Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA SMK WONOKROMO KELAS XI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEAD TOGETHER Aditya Kurniawan Krisnanto1. Ira Wulan Sari2* IKIP Widya Darma kurniawank5858@gmail. com, 2sheira. ws@gmail. Abstrak: Penelitian ini bertujuan guna meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya melalui penerapan model pembelajaran Numbered Head Together (NHT). Jenis penelitian yang digunakan termasuk penelitian Tindakan kelas dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini yakni siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya yang berjumlah 12 Teknik pengumpulan data dan analisisnya meliputi: observasi pengelolaan pembelajaran oleh guru dan aktivitas siswa, tes kemampuan pemahaman matematis pada materi logika, serta angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. Pada siklus 1, 58,3% siswa mencapai nilai Ou 75, sedangkan pada siklus 2 persentase meningkat menjadi 83,33%. Hasil observasi pengelolaan pembelajaran yang dikelola oleh guru selama proses pembelajaran didominasi dalam kategori sangat baik, dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran semakin aktif, serta respon siswa terhadap pembelajaran dengan model NHT juga sangat positif, dengan seluruh pernyataan pada angket memperoleh kategori sangat kuat. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya pada materi logika. Kata kunci: kemampuan pemahaman matematis. Numbered Head Together (NHT). PENDAHULUAN Proses pembelajaran yang kurang efektif dapat mempengaruhi kemampuan pemahaman matematis siswa. Ketika kemampuan pemahaman matematis siswa rendah, maka hasil belajar siswa rendah juga. Hal ini sejalan dengan (Syarifah, 2. yang menyatakan bahwa kemampuan pemahaman matematis adalah sebuah potensi yang perlu dipandang secara fungsional dalam sebuah proses pembelajaran matematika, untuk Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 mencapai pemahaman matematis dalam pembelajaran dibutuhkan sebuah pembelajaran dengan pemahaman. Dalam pembelajaran, siswa tidak sekedar menghafal rumus tetapi yang lebih dibutuhkan yaitu kemampuan siswa dalam mengartikan sebuah konsep dari materi pembelajaran. Menurut (Mawaddah & Maryanti, 2. , pemahaman konsep matematis adalah pemikiran siswa dalam memahami konsep matematika sehingga siswa dapat menyatakan ulang konsep tersebut menggunakan bahasanya sendiri, mampu memberikan sebuah contoh maupun bukan contoh dari suatu konsep, mampu menyampaikan konsep secara matematis serta menyelesaikan masalah dalam pembelajaran Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti di kelas XI di SMK Wonokromo Kota Surabaya, terdapat beberapa masalah seperti kurangnya kekompakan antar siswa, rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, dan masalah yang paling menonjol yakni rendahnya kemampuan pemahaman matematis siswa yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Rendahnya kemampuan pemahaman matematis siswa dikarenakan guru yang masih menggunakan model pembelajaran yang konvensional dan monoton, kurangnya interaksi siswa saat proses pembelajaran, dan masih banyak siswa yang sibuk sendiri maupun mengobrol saat proses pembelajaran berlangsung. Dan salah satu mata Pelajaran yang dihindari dan dianggap susah oleh siswa adalah Pelajaran matematika. Hal ini juga sesuai dengan hasil pengamatan yang dilakukan oleh (Nicolas et al. , 2. di SMP Negeri 4 Mauliru Kabupaten Sumba Timur Kelas Vi A yang menyatakan bahwa perolehan pemahaman matematis siswa khususnya dalam materi SPLDV masih rendah. Hal ini dapat menjadi dampak bagi siswa kedepannya, salah satunya dampak yang paling dekat dengan siswa yakni keterkaitan antara kehidupan kontektual dengan siswa terutama yang memiliki kaitan dengan pemahaman matematis siswa. Persoalan matematika yang membutuhkan kemampuan pemahaman matematis siswa dalam penyelesaiannya yaitu materi SPLDV yang berkaitan dengan permasalahan berbentuk soal cerita. Pada kehidupan keseharian siswa sering ditemukan hal-hal yang memiliki kaitan dengan materi SPLDV. Mengingat pentingnya mata Pelajaran matematika, maka dibutuhkan model pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan kemampuan pemahaman matematis Model pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together. Pernyataan tersebut didukung oleh Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 hasil penelitian yang dilakukan oleh (Alfina et al. , 2. dengan judul Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis Peserta Didik kelas VII SMP yang memperoleh hasil bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa kelas VII SMP. Pernyataan tersebut juga didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh (Nicolas et al. , 2. dengan judul Kemampuan Pemahaman Matematis pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Kelas Vi SMP Negeri di Kabupaten Sumba Timur yang memperoleh hasil bahwa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together, siswa memiliki kemampuan yang baik dalam menyatakan ulang konsep dan mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan persyaratan yang membentuk konsep tersebut. Namun, masih perlu perbaikan dalam mengaitkan berbagai konsep matematika dan menerapkan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh (Zahara et al. , 2. juga menunjukkan bahwa penerapan model NHT dapat meningkatkan kemampuan matematis siswa pada materi matriks. Berdasarkan uraian di atas, peneliti akan meneliti apakah penerapan model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa SMK Wonokromo kelas XI. Oleh karena itu peneliti akan melakukan penelitian secara cermat dan mendalam dengan judul AuPeningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa SMK Wonokromo kelas XI dengan model pembelajaran Numbered Head Together. Ay Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Numbered Head Together dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa SMK Wonokromo kelas XI. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi siswa yaitu dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis, keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, dan kekompakan antar siswa, bagi Guru dapat dijadikan alternatif dalam proses pembelajaran agar menarik dan tidak monoton, dan bagi sekolah, penelitian ini dapat menambah wawasan baru dan mendorong sekolah untuk diadakannya penelitian lanjutan tentang penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) guna meningkatkan mempertahankan mutu sekolah, serta bagi peneliti lain, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan rujukan untuk penelitian yang lebih lanjut khususnya pada pembelajaran Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang menggunakan model spiral Kemmis dan Mc Taggart dalam (Tampubolon, 2. dengan dua siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Wonokromo Surabaya selama 3 bulan, yakni bulan Oktober 2023 sampai bulan Januari 2024. Sedangkan data yang digunakan adalah sumber data primer yang berupa tes, kuesioner, dan hasil pengamatan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi yang meliputi pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan pengamatan aktivitas siswa, tes tertulis bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis yang dimiliki siswa saat sebelum . re-tes. dan setelah . ost-tes. penerapan model pembelajaran NHT pada materi Logika Matematika, serta angket respon siswa yang bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran Numbered Head Together pada pembelajaran matematika. Adapun analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdapat 3 langkah dari Miles dan Huberman dalam (Sugiyono, 2. , yaitu reduksi data, display data, dan verifikasi data. Pada tahap reduksi data, peneliti mereduksi data hasil pengamatan yang tidak sesuai dengan tema yang dibutuhkan dalam penelitian seperti jam kedatangan guru mitra, dan keaktifan siswa ketika mata pelajaran lain. Setelah data di reduksi, peneliti melakukan display data berupa deskripsi dan tabel yang berasal dari hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa, hasil tes kemampuan pemahaman matematis siswa setiap siklus, dan hasil angket respon siswa. Pada tahap verifikasi data, peneliti mengecek kembali data yang disajikan pada grafik dan tabel yang meliputi hasil pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa, hasil tes kemampuan pemahaman matematis siswa setiap siklus, dan hasil angket respon siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Data Hasil Observasi Pengelolaan Observasi Data pengelolaan pembelajaran diambil dari kegiatan yang dilakukan oleh guru dengan cara memberi checklist pada lembar pengamatan yang diisi oleh peneliti. Berikut ini adalah Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 hasil dari pengamatan pengelolaan pembelajaran oleh guru : Tabel 1. Data Hasil Pengamatan Pengelolaan Pembelajaran NHT Aspek yang Diamati Pertemuan Rata-rata Kriteria Penilaian A Menyampaikan tujuan pembelajaran Sangat Baik A Menyampaikan apersepsi Sangat Baik A Memotivasi siswa Baik A Membagi siswa dalam kelompok Sangat Baik A Menyampaikan keterangan tentang tahapan dan kegiatan yang akan dilakukan Baik A Memberikan waktu kepada siswa untuk Sangat Baik A Memberikan kesempatan siswa untuk mempresentasikan hasil kerja kelompok Sangat Baik A Memberikan kesempatan kelompok lain untuk menanggapi kelompok yang tampil Sangat Baik A Memperjelas dan melengkapi hal Ae hal yang kurang jelas sewaktu presentasi kelompok Baik A Merefleksi pembelajaran Baik Pengelolaan Waktu Sangat Baik Sangat Baik Kegiatan Belajar Mengajar Pendahuluan Kegiatan Inti Kegiatan Penutup Modus Berdasarkan Tabel 1 diatas, dapat disimpulkan bahwa pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dengan model pembelajaran NHT dikatakan efektif karena modus secara keseluruhan menunjukkan nilai 5 yaitu masuk ke dalam kategori sangat baik. Data Hasil Observasi Aktivitas Siswa Data Aktivitas Siswa adalah data yang diperoleh dari pengamatan kemampuan pemahaman matematis siswa sebelum dan sesudah dilakukannya metode pembelajaran Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 Numbered Head Together. Berikut adalah hasil dari pengamatan yang telah dilakukan : Tabel 2. Data Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Pertemuan Pra-Siklus Aktivitas Siswa % Frekuensi Siswa antusias untuk mengikuti Siswa aktif bertanya sesuai dengan materi yang diajarkan Siswa kembali materi yang diajarkan Siswa dapat memberikan contoh dari materi yang diajarkan Siswa saling berdiskusi dan bertukar pendapat saat kerja Siswa mengobrol dengan teman Siswa bermain HP saat jam pelajaran berlangsung Siswa mengerjakan tugas lain Pertemuan ke Pertemuan ke (Siklus . (Siklus . % Frekuensi % Frekuensi Rata Rata 62,5% 79,2% 62,5% 79,2% 62,5% 62,5% 62,5% 62,5% 62,5% 62,5% 91,7% 62,5% 37,5% 37,5% 45,9% 62,5% 54,2% Berdasarkan perolehan data aktivitas siswa dalam tiga kali pertemuan menunjukkan bahwa rata Ae rata persentase pada poin 1, 2, 3, 4, dan 5 lebih dari atau sama dengan 75%. Maka dapat disimpulkan bahwa siswa aktif selama mengikuti pembelajaran matematika dengan metode Numbered Head Together. Data Hasil Tes Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Untuk mengukur kemampuan pemahaman matematis siswa sebelum dan sesudah dilakukannya model pembelajaran Numbered Head Together, peneliti memberikan tes berupa pilihan ganda sebanyak 20 soal dengan materi Logika Matematika kepada siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya. Data hasil tes dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 3. Data Hasil Tes Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Nilai No Nama Siswa Pra-Siklus Siklus 1 Siklus 2 DSN Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 HAH MRCN MSR SAA Jumlah Persentase Skor Total e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 41,6% 58,3% 83,3% Berdasarkan data diatas, diketahui bahwa persentase pada tahap pra-siklus sebesar 41,6%, siklus 1 sebesar 58,3%, dan siklus 2 sebesar 83,3%. Dengan adanya peningkatan persentase hasil belajar siswa tiap siklus, menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika dengan metode Numbered Head Together dikelas XI SMK Wonokromo dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa dan dikatakan Data Hasil Angket Respon Siswa Respon siswa terhadap pembelajaran yaitu tanggapan siswa terhadap pembelajaran matematika dengan metode Numbered Head Together pada materi Logika Matematika. Angket respon siswa terdiri dari 10 pernyataan yang dibagikan kepada siswa setelah pelaksanaan tes hasil belajar siklus 2. Berikut hasil angket respon siswa kelas XI SMK Wonokromo mengenai pembelajaran matematika dengan metode dengan metode Numbered Head Together : Tabel 4. Data Hasil Respon Siswa Pernyataan Model pembelajaran NHT pemahaman matematis saya Model pembelajaran NHT membuat saya lebih aktif dalam proses pembelajaran Frekuensi Pilihan Jawaban SS S RG TS STS Nilai Total Kriteria 96,6% Sangat Kuat Sangat Kuat Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 Model pembelajaran NHT membuat saya lebih sering bekerja sama dengan teman dalam pembelajaran Dengan model pembelajaran NHT, saya dapat memahami matematika dengan sangat baik Dengan model pembelajaran NHT, saya dapat menjelaskan kembali pokok bahasan logika matematika dengan sangat baik Dengan model pembelajaran NHT, saya dapat memberikan contoh dan bukan contoh pernyataan sederhana Dengan model pembelajaran NHT, saya dapat mengklasifikasi pernyataan majemuk dengan sangat baik Dengan model pembelajaran NHT, saya dapat bertukar pendapat dengan teman saya untuk mendapatkan jawaban Dengan model pembelajaran NHT, saya dapat berbagi pengetahuan pada saat proses pembelajaran berlangsung Model pembelajaran NHT lebih menarik dari metode ceramah e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 96,6% Sangat Kuat Sangat Kuat Sangat Kuat Sangat Kuat Sangat Kuat Sangat Kuat Sangat Kuat Sangat Kuat Pada tabel hasil angket respon siswa diketahui bahwa seluruh pernyataan memperoleh kategori sangat kuat, maka respon siswa terhadap model pembelajaran Numbered Head Together pada pembelajaran matematika dikatakan positif. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa dengan model pembelajaran Numbered Head Together, diketahui bahwa kemampuan pemahaman matematis siswa kelas XI SMK Wonokromo mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes kemampuan pemahaman matematis siswa pada tahap pra-siklus . re-tes. memperoleh persentase sebesar 41,6%. Sedangkan pada siklus 1 . ost-test . diperoleh persentase sebesar 58,3% dan pada siklus 2 . ost-test . memperoleh persentase sebesar 83,3%. Dengan adanya peningkatan persentase hasil belajar siswa tiap siklus, menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 matematis siswa juga mengalami peningkatan. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa pembelajaran matematika dengan metode Numbered Head Together dikelas XI SMK Wonokromo dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa. SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan Hasil penelitian yang telah dilakukan ini bahwa penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis siswa yang ditunjukkan dengan perolehan pada siklus 1, 58,3% siswa mencapai nilai Ou 75, sedangkan pada siklus 2 persentase meningkat menjadi 83,33%. Hasil observasi pengelolaan pembelajaran yang dikelola oleh guru selama proses pembelajaran didominasi dalam kategori sangat baik, dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran semakin aktif, serta respon siswa terhadap pembelajaran dengan model NHT juga sangat positif, dengan seluruh pernyataan pada angket memperoleh kategori sangat kuat. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran NHT dapat meningkatkan pemahaman matematis siswa kelas XI SMK Wonokromo Surabaya pada materi logika. Saran Berikut saran untuk siswa diharapkan dapat lebih semangat dalam belajar dan tidak ragu untuk bertanya kepada guru selama proses pembelajaran berlangsung, serta lebih aktif bertanya dan berdiskusi akan membantu dalam memahami materi lebih baik. Bagi Guru diharapkan terus mengembangkan dan menerapkan model, strategi, ataupun metode pembelajaran yang variatif dan menarik seperti Numbered Head Together (NHT) agar siswa tidak bosan dan lebih tertarik dalam pembelajaran matematika, selain itu guru juga perlu memberikan kesempatan lebih banyak kepada siswa untuk berdiskusi dan bekerja dalam Sedangkan untuk sekolah diharapkan selalu mendukung dan menfasilitasi pelatihan dan workshop bagi guru untuk mempelajari dan menerapkan berbagai model pembelajaran inovatis termasuk NHT, guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Bagi Peneliti lain yang tertarik untuk meneliti lebih lanjut tentang model pembelajaran NHT disarankan untuk mengembangkan penelitian dengan variasi mata pelajaran dan jenjang Pendidikan yang berbeda, serta dengan jenis tes kemampuan matematis yang berbeda. Journal of Education and Research (JEDARR) http://jurnal. id/index. php/jedarr Vol. 3 No 1 Juni 2024 e-ISSN 2830-7798 p-ISSN 2962-2794 DAFTAR PUSTAKA