ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Edukasi Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Masa Pandemi Covid 19 dalam Meningkatkan Pengetahuan Rieza Zulfahmi Taftazani*1. Emma Kamelia2 Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Cilolohan No. 35 Kota Tasikmalaya, . 340186 e-mail co Author: *1eza. exact@gmail. ABSTRAK Kebersihan gigi dan mulut yang baik dapat diwujudkan melalui pengetahuan dan perilaku yang baik dan benar dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan adalah faktor yang membentuk perilaku seseorang. Pengetahuan yang kurang akan mengakibatkan perilaku dan sikap yang buruk terhadap pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Seperti kita ketahui, saat ini tengah terjadi pandemi Coronavirus Disease (COVID-. Tindakan perawatan gigi tidak luput dari sasaran karena penularannya dapat melalui pelepasan aerosol . ari penggunaan bur, alat ultrasonik, water/air syring. dan percikan . air liur ataupun darah dari rongga mulut pasien. Selain itu, resiko infeksi silang juga dapat terjadi di dalam ruang praktek perawatan gigi. Pemerintah mengimbau perawatan gigi untuk sementara ditunda dulu. Oleh sebab itu, tindakan preventif menjadi sangat penting saat ini untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut, salah satunya dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut secara efektif. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 6 SDN Condong. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini yaitu dengan upaya pendekatan dari tenaga kesehatan/Dosen kepada siswa SDN Condong dengan cara memberikan edukasi menjaga Kesehatan gigi dan mulut pada masa pandemic covid-19. Hasil dari kegiatan ini adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan penyuluhan berupa edukasi video menjaga Kesehatan gigi dan mulut. Kata Kunci : edukasi Kesehatan gigi dan mulut, pengetahuan, covid-19, siswa SD PENDAHULUAN Kesehatan mulut merupakan komponen integral dari Kesehatan umum. Hal ini juga menjadi jelas bahwa faktor-faktor penyebab dan risiko penyakit mulut sering sama dengan yang terlibat dalam penyakit umum. Kesehatan secara keseluruhan, kesejahteraan, pendidikan dan pengembangan anak, keluarga dan masyarakat dapat dipengaruhi oleh kesehatan mulut. Gigi dan mulut merupakan salah satu bagian tubuh yang berfungsi untuk mengunyah, berbicara dan mempertahankan bentuk Mengingat kegunaannya yang sangat penting maka perlu untuk menjaga ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 kesehatan gigi dan mulut agar dapat bertahan lama dalam rongga mulut, dengan kata lain bahwa kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral dari kesehatan tubuh secara keseluruhan yang tidak dapat dipisahkan dari kesehatan tubuh secara umum (Ahmad. ZF, 2. Penyebab lain tingginya masalah kesehatan gigi dan mulut adalah kurangnya pengetahuan tentang cara menjaga serta manfaat-manfaat yang diperoleh jika gigi dan mulut tetap sehat. Pengetahuan sangat erat hubungannya dengan pendidikan, dimana diharapkan bahwa dengan pendidikan yang tinggi maka orang tersebut akan semakin luas pula pengetahuannya. Upaya kesehatan gigi perlu ditinjau dari aspek lingkungan, pengetahuan, pendidikan, kesadaran masyarakat dan penanganan kesehatan gig termasuk pencegahan dan perawatan. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan masyarakat adalah melalui penyuluhan. Tujuan penyuluhan yaitu supaya peserta didik dapat mengerti dan menerapkan prinsip-prinsip pencegahan penyakit dalam kaitannya dengan kesehatan dan keselamatan dalam kehidupan sehari-hari (Yosa. A dan Gultom. E, 2. Perencanaan program penyuluhan/pelatihan merupakan serangkaian kegiatan yang disusun secara sistematis dan ditetapkan bersama untuk mengubah perilaku masyarakat kearah perilaku sehat. Pelatihan kesehatan gigi adalah usaha terencana dan terarah untuk menciptakan suasana agar seseorang atau kelompok masyarakat mau mengubah perilaku lama yang kurang menguntungkan untuk kesehatan gigi, menjadi lebih menguntungkan untuk kesehatan gigi (Louisa. et al, 2. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dan dapat berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan upaya pelihara diri. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat mengupayakan diri dalam usaha pencegahan penyakit gigi dan mulut. Penyampaian materi kepada sasaran selain harus sesuai dengan metode yang akan digunakan juga dipengaruhi oleh ada tidaknya alat bantu atau sarana media pendukung untuk penyampaian. Demonstrasi merupakan salah satu cara menyajikan informasi dengan cara mempertunjukkan secara langsung objeknya atau menunjukkan suatu prosedur. Penyajian ini disertai penggunaan alat peraga dan media sebagai alat bantu penyampaian materi dan sebaiknya diberikan kepada kelompok individu yang tidak terlalu besar jumlahnya agar berjalan efektif (Louisa, et al, 2. Untuk meningkatkan pengetahuan ini dapat dilakukan dengan pendidikan kesehatan atau penyuluhan. Dilihat dari segi usia rentannya anak yang terkena penyakit, maka penyuluhan terutama ditujukan pada golongan yang rawan terhadap gangguan kesehatan gigi dan mulut yaitu anak usia sekolah dasar. Oleh karena usia sekolah dasar yaitu usia 6-12 tahun merupakan usia transisi atau pergantian gigi desidui dengan gigi permanen . asa gigi bercampu. Di samping itu, anak usia sekolah dasar masih kurang dapat menjaga kebersihan gigi dan mulutnya. Menurut Wahyuningrum, upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut serta pembinaan kesehatan gigi pada anak usia sekolah dasar perlu mendapat perhatian khusus sebab ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 pada usia ini anak sedang menjalani proses tumbuh kembang. Keadaan gigi sebelumnya akan berpengaruh terhadap perkembangan kesehatan gigi pada usia dewasa nanti (Sumantri. et al, 2. Salah satu cara meningkatkan pengetahuan anak-anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya adalah dengan memberikan promosi kesehatan pada mereka (Kwan. L et al. , 2. Promosi kesehatan tidak hanya memberikan edukasi tentang cara menyikat gigi yang baik dan benar atau makanan yang sehat, tetapi juga dapat mendapat perhatian dari anak-anak dalam mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang baik tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut. Promosi kesehatan dengan metode ceramah atau demostrasi terbukti hanya memberikan efek jangka pendek pada anak. Demi membuat anak berminat dalam menerima edukasi, bisa dibantu dengan media yang menyenangkan, salah satunya dengan bantuan permainan (Malik. A et al. , 2. Berdasarkan survey awal yang dilakukan di SDN Condong Kota Tasikmalaya 58,4% di dapatkan pengetahuan tentang Kesehatan gigi dan mulut dengan kriteria buruk. Berdasarkan uraian diatas sehingga dianggap penting untuk melaksanakan kegiatan penyuluhan untuk meingkatkan pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut. METODE Metode pelaksanaan pada program pengabdian masyarakat ini yaitu dengan upaya pendekatan dari tenaga kesehatan/Dosen kepada siswa SDN Condong dengan cara memberikan edukasi menjaga Kesehatan gigi dan mulut pada masa pandemic covid-19 dan upaya pendekatan yang dapat dilakukan dengan cara penyuluhan dan pendampingan siswa SDN Condong. Metode pelaksanaan menggunakan metode analsis deskriptif yang menggambarkan karakteristik populasi atau fenomena yang sedang diamati. Adapun tahapan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai berikut : Persiapan Kegiatan Tahap kegiatan yang dilaksanakan : Survei tempat pelaksanaan kegiatan di SDN Condong Kota Tasikmalaya . Pembuatan proposal dengan judul AuEdukasi Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Masa Pandemi Covid 19 dalam Meningkatkan Pengetahuan Siswa Kelas 6 SDN Condong Kota TasikmalayaAy. Penyelesaian administrasi perijinan tempat dan lokasi pengabdian masyarakat di SDN Condong Kota Tasikmalaya. Mencari materi atau bahan dalam konteks kesehatan gigi dan mulut. Persiapan alat dan bahan kegiatan pengabdian masyarakat. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan setelah semua perijinan dan persiapan peralatan telah selesai. Dalam pelaksanaan kegiatan akan diberi pendidikan kesehatan gigi dan mulut oleh 3 (Tig. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Pelaksanaan kegiatan sebagai berikut : Kegiatan Metode Waktu Alat Penyuluhan Menyampaikan pokok bahasan Mengenai penularan covid-19 Penyuluhan kelainan dan penyakit yang terjadi pada gigi dan mulut antara lain, gigi berlubang, radang gusi dan karang gigi Menjelaskan pencegahan terjadinya penyakit gigi dan mulut pada masa pandemic covid-19 dengan cara menyikat gigi yang baik dan benar, pemilihan sikat gigi, waktu menyikat gigi, penggunaan alat bantu pembersih gigi, makanan yang merusak gigi, makanan yang pemeriksaan gigi/periksa gigi secara teratur Evaluasi keterampilan siswa dalam konteks menjaga Kesehatan gigi dan mulut Ceramah dan tanya Ceramah dan tanya Praktek Sabtu : 00 Ae Sabtu : 00 Ae Sabtu : 00 Ae LCD. Siswa SDN laptop Condong Praktek Sabtu : 00 Ae LCD. Siswa SDN laptop Condong Sasaran LCD. Siswa SDN laptop Condong LCD. Siswa SDN laptop. Condong Evaluasi Kegiatan Evaluasi kegiatan ini untuk mengetahui perkembangan hasil kegiatan berupa menguji pengetahuan Siswa SDN Condong dalam konteks menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui kuesioner HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SDN Condong Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Hari Jumat, 27 Mei 2022 dan Hari Selasa 23 Agustus 2022 bertempat di kelas VI SDN Condong Kota Tasikmalaya. Produk yang dihasilkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa video edukasi cara menjaga Kesehatan gigi di masa pandemic covid-19. Hal yang mendukung dari kegiatan pengabdian masyarakat di SDN Condong Kota Tasikmalaya adalah peserta sangat antusias dalam kegiatan dan hambatannya adalah jadwal pelaksanaan yang belum sesuai. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh dosen Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya setiap tahun yang merupakan bagian dari tugas dosen sebagai perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan bidang pendidikan. Sebagai tenaga kesehatan gigi, pengabdian kepada masyarakat diberikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan baik oleh instansi negeri maupun swasta Adanya berbagai permasalahan kesehatan gigi dan mulut yang ada di masyarakat maka tim pengusul peduli untuk berperan serta membantu memecahkan permasalahan kesehatan gigi dan mulut. Pelaksanaan pengabdian kepada ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 masyarakat akan berhasil apabila ada kerja sama antara semua pihak yang terlibat, diantaranya pihak Dinas pendidikan. Dinas Kesehatan melalui Puskesmas dan pihak-pihak yang dapat membantu terlaksananya program tersebut. Sehingga kesehatan gigi dan mulut dapat terpelihara dengan baik di masa pandemi Covid-19 ini khususnya melalui upaya promotif yang diberikan kepada masyarakat luas yang merupakan ujung tombak penggerak kesehatan dalam keluarga dengan mengajak seluruh anggota keluarga untuk membiasakan memelihara kesehatan gigi dan mulutnya di masa pandemi covid-19. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berjalan lancar, dihadiri oleh 25 siswa kelas VI SDN Condong Kota Tasikmalaya, dengan rentang usia 10-12 tahun, antusiasme peserta sangat luar biasa ini terlihat dari proses kegiatan yang sangat interaktif antara siswa dan pemateri. Menurut hasil kuesioner yang telah dilakukan bahwa rata-rata peserta mayoritas sudah mengetahui cara menjaga Kesehatan secara umum namun masih kurang mengetahui secara khusus tentang cara memelihara Kesehatan gigi di masa pandemic covid-19. Pihak sekolah / guru berharap kegiatan seperti ini agar dapat rutin dilakukan. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat sebelumnya bahwa Pengetahuan yang cukup menjadi dasar untuk dapat diwujudkan dalam perilaku kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, edukasi Kesehatan gigi dan mulut dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini. Hasil yang didapatkan berupa output penyuluhan dari kelompok yang sudah diberikan penyuluhan. Selanjutnya tim melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tahap 2 dengan memberikan materi edukasi cara menjaga Kesehatan gigi di masa pandemic covid-19. Selanjutnya tim melakukan kegiatan pengabdian kepada siswa tahap 3 yaitu evaluasi tentang pengetahuan siswa di masa pandemic Covid-19. Adapun hasil kuesioner tentang pengetahuan menjaga Kesehatan gigi dan mulut di masa pandemic covid-19 dapat dilihat pada tabel dibawah Tabel 4. N-Gain Pengetahuan Kesehatan Pre Tes dan Post Tes Keterangan Rata-Rata Std. Deviasi Pre Tes 58,83 Post Tes 80,37 1 Pretest Rata-rata Rata-rata Posttest Gambar 1. Grafik Perolehan Rata-rata Pretest. Posttes, dan N Gain Pengetahuan Kesehatan ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 KESIMPULAN Penyuluhan menggunakan video tentang edukasi menjaga Kesehatan gigi dan mulut di masa pandemic covid-19 dapat meningkatkan pengetahuan siswa Kelas VI SDN Condong Kota Tasikmalaya. Setelah dilakukan evaluasi diharapkan dapat meningkatkan perilaku siswa SD dalam menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat atau kepatuhan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut di masa pandemi COVID-19 SARAN Perlu dilakukan evaluasi untuk melihat keberlanjutan kegiatan edukasi menjaga kesehatan gigi dan mulut dan pihak sekolah disarankan dapat menyampaikan materi terkait bagi kelas-kelas lain yang belum mendapatkan edukasi tersebut. DAFTAR PUSTAKA