Volume 2 Nomor 1 . ISSN (P): 3048-3212 ISSN (E): 3025-499X DOI: Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas VI Minu Ngingas Waru Sidoarjo Moh. Yusroni1 1STAI YPBWI Surabaya ABSTRAK Efektivitas pembelajaran olahraga tidak hanya ditentukan oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor yang saling Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian yang secara empiris mengkaji pengaruh minat siswa, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah terhadap efektivitas pembelajaran olahraga. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo sebagai upaya untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran olahraga pada tingkat sekolah dasar. Teknik kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, yang berfokus pada pengujian teori dengan melakukan pengujian terhadap variabel penelitian secara numerik dan melakukan analisis data dengan menggunakan metode statistik dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor- faktor yang Dalam penelitian ini, peneliti akan menyebarkan kuesioner kepada para Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo, dengan total sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara minat siswa, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah terhadap efektivitas pembelajaran olahraga pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Ketiga variabel tersebut saling melengkapi dan bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan proses pembelajaran olahraga yang efektif dan optimal. Kata Kunci: Minat Siswa. Dukungan Orang Tua. Lingkungan Sekolah dan Efektivitas Pembelajaran Olahraga. mysports1s2@gmail. Jl. Wedoro PP No. 66 Wedoro. Waru. Sidoarjo JawaTimur Moh. Yusroni ABSTRACT The effectiveness of sports learning is not only determined by one single factor, but is the result of the interaction of various interrelated factors. Therefore, it is important to conduct research that empirically examines the influence of student interest, parental support, and school environment on the effectiveness of sports learning. This research was conducted on grade VI students of MINU Ngingas Waru Sidoarjo as an effort to obtain a more comprehensive picture of the factors that influence the success of sports learning at the elementary school Quantitative techniques were used in this study, which focused on testing the theory by testing the research variables numerically and analyzing the data using statistical methods with the aim of identifying the influencing factors. this study, researchers will distribute questionnaires to Grade VI students of MINU Ngingas Waru Sidoarjo, with a total sample of 60 respondents. The results of the study showed that simultaneously there was a significant influence between student interest, parental support, and school environment on the effectiveness of sports learning in grade VI students of MINU Ngingas Waru Sidoarjo. The three variables complement each other and together contribute to creating an effective and optimal sports learning process. Keywords: Students Interest. Parental Support. School Environment And Sports Learning Effectiveness. PENDAHULUAN Pendidikan pada jenjang sekolah dasar memegang peranan yang sangat strategis dalam pembentukan dasar-dasar perkembangan intelektual, emosional, sosial, dan fisik Salah satu aspek penting yang harus dikembangkan secara optimal sejak dini adalah perkembangan fisik melalui pembelajaran olahraga. 1 Pendidikan Jasmani. Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah dasar tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kebugaran jasmani, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter siswa, seperti disiplin, kerjasama, sportivitas, tanggung jawab dan pengendalian diri. Oleh karena itu, efektivitas pembelajaran olahraga menjadi sebuah kebutuhan mutlak untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara menyeluruh. Dalam praktiknya, efektivitas pembelajaran olahraga tidak selalu berjalan optimal. Beberapa siswa tampak antusias dan aktif mengikuti kegiatan pembelajaran olahraga, sementara sebagian lainnya kurang menunjukkan partisipasi yang maksimal. Fenomena ini menunjukkan adanya pengaruh dari berbagai faktor yang memengaruhi keterlibatan Putri Rachmadyanti and Vicky Dwi Wicaksono. AuPendidikan Kewirausahaan Bagi Anak Usia Sekolah Dasar,Ay 1 in Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan, 2016. Pinton Setya Mustafa and Wasis Djoko Dwiyogo. AuKurikulum Pendidikan Jasmani. Olahraga. Dan Kesehatan 2 Di Indonesia Abad 21,Ay Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (JARTIKA) 3, no. : 422Ae438. JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo siswa dalam proses pembelajaran olahraga, baik yang berasal dari dalam diri siswa maupun dari lingkungan sekitar mereka. Salah satu faktor internal yang berpengaruh besar adalah minat siswa. Minat merupakan dorongan dari dalam diri yang menimbulkan perhatian, keterlibatan, dan keinginan untuk melakukan suatu aktivitas. Siswa yang memiliki minat tinggi terhadap pembelajaran olahraga cenderung lebih antusias, aktif, dan memiliki motivasi belajar yang tinggi. Mereka berusaha untuk memahami materi, mengikuti instruksi guru, dan berpartisipasi dalam setiap aktivitas yang diberikan. Sebaliknya, siswa yang kurang berminat seringkali menunjukkan sikap pasif, mudah bosan, bahkan enggan mengikuti pelajaran olahraga. Oleh karena itu, minat belajar menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran olahraga. Selain minat siswa, faktor eksternal berupa dukungan orang tua juga turut mempengaruhi efektivitas pembelajaran olahraga. Orang tua sebagai lingkungan pertama dan utama bagi anak memiliki peran besar dalam menanamkan nilai pentingnya aktivitas fisik dan olahraga sejak dini. 4 Dukungan orang tua dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti memberikan motivasi, menyediakan perlengkapan olahraga, menemani anak saat berlatih, ataupun memberikan apresiasi terhadap pencapaian anak dalam bidang Dukungan yang positif dari orang tua akan menumbuhkan rasa percaya diri anak, meningkatkan motivasi intrinsik, serta mendorong anak untuk lebih giat dalam mengikuti pembelajaran olahraga di sekolah. Selanjutnya, faktor lingkungan sekolah juga berkontribusi secara signifikan terhadap efektivitas pembelajaran olahraga. Lingkungan sekolah yang kondusif, seperti ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, kualitas pengajaran guru olahraga, serta suasana pembelajaran yang menyenangkan, akan memberikan peluang lebih besar bagi siswa untuk berkembang secara optimal. Sebaliknya, keterbatasan fasilitas, kurangnya perhatian dari pihak sekolah, atau metode pengajaran yang monoton dapat menghambat keterlibatan siswa dalam pembelajaran olahraga. Jenri Ambarita. M Pd K PITRI SOLIDA SIMANULLANG, and Penerbit Adab. Implementasi Pembelajaran 3 Berdiferensiasi (Penerbit Adab, 2. Amelia Atika and Novi Andriati. Minat Belajar Anak Slow Learner (PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2. Wahyu Ningsih. AuBentuk Pendampingan Orang Tua Dalam Belajar Anak Di MIN 10 MagetanAy (IAIN 5 Ponorogo, 2. Ahmad Juaini. Naelud Darajatul Aliyah, and Didit Darmawan. AuPengaruh Fasilitas Belajar Dan Gaya Mengajar 6 Guru Dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa Mts Nw Kotaraja Lombok Timur. Ntb,Ay Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 . : 1890Ae1909. JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran olahraga tidak hanya ditentukan oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi dari berbagai faktor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian yang secara empiris mengkaji pengaruh minat siswa, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah terhadap efektivitas pembelajaran olahraga. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo sebagai upaya untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembelajaran olahraga pada tingkat sekolah dasar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan maupun penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif di masa yang akan datang. METODE PENELITIAN Pendekatan Penelitian Teknik kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, yang berfokus pada pengujian teori dengan melakukan pengujian terhadap variabel penelitian secara numerik dan melakukan analisis data dengan menggunakan metode statistik dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi. 7 Banyaknya pelaku UMKM yang memiliki hambatan dalam mengakses fasilatas lembaga keuangan dan tingginya Dapat disebabkan karena rendahnya pembiayaan UMKM. Pada penelitian ini menggunakan variabel independen (X) terdiri dari Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. Sedangkan Variabel Dependen (Y) yaitu Efektivitas Pembelajaran Olahraga di MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Operasional Variabel dan Pengukuran Variabel (X. Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. Lingkungan Sekolah Indikator Sumber Perhatian Siswa Keterlibatan Aktif Keinginan Untuk Belajar Motivasi Verbal Fasilitas Olahraga Pendampingan Ketersediaan Sarana dan Prasarana Dukungan Kebijakan Sekolah Kualitas Guru Olahraga Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif/Prof. Dr. Sugiyono, 2018. JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) Pemahaman Materi Ketercapaian Tujuan Pembelajaran Kemampuan Praktik Kepuasan Populasi dan Sampel Penelitian Populasi mencakup semua karakteristik yang menjadi subjek kajian, karakteristik tersebut merujuk pada kelompok orang, peristiwa, atau objek yang menjadi subjek kajian dan perhatian. Populasi penelitian ini yaitu Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Sampel adalah sebagian dari populasi yang sedang diteliti. Teknik accidental sampling digunakan dalam pengambilan sampel penelitian ini dengan jumlah populasi yang tidak diketahui. Menurut Sugiyono, teknik accidental sampling merupakan cara untuk menentukan pengambilan jumlah sampel secara kebetulan, yakni siapa saja yang secara kebetulan berinteraksi dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dapat dipastikan orang yang kebetulan bertemu dengan peneliti cocok dengan kriteria yang telah ditentukan pada saat melakukan perancangan penelitian. Metode accidental sampling disebabkan adanya keterbatasan waktu, tenaga serta dana yang akhirnya peneliti tidak bisa mengambil sampel yang lebih besar maupun jauh. Keuntungan dari accidental sampling dapat diketahui pada ketepatan peneliti menentukan sumber yang selaras dengan variabel yang hendak diteliti. Dalam penelitian ini, peneliti akan menyebarkan kuesioner kepada para Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo, dengan total sampel sebanyak 60 responden. Penelitian ini menggunakan analisis linear berganda yang memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat dari variabel bebas, yaitu Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. dengan variabel terikat yaitu Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) di MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Data yang digunakan pada penelitian ini meliputi sumber primer dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo serta sumber sekunder yang didapatkan dari buku, jurnal, skripsi dan internet. Teknik Analisis Data Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh satu variabel terhadap variabel lainnya dengan menggunakan metode regresi linier berganda. Program aplikasi Suharsimi Arikunto. Prosedur Penelitian, 15th ed. (Rineka Cipta, 2. JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni statistik Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 17. 0 digunakan untuk pengolahan data. Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data adalah kegiatan mengelompokkan data-data yang diperlukan untuk memecahkan suatu pertanyaan penelitian. Data yang peneliti butuhkan dapat diperoleh melalui survei atau observasi. 9 Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penyebaran kuesioner. Data primer yang diperoleh dari responden terhadap pertanyaan dan tanggapan survei dikelola, di distribusikan langsung kepada responden, dan dianalisis dengan menggunakan Program Statistical Program for Social Science (SPSS). Setiap pertanyaan atau pernyataan kemudian dinilai dengan skala Likert dari 1 sampai dengan 5. Jawaban yang diperoleh diberi skor pada skala . Sangat Tidak Setuju, . Tidak Setuju, . Tidak Setuju, . Setuju, dan . Sangat setuju. Pada titik ini panjang interval dihitung dengan mengurangkan skor terendah untuk menemukan skor tertinggi dan membaginya dengan kelas. Uji Hipotesis Analisis Regresi Linier Berganda Priyatno10, mejelaskan jika Auanalisis regresi linier berganda berguna untuk menganalisis hubungan linier antara 2 atau lebih variabel independen atau dengan 1 variabel dependenAy. Adapaun persamaan yang digunakaan yaitu sebagai berikut: Y = a b1 X1 b2 X2 b3 X3 e Dimana: Y = Efektivitas pembelajaran a = Konstanta b1, b2 & b3 = Koefisien regresi X1 = Variabel minat siswa X2 = Variabel dukungan orang tua X3 = Variabel lingkungan sekolah E = error term Muhammad Hamdan Ali Masduqie. Syarifudin, and Ana Toni Roby Yudha. AuGREEN ECONOMY OF 9 WASTE BANK IN THE PERSPECTIVE OF MAQASHID SHARIA IN SURABAYA GREEN ECONOMY MELALUI BANK SAMPAH DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH DI KOTA SURABAYA,Ay Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan 8, no. : 593Ae606. Dwi Priyatno. Mandiri Belajar Dengan Program SPSS (Jakarta Selatan: Penerbit Buku Kita, 2. JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo F-test (Uji Simulta. Uji ini digunakan untuk membuktikan signifikansi korelasi antara dua variabel atau lebih variabel independen dengan satu variabel dependen. Mengetahui nilai pengaruh dua atau lebih variabel independen pada satu variabel dependen menjadi tujuan keguannan analisis regresi berganda. Angka probabilitas menentukan dasar pengambilan keputusan. Jika probabilitas menunjukkan hasil analisis < 0,05 maka Ho dinyatakan ditolak serta Ha dinyatakan diterima. R-Square (Koefisien Determinas. R-Square pada dasarnya mengukur seberapa baik model dapat menjelaskan variasi variabel dependen. Koefisien determinasi memiliki besaran yaitu 0 < R2 <1. Nilai R2 yang mendekati nol menunjukkan bahwa variabel independen dapat menjelaskan variabel terikat sampai batas tertentu. Di sisi lain, nilai yang mendekati satu menunjukkan bahwa variabel independen mengandung hampir seluruh informasi yang diperlukan untuk memperkirakan variasi variabel dependen. R-squared juga dijadikan sebagai ukuran ketelitian dalam memastikan variabel prediktor. R2 memperlihatkan seberapa besar kontribusi variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y). T-test (Uji Parsia. Pembuktikan signifikansi koefisien regresi dan korelasi parsial atau keterkaitan dari masing-masing variabel independen dengan variabel independen merupakan kegunaan T-test. Angka probabilitas menentukan dasar untuk HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Uji validitas adalah uji yang digunakan untuk mengukur ketepatan atau ketelitian suatu alat ukur. Validitas dalam sebuah alat ukur ditunjukan dengan adannya korelasi atau dukungan terhadap item total . kor tota. Dalam penetuan validitas alat ukur yang digunakan tahap yang harus diterapkan yaitu dengan membandingkan rhitung dengan rtabel dengan taraf signifikasi yang digunakan yakni 0,05 dengan N = 60. JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni Untuk mengukur tingkat validitas dalam penelitian ini, tahapan yang harus lebih dahulu dilakukan adalah melakukan perhitungan statistik menggunakan bantuan program SPSS 17. Maka hasil output yang didapatkan adalah sebagai berikut: Tabel 1. Hasil Uji Validitas Variabel r Hitung r Tabel Signifikan Keterangan X1. 0,05 VALID X1. 0,05 VALID X1. 0,05 VALID X1. 0,05 VALID X1. 0,05 VALID X1. 0,05 VALID X2. 0,05 VALID X2. 0,05 VALID X2. 0,05 VALID X2. 0,05 VALID X2. 0,05 VALID X2. 0,05 VALID X3. 0,05 VALID X3. 0,05 VALID X3. 0,05 VALID X3. 0,05 VALID X3. 0,05 VALID X3. 0,05 VALID Y1. 0,550 0,05 VALID Y1. 0,05 VALID Y1. 0,05 VALID Y1. 0,05 VALID Y1. 0,05 VALID Sumber: Data diolah menggunakan aplikasi SPSS 17. JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo Sesuai dengan data pada table di atas, terlihat secara komprehensif item pernyataan pada Efektivitas Pembelajaran Olahraga di MINU Ngingas Waru Sidoarjo (Y) memperlihatkan hasil jika rhitung > rtabel . , dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Dengan ini dapat diketahui jika masing-masing item pernyataan untuk variabel Y valid serta dapat diaplikasikan untuk uji instrument berikutnya. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas adalah uji yang digunakan untuk reliabel atau absahnya sebuah kuesioner apabila jawaban seorang responden tersebut stabil setiap saat. Dalam pennelitian ini, uji reliabilitas dilaksanakan dengan menggunakan metod CronbachAos Alpha, dengan syarat kriteria jika tingkat Alpha hitung lebih besar dari koefisien Alpha Cronbach dengan nilai 0,6 maka data yang dilakukan pengujian mempunyai tingkat reliabilitas yang baik. Dan tahap perhitugan tingkat alpha dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS 17. Maka hasil output yang didapatkan antara lain: Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Cronbach Alpha Standar Keterangan Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Sumber: Data diolah menggunakan aplikasi SPSS 17. Sesuai dengan data pada table diatas, terlihat hasil uji reliabilitas yang diperoleh dari hasil perhitungan koefisien Cronbach Alpha > 0,6. Dengan ini bisa ditarik kesimpulan yaitu alat ukur serta keseluruhan dalam pernyataan pada penelitian ini dapat disimpulkan telah reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas adalah uji yang digunakan untuk melihat apakah data penelitian berdistribusi normal atau tidak. Pada penelitian ini, uji normalitas menggunakan metode kolmogrov-smirnov. Normalitas dalam sebuah penelitian apabila nilai signifikansi lebih dari 0,05. Maka hasil output yang didapatkan adalah sebagai berikut: JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Normal Parametersa,b Std. Deviation 1. Most extream differences Absolute Positive Negative Test statistic Asymp. Sig. -taile. Sumber: Data diolah menggunakan program SPSS 17. Sesuai dengan output pada tabel di atas, dapat dimengerti jika nilai signifikan sejumlah 0,200. Maka nilai 0,200 > 0,05 sehinga dapat ditarik kesimpulan jika penelitian sudah diuji dan memiliki hasil terdistribusi secara Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas adalah uji yang digunakan untuk melihat ada atau tidaknya penyimpangan asuksi klasik multikolinearitas, yaitu adanya hubungan linear antara variabel independen dalam model regresi. Sebuah model regresi dapat dinyatakan terbebas dari multikolinearitas apabila nilai VIF kurang dari 10 dan nilai Tolerance lebih dari 0,1. Berikut ini adalah hasil uji multikolinearitas yang telah dilakukan dalam penelitian ini: Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearlitas Collinearity statistics TOTAL_X1 TOTAL_X2 TOTAL_X3 dependent variable: TOTAL_Y1 Sumber: Data diolah menggunakan program SPSS 17. JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo Berdasarkan output coefficients pada table diatas, dapat dilihat pada kolom VIF dapat diketahui bahwa nilai VIF untuk variabel X1. X2 dan X3 kurang dari 10 serta nilai tolerance lebih dari 0,1. Maka bisa ditarik kesimpulan jika model regresi bebas dari multikolinearitas atau tidak terdapat problem terkait multikolinearitas. Uji Heteroskedastisitas Uji ketidaksamaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi Pada penelitian ini uji heteroskedastisitas dilakukan degan metode rank Jika nilai signifikansi lebih besar dari nilai 0,05 maka dapat dikatakan bahwa tidak terdapat masalah heteroskedastisitas. Berikut ini adalah hasil uji heteroskedastisitas dengan metode rank spearman yang telah dilakukan dalam penelitian ini Tabel 5. Hasil Uji Heteroskedastisitas Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta 1 (Constan. TOTAL_X1 TOTAL_X2 018 -. TOTAL_X3 Dependent Variable: ABRESID Sumber: Data diolah dengan bantuan program SPSS 17. Hasil heterokedastisitas menunjukkan bahwa semua variabel mempunyai nilai sig > 0. 05, maka dapat disimpulkan tidak terdapat gejala heterokedastisitas atau lolos uji heterokedastisitas. Hasil Penelitian . Teknik Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda adalah analisis untuk teknik statistika yang berguna untuk memerikasa dan memodelkan hubungan diantara variabel-variabel. Di bawah ini adalah hasil analisis regresi linier berganda yang telah diuji pada penelitian ini, sebagai berikut: JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni Tabel 6. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Sig. Beta 1 (Constan. TOTAL_X1 TOTAL_X2 TOTAL_X3 Dependent Variable: TOTAL_Y1 Sumber: Data diolah dengan bantuan program SPSS 17. Nilai B (Intercep. 246 dengan Std. Error sebesar 3. 761 Ini berarti bahwa jika semua variabel independen (X1. X2, dan X. bernilai nol, nilai variabel dependen Y diperkirakan sebesar 13. Nilai t untuk konstanta adalah 3. 522 dengan tingkat signifikansi (Sig. ) sebesar 001, menunjukkan bahwa konstanta ini sangat signifikan secara statistik pada tingkat signifikansi 1%. Koefisien B untuk X1 adalah 0. 215 dengan Std. Error sebesar 0. Ini memperlihatkan jika setiap peningkatan pada satu unit pada X1 diperkirakan akan dapat meningkatkan Y sebesar 0. 215 unit, dengan perkiraan jika variabel lainnya tetap konstan. Koefisien B untuk X2 adalah -0. 176 dengan Std. Error sebesar 0. Ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit pada X2 diperkirakan akan meningkatkan Y sebesar -0. 176 unit, dengan asumsi variabel lainnya tetap Koefisien B untuk X3 adalah 0. 301 dengan Std. Error sebesar 0. Ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit pada X3 diperkirakan akan meningkatkan Y sebesar 0. 301 unit, dengan asumsi variabel lainnya tetap . Uji F (Simulta. Uji F adalah uji untuk mengetahui apakah variabel independen yang terdiri dari Minat Siswa (X. , perilaku Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo variabel dependen (Efektivitas Pembelajaran Olahrag. (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Penjelasan mengenai pengujian hipotesis uji F . adalah sebagai berikut: H0 . X1. X2. X3 = 0, artinya secara bersamaan tidak terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari variabel independen: Minat Siswa (X. , perilaku Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Efektivitas Pembelajaran Olahrag. (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. H1 . X1. X2, = 0, artinya secara bersamaan terdapat pengaruh yang positif serta juga signifikan dari variabel independen: Minat Siswa (X. , perilaku Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. secara simultan berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen (Efektivitas Pembelajaran Olahrag. (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Dengan kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: H0 dinyatakan diterima apabila jika Fhitung < Ftabel pada a = 5% H1 dinyatakan diterima apabila jika Fhitung > Ftabel pada a = 5% Berikut ini adalah hasil uji F yang telah dilakukan dalam penelitian ini: Tabel 7. Hasil Uji F Model Sun of Square df 1 Regression Residual Total Mean Square F Sig Dependent variable: TOTAL_Y1 Predictors: . TOTAL_X3. TOTAL_X2. TOTAL_X1 Sumber: Data diolah dengan bantuan program SPSS 17. Berdasarkan pada tabel di atas, diketahui bahwa terdapat nilai Fhitung Sedangkan Ftabel didapatkan dari rumus Ftabel = . n Ae . = 2. Ae 4 = 56, maka pada tabel F diketahui terdapat hasil berupa nilai Ftabel sebesar Nilai tersebut menguraikan jika nilai Fhitung > Ftabel sebesar 11. 553 > 2. dan terdapat nilai signifikan sebesar 0,000 dengan taraf kepercayaan dengan nilai JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni Uji F pada penelitian ini adalah dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 menunjukan jika H0 ditolak serta H1 diterima. Maka dapat ditarik kesimpulan jika semua variabel independen. secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Uji t (Parsia. Uji t adalah uji untuk menguji masing-masing variabel Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. , apakah terdapat pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen (Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarj. Penjelasan mengenai pengujian hipotesis uji t . adalah sebagai berikut: H0 . X1 = 0, yang memiliki arti secara parsial tidak ada pengaruh yang positif maupun signifikan dari variabel independen: Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. terhadap variabel dependen Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. H1 . X1 = 0, yang memiliki arti secara parsial terdapat pengaruh yang positif maupun signifikan dari variabel independen: Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. terhadap variabel dependen Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Dengan kriteria pengambilan keputusan sebagai berikut: H0 diterima apabila jika thitung < ttabel pada a = 5% H1 diterima apabila jika thitung > ttabel pada a = 5% Berikut ini adalah hasil uji t yang telah dilakukan dalam penelitian ini: JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo Tabel 8. Hasil Uji t Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error (Constan. TOTAL_X1 TOTAL_X2 TOTAL_X3 Sig. Beta Dependent Variable: TOTAL_Y1 Sumber: Data diolah menggunakan aplikasi SPSS 17. Tahap pertama dalam uji t ini adalah menentukan ttabel dengan taraf signifikan 5% 2 . ji 2 sis. serta derajat kebebasan . /2. n-k-1 = t . ,05. 60 Ae 3 Ae . = t . ,05. = 2,00324. Dari tabel uji t di atas, maka dapat dijabarkan sebagai berikut: Untuk variabel Minat Siswa (X. mendapatkan thitung = 2. 643 dan nilai signifikan sebesar 0. Menunjukan bahwa thitung > ttabel . 643 > 2,00. sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Minat Siswa (X. terhadap kinerja UMKM (Y). Untuk variabel perilaku pengelolaan keuangan X. mendapatkan thitung = 2. 045 dan nilai signifikan 0. Menunjukan bahwa thitung < ttabel (-2. 045 < 2,00. pengelolaan keuangan (X. terhadap kinerja UMKM (Y). Untuk variabel modal usaha (X. mendapatkan thitung = 3. 560 dan nilai Menunjukan bahwa thitung > ttabel . 560 > 2,00. sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perilaku pengelolaan keuangan (X. terhadap kinerja UMKM (Y). JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni . Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R. Squa Adjust Square Std. Error of the Estim Predictors: . TOTAL_X3. TOTAL_X2. TOTAL_X1 Dependent Variable: TOTAL_Y1 Sumber: Data diolah menggunakan aplikasi SPSS 17. Berdasarkan data pada tabel di atas, terlihat hasil analisis determinasi yang terdapat pada hasil output Model Summary dengan menggunakan analisis regresi liner berganda. Sesuai dengan hasil output tersebut didapatkan hasil R2 (R Squar. sebesar 0,38, atau sebesar 38%. Hal tersebut memperlihatkan jika presentase pengaruh variabel independen: Minat Siswa (X. Dukungan Orang Tua (X. dan Lingkungan Sekolah (X. yang digunakan dapat menjelaskan sejumlah 38% terhadap variabel dependen. Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. sedangkan 62% lainnya dapat dipengaruhi oleh variabel yang tidak digunakan dalam penelitian ini. Pembahasan Pengaruh Minat Siswa Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo Berdasarkan hasil perhitungan uji T dengan SPSS (Statistical Package for the Sosial Scientie. dapat dilihat bahwa adanya pengaruh keamanan. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,002. Menunjukan bahwa t hitung > t tabel . 643 >2,00. Maka hipotesis menyatakan Ha di terima dan H0 ditolak, sehingga bisa ditarik kesimpulan apabila terdapat pengaruh yang signifikan antara Minat Siswa terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara minat siswa terhadap efektivitas pembelajaran olahraga pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi minat JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo siswa dalam mengikuti pembelajaran olahraga, maka semakin efektif pula proses pembelajaran yang berlangsung. Minat siswa mendorong munculnya perhatian, antusiasme, dan keterlibatan aktif selama proses pembelajaran. Siswa yang memiliki minat tinggi cenderung lebih fokus dalam menerima materi, lebih giat dalam mengikuti praktik olahraga, serta menunjukkan keinginan kuat untuk menguasai keterampilan yang diajarkan. Sebaliknya, siswa yang kurang berminat cenderung pasif, mudah kehilangan konsentrasi, dan menunjukkan partisipasi yang rendah, sehingga proses pembelajaran menjadi kurang optimal. Dengan demikian, minat siswa berperan sebagai salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan pencapaian tujuan pembelajaran olahraga, baik dari segi penguasaan materi, peningkatan keterampilan fisik, maupun pembentukan sikap positif terhadap aktivitas olahraga di sekolah. Pengaruh Dukungan Orang Tua Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo Sesuai dengan hasil perhitungan uji T menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Sosial Scientie. diketahui jika terdapat pengaruh pada variabel pengelolaan keuangan. Hal ini terbukti dengan adanya nilai signifikansi 0,002. Menunjukan bahwa -t hitung < -t tabel (-2. 045 < -2,00. Maka hipotesis menunjukkan bahwa Ha di terima dan H0 ditolak, sehingga bisa ditarik kesimpulan jika ada pengaruh yang signifikan antara Dukungan Orang Tua terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan orang tua terhadap efektivitas pembelajaran olahraga pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Dukungan orang tua berperan penting dalam membangun motivasi dan kepercayaan diri siswa untuk mengikuti pembelajaran olahraga secara optimal. Ketika orang tua memberikan perhatian, dorongan, serta fasilitas yang memadai, siswa akan merasa lebih termotivasi dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Orang tua yang aktif memberikan dukungan seperti menyediakan perlengkapan olahraga, mendampingi latihan di rumah, serta memberikan apresiasi atas kemajuan anak, mampu menciptakan iklim positif yang mendorong anak lebih berkomitmen dalam mengikuti pembelajaran olahraga di sekolah. Dengan adanya dukungan tersebut, siswa lebih antusias mengikuti proses pembelajaran, mampu menyerap JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni materi dengan baik, serta menunjukkan peningkatan dalam keterampilan fisik dan perilaku sportif. Sebaliknya, rendahnya dukungan orang tua cenderung berdampak pada menurunnya motivasi siswa sehingga efektivitas pembelajaran olahraga menjadi kurang optimal. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua menjadi salah satu faktor eksternal yang sangat berpengaruh dalam keberhasilan pembelajaran olahraga di tingkat sekolah dasar. Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo Sesuai dengan hasil perhitungan uji T menggunakan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Sosial Scientie. dapat diketahui jika terdapat pengaruh pada variabel modal usaha. Hal tersebut terbukti dengan adanya nilai signifikansi 0,002. Menunjukan bahwa t hitung > t tabel . 560 > 2,00. Maka hipotesis menyatakan Ha di terima dan H0 ditolak, yang mana bisa diketahui jika terhadap pengaruh yang signifikan antara Lingkungan Sekolah terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua dan Lingkungan Sekolah Secara Simultan Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo Berdasarkan hasil perhitungan uji F, diketahui bahwa terdapat nilai Fhitung Sedangkan pada hasil Ftabel didapatkan dari rumus Ftabel = . n Ae . = 60 Ae 4 = 56, maka pada tabel F menghasilkan nilai Ftabel sebesar 3. Nilai tersebut menunjukkan jika nilai Fhitung > Ftabel sebesar 11. 553 > 2. dan terdapat nilai signifikan sebesar 0,000 menggunakan tingkat kepercayaan sebesar 5%. Uji F pada penelitian ini adalah dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 memperlihatkan jika H0 ditolak serta H1 diterima. Maka bisa ditarik kesimpulan apabila semua variabel secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga (Y) pada Siswa Kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara minat siswa, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah terhadap efektivitas pembelajaran olahraga pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Ketiga variabel ini secara bersama-sama berperan penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran olahraga. Masing-masing faktor saling melengkapi. JSPED Vol. 2 No. Pengaruh Minat Siswa. Dukungan Orang Tua Dan Lingkungan Sekolah Terhadap Efektivitas Pembelajaran Olahraga Pada Siswa Kelas Vi Minu Ngingas Waru Sidoarjo membentuk suatu sistem yang saling mempengaruhi dalam menciptakan suasana belajar yang efektif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa. Minat siswa sebagai faktor internal menjadi pondasi utama dalam proses pembelajaran olahraga. Siswa yang memiliki minat tinggi terhadap pelajaran olahraga cenderung menunjukkan sikap antusias, aktif, dan penuh semangat dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Minat ini mendorong siswa untuk lebih fokus, berinisiatif mempraktikkan keterampilan yang diajarkan, dan tidak mudah merasa jenuh dalam mengikuti kegiatan fisik. Semakin besar minat yang dimiliki siswa, semakin besar pula kemungkinan mereka mencapai hasil belajar yang optimal, baik dari aspek penguasaan materi, keterampilan motorik, maupun pembentukan karakter sportif. Di sisi lain, dukungan orang tua memberikan penguatan dari luar yang sangat berpengaruh terhadap motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran olahraga. Orang tua yang secara aktif memberikan dukungan moral, menyediakan fasilitas olahraga, serta memperhatikan perkembangan anak dalam bidang olahraga, mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan tanggung jawab pada diri anak. Dukungan tersebut menjadi sumber motivasi eksternal yang mendorong siswa untuk lebih bersungguh-sungguh dalam mengikuti pembelajaran olahraga. Ketika siswa merasa bahwa orang tua mereka mendukung dan menghargai usaha yang dilakukan, maka mereka cenderung lebih bersemangat dalam mengembangkan kemampuan dirinya di bidang olahraga. Selain kedua faktor tersebut, lingkungan sekolah juga memainkan peranan penting dalam menunjang efektivitas pembelajaran olahraga. Lingkungan sekolah yang kondusif, baik dari sisi ketersediaan sarana prasarana, kompetensi guru, maupun iklim sosial di sekolah, akan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi fisik dan psikomotorik mereka secara optimal. Fasilitas yang memadai memungkinkan guru untuk mengelola pembelajaran olahraga secara variatif dan menarik, sehingga siswa tidak mudah merasa bosan. Guru yang profesional dalam mengelola pembelajaran mampu menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, aman, dan menyenangkan, yang pada akhirnya akan meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan pembelajaran. Secara keseluruhan, kombinasi dari minat siswa, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah yang baik akan menciptakan kondisi yang sangat mendukung bagi efektivitas pembelajaran olahraga. Ketiganya saling berinteraksi dan memberikan JSPED Vol. 2 No. Moh. Yusroni kontribusi positif secara bersamaan dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan kata lain, efektivitas pembelajaran olahraga tidak hanya bergantung pada usaha siswa saja, melainkan merupakan hasil sinergi dari berbagai faktor internal dan eksternal yang saling melengkapi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran olahraga di sekolah dasar, khususnya di MINU Ngingas Waru Sidoarjo. KESIMPULAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara minat siswa, dukungan orang tua, dan lingkungan sekolah terhadap efektivitas pembelajaran olahraga pada siswa kelas VI MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Ketiga variabel tersebut saling melengkapi dan bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan proses pembelajaran olahraga yang efektif dan optimal. Minat siswa menjadi faktor internal yang mendorong keterlibatan aktif dalam pembelajaran, sementara dukungan orang tua memberikan motivasi eksternal yang memperkuat semangat belajar siswa. Di sisi lain, lingkungan sekolah menyediakan fasilitas, suasana, dan layanan pendidikan yang menunjang terlaksananya kegiatan pembelajaran olahraga secara optimal. Ketika ketiga faktor tersebut berada dalam kondisi yang baik, maka siswa akan lebih termotivasi, aktif mengikuti kegiatan pembelajaran, memahami materi dengan baik, serta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam keterampilan olahraga. Sebaliknya, apabila salah satu atau beberapa faktor tersebut kurang optimal, maka efektivitas pembelajaran olahraga juga cenderung menurun. Oleh karena itu, upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran olahraga di sekolah dasar perlu melibatkan sinergi yang kuat antara minat siswa, dukungan dari orang tua, serta penyediaan lingkungan sekolah yang mendukung. REFERENSI/DAFTAR PUSTAKA