Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry DETERMINAN NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA Erni Puji Astutik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Atma Bhakti Surakarta ernipujiastutik84@gmail. Rima Parawati Bala Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Atma Bhakti Surakarta parawatibala@yahoo. Suci Eriesty Putry Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Atma Bhakti Surakarta riesty@gmail. ABSTRACT The purpose of this research is to examine the effect of Profitability, corporate governance . oard siz. and Capital Structure to Price to book value (PBV) which is a measurement of company value. This study uses Ordinary Least Square (OLS) test. The sample used is a non-financial company in Indonesia Stock Exchange in 2012 until 2016. Variables tested in this research is the development of variables used by Sri Hermuningsih, . Company value is used as a dependent variable. The result of this research mentioned that there is a positive and significant correlation between variable net profit margin (Profitabilit. to company value, while for capital structure variable and board size have negative relation and insignificant with company value. Keywords: corporate value, corporate governance, profitability, capital structure. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh Profitabilitas, corporate governance . oard siz. dan Struktur Modal terhadap Price to book value (PBV) yang merupakan pengukuran dari nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan uji Ordinary Least Square (OLS). Sampel yang digunakan adalah perusahaan non keuangan di Bursa Efek Indonesia tahun 2012 sampai tahun 2016. Variabel yang diujikan dalam penelitian ini adalah pengembangan dari variabel yang digunakan oleh Sri Hermuningsih, . Nilai perusahaan digunakan sebagai variabel dependen. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara variabel net profit margin . terhadap nilai perusahaan, sedangkan untuk variabel struktur modal dan board size memiliki hubungan negatif dan tidak signifikan dengan nilai perusahaan. Kata Kunci: nilai perusahaan, corporate governance, profitabilitas, struktur modal. Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry PENDAHULUAN Didirikannya sebuah perusahaan memiliki tujuan yang jelas. Tujuan berdirinya perusahaan yang pertama adalah untuk mencapai keuntungan maksimal atau laba yang sebesar-besarnya. Tujuan perusahaan yang kedua adalah ingin memakmurkan pemilik perusahaan atau para pemilik saham. Sedangkan tujuan yang ketiga adalah memaksimalkan nilai perusahaan yang tercermin pada harga saham (Sari, 2. Hanya saja penekanan yang ingin dicapai perusahaan berbeda antara yang satu dengan yang lain (Agnes, 2. Nilai perusahaan tercermin dari harga sahamnya (Kurnia, 2. Harga saham yang tinggi membuat nilai perusahaan juga tinggi, dan meningkatkan kepercayaan pasar tidak hanya terhadap kinerja perusahaan tetapi juga pada perusahaan di masa yang akan dating (Cahyanto, 2. Harga saham yang umum digunakan mengacu pada harga penutupan . losing pric. , dan merupakan harga yang terjadi pada saat saham diperdagangkan di pasar (Dewi, 2. Menurut (Brigham, 2. , nilai perusahaan adalah sangat penting karena dengan adanya nilai perusahaan yang tinggi maka akan diikuti oleh tingginya kemakmuran pemegang saham. Semakin tinggi harga saham maka akan semakin tinggi nilai Nilai perusahaan yang tinggi sangat diinginkan oleh para pemegang saham, sebab nilai perusahaan menunjukkan kemakmuran bagi pemegang saham pun juga Kekayaan pemegang saham dan perusahaan dipresentasikan oleh harga pasar dari saham yaitu tercermin dari keputusan investasi, pendanaan, dan manajemen aset (Fajriati, 2. Beberapa faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan, diantaranya profitabilitas, struktur modal dan corporate governance (Repi, 2. (Rahmawati A. , 2. Profitabilitas merupakan kemampuan dari suatu perusahaan yang merupakan bagian kanan neraca, sedangkan struktur modal merupakan pembiayaan pembelanjaan permanen, terutama berupa hutang jangka panjang, saham preferen dan modal saham biasa, tetapi tidak semua masuk dalam kredit jangka pendek (Pangulu, 2. Profitabilitas yang tinggi menunjukkan prospek perusahaan yang baik, sehingga investor akan merespon positif sinyal tersebut dan nilai perusahaan akan meningkat (Prasetyorini, 2. Profitabilitas adalah gambaran dan kinerja manajemen dalam mengelola perusahaan. Pengukuran profitabilitas dapat menggunakan beberapa Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry indikator seperti laba operasi, laba bersih, tingkat pengembalian investasi / aktiva, dan tingkat pengembalian akuitas pemilik (Manu, 2. Profitabilitas menggambarkan kemampuan badan usaha untuk menghasilkan laba dengan menggunakan seluruh modal yang dimiliki (Mardiyati, 2. Profitabilitas penting dalam usaha mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka panjang, karena profitabilitas menunjukkan apakah badan usaha tersebut mempunyai prospek yang baik di masa yang akan datang. Dengan demikian badan usaha akan selalu berusaha meningkatkan profitabilitasnya, karena semakin tinggi tingkat profitabilitas maka kelangsungan hidup badan usaha tersebut akan lebih terjamin (Yunus, 2. Corporate governance mempunyai tujuan yaitu untuk menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang berkepentingan (Winarto, 2. Dalam mekanisme corporate governance yang efektif, akan dapat berdampak besar pada kebebasan perusahaan dalam pengambilan keputusan secara tepat waktu dalam suatu bisnis yang dijalankan oleh perusahaan, yang hal ini dapat berakibat peningkatan nilai perusahaan (Ukhriyawati, 2. Kinerja dan ukuran memiliki efek positif secara signifikan terhadap kompensasi eksekutif (Ulupui, 2. Penelitian terdahulu yang berhubungan dengan nilai perusahaan dilakukan oleh (Hermuningsih, 2. dimana diteliti tentang pengaruh profitabilitas, growth opportunity, struktur modal terhadap nilai perusahaan. Studi empiris pada perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2006-2010. Dengan sampel 150 perusahaan menggunakan variabel dependen yaitu nilai perusahaan. Variabel independennya yaitu profitabilitas, growth opportunity, dan struktur modal. Hasil penelitian ini adalah . variabel profitabilitas, growth opportunity dan struktur modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. variabel struktur modal sebagai variabel intervening berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Penelitian lainnya oleh (Rahmawati A. , 2. juga meneliti tentang pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, struktur modal, dan keputusan investasi terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian dilakukan pada perusahaan sektor properti, real estate, dan building construction yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian ini adalah . corporate governance meliputi board size, board independence, dan board intensity dan profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. ownership structure berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry . cash holding atau kepemilikan kas dan leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. dividend payout ratio (DPR) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Berdasarkan uraian tersebut, penelitian ini mendesak dilakukan agar dapat mengetahui tentang Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang diukur dengan menggunakan rasio keuangan perusahaan dan beberapa variabel pengukur. Analisis regresi yang akan digunakan menggunakan Ordinary Least Square (OLS). Analisis linier Ordinary Least Square (OLS) digunakan untuk menguji pengaruh Profitabilitas. Corporate Governance (Board Siz. , dan Struktur Modal terhadap Nilai perusahaan yang diproksikan melalui price to book value (PBV). Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi . Nilai Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan seberapa besar memberikan kontribusi terhadap peningkatan maupun penurunan Nilai Perusahaan dari masing masing faktor tersebut. METODE PENELITIAN Penelitian ini akan diselesaikan dengan langkah-langkah sebagai berikut: Menentukan posisi penelitian Studi ini dilakukan dengan membaca referensi dan jurnal-jurnal penelitian yang memberikan informasi pada faktor-faktor penentu nilai perusahaan. Selain itu juga untuk melihat posisi penelitian sehingga dapat menemukan state of the art riset yang diusulkan ini. Pencarian data perusahaan manufaktur Pada bagian ini, dilakukan pencarian data perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia untuk dijadikan data penelitian. Data yang dikumpulkan adalah data perusahaan manufaktur antara tahun 2012 sampai dengan tahun 2016. Identifikasi determinan nilai perusahaan Bagian ini merupakan bagian paling penting dari riset ini, yaitu melakukan identifikasi faktor-faktor yang menentukan nilai perusahaan. Faktor-faktor yang di identifikasi diantaranya profitabilitas dan struktur modal. Sedangkan berdasarkan kajian referensi maka perlu ditambahkan faktor corporate governance sebagai state of the art dari penelitian ini. Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Analisis determinan nilai perusahaan Pada tahap ini akan dilakukan analisis data berupa kerterkaitan profitabilitas, struktur data dan corporate governance terhadap nilai perahaan. Hasil uji keterkaitan ini akan menunjukkan seberapa dominan masing-masing faktor tersebut terhadap nilai ANALISIS DAN PEMBAHASAN Analisis dan pengujian dari penelitian ini, dilakukan dalam beberapa tahapan diantara adalah Uji statistik diskriptif Untuk mengetahui distribusi data dari variabel yang digunakan pada penelitian ini maka diperlukan uji statistik distributif. Hasil uji statistik distributif terlihat pada Tabel Berdasarkan Tabel 1, nilai NPM minimum 0. 01, yaitu terdapat pada PT. Nipres Tbk. pada tahun 2012, sedangkan nilai maksimum 0. 24 terdapat pada PT. Gudang Garam Tbk. yaitu tahun 2014. Sedangkan nilai rata-rata 1. 028 dengan standar deviasi Dari 25 sampel data BDSize, nilai minimumnya yaitu 4. 00 terdapat pada PT. Gugang Garam Tbk. pada tahun 2014. Dan nilai maksimum 10. 00 terdapat pada PT. Indofood Tbk. Sedangkan nilai rata-rata sebesar 6. 600 dengan standar Struktur Modal, nilai minimumnya yaitu 0. 31 terdapat pada PT. Holcim Tbk. pada tahun 2015. Dan nilai maksimum 0. 88 terdapat pada PT. Indospring Tbk. Sedangkan nilai rata-rata sebesar 0. 5120 dengan standar deviasi Tabel 1. Statistik Diskriptif NPM BDSIZE STRUKTURM ODAL PBV Minimum Maximum Statistic Statistic Statistic Std. Deviation Mean Statistic Skewness Kurtosis Std. Error Statistic Statistic Std. Error Statistic Std. Error Valid N . Sumber: output SPSS 16 Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Dari 25 sampel data PBV, nilai minimumnya yaitu 0. 23 terdapat pada PT. Nipres Tbk. pada tahun 2013. Dan nilai maksimum 4. 86 terdapat pada PT. Gudang Garam Tbk. Sedangkan nilai rata-rata sebesar 1. 8840 dengan standar deviasi 1. Uji Asumsi Klasik Pada uji asumsi klasik akan dilakukan pengujian empat tahap yaitu: Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan karena peneliti ingin mengetahui apakah variabel yang digunakan dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak, dan ini akan dilihat dari uji kolmogorovsmirnov. Hasil uji kolmogorov-smirnov dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Uji Kolmogorov smirnov Kolmogorov- smirnov Asymp sig. Tabel 2 menunjukkan hasil uji Kolmogorov-Smirnov (K-S) adalah 0. 739 dan nilai signifikan Dengan demikian dapat diartikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini terdistribusi normal karena nilai signifikan yaitu 0. 645 > 0,05. Uji Multikolinearitas Untuk mengetahui suatu regresi dinyatakan bebas dari masalah apabila mempunyai nilai toleransi mendekati 1 dan nilai VIF tidak lebih dari 10, oleh karena itu perlu dilakukan uji Hasil uji kolinearitas ditunjukkan pada Tabel 3. Tabel 3. Uji Multikolinearitas Model Collinearity Statistics Keterangan NPM Tolerance VIF Bebas Multikolinearitas BdSize Bebas Multikolinearitas Struktur Modal Bebas Multikolinearitas Sumber: Output SPSS versi 16 Berdasarkan Tabel 3, dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel bebas tidak terdapat masalah Multikolinearitas. Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terdapat ketidaksamaan variansi dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Penelitian ini menggunakan metode chart . iagram scatterplo. dan hasilnya seperti pada Gambar 1. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 . jika terjadi korelasi, maka dinamakan ada masalah autokorelasi (Ghozali. Hasil pengujian autokorelasi ini dapat dilihat pada Tabel 4. Sumber: Output SPSS versi 16 Gambar 1. Hasil uji Heteroskedastisitas Gambar 1 menjelaskan bahwa data tersebar di atas maupun di bawah angka 0 sumbu Y. Ini menunjukkan terdapat heteroskedastisitas di model regresi yang digunakan. Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Tabel 4. Hasil uji autokorelasi Runs Test Unstandardized Residual Test Value Cases < Test Value Cases >= Test Value Total Cases Number of Runs Asymp. Sig. -taile. Median Sumber: Output SPSS Versi 16 Hasil pengujian menunjukkan nilai test = -. 15048 probabilitas 0. 14 dengan probabilitas 0. yang berarti menunjukkan nilai residual secara acak/random, sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi autokorelasi antar nilai residual. Analisis Ordinary Least Square dan Uji Hipotesis Untuk menguji kebenaran dari hipotesis penelitian ini maka dilaksanakan analisis Ordinary Least Square (OLS) dan pengujian hipotesis. Pengujian dilaksanakan meliputi: Uji Statistik F Hasil pengujian simultan . ji F) dapat dilihat pada Tabel 5 sebagai berikut: ANOVA Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sig. Predictors: (Constan. STRUKTURMODAL. BDSIZE. NPM Dependent Variable: PBV Sumber : Output SPSS Versi 16 Berdasarkan Tabel 5, maka diperoleh model persamaan ini memiliki Fhitung sebesar 5. dan dengan tingkat signifikan 0. 005 menunjukkan bahwa Price Book Value (PBV) dapat dijelaskan oleh struktur modal. BdSize, dan NPM. Uji statistik T Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Hasil pengujian model regresi dapat dilihat pada Tabel 6. Untuk melihat besarnya pengaruh variabel indenden dengan dependen dapat dilihat nilai beta unstandardized, sedangkan untuk melihat dominasi variabel independen terhadap tercermin pada beta Tabel 6. Uji simultan ( Uji T) Coefficients Model Unstandardized Standardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Std. Error (Constan. NPM BDSIZE STRUKTUR MODAL Beta Sig. Tole-rance VIF Dependent Variable: PBV Sumber: Output SPSS versi 16 Berdasarkan tabel pengujian regresi linear maka diperoleh persamaan regresi sebagai PBV= 1. 617 NPM Ae 0. 65 BdSize Ae 0,40 struktur modal e Keterangan: Konstanta sebesar 1. 177, menunjukkan bahwa apabila variabel independen ditiadakan maka PBV NPM sebesar 0,617. Ini menunjukkan adanya hubungan yang searah, jika nilai NPM naik satu satuan akan menyebabkan PBV naik sebesar 0,617. Dengan asumsi nilai koefisien regresi variabel lain tetap atau konstan. BdSize sebesar -0,65. Ini menunjukkan adanya hubungan yang tidak searah, jika nilai BdSize naik satu satuan akan menyebabkan PBV turun sebesar -0,65. Dengan asumsi nilai koefisien regresi variabel lain tetap atau konstan. Struktur Modal sebesar -0,40. Ini menunjukkan adanya hubungan yang tidak searah, jika nilai Struktur modal naik satu satuan akan menyebabkan PBV turun sebesar Aeo,40. Dengan asumsi nilai koefisien regresi variabel lain tetap atau konstan. Koefisien determine (RA) Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Hasil uji koefisien determinasi dapat dilihat pada Tabel 7. Hasil uji regresi menunjukkan nilai Adjusted R2 sebesar 0,450 atau 45%. Hal ini menunjukkan 45% perubahan nilai perusahaan (PBV) dipengaruhi oleh Profitabilitas (NPM). Corporate Governance (Bdsiz. dan Sruktur Modal. Sedangkan 55% lainnya dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian Tabel 7. Uji Goodness Of Fit Koefisien determine Model Summary Model Adjusted R Square R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. STRUKTURMODAL. BDSIZE. NPM Dependent Variable: PVB Sumber: Output SPSS versi 16 Pengujian hipotesis mengenai pengaruh variabel Profitabilitas (NPM) terhadap nilai perusahaan menunjukkan nilai t-hitung sebesar 2,409 dan t-tabel 2,571. Dengan nilai signifikan sebesar 0,025 yang dibawah 0,05. Hal ini berarti bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian HCA Diterima. Hasil pengujian hipotesis pertama ini sesuai dengan penelitian Sri Hermuningsih . dan Soliha bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai perusahaan. Pengujian hipotesis mengenai pengaruh variabel Corporate Governance (Board Siz. terhadap nilai perusahaan menunjukkan nilai t-hitung sebesar -0,380 dan t-tabel 2,571. Dengan nilai signifikan sebesar 0,708 yang diatas 0,05. Hal ini berarti bahwa Corporate Governance berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian HCC Ditolak. Hasil pengujian ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Rahmawati . bahwa Board Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai perusahaan. Pengujian hipotesis mengenai pengaruh variabel struktur modal terhadap nilai perusahaan menunjukkan nilai t-hitung sebesar -0,161 dan t-tabel 2,571. Dengan nilai signifikan sebesar 0,874 yang diatas 0,05. Hal ini berarti bahwa Struktur Modal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Dengan demikian HCE Ditolak. Hasil pengujian ini sesuai dengan penelitian Dewi . bahwa struktur modal berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Nilai perusahaan. Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, diperoleh kesimpulan bahwa: Ditemukan pengaruh yang positif dan signifikan antara Profitabilitas dan Nilai Perusahaan. Ditemukan pengaruh yang negatif dan tidak signifikan antara Corporate Governance dan struktur modal terhadap Nilai Perusahaan. Hasil pengujian hipotesis secara simultan ( uji F) memperlihatkan nilai F adalah sebesar 5,717 dengan probabilitas 0. Dengan signifikansi sebesar 0. 05 maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi nilai perusahaan atau dapat dikatakan bahwa variabel Corporate Governance. Profitabilitas, dan Struktur Modal mempunyai pengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Hasil uji koefisiensi determinasi, besarnya nilai adjusted RA diperoleh sebesar 0,371. Hal ini berarti bahwa hanya 37,1% variasi variabel dependen yaitu PBV ( nilai perusahaa. dapat dijelaskan oleh variasi ketiga variabel Independen yaitu Corporate Governance. Profitabilitas, dan Struktur Modal, sedangkan sisanya sebesar 69,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model regresi. Perlu dilakukan lanjutan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan diluar ketiga faktor yang sudah diteliti ini, karena ternyata diluar ketiga faktor tersebut jurtru dominan dalam menentukan nilai perusahaan. KETERBATASAN Berikut ini keterbatasan penelitian yang nantinya dapat dijadikan pertimbangan dalam melalukan penelitian selanjutnya: Jumlah sampel tidak dilakukan secara random, tetapi mensyaratkan kriteria-kriteria tertentu . urposive samplin. , yaitu dengan membatasi kriteria sampel hanya untuk perusahaan manufaktur. Karena itu hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasi untuk sektor diluar manufaktur. Jumlah perusahaan yang menjadi sampel penelitian relatif sedikit, hanya 5 perusahaan selama 5 tahun . Sedikitnya sampel ini disebabkan karena beberapa kendala antara lain ketidaklengkapan laporan keuangan perusahaan manufaktur secara keseluruhan. Hal ini menyebabkan beberapa perusahaan dikeluarkan dari sampel karena tidak memenuhi kriteria pemilihan sampel yang telah PERNYATAAN Terimakasih diucapkan kepada Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset. Teknologi dan Pendidikan Tinggi sesuai dengan surat Perjanjian Penugasan Pelaksanaan Program Penelitian Kopertis wilayah VI Determinan Nilai Perusahaan. Erni Puji Astutik. Rima Parawati Bala. Suci Eriesty Putry Nomor: 044/K6/KM/SP2H/PENELITIAN/2018 yang telah membiayai penelitian ini melalui oleh DIPA Kopertis VI tahun anggaran 2018. DAFTAR PUSTAKA