Kepemimpinan Transformasional Wanita dalam Pendidikan Islam di SD Islam Permata Hati Gresik Dellah Wahyuning Tiyas KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL WANITA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI SD ISLAM PERMATA HATI GRESIK Dellah Wahyuning Tiyas UIN Sunan Ampel Surabaya tyasdella18@gmail. Abstract: perempuan dalam pendidikan Islam, yang sering dihadapkan pada generalisasi orientasi gender dan aset yang terbatas. Penelitia ini disusun dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana Winarti menjalankan otoritas transformasional dan partisipatif di SD Islam Permata Hati serta memahami pengaruhnya terhadap kualitas pengajaran di madrasah tersebut. Dengan pendekatan subyektif, informasi dikumpulkan melalui wawancara, persepsi dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya administrasi transformasional Ustadzah Winarti yang berpusat pada inspirasi, visi dan kemajuan telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang energik dan Pendekatan partisipatifnya meningkatkan kolaborasi dan rasa kepemilikan di antara guru, staf, dan siswa. Meski menghadapi generalisasi gender. Winarti mampu mengatasinya melalui pelaksanaan dan pengembangan yang andal, termasuk integrasi inovasi dan program ekstrakurikuler. Penelitian ini memberikan pengetahuan pada bagian administrasi dan peran perempuan dalam pendidikan Islam dan dapat menjadi referensi bagi institusi lain untuk mendidik dan menciptakan administrasi yang layak. Keywords: Kepemimpinan Wanita. Pendidikan Islam. Kepemimpinan Transformasional. PENDAHULUAN Pendidikan Islam memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan moral generasi muda. Pendidikan Islam memiliki tujuan untuk membentuk manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, yang pada akhirnya akan berkontribusi positif dalam masyarakat yang lebih luas. Kepemimpinan yang efektif di madrasah berpengaruh terhadap kualitas pendidikan dan pembentukan nilai-nilai Islami. Penelitian ini berfokus pada SD Islam Permata Hati Menganti Gresik yang dipimpin oleh Winarti. Pd. Kepemimpinan Winarti diharapkan dapat memberikan gambaran tentang bagaimana pemimpin wanita mengelola institusi Siti Khopipatu Salisah. Astuti Darmiyanti. And Yadi Fahmi Arifudin. AuPeran Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di Era Digital: Tinjauan Literatur,Ay AlFikr: Jurnal Pendidikan Islam 10. No. : 36Ae42. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 387 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Dellah Wahyuning Tiyas pendidikan Islam dengan baik dan efektif. Penelitian-penelitian sebelumnya yang membahas kepemimpinan wanita dalam pendidikan Islam mencakup berbagai perspektif, termasuk tantangan, peluang, dan dampak kepemimpinan wanita dalam institusi pendidikan Islam. kepemimpinan wanita sering menghadapi tantangan stereotip gender namun memiliki potensi besar untuk membawa inovasi dalam pendidikan. Studi ini menemukan bahwa meskipun ada hambatan-hambatan signifikan terkait gender, kepemimpinan wanita mampu menghasilkan dinamika organisasi yang lebih inklusif dan adaptif, yang mendukung inovasi dan peningkatan efektivitas organisasi secara keseluruhan. Studi kasus di SD Islam Permata Hati ini memberikan kontribusi penting untuk mengisi kesenjangan tersebut dan memberikan perspektif baru tentang kepemimpinan perempuan dalam pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis yang dapat diterapkan oleh madrasah lain dalam mengelola lembaga pendidikannya. Penelitian ini memberikan kontribusi baru pada penelitian akademis tentang kepemimpinan perempuan dalam pendidikan Islam, dengan fokus studi kasus di SD Islam Permata Hati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan berdasarkan metodologi studi kasus. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali lebih dalam mengenai kepemimpinan wanita di SD Islam Permata Hati Menganti Gresik yang dipimpin oleh Winarti. Pd. Pendekatan kualitatif memungkinkan eksplorasi mendalam dan komprehensif tentang pengalaman, tantangan, dan strategi kepemimpinan yang diterapkan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni wawancara dengan kepala sekolah Winarti. Pd. , serta guru, staf administrasi, dan beberapa siswa. Wawancara ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman langsung mengenai gaya kepemimpinan, tantangan yang dihadapi, dan dampaknya terhadap kualitas pendidikan di madrasah. Selanjutnya Peneliti melakukan observasi eksklusif pada Sekolah Dasar Islam Permata Hati buat melihat bagaimana kepemimpinan yg diterapkan pada kegiatan sehari-hari. Observasi meliputi hubungan antara ketua madrasah menggunakan guru, staf, & siswa, dan aplikasi acara & aktivitas Pengumpulan data sekunder melalui analisis dokumen misalnya laporan tahunan madrasah, catatan rapat, kebijakan sekolah, & publikasi terkait Dokumentasi ini membantu memperkuat temuan berdasarkan wawancara & observasi. Pendekatan ini diperlukan untuk mendapatkan wawasan yg mendalam mengenai kepemimpinan perempuan pada pendidikan Siti Fatimah. AuGaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan Dalam Mengembangkan Lembaga Pendidikan Islam (Studi Kasus Di Mtsn Tuban Dan Mts Salafiyah Merakurak Tuba. ,Ay At-Tuhfah: Jurnal Studi Keislaman 9. No. : 83Ae110. Halaman 388 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Kepemimpinan Transformasional Wanita dalam Pendidikan Islam di SD Islam Permata Hati Gresik Dellah Wahyuning Tiyas Islam, khususnya pada Sekolah Dasar Islam Permata Hati & memperlihatkan rekomendasi mudah buat pengembangan lebih. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah Sebagai kepala SD Islam Permata Hati. Winarti menerapkan gaya kepemimpinan transformasional yang mengedepankan visi, inspirasi, dan motivasi untuk mencapai tujuan pendidikan yang tinggi. Kepemimpinan transformasional yang digunakannya berfokus pada pengembangan visi yang jelas serta menginspirasi guru dan siswa untuk mencapai tujuan bersama. Gaya kepemimpinan ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan berorientasi pada kinerja. 4 Bahkan. Kepala Sekolah SD Islam Permata Hati selalu mendorong inovasi dan kreativitas pada guru dan siswa serta mendukung penuh inisiatif-inisiatif baru untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu, kepala sekolah SD Islam Permata Hati melakukan pendekatan partisipatif dalam pengambilan keputusan dengan melibatkan guru, staf, dan siswa dalam proses pengambilan keputusan untuk menciptakan lingkungan yang kolaboratif dan inklusif. Pendekatan partisipatif ini tidak hanya memperkuat rasa tanggung jawab seluruh warga madrasah, namun juga mendorong mereka untuk lebih bertanggung jawab dan termotivasi dalam melaksanakan tugasnya masing-masing. Karena pengajar merasa dihargai dan didengarkan, mereka lebih berkomitmen dalam menyelenggarakan program Tantangan yang Dihadapi Tantangan terbesar bagi kepala SD Islam Permata Hati adalah stereotip gender yang masih ada di masyarakat. Banyak yang meragukan kemampuan perempuan memimpin lembaga pendidikan Islam. Namun Kepala Sekolah SD Islam Permata Hati berhasil membuktikan kemampuannya melalui kinerja yang konsisten dan hasil yang nyata. Ia bertahan melewati perlawanan awal dan terus menunjukkan bahwa kepemimpinannya dapat membawa perubahan positif 3 Abdul Fattah Nasution. Metode Penelitian Kualitatif (Bandung: Cv. Harfa Creative, 2. 4 Luthfi Akbar And Nani Imaniyati. AuGaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru,Ay Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 4. No. 2 (July 1, 2. : 176Ae181. 5 Faizi Anwar. Asrin Asrin. And Dadi Setiadi. AuKepemimpinan Partisipatif Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Di Smp Negeri 1 Sakra,Ay Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 7. No. 3 (July 21, 2. : 1229Ae1237. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 389 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Dellah Wahyuning Tiyas bagi madrasah. Tekad dan komitmennya untuk memajukan pendidikan di madrasah membuktikan bahwa perempuan dapat berhasil menduduki posisi kepemimpinan meski menghadapi hambatan gender. Keterbatasan sumber daya baik finansial maupun fasilitas juga menjadi tantangan besar, namun Kepala Sekolah SD Islam Permata Hati mampu mengatasi tantangan tersebut melalui berbagai inovasi dan kolaborasi dengan masyarakat. Strategi Inovatif dalam Pengelolaan Madrasah Kepala Sekolah SD Islam Permata Hati mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran dan manajemennya. Penggunaan aplikasi pembelajaran online dan sistem informasi manajemen sekolah memudahkan proses dan pengelolaan belajar mengajar. Teknologi dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan madrasah. Guru dan siswa akan dapat mengakses materi pembelajaran secara online sehingga operasional sekolah menjadi lebih terorganisir. Selain itu, berbagai program ekstrakurikuler dikembangkan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa di berbagai bidang seperti seni, olahraga, dan kecakapan hidup. Program-program ini tidak hanya membantu siswa menyadari potensi mereka, namun juga meningkatkan keterlibatan mereka dengan sekolah. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan minat dan bakatnya, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kepemimpinan. Dengan demikian kepemimpinan winarti di SD Islam Permata Hati menunjukkan bagaimana gaya kepemimpinan transformasional dan partisipatif dapat mengatasi tantangan dan meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. PEMBAHASAN Efektivitas Kepemimpinan Transformasional Kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh Winarti selaku kepala SD Islam Permata Hati telah berhasil menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan kondusif. Kepemimpinan ini menekankan pada pemberian visi yang jelas, inspirasi, dan motivasi kepada semua anggota madrasah untuk mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan transformasional sangat efektif dalam meningkatkan kinerja individu dan organisasi secara keseluruhan . Winarti tidak hanya menetapkan tujuan yang tinggi tetapi juga memberikan dukungan dan inspirasi yang diperlukan agar guru dan siswa termotivasi untuk mencapainya. Hasilnya, lingkungan belajar di SD Islam Permata Hati menjadi lebih produktif dan bersemangat. Selain itu, pendekatan partisipatif yang diadopsi oleh Winarti telah meningkatkan kolaborasi antara guru, staf, dan siswa. Dia melibatkan semua Halaman 390 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Kepemimpinan Transformasional Wanita dalam Pendidikan Islam di SD Islam Permata Hati Gresik Dellah Wahyuning Tiyas pihak dalam proses pengambilan keputusan, menciptakan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap keberhasilan madrasah. Partisipasi dalam pengambilan keputusan dapat meningkatkan komitmen dan inovasi di antara anggota organisasi. SD Islam Permata Hati, partisipasi ini tidak hanya meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan tetapi juga mendorong inovasi dan solusi kreatif dalam menghadapi tantangan pendidikan. Mengatasi Tantangan Stereotip Gender Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh Winarti adalah stereotip gender yang masih kuat di masyarakat. Meskipun awalnya menghadapi resistensi, keberhasilan Winarti dalam memimpin madrasah dan meningkatkan kualitas pendidikan membuktikan bahwa kinerja dan hasil nyata dapat mengatasi prasangka tersebut. Wanita dapat mengatasi hambatan gender melalui kepemimpinan yang efektif dan hasil yang konsisten. Keberhasilan Winarti menjadi bukti nyata bahwa kemampuan dan dedikasi dalam kepemimpinan tidak dibatasi oleh gender. Selain membuktikan kemampuannya melalui kinerja. Winarti juga menjadi contoh kiprah bagi perempuan lainnya. Keberhasilannya ketika memimpin SD Islam Permata Hati menunjukkan bahwa perempuan bisa berhasil pada posisi kepemimpinan, bahkan pada bidang yang tak jarang didominasi laki-laki. Hal ini memberi pandangan baru & motivasi bagi perempuan lain untu mengejar kiprah kepemimpinan & memberitahuakan bahwa mereka juga mempunyai kapasitas untuk berhasil. Winarti menyampaikan bahwa menggunakan dedikasi, kerja keras, & kemampuan yg mumpuni, perempuan bisa mengatasi kendala gender & mencapai posisi kepemimpinan yg tinggi. Inovasi dalam Pendidikan Winarti telah berhasil mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran dan administrasi di SD Islam Permata Hati. Penggunaan aplikasi belajar online dan sistem informasi manajemen sekolah telah meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional madrasah. E-learning memiliki potensi transformasional dalam pendidikan, meningkatkan aksesibilitas dan kualitas Mereka menjelaskan bahwa pembelajaran campuran, yang menggabungkan pengalaman belajar tatap muka dengan online, dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih kolaboratif dan bermakna. Teknologi memungkinkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja, serta mempermudah guru dalam mengelola administrasi dan Ini juga membantu dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menyediakan berbagai alat untuk pengajaran yang lebih interaktif dan menarik. Diversifikasi program ekstrakurikuler di SD Islam Permata Hati memberikan siswa peluang untuk mengembangkan bakat dan minat mereka di berbagai bidang seperti seni, olahraga, dan keterampilan hidup. Keterlibatan Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 391 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Dellah Wahyuning Tiyas dalam aktivitas ekstrakurikuler sangat penting untuk perkembangan siswa, baik secara akademis maupun sosial. Program-program ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan siswa di sekolah tetapi juga membantu mereka dalam mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kerja tim, dan tanggung jawab. Siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik dan keterampilan sosial yang lebih kuat. KESIMPULAN Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional Winarti yg serius dalam visi, inspirasi, & motivasi berhasil membentuk lingkungan belajar yg bergerak maju & kondusif. Pendekatan partisipatif yg melibatkan guru, staf, & anak didik pada pengambilan keputusan juga meningkatkan kerja sama & rasa mempunyai antar semua anggota Tantangan primer yg dihadapi oleh Winarti merupakan stereotip gender & keterbatasan sumber daya. Meskipun stereotip gender masih sebagai kendala, keberhasilan Winarti menunjukkan bahwa kinerja & output bisa mengatasi sterotip tersebut. Dia juga berperan menjadi contoh bagi perempuan lain dan menginspirasi mereka untuk merogoh kiprah kepemimpinan. Dalam menghadapi keterbatasan sumber daya, inovasi & kerjasama komunitas sebagai kunci untuk mengatasi kendala tersebut. Secara keseluruhan, penelitian ini menaruh wawasan mengenai bagaimana kepemimpinan perempuan pada pendidikan Islam bisa mengatasi tantangan, menerapkan penemuan, & meningatkkan kualitas pendidikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan wawasan bagi institusi pendidikan Islam lainnya dalam menerapkan kepemimpinan yg efektif. Dengan demikian, pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan anak didik yg berprestasi secara akademik namun jua mempunyai karakter dan nilai-nilai moral yg tinggi. DAFTAR PUSTAKA