Jurnal Teknologi Industri (JTI) Vol. No. Februari 2026, hal. 26 Ae 36 ISSN: 2302-2191 (Prin. 3030-9964 (Onlin. https://doi. org/10. 35968/jti. Open Access Sistem Pemetaan Lokasi Ruang Kelas di Kampus A Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma Thalbiyatul Ilmiyah1 . Yohannes Dewanto2 Prodi Teknik Elektro. Fakultas Teknik Dirgantara dan Industri. Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Jakarta. Indonesia Info Artikel Histori Artikel: Diajukan: 14 Februari 2026 Direvisi: 19 Februari 2026 Diterima: 6 Maret 2026 Kata kunci: Aplikasi Desktop Layar Sentuh Pemetaan Ruang Kelas Responsivitas Keywords: Desktop Application Touch Screen Classroom Mapping Responsiveness Penulis Korespondensi: Thalbiyatul Ilmiyah Email: thalbiyatulilmi@gmail. ABSTRAK Pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi berperan penting dalam mendukung penyediaan layanan informasi yang cepat dan mudah diakses. Salah satu permasalahan yang sering ditemui adalah kesulitan dalam menemukan lokasi ruang kelas serta memperoleh informasi jadwal perkuliahan secara efisien. Media informasi konvensional dinilai kurang interaktif dan kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemetaan lokasi kelas dan jadwal mahasiswa berbasis layar sentuh di Kampus A Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Sistem ini dikembangkan sebagai aplikasi desktop yang dapat dijalankan secara mandiri tanpa memerlukan koneksi internet. Desain sistem menekankan navigasi yang mudah dan interaksi pengguna nyaman layar sentuh. Metode penelitian yang digunakan meliputi desain sistem, implementasi, dan pengujian. Pengujian sistem dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu pengujian fungsional menggunakan metode Black Box, pengujian respons dengan mengukur waktu tunda antara input sentuhan dan respons visual sistem, serta pengujian kegunaan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki responsivitas yang baik dengan nilai tundaan berada diantara 174 hingga 249 dalam batas toleransi, dan mencapai skor SUS rata-rata sebesar 82, yang menunjukkan tingkat kegunaan sistem yang baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu berfungsi dengan baik, responssif, dan mudah digunakan sebagai media informasi interkatif di lingkungan kampus. The use of information technology in higher education plays an important role in providing fast and easily accessible information services. One common problem is the difficulty in finding classroom locations and accessing course schedule information Conventional information media are considered less interactive and less effective in addressing these needs. This study aims to design and implement a touchscreen based system for classroom location mapping and student course schedules at Campus A of Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. The system is developed as a standalone desktop application that can operate offline without requiring an internet connection. The system design emphasizes simple navigation and comfortable user interaction on touch-screen devices. The research method includes system design, implementation, and evaluation. System testing consists of functional testing using the Black Box method, response testing by measuring the delay between touch input and visual system response, and usability testing using the System Usability Scale (SUS). The results show that the system demonstrates good responsiveness with delay values ranging from 174 to 249 ms, which are within acceptable limits, and achieves an average SUS score of 82, indicating good usability. Based on these results, it can be concluded that the developed system functions properly, is responsive, and is easy to use as an interactive information medium in the campus environment. Copyright A 2026 Author. All rights reserved Creative https://journal. id/index. php/jti Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock PENDAHULUAN Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mendorong perguruan tinggi untuk mengoptimalkan layanan akademik dan operasional melalui penggunaan teknologi digital. Dalam konteks transformasi digital, konsep Smart Campus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi layanan, kenyamanan pengguna, dan kemudahan akses informasi di kampus . Implementasi Smart Campus mencakup integrasi sistem informasi akademik, infastruktur digital, serta penyediaan layanan berbasis teknologi bagi sivitas akademika . Salah satu persyaratan utama dalam penerapan Smart Campus adalah ketersediaan media informasi yang memudahkan pencarian lokasi fasilitas kampus, terutama ruang kelas. Dalam praktiknya, pencarian ruang kelas di perguruan tinggi masih sangat mengandalkan media tradisional seperti peta cetak dan papan pengumuman . Media tersebut kurang interaktif, sulit diperbarui, dan tidak dapat menyediakan informasi tambahan secara dinamis, yang sering menyebabkan kebingungan bagi mahasiswa baru, dosen tamu, dan pengunjung kampus. Beberapa penelitian telah mengembangkan peta kampus berbasis web dan aplikasi digital untuk membantu navigasi pengguna . , . Selain itu, studi terkait navigasi kampus menunjukkan bahwa pengguna sistem berbasis digital dapat meningkatkan efektivitas proses pencarian lokasi dibandingkan pendekatan tradisional . Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan kiosk interaktif berbasis layar sentuh yang memungkinkan pengguna memperoleh informasi secara mandiri tanpa bergantung pada perangkat pribadi . Namun, sebagian besar sistem informasi kampus masih bergantung pada koneksi internet dan tidak dirancang khusus sebagai aplikasi desktop yang dapat dijalankan secara offline . Selain itu, evaluasi tentang respons sistem dan kemudahan penggunaan pada sistem berbasis layar sentuh masih relatif terbatas. Dalam perspektif Human Computer Interaction (HCI), kualitas suatu sistem interaktif ditentukan bukan hanya oleh kelengkapan fitur, tetapi juga oleh kemudahan navigasi, kejelasan antarmuka (UI), dan respons sistem terhadap tindakan pengguna . Pengalaman pengguna . ser experienc. pada antarmuka sangat dipengaruhi oleh persepsi terhadap kecepatan respons dan umpan balik sistem . , . Oleh karena itu, pengukuran waktu tunda . dan evaluasi tingkat usability menjadi aspek penting dalam menilai kualitas sistem berbasis layar sentuh. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk mengukur tingkat kemudahan pengguna sistem adalah System Usability Scale (SUS), yang dinilai efektif dan sederhana untuk evaluasi sistem interaktif . , . Berdasarkan research gap tersebut, penelitian ini berfokus pada perancangan dan implementasi sistem untuk pemetaan lokasi kelas dan jadwal perkuliahan mahasiswa, berbasis layar sentuh dalam bentuk aplikasi desktop yang dapat dijalankan secara mandiri tanpa koneksi internet. Sistem yang dikembangkan kemudian dievaluasi melalui pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing, pengukuran waktu respons sistem, serta pengujian usability menggunakan metode SUS. Kontribusi penelitian ini terletak pada integrasi peta lokasi dan jadwal perkuliahan dalam satu aplikasi offline executable yang dilengkapi evaluasi teknis respons dan usability secara kuantitatif. II. METODE PENELITIAN Tahapan penelitian terdiri dari studi pendahuluan dan observasi, perancangan sistem, implementasi sistem, serta pengujian sistem. Proses penelitian diawali dengan studi pendahuluan dan observasi untuk mengidentifikasi permasalahan pencarian lokasi ruang kelas serta kebutuhan pengguna, yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan pengunjung kampus. Pada tahap ini dilakukan pengumpulan data berupa denah gedung dan informasi penggunaan ruang kelas sebagai dasar perancangan sistem. Perancangan sistem dilakukan dengan menyusun desain antarmuka pengguna . ser interfac. yang sesuai untuk perangkat layar sentuh menggunakan Figma, serta pembuatan peta digital 2D menggunakan AutoCad. Sistem kemudian diimplementasikan menjadi aplikasi desktop berbasis HTML dan CSS, yang dijalankan secara mandiri dalam format executable (. menggunakan Node. js sebagai runtime environment. Pengujian sistem meliputi pengujian fungsional, responsivitas, dan usability. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode Black Box Testing dengan cara menguji setiap fitur utama sistem, seperti menu peta lokasi, navigasi lantai, menu jadwal perkuliahan, untuk memastikan seluruh fungsi berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pengujian responsivitas dilakukan dengan ISSN: 2302-2191 (Prin. 3030-9964 (Onlin. Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock mengamati waktu tunda antara sentuhan pengguna pada layar dan munculnya respons visual sistem, yang diukur melalui analisis rekaman video interaksi pengguna sehingga diperoleh gambaran tingkat kecepatan respons sistem saat digunakan. Selanjutnya, pengujian usability dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang terdiri daari sepuluh pertanyaan dengan skala Likert lima tingkat, kemudia dikonversi menjadi skor usability dalam rentang 0-100. Pada Gambar 1 memperlihatkan alur tahapan penelitian mulai dari studi pendahuluan, perancangan, implementasi, pengujianm hingga penerapan sistem. Gambar 2 menunjukkan alur kerja sistem pemetaan lokasi ruang kelas berdasarkan interaksi pengguna pada antarmuka aplikasi. Gambar 1 Flowchart Penelitian Gambar 2 Flowchart Sistem Pemetaan Lokasi Ruang Kelas di Kampus A Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JTI, 15 . Februari, hal. 26 Ae 36 Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock i. HASIL DAN DISKUSI Hasil Implementasi Sistem Sistem pemetaan lokasi ruang kelas dan jadwal perkuliahan diimplementasikan dalam bentuk aplikasi desktop berbasis layar sentuh. Implementasi sistem meliputi halaman utama, halaman lobby, peta lokasi ruang kelas setiap lantai, halaman program studi, halaman semester, halaman menu jadwal perkuliahan, dan halaman rincian jadwal perkuliahan. 1 Halaman Utama Sistem Pada Gambar 3 menampilkan halaman utama aplikasi yang berfungsi sebagai titik awal interaksi Pada halaman ini tersedia dua menu utama, yaitu menu peta lokasi ruang kelas dan menu jadwal perkuliahan mahasiswa. Gambar 3 Hasil Implementasi Halaman Utama 2 Halaman Lobby Pada Gambar 4 menunjukkan halaman lobby, beserta penanda AyAnda berada di siniAy. Penanada tersebut berfungsi untuk membantu pengguna memahami orientasi awal sebelum melakukan pencarian ruang kelas. Pada bagian bawah halaman juga tersedia navigasi lantai untuk mengakses peta lokasi sesuai lantai yang dipilih. Gambar 4 Hasil Implementasi Halaman Lobby 3 Halaman Peta Lokasi Ruang Kelas Pada Gambar 5 . , . , . menampilkan denah dua dimenasi . D) ruang kelas pada Lantai 1, 2. Setiap ruang diberi label nama dan nomor ruangan untuk memudahkan identifikasi. Pengguna dapat melalukan navigasi antar lantai melalui tombol yang teredia. Pada Gambar 5 . , . , . memperlihatkan fitur tampilan penuh . pada peta Lantai 1, 2, dan 3. Fitur ini digunakan untuk memperjelas tata letak ruang kelas secara keseluruhan. ISSN: 2302-2191 (Prin. 3030-9964 (Onlin. Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock . Gambar a . , . , . Hasil Implementasi Halaman Peta Lokasi Ruang Kelas . , . , . Hasil Implementasi Halaman Zoom Penuh Layar 4 Halaman Program Studi Pada Gambar 6 menampilkan halaman pimilihan program studi yang tersedia di Kampus A Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma. Setiap program studi ditampilkan dalam bentuk tombol kotak yang dapat dipilih pengguna sebagai tahap awal untuk melihat jadwal perkuliahan Gambar 6 Hasil Implementasi Halaman Program Studi 5 Halaman Semester Pada Gambar 7 menampilkan halaman pemilihan semester yang tersedia dari semester 1 hingga Halaman ini berfungsi sebagai lanjutan dari pemilihan program studi dan dirancang dengan tata letak sederhana untuk mempercepat proses navigasi. Gambar 7 Hasil Implementasi Halaman Semester JTI, 15 . Februari, hal. 26 Ae 36 Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock 6 Halaman Jadwal Perkuliahan Mahasiswa Pada Gambar 8 menampilkan jadwal perkuliahan mahasiswa berdasarkan program studi dan semester yang sebelumnya sudah dipilih. Informasi jadwal disusun secara visual dalam bentuk kartu atau tabel yang memuat nama mata kuliah, waktu, ruangan, dan dosen pengampu. Gambar 8 Hasil Implementasi Halaman Jadwal Perkuliahan 7 Halaman Rincian Jadwal Perkuliahan Pada Gambar 9 . Ae . menunjukkan halaman rincian jadwal perkuliahan yang menampilkan informasi detail dari mata kuliah yang dipilih. Pada halaman ini ditampilkan deskripsi singkat mata kuliah serta visual pintu ruangan untuk membantu pengguna mengenali lokasi kelas. ISSN: 2302-2191 (Prin. 3030-9964 (Onlin. Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock . Gambar 2 . - . Hasil Implementasi Halaman Rincian Jadwal Perkuliahan Hasil Pengujian Fungsioanl (Black Box Testin. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian Black Box Testing disajikan pada Tabel 1. Tabel 1 Hasil Pengujian Black Box Testing Pengujian Hasil yang Diharapkan Kesimpulan Halaman Utama Menu Peta Lokasi Membuka aplikasi Mengklik menu peta lokasi Sistem berhasil menampilkan halaman utama aplikasi Sistem menampilkan halaman lobby Valid Halaman Lobby Menampilkan penanda posisi Sistem menampilkan penanda "Anda berada di sini" Valid Fungsi Valid JTI, 15 . Februari, hal. 26 Ae 36 Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock Kesimpulan Fungsi Pengujian Peta Lantai 1 Mengklik tombol Sistem berhasil menampilkan peta Valid Peta Lantai 2 Mengklik tombol Sistem berhasil menampilkan peta Valid Peta Lantai 3 Mengklik tombol Sistem berhasil menampilkan peta Valid Fitur Zoom Peta Mengklik tombol Zoom pada peta Sistem berhasil menampilkan peta dalam tampilan penuh Valid Navigasi Kembali Mengklik tombol Sistem kembali ke tampilan Valid Menu Jadwal Mengklik menu jadwal perkuliahan Sistem menampilkan halaman program studi Valid Program Studi Memilih program Sistem menampilkan halaman pilihan program studi Valid Semester Memilih semester Sistem menampilkan halamana pilihan semester Valid Mata Kuliah Memilih mata Sistem menampilkan jadwal Valid Rincian Jadwal Membuka detail Sistem menampilkan rincian jadwal Valid Navigasi Jadwal Menekan tombol Sistem kembali ke halaman Valid Hasil yang Diharapkan Berdasarkan Tabel 1 seluruh fitur sistem dinyatakan berjalan dengan baik tanpa ditemukan kesalahan fungsional. 3 Hasil Pengujian Respons Sistem Pengujian respons dilakukan untuk mengetahui waktu respon sistem terhadap sentuhan pengguna. Pengujian dilakukan menggunakan metode analisis frame by frame dengan frame rate 30 fps. Hasil pengujian respons pada peta lokasi ruang kelas untuk setiap lantai ditunjukkan pada Tabel 2 Tabel 2 Hasil Pengujian Respons Lantai 1, 2 dan 3 Lantai Delay Rata-rata . Lantai 1 238 ms Lantai 2 249 ms Lantai 3 222 ms Secara keseluruhan, rata-rata delay sistem untuk fitur peta lokasi adalah: Mean delay = 238 249 222 = 236,3 ms Berdasarkan Tabel 2 seluruh nilai delay berada di bawah 250 ms, yang menurut teori interaksi manusia dan komputer (HCI), masih termasuk dalam kategori respons yang dapat diterima untuk sistem Dengan rata-rata 236,3 ms, sistem masih berada dalam rentang yang tidak mengganggu persepsi kelancaran interaksi. Pengujian respons pada menu jadwal perkuliahan mahasiswa ditunjukkan pada Tabel 3. ISSN: 2302-2191 (Prin. 3030-9964 (Onlin. Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock Tabel 3 Hasil Pengujian Respons Jadwal Perkuliahan Mahasiswa Mata Kuliah Delay Rata-rata . Green Technology 199 ms Capstone Design Project 199 ms Sistem Kontrol Multivariabel 187 ms Optoelektronika 187 ms Arsitektur Sistem Komputer 174 ms Optimasi 174 ms Hasil Pengujian respons pada menu jadwal perkuliahan mahasiswa ditunjukkan pada Tabel 3. Nilai delay rata-rata berada pada rentang 174-199 ms, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 186,7 ms. Nilai ini lebih rendah dibandingkan fitur peta lokasi, yang menunjukkan bahwa kompleksitas grafis pada peta lantai memiliki ppengaruh terhadap waktu respons sistem. Distribusi delay menunjukkan bahwa seluruh sistem pengukuran terkonsentrasi pada rentang 170250 ms tanpa nilai ekstrem . Hal ini menandakan bahwa sistem memiliki stabilitas performa yang baik dan tidak mengalamu fluktasi respons yang signifikan. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasi bahwa sistem mapu memberikan respons yang cepat dan stabil dalam melakukan navigasi pencarian informasi ruang kelas dan jadwal perkuliahan mahasiswa. 4 Hasil Pengujian Usability (SUS) Pengujian usability dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) dengan melibatkan 30 responden. Hasil pengujian ditunjukkan pada Tabel 4. Tabel 4 Hasil Pengujian System Usability Scale Responden Total Responden SUS Responden 1 Responden 16 Responden 2 Responden 17 Responden 3 Responden 18 Responden 4 Responden 19 Responden 5 Responden 20 Responden 6 Responden 21 Responden 7 Responden 22 Responden 8 Responden 23 Responden 9 Responden 24 Responden 10 Responden 25 Responden 11 Responden 26 Responden 12 Responden 27 Responden 13 Responden 28 Responden 14 Responden 29 Responden 15 Responden 30 Jumlah Jawaban Seluruh Responden Oc yc Skor SUS Rata-rata Keseluruhan Total SUS Pengujian usability dengan menggunakan metode SUS melibatkan 30 responden dengan total skor kumulatif sebesar 980. Berdasarkan perhitungan, diperoleh skor SUS rata-rata 82, yang termasuk dalam kategore Grade A. Highly Acceptable, dan memiliki adjective rating AyExcellentAy. Hasil ini mengindikasikan bahwa sistem mudah dipelajari dan dapat digunakan dengan nyaman tanpa memerlukan pelatihan khusus. Tingginya skor usability ini memperkuat tingkat penerimaan sistem oleh pengguna serta mendukung implementasinya dalam lingkungan Smart Campus. JTI, 15 . Februari, hal. 26 Ae 36 Nadia Putri Pardani dan Bekti Yulianti: Prototipe Smartclass: Perancangan Sistem Absensi Otomatis Mahasiswa Berbasis RFID Terintegrasi Google Spreadsheet dan Smart Door Lock IV. KESIMPULAN Berdasarkan hasil perancangan, implementasi, dan pengujian sistem pemetaan lokasi ruang kelas dan jadwal perkuliahan berbasis layar sentuh di Kampus A Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma, dapat disimpulkan bahwa sistem ini berhasil dikembangkan dan berfungsi sesuai dengan tujuan penelitian. Sistem ini mampu menyediakan denah ruang kelas di Lantai 1, 2, dan 3 dalam bentuk peta dua dimensi . D) serta menampilkan jadwal kuliah mahasiswa berdasarkan program studi dan semester dalam aplikasi desktop berbasis layar sentuh. Hasil pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem, termasuk navigasi antar lantai, fitur zoom pada peta, serta akses menu jadwal perkuliahan, berjalan sesuai dengan spesifikasi yang telah dirancang tanpa ditemukan kesalahan Pengujian respons sistem juga menunjukkan bahwa waktu tunda . yang dihasilkan relatif singkat dan masih berada dalam batas toleransi interaksi aplikasi berbasis layar sentuh, sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengguna. Selain itu, evaluasi usability menggunakan metode System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata sebesar 82, yang menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan, mudah dipahami, serta diterima dengan baik oleh pengguna sebagai media informasi interaktif dalam lingkungan kampus. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada pengembangan sistem pemetaan ruang kelas berbasis layar sentuh yang dapat dijalankan secara offline serta dilengkapi dengan evaluasi kuantitatif terhadap aspek responsivitas dan usability. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai media informasi interaktif, tetapi juga mendukung implementasi konsep Smart Campus melalui penyediaan layanan informasi yang cepat, mandiri, dan mudah diakses. Sebagai rekomendasi pengembangan, sistem dapat diintegrasikan dengan database akademik real-time agar jadwal perkuliahan diperbarui secara otomatis serta dikembangkan untuk mendukung implementasi pada skala kampus yang lebih luas dengan cakupan gedung yang lebih banyak. Integrasi dengan sistem akademik online juga berpotensi meningkatkan efisiensi pengelolaan data dan memperkuat ekosistem layanan digital kampus secara menyeluruh. DAFTAR PUSTAKA