Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 Rancang Bangun Sistem Informasi Kopmen Muamalah Bina Insani Elis Susanti*. Yosep Budi Lesmana. Rd Muhammad Sopian Putra Pratama Program Studi Sistem Informasi. Fakultas Ilmu Terapan dan Sains. Institut Pendidikan Indonesia Garut Jl. Terusan Pahlawan No. RW. Sukagalih. Kec. Tarogong Kidul. Kabupaten Garut. Jawa Barat 44151 *E-mail : elispas092@gmail. Abstract Article history: Received: 20-11-2025 Accepted: 29-12-2025 Published: 08-03-2026 Keywords: data management. Information systems hold a vital position in contemporary life as they provide easier access to necessary information and enhance organizational operations. The rapid advancement of technology has significantly impacted various fields, including cooperatives, which demand reliable systems for managing financial activities. This research focuses on designing and developing an information system for the Kopmen Muamalah Bina Insani Employee Cooperative, where financial transactions are still managed through spreadsheets without the support of a structured database. Such practice often results in inefficiencies and potential data errors. To resolve this issue, the study applies the waterfall method, which offers a systematic and sequential model for information system development. The system design is illustrated using Unified Modeling Language (UML) diagrams to present system requirements and processes in a clear manner. The outcome of this study is a cooperative information system supported by a database that enables savings and loan transactions to be handled more efficiently and effectively. This system is expected to support managers, supervisors, and members of the cooperative in conducting financial management tasks in a more organized and accurate way. Pendahuluan Perkembangan mempunyai pengaruh besar di berbagai sektor, termasuk di bidang koperasi. Penggunaan sistem informasi tidak hanya membuat akses data menjadi lebih mudah, tetapi juga memperbaiki efektivitas dan efisiensi dalam operasional. Oleh karena itu, hampir semua organisasi, termasuk koperasi, dituntut untuk beradaptasi dengan penerapan sistem informasi agar dapat tumbuh menjadi entitas yang lebih besar. , . Sebagai salah satu fondasi ekonomi komunitas, koperasi memiliki fungsi dalam mengumpulkan dan mendistribusikan dana Studi mengindikasikan bahwa penggunaan sistem informasi di koperasi bisa meningkatkan keterbukaan, tanggung jawab, serta mempercepat proses layanan pinjaman dan simpanan. , . Namun, banyak koperasi di Indonesia, termasuk Kopmen Muamalah Bina Insani, masih menerapkan pencatatan manual yang berlandaskan spreadsheet. Situasi ini kemungkinan terjadinya kesalahan pada data. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sebuah sistem informasi koperasi berbasis web yang terhubung dengan database agar pengelolaan simpan pinjam bisa berjalan lebih baik dan efisien. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa sistem berbasis web dapat menggantikan proses manual dan meningkatkan kualitas pengelolaan koperasi. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Informasi Koperasi di Kopmen Muamalah Bina Insani dengan menggunakan metode Waterfall dan pemodelan UML sebagai solusi atas tantangan yang ada. Melalui terwujud sistem informasi koperasi yang mampu mengatasi permasalahan pencatatan manual sekaligus berfungsi sebagai inovasi digital untuk mendorong efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan simpan pinjam pada Kopmen Muamalah Bina Insani. Metode Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, di mana peneliti berfokus pada pengembangan sistem informasi pinjam meminjam di koperasi Kopmen Muamalah Bina Insani. Metode deskriptif dipilih karena tujuannya adalah untuk menggambarkan, mendalam proses serta kebutuhan sistem, tanpa melakukan percobaan terhadap variabel. Pendekatan kualitatif digunakan agar peneliti Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 dapat lebih memahami masalah, tantangan, dan kebutuhan pengguna melalui cara observasi langsung, wawancara, dan tinjauan literatur. Dengan cara ini, peneliti dapat menghasilkan desain sistem yang selaras dengan kondisi nyata di lapangan dan dapat memberikan solusi yang tepat untuk koperasi. Tempat dan Bahan Penelitiaan Penelitian ini dilakukan di Kopmen Muamalah Bina Insani, yang terletak di area perusahaan tersebut. Lokasi ini dipilih karena koperasi memiliki aktivitas simpan pinjam secara teratur dan memerlukan sebuah sistem menyederhanakan pengelolaan data dan transaksi anggotanya. Bahan yang digunakan dalam penelitian mencakup sistem yang terdapat pada situs web koperasi, dokumendokumen yang berkaitan seperti laporan simpan pinjam, serta informasi yang diperoleh melalui wawancara dengan pengurus koperasi. Semua bahan tersebut digunakan untuk menganalisis kebutuhan sistem, merancang alur kerja, dan menentukan solusi yang paling tepat dalam pengembangan sistem informasi berbasis web. Metode Pengumpulan Data Agar memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk penelitian ini, peneliti melakukan pengumpulan data melalui cara-cara 1 Observasi Obervasi dilakukan dengan kunjungan langsung ke lokasi penelitian yakni kantor Kopmen Muamalah Bina Insani untuk memahami cara kerja sistem simpan pinjam. Kunjungan ini bertujuan agar penulis bisa menganalisis sistem yang ada dan merancang sistem baru yang sesuai dengan kebutuhan Selain itu, selama observasi, penulis juga mengumpulkan berbagai data dan pengembangan aplikasi. Data dan informasi tersebut berkaitan dengan jadwal peluncuran aplikasi koperasi, pihak-pihak atau lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan simpan pinjam, serta aplikasi yang sedang digunakan saat ini. 2 Wawancara Pada pendekatan ini, penulis melakukan dialog dengan Ibu Yayuk Mukti Agam, yang menjabat sebagai bendahara koperasi simpan pinjam Kopmen Muamalah Bina Insani, untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan dalam merancang sistem yang akan dibuat. Hasil dari wawancara tersebut adalah data mengenai sistem informasi koperasi simpan pinjam Kopmen Muamalah Bina Insani yang berbasis spreadsheet yang sedang diterapkan. 3 Studi Pustaka Metode yang digunakan adalah mencari mendefinisikan masalah dengan menggunakan buku, jurnal, dan internet yang berkaitan dengan isu yang diteliti. Langkah ini bertujuan untuk memahami teori yang mendasari berdasarkan referensi yang ada dalam materi bacaan. Bahan bacaan yang dipelajari oleh penulis mencakup Jurnal, penelitian serupa yang berfokus pada pengembangan sistem informasi untuk koperasi karyawan Kopmen Muamalah Bina Insani yang berbasis web, penelitian tentang desain dan pembangunan sistem informasi menggunakan metode waterfall, serta sumber-sumber lain yang relevan. Metode Pengembangan Sistem Pendekatan dilakukan dengan metode waterfall, seperti diperlihatkan pada Gambar 1. Metode waterfall merupakan suatu pendekatan penelitian yang terstruktur dan berurutan yang sesuai untuk digunakan dalam penelitian ini, karena metode ini menyajikan langkah-langkah yang sesuai keadaan di lapangan. Gambar 1. Metode waterfall Pendekatan Waterfall, yang memiliki sifat teratur dan berurutan. Pendekatan ini dipilih karena cocok dengan situasi penelitian di lapangan, di mana proses pengembangan bisa dilaksanakan secara bertahap dan terorganisir. Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 Tahapan dalam metode pengembangan yang terdapat pada Waterfall antara lain sebagai 1 Analysis Tahap ini adalah langkah awal yang akan dilakukan dalam pengembangan sistem informasi, sekaligus menjadi tahap pertama dari metode pengembangan yang sedang diterapkan. Pada langkah ini, peneliti mengumpulkan informasi dengan berbagai cara pengumpulan data, kemudian menganalisis data yang telah didapat untuk memahami inti permasalahan, hambatan-hambatan yang ada dalam sistem yang sedang berjalan, serta merumuskan tujuan pembuatan sistem informasi yang berfokus pada sistem simpan pinjam di koperasi karyawan Muamalah Bina Insani. 2 Design Design adalah tahap berikutnya di mana dilakukan perencanaan untuk sistem yang akan Maksudnya, data yang telah dianalisis sebelumnya dan menghasilkan informasi dalam bentuk solusi akan dituangkan ke dalam rancangan yang diwakili oleh diagram, dan gambar. Proses ini bertujuan untuk mencari bentuk paling efisien dari aplikasi yang akan dibuat, dengan mempertimbangkan berbagai faktor permasalahan dan kebutuhan yang terdapat dalam sistem. Output yang dihasilkan dari tahap ini meliputi alur sistem dan detail aliran data. Dengan melakukan perancangan ini, peneliti berupaya untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem yang akan dibuat. Peneliti juga dapat menelusuri setiap langkah yang ada dalam sistem informasi koperasi karyawan Kopmen Muamalah Bina Insani berbasis web, mulai dari proses awal hingga akhir, sehingga peneliti dapat memberikan solusi terbaik untuk aplikasi tersebut. 3 Implementation Setelah mentransfer hasil desain ke dalam kode program yang dapat dipahami oleh komputer, sehingga akhirnya sistem baru akan terbentuk sesuai dengan desain dan analisis yang telah dilakukan oleh peneliti pada tahap sebelumnya. Pada fase ini, juga akan dilakukan pengujian dan evaluasi secara menyeluruh untuk memastikan bahwa semua sistem berfungsi sesuai dengan desain yang telah ditetapkan. Dalam proses pengembangan aplikasi koperasi karyawan Muamalah Bina Insani, peneliti menggunakan perangkat lunak dan bahasa pemrograman PHP, dengan basis data yang diterapkan adalah MySQL, serta pemanfaatan tampilan web yang dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter. 4 Testing Setelah seluruh modul atau unit program selesai dirancang dan diuji secara terpisah, langkah berikutnya adalah mengintegrasikan semua komponen sistem untuk memastikan bahwa setiap modul dapat beroperasi secara bersamaan dengan baik. Proses ini dilaksanakan untuk memverifikasi apakah keseluruhan sistem telah terhubung dengan baik dan sesuai dengan desain yang telah ditentukan. Kemudian, dilakukan pengujian sistem, yaitu pemeriksaan menyeluruh terhadap proses kerja sistem dari awal sampai akhir. Tahap ini bertujuan untuk gangguan, atau ketidaksesuaian dalam sistem yang bisa menghambat operasional. Dengan adanya pengujian ini, peneliti dapat memastikan bahwa sistem informasi koperasi karyawan Muamalah Bina Insani siap digunakan dan berfungsi secara optimal sesuai dengan tujuan yang telah disusun. 5 Maintance Pada tahap ini dilaksanakan setelah sistem diimplementasikan dan mulai digunakan oleh Tujuan dari fase ini adalah untuk memastikan sistem berfungsi dengan baik, stabil, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi. Dalam fase pemeliharaan, peneliti melakukan perbaikan terhadap kesalahan atau bug yang muncul, melakukan pembaruan sistem jika ada perubahan dalam kebutuhan, serta melakukan Pemeliharaan bertujuan untuk menjamin sistem informasi koperasi karyawan Muamalah Bina Insani tetap efisien, aman, dan mampu Hasil dan Pembahasan Analisis Sistem yang sedang Berjalan Proses simpanan pada koperasi dijelaskan melalui alur kerja seperti ditunjukkan pada Gambar 2 dan menunjukkan tahapan interaksi Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 antara anggota dan admin dalam pengelolaan data simpanan hingga pencatatan transaksi ke spreadsheet koperasi. secara offline yang diinput dan direkap ke dalam Kendala lain sistem belum menggunakan basis data sehingga anggota dan pengurus koperasi terkadang kesulitan dalam mendapatkan laporan transaksi. Analisis Kebutuhan Hardware dan Software Pada tahap ini dilakukan analisis seluruh informasi kebutuhan hardware dan software pada pembuatan aplikasi. 1 Kebutuhan Hardware Hardware penelitian ini berfungsi untuk mendukung kegiatan operasional anggota dan admin koperasi dalam menjalankan sistem informasi, seperti ditunjukkan dalam Tabel 1. Tabel 1. Kebutuhan hardware Hardware Komputer dan laptop Mouse . Keyboard . Gambar 2. Flowmap simpanan Proses digambarkan pada Gambar 3. Alur ini menjelaskan interaksi antara anggota, admin, dan ketua dalam proses pengajuan, verifikasi, hingga pencairan dana pinjaman pada sistem 2 Kebutuhan Software Perangkat . digunakan dalam penelitian ini berfungsi untuk mendukung proses implementasi sistem Kopmen Muamalah Bina Insani. Kebutuhan perangkat lunak ditunjukkan dalam Tabel 2. Tabel 2. Kebutuhan software Software Web Browser . Mozilla firefox. Microsoft edg. XAMPP sebagai server Sistem Operasi (Windows 7-. Perancangan Sistem Perancangan sistem dipilih menggunakan metode pendekatan Unified Modeling Language (UML) serta melakukan desain interface atau wireframe untuk sebuah sistem yang akan Gambar 3. Flowmap pinjaman Evaluasi Sistem yang sedang Berjalan Berdasarkan analisis yang dilakukan, dimana transaksi dan nasabah di koperasi karyawan Kopmen Muamalah Bina Insani terdapat kendala dimana proses pencatatan 1 Usecase Admin dan Anggota Usecase admin dan anggota diperlihatkan pada Gambar 4 yang memberikan hubungan antara aktor admin dan anggota dalam sistem Diagram ini menunjukkan berbagai aktivitas yang dapat dilakukan oleh kedua pihak. Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 seperti proses login, pengelolaan data simpanan, pinjaman, laporan, serta pengaturan sistem. Melalui diagram ini, dapat diketahui batasan peran dan fungsi masing-masing pengguna dalam sistem informasi koperasi. Gambar 4. Usecase admin dan anggota 2 Class Diagram Gambar 5 menampilkan class diagram yang menggambarkan struktur data serta hubungan antar kelas dalam sistem informasi Diagram bagaimana setiap entitas, seperti anggota, pinjaman, simpanan, transaksi, dan user saling terhubung melalui relasi yang menggambarkan proses utama dalam sistem. Dengan adanya class diagram ini, rancangan basis data menjadi lebih dan mendukung kebutuhan fungsional sistem informasi Kopmen Muamalah Bina Insani. Gambar 5. Class diagram 3 Desain Aplikasi Dalam perancangan tampilan aplikasi dibuat untuk memperoleh gambaran layout mengenai aplikasi yang akan dibuat. Berikut merupakan wireframe yang dibuat pada aplikasi Kopmen Muamalah Bina Insani. Wireframe halaman login Gambar 6 menunjukkan rancangan wireframe halaman login yang digunakan pengguna untuk mengakses sistem koperasi dengan memasukkan username dan password. Gambar 6. Wireframe halaman login Wireframe dashboard admin Gambar 7 menampilkan rancangan wireframe dashboard admin yang berfungsi untuk menampilkan ringkasan data simpanan. Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 pinjaman, kas, serta informasi anggota dalam sistem koperasi. yang digunakan untuk mengatur koneksi aplikasi ke database MySQL pada sistem koperasi, meliputi pengaturan hostname, username, password, dan nama database. Gambar 7. Wireframe dashboard admin Wireframe halaman anggota Gambar 8 memperlihatkan rancangan wireframe halaman data anggota yang menampilkan informasi identitas pengguna serta rincian saldo simpanan anggota pada sistem koperasi. Gambar 9. Program penghubung ke database Program halaman utama untuk anggota Gambar 10 memperlihatkan potongan kode halaman login yang digunakan sebagai antarmuka awal bagi anggota, admin, dan operator untuk memasukkan username serta password sebelum dapat mengakses fitur sistem koperasi simpan pinjam. Gambar 8. Wireframe halaman data anggota Implementasi Pada tahap ini akan menjelaskan tentang hasil program dan interface sistem yang telah dibuat sesuai dengan perancangan sistem informasi Kopmen Muamalah Bina Insani. 1 Implementasi Program Implementasi program dari sistem informasi Kopmen Muamalah Bina Insani hasil rancangan diuraikan berikut ini. Program penghubung ke database Program penghubung ke database Gambar memperlihatkan potongan kode konfigurasi Gambar 10. Program halaman login Program halaman utama untuk admin Gambar 11 memperlihatkan potongan kode halaman utama admin yang menampilkan menu navigasi sidebar untuk mengakses fitur beranda dan transaksi, sehingga memudahkan admin dalam mengelola aktivitas keuangan pada sistem koperasi simpan pinjam. Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 akses menuju menu utama untuk mengelola seluruh kegiatan koperasi. Sedangkan untuk interface halaman dashboard member ditunjukkan pada Gambar 15, yang menampilkan tampilan interface halaman utama anggota yang berisi informasi identitas, saldo simpanan, serta status pengajuan pinjaman yang dapat diakses oleh setiap anggota koperasi. Gambar 11. Program halaman utama untuk Program halaman untuk anggota Gambar 12 menunjukkan potongan kode program yang digunakan untuk menampilkan halaman utama anggota pada sistem koperasi. Kode ini berfungsi mengatur menu dan tampilan data yang dapat diakses oleh anggota setelah berhasil login ke dalam sistem. Gambar 13. Interface halaman login Gambar 14. Interface halaman utama admin Gambar 12. Program halaman utama untuk Interface halaman login tampilan aplikasi Kopmen Muamalah Bina Insani yang dihasilkan dari rancangan seperti ditunjukkan pada Gambar 13. Sementara inferface halaman utama admin Gambar menampilkan tampilan interface halaman utama admin yang berfungsi untuk menampilkan ringkasan data simpanan, pinjaman, kas, dan data anggota. Halaman ini juga menyediakan Gambar 15. Interface menu dashboard member Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 Tahap Pengujian Aplikasi Tahap terakhir dalam penelitian ini adalah pengujian sistem, sebelum program diterapkan, maka program harus sudah berfungsi dengan semestinya dan terhindar dari berbagai bentuk kesalahan atau error. 1 Tahap Pengujian Aplikasi berdasarkan Aspek Functionality Tahap pengujian aplikasi berfokus pada functionality dengan menggunakan blackbox Hasil pengujian blackbox testing ditunjukkan dalam Tabel 3. Tabel 4. Pengujian blackbox testing . Nama Test Konfirmasi Data Kas Data Barang Data Anggota Tabel 3. Pengujian blackbox testing Nama test Login Pemasukan Kas Pengeluaran Kas Setoran Tunai Penarikan Tunai Data Pengajuan Data Pinjaman Bayar Angsuran Laporan Hasil Masuk kedalam menu aplikasi sesuai dengan hak akses Menambah saldo kas sesuai dengan nominal Sistem pengeluaran kas dengan akurat Sistem menambah data Sistem penarikan tunai anggota dengan Data pengajuan menerima data dari pengajuan Sistem menambah data Sistem menghitung dan mencerak slip dengan akurat Sistem Hasil Berhasil Berhasil Data Pengguna Identitas Koperasi Nama Test Suku Bunga Berhasil Berhasil Backup Tambah data Berhasil Laporan Anggota Berhasil Cetak Laporan Admin Cetak nota Berhasil Berhasil Logout Hasil Yang Diharapkan Mengkonfirmasi sudah dilakukan oleh pelanaggan Menambah jenis kas misal : kas masingmasing bank Menambah atau Menambah, mengubah atau Menambah, mengubah atau level akses user Mengubah identitas data Hasil Yang Diharapkan Menerapkan setting biaya dan Aplikasi SQL backup data Mengirimkan data pengajuan form anggota ke sistem admin Menampilkan detail transaksi saldo anggota di halaman login Berbagai laporan admin bisa dicetak Setelah tranaksi simpanan atau pinjaman bisa Melakukan Hasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Hasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Gagal Berhasil Berhasil Berhasil Jurnal Teknologi. Vol. No. April 2026, 1-10 2 Tahap Pengujian Aplikasi berdasarkan Aspek Usability Pengujian berdasarkan aspek usability merupakan tahap pengujian selanjutnya setelah dilakukan pengujian dari aspek funcionality. Dalam pengujian ini digunakan metode Hasil rekap nilai ussbility ditunjukkan dalam Tabel 4 dan hasil perhitungannya ditunjukkan dalam Tabel 5. Dari Tabel 5 menunjukkan hasil perhitungan kepuasan user terhadap sistem aplikasi yang dirancang menyatakan bahwa perangkat lunak sistem koperasi Kopmen Muamalah Bina Insani telah memiliki nilai usability yang baik dengan skor akhir 73. Tabel 5. Nilai usability No Responden Yayuk M Rena N Teti R Afif P Rania N Eneng D Andani A Akun Admin Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Anggota Skor asli Q5 Q6 Q7 Q10 Tabel 6. Hasil hitung usability Skor hasil hitung Q1 Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q7 Skor rata-rata . asil akhi. Tahap Maintenance Tahapan yang terakhir setelah proses pembuatan aplikasi adalah proses maintenance yang dilakukan secara rutin terhadap aplikasi. Pada tahap maintenance terdiri dari perbaikan bug, update sistem, dan backup data secara rutin. Kesimpulan Berdasarkan analisis yang dilakukan terkait desain sistem informasi untuk koperasi karyawan Kopmen Muamalah Bina Insani, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem yang dibuat mampu memberikan solusi untuk masalah dalam pengelolaan simpan pinjam yang Diharapkan sistem informasi ini akan berfungsi sebagai alat untuk mempercepat transaksi dan meningkatkan efisiensi kerja di koperasi. Sistem informasi simpan pinjam dengan basis web ini dikembangkan menggunakan model desain UML dan pendekatan Waterfall. Penerapan sistem dilakukan dengan bahasa pemrograman web Jumlah Q10 Nilai (Jumlah x serta basis data MySQL, dan pengujian dilaksanakan dengan metode pengujian black box dan pengujian kegunaan untuk memastikan fungsi dan kenyamanan bagi pengguna. Sebagai langkah selanjutnya, disarankan agar pengembangan sistem di masa depan dapat mencakup penambahan fitur notifikasi otomatis melalui WhatsApp bagi anggota yang memiliki pembayaran jatuh tempo. Di samping itu, pihak manajemen koperasi diharapkan untuk secara rutin melakukan cadangan data demi menjaga keamanan dan keberlanjutan informasi. Perbaikan juga perlu dilakukan pada fitur cetak laporan admin supaya semua laporan dapat dihasilkan dengan baik. Daftar Pustaka