STRATEGI DAKWAH POPULER HANAN ATTAKI TENTANG CINTA DAN ISLAMISME Ahmad Taufiqur Rohman Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ahmadtaufiq102@gmail. Abs trac t This paper examines the new Islamic promoter Hanan Attaki who can spread his Islamism through various media, especially in his Youtube account. This paper aims to describe the spread of popular Islamism as a defense to self fortify from western popular culture, and this distribution is greatly facilitated by This article becomes essential because it shows the spread of Islamism in Indonesia that characterized by motivation and self-development, so that be able to entertain and embrace the youth. The spread of Islamism shows that religion does not want to be placed in private space, but also public space. At the end of this session, it was concluded that the spread of popular Islamism among young people aims to form the justification of the ideal type of Muslim youth today. Abstrak Artikel ini menelaah promotor keislaman baru. Hanan Attaki, yang mampu menyebarkan islamismenya melalui beragam media, terutama akun Youtube. Artikel ini bertujuan untuk menelaah penyebaran islamisme populer sebagai bentuk pertahanan guna membentengi diri dari distribusi kebudayaan populer Barat yang dengan masif difasilitasi oleh demokrasi. Artikel ini penting karena menunjukkan penyebaran islamisme di Indonesia yang ditandai oleh motivasi dan pengembangan diri, sehingga dapat menghibur serta merangkul kaum muda. Penyebaran islamisme memperlihatkan bahwa agama tidak ingin ditempatkan di dalam ruang privat, namun juga di ruang Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 Pada bagian akhir, disimpulkan bahwa penyebaran islamisme populer di antara generasi muda bertujuan untuk membentuk justifikasi tipe ideal Muslim saat ini. Kata kunci: Hanan Attaki, islamisme populer, cinta, self-motivation. DOI: 10. 24239/al-mishbah. Vol14. Iss2. Pendahuluan Artikel ini berawal dari ketidaksengajaan penulis ketika berkunjung ke rumah kos salah seorang teman. Setiap kali berkunjung, mereka suka mendengarkan pengajian yang awalnya tidak saya kenali. Wacana pengajian tersebut terdengar menarik. Namun, dari waktu ke waktu, saya menyimak bahwa wacana yang digemakan terbatas persolan cinta dan pacaran setelah nikah. Promotor tersebut mampu membungkus wacana keislaman dengan sebuah alur cerita atau kisah yang menarik untuk didengar, terutama bagi kaum muda, seperti profil Nabi Muhammad saw. sebagai contoh tauladan yang romantis, yang dapat ditiru oleh anakanak muda. 1 Penanaman ideologi secara halus dengan bingkisan yang menarik sesuai dengan ambisi, keinginan, cita-cita, atau tujuan kaum muda. Hal ini menjadi sebuah strategi politik sebaran ideologi dan politik identitas. Kedatangan Islam di Indonesia memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat, baik politik, sosial, maupun budaya. Secara garis besar, model keislaman di Indonesia dapat dibagi ke dalam dua jenis, yakni Islam kultural dan Islam politik (Islamism. Meski terbilang bahwa kompetisi perpolitikan dimenangkan oleh Islam kultural, namun wacana Islamisme yang berkembang di berbagai platform media terkini cukup mendapatkan perhatian. Salah satu Pengamatan penulis terhadap ceramah-ceramah Hanan Attaki yang diunggah di Youtube. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. penyebab ketertarikan pada islamisme adalah referensi nilai-nilai keislaman kelompok ini lebih mudah didapatkan ketimbang Islam Pada era Orde Baru. Islam dijadikan sebagai wilayah perpolitikan oleh penguasa, sehingga Islam berfungsi sebagai alat meligitimasi kekuasaan. Di era tersebut negara ikut mengontrol aktifitas diskursus keagamaan, terutama Islam, yang beredar di Setelah jatuhnya era Orde Baru, wacana demokrasi ditegakkan sebagai sistem Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Keputusan ini telah membuka pintu kebebasan dalam beragama dan berpendapat yang, pada kelanjutannya, turut berpengaruh pada kemunculan beragam aliran-aliran keislaman yang secara bebas mengekspresikan gagasan-gagasan pasial melalui berbagai media. Beberapas studi keislaman terbaru dilakukan dengan mengambil topik-topik tertentu sebagai pilihannya, seperti keislaman pemuda yang bersinggungan dengan isu promotor keislaman, literatur, kesalehan, organisasi pergerakan, identitas, dan politik. Analisis terkait aktifitas gerakan dakwah terbaca dalam tulisan Sabrini dan Hariyanti yang menelaah Hanan Attaki dalam membentuk komunitas gerakan pemuda hijrah di Bandung (SHIFT). Dengan kepiawaian dalam meramu strategi komunikasi, kreatifitas pemuda hijrah, partisipasi, dan valuasinya, artikel ini memperlihatkan Noorhaidi Hasan dan Irfan Abubakar . Islam di Ruang Publik: Politik Identitas dan Masa Depan Demokrasi di Indonesia (Jakarta: CSRC UIN Syarif Hidayatullah, 2. , 1-2. Robert W. Hefner. Islamisasi Kapitalisme: Tentang Pembentukan Bank Islam Pertama di Indonesia, dalam Mark R. Woodward . Jalan Baru Islam: Memetakan Paradigma Mutakhir Islam Indonesia (Bandung: Mizan, 1. , 265-267. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 keberhasilan strategi dakwah gerakan pemuda hijrah. 4 Hew Wai Weng mengkaji gaya pendekatan dakwah Felix Siauw melalui media sosial yang bersifat entertaining namun, di saat yang sama, konservatif, kasual tetapi dogmatis, personal bila bersinggungan dengan politik, serta dengan cakupan audiens yang luas dan 5 Studi yang dilakukan oleh Najib Kailani pada siswa-siswa Sekolah Menengah Umum yang aktif terlibat pada kegiatan Rohis di Yogyakarta di tahun 2008-2009 menunjukkan bahwa persebaran budaya pop di Indonesia berdampak pada kepanikan moral . oral panic. yang memunculkan reaksi budaya pop tandingan di kalangan anak muda. Artikel ini merupakan lanjutan dari studi sebelumnya berkaitan dengan strategi dakwah, gaya dan pendekatan dakwah, serta kemunculan budaya pop sebagai respon terhadap pergerakan Islam untuk mentengi diri melalui budaya pop tandingan dengan fokus pada sosok Hanan Attaki yang diposisikan sebagai promotor Islam Islamisme populer pada Era Reformasi di Indonesia difasilitas oleh sistem demokrasi. Penyebaran melalui story telling, motivasi, dan pengembangan diri menjadi alasan generasi muda untuk mempertahankan kesalehan dan, di saat yang sama, berhadap Ghasani Nur Sabrina dan Puji Hariyanti. AuKreatifitas Komunikasi Dakwah partisipatif Komunitas Shift Bandung,Ay DSpace Universitas Islam Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Seri 8: Mewujudkan Masyarakat Madani Insani. Februari https://dspace. id/handle/123456789/11452. Hew Wai Weng. AuThe Art Of Dakwah: Social Media. Visual Persuasion and the Islamist Propagation of Felix Siauw,Ay Indonesia and the Malay Word 46, no. 134 (Februari 2. : 61-79. Najib Kailani. AuKepanikan Moral dan Dakwah Islam Populer (Membaca Fenomena AoRohisAo di Indonesi. ,Ay Analisis: Jurnal Studi Keislaman (Juni http://dx. org/10. 42042/analisis. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. langsung dengan kebudayaan populer yang berasal dari Barat. Pendekatan Islamisme yang lentur tersebut menjadi motivasi tersendiri serta hiburan kasual bagi generasi muda. Islamisme. Post Islamisme, dan Islamisme Populer Islamisme merupakan suatu istilah kontroversial dan memiliki beragam definisi. Islamisme dapat dimaknai sebagai suatu gerakan yang melibatkan individu atau kelompok menuju ideologi yang Islamisme juga identik dengan sebuah gerakan yang tidak hanya mengarah pada keimanan atau gejala keagamaan untuk mendekatkan kepada Tuhan, melainkan dapat menjadi sebuah fenomena sosial politik yang melakukan gerakan dengan impian terbentuknya negara Islam atau khilafah. 7 Temuan Asef Bayat terkait gerakan Islamisme di beberapa negara menunjukkan bahwa, meski Islamisme merupakan respon terhadap globalisasi, namun mempunyai ciri yang berbeda. Islamisme di Mesir, misalnya, bergerak dari bawah ke atas . ottom u. , sedangkan Iran sebaliknya . op Gerakan Islamisme di Mesir ditandai oleh perang yang berlarutlarut antara gerakan Islamisme militan, terutama oleh golongan Jihad Islam dan Jamaah Islamiyah yang diikuti bentrokan antara Islamisme dengan kekuatan pemerintah yang menyebabkan jatuhnya banyak Perkembangan Islamisme juga ditandai dengan pertumbuhan masjid yang swasta sejumlah 40. 000 atau meningkat Sebaliknya, jumlah masjid yang dikontrol pemerintah berjumlah 40%. Demikian juga, jumlah asosiasi Islam yang tumbuh Noorhaidi Hasan. Pendahuluan: Menuju Islamisme Populer, dalam Noorhaidi Hasan . Literatur Keislaman Generasi Melenial, (Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2. , 12. Asef Bayat. Making Islam Democratic: Social Movements and the Post-Islamist Turn Stanford (California: Stanford University Press, 2. , 90. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 di atas 100% atau lebih dari 4000 asosiasi yang diiringi dengan peningkatan produksi dan penjualan kaset, buku, pamflet keislaman. Ideologi Islamisme di Mesir menyebar hingga ke akar rumput. Gagasan tentang Islam sebagai solusi menjadi ideologi kuat masyarakat Mesir. Pada era 1970-an gerakan aktivis Islam eksis di berbagai lembaga sipil, media masa, pendidikan formal, dan pelayanan sosial masyarakat. Pada tahun 1980-an Ikhwanul Muslimin menguasai perhimpunan profesional utama di Mesir dan menciptakan perusahaan investasi Islam yang mampu mensubsidi kelompok berpendapatan rendah. Berbagai bentuk kekuatan sosialkapital tersebut berhasil membangkitkan gerakan Islamisme di Mesir. Berbeda dengan Mesir, pemerintah Iran menerapkan kontrol negara secara ketat serta memberlakukan syariat dan hukum Islam. Sifat negara yang kaku, ofensif, dan tidak demokratis mendapatkan protes dari masyarakat Iran yang merasa terkekang dan gerakgeriknya senantiasa dipantau oleh negara. Lingkungan kampus di Iran menunjukkan perubahan ideologi pergerakan mahasiswa Islam yang memiliki paham Islamisme. Kemunculan DTV sebagai salah satu bentuk gerakan mahasiswa, yang sebelumnya mendukung kebijakan negara, menyebarkan paham Islamisme dengan melakukan terhadap pandangan-pandangan tentang Islam yang menyuarakan kebebasan, partisipasi publik yang demokratis, serta kebebasan mahasiswa dan guru. Partisipasi perempuan di ruang publik Iran memperlihatkan peningkatan sebesar 40 persen antara tahun 1970-1986. Peningkatan ini diikuti dengan peningkatan angka pembagian kerja perempuan di kota, dari 8,8 persen menjadi 11,3 persen. Kebijakan diskriminatif terhadap perempuan di Iran mengalami penurunan. Aturan-aturan kaku, misalnya hukuman penjara 10 hari hingga 2 bulan bagi perempuan yang memperlihatkan rambut sepanjang 10 inci. Ibid. , 77-79. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. mendapatkan perlawanan keras dari kaum perempuan melalui beragam bentuk, seperti publikasi majalah-majalah perempuan. Oleh Bayat, gerakan Islamisme di atas disebut dengan istilah Post Islamisme. Islamisme populer, menurut gagasan Muller dalam Hasan, menjelaskan karakter dinamis Islamisme itu sendiri, karena keterkaitannya dengan generasi muda sebagai pilar gerakan Islam yang cenderung sebagai golongan paling progresif, idealis, berani dan mampu menghasilkan perubahan. Mereka bergerak bebas dan tidak ragu untuk menggeser orientasi politik yang ada, meninggalkan hasrat mewujudkan negara Islam menuju keinginan untuk mendialogkan Islam dengan modernintas. Islam dan Ruang Publik Kelembagaan atau komunitas berbsis agama merupakan sebuah ekspresi sebagai wujud memperlihatkan identitas keagamaan yang dekat dengan politik dan gerakan sosial. 12 Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) adalah salah satu ormas paham ideologi tertentu yang dibubarkan tahun 2017. Sejumlah kajian menunjukkan bahwa pembubaran HTI oleh pemerintah ditetapkan karena adanya indikasi organisasi ini sebagai kelompok Islamisme yang mempunyai keinginan mewujudkan Khilafah sebagai praktik politik Islam dengan mengganti nilai demokrasi Pancasila sebagai dasar negara. Dengan alasan untuk mempertahankan NKRI, negara memutuskan untuk Ibid. , 104-138. Noorhaidi Hasan. Pendahuluan: Menuju Islamisme Populer, 18. Noorhaidi Hasan dan Irfan Abubakar . Islam di Ruang Publik. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 membubarkan HTI dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah pengganti Undang-Undang No. 2/2017. Identitas keislaman tidak dapat dipisahkan dari ruang publik dan diskursus agama di Indonesia. Identitas keislaman terafiliasi di dalam berbagai bentuk, seperti lembaga Islam. LSM Islam, sekolah Islam, rumah sakit Islam dan lain sebagainya. Selain itu, kontestasi antara Islam politik (Islamism. dan Islam kultural serta kebijakankebijakan pemerintah yang ikut merespon persoalan agama, di mana hal ini mendapatkan penolakan karena dianggap sebagai bagian dari upaya privatiasasi agama menunjukkan bahwa sekularisasi bukan merupakan elemen yang diharuskan dari modernitas. Dengan kata lain, seorang atau kelompok yang ingin menjadi modern tidak harus menjadi sekular terlebih dahulu. Pada era demokrasi, wacana Islamisme cenderung sulit dihentikan meski disertai dengan kebijakan pembubaran lembaga semisal HTI yang berbadan hukum yang sebagai rumah bagi kalangan ideolog. 15 Pasca pembubaran HTI. Islamisme di Indonesia berkembang melalui wacana unik yang dibawakan sejumlah promotor Islam. Menurut penelitian sebelumnya, ideologi yang mengarah pada Islamisme di Indonesia berkembang sangat apik dalam bentuk literatur keislaman yang digemari para pemuda, seperti novel yang berjudul Beyond the Inspiration. Muhammad al-Fatih 1453 dan The Art of Dakwah yang ditulis oleh salah seorang promotor Islam populer. Felix Y. Siauw. Kedua novel tersebut Prianter Jaya Hairi. AuLandasan Hukum Rencana Pembubaran Organisasi Kemasyarakatan,Ay Majalah Info Singkat. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI 9, no. 10 (Mei 2. : 2. Jose Casanova. Public Religions in the Modern World (Chicago: University of Chicago Press, 1. , 5. Erni Sari Dwi Devi Lubis dan MaAoarif Jamuin. AuInfiltrasi Pemikiran dan Gerakan HTI Di Indonesia,Ay Suhuf: Pengembangan Kajian Keislaman 27, no. 2 (November 2. : 158-168. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. mempunyai penekanan terhadap sentralitas khilafah sebagai ajaran Islam, meskipun pada tulisannya yang lain, seperti Udah Putusin Aja dan Yuk Berhijab. Felix tidak memasukkan konten ideologis, melainkan sekeadar penafsiran-penafsiran moral yang konservatif. Seperti yang diungkapkan oleh Munirul Ikhwan, wacana Islamisme dengan literatur yang berbicara tentang pakaian perempuan muslim, motivasi keislaman, dan hukum hubungan muda-mudi tidak secara eksplisit memuat narasi politik. Namun, wacana keislaman dapat dikategorikan ke dalam kategori politik Muslim ketika wacana tersebut berbentuk simbol keagamaan. Islamisme yang berkembang di Indonesia tidak bersifat kaku, tidak fundamentalis, dan tidak radikal dengan wajah baru lebih Secara umum. Islamisme ini terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu Islamisme jihadis, dakwais dan politis. 17 Dari aspek wacana. Islamisme populer mewakili tiga kategori gagasan, yakni taAurArA yang dominan dengan ajakan kepada masyarakat untuk berjuang merevitalisasi khilafah sebagai jalan untuk mengembalikan kejayaan Islam. kedua, gagasan tarbiyah yang dipopulerkan oleh gerakan Ikhwanul Muslimin di Mesir. dan yang terakhir, adalah salafi yang menawarkan gagasan identitas dan otoritas dengan merujuk secara langsung kepada sumber-sumber utama Islam, yakni Alquran dan Penulis menggunakan ketiga wacana keislaman ini dalam menganalisis tema-tema yang ditawarkan oleh Hanan Attaki generasi muda di Indonesia. Munirul Ikhwan. Produksi Wacana Islam. di Indonesia: Revitalisasi Islam Publik dan Politik, dalam Noorhaidi Hasan . Literatur Keislaman Generasi Melenial (Yogyakarta: Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2. , 101-102. Noorhaidi Hasan dan Irfan Abubakar . Islam di Ruang Publik. Noorhaidi Hasan. Pendahuluan: Menuju Islamisme Populer, 2-11. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 Biografi dan Gaya Dakwah Hanan Attaki Hanan Attaki adalah penceramah yang berasal dari Aceh. dikenal sebagai pendiri gerakan Pemudah Hijrah, di mana ceramahnya banyak beredar di Youtube dan sukses mendapatkan banyak audiens daring. Dilahirkan pada tanggal 31 Desember 1981, masa sejak kecilnya tercatat sebagai pribadi yang taat beragama. menyelesaikan pendidikan di Pondok Pesantren Ruhul Islam Banda Aceh lalu mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Mesir. Karena prestasinya di bidang tilawah Alquran, di Mesir, ia kuliah di Fakultas Ushuluddin dengan Jurusan Tafsir Alquran. Selama kuliah, ia aktif di beberapa komunitas, seperti kelompok studi Alquran dan ilmu-ilmu Islam. Selain itu, ia pernah bertindak sebagai pimpinan redaksi buletin Salsabila yang dipimpin oleh beberapa tokoh Ikhwanuul Muslimin Mesir. 19 Asef Bayat mencatat bahwa Ikhwanul Muslimin adalah suatu gerakan atau lembaga yang berperan aktif dalam penyebaran paham Islamisme di Mesir sejak tahun 1990-an hingga mampu mengusai bagian-bagian terpenting perpolitikan negara. 20 Noorhaidi Hasan juga menjelaskan bahwa, di Indonesia, persebaran ideologi Ikhwanul Muslimin melalui pintu tokoh-tokoh Masyumi, yaitu partai politik Islam yang pertama kali bediri yang kemudian memilih jalur dakwah sebagai alternatif karena kegagalan politik di era Orde Baru. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) yang berdiri pada tahun 1967 merupakan perwakilan resmi persebaran ideologi Ikhwanul Muslimin. Ketika di Mesir. Hanan Attaki pernah terpilih sebagai Qori terbaik Fajar TV dan mengisi acara tilawah di Fajar TV dan Iqro TV. AuProfil dan Biografi Ustadz Hanan Attaki Ae Pendiri Pemuda Hijrah,Ay Biografiku. Februari, https://w. com/biografi-dan-profil-lengkap-ustadz-hanan-attakipendiri-pemuda-hijrah/. Asef Bayat. Making Islam Democratic, 80. Noorhaidi Hasan. Pendahuluan: Menuju Islamisme Populer, 5-6. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. Saat ini Ia tinggal di Bandung dan menjalankan aktifitas kesehariannya, ia mengajar di SQT Habiburrahman dan Jendela Hati, serta menjadi Direktur Rumah QurAoan Masjid Salman ITB, yakni lokasi yang sama dengan Muhammad Natsir ketika mengembangkan DDII. 22 Di luar aktifitas tersebut. Hanan Attaki juga kerap mengisi ceramah keislaman di Masjid Trans Studio Bandung. Ia mendirikan gerakan Pemudah Hijrah pada bulan Maret 2015 yang kemudian ia jadikan sebagai saluran dakwahnya. Gerakan ini aktif dan memiliki akun-akun media sosial seperti Instagram. Facebook dan Twitter dengan jumlah pengikut yang tidak sedikit. Hanan Attaki dikenal dengan konten dakwah di sekitar wacana cinta, kemudahan menikah, serta taaruf. Dalam menjalankan aktifitas dakwahnya, ia kerap tampil dengan gaya kasual khas anak muda, seperti baju berkerah, kemeja kotak-kotak, kaos yang dilapisi jaket, atau baju batik. Salah satu gaya penampilan yang khas dari Hanan Attaki adalah kecenderungannya menggunakan topi jenis kupluk atau Beanie, kacamata berbingkai kotak, berjanggut, dan berkumis tipis. Pilihan penampilan ini membedakan Hanan Attaki dengan dai-dai kondang lainnya di Indonesia, seperti Yusuf Mansur dan Abdullah Gymnastiar yang kerap berpenampilan resmi, semisal mengenakan jas, gamis, kopiah, atau serban. Tidak seperti kedua penceramah terakhir yang memiliki jamaah yang berasal dari kalangan Muslim urban atau kelas menengah ke atas, penikmat ceramah Hanan Attaki mayoritas berasal dari kalangan anak muda yang termasuk dalam kategori generasi milenial yang lahir di antara tahun 1980-an dan 2000-an. Kehadiran Hanan Attaki di ruang publik melahirkan segmentasi baru di kalangan anak muda yang tertarik dengan pesan-pesan keislaman. Kemampuannya menarik minat anak muda, selain dari sisi penampilan, juga tidak bisa dilepaskan dari kemampuan Hanan Attaki dalam mengemas konten Ibid. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 dakwahnya dalam bahasa dan teknik penyampaian yang khas ala generasi muda. Kompetensi ini ditambah dengan pilihannya untuk merespon isu-isu sosial dan budaya generasi milenial, seperti kepanikan moral akibat pergaulan bebas atau ketidakpastian terhadap masa depan. Berdasarkan pengamatan pada saluran Shift Media yang memuat ceramah-ceramah Hanan Attaki di Youtube, 23 pengikut Hanan Attaki pada umumnya berasal dari kalangan muda yang memiliki latar belakang organisasi keislaman serta memiliki kemiripan ideologi, seperti Lembaga Dakwah Kampus (LDK). Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan HTI. Di luar kemiripan ideologi dan organisasi, terdapat generasi muda, baik laki-laki maupun perempuan, yang mengalami kegagalan dalam hubungan cinta, mengaku tertarik, menemukan kenyamanan, serta mendapatkan solusi kehidupan dari dalam ceramah-ceramah Hanan Attaki. Topik-Topik Islamisme Populer Hanan Attaki Cinta dan kejayaan Islam merupakan dua tema populer yang kerap dikemukakan oleh Hanan Attaki, meski kedua tema ini disampaikan dengan bermacam-macam cara dan teknik Bagi Hanan Attaki, cinta merupakan faktor esensial dalam kehidupan manusia. Dalam hal ini, ia membagi tema kecintaan manusia ke dalam tiga tipologi, yakni cinta kepada Allah, cinta kepada pasangan hidup, dan cinta kepada idola tertentu. Menurutnya, kualitas cinta yang tertinggi dalam pandangan Islam adalah rasa cinta kepada Allah dan Rasulullah. Tidak ada kecintaan yang boleh melebihi kualitas cinta kepada Allah dan Nabi Muhammad. Agar umat Islam tidak menyalahi normatifitas cinta yang Pengamatan terhadap ceramah-ceramah Hanan Attaki yang diunggah pada saluran Youtube Shift Media dilakukan pada bulan Januari A. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. sesuai syariat, maka kecintaan terhadap siapapun dan apapun niscaya dibarengi dengan cinta karena Allah. Seseorang yang mencintai orang lain, dalam pandangannya, semestinya meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah sekaligus semakin mendekatkan kepada Allah. Cinta merupakan tema yang digemari dan sering didisukusi oleh generasi muda yang diangkat menjadi tema ceramah keagamaan oleh Hanan Attaki. Bagiya, cinta memiliki keterkaitan dengan ibadah spiritual Muslim. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa cinta yang belum dihalalkan lewat pernikahan akan mengganggu kualitas kesalehan dalam beribadah. Beberapa kali, di dalam ceramahnya. Hanan Attaki membangun dialog dengan audiensnya perihal cinta dengan menanyakan apakah menyukai atau mencintai seseorang yang mampu menjadi penyebab peningkatan kesalehan atau kekhusyukan dalam beribadah. Pada kesempatan yang lain, ia mengkonfirmasi perihal ibadah yang tidak khusyuk akibat memikirkan seseorang yang dicintai. Dalam diskusi seperti ini, lazimnya, ia menganjurkan kepada para pemuda untuk segera menikah agar terhindar dari maksiat. Saya kepengen bahas malam ini tentang satu bentuk cinta yang makin bertambah cinta itu makin tough. Makin bertambah cinta itu, makin bertambah kesabarannya. Makin bertambah cinta itu, makin jujur dan tulus dalam berbuat kebaikan. Makin bertambah rasa cinta itu, maka kita makin bermanfaat buat orang banyak. Makin bertambah rasa cinta itu, kita makin berani berkorban. Makin bertambah rasa cinta itu kita semakin khusyuk dalam Pernah enggak ngerasain, gara-gara cinta, salat enggak khusyuk? Pernah enggak? Gara-gara lagi mikirin tentang seorang laki-laki atau tentang seorang perempuan salat jadi enggak khusyuk? Pernah enggak? Yang di bawah sini nih, yang di lantai, satu gara-gara mikirin laki-laki jadi enggak khusyuk salat, pernah? Bahaya kalau pernah. Pernah nggak gara-gara mikirin cewek, ada Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 satu sosok wanita yang kita banget terus jadi enggak khusyuk salat? Malu? Kalau saya sih pernah. Malah sering. Gara-gara mikirin perasaan kepada seorang cewek, jadi enggak nyaman salatnya nih. Gara-gara habis ngelihat foto cewek, jadi enggak nyaman salatnya. Saya mah sering banget kayak gitu, dan cewek itu adalah istri saya sendiri. Enak yah, enggak perlu malu-malu. Makanya, nikah! 24 Hanan Attaki beraggapan bahwa hubungan cinta yang belum sesuai syariah dan diresmikan melalui pernikahan adalah talbAs atau tipu daya Iblis yang dibungkus dengan hasrat untuk beribadah. berpendapat bahwa hubungan cinta yang demikian, walaupun romantis dan mengajak pada kebaikan, akan berujung pada hilangnya keinginan beribadah. Gara-gara lagi ada masalah sama cewek yang kita sayangin, salat enggak khusyuk. Malah agak-agak terkesan telmi gitu. Pas orang ngomong, kita ya, ya, ya. Tapi kita enggak konsen lagi mikirin yang lain. Kenapa makin besar rasa cinta kita pada seseorang, kalau terganggu sedikit, buat kita enggak khusyuk dalam salat. Bahkan, semakin besar dan menggebu-gebunya perasaan kita pada seseorang yang belum halal, maka buat kita enggak khusyuk dalam salat. Saya enggak percaya kalau ada orang bilang. AuSejak ketemu dia, saya jadi lebih khusyuk dalam salat, bisa tahajud. Ini namanya talbis. Tahu talbAs? TalbAs itu kalau dalam bahasa kita tipu daya Iblis. Dia bikin cinta yang terkesan syariah. Mana cinta yang terkesan syariat? Cinta yang dibumbui dengan nasihat untuk tahajud, cinta yang dibumbui dengan nasihat untuk baca Alquran, cinta yang dibumbui dengan. AuIkut taklim bareng, yuk!Ay Gitu nunggu di mana? Di persimpangan itu. Saya enggak bawa Ya, udah, bareng aja. Masih mending kalau naik Hanan Attaki. AuCinta Karena Hati atau Nafsu,Ay 3 Januari, 2019, blog & orang, 51:45, https://w. com/watch?v=U7_h-EDQoPU. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. motor, kelihatan orang. Kalau naik mobil, enggak kelihatan siapasiapa, apalagi kaca-kacanya itu pada anti sensor. Nah, ini awalnya sih pengen ikut taklim, pengen bangunin tahajud, tilawah Alquran. Sudah sampai juz mana? Sampai juz 20. Kamu dimana? Ini artinya cinta-cinta yang dibumbui dengan religi. Saya enggak ngomong baik atau buruk. Cuman cinta yang kayak gini biasanya agak modus. Hanya ketika pacaran doang bisa kayak gitu. Udah selesai, nanti udah halal, udah nikah. Kalau dia bukan karena Allah, itu akan berubah. Pasti, kayak gitu. Melalui penjelasan di atas. Hanan Attaki tampak ingin membangun argumen mengenai larangan kepada generasi muda untuk berhubungan dengan lawan jenis sebelum menikah. mengembangkan argumen ini dengan konsep talbAs atau sesuatu yang terlihat seolah-olah sesuai dengan syariat. Ketika menggambarkan relasi antara laki-laki dan perempuan pasca pernikahan. Hanan Attaki mengemukakan contoh rumah kemesraan di tengah tangga Rasulullah saw. Nanti, akan ada sekelompok manusia yang akan dikasih oleh Allah naungan berupa tempat berteduh atau ibaratnya ruangan yang sejuk, kendaraan yang nyaman di hari ketika tidak ada lagi tempat berteduh kecuali di bawah naungan Allah. Kalau kita sekarang panas-panasan, kita bersembunyi di bawah tenda. Panasnya padang mahsyar seakan-akan matahari di atas kepala Bahkan seorang pasangan, seorang suami, seorang ibu, pada hari itu tidak akan memberikan naungan kepada kita. Ketika kita sekarang jalan sama pasangan dan cuma bawa satu topi dan keadaannya panas, maka kira-kira topi itu mau dikasih ke pasangannya atau dipakai sendiri? Cowok yang keren itu, kalau manis ia berbagi dengan pasangannya, kalau asin itu dimakan Hanan Attaki. AuCinta Karena Hati atau Nafsu,Ay 3 Januari, 2019, blog & orang, 51:45, https://w. com/watch?v=U7_h-EDQoPU. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 Diibaratkan seperti Rasulullah. Ketika AoAisyah membuatkan minuman untuk Nabi Muhammad. Nabi itu kalau minum selalu berbagi dengan Aisyah. Separuh Beliau minum, separuh lagi untuk Aisyah. Tapi, pas kebetulan Aisyah salah mengambil gula, ketukar dengan garam. Nabi meminum semua minumannya tidak menyisahkan untuk Aisyah. Dalam kesempatan ceramah tentang hari kiamat. Hanan Attaki tampak serius menjelaskan kehidupan setelah mati serta mengilustrasikan kondisi di padang mahsyar, di mana manusia dibangkitkan dan matahari berjarak hanya satu jengkal di atas Meski serius, ia bisa saja beralih seketika ke kisah cinta romantis yang diambil dari kisah keluarga Nabi Muhammad saw. Hanan Attaki tampak sangat memahami psikologi kaum muda sebagai obyek dakwah yang selalu tertarik dengan tema-tema di sekitar percintaan dan memposisikan Nabi Muhammad saw. profil utama di setiap kisah cinta. Syariat Islam ia sampaikan secara sederhana dengan penekanan pada doktrim tentang kemudahan dalam menjalankan perintah Tuhan. Sebagai wakil dari Islamisme populer di Indonesia. Hanan Attaki turut menyuarakan perlawanan terhadap kebudayaan Barat. Baginya, menikah di usia muda merupakan salah satu solusi agar terhindar dari budaya yang diaggap dapat meruskan moral umat Islam. Dalam ceramah-ceramahnya. Hanan Attaku turut menyoroti perilaku anak muda yang kerap memuliakan atau mencintai idolaidola, baik dari kalangan penyanyi, artis, dan sejenisnya. Dalam pandangannya, pengidolaan terhadap publik figur adalah terlarang di dalam ajaran Islam serta diberi ganjaran dosa yang besar. Hanan Attaki AuMarhaban Ya Ramadhan Ae Ust Hanan Attaki. Lc,Ay 3 Februari 52:33, https://w. com/watch?v=HdS-dj-36J0&feature=youtu. Rohman. Strategi Dakwah Populer Hanan Attaki. Bagaimana kalau kita mencintai idola-idola justru membuat hati kita terganggu. Khusyuk kita menjadi berkurang. Mencintai seseorang yang kemudian kita tiru perilakunya yang tidak baik berarti bukan karena Allah. Misalnya, ikut konser penyanyi yang keren, ngetop, udah gitu seksi lagi, suaranya bagus, suaranya berat banget. Pas kita nonton konsernya, histeris. Jangankan itu histeris, ketika suaminya meninggal aja dilarang. itu kan namanya meratapi mayat. Itu enggak boleh, termasuk dosa besar. Apalagi histeris kepada orang-orang yang manggung bukan siapa-siapa Lah, ini cinta ini pasti bukan karena Allah. Pada kesempatan yang lain. Hanan Attaki menjelaskan bahwa hiburan dalam format konser memiliki status hukum mubah. 27 Akan tetapi, perilaku histeris terhadap idola merupakan dosa besar. Dalam kasus ini. Hanan Attaki tampak terbuka dalam menyatakan pendapatnya sebagai bentuk pelawanan terhadap kebudayaan pop yang datang dari Barat. Selain tentang cinta, promosi Islamisme populer yang dilakukan oleh Hanan Attaki turut menyinggung isu politik dan kejayaan Islam. Dalam pandangannya, kejayaan Islam dapat dinyatakan ketika agama telah menjadi rahmat bagi alam semesta . aAumah li alAoAlamA. ini telah menguasai dunia, baik di Timur maupun di Barat. Bagaimana Rasulullah saw. itu merencanakan dakwah ini step by step, sangat luar biasa dan kadang-kadang mencoba dan ternyata tidak pas lalu mengganti step yang lain dengan strategi yang lain. Terus berusaha menggali cara-cara yang terbaik agar dakwah ini mencapai titik kemenangannya. Apa titik kemenangan dakwah ini? Titik kemenangan dakwah ini adalah ketika Islam sudah menjadi raAumah li al-AoAlamAn, menguasai alam, mendapat kekuasaan atas Timur dan Barat. Romawi. Persia. Yaman, dan Eva Iryani. AuHukum Islam Demokrasi dan Hak Asasi Manusia,Ay Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi 17, no. 2 (Juli 2. : 24-31. Al-Mishbah. Volume 14. Nomor 2. Juli-Desember 2018: 105-124 Syam. Itulah puncak dari kekuasaan yang kita kenal dengan istilah Pernyataan Hanan Attaki di atas memperlihatkan bahwa Islam yang raAumah li al-AoAlamAn dalam pengertiannya berbeda dengan yang dipahami oleh kelompok Islam kultural. Bagi kelompok yang terakhir ini, visi raAumah li al-AoAlamAn bukan dalam pengertian penegakan khilafah atau negara Islam, karena yang terpenting adalah hak-hak umat Islam dalam menjalankan nilai-nilai ajarannya di dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan Hanan Attaki adalah dai tipe baru dalam dinamika dakwah di Indonesia lewat penampilannya yang mewakili ciri generasi muda sebagai audiens utamanya. Pesan-pesan di dalam ceramah Hanan Attaki tergolong di dalam Islamisme dakwais, karena aktititasnya yang dominan bergerak di bidang dakwah di berbagai masjid, di mana rekaman ceramahnya tersebut diunggah pada beragam media sosial. Gagasan-gagasan Islamisme populer yang konservatif dan penempatan diri berhadap-hadapan dengan kebudayaan Barat mampu disampaikan dalam bahasa dan gaya yang khas mewakili generasi milenial di Indonesia. Meski kerap mengedepankan tema percintaan di kalangan muda-mudi. Hanan Attaki mampu menyelipkan gagasan politik negara Islam di dalam konten Daftar Pustaka