JURNAL MULTIDISIPLIN SOSISAL HUMANIORA Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. Page: 64-73 Homepage : https://jurnal. com/index. php/jmsh PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI Ardin Umar* Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pasifik Morotai umarardin1@gmail. Nurhimah Sibua Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pasifik Morotai Yuliana Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pasifik Morotai Jamiludin Hasan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pasifik Morotai Irta Septiana Rustam Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Pasifik Morotai *Ardin Umar Received: 09 Juli 2024 Revised: 13 Agustus 2024 Published: 31 Oktober 2024 Abstract This is study aims to determine the influence of . Enterpreneurial knowledge on the entrepreneurial interest of students at Morotai Pacific University, and . Entrepreneurial motivation on entrepreneurial interest in Morotai Pacific University students. This research is survey The population in this study was 50 students of Morotai Pacific University. This sampling technique was purposive sampling. Thus research used quantitative research and data ab=nalyze by using SPSS V. The results show that . Entrepreneurship knowledge has a positive influence on entrepreneurial interest in Morotai pacific University students by showing the regression equation y= 3,229 0,777 X1 calculated value of 4,367 with a significance value of 0,000 smaller than 0,05 and a regression coefficient value of 0,555, the more entrepreneurial knowledge obtained, the more entrepreneurial interest will be fostered in Morotai Pcific Universty Students. Entrepreneurial Motivation has a positive influance on entrepreneurial interest in Morotai Pacific University students as shown by the regression equation y= 3, 229 0, 380 X 2-. This can be proven by a calculated value of 4,065 with a significant value of 0,000 smaller than 0,05 and has a regression coefficient value of 0, 380. The more Entrepreneeuiral Motivation obtained, the more Entrepreneurial Interrest will grow in Morotai Pacfic University students. Keywords: Entrepreneurial Knowledge. Entrepreneurial Motivation. StudentsAo Interest Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: . Pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai,. Motivasi wirausaha terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Penelitian ini termasuk dalam penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 Mahasisawa Universitas Pasifik Morotai. Pengambilan sampel menggunakan tehnik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kemudian data diolah menggunakan SPSS V 29. Hasil penelitian menunjukkan . Terdapat pengaruh positif pengetahuaan PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI | 64 Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. kewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai dengan di tunjukan dengan persamaan regresi y=3,229 0,777 X1 nilai thitung 4,367 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari pada 0,05 serta memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,555. Semakin banyak Pengetahuan Kewirausahaan yang diperoleh maka akan semakin menumbuhkan Minat Berwirausaha pada Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Terdapat pengaruh positif Motivasi Wirausaha terhadap Minat Berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai dengan di tunjukan dengan persamaan regresi y=3,229 0,380X2. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 4,065 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari pada0,05 serta memiliki nilai koefesien regresi sebesar 0,380. Semakin banyak Motivasi Wirausaha yang di peroleh maka akan semakin menumbuhkan Minat Berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Kata Kunci: Pengetahuan Kewirausahaan. Motivasi wirausaha. Minat berwirausaha PENDAHULUAN Pengangguran terjadi karena perbandingan pencari pekerjaan yang terlalu banyak disegala level pendidikan mulai dari tingkat SMP sampai dengan perguruan tinggi tidak sebanding dengan pekerjaan yang tersedia, itu terjadi tidak hanya di indonesia saja, melainkan juga di seluruh dunia dan pada berbagai sektor antara lain industri, pertambangan, transpotasi (Saiman, 2. Pembangunan dibutuhkan untuk kemajuan bangsa. (Todaro, 2. sedikitnya ada tiga kompenen dasar atau nilai-nilai inti yang berfungsi sebagai basis konseptual dan pedoman praktis untuk memahami makan pembangunan yang sesungguhnya. Ketiga nilai inti ini yaitu kecukupan . , harga diri . elf estee. dan kebebasan . Kecukupan berarti mempunyai kemampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yaitu makanan, tempat tinggal, kesehatan dan perlindungan. Harga diri berarti suatu perasaan berharga dan bermartabat, tidak diperalat untuk mencapai tujuan orang lain. Kebebasan dari sikap menghamba berarti mempunyai kemampuan untuk memilih (Michael P. Todaro dan Stephen C. Smith, 2. Untuk meraih tiga nilai inti makna pembangunan, maka upaya membangunnegara harus di lakukan, khususnya pembangunan ekonomi. Pembangunan ekonomi tentu membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas karena sangat penting kontribusinya dalam proses pembangunan. Faktanya. SDM yang berkualitas masi terbatas dan jumlah penganguran tergolong besar, yaitu sekitar 25 juta orang. Kelebihan kuantitas SDM ini membuat pemerintah mengarahkan penduduk tidakhanya menjadi tenaga kerja atau Pemerintah juga mendorong masyarakat menjadi pencipta lapangan Kondisi keseimbangan tercapai jika permintaan . dan penawaran . tenaga kerja sama alias tidak ada pengangguran. Di indonesia penawaran tenaga kerja masi tingi sedangkan permintaan/pengguna jasa tenaga kerja relatif Sedangkan jumlah penyedia lapangan pekerjaan . ntrepreneur/wiraswast. di indonesia masih sedikit. Dengan jiwa kewirausahaan, usaha-usaha baru bisa dibangun sehingga dapat menyerap kelebihan tenaga kerja alias mengurangi PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI | 65 JURNAL MULTIDISIPLIN SOSISAL HUMANIORA Di indonesia sendiri, pemerintah telah menghabsikan banyak sumber daya untuk menangani masalah sosial dan bekerjasama dengan berbagai negara asing di seluruh dunia. Tetapi ternyata hal ini tidaklah cukup, oleh karena itu dibutuhkan individu-individu atau lembaga-lembaga tang dapat melihat peluang dan mengeluarkan ide-ide inovatif untuk menyelaikan permasalahan-permasalahan sosial tersebut. Hal ini yang pada akhirnya melahirkan individu atau lembaga yang disebut sebagai wirausaha sosial. Dimana tujuan wirausahaan sosial adalah terwujudnya perubahan sosial ke arah yang lebih baik atau positif dan memecahkan masalah sosial untuk kepentingan masyarakat. Salah satu cara yang dapat mengurangi pengangguran adalah dengan Menurut Hendro . kewirausahaan merupakan suatu kemampuan untuk mengelola sesuatu yang ada dalam diri untuk ditingkatkan agar lebih optimal sehingga bisa meningkatkan taraf hidup di masa mendatang. Menurut Saiman . kewirausahaan adalah suatu upaya dalam penciptaan kegiatan bisnis atas dasar kemauan dan keinginan dari diri sendiri. Dengan kewirausahaan, maka dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang luas, tidak bergantung kepada orang lain dalam mendapatkan pekerjaan dan dapat membantu pemerintah dalam mengurangi pengangguran dengan cara membuka lapangan Saiman . juga menambahkan bahwa wirausaha merupakan orangorang yang memiliki sifat-sifat kewirausahaan seperti berani mengambil risiko, pantang menyerah dan memiliki kemauan keras untuk sukses dalam mengelola bisnisnya berdasarkan kemampuan dan kemauan sendiri. Selain itu, seorang wirausaha juga memiliki penghasilan yang lebih besar dibandingkan dengan menjadi karyawan. Kewirausahaan juga dapat membantu meningkatkan pendapatan dalam negeri melalui sektor pajak. Sebelum meningkatkan jumlah wirausaha dan menekan angka pengangguran di Indonesia, masyarakat harus disadarkan dengan pentingnya meningkatkan minat berwirausaha. Minat dapat diartikan sebagai rasa senang atau ketertarikan terhadap sesuatu. Menurut hasil wawancara dari dua orang mahasiswa Universitas Pasifik Morotai dapat di simpulkan bahwa setelah mereka mendapatkan pengetahuan berwirausaha maka minat untuk berwirausaha itu mulai tumbuh. Adapun kendala yang di hadapi pemula dalam berwirausaha adalah. skill atau kemampuan yang di miliki,dan . kurangnya keberanian untuk memulai, . modal usaha maupun peralatan yang di butuhkan. Kemudian, menurut FuadAoi & Fadli . minat berwirausaha merupakan suatu ketertarikan, keinginan dan ketersediaan seseorang melalui ide dan inovasi yang dimiliki untuk bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya wirausaha didefinisikan sebagai keinginan seseorang untuk bekerja mandiri atau menjalankan usahanya sendiri. Minat untuk mulai berwirausaha pada mahasiswa sebenarnya sudah cukup tinggi, namun bayangan kegagalan, tidak memiliki modal yang cukup 66 | PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. dan tidak memiliki waktu untuk fokus dalam mengembangkan usahanya menjadi risiko yang menghambat mahasiswa untuk memulai usahanya sendiri. METODE PENELITIAN Metode penelitian yang di lakukan adalah penelitian kuantitaif. Menurut Sugiyono . penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis databersifat kuantitaif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah di tetapkan. Pengujian hipotesis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda atau multiple reggesion analysis. Analisis regresi linear beganda merupakan hubungan secara linear antara dua atau lebih variabel independen terhadap satu variabel dependen. Dalam penelitian ini variabel independen yang di gunakan peneliti yaitu. variable independent pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan variabel dependen yaitu minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Adapun persamaan regresi linear berganda yaitu sebagai berikut: Y=a b1. X1 b2. X2 e Keterangan: Y = Minat berwirausaha Mahasiswa a = Konstanta b = keofesien regresi X1 = Pengetahuan kewirausahaan X2 = Motivasi wirausaha e = faktor penganggu . Uji Hipotesis terdiri dari: Uji Koefesien determinasi Adjusted R2 Menurut Ghozali . , koefesien determinasi (R . pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Uji F PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI | 67 JURNAL MULTIDISIPLIN SOSISAL HUMANIORA Menurut Ghozali . , uji F pada dasarnya dilakukan untuk mengukur ketepatan fungsi regresi sampel anatara hasil pengamatan . rekuensi pengamata. tertentu dengan frekuensi yang diperoleh berdasarkan nilai harapannya ( frekuensi teoritis ). Uji F menguji apakah variabel independen mampu menjelaskan variabel secara baik atau untuk menguji apakah model yang digunakan fit atau tidak. Menetukan F tabel digunakan tingkat signifikan 5% dengan derajat kebebasan pembilang . = k-1 dan derajat kebebasan penyebut . = n-k, dimana k adalah jumlah variabel bebas. Pengujian dilakukan dengan kriteria: Jika F hitung > F tabel atau p value < a=0,05. artinya model yang digunakan bagus . Jika F hitung a= 0,05. artinya model yang digunakan tidak bagus . idak fi. Uji t t test atau t Student ( disebut juga uji t ) merupakan alat uji stastistik yang digunakan untuk menguji hipotesis komparatif dua sampel bila datanya berada pada skala interval atau rasio. t test merupakan salah satu bentuk stastik parametris karena menguji data pada skala interval atau rasio. penerimaan hipotesis positif yaitu: Jika hitung > ttabel atau p value > a = 0. 05 maka H0 ditolak atau Ha diterima. Artinya variabel independen mempunyai pengaruh terhadap variabel . Jika hitung < ttabel atau p value > a= 0. 05 maka H0 tidak ditolak atau Ha Artinya variabel independen tidak mempunyai pengaruh terhadap variabel dependen Dasar keputusannya adalah: Jika thitung> ttabel, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Jika thitung < ttabel, maka Ha ditolak dan Ho diterima. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Regresi Linier Berganda Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan kewirausahaan dan motivasi wirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai, hasil pengelolaan data dengan metode analisis regresi berganda pada tabel berikut ini: Tabel 1. Uji Regresi Berganda Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Sig. 68 | PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. (Constan. 3,229 X1 = Pengetahuan Kewirausahaan 0,777 X2 = Motivasi Wirausaha 0,380 Std. Error 4,014 0,167 0,094 Beta 0,482 0,423 0,804 0,425 4,637 0,000 4,065 0,000 Pada table 1 di atas, digunakan untuk menggambarkan persamaan regresi berikut ini. Y= 3,229 0,777 X1 0,380 X2 ei. Persamaan menunjukan bahwa: Konstanta sebesar 3,229 menyatakan bahwa jika tidak ada perubahan antara variabel bebas yang terdiri dari variabel pengetahuan kewirausahaan, motivasi kewiraushaan yang mempengaruhi minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai maka besarnya minat berwirausaha mahasiswa 3,229. Nilai koefesien pengetahuan kewirausahaan (X. sebesar 0,777 yang menunjukan pengaruh pengetahuan kewirausahaan bernilai positif ( ) artinya bahwa pengetahuan kewirausahaan akan menaikkan minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai 0,777 sehingga dapat diasumsikan Nilai koefesien motivasi motivasi wirausaha (X. sebesar 0,380 yang menunjukan pengaruh pengetahuan kewirausahaan bernilai positif ( ) artinya apabila motivasi wirausaha bertambah maka akan menyebabkan minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai 0,380 sehingga dapat diasumsikan Uji Koefesien determinasi Adjusted R2 Tabel 2. Hasil uji koefesien determinasi (R. Adjusted R Std. Error of the Model R Square Square Estimate 0,745 0,555 0,536 2,194 Dari Tabel 2 di atas tampak bahwa nilai R2 sebesar 0,536. Nilai ini masih jauh dari 1, yang berarti bahwa variable independen belum dapat memberikan semua informasi yang dibutuhkan dalam memprediksi variable dependen. Menurut Ghozali . , koefesien determinasi (R. pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi-variabel independen. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen. Uji F Tabel 3. Hasil uji F (Anov. Model Sum of Squares Mean Square Sig. Regression 281,989 140,994 29,297 0,000 Residual 226,191 4,813 Total 508,180 Ket: = 0,05. n = 50. PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI | 69 JURNAL MULTIDISIPLIN SOSISAL HUMANIORA Berdasarkan hasil analisis Anova (Uji F) pada Tabel 3 di atas dapat dilihat bahwa nilai Fhitung> Ftabel . ,297 > 1,. atau nilai signifikan 0,000 < 0,05, maka variabel independen berpengaruh terhadap variable dependen. Dengan kata lain, fungsi yang digunakan dalam regresi tepat. Menurut Ghozali . , uji F pada dasarnya dilakukan untuk mengukur ketepatan fungsi regresi sampel anatara hasil pengamatan . rekuensi pengamata. tertentu dengan frekuensi yang diperoleh berdasarkan nilai harapannya . rekuensi teoriti. Uji F menguji apakah variabel independen mampu menjelaskan variabel secara baik atau untuk menguji apakah model yang digunakan fit atau tidak. Uji t Tabel 4. Hasil uji t Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Sig. Std. Error Beta (Constan. -3,229 4,014 -0,804 0,425 X1 = Pengetahuan Kewirausahaan 0,777 0,167 0,482 4,637 0,000 X2 = Motivasi Wirausaha 0,380 0,094 0,423 4,065 0,000 Variable Dependent: Y = Minat Berwirausaha. Berdasarkan hasil uji t dari Tabel 4 di atas, tampak bahwa nilai thitung X1 > ttabel . ,637 > 1,. atau signifikan 0,000 < 0,05, maka Hipotesis 1 (H. Atau dengan kata lain, terdapat pengaruh positif pengetahuankewirausahaan terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Selain itu, nilai thitung X2 > ttabel . ,065 > 1,. atau signifikan 0,000 < 0,05, maka Hipotesis 2 (H. diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruhpositif motivasi wirausaha terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Pembahasan Pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Hasil penelitian ini mendukung hipotesis pertama yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif Pengetahuan Kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Pengajuan hipotesis pertama menghasilkan nilai koefesien regresi sebesar 0,777 Hal tersebut menunjukkan bahwa apabila nilai Pengetahuan Kewirausahaan (X. mengalami peningkatan sebesar 1 satuan, maka nilai Minat Berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai sebesar 0,777 satuan. Variabel pengetahuan kewirausahaan memiliki thitung sebesar 4,637 dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil dari pada 0. sesuai dengan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kewirausahaan berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai, sehingga hipotesis pertama yang menyatakan terdapat pengaruh 70 | PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. positif pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukanoleh Muchammad Arif Mustofa . yang menyatakan bahwa Pengetahuan Kewirausahaan berpengaruh positif terhadap MinatBerwirausaha. Pengetahuan kewirausahaan merupakan hasil dari prosesyang dilakukan oleh indera manusia untuk mengamati, mendengar danmerasakan apa yang wirausahawan lain lakukan dan hasilkan sehinggamanusia tersebut menjadi tahu tentang profesi Seseorangyang telah memiliki pengetahuan kewirausahaan akan lebih teliti dalammenganalisis dan mengambil keputusan dalam kelanjutan Pengetahuan kewirausahaan yang mahasiswa peroleh di perguruan tinggimelalui mata kuliah kewirausahaan dapat membantu mahasiswa dalammenganalisis mengenai aspek lokasi, keuangan, dan lain sebagainya yangterkait dengan kewirausahaan. Pengetahuan kewirausahaan akanmenanamkan nilai-nilai kewirausahaan yang nantinya akan membentukpola pikir dan sikap mental berwirausaha sehingga akan meningkatkanminat berwirausaha pada Pengaruh Motivasi Wirausaha terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai Hasil penelitian ini mendukung hipotesis kedua yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh positif motivasi wirausaha terhadap minat berwirausaha mahsiswa Universitas Pasifik Morotai. Pengajuan hipotesis kedua menghasilkan nilai koefesien regresi sebesar 0,380 Hal tersebut menunjukan bahwa apabila nilai motivasi wirausaha (X. mengalami peningkatan sebesar satu 1 satuan. Maka nilai minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai sebesar 0,380 satuan. Variabel motivasi wirausaha memiliki thitung sebesar 4,065 dengan nilai signifikan 0,000 lebih kecil daripada 0,05 sesuai dengan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa motivasi wirausaha berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai sehingga hipotesis kedua yang menyatakan terdapat pengaruh positif motivasi kewirausahaa terhadap minat berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai diterima. Hasil penelitian ini konsisten dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Sakti Fajar Wanto . yang menyatakan bahwa Motivasi Berwirausaha berpengaruh positif terhadap Minat Berwirausaha. Motivasi Berwirausaha merupakan suatu kondisi psikologis atau bisa disebut sebagai dorongan psikologis dari dalam dan luar diri seseorang untuk melakukan kegiatan berwirausaha. Motivasi akan mendorong kemampuan individu melalui aktivitas tertentu untuk mencapai tujuan. Motivasi dari dalam diri seseorang berperan dalam memberikan kekuatan mental untuk melakukan suatu tindakan karena adanya suatu kebutuhan atau keinginan, sedangkan motivasi dari luar diri seseorang berperan dalam memberikan dorongan untuk melakukan apa yang orang lain lakukan dalam berwirausaha. Motivasi dari PENGARUH PENGETAHUAN KEWIRAUSAHA DAN MOTIVASI WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS PASIFIK MOROTAI | 71 JURNAL MULTIDISIPLIN SOSISAL HUMANIORA dalam dirilah yang sangat memberikan pengaruh yang besar terhadap apa yang akan seseorang capai. Pengaruh Pengetahuan Kewirausaha dan Motivasi Kewirausaha terhadap Minat Berwirausaha mahasiswa Universitas Pasifik Morotai Hasil penelitian ini mendukung hipotesa ketiga yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh pengetahuan kewirausaha dan motovasi kewirausaha terhadap minat mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Pengujian hipotesis menunjukan bahwa nilai Fhitung> Ftabel . ,297 > 1,. atau nilai signifikan 0,000 < 0,05, maka variabel independen berpengaruh terhadap variable dependen. Dengan kata lain, fungsi yang digunakan dalam regresi tepat. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian Dudung Abdulah . penelitian menyatakan bahwa pengetahuan dan motivasi berpengaruh secara simultan terhadap minat berwirausaha. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibahas pada sebelumya tentang pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan. Motivasi Wirausah terhadap Minat Berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Terdapat Pengetahuan Kewirausahaan MinatBerwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 4,637 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari pada 0,05 serta memiliki nilai koefisien regresi sebesar 0,555. Semakin banyak Pengetahuan Kewirausahaan yang diperoleh maka akan semakin menumbuhkan Minat Berwirausaha padaMahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Terdapat pengaruh positif Motivasi Wirausaha terhadap Minat Berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 4,065 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 lebih kecil dari pada 0,05 serta memiliki nilai koefesien regresi sebesar 0,380. Semakin banyak Motivasi Wirausaha yang di peroleh maka akan semakin menumbuhkan Minat Berwirausaha pada mahasiswa Universitas Pasifik Morotai. Terdapat pengaruh pengetahuan kewirausaha dan motivasi kewirausaha terhadap minat mahasiswa Universitas Pasifik Morotai, hal tersebut dibuktikan dari nilai Fhitung> Ftabel . ,297 > 1,. atau nilai signifikan 0,000 < 0,05, maka variabel independen berpengaruh terhadap variable dependen. DAFTAR PUSTAKA