JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. Page: 91-100 Homepage : https://jurnal. com/index. php/jumali ANALISIS PEMBERIAN KREDIT CEPAT AMAN (KCA) (PERSERO) CABANG GAHARU Sri Rahayu* Universitas Dharmawangsa srirahayu@gmail. Reza Septriawan Universitas Dharmawangsa R3z4@dharmawangsa. *Sri Rahayu Received: 02 Agustus 2024 Revised: 18 September 2024 Published: 31 Oktober 2024 Abstract Pegadaian is an institution operating in the non-bank financial sector located in Indonesia which uses pawn law to finance the productive and consumptive needs of the community. A pawn is a right obtained from a party with a receivable . for a movable object. Potential customers are those who make installment payments on time and without causing losses to the At PT, many pawnshop customers are late in paying loan installments. This can cause losses for PT Pegadaian because they fail to take advantage of available opportunities. One example of the obstacles experienced by PT. Pegadaian is a delay that is usually made by customers in completing installments that are due in the previous installment. In this research, the author will use the C5. 0 technique based on the Application of Data Mining in evaluating It is said that to assess credit, data mining methods are needed in loans, one of which is the C5. 0 algorithm. A decision tree is like a road map for decision making. Each node is like an intersection, indicating an attribute that needs to be considered. From this node, branches extend, as are the available options, reflecting different attribute values. At the end of each branch, we find a leaf, which represents the class or final result of the decision taken. Keywords: fast safe credit, pawn Abstrak Pegadaian adalah salah satu lembaga yang bergerak dibidang keuangan non-bank yang terletak di Indonesia yang menggunakan hukum gadai untuk membiayai kebutuhan produktif dan konsumtif masyarakat. Gadai adalah suatu hak yang diperoleh dari suatu pihak dengan piutang . oleh suatu benda bergerak. Pelanggan potensial adalah mereka yang melakukan pembayaran angsuran tepat waktu dan tanpa menimbulkan kerugian bagi perusahaan. Di PT, banyak nasabah pegadaian yang terlambat membayar angsuran pinjaman. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi PT Pegadaian karena mereka gagal memanfaatkan peluang yang Salah satu contoh kendala yang dialami oleh PT. Pegadaian adalah keterlambatan yang biasanya dilakukan oleh nasabah dalam menyelesaikan angsuran yang jatuh tempo pada angsuran sebelumnya. Dalam penelitian ini, penulis akan menggunakan teknik C5. 0 berdasarkan Penerapan Data Mining dalam mengevaluasi pinjaman. Dikatakan bahwa untuk menilai kredit, diperlukan metode penambangan data dalam pinjaman, salah satunya adalah algoritma C5. Pohon keputusan ibarat peta jalan untuk pengambilan keputusan. Setiap simpul seperti persimpangan, menunjukkan atribut yang perlu dipertimbangkan. Dari simpul ini, cabang-cabang Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gahar. JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI membentang, bagaikan pilihan yang tersedia, yang mencerminkan nilai atribut yang berbeda. ujung setiap cabang, kita menemukan daun, yang mewakili kelas atau hasil akhir dari keputusan yang diambil. Kata kunci: kredit cepat aman, gadai PENDAHULUAN Salah satu lembaga keuangan yang sedang mengalami pertumbuhan pesat adalah Pegadaian. Menurut Kasmir . , bisnis gadai adalah kegiatan yang menjamin bahwa aset akan dilunasi sesuai dengan kesepakatan antara pelanggan dan lembaga gadai, dengan imbalan sejumlah uang tertentu. Pegadaian menyediakan pembiayaan tunai dengan jaminan berupa gadai atau komoditas yang dapat dipindahkan. Dalam dunia keuangan. Pegadaian merupakan satu-satunya perusahaan yang memberikan pendanaan dengan proses yang cepat, mudah, dan aman. PT Pegadaian tidak hanya berfokus pada memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga berusaha meningkatkan keuntungan. Perusahaan ini terus berupaya untuk meningkatkan pendapatan, sebagian di antaranya berasal dari biaya sewa modal. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa produk Kredit Cepat Aman (KCA) dari PT Pegadaian sangat populer di kalangan masyarakat karena prosesnya yang cepat, mudah, dan aman, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Manajemen PT Pegadaian harus bisa terus menawarkan layanan produk kepada masyarakat sembari menjaga tingkat keuntungan yang memadai, agar perusahaan tetap dapat beroperasi sesuai dengan visi dan misinya. Karena masyarakat terdiri dari berbagai lapisan sosial yang berbeda, keberadaan PT Pegadaian dianggap sangat penting. Selain itu, ada budaya yang cukup kuat terkait kepemilikan barang berharga yang dapat dijadikan jaminan untuk mengatasi masalah keuangan dengan cepat. PT Pegadaian memberikan layanan tanpa memandang status sosial. Target utama mereka adalah masyarakat kelas menengah ke bawah. Pegadaian berkomitmen untuk selalu memberikan pelayanan terbaik dan berkualitas kepada semua lapisan masyarakat. Banyak orang memilih produk pinjaman dari PT Pegadaian karena berbagai alasan, termasuk kemudahan prosedur kredit dan suku bunga yang kompetitif. 92 | Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. Salah satu tantangan yang dihadapi PT Pegadaian adalah mengelompokkan calon klien berdasarkan riwayat pembayaran angsuran mereka. Pelanggan sering kali terlambat membayar cicilan, yang bisa menyebabkan kerugian bagi Data pelanggan kemudian diproses untuk menyusun data kasus yang akan digunakan untuk membangun pohon keputusan. Dalam hal ini, digunakan pendekatan C5. 0 sebagai teknik penambangan data yang dirancang khusus untuk pohon keputusan. Pendekatan klasifikasi C5. 0 membantu PT Pegadaian dalam mengelompokkan calon klien. Informasi yang diperoleh digunakan untuk memilih atribut yang akan diproses. Saat memilih atribut untuk memisahkan objek ke dalam beberapa kelas, atribut dengan nilai informasi tertinggi dipilih. Atribut tersebut akan menjadi induk untuk node berikutnya dalam pohon Dengan pendekatan ini. PT Pegadaian dapat meningkatkan ketepatan dalam mengelompokkan klien dan mengurangi risiko keterlambatan pembayaran cicilan, sehingga menjaga stabilitas keuangan perusahaan. METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis ialah kualitatif deskriptif. Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang dirancang untuk memperoleh informasi tentang status suatu gejala saat penelitian dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan dan menyajikan data yang diterima dari PT. Pegadaian (Perser. Cabang Gaharu berupa data- data laporan prosedur pemberian kredit cepat aman (KCA), sehingga memberikan gambaran yang cukup jelas untuk penulis menganalisis serta membandingkan dengan teori yang ada. Jenis dan Sumber Data Data yang akan dilakukan dan diperlukan dalam penelitian ini yaitu: Data Primer Peneliti akan melakukan pengumpulan data primer yang akan diberikan PT. Pegadaian (Perser. melalui wawancara kepada pimpinan cabang yang berwenang dan sebagai pemegang limit sampai dengan 000,- siap di wawancarai serta melakukan observasi pengamatan langsung di PT. Pegadaian (Perser. Cabang Gaharu. Data sekunder Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu | 93 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI Data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada. Data biasanya diperoleh dari dokumen perusahaan, perpustakaan atau dari laporan-laporan penelitian sebelumnya. Teknik Pengumpulan Data Pada tahap penyusunan penelitian ini, peneliti akan mengumpulkan data dan berbagai informasi dari beberapa penelitian,yaitu : Penelitian Kepustakaan (Library Researc. Menurut Nazir . 3 : . teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaah terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Teknik ini digunakan untuk memperoleh dasar-dasar dan pendapat secara tertulis yang dilakukan dengan cara mempelajari berbagai literatur yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Dalam hal ini penulis mengumpulkan datadata dengan menggunakan: Dokumen atau berkas-berkas lainnya yang diberikan atau diperoleh dari PT. Pegadaian (Perser. Cabang Gaharu. Penelitian Lapangan (Field Researc. Menurut Moleong . memberikan penjelasan yaitu peneliti akan melakukan penelitian lapangan secara langsung pada PT. Pegadaian (Perser. Cabang Gaharu yang akan diteliti. Di dalam pelaksanaan penelitian lapangan ini, peneliti akan menggunakan beberapa metode sebagai berikut: Metode Analisis Data Analisis yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana permasalahan dan masalah yang dihadapi adalah analisis deskriptif kualitatif yaitu analisis yang digunakan dalam bentuk informasi baik secara tertulis maupun secara lisan, dan analisis deskriptif kuantitatif yaitu analisis yang digunakan dalam bentuk angkaangka, untuk dapat mengetahui bagaimana pemberian kredit cepat aman terhadap nasabah yang dilakukan oleh PT. Pegadain . Cabang Gaharu. HASIL DAN PEMBAHASAN Di kredit KCA memiliki istilah tambahan dalam kredit yaitu nasabah 94 | Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. dapat meminta kredit tambahan tanpa memberikan jaminan jika harga emas Agunan akan diberikan untuk evaluasi ulang oleh estimator untuk menghitung jumlah kredit tambahan. Perbedaan antara nilai estimasi baru dan nilai estimasi lama menghasilkan jumlah kredit tambahan. Tarif sewa modal dan administrasi Tarif sewa modal dan administrasi didasarkan oleh golongan kredit. Seperti berikut : Uang yang dipinjaman Rp. 000 Ae 500. Jika ada nasabah meminjam Rp. 000 kepada PT. Pegadaian pada jangka waktu 1 sampai 15 hari, bunga akan adanya dikenakan tarif sekitar 0,75 persen. selama 16 hingga 30 hari, bunga akan dikenakan tarif 1, 5%. selama 31 hingga 45 hari, bunga akan dikenakan pada tingkat 2, 25%. selama 46 hingga 60 hari, bunga akan dikenakan tarif 3%. selama 76 hingga 90 hari, bunga akan dikenakan pada tingkat 4, 5%. Akhirnya, bunga akan dikenakan sebesar 5,25% selama 91-105 hari, dan akhirnya, untuk periode terpanjang 106-120 hari, sebesar 6% bunga. Uang Yang Dipinjam Rp. 000 - 1. Ketika seorang konsumen mengambil pinjaman sebesar Rp. 000, bunga dikenakan pada berbagai interval: 1,15 hari, 2,3% hari, 31-45 hari, 4,6% hari, 61-75 hari, 76-90 hari, 6,9% hari, 91-105 hari, 8,05% hari, dan tidak lebih dari 106-120 hari. Uang yang dipinjam Rp. 000 Ae 2. Apabila nasabah memiinjaman Rp. 000 dan Rp. suku bunga untuk 15 hari pertama akan menjadi 1,15 persen. bunga untuk 16-30 hari ke depan akan menjadi 2, 3%. suku bunga untuk 31-45 hari ke depan akan menjadi 3, 45%. suku bunga untuk 46-60 hari ke depan akan menjadi 4, 6%. suku bunga untuk 61-75 hari ke depan akan menjadi 5, 75 persen. suku bunga untuk 76-90 hari ke depan akan menjadi 6,9%. Akan menjadi 9,2% jika periode terpanjang 106-120 hari. Uang Yang Dipinjam Rp. 000 Ae 5. Bunga akan dikenakan sebesar 1,15 persen untuk 15 hari pertama dari jumlah pinjaman nasabah sebesar Rp. 000 hingga Rp. Bunga kemudian akan dikenakan sebesar 2,3% untuk 16 hingga 30 hari ke depan, 3,45% untuk 31 hingga 45 hari ke depan. Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu | 95 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI dan 4,6% untuk 46 hingga 60 hari terakhir. Suku bunga selanjutnya akan menjadi 5,75% untuk 61-75 hari pertama, 6,9% untuk 76-90 hari berikutnya, 8,05% untuk 91-105 hari berikutnya, dan 9,2% untuk periode terpanjang-106-120 hari. Uang Yang Dipinjam Rp. 000 Ae 10. Apabila nasabah mengambil pinjaman Rp. 000Ae10. bunganya menjadi adalah 1,15% untuk 15 hari pertama, 2,3% untuk 30 hari berikutnya, 3,45% untuk 45 hari berikutnya, 4,6% untuk 46Ae 60 hari berikutnya, 5,75% untuk 61Ae75 hari berikutnya, 6,9% untuk 76Ae90 hari berikutnya, 8,05% untuk 91-105 hari ke depan, dan 9,2% untuk periode terpanjang 106-120 hari. Uang Yang Dipinjam Rp. 000 Ae 15. Dalam hal nasabah mengambil pinjaman sebesar Rp. 000Ae 000, bunga yang dikenakan adalah 1,15% untuk 15 hari pertama, 2,3% untuk 16Ae30 hari berikutnya, 3,45% untuk 31Ae45 hari berikutnya, dan 4,6% untuk 46Ae60 hari terakhir. Setelah itu, bunga akan dikenakan pada tingkat 5,75% untuk 61-75 hari pertama, 6,9% untuk 76-90 hari berikutnya, 8,05% untuk 91-105 hari berikutnya, dan 9,2% untuk periode maksimum 106-120 hari. Uang Yang Dipinjam Rp. 000 Ae 20. Apabila konsumen menerima pinjaman Rp. 000 sampai 000, bunganya menjadi adalah 1,15% untuk 15 hari pertama, 2,3% untuk 30 hari berikutnya, 3,45% untuk 31Ae45 hari berikutnya, 4,6% untuk 46Ae60 hari berikutnya, 5,75% untuk 61Ae75 hari berikutnya, 6,9% untuk 76Ae90 hari berikutnya, 8,05% untuk 91105 hari ke depan, dan 9,2% untuk periode terpanjang 106-120 hari. Uang Yang Dipinjam Rp. 000 Keatas Ketika nasabah mengambil pinjaman sebesar Rp. 000 atau lebih, bunga akan dinilai sebesar 1% untuk 15 hari pertama, 2% untuk 16-30 hari berikutnya, 3% untuk 31-45 hari berikutnya, dan 4% untuk 46-60 hari terakhir. Kemudian, bunga akan dikenakan untuk jangka waktu 61-75 hari, 6% untuk jangka waktu 76-90 hari, 7% untuk jangka waktu 91-105 hari, dan 8% untuk jangka waktu terbesar 106-120 hari. 96 | Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. Uang Yang Dipinjam Rp. Jika nasabah mengambil pinjaman sebesar Rp. 000, maka suku bunga untuk 15 hari pertama akan menjadi 1,15 persen. setelah 16 hingga 30 hari, itu akan menjadi 2,3%. setelah 31 hingga 45 hari, itu akan menjadi 3,45%. setelah 46 hingga 60 hari, itu akan menjadi 4,6%. setelah 61 hingga 75 hari, itu akan menjadi 5,75%. setelah 76 hingga 90 hari, itu akan menjadi 6,9%. setelah 91 hingga 105 hari, itu akan menjadi 8,05%. Dan akhirnya, setelah periode terpanjang 106-120 hari, suku bunga akan menjadi 9, 2%. Pengujian Metode C5. Pada titik ini, hasil perhitungan yang diperiksa diperoleh, dan fungsinya diperiksa untuk menentukan apakah berfungsi dengan baik. Dengan menghitung ide entrofi dan membuat pohon keputusan. Data kemudian dihitung menggunakan algoritma berdasarkan prosedur, dan diperoleh hasil akurasi. Proses pembuatan pohon keputusan menggunakan Algoritma C5. 0 melibatkan beberapa langkah atau tahapan, termasuk: Persiapkan data pelatihan yang akan digunakan untuk klasifikasi data secara optimal. Titik awal pohon keputusan akan ditetapkan dengan menghitung keuntungan dari setiap fitur yang dipilih. Keuntungan tertinggi yang akan menjadi akar yang pertama dari pohon keputusan. Ketika Sebelum menghitung keuntungan, perhitungkan entropi. Validasi nilai keuntungan pada tahap 3. ditahap ini, yang menggunakan sebuah Confusion Matrix yang untuk memverifikasi bahwa dipenelitian ini mengikuti metodologi yang digunakan dalam pohon keputusan C5. Proses ini selesai dengan cara mengevaluasi tingkat sebuah akurasi yang telah diperoleh pada hasil klasifikasi selama proses pengujian : Penutup Tahap melibatkan penarikan kesimpulan berdasarkan tahap-tahap penelitian yang sudah dilakukan. Kesimpulan pada penelitian ini diharapkan dapat menjawab dari semua tantangan dan tujuan awal yang sudah ditentukan dalam desain penelitian. Penelitian ini memerlukan penggunaan peralatan utama dan bahan pendukung, termasuk persyaratan perangkat lunak dan keras. Beberapa alat yang diperlukan untuk investigasi ini mencakup: Persyaratan perangkat lunak: A MS Word 2010: Program ini diperlukan untuk menyusun Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu | 97 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI dan memproses laporan penelitian, termasuk penulisan, format dokumen, dan pengorganisasian temuan dalam bentuk yang terstruktur dan profesional. A MS Excel 2010: Perangkat ini digunakan untuk mengelola dan menganalisis kumpulan data serta media, memungkinkan pengguna melakukan perhitungan, pembuatan grafik, dan pengolahan informasi dengan A Sistem Operasi Windows 10: Sistem ini menyediakan platform yang diperlukan untuk menjalankan perangkat lunak lainnya dan memastikan kompatibilitas serta kinerja optimal selama proses penelitian dan analisis data. A Python: Bahasa pemrograman ini digunakan untuk pemrosesan data, analisis statistik, serta pengembangan aplikasi atau skrip yang mendukung berbagai aspek penelitian, termasuk otomasi dan visualisasi data. Persyaratan perangkat keras: A Prosesor: Intel Core i3 generasi ke-6, diperlukan untuk memastikan kinerja yang baik dalam menjalankan berbagai aplikasi dan pemrosesan data, serta mendukung efisiensi dalam kegiatan penelitian. A Monitor: Layar berukuran 14 inci, memberikan area tampilan yang memadai untuk bekerja dengan dokumen, menganalisis data, dan menggunakan perangkat lunak dengan kenyamanan visual yang optimal. A RAM: 4GB, cukup untuk menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan dan menangani pemrosesan data tanpa mengalami gangguan atau penurunan performa yang A Hard Disk: Kapasitas 1000 GB, diperlukan untuk menyimpan data, dokumen, dan media terkait penelitian dengan ruang yang memadai untuk kebutuhan penyimpanan jangka Implementasi Penghitungan C5. Langkah awal dalam pembuatan pohon keputusan menggunakan algoritma C5. 0 adalah menentukan variabel-variabel yang akan digunakan 98 | Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu Volume 1. Nomor 2 (Oktober, 2. | pp. untuk menyusun cabang-cabang pohon keputusan. Tahap ini melibatkan pemilihan atribut yang akan digunakan berdasarkan parameter informasi yang ada. Algoritma C5. 0 menganalisis setiap atribut untuk menilai kontribusinya dalam membedakan data menjadi kelompok yang berbeda. Pada tahap ini, atribut-atribut yang dipilih akan membentuk cabangcabang dalam pohon keputusan. Algoritma ini menggunakan ukuran seperti informasi gain, gain ratio, atau indeks gini untuk menentukan atribut mana yang memberikan pemisahan data paling efektif. Atribut dengan nilai informasi tertinggi akan dipilih sebagai cabang utama di node pohon Pemilihan variabel ini sangat penting, karena kualitas pohon keputusan yang dihasilkan bergantung pada kemampuan variabel-variabel tersebut untuk membagi data dengan tepat ke dalam kategori yang berbeda. Dengan cara ini, proses ini membantu memastikan bahwa pohon keputusan yang dibuat memiliki struktur yang optimal dan dapat memberikan hasil yang akurat berdasarkan data yang tersedia. Proses pembentukan pohon keputusan ini dijelaskan dalam diagram berikut: Gambar 1. Diagram Alur Decision Tree KESIMPULAN Berdasarkan dari penelitian ini memungkinkan peneliti untuk membuat sejumlah kesimpulan, yaitu nasabah, petugas administrasi, kasir, penilai, dan petugas gudang memiliki peran penting dalam proses pengajuan dan persetujuan pinjaman gadai. Nasabah mengajukan permohonan pinjaman dengan melampirkan dokumen yang diperlukan. Petugas administrasi bertugas Analisis Pemberian Kredit Cepat Aman (KCA) (Perser. Cabang Gaharu | 99 JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI DAN ILMU EKONOMI memeriksa dan memastikan kelengkapan serta keabsahan dokumen tersebut. Kasir kemudian menerima pembayaran dari nasabah, baik untuk biaya administrasi maupun cicilan pinjaman. Penilai bertanggung jawab untuk menilai barang jaminan yang diajukan oleh nasabah dan menentukan nilai yang sesuai dengan jumlah pinjaman. Petugas gudang memastikan barang jaminan disimpan dengan aman dan dalam kondisi baik selama masa pinjaman. Semua langkah ini harus dilakukan dengan teliti untuk menjamin keamanan dan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Nasabah dikenakan biaya sewa modal maksimal selama empat bulan, yaitu batas jatuh tempo pelunasan barang yang digadaikan. Jumlah kreditnya diperkirakan antara Rp 50. 000 sampai Rp 500. Barang yang digadaikan dapat diperpanjang dengan angsuran atau gadai berulang, dan dapat dilunasi kapan saja dengan tingkat bunga proporsional yang dihitung selama periode Resiko apabila barang gadai melebih batas waktu maksimum karena tidak melalukan perpanjangan tempo gadai dengan mengangsur atau dengan mengulang lagi gadai, barang gadai akan dilelang. Hal itu akan berpengaruh terhadap data nasabah yang ingin menggadaikan barang tidak dapat dipercayai atau akan sulit untuk melalukan proses penggadaian berikutnya. DAFTAR PUSTAKA