Jurnal CyberTech Vol. No. September 2019, pp. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN PENERIMAAN BIDIK MISI MAS AL-WASHLIYAH MEDAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE WEIGHTED AGGREGATED SUM PRODUCT ASSESMENT (WASPAS) Hamsyah Akma Maha *. Kamil Erwansyah I**. Firahmi Risky II** * Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma ** Sistem Informasi. STMIK Triguna Dharma Article Info ABSTRACT Article history: MAS Al-Washliyah Medan sebagai salah satu sekolah di Medan melaksanakan pemilihan pemberian beasiswa Bidikmisi bagi siswa yang akan tamat dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dalam menentukan pemberian beasiswa Bidikmisi mahasiswa di MAS Al-Washliyah Medan, proses yang dilakukan oleh tim penyeleksi berupa tes wawancara serta tes penilian langsung yang dilakukan kepada calon mahasiswa penerima Bidikmisi. Namun saat ini mekanisme penilaian masih bersifat manual, tim seleksi mahasiswa Bidikmisi cenderung dihadapkan pada penilaian yang bersifat subjektif. Untuk menghindari hasil yang kurang objektif maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang terkomputerisasi untuk menjadi acuan keputusan yang diambil. Maka dari itu dibutuhkan sistem dalam menentukan keputusan yang tepat dalam menyeleksi kelayakan siswa yang mendapatkan program Bidik Misi. Dari permasalahan yang dijelaskan tersebut, dibutuhkan suatu sistem yang membantu dalam mengambil keputusan penentuan penerima Bisikmisi. Sebuah sistem yang mampu mengidentifikasi sebuah permasalahan tersebut adalah sistem pendukung keputusan. Maka dari itu sistem yang tepat untuk digunakan sebagai pemecahan masalah adalah sistem pendukung keputusan Dengan menggunakan metode Weighted Aggregated Sum Product Assesment. Hasil penelitian merupakan terciptanya sebuah aplikasi Sistem Pendukung Keputusan dengan Metode WASPAS yang dapat membantu pihak MAS AlWashliyah Medan dalam menentukan siswa yang memperoleh hasil penentuan penerimaan bidikmisi. Sistem ini dapat mengurutkan data siswa dari peringkat tertinggi sampai dengan terendah, sehingga memudahkan pihak sekolah dalam menentukan siswa yang akan menerima Bidik Misi secara Received Jun 12th, 201x Revised Aug 20th, 201x Accepted Aug 26th, 201x Keyword: Bidikmisi. Sistem Pendukung Keputusan Metode WASPAS Copyright A 2019 STMIK Triguna Dharma. All rights reserved. Corresponding Author: *Hamsyah Akma Maha Nama : Hamsyah Akma Maha Program Studi: Sistem Informasi STMIK Triguna Dharma Email: hamsyahmaha1999@gmail. Journal homepage: https://ojs. P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 PENDAHULUAN Pendidikan adalah sebuah fenomena yang sangat fundamental yang ada pada dalam kehidupan dan peradaban manusia. Pendidikan yang dilihat sebagai gejala universal merupakan suatu keharusan bagi setiap manusia dalam persaingan global, karena disamping pendidikan sebagai gejala sekaligus juga sebagai upaya memajukan manusia itu sendiri. Dengan adanya perkembangan kebudayaan manusia, maka timbullah tuntutan akan adanya pendidikan yang terselenggara lebih baik, lebih teratur dan didasarkan atas pemikiran yang Manusia ingin lebih mempertanggungjawabkan caranya dia mendidik generasi penerusnya agar lebih berhasil dalam melaksanakan hidupnya, dalam pertemuan dan pergaulannya dengan sesama dan dunia serta dalam hubungannya dengan Tuhan . Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah menengah atas / kejuruan merupakan cita-cita sebagian besar pelajar. Akan tetapi tidak semua pelajar dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, salah satu penyebabnya adalah kendala biaya. Tidak dapat dipungkiri untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dibutuhkan biaya pendidikan yang tidak sedikit, oleh karena itu ketersediaan beasiswa sangat membantu bagi para pelajar tersebut. Salah satu beasiswa yang yang banyak diincar oleh para pelajar adalah beasiswa Bidik Misi. Bidik Misi adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi . MAS Al-Washliyah Medan sebagai salah satu sekolah di Medan melaksanakan pemilihan pemberian beasiswa Bidik Misi bagi siswa yang akan tamat dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Dalam menentukan pemberian beasiswa Bidik Misi mahasiswa di MAS Al-Washliyah Medan, proses yang dilakukan oleh tim penyeleksi berupa tes wawancara serta tes penilaian langsung yang dilakukan kepada calon mahasiswa penerima Bidik Misi. Namun saat ini mekanisme penilaian masih bersifat manual, tim seleksi mahasiswa Bidik Misi cenderung dihadapkan pada penilaian yang bersifat subjektif. Untuk menghindari hasil yang kurang objektif, maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang terkomputerisasi untuk menjadi acuan keputusan yang diambil. Maka dari itu dibutuhkan sistem dalam menentukan keputusan yang tepat dalam menyeleksi kelayakan siswa yang mendapatkan program Bidik Misi. Sistem Pendukung Keputusan merupakan sebuah sistem yang dapat memberikan kemampuan dalam melakukan pemecahan masalah maupun kemampuan pengkomunikasian dalam masalah dengan kondisi semi terstruktur ataupun yang tak terstruktur . Sistem ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan dalam situasi semi terstruktur dan situasi yang tidak terstruktur. Dalam Sistem Pendukung Keputusan terdapat beberapa metode yang sesuai dengan pemanfaatannya diantaranya : WASPAS. Oreste. Promethee. Profile Matching dan sebagainya. Salah satu metode yang terdapat pada Sistem Pendukung Keputusan adalah Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Untuk itu maka digunakanlah Metode Weight Aggregated Sum Product Assesment (WASPAS). Metode WASPAS merupakan metode yang dapat mengurangi kesalahan-kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah . Metode penilaian dengan melakukan pengumpulan jumlah berbobot WASPAS adalah kombinasi unik WSM dan metode WPM. Metode WASPAS digunakan untuk memecahkan berbagai masalah seperti pada pembuatan keputusan dan evaluasi alternatif . Ay. Metode WASPAS merupakan metode yang dapat mengurangi kesalahan-kesalahan atau mengoptimalkan dalam penaksiran untuk pemilihan nilai tertinggi dan terendah. Metode ini merupakan kombinasi unik dari pendekatan MCDM yaitu model jumlah tertimbang (Weight Sum Model/WSM) dan model produk tertimbang (Weight Product Model/WPM). Pada awalnya membutuhkan normalisasi linier dari elemen matriks keputusan dengan menggunakan dua persamaan. Langkah-langkah metode WASPAS adalah sebagai berikut . Langkah Pertama : Menentukan normalisasi matriks ycu11 ycu12 ycu13 ycu = [ ycu21 ycu22 ycu23 ]a. ycuyco1 ycuyco2 ycuyco3 Keterangan: = Matriks Nilai Kriteria X11 . Xm3 = Nilai Matriks Jurnal Cybertech Vol. No. September 201x : xx Ae xx Jurnal Cybertech P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 Jika nilai maksimal dan minimal ditentukan, maka persamaan menjadi sebagai berikut: Jika Benefit artinya semakin besar nilainya semakin bagus. Berikut ini adalah ketentuan untuk kriteria ycUycnyc ycUycnyc = a. AA. ycAycaycuycn ycUycnyc Contoh penggunaan : ycU11 = = 0. Keterangan: Xij = Nilai Normalisasi index i dan j Jika Cost semakin kecil nilainya semakin bagus, berikut adalah ketentuan untuk kriteria Cost : ycAycnycu ycUycnyc ycUycnyc = a. ycUycnyc Keterangan: Xij = Nilai Normalisasi index i dan j Langkah Kedua : Menghitung nilai normalisasi matriks dan bobot WASPAS dalam pengambilan ycu ycE = 0,5 Oc ycUycnyc ycyc 0,5 Oa ya=1 ycUycnyc ycyc yc=1 Contoh penggunaan rumus : = 0,5. ,8*0,. ,6*0,. *0,. *0,. 8*0. 8*0. 0,5 . ,8 0. * 1 0. 15 * 1 0,15 * 0. 10 * 0. = 0. 3980 = 1. Dimana : 0,5 adalah ketetapan = Nilai dari Q ke i XijW = Perkalian nilai Xij dengan bobot w Langkah Ketiga : Pada langkah ketiga ini merupakan tahapan akhir yaitu penentuan kesimpulan, penentuan kesimpulan pada metode ini dilakukan dengan perangkinan dengan nilai tertinggi. METODE PENELITIAN Di dalam metode penelitian ini terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan yaitu: Data Collecting adalah pengumpulan data adalah proses mengumpulkan dan memastikan informasi pada variable of interest . ubjek yang akan dilakukan uji cob. , dengan cara yang sistematis yang memungkinkan seseorang dapat menjawab pertanyaan dari uji coba yang dilakukan. Dalam teknik pengumpulan data terdapat beberapa yang dilakukan diantaranya yaitu: . observasi, dan . Upaya observasi dalam penelitian ini dilakukan dengan tinjauan langsung ke MAS Al-Washliyah Medan. Di Sekolah tersebut dilakukan analisis masalah yang dihadapi kemudian diberikan sebuah resume atau rangkuman masalah apa saja yang terjadi selama ini terkait dengan penentuan penerimaan Bidik Misi. Setelah itu dilakukan wawancara kepada pihak-pihak yang terlibat dalam proses peninjauan kelayakan penerimaan Bidik Misi. Untuk data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data siswa MAS Al-Washliyah Medan Nama Jenis Surat/Kartu Ajib Wahyu Anggi Kartu KIP Abdul Rahman Kartu KIP Anggiat Sihotang Kartu PKH Tabel 1 Data Penilaian Prestasi Prestasi Non Akademik Akademik Tidak Banyak Memiliki Prestasi Prestasi Sedikit Banyak Prestasi Prestasi Tidak Banyak Memiliki Prestasi Prestasi Nilai Raport Penghasilan Orang Tua Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 Baiti Ginting Kartu PKH Bukti Padang Kartu KIP Eko Kartu KIP Esy Mayasari Kartu KIP Ulfa Nasution Kartu PKH Banyak Prestasi Tidak Memiliki Prestasi Sedikit Prestasi E-ISSN : 2615-3475 Sedikit Prestasi Banyak Prestasi Banyak Prestasi Tidak Memiliki Prestasi Banyak Prestasi Tidak Memiliki Prestasi Sedikit Prestasi Kemudian dari data diatas dikonversi berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan Tabel 3. 8 Data Konversi Kode Alternatif A01 A02 A03 A04 A05 A06 A07 A24 Penyelesaian Masalah Dengan Menggunakan Metode WASPAS Dari referensi yang telah dijelaskan pada bab sebelumnya berikut ini langkah-langkah dalam penyelesaian metode WASPAS sebagai Berikut : Menghitung Matriks Ternormalisasi Berikut ini normalisasi matriks dari nilai alternatif sesuai dengan kriterianya. Matriks kinerja Kriteria I (C. 10 = = 1 ycUycnyc yaAyceycuyceyceycnyc ycAycuycycoycaycoycnycycaycycn = ycAycaycu ycUycnyc ya1. 11 = = 1 1 = = 1 12 = = 0. 2 = = 1 13 = = 0. 3 = = 0. 14 = = 0. 4 = = 0. 15 = = 0. 5 = = 1 16 = = 0. 6 = = 1 17 = = 0. 7 = = 1 18 = = 0. 8 = = 1 19 = = 0. 9 = = 1 20 = = 0. Jurnal Cybertech Vol. No. September 201x : xx Ae xx P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-34752 21 = = 0. 5 = = 1 22 = = 0. 6 = = 1 23 = = 0. 24 = = 0. Matriks kinerja kriteria 2 (C. ycUycnyc yaAyceycuyceyceycnyc ycAycuycycoycaycoycnycycaycycn = ya3. 7 = = 0. ycAycaycu ycUycnyc ya3. 8 = = 0. 9 = = 0. 10 = = 0. 1 = = 0. 11 = = 0. 2 = = 0. 12 = = 0. 3 = = 1 13 = = 0. 4 = = 1 14 = = 1 5 = = 0. 15 = = 1 6 = = 0. 16 = = 0. 7 = = 1 17 = = 0. 8 = = 1 18 = = 1 9 = = 0. 19 = = 1 10 = = 0. 20 = = 0. 11 = = 0. 21 = = 0. 12 = = 0. 22 = = 1 13 = = 0. 23 = = 1 24 = = 0. Matriks kinerja kriteria 4 (C. ycUycnyc yaAyceycuyceyceycnyc ycAycuycycoycaycoycnycycaycycn = ya2. 14 = = 1 15 = = 1 16 = = 0. ycAycaycu ycUycnyc ya2. 17 = = 0. 1 = = 0. 18 = = 0. 2 = = 1 19 = = 0. 3 = = 1 20 = = 1 4 = = 0. 21 = = 1 5 = = 0. 22 = = 0. 6 = = 0. 23 = = 0. 24 = = 0. 7 = = 0. 8 = = 1 9 = = 1 Matriks kinerja kriteria 3 (C. ycUycnyc yaAyceycuyceyceycnyc ycAycuycycoycaycoycnycycaycycn = ycAycaycu ycUycnyc ya3. 1 = = 1 10 = = 0. 11 = = 0. 12 = = 0. 13 = = 1 2 = = 1 14 = = 0. 3 = = 0. 15 = = 0. 4 = = 0. 16 = = 1 Jurnal Cybertech Vol. No. September 201x : xx Ae xx 3Jurnal Cybertech P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 17 = = 0. 8 = = 0. 18 = = 0. 9 = = 1 19 = = 1 10 = = 0. 20 = = 1 11 = = 0. 21 = = 0. 12 = = 0. 22 = = 0. 13 = = 0. 23 = = 0. 24 = = 1 Matriks kinerja kriteria 5 : ycAycnycu ycUycnyc yaycuycyc ycAycuycycoycaycoycnycycaycycn = ya5. 14 = = 0. ycUycnyc ya5. 15 = = 0. 16 = = 1 17 = = 0. 1 = = 0. 18 = = 0. 2 = = 0. 19 = = 0. 3 = = 0. 20 = = 0. 4 = = 0. 21 = = 0. 5 = = 0. 22 = = 0. 6 = = 0. 23 = = 0. 24 = = 0. 7 = = 0. Tabel 3. 9 Data Normalisasi Kode Alternatif A01 A02 A03 A04 A05 A06 A07 A24 Menghitung Nilai Qi Rumus yang digunakan dalam menghitung Qi adalah sebagai berikut: ycu ycu ycEycn = 0,5 Oc ycUycnyc ycyc 0,5 Oa ya=1 ycUycnyc ycyc yc=1 Nilai Q1 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1* 0. 30 ) . 333333333* 0. 25 ) . * 0. 25 ) . 8* 0. 1 ) . 5* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-34752 = . 5 ( 1^ 0. 30 ) * . 333333333^ 0. 25 ) * . ^ 0. 25 ) * . 8^ 0. 1 ) * . 5^0. =0. = 0. 34665358 = 0. Nilai Q2 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1* 0. 30 ) . 666666667* 0. 25 ) . * 0. 25 ) . * 0. 1 ) . 5* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1^ 0. 30 ) * . 666666667^ 0. 25 ) * . ^ 0. 25 ) * . ^ 0. 1 ) * . 5^ 0. =0. = 0. 42154524 = 0. Nilai Q3 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 0. 8* 0. 30 ) . * 0. 25 ) . 333333333* 0. 25 ) . * 0. 1 ) . 25* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 0. 8^ 0. 30 ) * . ^ 0. 25 ) * . 333333^ 0. 25 ) * . ^ 0. 1 ) * ( 0. 25^ 0. =0. = 0. 309321913 = 0. Nilai Q4 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 0. 8* 0. 30 ) . * 0. 25 ) . 666666667* 0. 25 ) . 8* 0. 1 ) . 2* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 0. 8^ 0. 30 ) * . ^ 0. 25 ) * ( 0. 66667^ 0. 25 ) * . 8^ 0. 1 ) * . 2^ 0. = 0. = 0. 351792182 = 0. Nilai Q5 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1* 0. 30 ) . 333333333* 0. 25 ) . * 0. 25 ) . 6* 0. 1 ) . 5* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1^ 0. 30 ) * . 333333^ 0. 25 ) * . ^ 0. 25 ) * . 6^ 0. 1 ) * . 5^ 0. =0. = 0. 336823059 = 0. Nilai Q6 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1* 0. 30 ) . 666666667* 0. 25 ) . * 0. 25 ) . 6* 0. 1 ) . 33333* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1^ 0. 30 ) * . 66667^ 0. 25 ) * . ^ 0. 25 ) * . 6^ 0. 1 ) * ( 0. 3333^ 0. =0. = 0. 38463623 = 0. Nilai Q7 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1* 0. 30 ) . * 0. 25 ) . 333333333* 0. 25 ) . 8* 0. 1 ) . 5* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 1^ 0. 30 ) * . ^ 0. 25 ) * . 33333^ 0. 25 ) * . 8^ 0. 1 ) * . 5^ 0. = 0. = 0. 34665358 = 0. Nilai Q24 0,5 Ocycuya=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 0. 8* 0. 30 ) . 333333333* 0. 25 ) . 666666667* 0. 25 ) . * 0. 1 ) . 25* 0. = 0. 0,5 Oayc=1 ycUycnyc ycyc = . 5 ( 0. 8^ 0. 30 ) * ( 0. 3333^ 0. 25 ) * . 6667^ 0. 25 ) * ( 1^ 0. 1 ) * . 25^ 0. Jurnal Cybertech Vol. No. September 201x : xx Ae xx 3Jurnal Cybertech P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-3475 =0. = 0. 2795039 = 0. Di bawah ini adalah tampilan dari perhitungan WASPAS dalam aplikasi KESIMPULAN Berdasarkan analisa pada permasalahan yang terjadi dalam kasus yang diangkat tentang menentukan penerima bidik misi di MAS Alwasliyah, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Berdasarkan hasil yang telah dilakukan dalam menentukan penerima Bidikmisi di MAS Al-Washliyah dapat dilakukan dan diselesaikan dengan menggunakan metode WASPAS. Berdasarkan hasil penelitian, dalam merancang dan membangun sistem dengan metode WASPAS yang dapat digunakan untuk menentukan kelayakan penerima Bidikmisi di MAS Al-Washliyah, dilakukan analisis masalah terlebih dahulu, kemudian melakukan perancangan menggunakan uml yaitu use case diagram, activity diagram dan class diagram serta perancangan interface, dilanjutkan dengan pengkodean menggunakan Visual Studio kemudian dilanjutkan dengan pemodelan dan terakhir melakukan perancangan aplikasi berbasis Desktop dengan media Visual Studio. Dalam mengimplementasikan aplikasi yang telah diuji pada MAS Al-Washliyah Medan, dilakukan dengan cara penerapan aplikasi terhadap kasus penentuan bidikmisi terdahulu dan melihat serta membandingkan hasil yang dihasilkan pada aplikasi dengan hasil yang aktual. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada dosen pembimbing Bapak Doping1 dan juga Bapak Doping2 dan pihak-pihak yang mendukung penyelesaian jurnal skripsi ini. Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Autho. A P-ISSN : 1978-6603 E-ISSN : 2615-34754 REFERENSI