Contents list avaliable at Directory of Open Access Journals (DOAJ) Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Volume 2 Nomor 2 Desember 2022. Pages 47-54 ISSN: 2830-5868 (Onlin. ISSN: 2614-7831 (Printe. Journal Homepage: http://ejournal. stit-alkifayahriau. id/index. php/arraihanah Meningkatkan Pengenalan Huruf Hijaiyah Dengan Menggunakan Alat Peraga Edukatif Melalui Media Stik Es Krim Dan Kertas Origami Di TK Bina Edukasi Pekanbaru Inmaryanto1. Nikmah2. Dessy Muetiawati 3 Article Info Abstract Keywords: Application of Learning Models. Preparation Center. Development of Symbolic Thinking. This research is motivated by the lack of children's ability to recognize hijaiyah letters and the low ability of children to recognize hijaiyah letters, distinguish hijaiyah letters and have not been able to pronounce hijaiyah letters correctly. The purpose of this study was to determine the improvement of children's ability to recognize hijaiyah letters with educational props through the media of ice cream sticks and origami paper through the CAR research method (Classroom Action Researc. This research was conducted in two cycles and each cycle was conducted in two meetings. In order for this classroom action research to be successful without any obstacles that interfere with the smooth running of the research, the researcher arranges the stages that are passed in classroom action research, namely: . Action planning/preparation, . Action implementation, . Observation, and . Reflection. The subjects in this study were B2 grade students with 5 female and 9 male students in the first semester of the 2022/2023 academic year in Kindergarten Bina Edukasi. Rejosari Village. Tenayan Raya District. Pekanbaru City. While the object of this research is the use of educational props through the media of ice cream sticks and origami paper to improve the ability to recognize hijaiyah letters in children. The research data were collected through teacher observation techniques and children's activities and documentation. After the data is collected through observation, the data is processed using the percentage formula. The results of this study are an increase in the learning process carried out by the teacher and the child's ability to recognize the concept of Observation of children's activities also increased, this can be seen from the initial data to cycle II meeting 2. Initial data was 21%. Cycle II meeting 2 obtained an average percentage of So that the overall increase in children's activities to recognize hijaiyah letters obtained an average percentage of Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau. Indonesia Email: inmaryanto@stai-alkifayahriau. Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Kifayah Riau. Indonesia Email: nikmah@stai-alkifayahriau. TK Edukasi Pekanbaru. Indonesia Email: dessymuetiawati@gmail. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 Kata Kunci: Alat Peraga Edukatif. Mengenal Huruf Hijaiyah E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah dan rendahnya kemampuan anak mengenalhuruf hijaiyah, membedakan huruf hijaiyah serta belum mampu melafalkan huruf hijaiyah dengan tepat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah dengan alat peraga edukataif melalui media Stik es krim dan kertas origami melalui metode penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kela. Penelitian ini dilakukan dua siklus dan tiap siklus dilakukan dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: . Perencanaan/ persiapan tindakan, . Pelaksanaan tindakan, . Observasi, dan . Refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas B2 dengan jumlah siswa yaitu 5 perempuan dan 9 laki-laki pada semester I tahun ajaran 2022/2023 di TK Bina Edukasi Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah penggunaan alat peraga edukatif melalui mediaStikes krim dan kertas origami untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah pada anak . Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi guru dan aktivitas anak dan Setelah data terkumpul melalui observasi, data tersebut diolah menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini adalah adanya peningkatan dalam proses pembelajran yang dilakukan oleh guru dan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah. Pengamatan aktivitas anak juga meningkat, hal ini dapat terlihat dari data awal hingga siklus II pertemuan 2. Data awal 43,21%. Siklus II pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 85,38%. Sehingga peningkatan keseluruhan aktivitas anak mengenal huruf hijaiyah diperoleh persentase rata-rata 42,17%. PENDAHULUAN Pendidikan anak usia dini telah menjadi perhatian berbagai kalangan, baik para orang tua, para ahli pendidikan, masyarakat dan pemerintah setempat. Karena berbagai hasil penelitian menyimpulkan bahwa perkembangan yang diperoleh pada masa usia dini sangat mempengaruhi perkembangan anak pada tahap berikutnya dan dapat meningkatkan produktivitas kerja di masa dewasa. Salah satu kemampuan yang perlu ditingkatkan dan dikenalkan kepada anak sejak dini yaitu mengenalkan bacaan Al QurAoan karena Al QurAoan merupakan sumber segala ilmu pengetahuan. Mempelajari Al QurAoan memiliki banyak manfaat. Pertama. Al-QurAoan akan menjadi syafaat atau penolong di hari kiamat untuk para a A Ia a O aE NA: AacEE INa CEA AENI OCO aEA AI aO aI aIa O NA a aEcO NEEA a AEa eO aN OA a AacEEA aO U EAea aN A ON IEIA a A A eC aa ECa eIa AuaINNa OaeO Oa eOI ECOI aA: Artinya: Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda,AuBacalah Al-QurAoan, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari Ay (HR. Musli. Kedua, orang yang mempelajari dan mengajarkan Al-QurAoan merupakan sebaik-baik Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 a A C aE O aE NA: AacEE INa CEA AENIA aAI IIa I AIA AO NA a aEcO NEEA a AEa eO aN OA a AacEEA A A aOEaI aI eI a aEN aI ECa eIa aOENINa A ON EOA: Artinya: Dari Usman bin Affan ra. Rasulullah saw. AuSebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-QurAoan dan mengajarkannya. Ay (HR. Tirmidz. Ketiga, untuk orang-orang yang mahir membaca Al-QurAoan, maka kelak ia akan bersama para malaikat-Nya. a A CE O aE NA: eAacEE IN CEA AENIA AI O NA a ANEEA a AEa eO aN OA a AacEEA a AAEcOA AEa A IA UC EONA AEE aIA AC a ECa eIa aONaO IN Ua a aN I a E NA a a a aA A ENaO OA: Artinya: Dari Aisyah ra, berkata. bahwa Rasulullah saw. AuOrang yang membaca Al-QurAoan dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah. Ay (HR. Bukhari Musli. Pengenalan membaca Al Quran kepada anak yang diawali dengan pengenalan huruf-huruf hijaiyah. Pengenalan huruf hijaiyah merupakan kunci dasar mampu membaca Al-QurAoan dan Hadis. Kedua hal itu, bagi seorang muslim, menjadi kebutuhan dasar dalam memahami kedua pedoman pokok kehidupannya. Hijaiyah atau juga sering dikenal sebagai huruf Arab itu berjumlah 29 huruf. Huruf itu kemudian merupakan bagian dari bahasa Arab yang menjadi bahasa pokok dalam Quran dan Hadis. Dalam pengenalan, penulisan dan pengucapan huruf hijaiyah, seorang anak memerlukan suatu keterampilan atau potensi yang harus dikembangkan. Jika potensi itu tidak dilatih secara kontinu dan konsisten, maka potensi hilang bisa terjadi secara perlahan-lahan. Sebagaimana ungkapan Kusnawan pada dasarnya setiap orang telah memiliki keterampilan dan potensi dalam membaca, hanya saja keterampilan dan potensi yang dimiliki harus dikembangkan. Oleh karena itu, kemampuan dalam membaca merupakan kemampuan yang kompleks yang menuntut sejumlah pengetahuan dan keterampilan (Kusnawan, 2004:. Mengenalkan huruf hijaiyah kepada anak dapat dilakukan dengan menggunakan alat peraga edukatif. Alat peraga merupakan seperangkat benda kongkrit yang dirancang, dibuat atau disusun secara sengaja yang digunakan untuk membantu menanamkan atau mengembangkan prinsip-prinsip dalam pembelajaran (Muhammad Anas, 2014:. Alat peraga untuk pendidikan anak usia dini merupakan sarana pembelajaran yang berpengaruh untuk memajukan aspek-aspek perkembangan anak. Alat ini sering disebut mainan APE. Alat ini merupakan sarana pendidikan yang wajib digunakan oleh sekolahsekolah agar materi pelajaran yang disampaikan guru bisa lebih mudah diterima oleh siswa, khususnya siswa di lembaga pra sekolah seperti PAUD dan TK. Hasil observasi peneliti di TK Bina Edukasi menunjukkan bahwa pengembangan membaca huruf hijaiyah belum berkembang disaat anak disuruh membaca sendiri, ada anak yang kurang dalam kemampuan mengingat huruf hijaiyah, ada anak yang belum bisa membedakan diantara beberapa huruf hijaiyah seperti huruf A( At. dan A( Ath. A( Az. dan A( Adz. Media yang digunakan guru belum bervariasi, sebelumnya guru mengenalkan huruf hijaiyah hanya menggunakan iqraAo dan media papan tulis. Oleh karena itu untuk meningkatkan kemampuan anak mengenalkan huruf hijaiyah peneliti mencoba menggunakan strategi pembelajaran penggunaan alat peraga edukatif dengan mediaStikes krim dan origami dengan tujuan menciptakan pembelajaran yang begitu Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 disenangi oleh anak dan mudah diingat oleh anak. Hal ini dapat menarik minat dan semangat belajar anak mengenal huruf-huruf hijaiyah, setiap huruf-huruf hijaiyah yang dipelajari, disertai alat peraga yang menarik. METODE Jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yaitu kegiatan yang dilakukan di dalam kelas, yang bertujuan untuk mengungkapkan permasalahan dalam mengembangkan kemampuan membaca huruf hijaiyah di usia dini anak sangat membutuhkan perhatian pendidik sehingga meningkatkan kemampuan huruf hijaiyah anak secara maksimal. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di kelas B2 TK Bina Edukasi jalan Pemuda No. 1 RT 003 RW 007 Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. Dalam penelitian tindakan kelas ini yang menjadi subjek adalah siswa kelas B2 dengan jumlah siswa yang diteliti yaitu 14 siswa yaitu 5 perempuan dan 9 laki-laki. Sesuai dengan jenis penelitian ini, yaitu penelitian tindakan kelas, maka penelitian ini dilaksanakan dalam bentuk 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Pada siklus I dan siklus II terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan . , pelaksanaan tindakan . , pengamatan . , refleksi . Teknik Pengumpulan data yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisi data yaitu: Aktivitas Guru Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus persentase :4 ya ycA ycu 100% Keterangan: P : Angka Persentase : Frekuensi yang sedang dicari N : Number of cases (Jumlah Frekuensi banyaknya individ. 100%: Bilangan Tetap Dalam menentukan kriteria maka dilakukan pengelompokan atas 4 kriteria penilaian menurut Arikunto yaitu: Tabel 1. Interval Penilaian Guru Interval (%) Kategori Sangat baik Baik 65- 70 Cukup < 65 Kurang Aktivitas Siswa Data tentang hasil belajar siswa sebelum tindakan, siklus I dan siklus II diperoleh melalui observasi. Kemampuan anak diukur dari ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal. Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. (Jakarta: Rineka Cipta, 2. , hlm. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Tabel 2. Interval Penilaian Aktivitas Anak Interval (%) Kategori Berkembang Sangat Baik Berkembang Sesuai Harapan 65- 70 Mulai Berkembang < 65 Belum Berkembang Untuk menghitung ketuntasan individu dan persentase ketuntasan klasikal, rumus yang digunakan adalah: KI = ycIycI ycu 100 ycIycAya Keterangan: KI = Ketuntasan Individu SS = Skor hasil belajar Siswa SMI = Skor Maksimal Ideal PEMBAHASAN Siklus I Berdasarkan tabel data di atas aktivitas guru selalu meningkat dari data awal hingga siklus I pertemuan 1. Data awal 40 %. Siklus I pertemuan 1 diperoleh persentase ratarata 55% dan Siklus I pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 70%. Berdasarkan tabel data di atas aktivitas anak mengenal Konsep Bilangan juga selalu meningkat dari data awal hingga siklus I pertemuan 2. Data awal 43,21 %. Siklus I pertemuan 1 diperoleh persentase rata-rata 54,64%. Siklus I pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 62,82%. Hasil siklus I menunjukkan adanya peningkatan persentasi dari setiap observasi baik observasi guru maupun aktivitas anak mengenalhuruf hijaiyah. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahawa dengan adanya alat peraga edukatif dengan mediaStikdan kertas origami yang diberikan kepada anak pada siklus I ini, membuat anak tertarik untuk mengenal huruf hijaiyah dan mereka juga antusias dan aktif dalam Teori tersebut diperkuat dengan adanya alat peraga anak lebih meningkatkan kemampuan anak dan hal ini sesuai dengan teori tujuan menggunakan alat peraga menurut Sukarsih . alam Fransina Theresiana N. dan Theodora Sarlotha N. ) tujuan alat peraga edukatif yaitu untuk memungkinkan proses pengajaran yang sedang dilakukan secara efisi, untuk memudahkan pendidik dalam menyampaikan informasi materi bagi peserta didik, untuk memudahkan peserta didik dalam menerima atau menyerap serta memahami materi yang diberikan oleh pendidik, untuk dapat menggugah keinginan peserta didik untuk mempelajari lebih lanjut tentang materi atau informasi yang disampaikan oleh pendidik dan untuk menghindari kesalahpahaman di kalangan peserta didik tentang materi atau informasi yang disampaikan oleh pendidik. Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Kemampuan mengenal huruf hijaiyah termasuk dalam perkembangan anak. hijaiyah sangat penting dikenal sejak dini mungkin oleh anak, karena huruf hijaiyah atau yang dikenal dengan huruf Arab itu merupakan bagian kunci dasar bagi seorang muslim yang menjadi kebutuhan dasar dalam memahami kedua pedoman pokok kehidupannya. Siklus II Berdasarkan tabel data di atas aktivitas guru selalu meningkat dari data siklus 1 pertemuan 2 yaitu 70% meningkat pada siklus II pertemuan 1 yaitu 80% dan Siklus II pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 90%. Berdasarkan tabel data di atas aktivitas anak mengenal huruf hijaiyah juga selalu meningkat dari data siklus I petemuan 2 yaitu 62,82% hingga siklus II pertemuan 2. Siklus II pertemuan 1 diperoleh persentase rata-rata 75,38%. Siklus II pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 85,38%. Hasil siklus II menunjukkan adanya peningkatan persentasi dari setiap observasi baik observasi guru maupun aktivitas anak mengenal huruf hijaiyah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut secara umum anak di Taman Kanak- Kanak Bina edukasi sudah bisa mengenal huruf hijaiyah dengan baik setelah dilakukan tindakan pada penelitian. Anak sudah bisa mengenal huruf hijaiyah dan membedakan beberapa huruf serta membacanya dengan baik . Peningkatan ini terjadi sesuai dengan teori tentang kelebihan alat peraga edukatif bagi anak usia antara lain yaitu kelebihan penggunaan alat peraga menurut Sudjana yaitu menumbuhkan minat siswa karena pelajaran menjadi lebih menarik, memperjelas makna bahan pelajaran sehingga siswa lebih mudah memahaminya, metode mengajar akan lebih bervariasi sehingga siswa tidak akan mudah bosan, membuat lebih aktif melakukan kegiatan belajar seperti :mengamati, melakukan dan mendemonstrasikan dan sebagainya. Berdasarkan pembahasan di atas diketahui bahwa aktivitas guru meningkat dari data awal hingga data siklus II pertemuan 2, berikut peningkatannya: AKTIVITAS GURU Data Awal Siklus I Pertemuan 1 Siklus I Pertemuan 2 Siklus II Pertemuan 1 Gambar 1. Diagram Aktivitas Guru Keterangan: Data Awal Siklus I Pertemuan 1 Siklus II Pertemuan 2 Siklus II Pertemuan 1 Siklus II Pertemuan 2 : 40% : 55% : 70% : 80% : 90% Siklus II Pertemuan 2 Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Berdasarkan pembahasan di atas diketahui bahwa aktivitas anak megenal huruf hijaiyah meningkat dari data awal hingga data siklus II pertemuan 2, berikut peningkatannya: AKTIVITAS ANAK Data Awal Siklus I Pertemuan 1 Siklus I Pertemuan 2 Siklus II Pertemuan 1 Siklus II Pertemuan 2 Gambar 2. Diagram Aktivitas Anak Keterangan: Data Awal Siklus I Pertemuan 1 Siklus I Pertemuan 2 Siklus II Pertemuan 1 Siklus II Pertemuan 2 : 43,21 % : 54,64% : 62,85% : 75,35 % : 85,35% KESIMPULAN Dari hasil penelitian dan pembahasan adalah sebagai berikut: Aktivitas Guru Aktivitas guru selalu meningkat dari data awal hingga siklus II pertemuan 2, data awal 40% hingga data akhir pada siklus II petemuan 2 90 % mencapai peningkatan hingga 50%. Aktivitas Anak Mengenal Huruf Hijaiyah Pengamatan aktivitas anak juga meningkat, hal ini dapat terlihat dari data awal hingga siklus II pertemuan 2. Data awal 43,21% hingga data akhir siklus II pertemuan 2 diperoleh persentase rata-rata 85,38%. Peningkatan keseluruhan aktivitas anak diperoleh persentase rata-rata 42,17%. Berdasarkan hal tersebut menunjukakan bahwa dengan kegiatan penggunaan alat peraga edukatif melalui media stik es krim dan kertas origami dapat meningkatkan kemampuan anak mengenal huruf hijaiyah anak kelompok B2 TK Bina Edukasi Kelurahan Rejosari Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru. DAFTAR KEPUSTAKAAN Anas. Muhammad. Alat. Peraga. Media. Pembelajaran. Jakarta: Pustaka Education Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek . Jakarta: Rineka Cipta Ar-Raihanah: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Volume 2 Nomor 2 Desember 2022 E-ISSN: 2830-5868 P-ISSN: 2614-7831 Arsyad. Azhar. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada Fransina Thresiana Nomleni & Theodora Sarlotha Nirmala Manu. Pengembangan Media Audio Visual Dan Alat Peraga Dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Pemecahan Masalah. Jakarta: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan. Hariyati. Titin. Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Materi Huruf Hijaiyah Dengan Menggunakan Media Kartu Mata Pelajaran Al-QurAoan Hadits Kelas I MI Darussalam Sisodadi Taman Sidoarjo, dalam skripsi. Surabaya: Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Imroatun. Pembelajaran Huruf Hijaiyah bagi Anak Usia Dini . Yogyakara: State Islamic University Sunan Kalijaga Ismail. Andang. Education Games. Menjadi Cerdas Dan Ceria Dengan Permainan Edukatif. Yogyakarta: Pilar Media Kusnawan. Komunikasi Penyiaran Islam. Bandung : Merah Press MaAorifatul. Munjiah. ImlaAo Teori dan Terapan. Malang: UIN Malang Press Rahayu. Dwi. Saku Santri Ala Montessori. Jakarta: PT. Elek Media Komputindo SaAoadah. Ilmu Tajwid Pedoman Membaca Al-QurAoan. Surabaya: Khazanah Media Ilmu Sudjana. Nana. Dasar-dasar Proses Belajar. Bandung: Sinar Baru Bandung Sulaiman Saat & Sitti Mania. Metodologi Penelitian Panduan Bagi Peneliti Pemula. Gowa: Pusaka Almaida Undang - undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 Undang-undang Guru dan Dosen UU RI No. 14 Th 2005 dan Peraturan Pemerintah RI No. Th 2007 Wibowo. Arif. Tujuh Sunnah Harian Rasulullah. Jawa Tengah: PT Nasya Expanding Management Wina Sanjaya. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup