Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Volume 8. No 2. Novenber 2024 e-ISSN 2580-0531, p-ISSN 2580-0337 DOI: 10. 32696/ajpkm. v%vi%i. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MINAT BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA TANJUNG RAJA Ratna Sari Dewi1. Vera Kristiana2. Dwi Santa Angelia Br Surbakti3. Jesicca Winada Br Sembiring4. Tama Ulina Br Tarigan5 Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Email : ratnasaridewi@umnaw. Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa program sarjana Universitas Muslim Nusantara. Melalui program KKN ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan dan mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari di kampus dalam situasi nyata di lapangan. Berdasarkan hasil observasi di SD Negeri Tanjung Raja diketahui terdapat siswa yang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang redah terhadap materi-materi dasar pada mata pelajaran matematika, dan Sebagian dari mereka juga ada yang belum pandai membaca bahkan ada juga yang belum pandai mengenal huruf sama sekali. kegiatan bimbingan belajar bagi siswa merupakan salah satu program unggulanyang dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan yang di hadapi oleh siswa di desa tersebut. kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pesrta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, matematika, dan Bahasa inggris. Bimbingan belajar yang berupa pemberian dan penguatan tentang materi-materi dasar yang akan dilakukan oleh mahasiswa kepada pesrta kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 juli-31 agustus 2024 setiap hari Senin. Rabu, dan Jum'at 00 - 17. 30 WIB dengan menggunakan ruang balai desa. Hasil evaluasi menunjukan bahwa program bimbingan belajar dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pesrta didik terhadap materi-materi dasar pada mata pelajaran yang di sampaikan. hal ini dapat di lihat dari kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal dan mengkomunikasikan jawaban sewaktu bimbingan kelas dimulai. Kata kunci: Minat Belajar. Sekolah Dasar. Desa Tanjung Raja Abstract KKN program are mandatory courses for undergraduate students at Muslim Nusantara University. Through this KKN program, students are expected to be able to apply and apply the knowledge and skills they have learned on campus in real situations in the field. Based on the results of observations at the Tanjung Raja State Elementary School, it is known that there are students who have poor knowledge and understanding of basic material in mathematics subjects, and some of them are also not very good at reading and some are even not very good at recognizing letters at all. Tutoring activities for students is one of the superior programs implemented to solve the problems faced by students in the village. This activity also aims to increase students' knowledge and understanding in the subjects of Indonesian, mathematics and English. Study guidance in the form of providing and reinforcing basic materials that will be carried out by students to students. This activity will be held on 22 July-31 August 2024 every Monday. Wednesday and Friday at 00 - 17. 30 WIB using the village hall room. The evaluation results show that the tutoring program can increase students' knowledge and understanding of basic materials in the subjects taught. This can be seen from the students' ability to solve questions and communicate answers when class guidance begins. Keywords : Interest in Learning. Elementary School. Tanjung Raja Village Submit: Juni 2024 Diterima: Agustus 2024 Publis: November 2024 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International (CC-BY-NC-ND 4. Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Vol. 8 No. November 2024 ilmu mahasiswa yang acu akan terhenti didalam pergerakan dan menjadi sangat kurang kuantitas subngsi ilmu pada sebagai mahasiswa seharusnya dapat menumbuhkan jiwa kepedulian sosial yang peduli terhadap masyarakat karena kita adalah bagian dari mereka, kepedulian tersebut berupa pemikiran kritis, diskusi, dan juga memberikan bantuan, moral, materi memberikan subangsi secara nyata. Kegiatan bimbingan belajar merupakan pemberian bantuan bagi peserta didik oleh pembimbing yang pendampingan belajar yang berkaitan dengan tingkah laku siswa siswi dalam memecahkan permasalahan dalam pembelajaran (Rusmawati. Santoso. Kegiatan bimbingan belajar yang dilakukan para mahasiswa kepada anak sekolah dasar didesa tanjung raja, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas minat belajar di dalam dunia pendidikan. Namun banyak sekali hambatan yang terjadi pada waktu melaksanakan kegiatan bimbingan belajar tersebut. Misalnya minat belajar anak kurang, sekolah,jaringan yang kurang memadai di desa itu dan kurangnya peran orang tua dalam pelaksaan proses belajar anak,hal ini tentu menjadi hambatan baru bagi mahasiswa dalam proses bimbingan belajar sebeulm bimbingan belajar di mulai, para mahasiswa akan mengajak seluruh peserta didik untuk melakukan ice breaking . elatih PENDAHULUAN Kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) proporsional kepada dilakukan oleh mahasiswa secara masyarakat maupun didunia penndidikan memiliki nilai yang sangat baik. Karena peran mahasiswa pembelajaran yang dilakukan di bangku perkuliahan, akan tetapi juga memiliki hubungan kedisiplinan ilmu yang sedang ia usahakan. Mahasiswa juga memiliki tempat tersendiri dalam lingkungan masyarakat, tetapi bukan berarti memisahkan diri dari masyarakat . karena itu mahasiswa harus tahu perihal peran, fungsi dan posisinya untuk menentukan kontribusi yang akan diberikan kepada masyarakat tersebut. Minat memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan siswa dan mempunyai dampak yang besar terhadap sikap dan prilaku. Siswa yang berminat terhadap kegiatan belajar akan berusaha lebih keras dibandingkan siswa yang kurang berminat dengan belajar. Minat sangat besar pengaruhnya terhadap hasil belajar, karena apabila bahan pelajaran yang dipelajari tidak sesuai dengan minat, siswa tidak akan belajar dengan baik sebab tidak menarik baginya. Belajar adalah suatu perubahan tingkah laku yang relatif menetap sebagai akibat atau hasil dari pengalaman masa lalu. Faktanya, mahasiswa akan menjadi panutan dalam masyarakat yang berlandaskan pengetahuan dan tingkat Namun, kenyatanya didalam lapangan berbeda dari yang di mahasiswa yang bersifat acu dan menutup diri dari lingkungan akan memunculkan sifat apatis dan hilangnya silahturami antara masyarakat dan mahasiswa karena dalam segi penerapan Menurut Tholib Hariono, ice breaking merupakan peralihan situasi Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) dari yang membosankan, membuat ngantuk, menjenuhkan, dan tegang menjadi rileks, bersemangat, tidak mengantuk, lebih perhatian serta mendengarkan atau melihat orang lain yang berbicara di depan kelas atau Menurut Prayitno dan Faisal, ice breaking dapat diartikan sebagai suasana belajar yang menyenangkan . serta serius tapi santai . Ice menciptakan suasana belajar dari pasif ke aktif, dari kaku menjadi gerak . , dan dari jenuh menjadi riang. Vol. 8 No. November 2024 sesuai dengan kebutuhan dan minat Selain itu, metode permainan edukatif dan penggunaan alat bantu pembelajaran yang interaktif, seperti flashcards dan media audiovisual, juga terbukti efektif dalam menstimulasi minat belajar. Pendekatan ini tidak hanya menambah wawasan anak-anak, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam proses pembelajaran. Sosialisasi pembelajaran yang akan berlangsung. Tujuan dari kegiatan sosialisasi ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan bagi masyarakat dalam manfaat meningkatkan minat belajar pada siswa sekolah dasar. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan meningkatkan minat belajar pada siswa sekolah dasar yang dilaksanakan oleh tim KKN UMN Al- Washliyah di Desa Tanjung Raja ini dilakukan melalui beberapa tahapan atau metode sebagai berikut : Observasi untuk memperoleh informasi terkait Siswa Sekolah Dasar yang akan diasah minat belajarnya di Desa Tanjung Raja Dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan belajar dilakukan dengan langkah-langkah berikut: 1. Membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis Mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas yang diberikan mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Gambar 1. Sosialisasi terkait sistem Peningkatan kualitas dan minat belajar siswa sekolah dasar Desa Tanjung Raja ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Desa Tanjung Raja. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada tanggal 22 Juli 2024 Ae 1 Agustus Program dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk para guru, orang tua, dan relawan dari berbagai kalangan. Metode yang digunakan mencakup pendekatan personal dan kelompok, di mana setiap anak diberi kesempatan untuk belajar Gambar 2. Pelaksanaan bimbingan belajar Bimbingan belajar yang dilaksanakan diawali dengan Ice Breaking yang bertujuan untuk meningkatkan fokus belajar siswa dan Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) untuk menambah semangat siswa sebelum memulai pembelajaran anak yang sebelumnya kurang memiliki motivasi dalam belajar. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, minat belajar anak-anak kehadiran mereka dalam kegiatan belajar dan penurunan angka ketidakhadiran di sekolah. Gambar 3. Ice Breaking sebelum belajar Program dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk para guru, orang tua, dan relawan dari berbagai kalangan. Metode yang digunakan mencakup pendekatan personal dan kelompok, di mana setiap anak diberi kesempatan untuk belajar sesuai dengan kebutuhan dan minat Selain permainan edukatif dan penggunaan alat bantu pembelajaran yang interaktif, seperti flashcards dan media audiovisual, juga terbukti efektif dalam menstimulasi minat Pendekatan ini tidak hanya menambah wawasan anak-anak, tetapi juga meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam proses Bimbingan belajar ini pun berjalan dengan lancar yang mana setiap hari nya siswa bimbingan belajar ini selalu bertambah sehingga mencapai 46 siswa. Semangat Gambar 4. Foto bersama diakhir bimbingan bimbingan belajar ini semakin menjadikan bimbingan belajar ini berhasil untuk meningkatkan minat dan kualitas belajar siswa Sekolah Dasar Desa Tanjung Raja. Vol. 8 No. November 2024 Pengabdian kepada Masyarakat ini tentunya terlibat dengan Beberapa faktor kendala dalam Kegiatan. Dibawah ini adalah Kendala Dalam melaksanakan layanan bimbingan belajar, kami keterbatasan waktu. Hambatan itu muncul saat harus mengelola waktu antara harus mencapai tujuan pelaksanaan layanan bimbingan Siswa yang sangat aktif sehingga sulit untuk dikondisikan ketika pembelajaran berlangsung. Adapun hal-hal yang menghambat kelancaran berjalannya program ini HASIL DAN PEMBAHASAN Pengabdian kepada masyarakat di Desa Tanjung Raja bertujuan untuk meningkatkan kualitas minat belajar anak-anak sekolah dasar (SD) melalui berbagai kegiatan Hasil yang dicapai dari program ini cukup signifikan, terutama dalam hal peningkatan partisipasi dan antusiasme belajar anak-anak. Kegiatan keterampilan, dan lomba edukasi berhasil menarik perhatian anak92 Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (AJPKM) Berada pada Anak -anak. Apabila tidak ada tugas dari sekolah maka sebagian akan enggan datang untuk bimbingan belajar. Faktor Waktu dan cuaca. Anak-anak yang rumahnya agak jauh tidak bisa mengikuti bimbingan belajar secara Vol. 8 No. November 2024 pembelajaran yang lebih baik juga sangat diharapkan. KESIMPULAN Program berjalan dengan baik dan lancar seperti yang diharapkan. Selama siswa/siswi nya sangat semangat dan antusias menerima materi yang di Program bimbingan belajar ini juga dapat meningkatkan peserta didik yang ada di desa Tanjung Raja pada mata pelajaran bahasa Indonesia, bahasa inggris, dan matematika. Hal ini dapat dilihat dari kemampuan mereka dalam menjawab soal-soal mengkomunikasikan jawaban di depan teman-teman pada saat bimbingan belajar mulai. Selama pelaksanaan program, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti kurangnya fasilitas pembelajaran yang memadai dan keterbatasan akses teknologi di Desa Tanjung Raja. Namun, dengan adanya dukungan dari masyarakat dan pihak sekolah, masalah ini dapat diatasi. Misalnya, pengadaan buku-buku menarik dan pembelajaran yang dilakukan di luar ruangan menjadi salah satu solusi yang efektif. Selain itu, pelatihan bagi para guru untuk mengembangkan metode pembelajaran kreatif juga menjadi kunci dalam mengatasi tantangantantangan ini. REFERENSI