler . CLS merupakan metrik yang stabil dalam core web vitals yang mengevaluasi kestabilan visual, memberikan wawasan tentang frekuensi perubahan tata letak yang tidak terduga yang dialami Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH pengguna . , dan SI (Speed Inde. merupakan metrik yang mengevaluasi kecepatan konten ditampilkan secara visual saat halaman dimuat . Stress tools merupakan sekumpulan alat yang digunakan untuk melakukan testing pada suatu sistem, atau aplikasi. Tools yang digunakan pada penelitian ini yaitu: Lighthouse sebagai patokan penulis untuk mengetahui apa saja yang ingin diperbaiki. Selain itu penulis juga menggunakan tiga tools lainnya yaitu PageSpeed. Pingdom, dan GTmetrix untuk menguji performance website. Penggunaan beberapa tools ini bertujuan agar hasil pengujian lebih akurat dan dapat dipercaya, dibandingkan jika hanya mengandalkan satu tools saja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa dan meningkatkan performa website ComfyLearn berdasarkan lima variabel performance website dan diukur menggunakan empat Stress tools yaitu Lighthouse. PageSpeed. Pingdom, dan GTmetrix sehingga dapat berjalan lebih optimal. LANDASAN TEORI Terdapat beberapa penelitian sebelumnya yang dijadikan sebagai acuan pada penelitian Seperti studi yang dilakukan oleh Nuri Cahyono berjudul AuPerbandingan GTmetrix. Lighthouse. Pingdom, dan Pagespeed Insight dalam evaluasi performa websiteAy. melakukan pengecekan website secara menyeluruh dan membandingkan hasilnya. Perbedaan dengan penelitian ini adalah penelitian ini melakukan pengecekan website secara menyeluruh dan melakukan perbaikan hingga website menjadi optimal. Penelitian oleh Adinda Octaviani. Andraini . , berjudul AuAnalisis Website Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta Menggunakan Pingdom Tools dan GTmetrixAy. Menguji performa website menggunakan software testing Pingdom Tools dan GTmetrix dan melihat berapa skor yang dihasilkan. Perbedaan dengan penelitian ini adalah penelitian ini menguji dengan menggunakan empat software Lighthouse,Pingdom Tools. GTmetrix. PageSpeed serta memperbaikinya hingga Penelitian oleh Anthoni R. Pulakiang . berjudul AuAnalisis kinerja website pemerintah provinsi sulawesi utara menggunakan google lighthousethingsAy. Mengkaji website pemerintah yang ada di kota Manado untuk mengoptimalkan dan meningkatkan kualitas pelayanan dengan menggunakan satu tools saja dan hanya melihat hasil skornya saja. Perbedaan dengan penelitian ini adalah penelitian ini menggunakan empat tools untuk menguji serta memperbaiki website tersebut hingga hasil skornya menjadi optimal. METODE PENELITIAN Tahapan Penelitian Pada bagian metode penelitian, peneliti menjelaskan beberapa tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini, di antaranya sebagai berikut: Gambar 2 . Tahapan Penelitian Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Studi literatur Pada tahap ini, dilakukan pengumpulan informasi berdasarkan judul penelitian, terkait website performance menggunakan stress tools. Tahap ini akan berfokus pada Analisis dan peningkatan performa website ComfyLearn menggunakan Stress tools. Mencari jurnal bacaan. Analisis dan pengujian performa website ComfyLearn Pada tahap ini, dilakukan pengujian website menggunakan Lighthouse, dan juga akan dilakukan tes menggunakan Pingdom. Gtmetrix, dan Pagespeed untuk melihat berapa nilai yang dihasilkan sebelum dilakukan perbaikan. Perbaikan dan Implementasi performa website ComfyLearn Pada tahap ini, dilakukan perbaikan dan implementasi dari Lighthouse terhadap saransaran yang muncul ketika melakukan pengujian. Sesudah di implementasi maka akan dicek lagi apakah website sudah optimal atau belum. Jika belum akan dilakukan perbaikan lagi. Kesimpulan Setelah melalui seluruh tahapan. Peneliti akan merangkum hasil uji coba dari Lighthouse. Pingdom. Gtmetrix. Pagespeed agar peneliti dapat melihat komponen apa saja yang membuat website menjadi tidak optimal dan melihat perbandingan skornya. Dengan melakukan pengulangan tahapan ini, website ComfyLearn dapat terus disempurnakan dan ditingkatkan Pengumpulan Data Observasi Peneliti mengamati hasil analisis Lighthouse terhadap performa website dari ComfyLearn Studi Literatur peneliti mencari dan membaca tulisan yang sesuai dengan yang diteliti untuk menambah informasi dalam melakukan observasi pada hasil analisis performa dari website ComfyLearn menggunakan Lighthouse. Metode Pengujian Peneliti mengolah data secara real time dengan bantuan dari Lighthouse pada website ComfyLearn yang dimana hasilnya muncul pada saat itu juga. Hasil analisis dari Lighthouse yang diamati adalah performance dengan beberapa komponen di dalamnya yang akan diperbaiki berupa: First Contentful Paint (FCP) yang terdiri dari: Preload Largest Contentful Paint Image. Properly size images. Eliminate render-blocking resources. Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Serve images in next-gen formats. Defer offscreen images. Minify JavaScript Total Blocking Time (TBT) yang terdiri dari: Minimize main-thread work. Largest Contentful Paint (LCP) yang terdiri dari: Properly size images. Eliminate render-blocking resources. Serve images in next-gen formats. Defer offscreen images. Preload Largest Contentful Paint image. Reduce unused CSS Cumulative Layout Shift (CLS) yang terdiri dari: Image elements do not have explicit width and height HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis dan Pengujian Performa Website Comfylearn Analisis dan pengujian pertama performa website ComfyLearn menggunakan Lighthouse mendapatkan hasil sebesar 42. Gambar 3 Tampilan audit Lighthouse pertama Pada gambar 3. Menampilkan hasil audit awal menggunakan Lighthouse dengan skor performa Hasil ini menunjukkan bahwa website ComfyLearn masih memiliki banyak Selain menggunakan Lighthouse, penulis juga melakukan pengujian website ComfyLearn menggunakan 3 tools lainnya yaitu: Pingdom Tools. GTmetrix. PageSpeed Insights. Berikut pada gambar 4 hasil pengujian dari Pingdom Tools Gambar 4 Tampilan Audit Pingdom pertama Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Pada gambar 4, menampilkan hasil audit awal menggunakan Pingdom Tools dengan performance grade C sebesar 78. Page size 1. 7 MB. Load time 3. Requests 40. Hasil ini masih tergolong kurang optimal dengan load time yang cukup lama. Berikut pada gambar 5 hasil pengujian dari GTmetrix Gambar 5 Tampilan Audit GTmetrix pertama Pada gambar 5, menampilkan hasil audit awal menggunakan GTmetrix dengan performance grade B sebesar 80, dengan structure 93. LCP 2. TBT 0ms. CLS 0. Berikut pada gambar 6 hasil pengujian dari PageSpeed Insights Gambar 6 Tampilan audit PageSpeed pertama Pada gambar 6, menampilkan hasil audit awal menggunakan PageSpeed Insights dengan skor performa sebesar 72. Hasil ini menunjukkan bahwa website ComfyLearn masih perlu Dari hasil pengujian menggunakan 4 tools. Performance website ComfyLearn terbukti rendah di sisi performancenya. Maka dari itu penulis ingin memperbaikinya menggunakan saran-saran perbaikan dari Lighthouse yang terdiri dari: First Contentful Paint (FCP) yang terdiri dari: Preload Largest Contentful Paint Image. Properly size images. Eliminate render-blocking resources. Serve images in next-gen formats. Defer offscreen images. Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Minify JavaScript Total Blocking Time (TBT) yang terdiri dari: Minimize main-thread work. Largest Contentful Paint (LCP) yang terdiri dari: Properly size images. Eliminate render-blocking resources. Serve images in next-gen formats. Defer offscreen images. Preload Largest Contentful Paint image. Reduce unused CSS Cumulative Layout Shift (CLS) yang terdiri dari: Image elements do not have explicit width and height Hasil dan Pembahasan Setelah audit awal dilakukan, peneliti melakukan perbaikan berdasarkan rekomendasi dari Lighthouse, dimana perbaikan difokuskan pada lima variabel utama yaitu First Contentful Paint (FCP). Largest Contentful Paint (LCP). Total Blocking Time (TBT). Cumulative Layout Shift (CLS), dan Speed Index (SI). Adapun teknik-teknik optimasi yang dilakukan yaitu optimasi gambar, pengurangan blocking resources,menghilangkan cc yang tidak digunakan, serta memperbaiki tampilan. Setelah perbaikan dilakukan, peneliti melakukan pengecekan performa website menggunakan keempat tools tersebut. Adapun hasil yang diperoleh adalah sebagai berikut: Gambar 7. Hasil audit Lighthouse Hasil audit Lighthouse menunjukkan skor performa naik signifikan yang di mana metrik-metrik dari lighthouse sudah membaik dan menunjukkan skor yang optimal yaitu 99 yang didukung oleh First Contenful Paint 1. Total Blocking Time 70ms. Speed Indeks 3. Largest Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Contentful Paint 1. Cumulative Layout Shift 0. dibandingkan dengan sebelumnya yang mendapatkan skor 42. Hasil Pingdom Gambar 8 Hasil audit Pingdom Hasil audit Pingdom menunjukkan penurunan waktu muat halaman dan peningkatan skor kinerja secara umum dan mendapatkan Performance grade B dengan skor 84. Page size 418. KB. Load time 1. Requests 29. Dibandingkan sebelumnya mendapatkan performance grade C dengan skor 78. Page size 1. 7 MB. Load time 3. Requests 40. Hasil GTmetrix Gambar 9 Hasil audit GTmetrix Hasil audit GTmetrix menunjukkan skor performa yang lebih optimal dari sebelumnya dan sudah mendapatkan Performance grade A dengan skor 93, structure 96. LCP 1. TBT 0ms. CLS 0. Dibandingkan sebelumnya performance grade B dengan skor 80, structure 93. LCP 2s. TBT 0ms. CLS 0. Hasil PageSpeed Insight Gambar 10 Hasil audit PageSpeed Insight Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Hasil audit PageSpeed menunjukkan skor performa lebih optimal dari sebelumnya dengan skor 79 dibandingkan sebelumnya mendapatkan 72. Melalui serangkaian perbaikan berkelanjutan, penulis telah sukses mengoptimalkan kinerja website ComfyLearn. Optimalisasi ini dilakukan dengan memanfaatkan empat tools, yang masing-masing telah menunjukkan hasil yang luar biasa. Hasil akhir ini telah melalui validasi berulang kali, dan menunjukkan bahwa performa yang dicapai sudah berada di titik puncaknya. Untuk peningkatan lebih lanjut, diperlukan optimalisasi pada level infrastruktur server. Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Lighthouse Performance grade B sebesar 80, dengan structure 93. LCP 2s. TBT 0ms. CLS 0. GTMetrix PageSpeed Pingdom Tools Properly Size Images Stress Tools Eliminate render-blocking Komponen kedua yang Reduce unused CSS Komponen Perbaikan Kedua ketiga yang Perbaikan Ketiga Gabriella Kencana Siawang . Mohammad Sofyan S. Thayf. Ahyar Muawwal Minify JavaScript Performance grade B sebesar 81, structure 93. LCP 1. TBT 0ms. CLS 0. Eliminate render blocking Performance grade A dengan skor 93, structure 96. LCP 1s. TBT 0ms. CLS 0 . Performance grade A dengan skor 92, structure 97. LCP 1. TBT 0ms. CLS 0 . Performance grade B dengan skor 84. Page size 418. KB. Load time 68s. Requests Perbaikan Komponen keempat yang Performance grade B dengan skor 80, structure 96. LCP 1. TBT 0ms. CLS 0. Largest Serve Images in Performance Performance Performance Contenful Paint Performance grade B Defer Offscreen Next-Gen Format grade C dengan Element grade C sebesar images grade C sebesar dengan skor 81. Page skor 80. Page size 78. Page size 1. Preload Largest 74. Page size 2 KB. Load MB. Load time Contentful Paint 885. 2 KB. Load 3. Reduce Unused 432. 0 KB. Load Requests 69s. Requests Image CSS Requests 30 Requests 41 Perbaikan Pertama Komponen pertama yang Sebelum Tabel 1. Hasil Uji Performance Menggunakan Empat Tools Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH Jurnal Ilmu Komputer KHARISMA TECH KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai analisis dan peningkatan performa website ComfyLearn menggunakan stress tools, maka kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut : Peningkatan performa website ComfyLearn agar berjalan lebih optimal berhasil dilakukan melalui tiga tahap perbaikan yang mengacu pada hasil audit dari empat stress tools, yaitu Lighthouse. PageSpeed Insights. Pingdom, dan GTmetrix. Hasil awal menunjukkan skor performa yang rendah (Lighthouse: . , yang disebabkan oleh masalah pada ukuran gambar, render-blocking resources. CSS dan JavaScript tidak teroptimasi, serta penggunaan resource eksternal. Setelah dilakukan serangkaian perbaikan teknis berdasarkan rekomendasi keempat tools tersebut, skor performa meningkat secara Adapun hasil akhir menunjukkan peningkatan skor performa masing-masing tools sebagai berikut: Lighthouse sebesar 99. Pingdom sebesar 84. GTmetrix sebesar 93, dan PageSpeed sebesar 79. Proses analisis dan implementasi hasil perbaikan performa website berdasarkan lima variabel utama, yaitu First Contentful Paint (FCP). Largest Contentful Paint (LCP). Total Blocking Time (TBT). Cumulative Layout Shift (CLS), dan Speed Index (SI), dilakukan secara bertahap dan sistematis. Pada tahap pertama, dilakukan optimasi gambar untuk meningkatkan FCP dan LCP. Tahap kedua berfokus pada pengurangan blocking resources dan optimasi JavaScript untuk meningkatkan TBT dan CLS. Tahap ketiga menekankan penggunaan Critical CSS dan pemindahan resource eksternal ke self-hosted untuk meningkatkan SI dan stabilitas tampilan awal halaman. FCP dan LCP ditingkatkan melalui preload elemen terbesar dan pengoptimalan TBT ditingkatkan melalui penundaan eksekusi JavaScript . dan minify JS. CLS diperbaiki melalui pengaturan atribut dimensi gambar dan pemuatan font lokal. SI (Speed Inde. meningkat berkat penerapan Critical CSS dan penghapusan blocking CSS. Hasil perbaikan menunjukkan bahwa semua variabel performa mengalami peningkatan. Website menjadi lebih cepat, stabil secara visual, dan efisien dalam memuat konten. Oleh karena itu, tujuan penelitian telah tercapai, yaitu menganalisis serta meningkatkan performa website ComfyLearn secara menyeluruh berdasarkan lima variabel performa yang diuji menggunakan empat stress tools. DAFTAR PUSTAKA