CARMIN Journal of Community Service Vol. 4 No. Upaya Peningkatan Peran Apoteker Sebagai Relawan Kesehatan Muhammad Ikhwan Rizki1,2. Difa Intannia1,3. Helmina Wati1,4. Abdul Karim1. Muhammad Ramadhan1. Dinna Fitria Kumala1,5 . Robby Dharmawan1. Mega Silviana1,6, dan Hayatun Izma2* Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Banjar. Martapura. Indonesia Prodi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru. Indonesia Prodi Pendidikan Profesi Apoteker FMIPA Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru. Indonesia Prodi Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Borneo Lestari. Banjarbaru. Indonesia Puskesmas Martapura 2. Martapura. Indonesia Puskesmas Banjarbaru Utara. Banjarbaru. Indonesia *hayatun. izma@ulm. ABSTRACT Haul Guru Sekumpul is an activity held every year. This activity involved approximately 25,000 volunteers. Pharmacists are involved as health volunteers who are placed at health Pharmacists have managerial competence in pharmaceutical supplies and clinical pharmacy, so volunteer pharmacists focus on pharmacist practice at health posts. This community service aims to increase the role of pharmacists as Health Volunteers in Haul Guru Sekumpul activities. The volunteer pharmacist committee is the Indonesian Pharmacists Association from Kab. Banjar (PC IAI Banjar Regenc. The stages of community service activities are coordination meetings with the Banjar District Health Service, recruitment of pharmacist volunteers, training of pharmacist volunteers, technical meetings, implementation of activities, and evaluation of activities. Implementation of the Haul Guru Sekumpul on Saturday-Sunday. January 13-14, 2024 in Sekumpul Village. Banjar Regency. There were 76 pharmacists involved who had gone through a recruitment, training, and technical meeting process. Pharmacist volunteer knowledge increased after participating in volunteer training from 63. 40 to 73. The volunteer pharmacists involved were satisfied with the smoothness of the service, the committee's service, the committee's response, the benefits of training, and the benefits of technical meeting with a questionnaire score above 80. The conclusion was that pharmacists played a role in Haul Guru Sekumpul's activities as volunteer pharmacists at health posts. Keywords: haul. teacher group. ABSTRAK Haul Abah Guru Sekumpul merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Pada kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 25. 000 relawan. Apoteker merupakan tenaga kesehatan yang terlibat sebagai relawan kesehatan yang ditempatkan pada posko kesehatan. Apoteker memiliki kompetensi dalam aspek manajerial perbekalan kefarmasian dan aspek farmasi klinis, sehingga Relawan Apoteker berfokus pada praktik Apoteker di posko kesehatan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan peran dari Apoteker sebagai Relawan Kesehatan pada kegiatan Haul Guru Sekumpul. Panitia relawan apoteker yaitu Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia Kab. Banjar (PC IAI Kab. Banja. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu rapat koordinasi bersama Dinas Kesehatan Kab. Banjar, rekrutmen relawan apoteker, pelatihan relawan apoteker, technical meeting, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi Pelaksanaan Haul Guru Sekumpul pada Sabtu-Minggu, tanggal 13-14 Januari 2024 di Kelurahan Sekumpul. Kabupaten Banjar. Apoteker yang terlibat berjumlah 76 orang yang telah This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License. A2024 Carmin: Journal of Community Service Rizki et al. , 2024 melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan technical meeting. Pengetahuan relawan apoteker meningkat setelah mengikuti pelatihan relawan dari 63,40 menjadi 73,96. Relawan apoteker yang terlibat merasa puas terhadap kelancaran pelayanan, pelayanan panitia, respon panitia, manfaat pelatihan, dan manfaat technical meeting dengan skor kuesioner diatas 80. Kesimpulan yaitu apoteker berperan dalam kegiatan Haul Guru Sekumpul sebagai Relawan Apoteker di posko Keywords: haul. guru sekumpul. How to cite: Rizki. Intannia. Wati. Karim. Ramadhan. Kumala. Dharmawan. Silviana. Izma. Upaya peningkatan peran apoteker sebagai relawan kesehatan pada haul guru Sekumpul ke-19 Tahun 2024. Carmin: Journal of Community Service, 4. , 57-65. PENDAHULUAN Haul Abah Guru Sekumpul merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Pelaksanaan kegiatan tersebut di Kelurahan Sekumpul. Kabupaten Banjar. Haul Guru Sekumpul adalah peringatan tahunan yang diselenggarakan atas wafatnya Tuan Guru Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari atau disebut juga Abah Guru Sekumpul (Anwar et al. , 2. Haul dihadiri jutaan jamaah yang berasal dari dalam maupun luar Provinsi Kalimantan Selatan. Jamaah akan menuju Martapura menggunakan kendaraan pribadi, seperti sepedamotor, mobil, mini bus, dan bus (Faisal et al. , 2. Ibukota Kabupaten Banjar dalam hal ini Martapura akan mulai dipadati jamaah haul sejak hari Jumat. Pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul pada umumnya dilaksanakan pada hari Minggu, setelah solat magrib hingga isya. Kepadatan jamaah yang hadir bahkan hingga menyebabkan ditutupnya Jalan A. Yani yang merupakan jalan nasional (Hadi & Sarbini, 2. Pelaksanaan Haul Abah Guru Sekumpul pada tahun 2024 bertepatan dengan haul ke-19 dihadiri kurang lebih 3,3 juta jamaah (Pemda Kab Banjar, 2. Pada kegiatan tersebut melibatkan kurang lebih 25. 000 relawan yang dikoordinir Tim Posko Induk Sekumpul. Relawan merupakan orang yang secara sukarela bekerja untuk kepentingan orang banyak, tanpa mendapatkan balas jasa dalam bentuk uang (Hasibuan et al. , 2. Relawan dapat berasal dari berbagai latar belakang keilmuan dengan berbagai bidang keahlian. Relawan harus memiliki komitmen, meluangkan waktu, tidak patang menyerah, totalitas dalam bekerja, mampu bekerja secara tim, kesabaran tinggi, dan bersikap positif (Wahyuni et al. , 2. Relawan kesehatan merupakan salah satu bagian yang terlibat dan tersebar pada 96 posko kesehatan yang terdaftar secara resmi (Hanafi, 2. Apoteker merupakan tenaga kesehatan yang terlibat sebagai relawan kesehatan yang ditempatkan pada posko kesehatan. Apoteker memiliki kompetensi dalam aspek manajerial perbekalan kefarmasian dan aspek farmasi klinis, sehingga Relawan Apoteker berfokus pada praktik Apoteker di posko kesehatan (Ikatan Apoteker Indonesia, 2. Relawan Apoteker Haul Guru Sekumpul dikoordinir oleh Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia Kab. Banjar (PC IAI Kab. Banja. PC IAI Kab. Banjar berada di bawah koordinasi Tim Posko Induk Sekumpul yang juga berkoodinasi dengan Dinas Kesehatan Kab. Banjar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu meningkatkan peran dari Apoteker sebagai Relawan Kesehatan pada kegiatan Haul Guru Sekumpul. METODE Kegiatan pengabdian masyarakat Relawan Apoteker Haul Guru Sekumpul merupakan salah satu dari program kerja PC IAI Kab. Banjar. Kegiatan ini melalui beberapa tahapan kegiatan. Rapat Koordinasi Bersama Dinas Kesehatan Panitia inti melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kab Banjar. Koordinasi meliputi permohonan izin untuk dapat dilibatkan sebagai Relawan Kesehatan, rekrutmen peserta Relawan Apoteker, dan informasi tugas serta tanggunjawab Apoteker di Posko Carmin: Journal of Community Service, 4. ,2024 | 58 Rizki et al. , 2024 Kesehatan. Rekrutmen Relawan Apoteker Rekrutmen Relawan Apoteker dilakukan melalui grup WhatsApp diantaranya grup IAI Kalsel. Apoteker Kalsel. Apoteker Kab. Banjar, dan Ketua Pengurus Cabang se-Kalsel. Publikasi juga dilakukan melalui Instagram Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Kalimantan Selatan (PD IAI Kalse. dan PC IAI Kab. Banjar. Hal tersebut bertujuan untuk menyebarkan informasi pada 1. 675 Apoteker di Kalimantan Selatan. Pelatihan Relawan Apoteker Apoteker yang telah terdaftar sebagai Relawan selanjutnya wajib mengikuti pelatihan yang diselenggarakan secara online melalui zoom meeting. Pelatihan diisi oleh tiga narasumber yaitu Ns. Irfan Maulana. Kep. ,Sp. Kep. MB (Praktisi Public Safety Cente. Rabiatul Jannah. Kep (Dinkes Kab. Banja. , dan apt. Hj. Dinna Fitria Kumala. Far (Praktisi Posko Kesehata. Sebelum dilaksanakan pelatihan dilakukan pretest, dan setelah pelatihan dilakukan posttest untuk menilai keberhasilan pelatihan (Rizki et al. , 2. Technical Meeting dan Pembagian Posko Relawan Apoteker Satu hari sebelum pelaksanaan kegiatan dilakukan technical meeting dan pembagian posko. Pelasanaan dilakukan secara online dengan menggunakan zoom meeting. Narasumber technical meeting dan Pembagian Posko dilakukan oleh Ketua Panitia sekaligus Ketua PC IAI Kab. Banjar yaitu apt. Muhammad Ikhwan Rizki. Farm. Pada kegiatan technical meeting, peserta diberi informasi secara teknis terkait pelaksanaan kegiatan sebagai Relawan Apoteker. Panitia memberi kesempatan pada relawan untuk bertanya. Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan dilaksanakan selama dua hari yaitu pada tanggal 13 Ae 14 Januari 2024. Relawan Apoteker Kesehatan yang terlibat langsung menuju lokasi Posko Kesehatan yang telah Panitia Posko Induk Sekumpul telah melengkapi lokasi Posko Kesehatan pada google map, sehingga lokasi dengan mudah dapat dituju di tengah kepadatan jamaah. Evaluasi Kegiatan Setelah pelaksanaan kegiatan Relawan Apoteker Kesehatan pada Haul Guru Sekumpul ke19, maka seluruh Relawan Apoteker mengisi absensi kegiatan secara online menggunakan google form. Pada google form Relawan Apoteker wajib melampirkan foto pada saat pelayanan di posko kesehatan. Pada google form tersebut juga terdapat isian evaluasi kegiatan, sehingga panitia dapat mengetahui hal yang perlu diperbaiki pada kegiatan selanjutnya (Rizki et al. , 2. Pembagian Sertifikat Kegiatan Empat hari setelah kegiatan berlangsung, panitia membagikan e-sertifikat kegiatan sebagai apresiasi kepada Relawan Apoteker Kesehatan. Sertifikat dilengkapi dengan kredit poin sebesar 4 SKP Pengabdian Masyarakat dengan Surat Keputusan yang dikeluarkan PD IAI Kalsel. HASIL DAN PEMBAHASAN Langkah awal sebelum kegiatan dilaksanakan yaitu rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar . ihat Gambar . Rapat dilakukan sebanyak dua kali yaitu pada 3 Januari 2024 dan 9 Januari 2024. Gambar 1 Rapat PC IAI Kab. Banjar Bersama Dinkes Kab. Banjar Carmin: Journal of Community Service, 4. ,2024 | 59 Rizki et al. , 2024 Rapat dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kab. Banjar. Rapat koordinasi sebelum pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk memastikan rencana kegiatan (Hendarwati et al. Pada pelaksanaan rapat tersebut, disepakati keterlibatan Apoteker Kab. Banjar dan tugas selama di Posko Kesehatan. PC IAI Kab. Banjar selanjutnya melakukan rekrutmen apoteker yang akan dilibatkan pada kegiatan, flayer rekrutmen tertera pada Gambar 2. Tujuan rekrutmen yaitu agar mendapatkan relawan sesuai dengan kualifikasi (Rahmadini et al. , 2. Hasil rekrutmen didapatkan 81 apoteker yang berminat untuk ikut terlibat sebagai relawan. Pada akhirnya, terdapat beberapa apoteker mundur karena permasalahan kesehatan dan permasalahan pribadi, hingga kegiatan hanya diikuti 76 apoteker yang berasal dari Kalimantan Selatan. Apoteker yang terdaftar selanjutnya diinformasikan ke Dinkes Kab. Banjar dan Posko Induk Sekumpul selaku Koordinator kegiatan Haul Guru Sekumpul. Gambar 2 Flayer open recruitment relawan Apoteker yang telah terdaftar selanjutnya mengikuti pelatihan pelatihan relawan . ihat Gambar . bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan relawan sebelum melaksanakan kegiatan. Relawan Apoteker. Pelatihan dilaksanakan pada Kamis 11 Januari 2024 melalui zoom meeting. Terdapat 3 pemateri yang mengisi tema Pertolongan Pertama Pada Keadan Gawat Darurat. Pelayanan Kesehatan di Posko Kesehatan, dan Praktik Kefarmasian di Posko Kesehatan. Gambar 3 Pelatihan relawan apoteker Pelatihan diawali dengan pelaksanaan pretes untuk mengukur kemampuan awal relawan apoteker sebelum mengikuti pelatihan. Setelah pelatihan selesai, relawan apoteker wajib mengerjakan posttest untuk menilai kemampuan setelah mengikuti pelatihan. Hasil rata-rata pretest dan posttest peserta disajikan pada Tabel 1. Carmin: Journal of Community Service, 4. ,2024 | 60 Rizki et al. , 2024 Tabel 1 Rekap hasil pretest-posttest pelatihan relawan apoteker Materi Pertanyaan Pretest Pertolongan Pertama Pada Keadan Gawat Darurat RJP merupakan singkatan dari Resusitasi Jantung Paru 100,00 Berdasarkan algortime bantuan hidup dasar pemijatan jantung dan pemberian nafas buatan dilakukan sebelum melakukan panggilan/telpon bantuan Pada Tindakan kompresi dada yang efektif, perbandingan kompresi dada dan bantuan nafas yang dianjurkan adalah 30: Dalam Tindakan membuka jalan napas pada pasien yang mengalami trauma/cedera spinal maka dilakukan manuver head tilt-chin. Jika akan diperintahkan shock dengan menggunakan alat AED maka petugas tidak boleh menyentuh korban 27,08 48,96 45,83 78,13 15,63 40,63 78,13 92,71 Terapi kejut listrik dengan menggunakan AED tidak boleh dilakukan oleh tenaga non medis/awam Cara untuk mengatasi sumbatan benda asing pada jalan nafas seperti gamber berikut dikenal dengan istilah abdominal Salah satu syarat pokok dari pelayanan kesehatan adalah mudah dijangkau 13,54 51,04 97,92 100,00 Pelayanan Kesehatan di Posko Kesehatan 100,00 RataRata 54,02 64,17 Posttest 100,00 100,00 Pelayanan kesehatan yang bersifat rawat inap, kompleks dan penyelenggaraannya membutuhkan tenaga subspesialis adalah pelayanan kesehatan Tingkat kedua 22,92 30,21 Berdasarkan pola jaringan rujukan, pasien dari puskesmas dapat dirujuk ke RSU 100,00 100,00 Posko kesehatan rujukan adalah pos kesehatan yang bertujuan sebagai rujukan dari posko-posko kesehatan terdekat karena sarana prasarana posko ini lebih Sistem rujukan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat karena dapat membantu sistem pelayanan kesehatan dan mempermudah pekerjaan administrasi 94,79 100,00 3,13 3,13 Relawan apoteker di posko kesehatan tidak perlu memahami lokasi logistik obat dan faskes terdekat Pelayanan kefarmasin di posko Kesehatan merupakan pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien 90,79 Praktek Kefarmasian di Posko Kesehatan Rata-Rata 94,35 97,92 63,40 91,67 RataRata 73,07 66,67 95,31 98,96 73,96 Berdasarkan Tabel 1, dapat diketahui bahwa dengan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta. Pada awalnya kemampuan rata-rata peserta hanya 63,40, sedangkan setelah mengikuti kegiatan menjadi 73,96. Materi yang berkaitan dengan tema pertolongan pertama pada keadan gawat darurat menjadi materi dengan peningkatan nilai tertinggi dari Carmin: Journal of Community Service, 4. ,2024 | 61 Rizki et al. , 2024 54,02 menjadi 73,07. Hal ini disebabkan Apoteker jarang mempelajari tentang pertolongan pertama pada saat terjadi kegawatdarutan. Hal tersebut juga bukan kompetensi utama seorang Apoteker, tetapi pengetahuan tersebut harus dipelajari bagi relawan tenaga kesehatan yang akan menghadapi berbagai keadaan yang tidak terduga. Pelatihan relawan diketahui berpengaruh positif dan mampu meningkatkan keterampilan relawan (Supriharyanti et al. , 2. Satu hari sebelum pelaksanaan Haul Guru Sekumpul yaitu pada Jumat 12 Januari 2024, dilakukan technical meeting Relawan Apoteker secara daring melalui zoom meeting. Tujuan technical meeting yaitu menyampaikan hal teknis berkaitan kegiatan dan memberikan motivasi pada relawan (Rosadiputri & Christin, 2. Relawan Apoteker berasal dari berbagai Kota/Kabupaten di Kalimantan Selatan, sehingga sulit untuk melaksanakan kegiatan technical meeting secara langsung dengan mengumpulkan seluruh relawan. Relawan akan berangkat dari tempat asalnya pada umumnya pada hari pelaksanaan haul, sehingga technical meeting secara daring memudahkan koordinasi. Pembagian penempatan posko dan pembagian ID card resmi dilakukan secara daring. Haul Guru Sekumpul secara resmi dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 13-14 Januari 2024. Posko kesehatan mulai dibuka sejak pagi hari. Relawan apoteker langsung menuju posko kesehatan tempat bertungas. Apoteker bertanggungjawab terhadap penyerahan, pencatatan, dan pengelolaan obat-obatan di posko kesehatan. Apoteker yang terlibat sebagai relawan berjumlah 76 orang. Karakteristik Relawan Apoteker yang terlibat pada Haul Guru Sekumpul dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2 Karakteristik relawan apoteker pada haul guru sekumpul No. Karakteristik Umur Jumlah Persentase (%) Total 75,00 21,05 3,95 Total 52,63 47,37 Total 40,79 35,53 23,68 Total 28,95 13,17 25,00 9,21 5,26 1,31 3,95 2,63 1,31 6,58 2,63 Kelamin Perempuan Laki-Laki Pekerjaan Swasta Instansi Pemerintah Belum Bekerja Asal Kabupaten Banjar Banjarbaru Banjarmasin Batola HSS HST Kotabaru Tabalong Tanah Bumbu Tanah Laut Tapin Relawan Apoteker mayoritas diisi oleh Apoteker muda dengan umur 20 -30 tahun . %), diikuti umur 31-40 tahun . ,05%) dan 41-50 tahun . ,95%). Apoteker muda masih memiliki Carmin: Journal of Community Service, 4. ,2024 | 62 Rizki et al. , 2024 semangat yang tinggi untuk menjadi relawan dan belum memiliki aktivitas lain diluar pekerjaan sehari-hari. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa Apoteker di Kalimantan Selatan didominasi umur 20-30 tahun . ,41%), selanjutnya umur 31-40 tahun . ,70%) (Rizki et al. Berdasarkan karakteristik usia Relawan Apoteker berkorelasi dengan data Apoteker di Kalimantan Selatan yang didominasi Apoteker usia 31-40 tahun. Karakteristik berdasarkan jenis kelamin. Relawan Apoteker didominasi perempuan . ,63%). Apoteker Kalimantan Selatan didominasi perempuan sebesar 73,89% (Rizki et al. Relawan yang terlibat bekerja swasta . ,79%) dan Instansi Pemerintah . ,53%). Apoteker yang belum bekerja 23,69%, disebabkan rata-rata Apoteker yang baru lulus kuliah Pendidikan Profesi Apoteker. Asal Kota/Kabupaten didominasi Kabupaten Banjar . ,95%). Banjarmasin . %), dan Banjarbaru . ,17%). Hal ini disebabkan pelaksanaan kegiatan di Martapura terletak di Kabupaten Banjar, sehingga dekat dengan Banjarmasin dan Banjarbaru. Dokumentasi kegiatan di posko kesehatan disajikan pada Gambar 4. Gambar 4 Kegiatan relawan apoteker di posko kesehatan Relawan apoteker yang telah terlibat pada kegiatan Haul Guru Sekumpul diminta melakukan dokumentasi kegiatan. Selanjutnya apoteker mengisi absensi dalam bentuk google form yang di dalamnya terdapat isian identitas, upload dokumentasi kegiatan, evaluasi kegiatan, dan saran atas pelaksanaan kegiatan. Isian tersebut menjadi syarat untuk relawan apoteker mendapat sertifikat kegiatan. Aspek yang dievaluasi meliputi kelancaran pelayanan, pelayanan panitia, respon panitia, manfaat pelatihan, dan manfaat technical meeting. Relawan apoteker dapat memberi skor kurang . , cukup . , baik . , dan sangat baik . untuk setiap aspek. Rata-rata skor selanjutnya dikalikan faktor konversi 25, sehingga nilai maksimal 100. Kategori penilaian yaitu tidak memuaskan . , kurang memuaskan . , cukup memuaskan . , dan memuaskan . Hasil evaluasi kegiatan yang diisi oleh 76 relawan apoteker dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3 Hasil Evaluasi kegiatan relawan apoteker pada haul guru sekumpul No. Aspek Dievaluasi Kelancaran Pelayanan di Posko Pelayanan Panitia PC IAI Kab Banjar Respon Panitia PC IAI Kab Banjar Manfaat Pelatihan Relawan Manfaat Technical Meeting Relawan Rata-Rata Skor 83,55 82,23 84,21 86,51 83,88 Kategori Memuaskan Memuaskan Memuaskan Memuaskan Memuaskan Carmin: Journal of Community Service, 4. ,2024 | 63 Rizki et al. , 2024 Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, kelancaran pelayanan di posko, pelayanan panitia, respon panita, manfaat pelatihan, dan manfaat technical meeting termasuk kategori memuaskan. Relawan apoteker menilai bahwa secara umum kegiatan berlangsung lancar, meskipun terdapat sedikit masalah dalam distribusi obat-obatan, tetapi dapat diatasi. Pelayanan dan respon panitia terhadap relawan apoteker dilakukan melalui WhatsApp. Panitia yang berhubungan langsung dengan relawan apoteker merupakan panitia yang ditinggal di wilayah sekumpul, sehingga memahami jalur yang harus dilewati untuk menuju posko kesehatan. Posko kesehatan juga dapat dengan mudah dituju karena titiknya sudah tersedia di google map. Informasi penting selalu disampaikan melalu grup WhatsApp relawan. Informasi yang bermanfaat dan disampaikan secara berkala dapat meningkatkan kepuasan. Hal tersebut disebabkan relawan merasa diberi perhatian dan menunjukkan rasa tanggungjawab pelaksana atau panitia (Farahdiba & Suci, 2. Pelatihan relawan dirasa sangat memberi manfaat dalam membekali relawan apoteker sebelum terjun di posko kesehatan karena banyak apoteker yang baru pertama kali mengikuti kegiatan ini. Pelatihan dapat dikatakan efektif apabila pelatihan tersebut memberi banyak manfaat dan menambah pengetahuan (Tamsuri, 2. Peserta akan termotivasi dan tertarik untuk mengikuti secara penuh. Hasil kuesioner menunjukkan peserta merasa puas terhadap pelatihan yang diadakan untuk persiapan kegiatan Haul Guru Sekumpul. Technical meeting juga dianggap memberi banyak manfaat karena panitia membuka diskusi seluas-luasnya untuk Relawan Apoteker bertanya terkait hal teknis kegiatan. Kegiatan technical meeting sudah terjadwal, sehingga relawan apoteker dapat jauh-jauh hari mengosongkan Technical meeting berperan penting dalam lancarnya kegiatan yang akan Selain itu, pada tahapan ini seluruh peserta dapat menyamakan persepsinya, sehingga meminimalisir kesalahan dalam menafsirkan suatu maksud yang disampaikan (Bakri & Irawati, 2. Relawan apoteker yang telah mengikuti kegiatan dan mengisi form absensi selanjutnya akan mendapatkan sertifikat kegiatan. Sertifikat dilengkapi dengan kredit poin sebesar 4 SKP Pengabdian Masyarakat dengan Nomor SK: Kep. 129/PD. IAI/KALSEL/I/2024. PC IAI Kab. Banjar sebagai panitia yang mengkoordinir Relawan Apoteker mengucapkan banyak terimakasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. Posko Induk Sekumpul, dan Seluruh relawan apoteker yang telah terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini. Semoga apoteker dapat selalu berperan dalam upaya meningkatkan kesehatan di Indonesia. SIMPULAN Apoteker berperan dalam kegiatan haul guru sekumpul yang dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 13-14 Januari 2024 sebagai Relawan Apoteker di posko kesehatan. Apoteker yang terlibat berjumlah 76 orang, telah melalui proses rekrutmen, pelatihan, dan technical meeting. Tingkat pengetahuan relawan apoteker meningkat setelah mengikuti Pelatihan Relawan dari 63,40 menjad 73,96. Relawan Apoteker yang terlibat merasa puas terhadap kelancaran pelayanan, pelayanan panitia, respon panitia, manfaat pelatihan, dan manfaat technical meeting dengan skor DAFTAR PUSTAKA