Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 785-797 PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN INFLUENCE OF DAIRY FARMERS HUMAN RESOURCES ON THE SUSTAINABLE LIVESTOCK FARMING DEVELOPMENT Muhammad Alif Nur Kahfi1. Amam*1. Supardi Rusdiana2. NakhmaAoussolikhah3 Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Jember Balai Penelitian Ternak. Kementerian Pertanian Republik Indonesia Institut Agama Islam Bunga Bangsa Cirebon. Jawa Barat *E-mail: amam. faperta@unej. (Diterima 14-03-2022. Disetujui 18-05-2. ABSTRAK Sumber Daya Manusia (SDM) peternak sapi perah merupakan suatu nilai potensial yang dimiliki oleh peternak untuk keberlanjutan usaha ternaknya. SDM memiliki beberapa indikator yang dapat diukur dan yang tidak dapat diukur, berdasarkan sifatnya dapat berubah sesuai dengan kondisinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh SDM peternak sapi perah terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan. Variabel penelitian terdiri atas SDM peternak (X), dimensi ekologi (Y. , dimensi ekonomi (Y. , dimensi sosial dan budaya (Y. , dimensi kelembagaan (Y. , dan dimensi teknologi (Y. Penelitian dilakukan di KUB (Kelompok Usaha Bersam. Tirtasari Kresna Gemilang Kabupaten Malang. Analisis data menggunakan metode SPSS 26. Hasil penelitian didapatkan bahwa dimensi ekonomi dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh SDM peternak sapi perah sebesar 0,104, dimensi sosial dan budaya dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh SDM peternak sapi perah sebesar 0,205, dimensi kelembagaan dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh SDM peternak sapi perah sebesar 0,203, dan dimensi teknologi dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh SDM peternak sapi perah sebesar 0,247. Kesimpulan penelitian ini yaitu SDM peternak sapi perah berpengaruh terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan, khususnya dimensi ekonomi, sosial dan budaya, kelembagaan, dan teknologi. Kata kunci: SDM. Sapi Perah. Pembangunan peternakan berkelanjutan ABSTRACT Human Resources (HR) of dairy farmers is a potential value owned by farmers for the sustainability of their livestock farming business. HR has several indicators that can be measured and cannot be measured, based on their nature, they can change according to their conditions. This study aims to examine the influence of dairy farmers' human resources on sustainable livestock farming development. The research variables consisted of human resources of farmers (X), the ecological dimension (Y. , the economical dimension (Y. , the social and cultural dimension (Y. , the institutional dimension (Y. , and the technological dimension (Y. The research was conducted at KUB (Joint Business Grou. Tirtasari Kresna Gemilang. Malang District. Data analysis using by SPSS 26. 0 method. The results showed that the economical dimension was positively and significantly influenced by the HR of dairy farmers by 0. 104, the social and cultural dimensions was positively and significantly influenced by the HR of dairy farmers by 0. 205, the institutional dimension was positively and significantly influenced by the HR of dairy farmers by 203, and the technological dimension was positively and significantly influenced by the HR of dairy farmers by 0. The conclusion of this study is that the human resources of dairy farmers have an effect on sustainable livestock farming development, especially the economical, social and cultural, institutional, and technological. Keywords: HR. Dairy Cattle. Sustainable livestock farming development PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Muhammad Alif Nur Kahfi. Amam. Supardi Rusdiana. NakhmaAoussolikhah PENDAHULUAN Peternakan merupakan salah satu penurunan dari daya serap penjualan susu subsektor pertanian yang menjadi bidang dari peternak sapi perah karena adanya budidaya dan ladang bisnis di dalamnya, mendorong pemerintah dalam menangani kasus ketergantungan Indonesia dalam kegiatan tersebut. Beberapa hewan ternak pengembangan usaha peternakan sapi perah pada daerah dan pusat produksi peternakan rakyat yaitu peternakan sapi yang letaknya strategis, seperti pada perah yang diambil manfaatnya sebagai Provinsi Jawa Timur yang menjadi penghasil susu, yang merupakan bahan penyumbang dari produsen susu sapi nasional sebesar 512. 753/kg dipenuhi mendapatkan manfaat dan hasil dari kebutuhan gizi dari masyarakat dan merupakan salah satu komoditas strategis Kabupaten/Kota (Ramadhan et al. , 2. Susu sapi lingkup Provinsi Jawa Timur, sedangkan merupakan hasil dari proses pemerahan Kabupaten Pasuruan dan Malang menjadi yang dilakukan secara manual atau menggunakan alat modern yang dapat pemenuhan kebutuhan susu sapi di dalam digunakan sebagai bahan baku makanan Jawa Timur sebanyak 166. 930/kg 072/kg (BPS Provinsi Jawa Timur dan Dinas Peternakan Jawa Timur, komponennya atau ditambahkan dengan bahan baku yang lain, sehingga kualitas Pemerintah Indonesia dari susu sapi masih dalam keadaan menerapkan dan mencanangkan beberapa Kebutuhan susu Indonesia sebesar pengembangan peternakan sapi perah 18,66% atau setara dengan 344. nasional, diantaranya seperti Program ton/tahun dengan dipenuhi dari impor Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), dan Ketergantungan terhadap produk luar beberapa program kemitraan yang legal negeri salah satunya susu sapi impor (Ditjen PKH. Menteri Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 785-797 Pertanian Republik Indonesia Tahun minimnya pelatihan tentang mekanisme 2017 Nomor 13/PERMENTAN/PK. pemeliharaan yang baik dan benar. 5/2017, dikatakan bahwa Pemerintah Peternakan Indonesia menanggapi dengan serius merupakan wujud dari pembangunan permasalahan yang menjadi dasar dari globalisasi ekonomi serta tuntutan dari konsumen yang menekankan pada aspek kepada masyarakat untuk lebih efisien kontinyuitas dan kualitas, serta kuantitas dalam mengelola peternakan. dari produk peternakan sapi perah guna Kondisi di lapangan menunjukkan menghasilkan produk susu sapi yang baik bahwa dari program-program yang telah serta dapat memenuhi kebutuhan pangan pemerintah berikan nyatanya terkadang tidak tepat sasaran dan tentu cenderung tidak memiliki dampak pada kemajuan Hal lingkungan dan tidak melebihi daya demikian didasari oleh kurangnya SDM dukung lingkungan dengan diwujudkan (Sumber Daya Manusi. peternak sapi seperti pengolahan limbah dari hasil perah yang masih belum siap dalam ikutan ternak (Sutanto & Hendraningsih, pemerintah (Amam Secara Secara Harsita, 2. , serta tidak stabilnya SDM peternak sapi perah dalam performa meningkatkan taraf pendapatan ekonomi dari keuntungan usaha peternakan sapi kurangnya ilmu pengetahuan tentang Secara sosial-budaya, mampu menyerap tenaga kerja lebih banyak serta tentang peternakan sapi perah, kurangnya dapat mewujudkan kebermanfaatan bagi pendampingan dari pihak terkait, serta masyarakat sekitar dengan mengurangi minimnya pengetahuan dari peternak untuk maju dan berkembang lewat Secara pengembangan usaha peternakan sapi kepada sesama peternak sapi perah atau Indonesia. PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Muhammad Alif Nur Kahfi. Amam. Supardi Rusdiana. NakhmaAoussolikhah memudahkan dalam proses beternak Salah satu kelembagaan peternakan di dengan dukungan infrakstruktur yang Kecamatan Pujon yaitu Kelompok Usaha lebih baik seperti penggunaan teknologi Bersama (KUB) dengan nama Tirtasari pemerahan susu dan pengaliran daya Kresna Gemilang yang merupakan salah tampung susu. Penelitian beranggotakan 196 peternak sapi perah. mengkaji pengaruh SDM peternak sapi Kantor KUB berada di Desa Ngabab perah terhadap pembangunan peternakan yang merupakan salah satu kelembagaan Pembangunan peternakan berkelanjutan meliputi dimensi ekologi, mendapatkan izin legalitas serta berbadan dimensi ekonomi, dimensi sosial dan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 43 0010084-AH. dimensi teknologi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Kabupaten Malang merupakan salah satu Provinsi Jawa Timur. Kawasan Peternakan Sapi Perah Nasional (KPSPN). Penelitian menggunakan variabel METODE PENELITIAN Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober dan 5 . dimensi pembangunan menggunakan metode observasi lapang di peternakan berkelanjutan yaitu dimensi Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. ekologi (Y. , dimensi ekonomi (Y. Kecamatan Pujon merupakan salah satu dimensi sosial dan budaya (Y. , dimensi kelembagaan (Y. , dan dimensi teknologi November berupa SDM Peternak sapi perah (X. terbanyak pada Provinsi Jawa Timur, (Y. Indikator masing-masing yaitu sekitar 86. 058 ekor (BPS, 2. variabel ditunjukkan pada Tabel 1. Tabel 1. Indikator dan Variabel Penelitian Variabel Indikator Pengetahuan dan keterampilan peternak Kesehatan peternak Motivasi peternak Kemampuan peternak dalam berbahasa Pengalaman usaha ternak Berperan dalam penyediaan rumput pakan ternak Berperan dalam penyediaan tanaman pelindung Berperan dalam pemanfaatan lahan Berperan dalam mengelola dan mengolah limbah pertanian Berperan dalam pemanfaatan limbah kotoran ternak Notasi X1. X1. X1. X1. X1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 785-797 Berperan dalam menilai dan mengimplikasikan tingkat kemiringan kandang Berperan dalam menilai dan mengimplikasikan tingkat ketinggian kandang Berperan dalam menilai dan mengimplikasikan tingkat kepadatan kandang Berperan dalam upaya penyediaan air bersih untuk menunjang usaha ternak Berperan dalam menilai dan mengimplikasikan tingkat kelembapan kandang Berperan dalam menilai dan mengimplikasikan suhu ideal kandang Berperan dalam penyediaan sarana produksi ternak Berperan dalam proses pemasaran produksi ternak dan produk olahan ternak Berperan dalam menganalisis besarnya subsidi sarana produksi ternak Berperan dalam mengatur permintaan produksi Berperan dalam upaya distribusi tenaga kerja Berperan dalam kepemilikan usaha peternakan Berperan dalam kepemilikan ternak Berperan dalam penyediaan modal usaha Berperan dalam kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Berperan dalam penentuan upah tenaga kerja peternakan Berperan dalam meningkatkan pendapatan usaha peternakan Mengalokasikan sebagian waktunya untuk usaha di bidang peternakan Mendukung adanya partisipasi keluarga dalam usaha peternakan Mendukung adanya pengelolaan lingkungan sebagai akibat dari yang ditimbulkan dari usaha peternakan Berperan terhadap jumlah pelaku usaha di bidang peternakan Menanggapi keluhan atau protes masyarakat jika terdapat dampak . dari usaha Merespon kebutuhan masyarakat peternakan . elaku utama dan pelaku usah. Meningkatkan pendapatan orang tua dengan usaha di bidang peternakan Mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan disertai pengalaman usaha ternak Berperan aktif dalam program pembinaan/penyuluhan peternakan Menggandeng pemerintah dalam upaya mendukung pembangunan peternakan Menggandeng tokoh panutan dalam upaya mendukung pembangunan peternakan Turut andil dalam organisasi atau kelembagaan peternakan Manggandeng lembaga penyedia kredit dalam upaya mendukung pembangunan peternakan berkelanjutan Mampu memangkas mata rantai tata niaga hasil komoditas peternakan Mampu memberdayakan kelembagaan peternakan . elompok terna. Mendorong dan mendukung berdirinya kelembagaan peternakan yang mandiri Membuat jejaring pemasaran hasil komoditas peternakan Memahami pengelolaan lingkungan hayati Memiliki dan menguasai alat komunikasi yang menunjang usaha peternakan Menguasai teknologi perkandangan Menguasai teknologi pengolahan dan pemanfaatan limbah peternakan Mengikuti program penyuluhan peternakan Mampu meningkatkan pendidikan formal pekerja/karyawan Mengetahui tentang pakan dan pengolahan pakan Mengetahui tentang kesehatan ternak Mengetahui tentang reproduksi ternak Mengetahui tentang manajemen pemeliharaan ternak Mengetahui tentang teknologi pengolahan hasil ternak Memiliki dan menguasai kendaraan untuk operasional dalam menunjang usaha Memiliki dan menguasai mesin pengolahan hasil ternak Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y1. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y2. Y3. Y3. Y3. Y3. Y3. Y3. Y3. Y3. Y4. Y4. Y4. Y4. Y4. Y4. Y4. Y4. Y4. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. Y5. PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Muhammad Alif Nur Kahfi. Amam. Supardi Rusdiana. NakhmaAoussolikhah Responden adalah seluruh anggota pertimbangan bahwa sesama variabel KUB Tirtasari Kresna Gemilang yang dependen (Y) tidak saling berkorelasi. berjumlah 196 orang Analisis regresi linier sederhana terdiri Pengumpulan atas variabel dependen (Y) dan variabel (X). Variabel Focus Group Discussion (FGD), dan terdiri atas dimensi ekologi, dimensi Metode survei dilakukan dengan ekonomi, dimensi sosial dan budaya, menggunakan wawancara dan pengisian Kuisioner yang digunakan berskala likert 1 hingga 5. independen yaitu SDM peternak sapi Data menggunakan regresi linier sederhana dengan software SPSS 26. 0 dengan berkelanjutan khususnya dimensi ekologi HASIL DAN PEMBAHASAN Pengaruh SDM peternak sapi perah ditunjukkan pada Tabel 2. Tabel 2. Hasil Analisa Dimensi Ekologi Coefficientsa Model Unstandardized Coefficient Standardized Coefficient Sig. Std. Error Beta (Constan. SDM Keterangan: a = dependen variabel: dimensi ekologi. SDM = Sumber Daya Manusia. t tabel = 1. Hasil analisa regresi linier pada Refleksi Sumber Daya Manusia Tabel 2 menunjukkan bahwa SDM Peternak berpengaruh positif namun tidak mengembangkan potensi lahan untuk . <0,. 0,224 pengelolaan limbah dan hasil ikutan tersebut menunjukkan bahwa pengaruh mengimplikasikan kepadatan kandang SDM terhadap pembangunan peternakan dirasakan pada dimensi ekologi. persamaan Y = 19,188 0,224X. Kondisi (Mastuti et al. , 2015. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 785-797 Fakta di lapangan menunjukkan Potensi limbah pertanian di Desa bahwa peternak sapi perah cenderung Ngabab sangat melimpah seperti limbah sayur-mayur, tebon jagung, jerami padi dan sebagainya. Hal ini merupakan salah dengan baik serta terbuang begitu saja kebutuhan pakan ternak, sehingga dalam dan dapat mencemari lingkungan dengan menimbulkan penyakit dan polusi udara mengalami kesusahan dalam mencari yang mengganggu. Linggotu et al. pakan dan menjadi pakan alternatif di menyebutkan bahwa limbah . kala musim kemarau tiba. Metode yang dalam usaha peternakan sapi perah dapat dapat dipakai ketika potensi limbah menimbulkan permasalahan lingkungan di sekitar wilayah pemukiman penduduk jika penanganan tidak dikelola dengan fermentasi, dan hay. baik, maka dapat mengganggu kesehatan Pengaruh SDM peternak sapi perah peternak sapi perah. ekonomi ditunjukkan pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil Analisa Dimensi Ekonomi Coefficientsa Unstandardized Coefficient Standardized Coefficient Sig. Std. Error Beta (Constan. SDM Keterangan: a = dependen variabel: dimensi ekonomi. SDM = Sumber Daya Manusia. t tabel = 1. Hasil analisa regresi linier pada sudah dirasakan oleh peternak secara Tabel 3 menunjukkan bahwa SDM dimensi ekonomi. Dimensi signifikan terhadap dimensi ekonomi . >0,. 0,104 persamaan Y = 20,114 0,104X. Kondisi pendapatan peternak, dan tingkat subsidi tersebut menunjukkan bahwa peranan terhadap input penjualan susu. Ketiga SDM terhadap peternakan berkelanjutan Hal PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Muhammad Alif Nur Kahfi. Amam. Supardi Rusdiana. NakhmaAoussolikhah usaha ternak sapi perah diantaranya yaitu tenaga kerja keluarga, motivasi peternak, serta daya dukung dalam pemenuhan pakan dan obat-obatan. produksi ternak dan produk olahan Dampak ternak, serta berperan dalam mengatur ternak sapi perah terhadap dimensi keberlanjutan usaha ternak sapi perah dapat mengambil peran penting dari kesehatan peternak, motivasi peternak tenaga kerja, dan bertambahnya jumlah dan pendapatan peternak. kandang yang dimiliki, sehingga peternak Santosa sapi perah dapat merasakan sepenuhnya menyatakan bahwa potensi daerah untuk keuntungan yang dimiliki dan dapat mengembangkan usaha ternaknya lebih ditingkatkan dengan adanya ketersediaan besar serta dapat bermanfaat bagi orang lain dan sekitarnya. Wulandari Pengaruh SDM peternak sapi perah kebijakan pemerintah lokal, sedangkan Elida berkelanjutan khususnya dimensi sosial sumber daya ekonomi dapat mendukung dan budaya ditunjukkan pada Tabel 4. Tabel 4. Hasil Analisa Dimensi Sosial dan Budaya Coefficientsa Model Unstandardized Coefficient Standardized Coefficient Sig. Std. Error Beta (Constan. SDM Keterangan: a = dependen variabel: dimensi sosial dan budaya. SDM = Sumber Daya Manusia. t tabel = Hasil analisa regresi linier pada SDM Tabel 4 menunjukkan bahwa SDM peternak secara signifikan . >0,. terhadap dimensi Dimensi sosial dan budaya sebesar 0,205 dengan menyangkut alokasi waktu untuk usaha persamaan Y = 18,188 0,205X. Kondisi ternak, akses dan pandangan masyarakat, tersebut menunjukkan bahwa peranan peran dan pola dari hubungan masyarakat Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 785-797 dalam kegiatan usaha peternakan sapi ternak, dan tenaga penyuluh merupakan Usaha peternakan sapi perah menurut Syahyuti . dan Zakaria . mengemukakan bahwa partisipasi kesehatan peternak dan motivasi di dalam diperlukan untuk menjamin keberlanjutan tersebut penting terhadap kualitas dari sangat bergantung pada proses sosial dan SDM peternak sapi perah dikarenakan budaya setempat. Hal ini juga terlihat dari kontribusi masyarakat sangat menentukan arah dan percepatan pencapaian tujuan kelompok masyarakat yang memiliki mendukung adanya partisipasi keluarga kesamaan harapan, tujuan hidup, dan profesi menjadi pemersatu atau kekuatan terhadap jumlah pelaku usaha di bidang sosial yang diwujudkan dalam bentuk peternakan, menanggapi keluhan atau kelompok peternak yang menjungjung protes masyarakat jika terdapat dampak tinggi kebersamaan dan kesejahteraan . dari usaha peternakan serta masyarakat (Solikin et al. , 2. Pengaruh Pengaruh SDM peternak sapi perah peternakan . elaku utama dan pelaku Peranan peternak dalam organisasi kelembagaan ditunjukkan pada Tabel 5. masyarakat yang berhubungan dengan Tabel 5. Hasil Analisa Dimensi Kelembagaan Coefficientsa Unstandardized Coefficient Standardized Coefficient Sig. Std. Error Beta (Constan. SDM Keterangan: a = dependen variabel: dimensi kelembagaan. SDM = Sumber Daya Manusia. t tabel = 1. Hasil analisa regresi linier pada . >0,. 0,203 Tabel 5 menunjukkan bahwa SDM persamaan Y = 20,158 0,203X. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengaruh signifikan terhadap dimensi kelembagaan PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Muhammad Alif Nur Kahfi. Amam. Supardi Rusdiana. NakhmaAoussolikhah SDM sudah dapat dirasakan secara menggandeng pemerintah dalam upaya dimensi kelembagaan. Kelembagaan peternak sapi perah yang berada di Desa Ngabab merupakan Kelompok (KUB) pembangunan peternakan berkelanjutan. Gemilang dan turut andil dalam organisasi atau kelembagaan peternakan. Laela . koperasi serta pengorganisasian anggota menyatakan bahwa semakin tinggi rasio peternak sapi perah tindakan tersebut jumlah pengawas kelembagaan terhadap didasarkan untuk tindakan kolektif lebih Keberadaan efisien kinerja kelembagaan tersebut. kelembagaan dapat melibatkan peran dari Anantanyu et al. menyebutkan lembaga penyuluhan, perbankan dan bahwa efektivitas kelembagaan peternak keuangan mikro maupun keterlibatan dari secara langsung dipengaruhi oleh tingkat peternak sapi perah. Zakaria . menyatakan bahwa partisipasi dan sikap kelembagaan, peran dari pihak luar. Usaha Tirtasari Bersama Kresna keberhasilan dalam peningkatan produksi sapi perah berperan aktif dalam program pembinaan/penyuluhan Pengaruh SDM peternak sapi perah dibentuk oleh peternak itu sendiri. pengaruh dari kepemimpinal lokal. susu serta prinsip dan partisipatif yang Dimensi teknologi ditunjukkan pada Tabel 6. Tabel 6. Hasil Analisa Dimensi Teknologi Coefficientsa Model Unstandardized Coefficient Standardized Coefficient Sig. Std. Error Beta (Constan. SDM Keterangan: a = dependen variabel: dimensi teknologi. SDM = Sumber Daya Manusia. t tabel = 1. Hasil analisa regresi linier pada . >0,. 0,247 Tabel 6 menunjukkan bahwa SDM persamaan Y = 20,175 0,247X. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengaruh signifikan terhadap dimensi teknologi Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 785-797 SDM sudah dirasakan oleh peternak proses beternak sapi perah yang hasil secara dimensi teknologi. akhir berupa susu, dengan penggunaan Keberhasilan pengembangan dan susu dengan cara yang sederhana seperti perah juga ditentukan oleh dimensi dengan memakai alat bantu pemerah susu infrastruktur maupun teknologi yang modern, teknologi perkandangan yang dilengkapi oleh kamera pengawas, dan bantuan dari teknologi dengan memanen peternak sapi perah di Desa Ngabab pakan ternak seperti dijadikan sebagai Budi Aminah , menyatakan bahwa teknologi memegang Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara yang mudah sehingga proses peningkatan produksi, teknologi harus terus mengalami perubahan yang lebih keuntungan yang dihasilkan juga akan baik kedepannya sebagai syarat mutlak semakin tinggi dengan menghemat biaya dan tenaga kerja. berkelanjutan yang dapat meningkatkan perekonomian peternak. Dimensi KESIMPULAN DAN SARAN Pengaruh Sumber Daya Manusia (SDM) peternak mempengaruhi secara hayati, memiliki dan menguasai alat nyata terhadap dimensi ekonomi, dimensi sosial dan budaya, dimensi kelembagaan, dan dimensi teknologi. Peternak sapi perkandangan, dan menguasai teknologi perah yang berada di Desa Ngabab, pengolahan dan pemanfaatan limbah Kecamatan Pujon. Kabupaten Malang yang tergabung dalam Kesimpulan teknologi merupakan suatu tahapan dan Kresna proses yang harus dimiliki oleh peternak memaksimalkan potensi diri sapi perah. Manfaat dari penerapan lebih menekankan kepada aspek SDM peternak sapi perah agar dapat selaras mempermudah kinerja peternak dalam dengan tujuan dibentuknya kelompok Gemilang KUB Tirtasari PENGARUH SDM PETERNAK SAPI PERAH TERHADAP PEMBANGUNAN PETERNAKAN BERKELANJUTAN Muhammad Alif Nur Kahfi. Amam. Supardi Rusdiana. NakhmaAoussolikhah Agrotech Science Journal 2. : 53-70. Elly. Sinaga. Kuntjoro, & Kusnadi. Pengembangan Usaha Ternak Sapi Rakyat Melalui Integrasi Sapi-Tanaman di Sulawesi Utara. Jurnal Litbang Pertanian 27. Hermanto. Pengentasan Kemiskinan di Perdesaan: Pengembangan SDM. Penguatan Usaha, dan Inovasi Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi 35. : 139-150. Jadmiko. Harsita. , & Yulianto. Usaha Ternak Sapi Perah di Kelompok Usaha Bersama ( KUB ) Tirtasari Kresna Gemilang : Identifikasi Sumber Daya dan Kajian Aspek Kerentanan Dairy Cattle Farming Business at the Joint Business Group ( KUB ) Tirtasari Kresna Gemilang : Resources Identification and Vulnerability Aspect Study. 77Ae85. Laela SF. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja organisasi pengelola zakat. Isalmic Finance Business Rev. 5:126-146. Mastuti. Pertanian. , & Samudra. Analisis Keberlanjutan Ekonomi Usaha Sapi Perah Di Kota Batu Untuk Pengembangan Kawasan Ternak. Ramadhan. Mulatsih. Akhmad. Amin. Hewan. Kesehatan. Veteriner. Hewan. Bogor. & Darmaga. Keberlanjutan Sistem Budi Daya Ternak Sapi Perah Pada Peternakan Rakyat di Kabupaten Bogor Sustainable Dairy Cattle Farming Systems: A Case Study of Smallholders in Bogor Regency. Agro Ekonomi, 33. , 51Ae72. https://media. com/media/publicat ions/136366-ID-keberlanjutan-sistembudi-daya-ternak-sa. Santosa. Setiadi & R. Wulandari. Analisis Potensi Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Perah dengan Menggunakan Paradigma Agribisnis di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali. Buletin Peternakan 37. Solikin N. Hartono B. Fanani Z, & Iksan MN. Tingkat partisipasi dan meningkatkan skill pengetahuan dalam beternak sapi perah yang baik dan benar. Saran