Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X ANALISIS PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP LIKUIDITAS PADA PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR. TBK Kristina Nehe Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya . ristinanehe160999@gmail. Abstrak Permasalahan penelitian ini adalah perputaran piutang terhadap likuiditas pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perputaran piutang terhadap likuiditas pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis rasio keuangan dengan menggunakan laporan neraca dan laporan laba Subjek dalam penelitian ini adalah PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perputaran piutang dengan hasil yang tidak baik mempengaruhi tingkat likuiditas perusahaan atau perusahaan ilikuid. Saran yang diajukan peneliti adalah . supaya perusahaan lebih memperhatikan penjualan nya agar tidak berdampak pada piutang perusahaan, dan . Lebih memperhatikan biaya-biaya lainnya agar tidak berpengaruh pada likuiditas perusahaan dan hutang lainnya. Kata Kunci: Perputaran. Piutang. Likuiditas Abstract The problem of this research is the turnover of receivables on liquidity at PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk. The purpose of this research is to determine the turnover of receivables on liquidity at PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk. The data analysis method used is the financial ratio analysis method using balance sheets and profit and loss reports. The subjects in this research were PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk. The research results show that receivables turnover with unfavorable results affects the level of company liquidity or illiquid companies. The suggestions put forward by researchers are . that companies pay more attention to their sales so that they do not impact the company's receivables, and . pay more attention to other costs so that they do not affect the company's liquidity and other debts. Keywords: Receivables Turnover. Liquidity. Pendahuluan Persaingan bisnis menjadi semakin sengit sebagai akibat dari perluasan sektor Indonesia, berkualitas tinggi, yang banyak di antaranya baru muncul dan berkembang dengan pesat. Agar berhasil dalam lingkungan yang kompetitif ini, bisnis dan meningkatkan atau menghasilkan nilai perusahaan selain mengelola variabel produksi yang sudah ada secara efektif. Hanya manajemen yang kuat khususnya manajemen keuangan, yang memastikan bahwa modal yang dimiliki suatu perusahaan dapat beroperasi sebagaimana kesuksesan komersial. Meskipun penjualan kredit, juga dikenal sebagai piutang, lebih populer di dilakukan, penjualan tunai didefinisikan sebagai transaksi yang diselesaikan secara Penjualan produk dan/atau jasa secara kredit dalam hal ini melahirkan Di sisi lain, dampak dari strategi https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X ini dapat mengakibatkan peningkatan jumlah piutang, piutang tak tertagih, dan biaya-biaya peningkatan kredit. Perputaran piutang mempertahankan kelangsungan usaha. Untuk mengukur aktivitas piutang, kita dapat melihat perputarannya. Peningkatan pengelolaan piutang berkorelasi langsung dengan tingkat perputaran perusahaan yang lebih besar. Berapa kali uang yang melekat pada piutang akan berputar dalam suatu periode tertentu atau jumlah rata-rata hari yang diperlukan untuk menagih piutang diukur dengan rasio yang dikenal sebagai perputaran piutang. Tingginya jumlah data utang yang beredar menunjukkan tingkat perputaran utang yang rendah. menegaskan bahwa memiliki piutang yang terlalu banyak dapat merugikan dunia usaha karena akan mengganggu likuiditas (Munawir dalam Kurniasari, 2. Hal ini disebabkan karena terlalu banyaknya modal kerja yang tertanam pada piutang. Kapasitas memenuhi utang jangka pendeknya, termasuk utang kepada pihak eksternal, tepat waktu atau pada saat jatuh tempo, disebut likuiditas. Ada kalanya suatu bisnis tidak mampu membayar seluruh atau sebagian utang . yang Beberapa alasan dapat menyebabkan ketidakmampuan suatu perusahaan untuk membayar utangnya, khususnya utang jangka pendek yang Salah memiliki keuangan yang cukup, namun pada saat jatuh tempo, perusahaan tersebut mungkin tidak memiliki cukup oleh karena itu. Anda harus menunda pengalokasian aset lain, seperti penagihan piutang, penjualan surat berharga, inventaris, atau aset lainnya, untuk jangka waktu tertentu. Pengolahan makanan dan minuman berkualitas tinggi merupakan bisnis utama PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk, sebuah perusahaan publik di Bursa Efek Indonesia (BEI). Korporasi membagi operasinya agribisnis, barang konsumsi bermerek, bogasari, agribisnis, serta pertanian dan pengolahan sayuran. PT. Indofood CBP Sukses Makmur. Tbk (ICBP), anak perusahaan perseroan, mengelola divisi memproduksi mie instan, produk susu, makanan ringan, perasa makanan unik, dan minuman. Ia membuat pasta dan tepung terigu sebagai bagian dari perusahaan bogasari miliknya. Cakra Kembar dan Segitiga Biru adalah dua merek dagang Bogasari yang paling Selain memproduksi minyak goreng, margarin, dan mentega bermerek, bagian pertaniannya juga terlibat dalam budidaya dan penggilingan minyak sawit. China Minzhong Food Corp Ltd. , anak perusahaan perusahaan yang berkantor pusat di Tiongkok, bertanggung jawab atas penanaman dan pemrosesan sayuran. Informasi tentang PT. Perputaran piutang dan rasio lancar Indofood Sukses Makmur. Tbk dari tahun 2016 hingga 2020 disajikan di bawah ini. Tabel 1. Perputaran Piutang Dan Rasio Lancar PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2016-2020 . alam jutaan rupia. https://jurnal. id/index. php/JIM AHU ENJUALAN IUTANG ATA RATA PIUTANG ERPUTAR PIUTANG (%) 2,91 1,64 Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 TAH ASET LANCAR (R. 0,93 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X 2,22 HUTA LANC (R. 2,18 RASI LAN CAR (%) Sumber : idx. Dari data diatas pada Tabel 1. menunjukkan bahwa jumlah penjualan dari tahun ketahun semakin meningkat, dimana pada tahun 2016 sebesar 317, tahun 2017 sebesar 70. tahun 2018 sebesar 73. 728, tahun 2019 955 dan pada tahun 2020 Kondisi menunjukkan penjualan semakin lancar. Jumlah piutang dari tahun ketahun meningkat, dimana pada tahun 2016 517, tahun 2017 sebesar 885 mengalami kenaikan, tahun 2018 676 sedikit menurun, tahun penurunan, dan tahun 2020 sebesar 670 mengalami kenaikan. Data perputaran piutang dari tahun ketahun mengalami penurunan. Dimana pada tahun 2016 sebesar 12,91, tahun 2017 sebesar 11,64 mengalami penurunan, tahun 2018 sebesar 10,93 semakin menurun, tahun 2019 sebesar 12,22 mengalami kenaikan, dan pada tahun 2020 https://jurnal. id/index. php/JIM sebesar 12,18 menurun. Kondisi yang demikian menunjukkan bahwa kurang baik dalam melakukan penagihan piutang serta akan menunda pengumpulan piutang serta terkonversi nya piutang menjadi kas. Jumlah aset lancar dari tahun ketahun mengalami kenaikan dimana pada tahun 2016 sebesar 28. 443, tahun 2017 sebesar 399 mengalami kenaikan, tahun 2018 sebesar 33. 618 mengalami kenaikan, tahun 2019 sebesar 31. mengalami penurunan dan data tahun 2020 sebesar 38. 238 mengalami Data pada hutang lancar mengalami kenaikan dimana pada tahun 2016 sebesar 19. 441, tahun 2017 sebesar 763 mengalami kenaikan, tahun meningkat, tahun 2019 sebesar 24. mengalami penurunan dan pada tahun 2020 sebesar 27. 875 mengalami Data rasio lancar mengalami penurunan dimana data tahun 2016 sebesar 150,81, tahun 2017 sebesar 150, 27 mengalami penurunan, tahun 2018 sebesar 106, 63 semakin turun, tahun 2019 sebesar 127,21 mengalami kenaikan, dan tahun 2020 sebesar 137,33 mengalami kenaikan. Dalam praktiknya standar likuiditas yang baik adalah 200% . , artinya jumlah aktiva lancar dua kali lipat lebih besar dari pada utang lancar, maka setelah melihat hasil dari pada rasio lancar kondisinya kurang baik karena rasionya masih dibawah industri . Sesuai dengan temuan Munawir dalam Kurniasari . , piutang menunjukkan rendahnya jumlah uang yang dimasukkan ke dalam piutang, yang pada gilirannya berdampak pada likuiditas organisasi. Penulis dampak perputaran piutang terhadap Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X likuiditas perusahaan, berdasarkan latar belakang informasi yang diberikan pada topik di atas. Oleh karena itu, penulis mengambil judul AuAnalisis Perputaran Piutang Terhadap Likuiditas pada PT. Indofood Sukses Makmur. TbkAy Metode Penelitian Jenis Penelitian Penelitian metodologi deskriptif kualitatif, yaitu berdasarkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk . Tempat dan Waktu Penelitian Tempat penelitian ini adalah PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk, perusahaan di bidang industri manajemen makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setiap kehormatan dan sertifikasi yang PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk telah membuktikan dirinya sebagai salah satu bisnis dengan produk berkualitas tinggi. Durasi penelitian ini adalah satu bulan. Subjek dan Objek Penelitian Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk periode tahun 2016-2020. Sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dalam hal ini laporan neraca dan laporan laba rugi PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk periode tahun 2016-2020 Jenis dan Sumber Data Peneliti dalam penelitian ini meneliti data sekunder, khususnya informasi dari laporan keuangan yang bersifat publik. Laporan neraca dan laporan laba rugi PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk periode 2016Ae2020 wajib dipelajari, padahal merupakan laporan keuangan yang dapat Sementara itu, idx. id, situs resmi Bursa Efek Indonesia, menyediakan sumber data bagi peneliti. Teknik Pengumpulan Data Strategi dokumentasi adalah metode memperoleh data. materi dari sumber tekstual, termasuk buku dan materi terkait penelitian lainnya, dikumpulkan sebagai bagian dari proses dokumentasi. Data sekunder yang peneliti kumpulkan dalam kesempatan ini dipublikasikan di situs resmi Bursa Efek Indonesia, idx. Metode Analisis Data Pendekatan analisis rasio keuangan, khususnya yang berkaitan dengan neraca dan laporan laba rugi, digunakan dalam penelitian ini untuk analisis data. Perputaran Piutang (RTO) instrumen yang digunakan untuk analisis Sesuai Stice. Stice, dan Skousen . 9: . , penghitungan perputaran piutang melibatkan pembagian penjualan bersih dengan jumlah rata-rata piutang usaha yang masih beredar pada akhir Rumus : https://jurnal. id/index. php/JIM Untuk mengetahui kriteria penilaian perputaran piutang dapat dilihat pada Tabel 3. 3 dibawah ini: Tabel 2. Penilaian Perputaran Piutang Perputaran Tingkat Hubungan Piutang 1-3 Kali Sangat Buruk 4-6 Kali Buruk 7-9 Kali Cukup Baik 10 Ae 12 Kali Baik >12 Kali Sangat Baik Sumber :Kasmir. Sebagaimana Astuti . , semakin besar tingkat Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 perputaran piutang berarti semakin cepatnya periode antara penjualan, yang menghasilkan piutang, dan pengumpulan kas, yang menyebabkan tingkat likuiditas yang tinggi. Piutang dengan tingkat perputaran yang tinggi memiliki dana yang rendah yang tertanam di dalamnya, sehingga menyebabkan likuiditas tinggi, disebut juga likuid, sedangkan piutang memiliki uang macet, yang menyebabkan likuiditas rendah, disebut juga tidak Hasil Penelitian dan Pembahasan Laporan Laba Rugi Laporan keuangan utama suatu perusahaan, laporan laba rugi . erkadang disebut laporan laba rugi atau laporan memberikan penilaian terhadap kinerja keuangan perusahaan untuk jangka waktu tertentu, umumnya satu tahun atau Data pendapatan, biaya, dan laba atau rugi bersih yang dihasilkan usaha selama periode tersebut disajikan dalam laporan laba rugi. PT. Laporan laba rugi Indofood Sukses Makmur Tbk disajikan pada Tabel 3. Tabel 3. Laporan laba rugi Pt. Indofood Sukses Makmur Tbk. Tahun 2016 Ae 2020 (Dalam Jutaan Rupia. https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X LAPORAN LABA RUGI Penjualan Neto Beban pokok penjualan Laba bruto Beban Beban Laba . dari nilai wajar aset biologis Penghasilan operasi lain Beban operasi lain Laba usaha Penghasilan keuangan Beban keuangan Pajak final atas penghasilan Bagian atas rugi neto entitas asosiasi dan ventura bersama Laba sebelum beban pajak Beban pajak penghasilan Laba tahun berjalan dari operasi yang dilanjutkan Operasi yang dilanjutkan Laba tahun berjalan dari operasi yang dihentikan Laba tahun berjalan . Sumber: Peneliti . Pada Tabel 3 diatas, menunjukkan bahwa data yang Pendapatan dari tahun ketahun semakin meningkat, dimana pada tahun 2016 sebesar 66. 317, tahun 2017 618, tahun 2018 sebesar 728, tahun 2019 sebesar 76. dan pada tahun 2020 sebesar 81. Kondisi ini menunjukkan pendapatan semakin meningkat. Jumlah beban pokok penjualan mengalami kenaikan dari tahun 2016-2020 dimana pada tahun 2016 sebesar Rp. 877, tahun 2017 sebesar Rp. 096, tahun 2018 sebesar Rp. 723, tahun 2019 sebesar Rp. 594 dan tahun 2020 sebesar Rp. 54,979,425 dimana penyebab kenaikan beban pokok penjualan disebabkan karena beban operasional juga mengalami Jumlah Laba tahun berjalan mengalami penurunan peningkatan dimana pada tahun 2016 sebesar Rp. 906, tahun 2017 mengalami penurunan sebesar Rp. 063, tahun 2018 sebesar 4. mengalami penurunan, pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar Rp. 729 dan tahun 2020 mengalami peningkatan yang sangat drastis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Rp. Jumlah laba mengalami penurunan disebabkan karena terjadinya peningkatan beban perusahaan dan Laba . dari nilai wajar aset biologis. Jumlah pendapatan dan penghasilan lainnya mengalami kenaikkan. Laporan Neraca Ringkasan keadaan keuangan suatu perusahaan pada suatu waktu tertentu dapat dilihat pada neraca, suatu laporan Informasi mengenai aset, perusahaan pada akhir periode pelaporan disajikan di neraca. Tujuan utama laporan penggunaan keuangan dan sumber daya perusahaan serta metode pendanaannya. Tabel 4. menunjukkan laporan neraca yang telah diselesaikan pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk. Tabel 4. Neraca PT. Indofood Sukses Makmur tbk. Tahun 2016 Ae 2020 (Dalam Rupia. ASET mengalami peningkatan dari tahun Jumlah total kewajiban dari tahun ketahun mengalami peningkatan dan penurunan dimana pada tahun 2016 sebesar Rp. 092, tahun 2017 sebesar Rp. 764, tahun 2018 sebesar Rp. 996, tahun 2019 sebesar Rp. 071 mengalami penurunan dan pada tahun 2020 sebesar Rp. mengalami kenaikan drastis disebabkan karena pembayaran kewajiban utang bank yang mengalami kenaikan pada tahun Jumlah ekuitas dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dimana pada tahun 2016 sebesar Rp. 286, tahun 2017 sebesar Rp. 844, tahun 2018 sebesar Rp. 280, tahun 2019 sebesar Rp. 948 dan tahun 2020 sebesar Rp. Disebakan karena peningkatan penggunaanya dan laba yang belum terealisasikan dari aset keuangan. Sumber: Peneliti . Pada Tabel 4. 2 diatas, menunjukkan bahwa Jumlah Total aset dari tahun ketahun mengalami kenaikan dimana pada tahun 2016 sebesar 82. 515, tahun 2017 sebesar 87. 488, tahun 2018 sebesar 796, tahun 2019 sebesar 96. dan data tahun 2020 sebesar 163. jumlah total aset mengalami kenaikan disebabkan aset tetap dan goodwill Perputaran Piutang Berapa kali uang yang melekat pada piutang akan berputar dalam suatu periode tertentu atau jumlah rata-rata hari yang diperlukan untuk menagih piutang diukur dengan rasio yang dikenal sebagai perputaran piutang. Hal ini menjelaskan perputaran yang lebih besar menunjukkan perputaran piutang yang lebih cepat, sedangkan perputaran yang lebih rendah menunjukkan perputaran piutang yang lebih lambat. Piutang usaha dari PT. Laporan laba rugi dan neraca Indofood Sukses Makmur. Tbk digunakan untuk digunakan untuk menghitung tingkat perputaran piutang. PT. Perputaran piutang Indofood Sukses Makmur. Tbk https://jurnal. id/index. php/JIM ASET LANCAR Kas dan setara kas Piutang Usaha Persediaan Ae neto ASET TIDAK LANCAR TOTAL ASET Aset tetap Goodwill Aset tak berwujud KEWAJIBAN KEWAJIBAN LANCAR Utang Usaha Utang Jangka Pendek KEWAJIBAN TIDAK LANCAR Utang TOTAL KEWAJIBAN Ekuitas Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 dapat dihitung dengan menggunakan data sebagai berikut: Sejauh mana hubungan likuiditas dan perputaran piutang dapat dihitung dengan menggunakan rumus di atas. Astuti . 4: . berpendapat bahwa tingkat perputaran piutang yang lebih besar menandakan periode yang lebih menghasilkan piutang, dan pengumpulan kas, yang menyebabkan tingkat likuiditas yang tinggi. Perputaran piutang yang tinggi akan menyebabkan likuiditas yang tinggi disebut juga likuid, sedangkan perputaran piutang yang rendah akan menyebabkan likuiditas yang rendah disebut juga tidak likuid. Untuk menghitung perputaran piutang dapat diperoleh data piutang pada lampiran laporan keuangan pada laporan posisi keuangan pada aset lancar yaitu jumlah dari piutang usaha dan bukan usaha yang Penjualan bersih merupakan angka penjualan yang ditampilkan pada lampiran laporan keuangan laporan laba Dengan diperoleh angka sebagai berikut dari hasil perhitungan : Tabel 5. Perputaran Piutang Pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2016 (Dalam Rupia. E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X piutang pada awal periode dan piutang pada akhir periode dengan dua. Hal ini menghasilkan kriteria perputaran piutang yang sangat baik sebesar 12,9 kali pada Tabel 6. Perputaran Piutang Pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2017 (Dalam Rupia. Penjualan Bersih Piutang Awal Periode Akhir Periode Piutang Rata Ae Rata {. aldo awal saldo akhi. Perputaran Piutang 11,6 kali Pada Tabel 6 ketika penjualan bersih dibagi dengan rata-rata piutang, rata-rata piutang dihitung dengan membagi jumlah piutang pada awal periode dan akhir periode dengan dua. Hal ini menghasilkan kriteria perputaran piutang yang sangat baik sebesar 11,6 kali pada tahun 2017. Tabel 7. Perputaran Piutang Pada PT. Indofood Sukses Makur. Tbk Tahun 2018 (Dalam Rupia. Penjualan Bersih Piutang Awal Periode Akhir Periode Piutang Rata Ae Rata {. aldo awal saldo akhi. Perputaran Piutang 10,9 kali Sumber: Peneliti . Pada Tabel 4. 3 ketika penjualan bersih dibagi dengan rata-rata piutang, rata-rata piutang dihitung dengan membagi jumlah Sumber: Peneliti . Pada Tabel 7 Kriteria perputaran ini sangat baik karena menghasilkan perputaran piutang tahun 2018 yaitu sebesar 10,9 kali, bila penjualan bersih dibagi dengan ratarata piutang yaitu sama dengan jumlah piutang pada awal dan akhir periode dibagi dua. Tabel 8 Perputaran Piutang Pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2019 (Dalam Rupia. https://jurnal. id/index. php/JIM Penjualan Bersih Piutang Awal Periode Akhir Periode Piutang Rata Ae Rata {. aldo awal saldo akhi. Perputaran Piutang 12,9 kali Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Penjualan Bersih Piutang Awal Periode Akhir Periode Piutang Rata Ae Rata {. aldo awal saldo akhi. Perputaran Piutang 12,2 kali Sumber: Peneliti . Pada Tabel 8 Jika penjualan bersih dibagi dengan rata-rata piutang, maka rasio perputaran piutang pada tahun 2019 adalah 12,2 kali, yang mana termasuk sangat baik menurut kriteria perputaran. Rata-rata piutang dihitung dengan membagi jumlah total piutang pada awal periode dengan jumlah total pada akhir periode dengan dua. Tabel 9. Perputaran Piutang Pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2020 (Dalam Rupia. Penjualan Bersih Piutang Awal Periode Akhir Periode Piutang Rata Ae Rata {. aldo awal saldo akhi. Perputaran Piutang 12,2 kali Sumber: Peneliti . Pada Tabel 9. Penjualan bersih dibagi dengan rata-rata piutang, dimana rata-rata piutang dihitung dengan membagi jumlah piutang pada awal periode dan jumlah pada akhir periode dengan dua. Hal ini menghasilkan rasio perputaran piutang yang sangat baik pada tahun 2020 sebesar 12,2 kali, berdasarkan kriteria perputaran. Pada Tabel 10 dibawah merupakan tabel perputaran piutang dimana setiap tahunnya mempunyai perputaran piutang beberapa kali terjadinya perputaran piutang, sebagai berikut: Tabel 10. Perputaran Piutang PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2016-2020 Tahun Perputaran Kriteria Piutang . Sangat Baik Baik Baik Sangat Baik Sangat Baik Jumlah Rata-rata Baik (Jumlah/5 Tahu. Sumber: Peneliti . Grafik perputaran piutang, juga dikenal sebagai "grafik omset piutang" atau "grafik omset piutang usaha," adalah alat visual yang digunakan untuk menganalisis seberapa cepat perusahaan pelanggannya selama periode waktu Grafik ini menyoroti seberapa sukses suatu bisnis mengubah piutang menjadi uang tunai dan seberapa baik pengelolaan piutangnya bekerja. Gambar 1 menampilkan kurva perputaran piutang sebagai berikut. Gambar 1. Grafik Perputaran Piutang Pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk Tahun 2016 Ae 2017 https://jurnal. id/index. php/JIM Sumber: Peneliti . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Pembahasan Perputaran piutang yang angkanya tinggi akan mengakibatkan tingginya likuiditas yaitu likuid dan perputaran piutang yang angkanya rendah akan mengakibatkan rendahnya likuiditas yaitu Data perputaran piutang dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2020 yaitu tahun 2016 perputaran piutang terjadi sebanyak 12,9 kali. Dari tahun 2017 dan 2018 perputaran piutang yang terjadi mengalami penurunan, berdasarkan hasil piutang dikarenakan nilai penjualan bersih mengalami peningkatan yang tidak terlalu tinggi dan di ikuti dengan nilai piutang yang meningkat dari pada rata Aerata piutang, tahun 2019 perputaran piutang terjadi mengalami sedikit peningkatan sebanyak 12,2 kali hal tersebut terjadi penjualan bersih semakin meningkat dan rata Ae rata piutang meningkat, tahun 2020 perputaran piutang terjadi sama pada tahun sebelumnya sebanyak 12,2 kali. Menganalisis Perputaran Piutang Dalam Upaya Meningkatkan Tingkat Likuiditas Pada Pt. Telnic Industries dilakukan oleh Juanda . Hasil interpretasi data menunjukkan bahwa, setelah penerapan sistem penjualan kredit yang diamanatkan kebijakan perusahaan, tingkat perputaran piutang mengalami Penurunan ini disebabkan oleh semakin besarnya jumlah piutang usaha yang ditagih perusahaan setiap penurunan likuiditas setiap tahunnya. Namun, tingkat likuiditas dan perputaran piutang PT. Setiap tahunnya. Telnic Industries meskipun masih dalam taraf terkendali. Dengan demikian penelitian terdahulu ini dilakukan oleh PT. Perputaran piutang Indofood Sukses Makmur. Tbk dalam kondisi sangat baik meski mengalami penurunan, sepanjang masih pada level yang wajar. Jika suatu perputaran menunjukan kekurangan dana untuk membayar hutang jangka pendek perusahaan yang sudah jatuh tempo dengan demikian likuiditas rendah atau ilikuid. sebaiknya dapat piutang yang ada terutama dalam hal syarat piutang perusahaan dan periode Seperti pada penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Astuti . Jadi dari tahun 2016 Ae 2020 dana yang tertanam dalam piutang tertahan dan tidak segera terkonvert kekurangan dana untuk membayar hutang jangka pendek perusahaan yang sudah jatuh tempo dengan demikian likuiditas rendah atau ilikuid. Sehingga penelitian terdahulu ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk dalam hal ini perusahaan mampu membayar kewajiban lancar sebelum jatuh tempo yang dapat dilihat dari perputaran piutang yang baik. Penutup Kesimpulan Peneliti menyimpulkan penelitian ini dengan mengambil kesimpulan sebagai berikut, yang didasarkan pada temuan penelitian dan pembahasan seputar analisis perputaran piutang terhadap likuiditas pada PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk sebagaimana tercantum dalam bab IV: Pada tahun 2016, terdapat 12,9 kali lebih banyak perputaran piutang dibandingkan tahun 2020. Berdasarkan https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 perputaran piutang antara tahun 2017 dan 2018 disebabkan oleh peningkatan nilai penjualan bersih dibandingkan dengan jumlah rata-rata piutang. Akibat peningkatan rata-rata piutang dan nilai peningkatan perputaran piutang pada tahun 2019 sebesar 12,2 kali. Perputaran piutang pada tahun 2020 terjadi sebesar 12,2 kali lipat, sama dengan tahun E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Untuk mendapatkan hasil yang dapat meningkatkan pengetahuan mereka, peneliti masa depan dimaksudkan untuk mendiversifikasi ruang lingkup penelitian mereka dengan bekerja sama dengan berbagai perusahaan. Daftar Pustaka Di PT. Indofood Sukses Makmur. Tbk, perputaran piutang rendah. Hal ini terjadi karena penjualan bersih perusahaan yang relatif tinggi dan terlambatnya penagihan piutang, sehingga menambah modal kerja pada piutang dan menunda konversi Akibatnya, ketersediaan kas perusahaan tidak cukup pendeknya sehingga menjadikannya tidak Saran