PUBLIPRENEUR POLIMEDIA: JURNAL ILMIAH JURUSAN PENERBITAN POLITEKNIK NEGERI MEDIA KREATIF Vol. No. July 2020 nAU Submitted: 2 July 2020 nAU Revised: 15 July 2020 nAU Accepted: 30 July 2020 Arduino-Based Multifunctional Rack as a HSE Learning Aid in the Polimedia Graphic Laboratory Besse Irna TawaddudAU1 Teknik Grafika Politeknik Negeri Media Kreatif PSDKU Makassar E-mail: besse. irnat@polimedia. AUABSTRACT Based on Undang-Undang Kesehatan No. 36/2009 that HSE efforts must be carried out in all workplaces including in the learning process involving humans and technology, including laboratories. HSE Learning and Environmental Management are still not applied in doing graphic practicum. The application and understanding of OSH are needed as character development for the study of Graphic Di in the 4. 0 era. This study aims to design learning aid based on Arduino Graphics so as to increase students' understanding and awareness of the application of HSE culture. The method used is Research and Development. The results of this study obtained a multifunctional rack for storage of supporting components in HSE and Environmental Management Learning in the Arduino-based Graphic Laboratory to be able to detect obstacles. Further research and testing still needs to be done. Further research and testing still needs to be done. Key word:Learning Aid. Arduino. Graphic HSE Rak Multifungsi Berbasis Arduino sebagai Alat Bantu Pembelajaran K3 di Laboratorium Grafika Polimedia ABSTRAK Berdasarkan Undang-Undang No. 36/2009 tentang kesehatan dinyatakan bahwa upaya K3 harus diselenggarakan di semua tempat kerja termasuk dalam proses pembelajaran yang melibatkan manusia dan teknologi, termasuk laboratorium. Pembelajaran K3 dan Manajemen Lingkungan masih kurang diterapkan dalam melakukan praktikum Penerapandan pemahaman K3 diperlukan sebagai AUcharacterdevelopmentAUbagi lulusan Di Grafika dalam menghadapi era 4. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu pembelajaran K3 Grafika berbasis Arduino sehingga meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang penerapan budaya K3. Metode yang digunakan adalah AUResearch dan Development. AU Hasil penelitian ini diperoleh rak multifungsi untuk penyimpanan komponen pendukung dalam pembelajaran K3 dan Manajemen Lingkungan di Laboratorium Grafika dengan berbasis Arduino untuk dapat mendeteksi Penelitian lanjutan dan testing masih masih perlu dilakukan. Kata kunci: Alat bantu pembelajaran. Arduino. K3 Grafika Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 PENDAHULUAN kecelakaan yang lebih rendahdaripada industri terkait seperti produksi kertas dan papan. Namun ada aspek catatan kesehatan dan keselamatan sektor kecelakaan terkait mesin yang tinggi . ima kali lebih tinggi daripada industri Terdapat juga risiko kesehatan yang signifikan, seperti dermatitis dan masalah lain yang terkait dengan penggunaan pelarut yang perlu dipertimbangkan (Kew, 2. Tingginya frekuensi kontak dengan beberapa peralatan percetakan, misalnya: mesin cetak, mesin sablon, alat pemotong, stapler, paku tindis, gurinda, alat pengebor, alat pengelas, besi, palu, alat pelubang, dan alat press. Selain itu, tingginya frekuensi kontak dengan beberapa bahan berbahaya percetakan, misalnya: tinta, tinner, lem, cat, dan kertas. Kondisi lingkungan kerja juga sangat mempengaruhi, kebersihan dan kerapihan tatanan bahan dan peralatan yang sebaiknya (Muflihah, ,2. Seperti pada kecelakaan kerja yang pernah terjadi di PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta meliputi terpeleset. AUshutle terbang, kejatuhan benda kerja, tersangkut mesin, terjepit mesin, dan kebakaran (Pamungkas, dkk. , 2. Dalam Undang-Undang No. 36/2009 tentang kesehatan dinyatakan diselenggarakan di semua tempat Apalagi tempat kerja yang kecelakaan kerja. Adapun Polimedia Dalam industri modern dewasa yang rumit dan pelik inikecelakaan dalam perusahaan dan penghindarannya tidak dapat diabaikan begitu saja (Mubarok,2. Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menake. Hanif Dhakiri, sepanjang tahun 2018 lalu telah terjadi 157. 313 kasus kecelakaan kerja, atau meningkat dibandingkan kasus kecelakaan kerja yang terjadi tahun 2017 sebesar 123 ribu kasus. Kecelakaan hubungan kerja disebut kecelakaan berhubung dengan hubungan kerja yang artinya kecelakaan tersebut terjadi akibat pekerjaannya baik yang terjadi di tempat kerja maupun hendak pergi/pulang dari tempat kerja (Waruwu, 2. Kecelakaan kerja tidak saja kerugian materi bagi pekerja dan pengusaha, tetapi dapat mengganggu proses produksi secara menyeluruh dan merusak lingkungan, yang pada akhirnya akan berdampak pada masyarakat luas (Fridayanti dan Rono. Penyebab utama terjadinya rendahnya kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di kalangan industri dan masyarakat (Yuliandi dan Eeng, 2. Kecelakaan kerja 88% disebabkan akibat perilaku kerja yang tidak aman . nsafe ac. , seperti tidak memakai APD, tidak mengikuti prosedur kerja, tidak mengikuti peraturan keselamatan kerja dan bekerja tidak hati-hati (Sutriono dkk, 2. Menurut statistik tahunan HSE, sektor percetakan memiliki tingkat Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 pendidikan dan pelatihan prakerja bagi mahasiswa khususnya Teknik Grafika yang akan berkecimpung dalam dunia kerja yang langsung berhadapan dengan mesin dan peralatan. Hal tersebut semakin menguatkan bahwa pembelajaran K3 dan Manajemen Lingkungan sangat Pembelajaran Manajemen Lingkungan masih kurang Padahal literasi dan aplikasi K3 penting untuk dilakukan agar kecelakaan kerja dapat diantisipasi, atau meminimalisir risiko yang didapat saat kecelakaan kerja baik saat melakukan praktikum produksi cetak maupun dalam menghadapi dunia kerja era 4. Oleh karena itu, dibutuhkan alat bantu pembelajaran yang interaktif sehingga meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang penerapan budaya K3. Alat bantu pembelajaran adalah berbagai sarana dan fasilitas yang dapat digunakan pendidik untuk memperlancar, mengefektifkan, dan mengefisienkan upaya pencapaian tujuan pendidikan oleh peserta didik (Prayitno, 2. Ada beberapa komponen yang diperlukan untuk mendukung alat bantu pembelajaran lebih interaktif yaitu memasang alat pendeteksi. Adapun komponennya antara lain Arduino. Arduino Uno R3 adalah akanmemproses input yang diberikan melalui bahasa pemrograman AUopen source sehingga akan menghasilkan outputAU. Cukup hubungkan Arduino dengan kabel USB ke PC atau Mac/Linux, jalankan sAUoftware Arduino sudah bisa untuk memprogram AUchip ATmega328. Kemudian penggunaan AUjumperAUyaitu dipergunakan untuk menghubungkan satu komponen dengan komponen lain breadboardAU(Nusyirwan dan Alfarizi, 2. K3 Grafika Penerapan bidang/industri grafika sangat erat kaitannya dengan prinsip 5S. Indonesia konsep 5S disingkat dengan 5R yaitu Ringkas. Rapi. Resik. Rawat. Rajin. Sistem 5R merupakan sistem yang berasal dari Jepang yang merupakan dasar dari segala program peningkatan mutu dan produktivitas sebuah perusahaan (Christian,2. AU5S digunakan oleh organisasi yang berasal dari lima kata Jepang. Seiri (Sor. Seiton (Atur dalam uruta. Seiso (Bersina. Seiketsu . Shitsuke . Sistem ini membantu mengatur tempat kerja untuk efisiensi dan mengurangi kegiatan yang tidak bernilai tambah dan mengoptimalkan kualitas dan produktivitas melalui pemantauan lingkungan yang terorganisir (Singh. Penerapan 5S adalah salah satu teknik untuk meningkatkan kualitas lingkungan, kesehatan, dan keselamatan di tempat kerja ( Rahman. Pemahaman dan kesadaran akan pentingnya K3 sudah sejak awal ditanamkan oleh mahasiswa agar pada saat mahasiswa mulai memasuki perkuliahan di laboratoriun dan berlanjut di semester berikutnya mereka sudah memiliki sikap dan menggunakan alat-alat saat praktik Disamping itu mahasiswa juga harus memahami lingkungan laboratorium dan sikap yang ergonomic agar terhindar dari kecelakaan kerja (Hati. AULaboratorium yang bersih akan Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 membuat jalannya praktikum lebih nyaman dan meningkatkan kualitas praktikum lebih baik (Chung, 2. Agar dapat diuji kelayakan dan keberhasilanya, sampai sejauh mana kebutuhan serta keinginan pengguna, perancangan dalam format gambar kerja dan gambar penyajian perlu diwujudkan dalam bentuk AUprototype dengan skala sesungguhnya, agar pengguna dapat merasakan langsung efek yang ditimbulkan oleh desain . isa positif, bisa negati. , pengguna dapat melihat dan mengoperasikan secara langsung konstruksi dan sistem teknis-mekanis Dalam prototype AUsangatlah penting melakukan pengerjaan, biaya, supaya nantinya desain yang dibuat sesuai dengan keinginan yang sudah ditetapkan. Pengujian kegunaan adalah proses evaluasi terhadap inovasi yang dirancang dengan berbasis pengguna. Pada tahapan ini pengguna akan berpartisipasi dan berinteraksi secara sederhana yang dihasilkan. Pengguna akan diminta untuk melakukan tugas tertentu atau hanya menjelajahinya secara bebas, sementara perilaku pengguna diamati dan dicatat untuk mengidentifikasi kelemahan desain yang menyebabkan kesalahan atau kesulitan pengguna. Setelah kelemahan desain telah diidentifikasi, rekomendasi desain diusulkan untuk meningkatkan kualitas ergonomis produk METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau AUResearch Development. Menurut Widiatmoko. Riza, dan Adi dalam penelitiannya, terdapat beberapa tahapan penelitian Research DevelopmentPenelitian menggunakan 4 tahapan, antara lain: Pencarian Pengumpulan data meliputi observasi dan studi pustaka. Data-data tersebut dianalisis dan dijabarkan secara deskriptif. Penjabaran secara deskriptif akan mempengaruhi hasil perancangan alat bantu pembelajaran K3 ini. Tahap sintesis adalah tahap dari inti permasalahan. Pada tahap ini permasalahan dan kebutuhan akan alternatif desain. Hasil analisis program merupakan dasar dalam menarik sintesis berupa simpulan-simpulan awal yang dapat dijadikan alternatif kearah perancangan. Dari sinilah proses perancangan dapat dipecah menjadi dua jalur yaitu dengan membuat skema-skema pemecahan masalah perancangan atau AUskematik desain dan di sisi lain mulai memformulasikan konsep desain yang dijadikan pengikat arah perancangan. Skematik desain dengan konsep dasar desain dapat dievaluasi sebelum dikembangkan lebih lanjut menjadi gambar-gambar HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah melalui tahapan studi literatur dan observasi kemudian mensitesis permasalahan maka diperoleh desain beserta ukuran yang sesuai dengan Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 Gambar Desain Alat Pembelajaran K3 Tampak Depan Gambar Desain Alat Bantu Pembelajaran K3 Tampak Belakang Bantu Gambar Desain Alat Pembelajaran K3 Keseluruhan Gambar Desain Alat Bantu Pembelajaran K3 Tampak Samping Bantu Alat didesain dengan 4 tingkatan rak sesuai dengan fungsi untuk mendukung pembelajaran K3 dan Manajemen Lingkungan. Alat bantu pembelajaran K3 ini berupa rak multifungsi yang terbuat dari bahan baja ringan dan plat besi dilengkapi dengan roda dan alat pendeteksi halangan berbasis Arduino. Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 Dimensi dari alat bantuAUpembelajaran ini Gambar 5. Komponen Alat Pendeteksi Halangan berbasis Arduino Gambar 6. Alat Bantu Pembelajaran K3 Berbasis Arduino Komponen untuk membuat alat pendeteksi halangan. Adapun alat dan bahan pendukung yang disediakan adalah 2 . tempat sampah, perlengkapan APD dalam produksi cetak yang terdiri dari helm AUsafetyAU, earmuff,AU respirator/masker,sarung tangan, dan baju AUsafety,AU kemudian kit P3K, serta alat pengukur faktor fisik yang terdiri dari Sound Levelmeter. Luxmeter, dan Higrometer. Berikut perancangan alat bantu pembelajaran K3 berdasarkan penelitian ini: PEMBAHASAN Penelitian ini sejalan dengan penelitian Badar Yulian menggabungkan media pembelajaran K3 peralatan kerja AUhousekeeping AUdan handphone berbasis android . obile phon. yang dapat menghasilkan sebuah aplikasi untuk membuat media pembelajaran K3 peralatan kerja housekeeping berbasis android yang dapat digunakan oleh semua karyawan baik laki-laki maupun perempuan (Badar dan Yulian, 2. Pembuatan pembelajaran terkhusus K3 dan menggunakan arduino ini juga sejalan dengan penelitian Nasrullah serta penelitian Ardhi dan Hari. Penelitian Nasrullah menyatakan AUprinsip dan cara kerja rancang bangun media pembelajaran K3 berbasis android adalah pertama, perinsip kerja sesuai fungsi dari tiap-tiap bagian APD. Kedua, smartphone dan membuka aplikasi (Keselamatan Kesehatan Kerj. (Narullah, 2. Publipreneur Polimedia: Jurnal Ilmiah Jurusan Penerbitan Politeknik Negeri Media Kreatif Vol. No. July 2020 Penelitian Ardhi dan Hari menyatakan dan system namun juga dampak bahwa AUPada perancangan prototype terhadap lingkungan (ISO, 2. robot penyedot di lantai yang sederhana di mana dilakukan dengan SIMPULAN pendekatan Metode Pengumpulan Perancangan alat bantu pembelajaran Data dengan observasi sistem AUvacuum K3 dan Manajemen Lingkungan berupa cleaner dan interview dengan pemakai rak multifungsi yang terbuat dari baja vacuum cleaner serta mencari beberapa ringan dan plat besi yang mudah literatur yang terkait baik dengan dipindahkan telah dibuat. Adapun beberapa fungsi untuk mendukung arduino dan android (Ardhi dan Hari, pembelajaran K3 dan Manajemen Alat bantu pembelajaran ini Lingkungan ini sebagai berikut: sedemikan rupa dibuat sederhana dan 1. Pembiasaan budaya K3. Alat bantu mudah digunakan. Hal ini sejalan pembelajaran ini dilengkapi dengan dengan Widiatmoko dan Adi yang alat pendeteksi halangan di lantai menyatakan bahwa gaya modern menggunakan arduino dan dilengkapi bersifat AUtimeless atau tidak mengenal dengan tempat sampah yang terdiri batasan waktu, anti histori, fungsional, dari tempat sampah anorganik . isa memiliki bentuk yang sederhana bahan baku cetak kertas dan sisa sehingga efisien dalam segala tempat plasti. dan tempat sampah B3 . inta (Widiatmoko dan Adi, 2. Selain itu atau sisa bahan kimia produksi ceta. memiliki dimensi yang sudah sesuai 2. Peningkatan kesadaran K3 dalam dengan standar ergonomi, seperti pada bekerja. Alat bantu pembelajaran ini penelitian Ng yang merancang rak dilengkapi untuk pelindung diri (APD) dan dilengkapi yang dengan poster K3 dalam bekerja menggabungkan semua solusi untuk 3. Penanggulangan dini dampak K3. celah/kekurangan / kekurangan dalam Alat bantu pembelajaran K3 ini ergonomis (Ng, 2. Hal tersebut juga dilengkapi dengan rak penyimpanan penelitian alat-alat pengukur faktor fisik serta kit Asthonkar. Furnitur hemat ruang yang P3K. Rekomendasi dari penelitian ini produk inovatif yang memiliki banyak adalah perlu dilakukan penelitian lebih peluang untuk pengembangan di masa lanjut . Tindakan testing berulang juga depan, dan pasar potensial yang sangat patut dipertimbangkan. besar di kota-kota besar (Asthonkar. Penelitian turut DAFTAR PUSTAKA