Peranan Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulsel Perspektif Hukum Islam Nurfianalisa1. Kurniati2. Asni3. Siti Aisyah4. Abd. Halim Talli5 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar1, 2, 3, 4, 5 Email: lisanurfiana@gmail. P-ISSN : 2745-7796 E-ISSN : 2809-7459 Abstrak. Tujuan umum penelitian adalah untuk menganalisis peran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam pemenuhan hak perempuan buruh migran di Sulsel perspektif hukum Islam. Adapun tujuan khususnya yaitu: . Untuk mengetahui bentuk pemenuhan hak perempuan buruh migran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri di Sulsel. Untuk mengetahui upaya Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam pemenuhan hak perempuan buruh migran korban Trafficking. Untuk mengetahui pandangan hukum Islam terhadap peran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri. Hasil penelitian ini menunjukkan, . Bentuk pemenuhan hak perempuan buruh migran oleh lembaga Solidaritas Perempuan Anging Mammiri menggunakan tiga pendekatan uatama, yakni pengorganisasian, advokasi, dan kampanye kesadaran. Upaya pemenuhan hak korban Trafficking yang dilakukan lembaga SP Anging Mammiri melalui tiga langkah utama, yang pertama pendidikan dan peningkatan kapasitas, kedua penanganan kasus litigasi maupun nonlitigasi, dan ketiga reintegrasi sosial. Perspektif Hukum Islam terhadap peran lembaga SP Anging Mammiri sejalan dengan prinsip utama Hukum Islam yang meliputi Maqashid syariah yang melindungi hak-hak dasar seperti jiwa, kehormatan, dan harta. Kata Kunci: Hak Perempuan. Buruh Migran. Trafficking. Hukum Islam. http://jurnal. id/index. php/aujpsi DOI : https://doi. org/10. PENDAHULUAN Fenomena maraknya buruh migran Indonesia berangkat dari pemiskinan yang struktural, dimana masyarakat kehilangan sumber-sumber kehidupan dan sumber mata pencahariannya, sehingga harus mencari sumber penghidupan lain di luar negeri sebagai suatu strategi bertahan hidup. Bekerja diluar negeri sebagai buruh migran memang menjanjikan dengan gaji yang besar, namun resiko yang harus ditanggung juga Dalam demografi ketenaga kerjaan Indonesia. Angkatan kerja Perempuan memiliki peran yang signifikan, baik dalam kuantitas maupun kelenturan menghadapi dinamika perpekerjaan yang terus berubah. Fenomena migrasi yang berwajah Perempuan diawali dengan keterbatasan akses dan kontrol Perempuan terhadap sumber-sumber kehidupan akibat kebijakan Pembangunan Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 294-298, 2024 | 294 Peranan Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulsel Perspektif Hukum Islam Nurfianalisa. Kurniati. Asni. Siti Aisyah. Abd. Halim Talli menempatkan Perempuan dalam situasi Selama ini Perempuan dijadikan Solusi dari setiap persoalan ekonomi yang dihadapi oleh keluarga, sehingga memaksa penghasilan dengan menjadi buruh atau buruh migran. Dari sejumlah besar buruh migran yang bekerja di luar negeri, sebagian besar adalah Perempuan. Berdasarkan data tahun 2023, penempatan pekerja migran Indonesia didominasi oleh jenis kelamin Perempuan sebanyak 61%, sementara jenis kelamin lakilaki sebanyak 39%, terlihat bahwa jenis kelamin laki-laki memiliki total sebanyak 102 penempatan mengalami peningkatan 36% dari tahun sebelumnya yang berjumlah 648 penempatan. Di sisi lain, jenis kelamin Perempuan memiliki total sebanyak 154 penempatan. Ironisnya sebagian besar buruh migran yang mendapatkan nasib buruk di negara Perempuan. Data pengaduan pekerja migran Indonesia pada tahun 2023 didominasi oleh pekerja migran Indonesia jenis kelamin Perempuan sebanyak 60%, sementara pekerja migran Indonesia jenis kelamin laki-laki sebanyak 40%, terlihat bahwa total pengaduan pekerja migran Indonesia jenis kelamin laki-laki sebanyak 806 aduan mengalami peningkatan 7% . dari tahun sebelumnya yang berjumlah 754 aduan. sisi lain, jenis kelamin perempuan memiliki total aduan sebanyak 1. 193 aduan dan mengalami penurunan 3% . dari tahun sebelumnya yang berjumlah 1. 233 aduan. Data mengenai jumlah PMI, khususnya Perempuan asal Sulsel yang mengalami ketidakadilan, baik sejak pra pemberangkatan hingga pemulangan, telah menunjukan bahwa negara gagal melindungi hak Perempuan buruh migran. SP Anging Mammiri mencatat sedikitnya ada 6. 000 PMI asal Sulsel menjadi korban deportasi massal selama masa pandemik COVID-19 dari Malaysia ke Indonesia. Selain itu, sesejak tahun 2022 hingga April 2023. SP Anging Mammiri menangani sebanyak 8 kasus Perempuan buruh migran yang menjadi korban trafficking . erdagangan oran. Dimana dua diantaranya meninggal dunia dengan negara tujuan Uni Emirat Arab dan Arab Saudi. Ajaran Islam mengharamkan praktek perbudakan, atau diperjual belikan. Rasulullah saw. menjelaskan: terdapat 3 kriteria manusia yang rosul sendiri akan menggugatnya saat hari kiamat. Di antaranya ialah mereka yang menjadikan orang merdeka menjadi hamba sahaya, kemudian diperjualbelikan serta menikmati uang hasil penjualannya. Secara substantif, agama Islam memberi beban yang sama antara laki- laki dan Perempuan, yang menghormati sekaligus menjunjung tinggi nilai kerja. Lembaga Solidaritas Perempuan Anging Mammiri yang merupakan organisasi perempuan di Sulawesi Selatan yang pemenuhan hak-hak perempuan, dan berfokus pada agenda-agenda penguatan terhadap perempuan, untuk mewujudkan visinya, yakni menciptakan tatanan sosial yang demokratis, berlandaskan prinsipprinsip keadilan, kesadaran ekologis, menghargai pluralisme, dan anti kekerasan yang didasarkan pada sistem hubungan lakilaki dan Perempuan yang setara. Pokok permasalahan yang akan dijadikan sebagai kajian utama dalam penulisan ini adalah Bagaimana Peranan Lembaga Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulawesi Selatan Perspektif Hukum Islam dengan melihat bentuk pemenuhan hak perempuan buruh migran dan upaya lembaga SP Anging Mammiri dalam pemenuhan hak korban trafficking, serta perspektif hukum Islam terhadap peran Solidaritas Perempuan Anging Mammiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran lembaga Solidaritas Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 294-298, 2024 | 295 Peranan Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulsel Perspektif Hukum Islam Nurfianalisa. Kurniati. Asni. Siti Aisyah. Abd. Halim Talli Perempuan Anging Mammiri pemenuhan hak perempuan buruh migran di Sulawesi Selatan dan pemenuhan hak korban trafficking dalam perspektif hukum Islam. METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif . ield researc. untuk menggambarkan kondisi faktual di lapangan digunakan adalah teologi normatif syarAoi dan pendekatan yuridis empiris. Selanjutnya, metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik pengolahan data dan analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, pemeriksaan data, sistematika data, verifikasi dan kesimpulan data. HASIL DAN PEMBAHASAN Solidaritas Perempuan Anging Mammiri yang merupakan cabang atau komunitas Solidaritas Perempuan berperan dalam Perempuan di Sulawesi Selatan. Pemenuhan hak Perempuan sangatlah luas, sehingga berdasarkan program Solidaritas Perempuan Anging Mammiri ada empat mandat isu yang menjadi program prioritas, diantaranya. Program Perempuan. Keadilan Agraria dan Kedaulatan Pangan, kemudian program Perempuan dan Keadilan Iklim, dan Program Perlindungan Perempuan Buruh Migran dan trafficking, serta Program Penguatan Organisasi. Dalam konteks ini. SP Anging Mammiri tidak hanya berfokus pada pendampingan hukum bagi perempuan buruh migran yang menjadi korban perdagangan manusia . atau eksploitasi tenaga kerja, tetapi juga berusaha memenuhi hak-hak dasar mereka, seperti hak atas perlindungan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, organisasi ini berusaha memberdayakan perempuan buruh migran agar dapat mengakses hak-hak mereka tanpa adanya diskriminasi atau kekerasan. Solidaritas Perempuan Anging Mammiri perempuan buruh migran melalui tiga advokasi, dan kampanye. Pengorganisasian dilakukan untuk memperkuat kapasitas dan kesadaran kolektif perempuan buruh migran agar mereka dapat memahami dan hak-haknya. Melalui advokasi, lembaga ini berusaha mengubah kebijakan dan mendampingi perempuan yang menjadi korban pelanggaran hak untuk mendapatkan keadilan. Sementara itu, kampanye menjadi alat penting untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya perlindungan buruh migran dan pencegahan trafficking. Trafficking merupakan pelanggaran berat terhadap hak asasi manusia yang kerap menjadikan perempuan sebagai korban Korban trafficking tidak hanya menghadapi ancaman eksploitasi fisik dan seksual, tetapi juga kerentanan psikologis, sosial, dan ekonomi yang berkepanjangan. Dalam konteks ini. Solidaritas Perempuan Anging Mammiri berperan penting untuk memastikan pemenuhan hak-hak korban, baik dalam bentuk perlindungan hukum, rehabilitasi psikososial, hingga reintegrasi sosial dan ekonomi. Sepanjang tahun 2021. SP menangani setidaknya 57 kasus kekerasan dan pelanggaran hak, eksploitasi dan bahkan trafficking yang dialami perempuan buruh migran di setiap tahapan migrasi, mulai dari sebelum bekerja, selama bekerja dan setelah bekerja di negara penempatan. Data yang dihimpun oleh Solidaritas Perempuan Anging Mammiri tidak hanya mencerminkan skala permasalahan, tetapi juga memberikan gambaran tentang kompleksitas penanganan trafficking di Sulawesi Selatan. Pendampingan hukum yang diberikan kepada korban sangat penting untuk mendapatkan keadilan. Dalam kasus litigasi. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 294-298, 2024 | 296 Peranan Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulsel Perspektif Hukum Islam Nurfianalisa. Kurniati. Asni. Siti Aisyah. Abd. Halim Talli yaitu melalui proses hukum formal, korban didampingi untuk melaporkan pelanggaran yang terjadi kepada aparat penegak hukum dan memastikan bahwa pelaku perdagangan manusia dapat dijerat secara hukum. Lembaga seperti Solidaritas Perempuan Anging Mammiri pendampingan hukum untuk membantu korban melalui prosedur hukum yang sering kali rumit. Sementara itu, penanganan non-litigasi lebih berfokus pada penyelesaian melalui jalur mediasi atau pendekatan sosial, seperti negosiasi dengan pihak terkait untuk mencapai penyelesaian yang lebih cepat dan menghindari trauma lebih lanjut terhadap Selain itu, pendampingan hukum juga mencakup pembebasan dokumen yang ditahan oleh majikan dan advokasi terkait hak-hak pekerjaan yang tidak dibayar atau Setelah korban trafficking berhasil keluar dari situasi yang merugikan, reintegrasi sosial menjadi salah satu aspek krusial dalam pemulihan mereka. Reintegrasi mencakup proses kembali ke komunitas asal dengan dukungan yang memadai agar korban dapat menghindari kembali terjerat dalam kehidupan yang lebih buruk. Di samping itu, diberikan untuk membantu korban mengatasi trauma yang mereka alami. Reintegrasi sosial juga mencakup akses pada layanan kesehatan dan pendidikan lanjutan agar korban dapat mengejar karir atau mendapatkan pekerjaan yang layak. Hukum Islam menawarkan kerangka normatif yang kuat untuk melindungi hakhak perempuan, terutama mereka yang menjadi korban trafficking. Dalam Islam, perlindungan terhadap jiwa, kehormatan, dan harta manusia menjadi bagian dari tujuan utama syariah atau maqashid al-shariah. Selain itu, larangan eksploitasi manusia yang Al-Qur'an Hadis menunjukkan bagaimana Islam memandang trafficking sebagai bentuk kezaliman yang harus dihentikan. Trafficking adalah perbuatan yang melanggar prinsip perlindungan jiwa, kehormatan, dan harta korban. Oleh karena itu, hukum Islam mewajibkan negara dan masyarakat untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi, baik melalui perlindungan fisik, keadilan hukum, maupun pemulihan Sejalan dengan firman Allah swt. dalam QS Al-Maidah/5:32. AEA AU A Ae e IAa a Ae Ia IaIN Ia Ae aIa I Ia aI Ae A eAa Ae IeA a EaaI Iaa I AeaI IaO aIa AA eAa Ie a AeU Ia Ia AA AU s AO AI Ae A aIe Aa aI Ae s I Aa AI IA Aa AI IEIaI Ia aIa I Ia aaI IA AA a AEA AEA AIA a AIA AIA AeaI aaeIeca A Aa Ie a AeU Ia Ae Ie Iae Ea Ae Ee EA AIeA eIaI AI IEIaI Ia e IeA eI aa IA AEA Aa aI EaU aE AeaIA A E Ie Ia Iaae Aa ca Aa Ea Ae aI AUeI aaI AO AI Ae A Terjemahnya: AuOleh karena itu Kami tetapkan . uatu Bani Israil, barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu . orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan kehidupan seorang manusia, maka seolaholah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan . keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. KESIMPULAN Bentuk pemenuhan hak perempuan buruh migran oleh lembaga Solidaritas Perempuan Anging Mammiri menggunakan pengorganisasian, advokasi, dan kampanye Upaya pemenuhan hak korban trafficking yang dilakukan oleh Solidaritas Perempuan Anging Mammiri melalui tiga langkah utama: pendidikan dan peningkatan kapasitas, penanganan kasus litigasi dan nonlitigasi, serta reintegrasi sosial. Perspektif hukum Islam terhadap peran lembaga SP Anging Mammiri sejalan dengan prinsip Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam. Vol. No. 2, pp. 294-298, 2024 | 297 Peranan Solidaritas Perempuan Anging Mammiri dalam Pemenuhan Hak Perempuan Buruh Migran di Sulsel Perspektif Hukum Islam Nurfianalisa. Kurniati. Asni. Siti Aisyah. Abd. Halim Talli hukum Islam, dalam konteks maqashid syariah, organisasi ini melindungi hak-hak dasar perempuan buruh migran, seperti jiwa . ifz an-naf. , kehormatan . ifz al-ir. , dan harta . ifz al-ma. , melalui berbagai program advokasi dan pendampingan hukum. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan peningkatan kesadaran dan edukasi hukum Islam bagi perempuan buruh migran untuk meningkatkan pemahaman dan pengakuan hak-hak mereka dan Lembaga Solidaritas Perempuan Anging Mammiri harus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah dan organisasi lain untuk memperkuat advokasi dan perlindungan hak perempuan buruh migran. DAFTAR PUSTAKA