MAHSEER: Vol 4 No 2 Juli 2022 Hal 32 - 38 e-ISSN: 2809-8234. p-ISSN : 2809-8374 Received 09 juli 2022 / Revised 19 Juli 2022 / Accepted 26 Juli 2022 Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan https://jurnal. id/index. php/mahseer Aplikasi Probiotik Herbal dalam Pakan pada Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus Burchell,1. [Application of herbal probiotics on feed for Sangkuriang catfish (Clarias gariepinus Burchell, 1. Tasya Utami Putri1. MuAoamar Abdan2,4a. Harun1. Shara Jayanti3. Suprihadi1. Said Samsuli4 1 Politeknik Kelautan dan Perikanan Aceh. Aceh Besar. Aceh,23381 2 Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Gajah Putih. Aceh Tengah. Aceh, 3Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo. Jawa Timur, 61253 4 Mina Mandiri Hatchery. Beutong. Nagan Raya, 23672 Email : muammarabdan@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik herbal dalam pakan pada ikan lele (Clarias gariepinu. Penelitian ini dilakukan di UPR Mina Mandiri. Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya mulai bulan April sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu: 15, 20, 25, 30 dan 35 ml/kg pakan. Hasil uji ANOVA menunjukkan aplikasi probiotik berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan (P<0,. dan tidak berpengaruh nyata pada kelangsungan hidup. Uji lanjut Duncan terlihat berbeda nyata antar perlakuan pada parameter pertumbuhan berat dan Panjang ikan. Nilai tertinggi dan terbaik dijumpai pada perlakuan 30 ml/kg pakan yang menghasilkan pertumbuhan berat mutlak 11,62 g, panjang mutlak 5,24 cm dengan tingkat kelangsungan hidup 72 %. Kata penting : Probiotik herbal. Clarias gariepinus, perlakuan pakan Abstract This study aims to analyze the effect of giving herbal probiotics in feed for catfish (Clarias This study was conducted at UPR Mina Mandiri. Beutong District. Nagan Raya Regency, from April to May 2022. This study used a complete random design (CRD) with five treatments and three repetitions. e: 15, 20, 25, 30, 30, and 35 ml/kg feed. The result of ANOVA showed that the application of probiotics has a significant effect on growth . <0. and has no significant effect on survival. Duncan's further test is significantly different between the treatment of fish growth parameters. The highest value is found in the treatment of 30 ml/kg of feed which produces an absolute weight growth of 11. 62 gr and absolute length of 5. 24 cm with a survival rate of 72 %. Keyword: Herbal Probiotics. Clarias gariepinus. Feed Treatment Aplikasi Probiotik Herbal dalam Pakan pada Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus Burchell,1. Pendahuluan Ikan lele sangkuriang (Clarias gariepinu. merupakan salah satu komoditi ikan air tawar yang digemari oleh masyarakat karena memiliki harga yang terjangkau serta rasa yang gurih, selain itu ikan ini juga kaya kandungan protein, lemak, karbohidrat, vitamin, enzim, dan omega-3 (Ubaidillah & Hersulistyorini. Ikan lele telah dibudidayakan di Indonesia, bahkan menjadi salah satu sumber penghasilan yang potensial. Hal ini di sebabkan ikan lele memiliki banyak keunggulan seperti pemeliharaan yang dapat dilakukan pada kolam tepal, waduk, diberbagai keramba, dibak, di kolam tadah hujan secara konvensional, semi intensif maupun Intensif (Faridah et al. , 2. Selain itu, ikan lele juga dapat hidup pada perairan dengan konsentrasi oksigen rendah serta pada padat tebar tinggi. Pada kegiatan budidaya, umumnya pakan dapat menghabiskan biaya sekitar 75% dari total biaya produksi (Mulyani et , 2. Tingginya harga pakan serta kualitas nutrisinya yang rendah menjadi salah satu hambatan dalam kegiatan Oleh karena itu, dibutuhkan bahan tambahan berupa probiotik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan ditambahkan kedalam pakan . eed additiv. sehingga dapat mengurangi biaya produksi. Beberapa menunjukkan bahwa aplikasi probiotik berperan dalam meningkatkan kualitas air, meningkatkan biosekuriti, suplementasi pakan, meningkatkan ketahanan terhadap penyakit, meningkatkan produktivitas, meningkatkan efisiensi pakan, dan menurunkan biaya produksi. (Avnimelech & Kochba, 2009. Kesarcodi-Watson et al. Fratiwi et al. , 2018. Kuhn et al. Nayak, 2010. Sayes et al. , 2. Menurut Mulyani et al. probiotik merupakan bahan tambahan dalam pakan yang mengandung sejumlah bakteri . yang menguntungkan bagi kesehatan dan pertumbuhan ikan serta mikroflora intestinal. Probiotik bermanfaat meninggatkan nafsu makan pada ikan serta meningkatkan kekebalan tubuh dari penyakit sehingga menurunkan tingkat kematian pada ikan budidaya((Faziel et al. Saputra et al. , 2. Bakteri mekanisme dalam meningkat kan nutrisi pakan yaitu dengan menghasilkan beberapa enzim amylase, protease, lipase dan selulase dalam pencernaan (Sahu et al. Wang et al. , 2. Selain itu, probiotik juga dipercaya mampu menjaga kualitas air budidaya (Mansyur & Tangko. Oleh karena itu, pembesaran ikan lele sangkuriang (C. dengan menggunakan probiotik organik sangat potensial dilakukan. Hal ini mengingat, banyaknya bahan yang mudah ditemui dapat digunakan sebagai bahan baku Bahan dan Metode Waktu dan tempat Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April Ae Mei 2022 di UPR Mina Mandiri. Kabupaten Nagan Raya. Rancangan penelitian Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan lima perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan probiotik dalam pakan yang berbeda yaitu 15 ml/kg pakan (A. , 20 ml/kg pakan (B. , 25 ml/kg pakan (C. , 30 ml/ kg pakan (D. dan 35 ml/kg pakan (E. Persiapan wadah dan ikan uji Wadah yang digunakan adalah styrofoam dengan kapasitas 75 liter sebanyak 15 unit yang telah dibersihkan dengan menggunakan kaporit. Pembersihan berfungsi untuk mensterilkan styrofoam dari jamur dan bakteri yang menempel. Setelah dibilas styrofoam dijemur selama 3 jam dan selanjunya diisi air sebanyak 50 Jurnal MAHSEER. Vol 4 No 2 Juli 2022 Hal 32 - 38 liter dan diarerasikan selama 24 jam kemudian dimasukkan ikan uji. Benih ikan dalam penelitian ini berasal dari hasil perkawinan alami di UPR Mina Mandiri. Penebaran ikan uji merujuk pada Nopras et al. yaitu 20 ekor/L . obot 1,1 Ae 1,5 g dan panjang 5,1 Ae 5,5 cm Persiapan probiotik herbal Probiotik dilakukan fermentasi selama 7 hari dengan menggunakan bahan herbal yang mudah didapatkan, dengan komposisi gula 10 g/L air . enambahan 2 g/hari selama 7 hari fermentas. , kunyit 50 g/L air, dedak 50 g/L air, ragi 5 g/L air. Setelah 7 hari fermentasi probiotik dapat digunakan. Persiapan pakan uji Pakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan komersil apung . rotein 35%), pakan uji terlebih dahulu disemprotkan probiotik setiap pemberian pakan sesuai perlakuan serta dilakukan pengadukan dan dikeringanginkan. Pakan kemudian diberikan pada ikan sebanyak 2 kali sehari pukul 08. 00 dan 17. 00 wib secara ad statation. Pengambilan data Pengambilan sebanyak 5 kali yaitu pada hari ke- 0, 10, 20, 30 dan 40. Pengambilan data pertumbuhan dengan menimbang berat dan mengukur panjang ikan selama periode sampling, pengamatan bobot ikan yang mati dilakukan setiap hari untuk menghitung tingkat kelangsungan hidup Pengontrolan kualitas air yang dilakukan dengan membersihkan kotoran sisa pakan pada saat pemeliharaan dengan cara penyiponan dan pergantian air sebanyak air yang terbuang. Penyiponan dilakukan 1-2 jam setelah pemberian Pengukuran kualitas air dilakukan pada pagi dan sore hari setiap dilakukan sampling pada pukul 08. 00 Ae 16. 00 WIB. Tabel 1. Kualitas air pemeliharaan Perlakuan Suhu Desolved A15 20 Ae 30 6,5 Ae > 3 mg/l B20 > 3 mg/l C25 20 Ae 30 6,5 Ae > 3 mg/l D30 > 3 mg/l E35 20 Ae 30 6,5 Ae > 3 mg/l AC 20 Ae 30 6,5 Ae 20 Ae 30 6,5 Ae Tabel 2. Pertumbuhan berat mutlak, kelangsungan hidup benih ikan lele (C. Perlakuan . l/kg A15 B20 C25 D30 E35 PPM . PBM . KH (%) 25A0. 71A0. 16A0. 34A0. 75A0. 90A0. 40A0. 71A0. 79A0. 51A0. 0A4. 0A1. 3A2. 0A3. 0A3. *Supercript sama pada kolom yang sama tidak berbeda **PPM: Pertumbuhan PPB: Pertumbuhan berat mutlak. KH: Kelangsungan Hidup Berat . Aplikasi Probiotik Herbal dalam Pakan pada Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus Burchell,1. akhir penelitian . L0 : Panjang rata Ae rata awal penelitian . Kelangsunagn Hidup (KH) Kelangsungan hidup dihitung berdasarkan persamaan (Effendie, 1. KH = Nt/N0 y100 H10 H20 4H30 H40 Dimana. Nt = Jumlah ikan pada akhir pemeliharaan . N0 = Jumlah ikan pada awal pemeliharaan . Hari pengamatan ke- Panjang . A15 D30 B20 E35 C25 Analisais Statistik Parameter penelitian dianalisa menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan bila terdapat pengaruh perlakuan dilakukan uji lanjut DuncanAos Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95%. H10 H20 H30 Hari pengamatan keA15 D30 B20 E35 H40 C25 Gambar 1. Pertumbuhan, . Berat, . Panjang Ikan lele (C. Parameter penelitian Pertumbuhan Parameter pertumbuhan yang diukur pertumbuhan panjang mutlak. Pertambahan bobot dihitung dengan rumus (Effendie, 1. W = Wt Ae Wo Dimana. W : Pertambahan bobot . Wt : Bobot biomassa pada akhir penelitian . Wo : Bobot biomassa pada awal penelitian . Pertumbuhan panjang mutlak sesuai dengan sesuai dengan (Effendie, 1. PPM = Lt Ae L0 Dimana. PPM: Pertumbuhan rata Ae rata panjang mutlak . Lt: Panjang rata Ae rata Hasil Pertumbuhan berat dan panjang mutlak ikan lele selama 40 hari menunjukkan peningkatan berat yaitu 2,77 g Ae 14, 89 g dan panjang 7,7 cm Ae 13,01 cm (Gambar . , hal yang sama diperoleh pada parameter kelangsungan hidup (KH), dimana nilai tertinggi diperoleh pada perlakuan 30 ml/kg pakan dengan nilai 72% (Gambar . Hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian probiotik herbal pada pakan dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata pada perlakuan pertumbuhan berat dan panjang ikan (P<0,. , tetapi tidak berpengaruh nyata pada parameter kelangsungan hidup ikan. Hasil uji lanjut DuncanAos Multiple Range Test terlihat berbeda nyata antar perlakuan pada parameter pertumbuhan berat dan panjang ikan, dengan nilai tertinggi dan terbaik diperoleh pada perlakukaan D30 . ml/kg paka. dibandigkan perlakuan A15 . ml/kg paka. B20 . ml/kg paka. C25 . ml/kg paka. E35 . ml/kg paka. (Tabel . Pembahasan Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya jumlah dan ukuran sel dalam tubuh atau penambahan dimensi berat dan panjang tubuh (Wibowo et al. , 2. Pada Jurnal MAHSEER. Vol 4 No 2 Juli 2022 Hal 32 - 38 saat proses pertumbuhan semakin banyak jumlah sel pada tubuh dan organ tubuh juga semakin besar atau meningkat, dalam proses pertumbuhan ikan lele sangkuriang membutuhkan pakan yang berprotein tinggi dan berkualitas. Probiotik telah mejadi makanan tambahan berupa sel-sel mikroorganisme hidup yang memberikan pengaruh mengonsumsinya, hal ini disebabkan mikroorganisme di saluran pencernaan yang menjadi pendukung dalam proses kecernaan makanan di dalam usus (Fuadi et , 2019. Irianto, 2. Probiotik yang masuk ke dalam tubuh ikan lele membantu proses pencernaan sehingga kecernaan meningkat. Kecernaan terhadap pakan meningkat selanjutnya pakan akan lebih efisien dimanfaatkan oleh ikan karena nutrisi pakan mudah terserap oleh tubuh yang selanjutnya retensi protein, retensi karbohidrat, dan retensi lemak akan meningkat akibat dari penyerapan nutrisi Pada penelitian ini, pemberian pakan yang dengan pencampuran probiotik bahan herbal pada benih ikan lele mampu kelangsungan hidup pada ikan lele. Hal ini disebabkan oleh Bakteri Bacillus subtilis pertumbuhan (Wang & Han, 2. melalui stimulasi sistem imun (Ai et al. , 2. dan pengendalian bakteri patogen (Vaseeharan Ramasamy. Penelitian sebelumnya pada ikan koi misalnya, pemberian probiotik yang mengandung B. subtilis terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan dan efisiensi pakan namun tidak memengaruhi sintasan (Suxu et al. Bakteri probiotik menghasilkan enzim yang mampu mengurai senyawa kompleks menjadi sederhana sehingga siap digunakan ikan. Enzim-enzim tersebut yang akan membantu untuk menghidrolisis . olekul-molekul komplek. , seperti memecah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi molekul- molekul yang lebih sederhana sehingga mempermudah proses pencernaan dan penyerapan dalam saluran pencernaan ikan (Putra, 2. Namun, kelebihan probiotik juga dapat menimbulkan permasalah dalam kegiatan budidaya. Beberapa laporan menyebutkan bahwa kelebihan probiotik berdapak pada terganggunya sistem perncernaan larva dan benih ikan (Gomez-Gil et al. , 2000. Raja et , 2. Selain itu, dampak kelebihan lingkungan jika diaplikasikan secara berlebihan, misalnya dalam kondisi normal menguntungkan akan tetapi pada kondisi tidak normal akan merusak lingkungan budidaya (Verschuere et al. , 2000. Denev et , 2. Kualitas air merupakan faktor pendukung lainnya dalam kegiatan Menurut Madinawati et al. , kualitas air pada pertumbuhan lele berkisar antara 26 Ae 31 oC, pH berkisar antara 7 Ae 8, dengan kandungan oksigen terlarut 4,4 Ae 4,6 ppm, dalam penelitian ini kualitas air (Tabel . masih dalam kisaran yang optimal untuk ikan lele. Kesimpulan Penambahan probiotik pada pakan dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,. dan berbeda nyata terhadap pertumbuhan berat dan panjang ikan, namun tidak berpengaruh nyata pada parameter kelangsungan hidup ikan lele (C. Perlakuan D30 . ml/kg paka. menunjukkan hasil terbaik karena menghasilkan pertumbuhan berat dan panjang serta kelangsungan hidup tertinggi. Daftar Pustaka