Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jb e-upiyp tk. org/o j s Vol. No. Hal: 336-345 ISSN: 2502-6275 Analisis Profitabilitas. Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai Pemediasi Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana Universitas Putra Indonesia AuYPTKAy padang Sriwahningsih192@gmail. Abstract This study aims to determine the analysis of profitability, capital structure and liquidity on firm value with dividend policy as an intervening variable. The object of the research is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2017 to 2021. The population used in this study are all manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2017 to 2021, which are 193 companies. The type of data used in this research is quantitative data using purporsive sampling method. The sample in this study were 20 manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The results of this study indicate that . Profitability has a significant effect on Dividend Policy. Capital Structure has a significant effect on Dividend Policy . Liquidity has no significant effect on Dividend Policy. Profitability has a significant effect on firm value. Capital structure has a significant effect on firm value. Liquidity has a significant effect on firm value. Dividend Policy has a significant effect on Firm Value. Dividend Policy cannot mediate the relationship between Profitability and Firm Value. Dividend policy cannot mediate the relationship between Capital Structure and Firm Value. Dividend Policy cannot mediate the relationship between Liquidity and Firm Value. Keywords:Profitability. Capital Structure. Liquidity. Firm Value and Dividend Policy Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis profitabilitas, struktur modal dan likuiditas terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen sebagai variabel intervening. Objek penelitian yang dilakukan adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 sampai 2021. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017 sampai 2021 yaitu sebanyak 193 perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dengan menggunakan metode purporsive sampling. Sampel pada penelitian ini perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebanyak 20 perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa . Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen. Struktur Modal berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen . Likuiditas tida berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen. Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap terhadap Nilai Perusahaan. Struktur Modal berpengaruh signifikan terhadap terhadap Nilai Perusahaan. Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap terhadap Nilai Perusahaan. Kebijakan Dividen berpengaruh signifikan terhadap terhadap Nilai Perusahaan. Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan. Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan. Kata kunci: Profitabilitas. Struktur Modal. Likuiditas. Nilai Perusahaan dan Kebijakan Dividen Journal of Business and Economics is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Kondisi ekonomi saat ini telah menciptakan persaingan yang ketat antara satu perusahaan dengan perusahaan Persaingan yang semakin meningkat baik di pasar domestik maupun di pasar Internasional menuntut perusahaan untuk dapat mempertahankan atau memperoleh keuntungan kompetitif dengan cara memberikan perhatian penuh pada kegiatan operasional dan finansial perusahaan. Setiap perusahaan memiliki tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Tujuan jangka pendek perusahaan yaitu dapat memperoleh keuntungan yang semaksimal mungkin dengan pemanfaatan sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan sedangkan tujuan jangka panjang adalah memaksimalkan nilai perusahaan. setiap perusahaan akan semakin meningkatkan kinerjanya agar tujuannya yang telah dilakukannya dapat tercapai. Salah satu tujuan utama perusahaan yang telah go public yaitu dengan cara meningkatkan kemakmuran pemilik atau para pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan . Nilai perusahaan sangat penting karena mencerminkan kinerja perusahaan yang dapat mempengaruhi persepsi investor terhadap perusahaan yang sering dikaitkan Diterima: 01-09-2022 | Revisi: 15-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/ jbeupiyptk. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana dengan harga saham serta mencerminkan besarnya disimpulkan bahwa nilai perusahaan tersebut masih nilai aset yang dimiliki oleh perusahaan . kurang bagus karena banyak perusahaan yang tingkat PBV nya masih tergolong undervalued dan bergerak Fenemena yang teradi adalah berfluktuasi nilai secara fluktuatif. perusahaan pada beberapa perusahaan manufaktur yang dilihat dari nilai PBV nya. Salah satu cara Nilai perusahaan merupakan persepsi para investor mengukur nilai perusahaan adalah dengan rasio Price terhadap tingkat keberhasilan perusahaan yang to Book Value (PBV). PBV merupakan perbandingan dikaitkan dengan harga saham . Sedangkan menurut yang di dapat antara harga saham dengan nilai buku penelitian . Nilai perusahaan merupakan kinerja dari saham perusahaan tersebut. Dengan menggunakan perusahaan yang tercermin dari harga saham yang PBV calon investor bisa mengetahui perusahaan yang dibentuk oleh permintaan dan penawaran pasar modal nilai sahamnya undervalued atau overvalued. yang mencerminkan penilaian masyarakat terhadap kinerja perusahaan kinerja Harga saham yang tinggi Gambar 1 akan membuat nilai perusahaan juga ikut tinggi. Data PBV Perusahaan Manufaktur Tingginya nilai perusahaan akan membuat pasar percaya pada kinerja perusahaan saat ini pada prospek perusahaan di masa yang akan datang. PBV Nilai Perusahaan SMS GDRY GJTL IMAS INDS 2016 3,62 1,07 0,65 0,59 0,26 0,97 0,43 0,39 0,39 2018 3,91 0,41 0,62 0,67 2019 3,64 1,11 0,33 2020 3,07 0,81 0,44 0,65 0,52 Sumber : w. Dari gambar 1 dapat disimpulkan bahwa nilai perusahaan untuk tahun 2016-2020 rata-rata bergerak Hal ini dapat dilihat pada PT. Selamat sempurna Tbk, pada tahun 2017, pada tahun 2017 mengalami kenaikan dan pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2020 terjadi penurunan secara terus Sedangkan PT Goodyear Indonesia Tbk, pada tahun 2017 mengalami penurunan dan pada tahun 2018 sampai tahun 2019 mengalami kenaikan dan terjadi penurunan kembali penurunan pada tahun 2020. Pada PT. Gajah Tunggal Tbk, pada tahun 2017 sampai dengan tahun 2019 mengalami penurunan dan pada tahun 2020 terjadi kenaikan kembali. PT. Indomobil Sukses Internasional Tbk, pada tahun 2017 mengalami penurunan, dan pada tahun 2018 kembali mengalami kenaikan, dan tahun 2019 terjadi penurun kembali namun pada tahun 2020 terjadi lagi kenaikan. Sedangkan PT. Indospring Tbk, pada tahun 2017 sampai 2018 terjadi kenaikan dan tahun 2019 terjadinya penurunan sehingga pada tahun 2020 terjadi kenaikan kembali. Dari data di atas maka dapat Profitabilitas merupakan merupakan rasio yang menunjukkan seberapa banyak aset dalam menciptakan laba bersih . Profitabilitas dianggap sebagai salah satu dasar penilaian suatu kondisi dari sebuah Karena profitabilitas berperan untuk menunjukkan prospek perusahan dimasa yang akan Semakin tinggi profitabilitas suatu perusahaan maka semakin baik kondisi dari perusahaan tersebut. Dengan demikian dibutuhkan sauatu alat analisis untuk bisa menilai kondisi tersebut, alat analisis tersebut biasa disebut dengan rasio-rasio Alat ukur yang digunakan dalam penelitian menggunaka ROA . eturn on asse. ROA merupakan suatu perbandingan antara laba bersih setelah biaya bunga dan pajak dengan total aset. Dan ROA ini digunakan untuk mengukur seberapa efektif perusahaan dalam menghasilkan laba . Penelitian yang dilakukan oleh . menyatakan Profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Riset yang dilakukan oleh . menyatakan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap nilai Struktur modal adalah proporsi atau perbandingan dalam menentukan kebutuhan perusahaan. Dalam suatu perusahaan tentunya untuk membiayai seluruh aktivitas menjadi pertimbangan perusaahan karena dilihat dari sudut pandang ekonomi struktur modal sangat berpengaruh dalam pengalokasian dana baik jangka pendek maupun jangka panjang. Keputusan struktur modal meliputi pemilihan sumber dana baik yang berasal dari modal sendiri maupun modal asing dalam bentuk utang, kedua dana ini merupakan dana eksternal yang dapat mempengaruhi nilai perusahaan . Struktur modal dapat diukur dari rasio perbandingan antara total utang terhadap modal sendiri yang biasa disebut Debt to Equity Ratio (DER). DER dapat menunjukkan tingkat resiko suatu perusahaan. Semakin tinggi rasio DER akan semakin tinggi pula resiko yang akan terjadi dalam perusahaan karena pendanaan perusahaan dari unsur utang lebih besar dari Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana pada modal sendiri. Riset yang dilakukan oleh . Sampel struktur modal berpengaruh positif dan signifikan Menurut . sampel adalah sebagian dari populasi terhadap nilai perusahaan. artinya tidak akan ada sampel jika tidak ada populasi. Untuk menentukan ukuran sampel yang dapat Likuiditas merupakan rasio yang digunakan untuk mewakili populasi maka dilakukan pemilihan sampel mengukur tingkat kemampuan suatu perusahaan dalam dengan metode purposive sampling, yaitu penarikan memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek tepat sampel yang berdasarkan pada tujuan penelitian dan pada waktunya. Tingkat likuiditas yang tinggi akan keputusan penarikan sampel. memperkecil kegagalan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial jangka pendek pada kreditur. Tabel 1. Daftar Kriteria Sampel Dalam Penelitian Penelitian yang dilakukan oleh . Likuiditas berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan dan riset Kriteria Penarikan Sampel Jumlah yang dilakukan oleh . menyatakan likuiditas tidak Perusahaan manufaktur yang berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. terdaftar di Bursa efek indonesia Kebijakan dividen adalah suatu kebijakan tentang pembagian dividen oleh manajemen perusahaan mengenai sejumlah dividen yang akan dibayarkan dan jumlah laba ditahan untuk kebutuhan investasi dimasa yang akan datang . Jika dividen yang dibagikan kepada pemegang saham tinggi maka dapat menyebabkan laba ditahan semakin rendah. Akan lebih mementingkan pertumbuhan perusahaan maka laba yang ditahan akan semakin tinggi sehingga dividen yang dibagikan akan semakin rendah. Kebijakan dividen sering dianggap sebagai signal bagi investor dalam menilai baik buruknya perusahaan, hal ini disebabkan karena kebijakan dividen dapat membawa pengaruh terhadap harga saham perusahaan . Metodologi Penelitian Objek Penelitian Objek penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa efek Indonesia (BEI). Penelitian ini mengunakan jenis data sekunder. Data sekunder adalah data yang diperoleh dengan mengumpulkan literatur dan jurnal-jurnal yang relevan yang terkait dengan objek yang akan diteliti. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan pada website Bursa efek Indonesia . (BEI) periode 2017-2021. Perusahaan yang baru melakukan IPO (Initial Public Offerin. selama periode 2017-2021 Perusahaan manufaktur yang tidak mengeluarkan annual report dan laporan keuangan yang lengkap selama periode 20172021. Perusahaan manufaktur yang tidak memperoleh laba selama periode 2017-2021. Perusahaan manufaktur yang tidak membagikan dividen secara berturut-turut per 31 Desember selama periode 2017-2021 Jumlah Sampel Perusahaan yang memenuhi criteria Jumlah sampel dengan penelitian 5 tahun . Persamaan yang digunakan dalam penelitian ini disajikan pada rumus : Nilai Perusahaan Profitabilitas Populasi dan Sampel y100% Populasi Menurut . populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode Jumlah populasi sebanyak 193 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Struktur Modal Likuiditas Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana Kebijakan Deviden Hasil Uji Multikolinieritas Tabel 4 Hasil Uji Multikolinearitas Analisis regresi linear berganda untuk menganalisis profitabilitas, struktur modal dan likuiditas terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan dividen. Persamaan regresi linier bergandan 1 dan 2 disajikan pada rumus : Coefficientsa Model Z = a b1X1 b2X2 b3X3 e . Y = a b1X1 b2X2 b3X3 Z e . Dimana adalah konstanta, 1 - 2 adalah koefesien, dan e adalah error Term. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif. Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF (Constan. Ln_X1 Ln_X2 Ln_X3 Ln_Z Dependent Variable: Ln_Y Hasil dan Pembahasan Analisis Statistik Deskriptif Hasil Uji Heterokedastisitas Tabel 2 Hasil Statistik Deskriptif Tabel 5 Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Descriptive Statistics PROFITAILITAS Minimum Maximum Mean Std. Deviation LIKUIDITAS NILAI PERUSAHAAN Valid N . Coefficients Std. Error Beta (Constan. LN_X1 LN_X2 LN_X3 LN_Z STRUKTUR MODAL KEBIJAKAN DEVIDEN Standardized Unstandardized Coefficients Model Sig. Dependent Variable: LN_Y Hasil Uji Normalitas Tabel 3 Hasil Uji Normalitas Hasil Uji Autokorelasi Tabel 6 Hasil Uji Autokorelasi One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Model Summary Residual Normal Parameters Most Extreme Differences Test distribution is Normal. Kolmogorov -Smirnov Z Mean Std. Deviation Absolute Adjusted Model R Std. Error of the R Square Square Estimate Durbin-Watson Positive Negative Predictors: (Constan. LN_Z. LN_X3. LN_X1. LN_X2 Dependent Variable: LN_Y Asymp. Sig. -taile. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana variabel profitabilitas, struktur modal bernilai konstan . maka kebijakan deviden akan mengalami penurunan sebesar 0,296. Hasil Analisis Regresi Berganda Tabel 8 Hasil Uji Model Regresi Linear Berganda Tabel 7 Hasil Uji Model Regresi Linear Berganda Coefficientsa Coefficients Standardize Standardiz Unstandardized Collinearity Unstandardized Collinearity Coefficients Coefficients Statistics Coefficients Coefficients Statistics Toleranc Model Std. Error Beta Sig. Toleranc VIF Model (Constan 1,602 2,279 LN_X1 ,181 ,099 LN_X2 -,282 LN_X3 -,296 ,703 ,004 ,182 1,827 ,001 ,997 1,003 ,223 -,269 -1,683 ,010 ,218 4,585 ,269 -,235 -1,672 ,074 ,218 4,591 Std. Error Beta Sig. Ln_X1 Ln_X2 Ln_X3 Ln_Z VIF (Constan Dependent Variable:LN_Z Dependent Variable: Ln_Y Berdasarkan tabel di atas diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Z =1,602 0,181 ROA - 0,282 DER - 0,296 CR e Berdasarkan tabel di atas diperoleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Dari persamaan diatas dapat diinterpretasikan sebagai Y = -32,463 0,749 ROA 3,250 DER 3,736 CR 1,242 DPR e Dari persamaan diatas dapat diinterpretasikan sebagai Konstanta = 1,602 Nilai 1,602 diinterpretasikan bahwa apabila variabel independen bernilai konstan atau tetap, maka variabel kebijakan deviden akan bernilai 1,602. Koefisien Likuiditas (X. = -0,296 Koefisien regresi variabel likuiditas sebesar 0,296, jika variabel likuiditas mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi Koefisien Profitabitas (X. = 0,749 Koefisien regresi variabel profitabilitas sebesar 0,749, jika variabel profitabilitas mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel strktur modal, likuiditas, dan kebijakan dividen bernilai konstan . maka variabel nilai perusahaan akan mengalami peningkatan sebesar 0,749. Koefisien Struktur Modal (X. = - 0,282 Koefisien regresi variabel struktur modal sebesar -0,282, jika variabel struktur modal mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel profitabilitas, likuiditas bernilai konstan . maka kebijakan deviden akan mengalami penurunan sebesar 0,282. Konstanta = -32,463 Nilai konstanta sebesar -32,463 dapat diinterpretasikan bahwa apabila variabel independen bernilai konstan atau tetap, maka variabel nilai perusahaan akan bernilai 32,463. Koefisien Profitabilitas (X. = 0,181 Koefisien regresi variabel profitabilitas sebesar 0,181, jika variabel profitabilitas mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel struktur modal, likuiditas bernilai konstan . maka kebijakan deviden akan mengalami peningkatan sebesar 0,181 . Koefisien Struktur modal (X. = 3,250 Koefisien regresi variabel struktur modal sebesar 3,250, jika variabel struktur modal mengalami peningkatan satu . satuan dengan asumsi variabel profitabilitas, likuiditas, dan kebijakan dividen bernilai konstan . maka variabel nilai perusahaan akan mengalami peningkatan sebesar 3,250. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho Koefisien Likuiditas(X. = 3,736 ditolak H1 diterima. Koefisien regresi variabel likuiditas sebesar 3,736, jika variabel likuiditas mengalami Hipotesis 2 : Pengaruh Struktur Modal (X. peningkatan satu . satuan dengan asumsi terhadap Kebijakan Dividen (Z) variabel profitabilitas, struktur modal dan kebijakan dividen bernilai konstan . maka Dari table 410 dapat dilihat bahwa variabel struktur variabel nilai perusahaan akan mengalami modal memiliki nilai thitung sebesar -1,683 dengan signifikan sebesar 0,010 < 0,05. Karena nilai peningkatan sebesar 3,736. signifikansi besar dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel struktur modal Koefisien Kebijakan Dividen(Z) = 1,242 berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen Koefisien regresi variabel kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa sebesar 1,242, jika variabel kebijakan dividen Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho mengalami peningkatan satu . satuan dengan ditolak H2 diterima. asumsi variabel profitabilitas, struktur modal, dan likuiditas bernilai konstan . maka Hipotesis 3 : Pengaruh likuiditas (X. terhadap variabel nilai perusahaan akan mengalami Kebijakan Dividen (Z) peningatan sebesar 1,242. Dari table 4. 10 dapat dilihat bahwa variabel likuiditas memiliki nilai thitung sebesar -1,683 dengan signifikan Hasil Uji Hipotesis sebesar 0,074 > 0,05. Karena nilai signifikansi besar dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa Tabel 9 variabel likuiditas tidak berpengaruh signifikan Uji Hipotesa Secara Parsial (Uji . terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia NO Variabel t-hitung Sig Dengan demikian Ho diterima H3 ditolak. ROA DPR 1,827 0,01 DER DPR -1,683 0,10 DPR -1,672 0,74 ROA 2,104 0,038 DER PBV 4,082 0,000 PBV 3,911 0,000 DPR PBV 3,445 0,001 PBV Berdasarkan table 4. 10 diata yang menguji pengaruh profitabilitas, struktur modal, likuiditas, dan kebijakan deviden terhadap nilai perusahaan dapat diuji sebagai Hipotesis 1 : Pengaruh Profitabilitas (X. terhadap Kebijakan Dividen (Z) Dari table 4. 10 dapat dilihat bahwa variabel profitabilitas memiliki nilai thitung sebesar 1,827 dengan signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Hipotesis 4 : Pengaruh Profitabilitas (X. terhadap Nilai Perusahaan (Y) Dari table 4. 10 dapat dilihat bahwa variabel profitabilitas memiliki nilai thitung sebesar 2,104 dengan signifikan sebesar 0,038 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H4 diterima. Hipotesis 5 : Pengaruh Struktur Modal (X. terhadap Nilai perusahaan (Y) Dari table 4. 10 dapat dilihat bahwa variabel struktur modal memiliki nilai thitung sebesar 4,082 dengan signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel struktur modal berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H5 diterima. Hipotesis 6 : Pengaruh Likuiditas (X. terhadap Nilai Perusahaan (Y) Dari table 4. 10 dapat dilihat bahwa variabel likuiditas memiliki nilai thitung sebesar 3,911 dengan signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa variabel likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana kebijakan dividen pada perusahaan manufaktur yang Berdasarkan tabel 4. 12 diatas kita dapat mengetahui terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan pengaruh Profitabilitas (X. Struktur Modal (X. Likuiditas (X. terhadap Kebijakan Dividen (Y). Pada demikian Ho ditolak H6 diterima. uji F di atas diperoleh nilai F-stat sebesar 8,529 dengan Hipotesis 7 : Pengaruh Kebijakan Dividen (Z) nilai signifikansi sebesar 0,000. Tingkat signifikansi terhadap Nilai Perusahaan (Y) yang digunakan yaitu sebesar 5% maka 0,000 < 0,05 Dari table 4. 10 dapat dilihat bahwa kebijakan dividen sehingga dapat disimpulkan secara bersama-sama atau memiliki nilai thitung sebesar 3,445 dengan signifikan simultan variabel Profitabilitas. Struktur Modal, sebesar 0,001 < 0,05. Karena nilai signifikansi kecil Likuiditas, dan Kebijakan Dividen berpengaruh dan dari taraf signifikansi 5%, menunjukkan bahwa signifikan terhadap variabel Nilai Perusahan. variabel kebijakan dividen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2017-2021. Dengan demikian Ho ditolak H7 diterima. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Persamaan I Tabel 12 Hasil Uji Koefisien Determinasi Hasil Uji Simultan (Uji F Persamaan I Model Summaryb Std. Tabel 10 Hasil Uji Hipotesa Secara Simultan (Uji . ANOVAb Sum Model Squares Mean Square Estimate Change Change Watson ,018 ,84962 1,618 ,190 1,218 ,219a ,048 Square ,048 Chan Sig. F Durbin- Predictors: (Constan. Ln_X3. Ln_X1. Square Sig. Ln_X2 Dependent Variable: Ln_Z Residual Total Predictors: (Constan. Ln_X3. Ln_X1. Ln_X2 Dependent Variable: Ln_Z Berdasarkan tabel 4. 11 diatas kita dapat mengetahui pengaruh Profitabilitas (X. Struktur modal (X. Likuiditas (X. terhadap Kebijakan Dividen (Z). Pada uji F di atas diperoleh nilai F-stat sebesar 1,618 dengan nilai signifikansi sebesar 0,190. Tingkat signifikansi yang digunakan yaitu sebesar 5% maka 0,190 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan secara bersama-sama atau simultan variabel Profitabilitas. Struktur Modal dan Likuiditas berpengaruh dan signifikan terhadap variabel Kebijakan Deviden. Persamaan II Tabel 11 Hasil Uji Hipotesa Secara Simultan (Uji . ANOVA Model Squar R Regression 3. Sum Change Statistics Adjusted Error of R Squares Mean Square Sig. Regression Residual Total Berdasarkan tabel di atas diperoleh angka R square sebesar 0,048 atau 4,8%, hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel Profitabilitas. Struktur Modal, dan Likuiditas terhadap Kebijakan Deviden sebesar 0,048 atau 4,8%, sedangkan sisanya sebesar 95,2% dipengaruhi variabel lain yang tidak terdapat di dalam penelitian ini. Persamaan II Tabel 13 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summaryb Change Statistics Std. Error Mod Squar Adjusted of the R Square Chang R Square Estimate Change e Predictors: (Constan. Ln_Z. Ln_X3. Ln_X1. Ln_X2 Dependent Variable: Ln_Y Sig. F DurbinChange Watson Berdasarkan tabel di atas diperoleh angka R Square sebesar 0,264 atau 26,4%, hal ini menunjukkan bahwa persentase sumbangan variabel Profitabilitas. Struktur Modal dan Likuiditas dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan sebesar 0,264 atau 26,4% sedangkan sisanya sebesar 73,6% dipengaruhi variabel lain yang tidak terdapat di dalam penelitian ini. Predictors: (Constan. Ln_Z. Ln_X3. Ln_X1. Ln_X2 Dependent Variable: Ln_Y Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Gambar 4. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana Sriwahningsih Sriwahningsih Analisis Jalur (Path Analysi. Kesimpulan Diagram Analisis Jalur 0,189 0,182 0,057 -0,269 0,311 -0,084 -0,073 -0,235 0,742 0,776 Gambar 2. Analisis Jalur Untuk melihat pengaruh tidak langsung terhadap variabel dependen, dapat dilihat dari nilai pengaruh langsung variabel independen terhadap variabel intervening* pengaruh langsung variabel intervening terhadap variabel dependen. Apabila nilai pengaruh tidak langsung > pengaruh langsung maka dapat disimpulkan variabel independen yang diintervening berpengaruh dan signifikan terhadap variabel Hipotesis 8 : Pengaruh Profitabilitas (X. terhadap Nilai Perusahaan (Y) diintervening oleh Kebijakan Dividen (Z) Berdasarkan diagaram diatas nilai . ,182*0,. = 0,057, dengan nilai pengaruh langsung variabel X1 terhadap Y sebesar 0,189 maka 0,057< 0,189 sehingga dapat disimpulkan bahwa Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Hipotesis 9 : Pengaruh Struktur Modal (X. terhadap Nilai Perusahaan (Y) diintervening oleh Kebijakan Dividen (Z). Berdasarkan diagaram diatas nilai (-0,269*0,. = 0,084, dengan nilai pengaruh langsung variabel X2 terhadap Y sebesar 0,776 maka -0,084< 0,776 sehingga dapat disimpulkan bahwa Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan. Hipotesis 10 : Likuiditas (X. terhadap Nilai Perusahaan (Y) diintervening oleh Kebijakan Dividen (Z). Berdasarkan diagaram diatas nilai (-0,235*0,. = 0,073, dengan nilai pengaruh langsung variabel X3 terhadap Y sebesar 0,742 maka -0,073 < 0,742 sehingga dapat disimpulkan bahwa Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan. Setelah dilakukan penelitian terhadap 20 perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021, maka hasil uraian tentang analisis Pengaruh Profitabilitas. Struktur Modal, dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan dengan Kebijakan Dividen sebagai variabel intervening dapat disimpulkan sebagai berikut : Variabel Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Struktur Modal berpengaruh signifikan terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Likuiditas signifikan terhadap Kebijakan Dividen pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Struktur Modal berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Kebijakan Dividen berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Struktur modal terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2021. Variabel Kebijakan Dividen tidak dapat memediasi hubungan antara Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan pada perusahaan manufaktur Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Sriwahningsih Sriwahningsih A. Elfiswandi Elfiswandi. Lusiana Lusiana yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode subsektor Industri dan Kimia yang terdaftar di BEI periode 2014-2. ,Ay Prism. (Platform Ris. Mhs. Akuntans. , vol. 1, no. 1, pp. 47Ae57. Saran