JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Analisis Faktor yang Mempengaruhi Prediksi Peringkat Obligasi (Studi Kasus Perusahaan Keuangan yang Terdaftar di BEI Tahun 2022-2. Fathurrahman1. Sofyan Hakim2. Andrea Geovani3 1,2,3 IAIN Palangka Raya. Kalimantan Tengah. Indonesia Email: 1govinda. 07@gmail. com, 2sofyan. hakim @iain-palangkaraya. id, 3andrea. vani06@gmail. Email Penulis Korespondensi: 1govinda. 07@gmail. AbstrakOe Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji bagaimana ukuran bisnis, profitabilitas, likuiditas, dan leverage memengaruhi prediksi peringkat obligasi untuk perusahaan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022Ae2024. Ketika mengevaluasi risiko investasi dalam instrumen utang, peringkat obligasi merupakan metrik yang penting, terutama bagi investor yang mencari opsi investasi yang sangat aman. Untuk mengevaluasi hubungan antara variabel, penelitian ini menggabungkan metode penelitian eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Lima belas perusahaan keuangan yang memenuhi kriteria purposive sampling menjadi sampel penelitian. Catatan keuangan dari PEFINDO dan Bursa Efek Indonesia menjadi sumber data. Regresi linier berganda dengan pengujian simultan . ji F) dan parsial . adalah teknik analisis data yang digunakan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peringkat obligasi dipengaruhi secara signifikan oleh ukuran perusahaan, profitabilitas, likuiditas, dan leverage secara Secara parsial, variabel profitabilitas dan ukuran perusahaan memiliki efek positif yang signifikan terhadap peringkat obligasi, sedangkan likuiditas dan leverage menunjukkan hasil yang bervariasi tergantung pada kondisi keuangan perusahaan yang Diharapkan bahwa kesimpulan penelitian ini akan membantu otoritas, bisnis, dan investor memahami variabel yang memengaruhi evaluasi peringkat obligasi di Indonesia. Kata Kunci: Peringkat Obligasi. Profitabilitas. Likuiditas. Leverage. Firm Size. Perusahaan Keuangan. BEI AbstractOe The purpose of this study is to examine how business size, profitability, liquidity, and leverage affect bond rating prediction for financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2022Ae2024. When marketing investment risks in debt instruments, bond ratings are an important metric, especially for investors looking for very safe investment options. disseminate the relationship between variables, this study combines explanatory research methods with a quantitative approach. Fifteen financial companies that meet the purposive sampling criteria become the research samples. Financial records from PEFINDO and the Indonesia Stock Exchange are the data sources. Multiple linear regression with simultaneous (F tes. and partial . testing is the data analysis technique used. The findings of the study indicate that bond ratings are significantly affected by company size, profitability, liquidity, and leverage simultaneously. Partially, the variables of profitability and company size have a significant positive effect on bond ratings, while liquidity and leverage show varying results depending on the financial condition of the company studied. It is expected that the conclusions of this study will help authorities, businesses, and investors understand the variables that affect bond rating evaluation in Indonesia. Keywords: Bond Rating. Profitability. Liquidity. Leverage. Firm Size. Financial Companies. IDX. PENDAHULUAN Pasar modal telah berkembang menjadi sebuah pilihan investasi dan mendapatkan sorotan bagi kalangan Salah satu instrumen yang mendapatkan perhatian tinggi dari investor adalah obligasi. Obligasi menawarkan imbal hasil tetap dan risiko yang dihadapi juga lebih rendah dibandingkan dengan investasi saham, sehingga menjadi pilihan menarik terutama bagi investor pemula dan mereka yang menghindari risiko tinggi. Dalam konteks ini, peringkat obligasi menjadi indikator utama dalam menilai kelayakan suatu investasi pada instrumen utang Peringkat tersebut mencerminkan kemampuan penerbit obligasi dalam memenuhi kewajiban keuangannya, baik bunga maupun pokok pinjaman, pada saat jatuh tempo. Peringkat obligasi dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu investment grade dan non-investment grade. Obligasi yang tergolong dalam investment grade dianggap lebih aman karena menunjukkan kemampuan perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawab keuangannya secara Sementara itu, obligasi non-investment grade cenderung berisiko tinggi dan sulit diakses oleh perusahaan yang tidak memiliki kredibilitas kuat di mata investor. Pada sektor industri keuangan, sebagian perusahaan besar yang telah terdata di Bursa Efek Indonesia (BEI) umumnya memperoleh peringkat investment grade. Kondisi ini mencerminkan kemampuan perusahaan-perusahaan tersebut dalam mengelola struktur permodalan secara efektif serta menjalankan kewajiban keuangan dengan baik. Meskipun peringkat obligasi menjadi salah satu acuan utama, keputusan investasi yang diambil oleh investor tidak sepenuhnya bergantung pada aspek tersebut. Faktor-faktor internal perusahaan, seperti tingkat profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan . irm siz. , turut memainkan peran signifikan dalam memengaruhi keputusan investasi serta penilaian terhadap peringkat obligasi. Beberapa penelitian sebelumnya telah mengkaji pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap peringkat obligasi. Suwarti dan Kurniawan . dalam penelitiannya menunjukkan bahwa tingkat profitabilitas yang diindikasikan melalui Return on Assets (ROA) berpengaruh positif secara signifikan terhadap peringkat obligasii. Namun. Kustiyaningrum . melaporkan hasil yang berbeda, yakni yaitu profibilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peringkat obligasi. Variabel leverage juga menunjukkan temuan yang beragam. This is an open access article under the CCAeBY-SA license Fathurrahman. Copyright A 2025. JUMIN. Page 1680 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 09/04/2025. Accepted: 15/04/2025. Published: 24/04/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Putra dan Aditya . menemukan bahwa leverage berpengaruh positif signifikan terhadap peringkat obligasi, sedangkan Veronica . menyatakan leverage tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Pada sisi likuiditas, penelitian Burton dan Hardwick . menunjukkan bahwa tingkat likuiditas tinggi meningkatkan prediksi peringkat obligasi, namun Imelda dan Mahendra . menyatakan tidak terdapat pengaruh likuiditas terhadap peringkat tersebut. Demikian pula, ukuran perusahaan menurut Sari dan Badjra . serta Nurzaman dan Nurdiana . Dari uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat ketidakjelasan dan perbedaan hasil penelitian sebelumnya terkait faktor-faktor yang mempengaruhi peringkat obligasi. Hal ini menunjukkan adanya gap penelitian yang perlu ditelusuri lebih lanjut, khususnya dalam konteks perusahaan keuangan di Indonesia pada periode pascapandemi COVID-19. Masa ini merupakan masa pemulihan ekonomi yang juga diwarnai oleh tantangan global, seperti krisis energi, ketidakpastian geopolitik, serta kebijakan moneter domestik berupa kenaikan suku bunga oleh Bank Indonesia untuk mengendalikan inflasi . Periode tahun 2022Ae2023 menjadi sangat relevan untuk dianalisis karena mencerminkan dinamika sektor keuangan Indonesia yang kompleks. Banyak perusahaan keuangan meningkatkan penerbitan obligasi untuk mendukung ekspansi bisnis dan pemulihan setelah pandemi. Selain itu, regulasi pemerintah yang semakin ketat dalam hal transparansi dan pengelolaan risiko menjadi faktor yang turut mempengaruhi peringkat Transformasi digital yang pesat dalam sektor keuangan juga berkontribusi terhadap stabilitas kinerja keuangan perusahaan yang tercermin dalam peringkat obligasi mereka . Berdasarkan latar belakang dan analisis kesenjangan tersebut, ptudi ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap prediksi peringkat obligasi pada perusahaan sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022 hingga 2024. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi investor, manajemen perusahaan, dan otoritas pengawas dalam memahami determinan utama yang memengaruhi penilaian peringkat obligasi, serta sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi yang lebih akurat. METODOLOGI PENELITIAN 1 Jenis Metode Penelitian Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif berbasis explanatory research, dengan tujuan untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel independen terhadap variabel dependen berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dirumuskan . Pendekatan ini digunakan untuk memperoleh gambaran yang jelas mengenai pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap prediksi peringkat obligasi pada perusahaan keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022Ae2024. 2 Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam studi ini mencakup seluruh perusahaan yang bergerak di sektor keuangan dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022 hingga 2023. Pemilihan sektor keuangan didasarkan pada fakta bahwa sektor ini mendominasi penerbitan obligasi di Indonesia dan umumnya memperoleh peringkat investment grade dari lembaga pemeringkat seperti PEFINDO . Metode pemilihan sampel yang diterapkan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan ketentuan: Perusahaan secara konsisten menerbitkan laporan keuangan tahunan selama periode observasi. Perusahaan yang telah memperoleh peringkat obligasi dari PEFINDO. Perusahaan yang diklasifikasikan dalam investment grade. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh sampel penelitian sebanyak 15 perusahaan yang berasal dari sektor 3 Jenis dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang diunduh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia . , serta data pemeringkatan obligasi yang diakses dari PEFINDO . Data yang dikumpulkan meliputi variabel-variabel keuangan, seperti profitabilitas, likuiditas, leverage, ukuran perusahaan, serta data peringkat obligasi. 4 Definisi Operasional Variabel Profitabilitas (X. : Diukur melalui Return on Assets (ROA), yang merefleksikan kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atas keseluruhan aset yang dikuasai. Likuiditas (X. : Diukur melalui Current Ratio (CR), yang merepresentasikan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancar atau jangka pendeknya. Leverage (X. : Debt to Asset Ratio (DAR) digunakan sebagai indikator yang menggambarkan seberapa besar porsi aset perusahaan yang diperoleh melalui pembiayaan utang. Ukuran Perusahaan/Firm Size (X. : Diukur menggunakan logaritma natural dari total aset perusahaan (Ln Total Ase. , yang berfungsi sebagai proksi untuk menggambarkan ukuran perusahaan. Peringkat Obligasi (Y): Peringkat obligasi yang diterbitkan oleh PEFINDO terhadap perusahaan penerbit obligasi terbagi ke dalam dua kategori, yaitu investment grade dan non-investment gradegrade. This is an open access article under the CCAeBY-SA license Fathurrahman. Copyright A 2025. JUMIN. Page 1681 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 09/04/2025. Accepted: 15/04/2025. Published: 24/04/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin 5 Teknik Pengumpulan Data Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, dengan menghimpun informasi, dokumen resmi, seperti catatn laporan tahunan perusahaan, laporan peringkat obligasi yang diterbitkan oleh PEFINDO, serta sumber data sekunder lainnya yang relevan . Data yang telah dikumpulkan kemudian disaring berdasarkan kriteria seleksi yang telah ditentukan melalui metode purposive sampling. 6 Metode Analisis Data Metode analisis data yang digunakan melalui pendekatan statistik deskriptif dan analisis data inferensial. Analisis inferensial diterapkan dengan menggunakan metode analisis regresi linear berganda guna menguji pengaruh dari variabel independen terhadap variabel dependen, yang dirumuskan dalam bentuk persamaan regresi berikut: Y = 1X1 2X2 3X3 4X4 A Keterangan: Y : Rating obligasi (Variabel Depende. : Konstanta X1 : profitabilitias X2 : Likuiditas X3 : Leverage X4 : firm size : Koefisien Variabel-Variabel Bebas A : Standar Error Pengujian hipotesis dilakukan dengan: Uji t . digunakan untuk menganalisis pengaruh secara individual dari setiap variabel independen terhadap variabel dependen. Uji F . digunakan untuk menguji pengaruh secara bersama-sama dari seluruh variabel independen terhadap variabel dependen. Koefisien determinasi (RA) digunakan untuk mengukur seberapa besar kontribusi variabel independen dalam menjelaskan variasi yang terjadi pada variabel dependen. 7 Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik merupakan uji prasayarat yang digunakan untuk melakukan analisis data sebelum data diuji dengan analisis regresi linear berganda. Data akan diuji dengan melaksanakan serangkaian uji asumsi klasik untuk memastikan bahwa model analisis regresi yang digunakan telah memenuhi kriteria BLUE (Best Linear Unbiased Estimato. Uji Prasayarat atau uji asumsi klasik yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Uji Normalitas data, yang digunakan untuk menguji distribusi data normal atau tidak normal. Uji Multikolinearitas, yang dipakai untuk mendeteksi apakah terdapat hubungan atau korelasi di variabel Uji Autokorelasi, yang bertujuan untuk memastikan bahwa tidak terjadi korelasi berantai antar residual. Uji Heteroskedastisitas, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi adanya perbedaan varians residual pada model regresi yang dibangun. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Uji Normalitas Data Tabel 1. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Residual Normal Parametersa,b Most Extreme Differences Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative This is an open access article under the CCAeBY-SA license Fathurrahman. Copyright A 2025. JUMIN. Page 1682 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 09/04/2025. Accepted: 15/04/2025. Published: 24/04/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Beirdasarkan tabeil, hasil dari uji normalitas data deingan uji onei samplei kolmogrov-smirnov meinunjukkan bahwa nilai reisidual pada jumlah sampeil . seibanyak 30 adalah 0,200. Deingan deimikian data dari peineilitian ini teirdistribusi seicara normal kareina nilai reisidual leibih beisar dari nilai signifikansi yang teilah diteitapkan yaitu 0,05 atau 0,200 > 0,05 seihingga modeil reigreisi dapat digunakan untuk peingujian hipoteisis. 2 Uji Multikolinearitas Tabel 2. Hasil Uji Multikolinearitas Coefficientsa Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients (Constan. Std. Error Collinearity Statistics Beta Sig. Tolerance VIF LN Likuiditas LN Leverage LN Firm Size Profitabilitas Beirdasarkan tabeil tersebut, dapat dikeitahui nilai VIF dan toleirancei untuk tiap-tiap variabeil peineilitian seibagai Nilai VIF untuk variabeil Profitabilitas (X. 112 < 10 dan nilai toleirancei seibeisar 0. 899 > 0,10 seihingga variabeil Profitabilitas dinyatakan tidak teirjadi geijala multikolinieiritas. Nilai VIF untuk variabeil Likuiditas (X. 874 < 10 dan nilai toleirancei seibeisar 0. 534 > 0,10 seihingga variabeil Likuiditas dinyatakan tidak teirjadi geijala multikolinieiritas. Nilai VIF untuk variabeil Leverage (X. 083 < 10 dan nilai toleirancei seibeisar 0,923 > 0,10 seihingga variabeil Leverage dinyatakan tidak teirjadi geijala multikolinieiritas. Nilai VIF untuk variabeil Firm Size (X. 878 < 10 dan nilai toleirancei seibeisar 0,532 > 0,10 seihingga variabeil Firm Size dinyatakan tidak teirjadi geijala multikolinieiritas. 3 Uji Autokorelasi Tabel 3. Hasil Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. LN Firm Size. LN Profitabilitas. LN Leverage. LN Likuiditas Dependent Variable: LN Rating Obligasi Berdasarkan tabel tersebut, dapat diketahui bahwa analisis model regresi dalam penelitian tidak mengindikasikan adanya autokorelasi. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Durbin-Watson (DW) yang berada di atas batas dU dan di bawah nilai 4 - dU . 738< 1. 808 < 2. 4 Uji Heteroskedastisitas Tabel 4. Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Unstandardized Coefficients Model 1 (Constan. Std. Error LN Profitabilitas LN Likuiditas Standardized Coefficients Beta Sig. This is an open access article under the CCAeBY-SA license Fathurrahman. Copyright A 2025. JUMIN. Page 1683 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 09/04/2025. Accepted: 15/04/2025. Published: 24/04/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin LN Leverage LN Firm Size Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas yang disajikan dalam tabel menggunakan uji Glejser, dapat diperoleh nilai signifikansi untuk variabel Profitabilitas (X. Likuiditas (X. Leverage (X. , dan Firm Size (X. yang seluruhnya lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, sesuai dengan kriteria dalam pengambilan keputusan, dan dapat disimpulkan model regresi tidak mengindikasikan adanya gejala heteroskedastisitas. 5 Uji Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 5. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model LN Profitabilita LN Likuiditas LN Leverage LN Firm Size (Constan. Std. Error Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Dependent Variable: LN Rating Obligasi Dalam meinjawab peirmasalahan peineilitian yang ada dalam peineilitian ini digunakan analisis reigreisi lineiar Analisis ini digunakan untuk meingeitahui keiteirgantungan antara variabeil beibas (X) dan variabeil teirikat (Y), beirdasarkan analisis reigreisi lineiar beirganda dihasilkan peirsamaan beirikut : LnY = a b1LnX1 b2LnX2 b3LnX3 b4LnX4 ei LnY = -4,222 0,103 LnX1 0,035LnX2 - 0,039 LnX3 1,715 LnX4 ei Keiteirangan : Y = Rating Obligasi X1 = Profitabillitas X2 = Likuiditas X3 = Leverage X4 = Firm Size Beirdasarkan hasil peirsamaan reigreisi lineiar beirganda, masing-masing variabeil meinjeilaskan bahwa: Konstanta () = -4,222 Artinya, jika semua variabel independen (Profitabilitas. Likuiditas. Leverage, dan Firm Siz. bernilai nol, maka nilai dasar peringkat obligasi adalah -4,222. Koefisien Profitabilitas . = 0,103 Setiap kenaikan Profitabilitas sebesar 1%, dengan asumsi variabel lain tetap, akan meningkatkan peringkat obligasi sebesar 0,103%. Koefisien Likuiditas . = 0,035 Setiap kenaikan Likuiditas sebesar 1%, dengan variabel lain tetap, akan meningkatkan peringkat obligasi sebesar 0,035%. Koefisien Leverage . = -0,039 Setiap kenaikan Leverage sebesar 1%, dengan variabel lain tetap, akan menurunkan peringkat obligasi sebesar 0,039%. Koefisien Firm Size . = 1,715 Setiap kenaikan ukuran perusahaan (Firm Siz. naik dengan besaran 1%, dengan variabel lainnya tetap, akan menghasilkan peningkatan peringkat obligasi sebesar 1,715%. 6 Uji Parsial . Tabel 5. Hasil Uji Parsial . Coefficientsa This is an open access article under the CCAeBY-SA license Fathurrahman. Copyright A 2025. JUMIN. Page 1684 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 09/04/2025. Accepted: 15/04/2025. Published: 24/04/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Standardized Unstandardized Coefficients Model (Constan. Coefficients Std. Error Beta LN Profitabilitas LN Likuiditas LN Leverage LN Firm Size Sig. Dependent Variable: LN Rating Obligasi Beirdasarkan hasil pada tabeil 4. 8 maka dapat dijeilaskan seibagai beirikut: Profitabilitas (X. Nilai t-hitung sebesar 6,654, lebih besar dari t-tabel . , dengan signifikansi 0,000 . ebih kecil dari 0,. Artinya, profitabilitas memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi. Maka, hipotesis yang pertama(H. Likuiditas (X. Nilai t-hitung sebesar 0,603, lebih kecil dari t-tabel . , dengan signifikansi 0,552 . ebih besar dari 0,. Artinya, likuiditas tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peringkat obligasi. Maka, hipotesis kedua (H. Leverage (X. Nilai t-hitung sebesar -0,839, lebih kecil dari t-tabel . , dengan signifikansi 0,409 . ebih besar dari 0,. Ini menunjukkan leverage tidak memberikan pengaruh signifikan, bahkan cenderung negatif, terhadap peringkat Maka, hipotesis ketiga (H. Firm Size (X. Nilai t-hitung sebesar 2,547, lebih besar dari t-tabel . , dengan signifikansi 0,017 . ebih kecil dari 0,. Berdasarkan hal tersebut menunjukan ukuran dari perusahaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi. Maka, hipotesis keempat (H. 7 Uji Simultan . Tabel 5. Hasil Uji Simultan . ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Dependent Variable: LN Rating Obligasi Predictors: (Constan. LN Firm Size. LN Leverage. LN Profitabilitas. LN Likuiditas Berdasarkan tabel diatas dapat dijelaskan bahwa pengujian simultan memiliki nilai fhitung yaitu sebesar 18. lebih besar dari ftabel yaitu sebesar 4. 225 dan nilai signifikan 0. 000 lebih kecil dari 0. Hal ini menunjukkan bahwa variabel independen yaitu Profitabilitas. Likuiditas. Leverage dan Firm Size berpengaruh secara simultan teirhadap variabel dependen yaitu Rating Obligasi. 8 Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 5. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Model Summary Model R Square Adjusted R Std. Error of the Square Estimate This is an open access article under the CCAeBY-SA license Fathurrahman. Copyright A 2025. JUMIN. Page 1685 Terakreditasi SINTA 5 SK :72/E/KPT/2024 Submitted: 09/04/2025. Accepted: 15/04/2025. Published: 24/04/2025 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [JUMIN] Volume 6 No 3 Edisi Mei - Agustus 2025. Page 1680-1686 ISSN 2808-005X . edia onlin. Available Online at http://ejournal. org/index. php/jumin Predictors: (Constan. LN Firm Size. LN Leverage. LN Profitabilitas. LN Likuiditas Beirdasarkan tabeil di atas dapat dijeilaskan hasil peirhitungan meinggunakan program SPSS dikeitahui bahwa: Nilai R Squarei seibeisar 0. 742 atau sama deingan 74,2% beirarti variabeil Profitabilitas. Likuiditas. Leverage dan Fim Size dapat meinjeilaskan Rating Obligasi seidangkan sisanya 25,8% dijeilaskan oleih variabeil lain di luar peineilitian. Eirror of eistimatei . tandar deivias. artinya meinilai ukuran variasi dari nilai yang dipreidiksi. Dalam peineilitian ini Standar deivisiasinya adalah . 09525 yang mana seimakin keicil standar deiviasi beirarti modeil reigreisi seimakin baik. KESIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap prediksi peringkat obligasi pada perusahaan sektor keuangan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022 hingga 2024. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap peringkat obligasi. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tingkat laba yang tinggi dan aset yang besar cenderung memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memenuhi kewajiban keuangannya, sehingga meningkatkan kepercayaan investor. Sebaliknya, likuiditas dan leverage tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap peringkat obligasi. Meskipun kedua variabel tersebut secara teori berhubungan dengan risiko keuangan perusahaan, temuan ini menunjukkan bahwa dalam konteks penelitian ini, keduanya belum terbukti secara statistik memengaruhi peringkat obligasi secara langsung. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa profitabilitas dan ukuran perusahaan merupakan faktor dominan dalam menentukan peringkat obligasi, sedangkan pengaruh likuiditas dan leverage memerlukan kajian lebih lanjut untuk pemahaman yang lebih mendalam. REFERENCES