Jurnal Pengembangan Mutu. Volume 1. Nomor 1. Juli 2025, 25-28 LAPORAN AUDIT MUTU INTERNAL PROGRAM STUDI AKUNTANSI UNTUK PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN Jumani 1 Malinda Kharista 2 1 Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda E-mail: jumaniani@gmail. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda E-mail: kharistamalinda@gmail. ABSTRACT This Internal Quality Audit (AMI) was conducted at the S1 Accounting Study Program. Faculty of Economics. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda on March 18, 2025. The audit aimed to ensure the follow-up of previous findings, verify the alignment of quality assurance implementation with academic documents, map accreditation readiness, and identify opportunities for quality improvement. The audit scope covered standards of Vision and Mission. Governance. Cooperation. Students. Education. Research, and Community Service. The findings indicate several areas for improvement, categorized as minor and observation. Key findings include the need for better document archiving, competency certification for educational staff, and Student-Centered Learning (SCL) training in the field of Education. In Research, it is necessary to hold data analysis training, implement internal monitoring and evaluation, and refine research guidelines. For Community Service, the formulation of a service plan and a dedicated budget is required. These findings form the basis for corrective action recommendations to enhance the quality of the study program. Keywords: Internal Quality Audit. Accounting Study Program. Quality Improvement. Corrective Actions ABSTRAK Audit Mutu Internal (AMI) ini dilaksanakan pada Program Studi S1 Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda pada 18 Maret 2025. Audit bertujuan untuk memastikan tindak lanjut temuan sebelumnya, memverifikasi kesesuaian pelaksanaan penjaminan mutu terhadap dokumen akademik, memetakan kesiapan akreditasi, dan mengidentifikasi peluang peningkatan mutu. Lingkup audit mencakup standar Visi dan Misi. Tata Kelola. Kerjasama. Mahasiswa. Pendidikan. Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Hasil audit menunjukkan beberapa area yang memerlukan perbaikan dengan kategori temuan minor dan observasi. Temuan utama meliputi kebutuhan pengarsipan dokumen yang lebih baik, sertifikasi kompetensi bagi tenaga kependidikan, dan pelatihan Student-Centered Learning (SCL) di bidang Pendidikan. Pada bidang Penelitian, perlu diadakan pelatihan olah data, pelaksanaan monev internal, dan penyempurnaan pedoman penelitian. Untuk Pengabdian Masyarakat, diperlukan penyusunan rencana dan anggaran kegiatan pengabdian. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi tindakan koreksi untuk peningkatan mutu program studi. Kata Kunci: Audit Mutu Internal. Program Studi Akuntansi. Peningkatan Mutu. Tindakan Koreksi PENDAHULUAN Proses penjaminan mutu telah menjadi pilar utama dalam manajemen pendidikan tinggi modern untuk memastikan relevansi dan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global. Upaya ini 24 | P a g e Jurnal Pengembangan Mutu. Volume 1. Nomor 1. Juli 2025, 25-28 diwujudkan melalui implementasi sistem penjaminan mutu yang terstruktur dan berkelanjutan. Di Indonesia, kerangka kerja ini dikenal sebagai Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), yang berfungsi sebagai mekanisme institusional untuk mengontrol dan meningkatkan mutu pendidikan secara mandiri dan berkelanjutan. Implementasi SPMI yang efektif akan mendorong terciptanya budaya mutu di seluruh lini organisasi perguruan tinggi. Salah satu instrumen terpenting dalam siklus SPMI adalah Audit Mutu Internal (AMI). AMI berperan sebagai alat evaluasi untuk mengukur kesesuaian antara pelaksanaan standar pendidikan dengan dokumen mutu yang telah ditetapkan, serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan. Pelaksanaan AMI yang efektif terbukti berkontribusi langsung terhadap peningkatan mutu program studi. Selain itu. AMI menjadi sarana strategis dalam persiapan akreditasi, karena temuannya dapat digunakan untuk memperbaiki kelemahan sebelum evaluasi eksternal dilakukan. Proses ini seringkali diawali dengan penyusunan Laporan Evaluasi Diri (LED) yang komprehensif sebagai dasar pelaksanaan audit. Bagi program studi akuntansi, implementasi SPMI yang ketat sangat penting untuk menjaga standar kompetensi lulusan sesuai dengan tuntutan profesi. Sejalan dengan semangat peningkatan mutu berkelanjutan tersebut. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), secara rutin menyelenggarakan AMI. Pada 18 Maret 2025, telah dilaksanakan audit pada Program Studi S1 Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Audit ini memiliki beberapa tujuan strategis, antara lain: Memastikan temuan dan rencana tindakan koreksi dari siklus audit sebelumnya telah Memverifikasi kesesuaian arah dan pelaksanaan penjaminan mutu program studi terhadap Dokumen Akademik dan Dokumen Mutu Fakultas. Memetakan kesiapan Program Studi S1 Akuntansi dalam melaksanakan program Menjamin kelancaran pelaksanaan pengelolaan program studi. Memetakan peluang untuk peningkatan mutu program studi secara berkelanjutan. Permasalahan utama yang dikaji dalam audit ini berfokus pada evaluasi implementasi standar mutu di berbagai bidang untuk mengidentifikasi ketidaksesuaian dan memberikan rekomendasi perbaikan yang konstruktif. METODE 25 | P a g e Jurnal Pengembangan Mutu. Volume 1. Nomor 1. Juli 2025, 25-28 Audit ini menggunakan pendekatan evaluasi berdasarkan butir-butir Standar EDPS (Evaluasi Diri Program Stud. yang ditetapkan oleh universitas. Lingkup audit mencakup evaluasi komprehensif terhadap beberapa standar kunci, yaitu: Visi. Misi. Tujuan dan Tata Kelola Kerjasama Mahasiswa Pendidikan Penelitian Pengabdian Kepada Masyarakat Proses audit dilaksanakan dalam satu hari, pada 18 Maret 2025, dengan jadwal kegiatan yang Kegiatan diawali dengan pertemuan pembukaan dengan Ketua Program Studi, dilanjutkan dengan pertemuan bersama staf, dosen, karyawan, dan mahasiswa. Proses diakhiri dengan penyampaian temuan audit dan penutupan. Pengumpulan data dilakukan melalui verifikasi dokumen dan observasi terhadap kelengkapan bukti yang relevan dengan setiap butir standar yang diaudit. PEMBAHASAN Hasil audit atau temuan dikelompokkan ke dalam tiga bidang utama Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan. Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat. Temuan ini dikategorikan sebagai Minor dan Observasi yang memerlukan tindakan koreksi. Temuan Bidang Pendidikan Di bidang pendidikan, ditemukan beberapa hal yang memerlukan perhatian dan perbaikan, antara lain: Pengarsipan Dokumen: Beberapa dokumen penting belum diarsipkan dengan baik sehingga sulit ditunjukkan saat proses audit. Dokumen tersebut mencakup bukti keikutsertaan dosen dalam komunitas keilmuan, matriks dosen pengampu mata kuliah, dokumentasi rapat, dan laporan Beban Kerja Dosen (BKD). Kompetensi Tenaga Kependidikan (Tendi. : Ditemukan bahwa masih banyak tenaga kependidikan yang belum memiliki sertifikat kompetensi sesuai bidangnya. Hal ini menjadi peluang peningkatan melalui program pelatihan dan sertifikasi. 26 | P a g e Jurnal Pengembangan Mutu. Volume 1. Nomor 1. Juli 2025, 25-28 Pelatihan Dosen: Belum ada dosen yang mengikuti pelatihan metode pembelajaran Student-Centered Learning (SCL). Program studi direkomendasikan untuk mengusulkan program kerja pelatihan SCL untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Temuan Bidang Penelitian Pada bidang penelitian, audit mengidentifikasi beberapa area yang perlu ditingkatkan untuk mendorong produktivitas dan kualitas riset dosen, yaitu: Pelatihan Olah Data: Direkomendasikan agar program studi mengagendakan kegiatan pelatihan olah data penelitian yang bersifat wajib bagi seluruh dosen. Monitoring dan Evaluasi (Mone. Internal: Pelaksanaan monev internal untuk penelitian yang tidak didanai oleh kementerian perlu untuk tetap dilaksanakan dan Pedoman Penelitian: Pedoman penelitian yang ada perlu disempurnakan dengan memuat secara eksplisit kategori penelitian, seperti penelitian pemula, penelitian hibah bersaing, dan penelitian unggulan, agar lebih terarah. Temuan Bidang Pengabdian kepada Masyarakat Untuk bidang pengabdian kepada masyarakat (Abdima. , temuan audit menunjukkan adanya kebutuhan mendasar dalam perencanaan dan penganggaran: Perencanaan Abdimas: Program studi belum memiliki dokumen Rencana Induk Kegiatan Abdimas yang terstruktur. Anggaran Abdimas: Belum terdapat Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) yang spesifik untuk mendukung kegiatan Abdimas. Direkomendasikan agar prodi segera membuat rencana dan RKAT Abdimas yang disesuaikan dengan jumlah dosen yang ada. SIMPULAN Audit Mutu Internal pada Program Studi S1 Akuntansi menyimpulkan bahwa sistem penjaminan mutu telah berjalan, namun memerlukan beberapa tindakan koreksi untuk peningkatan lebih Temuan audit yang bersifat minor dan observasi tersebar di tiga bidang utama. Di bidang pendidikan, fokus perbaikan adalah pada pengarsipan dokumen, peningkatan kompetensi tenaga kependidikan, dan pelatihan SCL bagi dosen. Di bidang penelitian, perlu adanya pelatihan olah data, pelaksanaan monev internal yang konsisten, serta penyempurnaan pedoman Sementara itu, bidang pengabdian kepada masyarakat memerlukan penyusunan rencana kegiatan dan alokasi anggaran (RKAT) yang jelas. Seluruh temuan ini memerlukan 27 | P a g e Jurnal Pengembangan Mutu. Volume 1. Nomor 1. Juli 2025, 25-28 rencana tindak lanjut dengan target waktu penyelesaian 2-3 minggu yang akan dipantau pada siklus audit berikutnya. REFERENSI