127 Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Vol. 10 No. Desember 2025 . THE EFFECT OF CURRENT RATIO. DEBT TO EQUITY RATIO. RETURN ON EQUITY RATIO AND COMPANY SIZE ON CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY IN THE PROPERTY & REAL ESTATE SECTOR Sagita Charolina Sihombing 1*. Venny Piuty 2. Dina Agnesia Sihombing 3 1,2 Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia. Pekanbaru 3 Institut Bisnis dan Multimedia Asmi. Jakarta Email: sagita@lecturer. ABSTRACT This research aims to determine the effect of Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER). Return on Equity Ratio (ROE) and Firm Size on Corporate Social Responsibility in property and real estate company sector listed on the Indonesian Stock Exchange for the period 2019 - 2023. This research uses secondary data. The sampling technique in this research used purposive sampling. The number of samples obtained was 35 companies. The analytical method for this research uses descriptive and linear regression analysis using the IBM SPSS (Software Statistical Package for Social Scienc. From this research, it can be concluded that Current Ratio. Debt to Equity Ratio and Firm Size have a significant influence on Corporate Social Responsibility while Return on Equity Ratio (ROE) has no effect on corporate Social Responsibility . Keywords: Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER). Return on Equity Ratio (ROE). Firm Size. Corporate Social Responsibility (CSR) PENGARUH CURRENT RATIO. DEBT TO EQUITY RATIO. RETURN ON EQUITY RATIO DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PADA SEKTOR PROPERTY & REAL ESTATE ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER). Return on Equity Ratio (ROE) dan Firm Size terhadap Corporate Social Responsibility pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019 - 2023. Penelitian ini menggunakan data Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 35 perusahaan. Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier dengan menggunakan program IBM SPSS (Software Statistical Package for Social Scienc. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Current Ratio. Debt to Equity Ratio dan Firm Size berpengaruh signifikan terhadap Corporate Social Responsibility sedangkan Return on Equity Ratio (ROE) tidak berpengaruh terhadap Corporate Social Responsibility. Kata Kunci: Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER). Return on Equity Ratio (ROE). Ukuran Perusahaan. Corporate Social Responsibility (CSR) Pengaruh Current Ratio. Debt To Equity Ratio. Return On Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Pada Sektor Propert & Real Estate (Sagita Charolina Sihombing. Venny Piuty, dan Dina Agnesia Sihombin. http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 PENDAHULUAN Pertumbuhan industri sektor properti & real estate memberikan berbagai manfaat baik bagi perekonomian maupun masyarakat secara luas. Pada tahun 2022, industri konstruksi dan real estate berkontribusi sebesar 25% terhadap PDB nasional (BPS, 2. Selain itu, sektor ini juga mampu menciptakan lapangan kerja mulai dari buruh bangunan, insinyur, hingga tenaga penjualan dan marketing. Namun, hal ini tidak diimbangi dengan upaya pelestarian lingkungan di sekitar kawasan industri. Aktivitas pembangunan menghasilkan emisi karbon yang cukup signifikan dan memperburuk pemanasan global. Menurut Laporan UNEP . , sektor infrastruktur menyumbang 7. 3% emisi karbon, sementara sektor bangunan termasuk salah satu kontributor terbesar dengan persentase mencapai 35%. Kedua sektor ini merupakan bagian dari sektor real estate. Jika hal ini terus-menerus terjadi tanpa memperhatikan keberlanjutan lingkungan, maka akan berpotensi menimbulkan risiko serius bagi manusia dan kehidupan di Bumi. Resiko yang timbul diantaranya peningkatan emisi gas rumah kaca & perubahan iklim ekstrem, krisis kesehatan masyarakat, dan penurunan produktivitas ekonomi & kerugian material. Banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan oleh perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat social mendorong berkembangnya kajian mengenai Corporate Social Responsibility (CSR). Konsep CSR telah berkembang sejak abad ke-19 di Amerika Serikat dan kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Di Indonesia sendiri. CSR mulai dikenal sejak tahun 1980. CSR adalah konsep yang menegaskan bahwa perusahaan memiliki tanggung jawab sosial terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas, dan lingkungan dalam seluruh aspek operasionalnya. Hal ini juga menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjalankan operasi bisnisnya untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. Menur ut Sekarwigati & Effendi . , pengungkapan CSR merupakan tanggung jawab perusahaan yang tidak hanya terbatas pada aspek ekonomi untuk menciptakan keuntungan, tetapi juga mencakup aspek sosial dan lingkungan. Implementasi CSR dapat diwujudkan melalui pengungkapan CSR yang dipublikasikan dalam laporan tahunan . nnual repor. atau laporan keberlanjutan . ustainability repor. Teori Legitimasi (Legitimacy Theor. pertama kali diperkenalkan oleh Dowling & Pfeffer . sebagai kondisi di mana nilai-nilai organisasi selaras dengan nilai-nilai sistem sosial yang lebih luas. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup, perusahaan mengupayakan sejenis legitimasi atau pengakuan baik dari investor, kreditor, konsumen, pemerintah maupun Masyarakat sekitar. Perusahaan melakukan kegiatan CSR untuk memperoleh dan mempertahankan pengakuan dari masyarakat, pemerintah, dan stakeholder lainnya sebagai entitas yang sah . dan bertanggung jawab secara sosial. Perusahaan membutuhkan legitimasi untuk menjalankan operasinya tanpa hambatan, dan jika masyarakat menganggap aktivitas bisnis merugikan lingkungan atau sosial, perusahaan dapat kehilangan legitimasi, yang berpotensi memicu protes, regulasi ketat, atau penolakan konsumen. Dengan mengimplementasikan CSR, seperti program lingkungan, filantropi, atau etika bisnis, perusahaan berusaha menyesuaikan diri dengan nilai-nilai yang diharapkan masyarakat, sehingga memperkuat legitimasinya. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29/POJK. 04/2016 tentang Laporan Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik dijelaskan bahwa Laporan Tahunan wajib memuat informasi mengenai CSR. Ini menunjukkan bahwa perusahaan di Indonesia wajib melaporkan CSR di setiap laporan tahunan . nnual Pada saat ini, secara yuridis Pemerintah telah membuat regulasi terkait CSR. Meskipun demikian, dalam implementasinya hingga sekarang juga masih terdapat banyak CSR yang tidak tepat sasaran atau tidak optimal dalam memberikan bantuan bagi pemberdayaan masyarakat. Pengungkapan CSR dapat dianalisis dengan beberapa rasio. Salah satu variabel yang diduga dapat mempengaruhi pengungkapan CSR adalah variabel likuiditas. Current ratio (CR) merupakan salah satu rasio likuiditas yang meggambarkan kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang segera jatuh tempo pada saat ditagih secara keseluruhan. Perusahaan yang secara keuangan sehat, kemungkinan akan lebih banyak mengungkapkan informasi CSR dibandingkan dengan perusahaan yang likuiditasnya rendah (Fakhriah & Cahyaningtyas, 2. Selain variabel likuiditas, variabel leverage juga diduga dapat memengaruhi pengungkapan CSR. Debt to Equity Ratio (DER) merupakan salah satu rasio leverage yang menggambarkan komposisi pendanaan Untuk membiayai operasionalnya, perusahaan mendapatkan dana dari utang dan modal sendiri . Pendanaan yang bersumber dari utang akan memberikan manfaat tax shield bagi perusahaan. Namun, jika utang yang dimiliki perusahaan sangat besar akan mendatangkan resiko yang tinggi pula. Pengungkapan Corporate Social Responsibility juga dapat dipengaruhi oleh variabel profitabilitas. Return on Equity (ROE) merupakan salah satu rasio profitabilitas yang mengukur seberapa efektif perusahaan menghasilkan laba dari modal sendiri . yang diinvestasikan oleh pemegang saham. ROE yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan mampu menghasilkan pengembalian yang baik bagi pemegang saham dengan menggunakan modal mereka secara efisien, sedangkan ROE yang rendah dapat mengindikasikan ketidakefisienan dalam pemanfaatan ekuitas. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Desember 2025 e-ISSN2527-8215 Variabel lain dalam penelitian ini adalah ukuran perusahaan. Ukuran perusahaan mengacu pada besaran atau skala operasional suatu perusahaan, yang umumnya diukur menggunakan total aset, total penjualan, atau jumlah karyawan. Pada penelitian ini, rasio ukuran perusahaan mengacu pada total aset. Ukuran perusahaan sering kali memengaruhi kemampuan perusahaan dalam mengakses sumber daya, mengambil risiko, dan melaksanakan strategi seperti CSR atau ekspansi bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel Current Ratio. Debt to Equity Ratio. Return on Equity, dan Ukuran Perusahaan terhadap pengungkapan CSR. TINJAUAN PUSTAKA Teori Legitimasi (Legitimacy Theor. Teori legitimasi pertama sekali diperkenalkan oleh Max Weber . Teori ini menjelaskan bahwa perusahaan melakukan pengungkapan CSR sebagai strategi untuk mendapatkan, mempertahankan, atau memperbaiki legitimasi perusahaan di mata masyarakat agar dianggap sesuai dengan norma dan nilai sosial yang berlaku. Trade off Theory Trade-off theory pertama kali diperkenalkan oleh Kraus & Litzenberger . dan kemudian dikembangkan oleh Myers pada tahun 1984. Teori ini mengacu pada suatu pemikiran bahwa perusahaan harus memilih berapa jumlah pendanaan yang berasal dari utang dan berapa yang dari ekuitas yang akan digunakan untuk menyeimbangkan antara cost benefits keduanya. Current ratio Current Ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan total aset lancar yang tersedia. Dalam (Dewi, 2. , rumus untuk mengukur CR adalah sebagai berikut: yaycoycycnycyca ycoycaycuycaycayc Current ratio = . ycOycycaycuyci ycoycaycuycaycayc Debt to Equity Ratio (DER) Debt to Equity Ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat hutang suatu perusahaan dibandingkan dengan ekuitasnya. Dalam (Dewi, 2. , rumus untuk mengukur DER adalah sebagai berikut: ycNycuycycayco ycOycycaycuyci DER = . yaycoycycnycycayc Return on Equity Ratio (ROE) Return on Equity Ratio adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari ekuitas yang dimiliki. Dalam (Dewi, 2. , rumus untuk mengukur DER adalah sebagai yaycaycayca ycyceycyceycoycaEa yaAycycuyciyca yccycaycu ycEycaycycayco ROE = ycAycuyccycayco ycIyceycuyccycnycycn Ukuran Perusahaan Ukuran perusahaan merupakan suatu indicator yang digunakan untuk mengukur seberapa besar suatu Dalam (Dwiastuti & Dillak, 2. rumus untuk mengukur Ukuran Perusahaan adalah sebagai Firm size = Ln(Total Aktiv. Corporate Social Responsibility (CSR) Corporate Social Responsibility adalah konsep yang menggambarkan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Pengukurannya menggunakan content analysis dari laporan tahunan atau laporan keberlanjutan, dimana setiap item informasi CSR diberi skor 1 jika diungkapkan dan 0 jika tidak, kemudian dijumlahkan . isclosure inde. Dalam (Mahalistianingsih & Yuliandhari, 2. menyatakan bahwa rumus untuk mengukur CSR sebagai berikut: Oc Xij CSR = Pengaruh Antar Variabel Berdasarkan Legitimacy Theory, perusahaan dengan likuiditas tinggi memiliki kemampuan untuk memenuhi utang jangka pendek dan cenderung menginisiasi kegiatan sosial sebagai wujud tanggung jawab sosial . orporate social responsibilit. Perusahaan dengan likuiditas tinggi memiliki kemampuan untuk melaksanakan Pengaruh Current Ratio. Debt To Equity Ratio. Return On Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Pada Sektor Propert & Real Estate (Sagita Charolina Sihombing. Venny Piuty, dan Dina Agnesia Sihombin. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 kegiatan tanggung jawab sosialnya sebagai bentuk komitmen pada sustainability untuk menarik investor dan mempertahankan akses pendanaan. Semakin tinggi Current Ratio maka semakin tinggi aktivitas CSR yang dilakukan perusahaan. Penelitian yang dilakukan oleh (Nurnaini & Widianto, 2022. Sekarwigati & Effendi, 2. menyatakan bahwa current ratio berpengaruh signifikan negative terhadap Pengungkapan CSR sedangkan penelitian yang dilakukan oleh (Sijum & Dewi, 2. menyatakan bahwa current ratio berpengaruh positif signifikan terhadap Pengungkapan CSR. Dari penjelasan tersebut maka hipotesis pertama yang diajukan adalah: H1: Current Ratio (CR) berpengaruh positif terhadap Corporate Social Responsibility (CSR). Berdasarkan Trade off Theory, perusahaan dengan DER tinggi memiliki risiko financial distress yang lebih besar, sehingga manajemen akan meminimalkan pengeluaran sukarela seperti CSR untuk menjaga stabilitas keuangan. Semakin tinggi leverage maka semakin rendah aktivitas CSR yang dilakukan oleh Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Rokhman et al. , 2. diperoleh bahwa DER tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR, tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Silalahi, 2. yang menemukan bahwa terdapat pengaruh negatif DER terhadap pengungkapan CSR. Berdasarkan uraian di atas, hipotesis kedua yang diajukan adalah: H2: Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif terhadap Corporate Social Responsibility (CSR). Legitimacy Theory menyatakan bahwa perusahaan harus memenuhi harapan sosial dan norma-norma masyarakat untuk mendapatkan dan mempertahankan legitimasi. Perusahaan dengan ROE tinggi dianggap sudah sangat sukses secara finansial, sehingga manajemen merasa perusahaan dapat mempertahankan dukungan stakeholder . nvestor, pasar moda. , tanpa harus mengalokasikan dana tambahan untuk aktivitas CSR. Semakin tinggi ROE maka semakin rendah aktivitas CSR yang dilakukan oleh perusahaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh (Kartini et al. , 2. diperoleh bahwa ROE berpengaruh negative signifikan terhadap pengungkapan CSR. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh (Hudzafidah et al. , 2. menemukan bahwa ROE tidak berpengaruh terhadap pengungkapan CSR. Berdasarkan uraian tersebut, hipotesis ketiga yang dapat diajukan adalah: H3: Return on Equity Ratio (ROE) berpengaruh negatif terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) Berdasarkan Legitimacy Theory, perusahaan besar lebih rentan mendapat tekanan publik dan regulasi karena visibilitas tinggi. Mereka perlu mengungkapkan lebih banyak CSR untuk memperoleh/mempertahankan legitimasi sosial. Penelitian yang dilakukan oleh (Gledis Yovana & Kadir, 2. menemukan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap CSR. Sebaliknya, penelitian (Mardiati et al. , 2. menemukan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap CSR. Berdasarkan penjelasan tersebut, maka hipotesis keempat yang dapat diajukan adalah: H4: Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) METODOLOGI PENELITIAN Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor properti & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Adapun kriteria pemilihan sampel diberikan pada Tabel 1 berikut: Tabel 1. Kriteria Pengambilan Sampel Kriteria Pengambilan Sampel Perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di BEI selama periode 2019 - 2023 Perusahaan sektor property & real estate yang IPO setelah tahun 2019 Perusahaan sektor property & real estate yang mengalami suspensi pada tahun 2019 - 2023 Perusahaan sektor property & real estate yang tidak menerbitkan sustainability report . aporan keberlanjuta. pada tahun 2019 Ae 2023. Jumlah Sampel Total Obseravsi . perusahaan X 5 period. Sumber: Data Olahan, 2024 Jumlah Perusahaan . Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisis Statitsik Deskriptif dan Analisis Regresi linier berganda. Metode ini diartikan sebagai alat analisa yang kegunaanya untuk menguji variabel dependen yang terpengaruhi oleh variabel independen (Mardiyah et al. , 2. Uji ini dilakukan untuk menguji pengaruh dua atau lebih variabel bebas . terhadap satu variabel terikat . Adapun rumus persamaan regresi adalah sebagai berikut: Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Desember 2025 e-ISSN2527-8215 Y = a 1 X1 2 X2 3X3 4 X4 e . Keterangan : 1 , 2 , 3 , 4 , 5 Pengungkapan Corporate Social Responsibility Konstanta Koefisien regresi linear berganda Current Ratio Debt to Equity Ratio Return on Equity Ratio Ukuran Perusahaan HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif Analisis Statistik deskriptif dari data penelitian disajikan pada tabel 2 berikut. Tabel 2 Analisis Deskriptif Current Ratio Debt to Equity Ratio Return on Equity Ratio Ukuran Perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR) Sumber: Data Olahan, 2024 Rata Ae Rata 7,307 0,441 0,019 15,306 Minimum 0,185 -9,431 -0,172 11,110 Maksimum 138,123 3,551 0,200 17,936 Standar Deviasi 23,863 2,045 0,147 1,564 0,238 0,088 0,486 0,123 Berdasarkan tabel 2, variabel current ratio menunjukkan rata-rata sebesar 7,3 mengindikasikan likuiditas tinggi secara umum, namun rentang nilai 0,185 hingga 138,123 dengan standar deviasi 23,863 menunjukkan perbedaan kondisi yang drastis antar perusahaan. Debt to Equity Ratio rata -rata 0,441 mencerminkan struktur modal konservatif, tetapi adanya nilai negatif -9,431 mengungkap beberapa perusahaan memiliki ekuitas negatif sebagai sinyal yang kurang baik. Profitabilitas yang rendah dengan Return on Equity rata -rata hanya 1,9% diperparah oleh variasi kinerja tajam antara perusahaan rugi dan untung. Sementara itu, tingkat pengungkapan CSR rata-rata 23,8% menunjukkan praktik tanggung jawab sosial yang masih terbatas, dengan komitmen bervariasi dari 8,8% hingga 48,6% di antara perusahaan-perusahaan dalam sampel. Uji Asumsi Klasik Sebelum melakukan analisis regresi berganda, data perlu terlebih dahulu diuji kelayakannya dengan memenuhi serangkaian asumsi klasik. Pengujian asumsi klasik ini meliputi uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Hasil Uji Asumsi Klasik yang telah dilakukan diberikan pada Tabel 3 Tabel 3. Hasil Uji Asumsi Klasik Keterangan Uji Sig. Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Z Data Berdistribusi Normal Uji Autokorelasi Nilai Durbin-Watson (DW) Tidak ada Autokorelasi Uji Multikolinearitas (VIF) Current Ratio (CR) Tidak terjadi Multikolinearitas Debt to Equity Ratio (DER) Tidak terjadi Multikolinearitas Return on Equity Ratio (ROE) Tidak terjadi Multikolinearitas Ukuran Perusahaan Tidak terjadi Multikolinearitas Uji Heterokedastisitas (Uji Glejse. Current Ratio (CR) Tidak terjadi Heterokedastisitas Debt to Equity Ratio (DER) Tidak terjadi Heterokedastisitas Return on Equity Ratio (ROE) Tidak terjadi Heterokedastisitas Ukuran Perusahaan Tidak terjadi Heterokedastisitas Sumber: Data Olahan SPSS, 2024 Pengaruh Current Ratio. Debt To Equity Ratio. Return On Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Pada Sektor Propert & Real Estate (Sagita Charolina Sihombing. Venny Piuty, dan Dina Agnesia Sihombin. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Berdasarkan tabel 3, dapat dilihat hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi yaitu sebesar 0. 083 dimana lebih besar dari 0. Dengan demikian data penelitian yang digunakan dapat dikatakan baik dan layak untuk membuktikan model regresi. Hasil uji Autokorelasi dapat dilihat dari nilai dW yang dihasilkan yaitu sebesar 1. 976 sehingga dapat disimpulkan data penelitian tidak ada Hasil uji multikolinearitas menunjukkan nilai VIF dari variabel current ratio, debt to equity ratio, return on equity ratio dan ukuran perusahaan menunjukkan angka lebih kecil dari 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa data penelitian tidak mengalami gejala multikolinearitas pada model regresi. Hasil uji heterokedastisitas menunjukkan nilai signifikansi > 0. 05 sehingga data penelitian tidak mengalami gejala heterokedastisitas. Persamaan Regresi Linear Berganda Setelah uji asumsi klasik terpenuhi, selanjutnya data dianalisis dengan metode analisisi regresi linier berganda. Adapun hasil analisis regresi linier berganda diberikan pada Tabel 4 berikut: Tabel 4. Hasil Analisis Regresi Linear Berganda Model (Constan. Current Ratio (CR) Debt to Equity Ratio (DER) Return on Equity Ratio (ROE) Firm Size Sumber: Data Olahan SPSS, 2024 Standardized Coefficients Beta Unstandardized Coefficients Std. Error Berdasarkan tabel 4, maka persamaan regresi linear berganda dirumuskan sebagai berikut: Y = -0. 002X1 0. 010X2 - 0. 014X3 0. Konstanta = -0. Apabila CR. DER. ROE dan ukuran perusahaan diasumsikan sebagai (X1 = 0. X2= 0. X3= 0 dan X4 = . , maka CSR index perusahaan bernilai -0. Koefisien regresi current ratio = 0. CR berpengaruh positif terhadap pengungkapan CSR perusahaan, dengan nilai koefisien 0. Apabila current ratio (X. meningkat, maka pengungkapan CSR perusahaan akan mengalami peningkatan. Koefisien regresi debt to equity ratio = 0. DER berpengaruh positif terhadap pengungkapan CSR, dengan nilai koefisien 0. Apabila DER (X. meningkat, maka pengungkapan CSR akan mengalami peningkatan. Koefisien regresi ROE = -0. ROE berpengaruh negatif terhadap pengungkapan CSR, dengan nilai koefisien Ae0. Apabila ROE (X3 ) meningkat, maka pengungkapan CSR akan mengalami penurunan. Koefisien regresi ukuran perusahaan = 0. Ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap pengungkapan CSR, dengan nilai koefisien 0. Apabila ukuran perusahaan (X. meningkat, maka pengungkapan CSR akan mengalami peningkatan. Uji F Hasil uji statistik F diberikan pada tabel 5 berikut: Tabel 5. Hasil Uji Statistik F Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Sumber: Data Olahan SPSS, 2024 Sig. Berdasarkan tabel 5, dapat dilihat bahwa nilai Fhitung 19. 704 > Ftabel 2. 42 atau nilai signifikan 0. Berdasarkan hasil yang telah didapat, maka variabel current ratio, debt to equity ratio, return on equity ratio dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Koefisien Determinasi Hasil Uji Koefisien Determinasi R2 diberikan pada Tabel 6 berikut: Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Desember 2025 e-ISSN2527-8215 Tabel 6. Hasil Uji R2 Model R Square Adjusted R Square Sumber: Data Olahan SPSS, 2024 Berdasarkan tabel 6 diatas, dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi (Adjusted R . 1%, yang menunjukkan bahwa pengungkapan corporate social responsibility dijelaskan oleh current ratio, debt to equity ratio, return on equity ratio dan ukuran perusahaan adalah sebesar 30%. Sedangkan 70% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji t Hasil uji Statistik t diberikan pada Tabel 7 berikut: Tabel 7 Hasil Uji Statistik t Unstandardized Standardized Model Coefficients Coefficients Thitung Ttabel Hip Sig. Hasil B Std. Error Beta Current Ratio Signifikan Debt to Equity Ratio Signifikan Return on Equity Ratio -. 807 Tidak Signifikan Firm Size Signifikan Sumber: Data Olahan SPSS, 2024 Dari tabel 7 di atas, hasil pengujian secara parsial dapat dijelaskan sebagai berikut: . Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Current Ratio memiliki nilai Thitung 5. 201 > Ttabel 1. 974 atau nilai 000 < 0. 05 yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Dapat dikatakan secara parsial bahwa Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Debt to Equity Ratio memiliki nilai Thitung 2. 509 > Ttabel 974 atau nilai signifikan 0. 013 < 0. 05 yang berarti H 2 diterima dan H0 ditolak. Dapat dikatakan secara parsial bahwa Debt to Equity Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Return on Equity Ratio memiliki nilai Thitung -0. 245 < Ttabel 1. 974 atau nilai signifikan 0. 807 > 0. 05 yang berarti H 0 diterima dan H3 ditolak. Dapat dikatakan secara parsial bahwa Return on Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Hasil pengujian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Ukuran Perusahaan memiliki nilai Thitung 7. 376 > Ttabel 1. 974 atau nilai signifikan 0. 000 < 0. 05 yang berarti H 4 diterima dan H0 ditolak. Dapat dikatakan secara parsial bahwa Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility. Pembahasan Pengaruh Current Ratio (CR) terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Current ratio (CR) adalah rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang segera jatuh tempo dengan menggunakan total aset lancar yang tersedia. Artinya, dengan CR yang semakin besar, perusahaan semakin mampu memenuhi kewajiban lancar nya . Berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa CR memiliki pengaruh positif signifikan terhadap CSR pada perusahaan sekor properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2019-2023. Hasil ini mengindikasikan bahwa perusahaan menggunakan CSR untuk memperkuat legitimasi di mata investor dan masyarakat untuk menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sehat secara finansial tetapi juga bertanggung jawab secara sosial. Kondisi ini menerangkan bahwa hasil penelitian yang diperoleh sejalan dengan apa yang disampaikan dalam Legitimacy Theory. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan (Rahmawati & Retnani, 2. yang mengemukakan bahwa Likuiditas dengan proksi Current Ratio (CR) berpengaruh positif terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Namun berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Firdausi & Prihandana, 2. yang menyatakan Current Ratio (CR) tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Debt to Equity Ratio (DER) merupakan salah satu rasio yang digunakan untuk mengukur utang perusahaan dibandingkan dengan ekuitasnya. Penggunaan utang . dapat memberikan keuntungan berupa tax shield bagi perusahaan, tetapi juga membawa biaya terkait risiko kebangkrutan . inancial distres. Bunga utang . nterest expens. dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak, sehingga mengurangi laba sebelum pajak (EBT) dan menurunkan pajak yang dibayar perusahaan. Berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa DER memiliki dampak positif signifikan terhadap CSR pada perusahaan sekor properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode Hasil ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan utang lebih tinggi cenderung lebih aktif Pengaruh Current Ratio. Debt To Equity Ratio. Return On Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Pada Sektor Propert & Real Estate (Sagita Charolina Sihombing. Venny Piuty, dan Dina Agnesia Sihombin. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 mengomunikasikan aktivitas CSR-nya kepada pemangku kepentingan. Perusahaan dengan utang besar (DER tingg. menghadapi tekanan lebih kuat dari kreditur dan investor untuk membuktikan kelayakan operasionalnya. Pengungkapan CSR berfungsi sebagai alat legitimasi untuk mempertahankan kepercayaan dan mengurangi risiko Kondisi ini menerangkan bahwa hasil penelitian yang diperoleh sejalan dengan apa yang disampaikan dalam Trade off Theory. Hasil penelitian didukung oleh penelitian yang dilakukan (Christiawan & Muslimin, 2. yang menyatakan bahwa Leverage dengan proksi Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif terhadap Corporate Social Responsibility (CSR). Namun tidak sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Silalahi, 2. yang menyatakan debt to equity ratio tidak berpengaruh terhadap Corporate Social Responsibility (CSR). Pengaruh Return on Equity Ratio (ROE) terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Return on Equity (ROE) merupakan rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih berdasarkan modal sendiri . yang diinvestasikan oleh pemegang saham. Ketika perusahaan memiliki tingkat laba yang tinggi, perusahaan menganggap tidak perlu melaporkan hal -hal yang dapat mengganggu informasi tentang kesuksesan keuangannya sehingga perusahaan hanya fokus untuk memiliki citra yang baik dan kinerja keuangan yang baik pula untuk menarik investor. Berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa ROE secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengungkapan CSR pada perusahaan sekor properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2019-2023. Hasil ini mengindikasikan bahwa ROE yang tinggi . inerja profitabilitas bai. tidak secara otomatis mendorong perusahaan untuk lebih transparan dalam CSR. Artinya, tingkat pengembalian modal pemegang saham tidak menjadi pendorong utama praktik pengungkapan CSR di sektor ini. Kondisi ini menerangkan bahwa hasil penelitian yang diperoleh tidak sejalan dengan apa yang disampaikan dalam Legitimacy Theory. Hasil penelitian didukung oleh penelitian yang dilakukan (Hardianti, 2. yang menyatakan bahwa profitabilitas yang diukur dengan proksi ROE tidak berpengaruh terhadap CSR. Namun penelitian ini tidak didukung oleh penelitian yang dilakukan (Putri et al. , 2. yang menyatakan bahwa variabel profitabilitas (ROE) berpengaruh positif signifikan terhadap corporate social responsibility. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) Ukuran perusahaan merupakan salah satu rasio yang menggambarkan skala dan kapasitas operasional suatu entitas bisnis, yang secara umum mencerminkan besaran sumber daya, pengaruh pasar, serta kemampuan ekonomi suatu perusahaan. Perusahaan besar lebih banyak mendapat sorotan publik/pemerintah, sehingga wajib mengungkapkan CSR lebih detail untuk mempertahankan izin operasi dan reputasi. Berdasarkan hasil uji t diperoleh bahwa ukuran perusahaan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di BEI periode 2019-2023. Hasil ini mengindikasikan bahwa perusahaan besar menghadapi tekanan lebih tinggi dari regulator, investor, dan masyarakat untuk transparan dalam praktik keberlanjutan. Pengungkapan CSR menjadi alat untuk mempertahankan legitimasi Kondisi ini menerangkan bahwa hasil penelitian yang diperoleh sejalan dengan apa yang disampaikan dalam Legitimacy Theory. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan (Nurnaini & Widianto, 2. (Sunarsih & Kumarantini, 2. yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan corporate social responsibility (CSR). Namun berbeda dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Sekarwigati & Effendi, 2. yang mengemukakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap CSR. Kesimpulan dan Saran untuk Penelitian Selanjutnya Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut: . variabel Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia peride 2019-2023. variabel Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahan sektor properti dan real estate yang terdafar di Bursa Efek Indonesia peride 2019- 2023. variabel Return on Equity Ratio (ROE) tidak berpengaruh terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahan sektor properti dan real estate yang terdafar di Bursa Efek Indonesia peride 2019-2023. Variabel ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada perusahan sektor properti dan real estate yang terdafar di Bursa Efek Indonesia peride 2019-2023. Adapun saran yang diharapkan dapat berguna dan menjadi bahan pertimbangan dalam penelitian selanjutnya, yaitu antara lain: . Bagi Perusahaan. Perusahaan yang mengungkapkan aktivitas CSR agar dapat mempertahankan reputasi perusahaan dan kepercayaan publik yang baik. Begitu juga sebaliknya bagi perusahaan yang belum mengungkapkan CSR agar dapat melakukan pengungkapan CSR agar dapat menarik investor sebagai pertimbangan dalam berinvestasi, serta dapat menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Desember 2025 e-ISSN2527-8215 sekitar terkait dengan kondisi lingkungan dan sosialnya, . Bagi Investor. Investor diharapkan dapat memperhatikan dan melakukan analisis terhadap nilai audit report lag perusahaan untuk menghindari perusahaan yang sedang mengalami kondisi yang tidak bagus baik dari sisi manajemen, sosial, maupun finansial, . Bagi Akademisi dan Peneliti Selanjutnya, hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menambah wawasan baik mengenai bagaimana teori dan praktik yang terjadi untuk membuktikan ada atau tidaknya pengaruh dari Current Ratio (CR). Debt to Equity Ratio (DER). Return on Equity Ratio (ROE) dan ukuran perusahaan terhadap pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) sehingga penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan pengukuran untuk menghitung nilai CSR perusahaan dan menambah variabel berbeda yang belum diteliti dalam penelitian ini. DAFTAR RUJUKAN Christiawan. , & Muslimin. Pengaruh Return on Assets dan Debt to Equity Ratio Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 4. , 2892Ae2905. Dewi. Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan PT Smartfren Telecom. Tbk. JURNAL PENELITIAN EKONOMI AKUNTANSI (JENSI), 2. , 125Ae142. https://doi. org/10. 52166/jmacc. Dowling. , & Pfeffer. Pacific Sociological Association Organizational Legitimacy: Social Values and Organizational Behavior. Source: The Pacific Sociological Review, 18. , 122Ae136. Dwiastuti. , & Dillak. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Kebijakan Hutang, dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal ASET (Akuntansi Rise. , 11. , 137Ae146. https://doi. org/10. 17509/jaset. Fakhriah. , & Cahyaningtyas. Pengungkapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan Consumen Good Industri Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Bisnis Dan Ekonomi Asia, 16. , 220Ae228. https://doi. org/10. 32815/jibeka. Firdausi. , & Prihandana. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas, dan Leverage Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Indeks SRI KEHATI Tahun 2014-2. Jurnal Akuntansi AKUNESA, 12Ae23. https://doi. org/10. 26740/akunesa. Gledis Yovana. , & Kadir. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Pertumbuhan Perusahaan. Profitabilitas, dan Leverage Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR). Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 21. , 15Ae24. Hardianti. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Leverage dan Profitabilitas terhadap Corporate Social Responsibility. JURNAL AKUNTANSI & EKONOMI FE. UN PGRI Kediri, 9. , 605Ae610. https://doi. org/10. 37641/jiakes. Hudzafidah. Dhany. Rahmansyah. , & Bahri. The Effect of Profitability on Social Responsibility (CSR) in Indonesia: Environmental Performance as a Moderator. Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi, 13. , 103Ae113. https://doi. org/10. 30741/wiga. Kartini. Maiyarni. Tiswiyanti. Akuntansi. Ekonomi. Bisnis. , & Jambi. Pengaruh Return on Asset (ROA). Return on Equity (ROE) dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 7. , 343Ae366. https://doi. org/10. 17509/jrak. Kraus. , & Litzenberger. Optimal financial leverage. Journal of Finance, 911Ae922. Mahalistianingsih. , & Yuliandhari. Pengaruh Profitabilitas. Agresivitas Pajak dan Slack Resources Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 9. , 479Ae488. https://doi. org/10. 37641/jiakes. Mardiati. Fitriyah. , & Nurlaili. Effect of company profitability, size, and growth on corporate social responsibility disclosure in food and beverage sector companies. Enrichment : Journal of Management, 12. , 4620Ae4625. Mardiyah. Wijaya. , & Novitasari. Pengaruh Likuiditas Terhadap Return Saham Dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Mediasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Consumer Goods Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015-2. Jurnal Seminar Inovasi Majemen Bisnis Dan Akuntansi, 3. , 1Ae Nurnaini. , & Widianto. Analisis Ukuran Perusahaan . ROA. CR. Dan DER terhadap Pengungkapan CSR Pada Perusahaan Farmasi. Pendidikan Kimia PPs UNM, 9. , 1Ae29. Putri. Aditya. , & Nurdhiana. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas, dan Leverage terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 - 2017. Jurnal Ilmiah Aset, 21. , 107Ae114. https://doi. org/10. 37470/1. Pengaruh Current Ratio. Debt To Equity Ratio. Return On Equity Ratio dan Ukuran Perusahaan Terhadap Corporate Social Responsibility Pada Sektor Propert & Real Estate (Sagita Charolina Sihombing. Venny Piuty, dan Dina Agnesia Sihombin. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Rahmawati. , & Retnani. Pengaruh Leverage. Likuiditas Dan Risk Minimization Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 1Ae18. Rokhman. Dewi. , & Millatina. ProBusiness: Management Journal Journal homepage:w. org/index. php/ProBisnis. ProBusiness: Management Journal, 15. , 369Ae374. org/index. php/ProBisnis Sekarwigati. , & Effendi. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Profitabilitas, dan Likuiditas terhadap Corporate Social Responsibility Disclosure. STATERA: Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 1. , 16Ae33. https://doi. org/10. 33510/statera. Sijum. , & Dewi. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Ukuran Perusahaan dan Corporate Governance Terhadap Corporate Social Responsibility. Jurnal Akuntansi Dan Perpajakan, 7. , 62Ae71. https://doi. org/10. 26905/ap. Silalahi. Lilis Ardini Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, 6. , 1Ae18. Sunarsih. , & Kumarantini. Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Corporate Social Responsibility. Jurnal Riset Akuntansi, 8. , 80Ae87. Weber. The Theory of Social and Economic Organization. Part i. Economy and Society. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 10 No. Desember 2025