Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT: MEMBERI PENGUATAN KEPADA GURU MENGENAI INTERNALISASI NILAI-NILAI KEISLAMAN, KEBANGSAAN. DAN KEACEHAN DALAM KEGIATAN BELAJAR DAN MENGAJAR DI SMA NEGERI 1 BIREUEN Marwan1*. Siraj2. Sri Milfayetty3 Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Almuslim Prodi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Almuslim Prodi Bimbingan Konseling FIP Universitas Negeri Medan Jln. Almuslim Matangglumpangdua Bireuen-Aceh Email:marwan. dayah@gmail. Abstrak Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan mengamanatkan bahwa penyelenggaraan pendidikan di Aceh mengandung nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan yang terpadu dalam semua kegiatan sekolah. Namun dalam praktiknya guru-guru di sekolah mitra belum secara maksimal menerapkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Hal ini disebabkan karena ketidakpahaman guru dan guru merasa sulit untuk bisa memadukan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan belajar dan mengajar. Solusi-solusi yang telah diberikan dalam menyelesaikan permasalahan mitra adalah: memberikan pelatihan berupa workshop mengenai sistem penyelenggaraan pendidikan di Aceh, serta internalisasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. memberikan pelatihan dan pendampingan merancang Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dan handout. memberikan pelatihan bagi guru bimbingan konseling dalam mengentaskan masalah karakter siswa melalui layanan konseling QurAoani, serta membangun manajemen networking konseling SMA. memberikan pendampingan dalam implementasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar mengajar. menumbuh kembangkan motivasi dan ketrampilan mengajar yang bervariasi kepada guru di sekolah mitra. Pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bireuen, dengan sasaran guru-guru bidang studi dan guru-guru bimbingan konseling. Kegiatan tersebut dilakukan melalui: pelatihan dalam bentuk workshop. In House Training, serta pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan produktivitas guru dalam menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Hasil yang telah diperoleh adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan produktivitas guru dalam menginternalisasikan nilainilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Kata kunci: Keislaman. Kebangsaan. Keacehan. Belajar Mengajar telah berkembangan dengan pesat, lokasi yang strategis, dan memiliki fasilitas yang lengkap, serta memiliki program unggulan Tahfizh Al QurAoan. Fasilitas dan program unggulan yang sangat bagus tersebut kurang terimbangi dengan pengetahuan guru terhadap sistem penyelenggaraan pendidikan di Aceh. PENDAHULUAN SMA Negeri 1 Bireuen merupakan salah satu sekolah unggul dan sekolah rujukan untuk wilayah Kabupaten Bireuen Provinsi Aceh yang didirikan pada tahun SMA Negeri 1 Bireuen terletak di Jalan Banda Aceh-Medan. Desa Geulanggang Baro. Kecamatan Kota Juang. Kabupaten Bireuen. Provinsi Aceh. Terpilihnya SMA Negeri 1 Bireuen sebagai mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini karena sekolah Penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 1 Bireuen tentunya disesuaikan dengan sistem pendidikan di Aceh yang telah diatur dalam Qanun Aceh Nomor 11 Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan. Pasal 5 Ayat 2 Qanun tersebut menyatakan bahwa Sistem Pendidikan Nasional di Aceh diselenggarakan secara Islami dan terpadu untuk mencapai tujuan Antara sistem pendidikan Nasional dengan sistem pendidikan Aceh yang Islami tidak terpisah, tetapi merupakan suatu keterpaduan diantara keduanya yang disesuaikan dengan nilainilai sosial budaya daerah serta tidak bertentangan dengan syariat Islam. Berkaitan dengan hal tersebut maka dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan di sekolah, kepala sekolah dan guru mendalam mengenai internalisasi nilainilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Dasar inilah yang menjadi sebuah kebutuhan bagi kepala sekolah khususnya merupakan faktor determinan yang Sehingga bentuk dari pemberian workshop atau pelatihan akan mempengaruhi kualitas pendidik atau guru Hal ini dikarenakan terdapat hubungan yang kuat antara pelatihan dengan kinerja (Marwan, 2. Pentingnya nilai-nilai budaya lokal Aceh diintegrasikan dalam proses pembelajaran juga didasari dari penelitian yang dilakukan Siraj . yang menunjukkan diintegrasikan dengan konteks budaya lokal Aceh. Selanjutnya Siraj . mengungkapkan bahwa pembelajaran fisika berbasis budaya yang dikembangkan melalui media pembelajaran terbukti efektif dalam proses belajar dan mengajar. Peserta didik ikut terlibat secara aktif pengetahuanpengetahuan yang baru melalui interaksi dengan lingkungan. Lebih lanjut Siraj . menemukan bahwa bentuk implementasi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 pada SMA di Kabupaten Bireuen berorientasi pada pengembangan: kepribadian Islam. nilai-nilai Islam dalam pembelajaran sehingga dapat membentuk karakter. nilai-nilai Islam di lingkungan sekolah. kinerja profesional guru dilakukan terus menerus. nilai-nilai Islam telah bersinergi dalam proses pembelajaran di sekolah. Berdasarkan data hasil observasi lapangan dan wawancara dengan kepala sekolah (Hamdani, 2. dan guru (Rahmawati, 2. ditemukan bahwa pada praktiknya guru-guru belum secara maksimal nilai-nilai kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Hal ini disebabkan karena ketidakpahaman guru dan guru merasa sulit untuk bisa memadukan nilainilai tersebut dalam kegiatan belajar dan Selain itu, hasil wawancara dengan beberapa guru lainnya juga ditemukan bahwa mereka belum pernah ikuti kegiatan sosialisasi mengenai Qanun penyelenggaraan pendidikan Aceh, dan kegiatan-kegiatan serupa yang dapat mengembangkan perangkat atau materi pembelajaran berkenaan dengan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan. Target luaran dalam PKM ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan produktivitas guru dalam menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah (K 13 Revis. dan Qanun penyelenggaraan pendidikan Aceh. Agar implementasi Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan pada lingkungan sekolah dapat terlaksana, faktor Sumber Daya Manusia menjadi urutan pertama yang harus Sebagaimana hasil penelitian Marwan . yang mengungkapkan bahwa keefektifan pimpinan kepala sekolah, guru, serta faktor lingkungan METODE PELAKSANAAN Kegiatan PKM ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bireuen pada tanggal 7 Agustus 2019dengan sasaran guru-guru bidang studi dan guru-guru bimbingan konseling. Solusi Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat menyelesaikan permasalahan mitra adalah dengan memberikan: . pelatihan berupa . pelatihan dan pendampingan RRP dan handout. pendampingan dalam implementasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar mengajar. dan pelatihan bagi guru bimbingan konseling dalam mengentaskan masalah karakter siswa melalui layanan konseling QurAoani, serta membangun SMA. Tim PKM dan sekolah mitra telah menyepakati permasalahan prioritas yang menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Metode pelaksanaan kegiatan PKM yang telah dilaksanakan Pelatihan dalam bentuk workshop dengan meningkatkan pengetahuan, produktivitas guru, menyusun RPP, handout, dan layanan konseling dalam mengentaskan masalah karakter siswa melalui konseling QurAoani, serta membangun manajemen networking konseling SMA (Milfayetty, 2. Pelatihan dan pendampingan melalui In House Trainingdengan memberikan pelatihan dan pendampingan secara langsung dalam menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar untuk membantu guru dalam mempersiapkan, mengembangkan, dan mengimplementasikan ketiga nilai tersebut dalam pembelajaran. Monitoring kesempatan kepada guru-guru yang lain untuk memberikan masukanmasukan yang bersifat membangun. Sehingga dilakukan penyempurnaan terhadap RPP, handout, dan layanan konseling yang telah dihasilkan. Partisipasi berdiskusi dalam menyusun RPP, handout, dan layanan konseling QurAoani, serta mitra sebagai peserta pendampingan yang dilakukan secara Evaluasi dilakukan dengan menilai nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Sedangkan evaluasi terhadap guru bimbingan konseling melalui analisis terhadap layanan konseling QurAoani yang diberikan kepada siswa. Setelah didapatkan hasil, kemudian dilakukan refleksi dengan memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun, serta membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi guru dalam penerapan nilainilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar dan Setelah PKM ini selesai dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bireuen, diharapkan kepada pihak sekolah untuk terus mendukung dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar berbasis nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan sebagaimana yang telah diamanatkan dalam Qanun penyelenggaraan pendidikan di Aceh. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Kegiatan pengabdian ini melibatkan 47 guru SMA Negeri 1 Bireuen yang pendampingan melalui in house training dipandang akan berhasil sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai jika bahan yang disajikan tersusun dan terencana dengan Oleh karenanya sebelum kegiatan menyusun materi pelatihan secara terstruktur dengan harapan bahwa materimateri yang akan disajikan pada kegiatan tersebut berkesinambungan antara satu materi dengan materi yang lain. materi yang disajikan pada kegiatan pengabdian ini adalah: . paparan mengenai Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan mengenai konsep pendidikan Islami. nilai-nilai kebangsaan, dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. layanan konseling QurAoani. manajemen networking konseling. Materi-materi yang disajikan tersebut disesuaikan dengan Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat kebutuhan guru di Sekolah sebagai dampak dari kebijakan Pemerintah Aceh dalam mengimplementasikan pendidikan Islami pada setiap satuan pendidikan yang ada di Aceh. Selama penyajian materi tampak antusiasme dan partisipasi aktif peserta mengikuti kegiatan dan materi yang disajikan oleh narasumber. Hal ini dapat terekam pada saat pelaksanaan kegiatan dan antusias para peserta dalam memberikan pendapat dan pengalaman melakukan kegiatan belajar mengajar di Setelah kelompok penyaji menyampaikan hasil diskusinya dan dikoreksi oleh kelompok lain selanjutnya narasumber memberikan masukan dan saran sekaligus penguatan terhadap hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan. Hal ini memberikan kepastian dan penajaman materi terkait materi yang disajikan pada kegiatan tersebut. Kegiatan presentasi hasil kerja kelompok dan pemberian masukan dan saran dari narasumber kepada kelompok penyaji pada kegiatan Rangkaian kegiatan pada pelatihan dan pendampingan pertama ini kemudian menghasilkan menghasilkan suatu produk tugas kinerja yang selanjutnya akan digunakan oleh guru dalam kegiatan pembelajaran di kelas dan menjadi bahan materi pendampingan pada kegiatan Pembahasan Kegiatan PKM ini dilaksanakan berasaskan pada asas partisipasi aktif peserta, maka materi ini disajikan dalam bentuk teori-praktik. Materi ini dimulai pelaksanaan pembelajaran narasumber menugaskan kepada peserta untuk memilih salah satu kompetensi dasar pada satu tema kemudian menentukan tugas kinerja yang akan diberikan ke siswa. Setelah itu narasumber menyusun rubrik penilaian tugas kinerja yang telah disusun oleh guru. Selanjutnya guru-guru dibagi menjadi beberapa menyusun tugas kinerja dan rubrik penilaiannya, selanjutnya masing-masing kelompok diminta untuk menyampaikan hasil kerja kelompok yang telah dibuatnya kemudian kelompok lain diminta untuk memberikan koreksi dan masukan atas tugas yang telah dikerjakan oleh kelompok Gambar 2. Guru mempresentasikan hasil kerja kelompok Kegiatan pengabdian ini selanjutnya adalah mengadakan workshop peningkatan kualitas pembelajaran melalui internalisasi nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan keacehan pada tanggal 7 Agustus 2019. Pemateri dalam workshop ini adalah Prof. Dr. Sri Milfayetty. MS. Kons. Psi yang Bimbingan Konseling/Manajemen Pendidikan yang berasal dari Universitas Negeri Medan. Tujuan tersebut adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, keterampilan menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar yang disesuaikan dengan kurikulum sekolah (K 13 Revis. dan Qanun penyelenggaraan pendidikan Gambar 1. Guru-guru menyusun RPP, handout, dan permasalahan layanan Jurnal Vokasi. Vol. 3 No. 2 Oktober 2019 ISSN : 2548-9410 (Ceta. | ISSN : 2548-4117 (Onlin. Jurnal hasil-hasil Penerapan IPTEKS dan Pengabdian Kepada Masyarakat Aceh. kemudian dilanjutkan dengan mengentaskan masalah karakter siswa QurAoani. KESIMPULAN Berdasarkan masyarakat yang telah dilakukan,dapat disimpulkan bahwa: . Guru-guru di SMA Negeri 1 Bireuen telah mampu menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan meningkatnya pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan produktivitas guru dalam menginternalisasikan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan keacehan dalam kegiatan belajar dan mengajar. DAFTAR PUSTAKA