Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 PENGARUH NEW NORMAL TERHADAP KEGIATAN PARIWISATA DI INDONESIA Suharto1 . Made Prasta Yostitia Pradipta 2 Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta hartomiki@yahoo. madeprastapradipta@gmail. Abstrak Industri pariwisata telah menjadi salah satu sektor utama yang mendorong peningkatan produk domestik bruto dari pendapatan nasional Indonesia. Akan tetapi, dengan kemunculan COVID-19, ekonomi Indonesia runtuh bersamaan dengan industri lainnya. Pengaruh virus tersebut berdampak negative terhadap keseluruhan industri pariwisata baik dalam operasional maupun ekonomi. Kondisi ini pada akhirnya mengubah era normal menjadi new normal yang juga mengubah perspektif dan perilaku setiap pihak. Dampak dan solusi dari keberadaan new normal menjadi objek yang menarik bagi peneliti dan pakar pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak dan solusi dari keberadaan new normal di industri pariwisata Indonesia. Metode kualitatif digunakan dalam penetilian melalui studi literatur dari data sekunder. Hasil yang ditemukan menunjukkan bahwa new normal justru berhasil membawa dampak positif di dalam industri pariwisata karena inovasi dan solusi yang muncul dari pola piker dan regulasi yang baru. Dengan demikian, pengaruh dari new normal, khususnya di Indonesia akan dijelaskan lebih detil dalam penelitian ini. Kata Kunci: COVID-19. New Normal. Industri Pariwisata. Abstract Tourism industry has become one of the main sectors which drives the gross domestic product and increases the national income in Indonesia. However, with the appearance of COVID-19. IndonesiaAos economy collapsed and coincided with the other industries. The impact of the virus affects tourism entirely either in operational and economy. The impact of the virus affects negatively in all tourism industry either in operational and This condition finally changes the era from normal to new normal which also changes the perspective and behaviour of all parties. The effects and solutions from the new normal existence become an interesting object for scholars and tourism experts. This paper aims to identify the effects and solutions of the new normalAos existence in IndonesiaAos tourism industry. The qualitative method is used in this research using the literature studies from the secondary data sets. The results show that the new normal turns out to bring a positive side in the tourism industry because of the innovations and solutions which appear from a new way of thinking and regulation. Therefore, the influences of the new normal, especially in Indonesia will be explained in more detail in this research. Keywords: COVID-19. New Normal. Tourism Industry. PENDAHULUAN Lingkungan akan terus berubah penyakit, dan faktor makro ekonomi seiring berjalannya waktu dikarenakan lainnya (Ooi et al. , 2. , seperti halnya bencana alam, perubahan iklim, dengan kegiatan pariwisata di Indonesia | 28 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 yang terus berkembang dan beradaptasi dari tahun ke tahun. Akan tetapi, kondisi lingkungan dapat berpengaruh indonesia tetap berjalan dengan baik. pariwisata karena situasi dan krisis yang Selain itu, industri ini juga mengalami berbagai masalah yang tidak lingkungan, seperti praktik manajemen (Borden, 2. Namun, keberadaan Gambar 1. Penurunan Pendapatan pada Perusahaan di Indonesia Selama Setengah Tahun 2020 Sumber: Statista sebuah perubahan lingkungan seperti Keberadaan COVID-19 berhasil pandemi dapat memperburuk masalah memunculkan keadaan genting dan yang sudah ada. (Lucas, 2. maupun ketergantungan Pariwisata sebagai salah satu industri yang penting pariwisata telah berdampak dan puluhan bagi perekonomian di Indonesia dan ribu tenaga kerja kehilangan pekerjaan kurang dalam 1 bulan menurut data terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Kemenparekraf (BKPN, 2. Hal ini sebesar 4,8% pada tahun 2019 dengan peningkatan 0,3 dari tahun sebelumnya pariwisata kembali mengenai krisis dan (Badan Perlindungan Konsumen ketegangan yang pernah muncul dari Nasional (BPKN), 2. Pandemi Virus ini sangat berdampak COVID - 19 yang marak di seluruh dunia dan masuk ke Indonesia pada tanggal 02 maret 2020 menyebabkan bisnis yang berhubungan dengan travel, penurunan pendapatan secara drastis pada industri pariwisata baik global (Benjamin et al. , 2. World Travel Indonesia | 29 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 Tourism Council COVID-19. Penulisan ini bertujuan menyatakan bahwa terdapat sekitar 50 juta pegawai di seluruh dunia yang pariwisata dari segi industri, pariwisata, kehilangan pekerjaan dalam bidang Selain itu. Perhimpunan penelitian ini akan membahas berbagai Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) evolusi dan transformational travel Dengan industri pariwisata Indonesia mencapai penyesuaian diri industri pariwisata Rp 85,7 triliun. terhadap pandemi COVID-19. Dengan penyebaran virus yang KAJIAN LITERATUR begitu cepat melalui travel dan kelalaian New normal merupakan sebuah otoritas yang tidak menutup wisata peraturan dan skenario baru yang tertentu ataupun membatasi jumlah Healthcare Simulation Educato. yang penerapan protokol kesehatan, social mana diterapkan untuk mempercepat distancing, dan stay at home. Masalah penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan sosial - ekonomi. Pada industri pariwisata karena pengaruhnya akhirnya, skenario ini secara terbuka CHSE (Certified memunculkan istilah new normal. New karena pariwisata pasca-pandemi yang normal muncul untuk memperlihatkan tangguh harus semakin adil dan mampu bagaimana dunia dapat atau sedang dikarenakan pengaruhnya yang besar berbeda (Ateljevic, 2. dan membuka terhadap orang, tempat, dan publik (Benjamin et al. , 2. orang-orang ketegangan dan krisis khususnya dalam industri pariwisata. Penerapan disertai dengan berbagai penyelesaian Maka dari itu, sektor pariwisata dan solusi untuk memperbaiki sekaligus pengerjaannya untuk mengimbangi efek agar dapat bertahan di situasi pandemi negatif yang ditimbulkan saat pandemik ke depannya. Berdasarkan Brouder | 30 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 COVID-19, industri pariwisata berhasil konsumen (BPKN, 2. terdorong untuk mengeluarkan potensi METODE transformatif dengan memulihkan dan Penelitian ini dilakukan dengan berevolusi ke depan. Sisi permintaan metode kualitatif melalui kajian literatur wisatawan juga ikut berubah untuk menyesuaikan perilaku diri dengan data sekunder berupa menciptakan norma baru dalam sektor jurnal yang bersifat kualitatif dengan pariwisata yang lebih berorientasi lokal, bersahabat dengan alam . co-touris. , generalisasi (Sugiyono, 2. sehingga pariwisata yang berkelanjutan, dan lain data-data penelitian ini berasal dari jurnal yang Salah satu bentuk evolusi sistem Dalam penelitian ini, data kepustakaan, seperti artikel, jurnal. Trimble . bahwa transformational berita, dan sumber referensi lainnya. travel merupakan evolusi selanjutnya Seluruh data sekunder yang digunakan setelah new normal melalui hal yang dalam penelitian ini dipublikasikan mirip dengan experiential travel namun perkembangan, dan persatuan dengan PEMBAHASAN alam dan budaya. dengan kebutuhan New Normal yang dibutuhkan oleh manusia yaitu Peraturan melakukan kegiatan pariwisata untuk adalah sebuah peraturan yang mengatur melakukan hal baru dan memulihkan tentang pencegahan dan pengendalian semangat diri dari setiap orang. Selain penyebaran virus COVID - 19 di tempat itu, pemanfaatan ekonomi digital dalam perdagangan, kantor, dan industri yang menghadapi dampak pandemi berhasil mendukung berjalannya suatu usaha Peraturan yang diberlakukan pada bulan wisatawan dalam bertransaksi tanpa juni tahun 2020 ini membawa nafas segar bagi seluruh kegiatan ekonomi, | 31 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 peraturan ini lebih efektif dibandingkan dengan peraturan PSBB (Pembatasan pramuwisata, souvenir, biro perjalanan Sosial wisata, angkutan wisata, rumah makan, diberlakukan sejak tanggal 22 april dan lain sebagainya menjadi bagian dalam gejala tersebut. Didukung oleh menghambat pergerakan penyebaran pendapat James J. Spillane . yang terhambat dan yang paling buruk yaitu dapat berhenti. perjalanan dengan tujuan mendapatkan Berskala Besa. Semakin maraknya penyebaran virus yang terjadi pada tahun 2020 membuat dunia khususnya di indonesia menjadi cemas akan hal yang terus meningkat seiring dengan berjalannya demikian, dapat disimpulkan bahwa COVID - 19 merupakan jenis virus baru sehingga dunia maupun perjalanan yang mendasari motivasi dari masyarakat indonesia menjadi kaget wisatawan tersebut untuk memenuhi tujuan dan keinginannya. Republik Indonesia Dengan Pada halnya, berdasarkan saat menerapkan protokol kesehatan demi sendiri dibagi menjadi seasonal tourism dimana kegiatan pariwisata berlangsung musim-musim Menurut occasional tourism yang merupakan Andreas & Eko . , penerapan jenis kegiatan pariwisata yang mana protokol kesehatan individu dilakukan dengan menghindari masuknya virus dengan kejadian . Sedangkan melalui hidung, mulut, dan mata. menurut alasan dan tujuan perjalanan. Pariwisata di Indonesia pariwisata dibagi Menurut pariwisata merupakan sebuah gejala Soekadijo | 32 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 mission tourism, dan hunting tourism. Dengan Keempat hal tersebut merupakan faktor utama dalam pariwisata yang pariwisata ini menentukan tujuan dan berkelanjutan dan bertahan lama agar bentuk kegiatan yang biasa dilakukan oleh wisatawan berdasarkan Suwena dan Widyatmaja . memenuhi dua komponen utama dalam Waktu dan alasan berkunjung menjadi topik yang terus hangat dan pengunjung di suatu area. I sebagai Kejadian penyedia jasa dan bisnis yang berkaitan dengan industri pariwisata. C mewakili lingkungan . yang mampu komunitas lokal yang mana didalamnya terdapat populasi dari mereka yang pariwisata seperti halnya dengan faktor berhubungan secara langsung maupun lain yang terdapat dalam model Visitor- tidak dengan pariwisata, dan E yang Industry-Community- (VICE) Environment Climpson . seperti yang tertera Industri pariwisata akan dalam buku yang ditulis oleh Bacsi et terus berubah mengikuti aktivitas dan . kondisi daripada VICE ini (Climpson. Industri penting dalam Indonesia sebagai wajah dan duta bangsa yang mengabarkan eksistensi kepada dunia internasional. Indonesia memiliki kebudayaan dan potensi alam yang besar serta menjadi Gambar Visitor-IndustryCommunity- Environment (VICE) model oleh Climpson . Sumber: Bacsi et al. pariwisata yang berkaitan erat dengan pembangunan suatu daerah. Selain itu, pariwisata dapat menjawab salah satu | 33 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 cita-cita Indonesia yang tertera pada tetap membuka destinasi wisata tanpa UUD mewajibkan aplikasi protokol kesehatan kesejahteraan umum, dengan kata lain yang ditentukan pemerintah maupun pengelolaan kegiatan pariwisata yang kelalaian pribadi dari wisatawan. Selain itu, keterbatasan pertemuan sosial untuk masyarakat dan pendapatan asli daerah menghindari kontak langsung (Remuzzi (PAD) sehingga memberikan devisa & Remuzzi, 2. sehingga membatasi bagi negara (Suwena dan Widyatmaja, jumlah wisatawan dan pendapatan yang dapat diterima dalam bisnis pariwisata. Pengaruh New Normal Ekonomi dan keuangan Sektor pariwisata pun terpaksa Kegiatan Pariwisata di Indonesia New harus terhenti dikarenakan keterbatasan bahwa dunia sedang berevolusi menuju mobilitas masyarakat selama pandemi arah yang berbeda (Ateljevic, 2. dan com oleh Nursalim . pertanyaan dan refleksi terhadap cara Selain pandang setiap pihak, bagaimana hal tersebut mempengaruhi dan apa solusi kebangkrutan bisnis, dan pengurangan yang diperlukan untuk menghadapi lapangan kerja secara drastis (Benjamin krisis yang ada. et al. , 2. , penurunan pendapatan COVID-19 (BKPN, 2. , dan lain sebagainya. berbagai dampak, baik negatif maupun Pada Indonesia sendiri. Menteri positif di Indonesia. Dampak negatif Pariwisata melanda industri pariwisata di seluruh (Menparekra. dunia baik dalam sosial, ekonomi, menerangkan bahwa realisasi devisa maupun budaya (Molinero et al. , 2. pada tanggal 29 Januari 2020 oleh melalui keberadaan COVID-19. sektor pariwisata berkontribusi pada Sosial PDB Percepatan Ekonomi Kreatif Wishnutama 5,5% menyerap tenaga kerja sebanyak 13 juta dikarenakan tidak mengikuti protokol orang, namun kolaps setelah COVID-19 kesehatan yang ditetapkan pemerintah, melanda seperti yang dilansir pada khususnya ketika perusahaan pariwisata Nova . | 34 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 Kemudian, bulan Januari hingga Maret antara 2019 melakukan travel (Gursoy, 2. Tanpa kunjungan sebesar 30,62%. Budaya beradaptasi dan berinovasi. Dengan Budaya COVID-19 masyarakat dapat muncul, khususnya mendesak dan memberikan dampak budaya toleransi risiko yang pada akhirnya memilih untuk membatalkan rencana travelnya (Kozak et al. , 2. Indonesia seperti berikut. Hukum dan Regulasi mengabaikan protokol kesehatan dan Pemerintah memaksakan untuk mengunjungi daerah yang berbahaya. Namun, ditekankan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kepercayaan masyarakat. bagaimana di tengah ketegangan dan Demikian pula industri pariwisata ikut mengubah perspektif dan cara pandang keputusan yang dibuat oleh pemerintah, seperti yang dilansir oleh BKPN . Peningkatan Indonesia Keberadaan new normal menyadarkan penerapan protokol kesehatan di langkah-langkah perubahan dan peluang lokasi wisata. bagi sektor ini untuk menemukan celah Komunikasi potensi baru dalam mengembangkan kegiatan bisnisnya sekaligus melindungi kesehatan publik. Selain itu, dengan Penjagaan ketidakpastian yang muncul di tengah pariwisata dalam bentuk insentif, pandemi, informasi dan komunikasi keringanan pajak, retribusi daerah, dan lain sebagainya. | 35 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 Edukasi dan sosialisasi terhadap Kemudian, wisatawan yang konsumen mengenai protokol dan zona daerah yang aman, tempat CHSE (Cleanliness, sekaligus keamanan yang baik sehingga Health. Safety, dan Environment membuka kesempatan bagi tempat- Sustainabilit. , serta jaminan berupa tempat wisata yang kurang terkenal. kompensasi apabila para konsumen Khususnya mengalami kerugian seperti yang Indonesia yang memilih untuk berlibur juga dijelaskan oleh Yohanes . ke luar negeri, keberadaan new normal Mendorong membuka pemikiran bagi mereka untuk meningkatkan kesadaran wisatawan melalui pemanfaatan ekonomi digital negeri dan objek wisata yang berada di Dengan SOP Indonesia. Dalam hal ini, pelaku usaha menerima kebijakan pemerintah yang pariwisata sehingga dapat memberikan jaminan kesehatan, keamanan, juga Sosial. Etika, dan Pola Pikir mengikuti protokol kesehatan yang ada. Munculnya perbaikan etika dan Hal ini juga memperkuat kepercayaan pola pikir yang baru dan lebih dewasa dalam menghadapi era new normal, pelaku usaha pariwisata. seperti betapa pentingnya membangun Peluang sektor pariwisata budaya agar dapat Meskipun terdapat fasilitas yang beradaptasi dengan kondisi yang ada, kurang memadai, konsep new normal menjaga lingkungan budaya dan wisata, yang berlaku dapat mendorong pelaku dan pentingnya menggunakan strategi usaha pariwisata untuk menciptakan yang sesuai dengan kondisi ekonomi healthy travelling (Melina, 2. bagi yang ada seperti yang tertera pada Giri wisatawan, seperti aspek kebersihan, et al. Dengan adanya pola pikir fasilitas toilet umum yang bersih, yang matang dan mapan, maka berbagai inovasi dan solusi akan muncul dan | 36 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 mendorong para pelaku usaha dalam pelayanan yang maksimal, dan lain pariwisata maupun masyarakat untuk menyesuaikan menjaga diri, sekaligus Solusi Industri Pariwisata dalam Menghadapi dengan etika yang baik. COVID Indonesia Dampak dari virus baru yang Budaya Menurut . , menyebar begitu cepat dan menular pariwisata budaya membawa pengaruh dengan mudah membawa dampak yang bagi masyarakat di seluruh belahan begitu berat bagi pariwisata, hal ini dunia untuk bisa mengenali budaya justru mendorong adanya evolusi baru antar negara sehingga sektor ini di era dan sistem yang lebih baik. Seperti yang new normal perlu untuk mendapat dikatakan Diana dan Rina . bahwa perhatian ekstra dari berbagai pihak pandemi COVID - 19 telah memicu dikarenakan dampak ekonomis yang perubahan yang tiba-tiba dan membuat besar dalam meningkatkan pemasukan banyak orang, dalam hal ini khususnya devisa negara. SDM pariwisata, menjadi tersentak dan Inovasi lumpuh sesaat baik secara budaya. Berbagai Giri sosial maupun ekonomi. Pandemi ini muncul untuk membuka lembar baru memaksa industri bagi industri pariwisata, khususnya selalu berhati hati dan menjaga jarak dengan pengambilan keputusan dalam disetiap waktu dan selalu diberlakukan sosial distancing pada saat kegiatan penggunaan berita, internet, dan media sosial yang makin awam di segala (Gossling pariwisata untuk pariwisata berlangsung. Seperti kompas . menteri pariwisata dan dikarenakan paksaan dan dorongan dari kondisi yang ada. Dengan demikian. Kusubandio pelaku usaha pariwisata dapat mencoba untuk memberikan value added dan kesan positif kepada wisatawan melalui melakukan kegiatan promosi, penggunaan media sosial. Wishnutama wisata dengan aman dan nyaman. Pemerintah telah | 37 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 bertindak dengan cepat dan baik atas yang memperoleh AunormalAy yang baru penyebaran virus COVID - 19 yang dan transformational yang dilakukan tidak kunjung membaik dengan langkah melalui intervensi dalam prinsip dan yang diambil oleh pemerintah hal ini kode etik pada: dapat mendorong kembali kegiatan PHRI & departemen F&B secara normal namun terbatas dengan Bidang industri perlu melakukan suatu langkah khusus penerapannya. meminimalisir suatu kerumunan publik. Seperti yang dibahas oleh Wicaksono hal ini mampu membangunkan kembali . , pemerintah DIY mengeluarkan semangat yang hilang karena pandemi. panduan berisi protokol hotel dan Pemerintah mengambil langkah restoran pada masa new normal. untuk berevolusi melihat Mulyawan . sosialisasi dan peraturan yang harus sosialisasi, pelatihan, dan publikasi ditaati sebuah hotel seperti pemeriksaan kepada para pelaku dan masyarakat suhu tubuh yang mana jika suhu tubuh domestik-internasional melalui berbagai pekerja / tamu melebihi 37. 2EE, wajib Hal ini diberlakukan untuk memakai masker, penyemprotan dengan mensosialisasi dan menyadarkan bahwa desinfektan dan wajib mencuci tangan efek negatif dari pandemi ini dapat dengan sabun atau hand sanitizer dan diatasi dengan kesadaran dan pribadi diri setiap orang yang mau dan sadar karyawan hotel dan restoran. akan kesehatan dan higienitas diri yang dilansir oleh serambinews. pemerintah aceh menerapkan restoran dan tempat makan memberikan domestik-internasional harga promo dan harga paket untuk bahwa pekerjaan sehari hari dapat makanan dan minuman. menciptakan rasa nyaman jika diri Pariwisata mereka pribadi sudah disiapkan dan Benjamin et al. berasumsi dibekali sosialisasi tentang COVID - bahwa kita harus mempertimbangkan Penerapan penginapan, dan ekonomi lokal. Setiap perencanaan pariwisata pasca-pandemi uang yang kita habiskan pada saat | 38 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 berwisata akan sangat berguna bagi pembelajaran old normal, namun lebih pelaku ekonomi. Sama seperti yang melingkupi pembelajaran atas apa atau dikatakan bahwa kegiatan pariwisata memiliki resiko yang rendah jika pelaku stimulasi dan transformasi memiliki pengaruh yang baik bagi perkembangan perjalanannya maka kita harus atau edukasi di indonesia yang mana hal ini dapat mempengaruhi hal yang positif pegunungan, sampai taman nasional . ni dan pantas yang diterima oleh semua kalangan masyarakat. diprioritaskan boleh dibuka pada saat fase new normal, 2. seperti yang . PENUTUP Seseorang kekuatan untuk mengubah orang dan Maka hasil dari data diatas menghadapi pandemi di indonesia, yaitu menyimpulkan bahwa sektor pariwisata wisata alam terbuka seperti hiking, mengalami beberapa perubahan dan pendakian, atau pantai tersembunyi yang jauh dari kerumunan orang, lalu menghadapi pandemi di masa sekarang staycation di hotel terdekat dan Tur Windiarti . mengatakan Protokol kesehatan atau peraturan bahwa tren di sektor pariwisata bergeser baru untuk menunjang segala jenis ke alternatif liburan yang tidak banyak keberlangsungan kegiatan pariwisata orang, disebut dengan solo travel tour dimulai dari pihak hotel, restoran, atau virtual tourism untuk menghindari destinasi wisata dan transportasi baik kerumunan orang. Edukator sumber daya manusia/ karyawan Edukasi sangatlah penting untuk dengan memperhatikan kebersihan, menyediakan pemikiran kritis yang . leanliness, health and safet. Mengutamakan saat ini. Untuk edukator penting halnya alam, pantai tersembunyi, hiking, pendakian, dan taman nasional | 39 Sabbhata Yatra Jurnal Pariwisata dan Budaya Volume 2 Nomor 1 Juli 2021 Edukator yang berfokus pada new normal bukan lagi old normal. tergantikan oleh peraturan baru dan wawasan yang luas. Rekomendasi COVID berhasil untuk merubah perspektif dan cara pandang yang transformatif demi Keberadaan new normal membawa efek DAFTAR PUSTAKA