Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Lansia untuk Layanan Kesehatan yang Efektif dan Efisien Nurmala Sari1. Variza Aditiya2 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning. Dumai,Indonesia 506030 E-mail: chikumalasari@gmail. com, variza. aditiya@gmail. Abstrak Pelatihan dan pendampingan kader Posyandu merupakan strategi kunci dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan kesehatan di posyandu. Pemberdayaan Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, terutama bagi lansia. PKM dilakukan di TPA Masjid Al-misak Kelurahan Laksamana. Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai kepada kader posyandu, serta mendukung mereka melalui pendampingan berkelanjutan, program posyandu dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan lansia. Upaya ini memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga non pemerintah, dan masyarakat itu sendiri. Kata kunci: Layanan Kesehatan. Efektif. Efisien. Pelatihan. Pendampingan Abstract Training and mentoring of Posyandu cadres is a key strategy in increasing the effectiveness and efficiency of health services at Posyandu. Community Empowerment (PKM) aims to equip cadres with the knowledge and skills needed to provide quality health services, especially for the elderly. PKM was carried out at the Al-Misak Mosque TPA. Laksamana Village. providing adequate knowledge and skills to posyandu cadres, as well as supporting them through ongoing mentoring, the posyandu program can run more effectively and have a significant positive impact on the health of the elderly. This effort requires support from all parties, including the government, non-governmental organizations and society itself. Keywords: Health Services. Effective. Efficient. Training. Mentoring PENDAHULUAN Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan oleh dosen di tingkat Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, seluruh unsur tenaga pendidik . wajib melakukan dharma ini dengan difasilitasi oleh Salah satu aktivitas akademis sebagai bentuk dari implementasi Tridarma Perguruan Tinggi diaktualisasikan secara terencana dan berkelanjutan adalah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 43 tahun 2004 pasal 8 disebutkan bahwa pemerintah, masyarakat dan keluarga bertanggung jawab atas terwujudnya upaya peningkatan kesehatan sosial lanjut usia . Pemerintah mencanangkan pelayanan kesehatan yang Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. puskesmas dengan melibatkan peran dan lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial yang disebut posyandu Wujud nyata pelayanan sosial dan kesehatan pada kelompok Lanjut usia, pemerintah telah mencanangkan pelayanan pada Lanjut usia melalui beberapa jenjang. Pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat adalah Posyandu Lansia, pelayanan kesehatan Lanjut usia tingkat dasar adalah Puskesmas, dan pelayanan kesehatan tingkat lanjutan adalah Rumah Sakit . Kesehatan lansia yang baik di fokuskan pada upaya untuk dapat menambah usia dan memperpanjang mereka tidak hanya hidup lebih lama, tetapi juga dapat memperluas keterlibatannya secara aktif dalam semua kegiatan di Pemerintah mencanangkan puskesmas dengan melibatkan peran dan lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial yang disebut posyandu Lansia adalah orang yang mencapai usia 60 tahun ke atas yang mempunyai hak bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara ( UU RI N0 13 tahun 1. Menurut WHO (Word Health Organizatio. membagi masa lanjut usia sebagai berikut : . usia 45-60 tahun, disebut middle age ( setengah baya atau A-teda mady. usia 60-75 tahun, disebut alderly ( usia lanjut atau wreda utama ). usia 75-90 tahun, disebut old . ua atau prawasan. usia diatas 90 tahun, disebut old . ua sekali atau wreda wasan. Posyandu lansia adalah suatu forum komunikasi, dan pelayanan kesehatan oleh masyarakat untuk masyarakat yang pengembangan sumber daya manusia khususnya lanjut usia. Program Posyandu Lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan Puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan . Dasar posyandu lansia ini berasal dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2004 tentang pelaksanaan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia. Komnas lansia sebagai lembaga semua unsur terkait dalam bidang peningkatan kesejahteraan lanjut usia ditingkat pusat . Kegiatan posyandu upaya-upaya perbaikan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, meliputi: kegiatan promotif, preventif, kuratit dan rehabilitatif yang dilaksanakan oleh kader posyandu dibawah bimbingan petugas kesehatan . Tujuan pembentukan posyandu lansia secara garis besar antara lain kesehatan lansia di masyarakat, sehingga terbentuk pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan lansia, mendekatkan pelayanan dan meningkatkan peran serta masyarakat dan swasta dalam pelayanan komunikasi antara masyarakat usia lanjut . Atas dasar inilah kemudian Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai salah satu peran aktif dosen untuk terjun ke masyarakat pengetahuan dan keahliannya yang kontruktif untuk lebih meningkatkan pelayanan, khususnya di Posyandu Lansia Laksamana Hangtuah Kelurahan Laksamana. Kecamatan Dumai Kota Kota Dumai METODE Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. TPA Masjid Al-Misak Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota pada: Hari/ Tanggal : Kamis, 22 Februari 2024 Pukul : 09. 00 WIB s. d Selesai Tempat :TPA Masjid Al-Misak Kelurahan Laksamana Metode yang diterapkan dalam kegiatan PKM ini adalah Penyuluhan/ Pelatihan Simulasi . ducation Penyuluhan adalah proses pemberian informasi dari seorang penyuluh kepada mereka yang disuluh, dengan tujuan keterampilan, dan sikap seseorang. Penyuluhan memerlukan interaksi aktif antara penyuluh dan yang disuluh untuk mencapai perubahan perilaku yang efektif . Teknik komunikasi informatif adalah proses penyampaian pesan yang sifatnya "memberi tahu" atau memberikan penjelasan kepada orang lain. Sasarannya yaitu kader posyandu dan masyarakat. Sedangkan Teknik komunikasi persuasif merupakan suatu teknik komunikasi yang dilakukan agar orang lain bersedia menerima sustu paham atau keyakinan, melakukan suatu perbuatan atau kegiatan dan lain sebagainya sesuai dengan yang diharapkan melalui pendekatan komunikatif diharapkan terjalin interaksi sosial yang interaktif antara Tim PKM dan Peserta yang kontruktif, kondusif, dan dinamis selama kegiatan. Adapun tahapan kegiatan yang dilaksanakan, meliputi: . Perkenalan. Penyajian Materi Narasumber/Pemakalah. Penyampaian Informasi Terkini tentang Pelayanan Publik. Interaktif Tanya Jawab. Foto Bersama dan Ramah tamah. HASIL DAN PEMBAHASAN Pelayanan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik menyatakan bahwa penyelenggara pelayanan publik adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan undang-undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata Penyelenggaraan berazaskan: kepentingan umum. kesamaan hak. keseimbangan hak persamaan perlakuan/tidak fasilitas dan perlakuan khusus bagi kelompok rentan. ketepatan waktu. kecepatan, kemudahan dan keterjangkauan . Pelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat Penyelenggaraan pelayanan publik merupakan upaya negara untuk memenuhi kebutuhan dasar dan hak-hak sipil setiap warga negara atas barang, jasa, dan pelayanan administrasi yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik. Undang-undang Dasar mengamanatkan kepada negara untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara demi kesejahteraannya, sehingga efektivitas suatu sistem pemerintahan sangat ditentukan oleh baik buruknya penyelenggaraan pelayanan public . Pelayanan aktivitas ataupun rangkaian aktivitas dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan cocok dengan peraturan perundangundangan untuk tiap masyarakat Negeri serta penduduk atas benda, jasa, serta/ataupun pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan public . Pelayanan Sinambela adalah pemenuhan keinginan penyelenggara Negara. Pelayanan publik dapat diartikan sebagai pemberian layanan . masyarakat yang mempunyai kepentingan Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. pada organisasi itu sesuai dengan aturan pokok dan tata cara yang telah ditetapkan . Pelayanan Lukman . : Ausuatu kegiatan atau urutan kegiatan yang terjadi dalam interaksi langsung antar seseorang dengan orang lain atau mesin secara fisik, dan menyediakan kepuasan pelanggan . Menurut Atep Adya Barata . masing-masing bagian tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor cukup penting . , yaitu sebagai berikut : Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan internal . nteraksi pegawai organisas. , yaitu pola manajemen umum organisasi, penyedia fasilitas pendukung, pengembangan sumber daya manusia, iklim kerja dan keselara- san hubungan kerja, serta pola insentif. Faktor yang mempengaruhi kualitas . elanggan eksterna. , yaitu pola layanan dan tata cara penyediaan layanan, pola layanan distribusi jasa, pola layanan penjualan jasa, dan pola layanan dalam penyampaian jasa. Zeithml. Berry dan Parasuraman, menyatakan ada lima karakteristik yang digunakan untuk mengevaluasi kualitas pelayanan, yaitu: Bukti langsung . , meliputi fasilitas fisik, perlengkapan, pegawai dan sarana komunikasi. Kehandalan . ,yakni kemampuan memberikan pelayanan yang dijanjikan dengan segera dan Daya tanggap . , yaitu keinginan para staf untuk membantu para pelanggan dan memberikan pelayanan dengan tanggap. Jaminan . , mencangkup ke mampuan, kesopanan, dan sifat dapat dipercaya yag dimiliki para staf: bebas dari bahaya, resiko, atau ragu-ragu. Empati . , meliputi kemudahan komunikasi yang baik dan memahami kebutuhan para pelanggan Pos Pelayanan Terpadu (Posyand. Posyandu, singkatan dari "Pos Pelayanan Terpadu," merupakan sebuah program kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Posyandu merupakan bagian dari upaya puskesmas dan pemerintah daerah dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah pedesaan dan terpencil. Posyandu biasanya dikelola oleh kader-kader yang merupakan anggota masyarakat setempat dan telah dilatih khusus untuk memberikan pelayanan kesehatan dasar. Mereka bekerja secara sukarela dan mendapat supervisi dari petugas puskesmas. Posyandu merupakan merupakan salah satu jenis Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD/K) yang merupakan wadah partisipasi masyarakat bertugas membantu kepala desa/lurah di bidang pelayanan kesehatan dan bidang lainnya sesuai kebutuhan. Pelayanan posyandu sekarang menyasar seluruh siklus hidup mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi balita, anak pra sekolah, anak usia sekolah, remaja, dewasa hingga lansia yang dilakukan melaliui kegiatan hari buka posyandu dan kunjungan rumah. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN mendefinisikan posyandu sebagai upaya pelayanan kesehatan terpadu yang dikelola dan diselenggarakan untuk, oleh dan bersama masyarakat dengan dukungan teknis tenaga kesehatan. Adapun peran yang dimiliki oleh posyandu menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia . dalam Buku Pedoman Umum Penyelenggaraan Posyandu adalah . melaksanakan imunisasi dasar lengkap, . melakukan pengukuran dan penimbangan (Antripometr. , . penyuluhan dan konseling kesehatan gizi, dan . menentukan status gizi balita . Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar (Kementerian Kesehatan RI 2. Posyandu sebagai pusat kegiatan masyarakat dalam bidang kesehatan KB, imunisasi, penanggulangan diare, dan KIA. Upaya keterpaduan pelayanan ini merupakan salah satu cara untuk kesehatan kepada masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, tujuan didirikannya Posyandu adalah untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak balita, angka kelahiran agar terwujud keluarga kecil bahagia dan Dengan demikian Posyandu merupakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan oleh masyarakat dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan . Posyandu merupakan salah satu pranata sosial yang berperan dalam pendekatan partisipasi masyarakat di bidang kesehatan. Posyandu adalah sarana pelayanan kesehatan primer yang paling dekat dan mudah diakses oleh masyarakat. Posyandu dikelola oleh kader posyandu yang telah mendapatkan pelatihan dari puskesmas (Kemenkes RI, 2. Tugas kader posyandu salah satunya yaitu menjadi sumber informasi utama tentang kesehatan dan gizi terutama pada saat pelaksanaan Posyandu . Posyandu lansia adalah salah satu kegiatan yang diagendakan pemerintah pusat melalui pemerintah daerah dan jajaran bawahannya untuk menangani masalah kesehatan penduduk lanjut usia. Kegiatan ini berupaya untuk mengontrol keadaan penduduk lansia bimbingan kepada mereka dalam merawat dan memantau keadaan kesehatan mereka Program Posyandu Lansia merupakan pengembangan dari kebijakan pemerintah melalui pelayanan kesehatan bagi lansia yang penyelenggaraannya melalui program Puskesmas dengan melibatkan peran serta para lansia, keluarga, tokoh masyarakat dan organisasi sosial dalam penyelenggaraannya . Penyelenggaraan Posyandu Lansia meliputi Pelaksanaan Kegiatan yaitu anggota masyarakat yang telah dilatih bimbingan puskesmas dan Pengelola yaitu pengurus yang berasal dari kader PKK, tokoh masyarakat formal atau non formal. Kegiatan posyandu lansia ini merangkap upaya-upaya perbaikan dan meningkatkan kesehatan masyarakat, meliputi: Promotif yaitu upaya peningkatan kesehatan. Preventif yaitu upaya pencegahan penyakit, mendeteksi dini adanya penyakit dengan menggunakan KMS lansia. Kuratif yaitu upaya pengobatan penyakit yang sedang diderita lansia. Rehabilitatif yaitu upaya untuk pengembalian kepercayaan diri pada lansia . Pelatihan dan Pendampingan Kader Pelatihan adalah sesuatu proses menggunakan prosedur yang sistematis dan terorganisir, sehingga karyawan operasional belajar pengetahuan teknik pengerjaan dan keahlian untuk tujuan tertentu. Mathis . , yang memberikan definisi mengenai AuPelatihan adalah suatu proses dimana orang-orang mencapai kemampuan tertentu untuk membantu mencapai tujuan organisasi oleh karna itu, proses ini terikat dengan berbagai tujuan organisasi, pelatihan dapat dipandang secara sempit ataupun luasAy. Dengan kemukakan oleh Ambar Teguh Sulistiani dan Rosidah . , yang memberikan definisi mengenai Pelatihan adalah proses pengubahan perilaku para pegawai dalam satu arah guna meningkatkan tujuan-tujuan Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. Sedangkan menurut Bedjo Siswanto bahwa Pelatihan adalah manajemen menyeluruh mencakup fungsi yang perencanaan, pengaturan, pengendalian dan penilaian kegiatan umum maupun latihan keahlian, serta pendidikan dan latihan khusus bagi para pegawai pengaturannya meliputi kegiatan. formulasi, kebutuhan pemberian servis yang memuaskan, bimbingan, perijinan dan penyelaan. Pendampingan memberikan bimbingan, dukungan, dan supervisi secara berkelanjutan kepada meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan kinerja mereka dalam melaksanakan tugas Pendampingan sering kali dilakukan oleh individu yang lebih berpengalaman atau terlatih . kepada mereka yang membutuhkan bantuan atau pengembangan . Pendampingan dapat dilakukan dalam berbagai konteks, seperti: Pendidikan: Pendampingan dalam pendidikan dapat berupa bimbingan belajar, tutor sebaya, atau mentoring. Kesehatan: Pendampingan dalam kesehatan dapat berupa pendampingan pasien, konseling, atau rehabilitasi. Sosial: Pendampingan sosial dapat berupa pendampingan penyandang disabilitas, pendampingan korban bencana alam, atau pendampingan anak yatim piatu. Ekonomi: Pendampingan ekonomi dapat berupa pelatihan kewirausahaan. UMKM, pendampingan petani Dalam kualitas layanan kesehatan posyandu lansia, peran kader sangat penting. Untuk meningkatkan layanan maka diperlukan pelatihan dan pendampingan kader oleh berbagai pihak. Salah satu pihak yang pemberi pelatihan dan pendampingan yaitu Pihak memegang peran penting dalam pelatihan dan pendampingan kader Posyandu Lansia. Sinergi antara akademisi dan kader ini bertujuan untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih baik, berbasis ilmu pengetahuan dan praktik terbaik di Berikut gambar pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh pihak STIA Lancang Kuning. Pelatihan dan pendampingan kader posyandu oleh dosen-dosen STIA Lancang Kuning dilakukan dengan cara memberi pemahaman tentang pelayanan publik yang efektif dan efesien. Selain itu para dosen juga memperaktikkan bagaimana cara memberikan pelayanan terbaik kepada Selain itu ada juga kegiatan tanya jawab yang interaktif antara dosen dengan kader posyandu. Lalu lanjut acara ramah tamah dan foto bersama dengan kader posyandu dan masyarakat. KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan PKM yang bertajuk Menuju Layanan Kesehatan yang Efektif dan Efisien Melalui Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Laksamana Hangtuah di Kelurahan Laksamana telah dilaksanakan dengan baik. Kegiatan ini diikuti peserta sejumlah 25 Seluruh peserta mampu memahami Jurnal Pengabdian Masyarakat Available online at: http://ejournal. stia-lk dumai. id/index. php/pesat Vol. No. Agustus 2024, pp. pentingnya mencegah dan menurunkan angka stunting. Adanya pendekatan holistik dan kolaboratif yang bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan yang diberikanoleh kader posyandu kepada Dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai kepada kader posyandu, serta mendukung mereka program posyandu dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan lansia. Upaya ini memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk pemerintah, lembaga non pemerintah, dan masyarakat itu sendiri . DAFTAR PUSTAKA