Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies Volume 1. Nomor 1. April . Hal: 226-242 http://jebmes. Strategi Bisnis Kewirausahaan Sosial ABC Periode 2021-2023 Diatrhi Windrasari Hastono* Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jl. Menteng Raya No. Kb. Sirih. Kec. Menteng. Kota Jakarta Pusat. Jakarta. Indonesia diatrhiwhastono@gmail. Aprihatiningrum Hidayati Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jl. Menteng Raya No. Kb. Sirih. Kec. Menteng. Kota Jakarta Pusat. Jakarta. Indonesia hidayati@gmail. *Corresponding Author Diterima: 21-04-2021 Disetujui: 23-04-2021 Dipublikasi: 30-04-2021 ABSTRAK ABC adalah sebuah kewirausahaan sosial yang memberikan pelatihan dan pengajaran terkait bisnis dan manajemen serta mendampingi anak-anak panti asuhan dalam belajar memulai bisnis mereka sendiri serta berperan sebagai penghubung bagi produk bisnis anak-anak panti asuhan dengan pasar. Untuk peran sebagai penghubung ini. ABC membutuhkan sebuah sarana platform berbentuk marketplace pada tahun 2023. Untuk mencapai target organisasi tersebut. ABC menyusun strategi bisnis dan strategi fungsional agar target dapat ABC melakukan analisis eksternal menggunakan analisis PESTEL. PorterAos Five Forces. Competitor Profil Matrix dan Consumer Decision Making Process. Untuk analisis internal dilakukan menggunakan analisis 7S McKinsey. ABC juga melakukan analisis dampak dan pemetaan prioritas stakeholder. Berdasarkan analisis, diperoleh strategi bisnis untuk tahun 2021 sampai 2023 yang disebut Strategi BANGUN. Untuk tahun 2021. ABC harus mengukuhkan kurikulum dan konsep marketplace. Pada tahun selanjutnya. ABC harus mengukuhkan sistem manajemen serta memperoleh pendanaan eksternal pada tahun 2022. Pada akhir tahun 2023. ABC sudah harus meluncurkan marketplace sendiri. Ketiga strategi bisnis ini harus didukung oleh strategi fungsional agar dapat tercapai dan terpenuhi sesuai targetnya masing-masing. Apabila ketiga strategi bisnis ini dapat tercapai. ABC akan dapat memenuhi target organisasi untuk memiliki laman marketplace sendiri pada tahun 2023. Kata Kunci: Kewirausahaan Sosial. Strategi Bisnis. Toko Online. Anak Panti Asuhan. Matriks TOWS. ABSTRACT ABC is a social enterprise that gives training and coaching for business and management also provide mentoring for orphans to start their own business and acting as the linkage between the market and the orphansAo products. Hence. ABC needs a platform such as marketplace by 2023. To achieve this target. ABC has to build business and functional strategies to make the target comes true. ABC does external analysis by using PESTEL. PorterAos Five Forces. Competitor Profile Matrix, and Decision-Making Process. The internal analysis held by using 7S McKinsey. ABC also analyze any impact and map the stakeholder priority. Based on all the analysis, the business strategy for 2021 to 2023 was built and named as Strategi BANGUN. For 2021. ABC has to confirm its curriculum and the marketplace concept. In the next year. ABC has to build its management system and gain some external By the end of 2023. ABC has to launch its own marketplace. These strategies need be supported by the functional strategies to be achieved. If all the business strategies could be achieved, then ABCAos target to have its own marketplace by 2023 will be fulfilled. Keywords: Social Enterprise. Business Strategy. Marketplace. Orphans. TOWS Matrix Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 PENDAHULUAN ABC adalah sebuah kewirausahaan sosial yang memberikan pelatihan dan pengajaran terkait dasar ilmu bisnis dan manajemen serta mendampingi anak-anak panti asuhan dalam belajar memulai bisnis yang mereka gagas, urus, dan miliki bersama. ABC lahir dari kegelisahan terkait masa depan anak panti asuhan yang mayoritas keluar dari panti asuhan hanya dengan berbekal ijazah SMA dan tanpa kemampuan khusus lainnya. ABC hadir untuk memutus mata rantai kemiskinan dengan mempersiapkan anak-anak panti asuhan untuk lulus dari panti dengan masa depan yang lebih terjamin. Dengan visi AuDari Panti Menuju DuniaAy. ABC mendedikasikan diri sebagai sebuah wadah yang menjembatani anak panti dan mempersiapkan mereka untuk kehidupan selanjutnya di luar panti. ABC mengusung nilai AuBertumbuh BersamaAy yang menggambarkan semangat untuk belajar dan berkembang yang menjadi pendorong dan penyemangat untuk menuju perubahan yang lebih baik untuk anak-anak panti dan juga organisasi ABC. ABC berprinsip untuk terus belajar dan bertumbuh bersama dengan anak-anak panti dan stakeholder lainnya untuk menjadi individu dan organisasi yang lebih baik dan bermanfaat luas. ABC sebagai kewirausahaan sosial mengambil peran sebagai penghubung . bagi produk bisnis anak-anak panti asuhan dengan pasar. Untuk peran sebagai penghubung ini. ABC membutuhkan sebuah sarana platform berbentuk marketplace yang kemudian menjadi target organisasi untuk tahun 2023. Untuk mencapai target organisasi tersebut. ABC harus menyusun strategi bisnis dan strategi fungsional turunannya agar target tersebut dapat dicapai tepat waktu. METODE RISET Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan melalui pendekatan analisis konten kualitatif. Pendekatan analisis konten dilakukan dengan mengolah data hasil pengumpulan data primer dan sekunder ke dalam beberapa kategori kelompok kode. Dalam melakukan penelitian ini, data dan informasi yang diperlukan oleh peneliti dikumpulkan melalui beberapa metode sebagai berikut: Observasi Metode observasi dilakukan dengan melihat dan mengamati kondisi secara langsung di Kegiatan observasi yang dilakukan dalam penelitian ini mencakup aktivitas dan strategi pemasaran pesaing bisnis baik secara daring maupun langsung. Hasil observasi yang diperoleh kemudian menjadi bahan pembanding bagi ABC dengan pesaing dalam merancang strategi pengembangan bisnis. Survei Daring Metode survei dilakukan untuk memperoleh data primer dari calon pelanggan dan pasar potensial ABC. Survei dilakukan secara daring melalui kuesioner yang ditargetkan kepada calon pelanggan ABC yang berusia 17 tahun ke atas dan pernah menggunakan jasa layanan marketplace. Hastono. & Hidayati. Strategi Bisnis ABC Periode 2021-2023 Target ini dipilih untuk mengetahui sudut pandang dan faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen baik dalam industri kewirausahaan sosial dan marketplace. Hasil dari wawancara kemudian dapat dijadikan sebagai Critical Success Factor (CSF) pada tabel Competitive Profile Matrix (CPM) dan aspek dalam penyusunan analisis Consumer Decision Making Process (CDMP). Studi Literatur Metode studi literatur dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder yang diperoleh dari berbagai sumber. Dalam penelitian ini, data sekunder dapat diperoleh dari informasi melalui pencarian internet, seperti data statistik, jurnal, berita, dan artikel, dan informasi yang diperoleh secara langsung dari buku yang membahas teori-teori terkait dan informasi yang dibutuhkan. Seluruh data sekunder ini kemudian akan dianalisis dan dipetakan sesuai dengan pembahasannya masingmasing. ABC melakukan analisis lingkungan eksternal untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang ada menggunakan beberapa alat. Analisis eksternal yang bersifat makro dilakukan menggunakan analisis PESTEL. Sedangkan analisis eksternal yang bersifat mikro atau industri dilakukan dalam bentuk analisis PorterAos Five Forces. Analisis pesaing dilakukan menggunakan Competitor Profil Matrix atau CPM dan analisis pelanggan dilakukan melalui Consumer Decision Making Process atau CDMP. Data untuk analisis PESTEL dan PorterAos Five Forces merupakan data sekunder, sedangkan data untuk analisis CPM dan CDMP merupakan data primer. Untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh ABC, dilakukan analisis internal menggunakan analisis 7S McKinsey. Analisis ini dipilih karena kemampuannya untuk menganalisis faktor AuHard SAy dan AuSoft SAy. Selain itu, analisis ini mampu menganalisis ABC sebagai sebuah kewirausahaan sosial secara menyeluruh dan mampu mencakup baik aspek sosial maupun bisnis dari model bisnis ABC. Data untuk analisis ini bersifat primer. Sebagai sebuah kewirausahaan sosial, keberadaan dan kepentingan stakeholder menjadi salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dengan matang. Oleh sebab itu. ABC juga melakukan analisis dampak dan pemetaan prioritas dari setiap stakeholder organisasi baik yang eksternal maupun internal. Berdasarkan analisis stakeholder kemudian diperoleh peluang dan ancaman yang dapat hadir dari keberadaan setiap stakeholder, khususnya para stakeholder yang memiliki ketertarikan dan kekuatan yang tinggi pada organisasi. Data untuk analisis stakeholder merupakan data primer. Adapun untuk penelitian secara keseluruhan, metode analisis data yang dilakukan dirangkum dalam tabel beserta alat dan jenis datanya sebagai berikut: Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 Tabel 1. Ringkasan Metode Analisis dan Sumber Data Data Alat Jenis Data Makro PESTEL Sekunder Industri Porter's Five Forces Tahap Analisis Lingkungan Bisnis Pesaing CPM Pelanggan CDMP Studi Literatur Observasi & Wawancara Stakeholder's Impact Analysis Stakeholder Sumber Data Primer Stakholder's Priority Matrix Praktik Manajemen Saat Ini Internal 7S McKinsey Identifikasi SWOT Faktor Lingkungan Bisnis Tabel SWOT Primer & Sekunder Analisis TOWS Matrix Strategi Bisnis Terpilih Strategi Fungsional Rencana Implementasi Strategi Data Analisis SWOT Formulasi TOWS Matrix Strategi Bisnis Terpilih TOWS Matrix Primer Matriks Dampak dan Kemudahan Implikasi Primer Aspek Manajemen Primer Strategi Fungsional Gantt Chart Primer Hasil Analisis Lingkungan Bisnis Hasil Identifikasi SWOT Hasil Analisis TOWS Matrix Hasil Strategi Bisnis Terpilih Hasil Strategi Fungsional Sumber: Hasil Olahan Penulis HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Penetapan Tingkat Kematangan Pengembangan SDM Stratejik Dari keempat analisis lingkungan eksternal, diperoleh konsep dasar terkait marketplace yang harus dibangun oleh ABC. Marketplace yang akan dibuat oleh ABC harus menarik dan mudah Tingkat variasi produk juga menjadi hal yang penting disusul oleh banyaknya promosi sebagai daya tarik yang bersifat impulsif bagi pelanggan. Dari analisis 7S McKinsey, diperoleh banyak kekuatan dari ABC terkait konsep dan struktur organisasi yang sudah baik. Nilai-nilai dari ABC seperti nilai kekeluargaan dan bertumbuh bersama mampu menjadi kekuatan yang mendorong ABC untuk selalu berkembang. Di lain sisi, kekurangan ABC khususnya di bidang SDM dan pendanaan eksternal ditemui dari analisis internal ini. Masih belum lengkap dan jelasnya sistem manajemen yang ada di ABC, termasuk kurikulum dan konsep marketplace yang jelas juga menjadi kekurangan yang harus diperhatikan oleh ABC. Hastono. & Hidayati. Strategi Bisnis ABC Periode 2021-2023 FAKTOR Politics Economy Socialcultural Tabel 2. Ringkasan Hasil Analisis Makro TEMUAN INFORMASI DAMPAK Kebijakan pergerakan masyarakat di luar rumah Kebijakan penundaan cicilan 6 bulan dan subsidi pajak Penyediaan KUR Rp190trilliun Memprioritaskan belanja pemerintah untuk produk UMKM IMF memprediksikan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2021 sebesar 4,85% dan untuk tahun 2022 sebesar 6% Pemerintah ekonomi nasional untuk tahun 2021 pada rentang 4,5%-5,5% Meningkatnya jumlah SUN yang dikeluarkan oleh pemerintah Meningkatnya beban bunga dan hutang 50% masyarakat beralih ke proses belanja 80% masyarakat menjadi lebih peduli terhadap proses produksi dan keamanan produk . Pergeseran pada sektor barang yang dibeli melalui marketplace Technology Environment Legal Korban PHK beralih profesi menjadi pelaku bisnis daring Mudahnya proses kepemilikan telepon genggam (HP) di Indonesia Meluasnya jaringan 3G di Indonesia. Limbah pembungkus plastik semakin banyak O/T Potensi kegiatan jual-beli daring Kemudahan untuk mengajukan dan memperoleh bantuan modal untuk pelaku UMKM Potensi pasar pemerintah bagi pelaku UMKM Potensi pertumbuhan daya beli Jumlah masyarakat akan berkurang Jumlah pengguna marketplace semakin bertumbuh pesat Proses produksi dan kemanan produk . menjadi faktor Makanan, barang kesehatan dan farmasi mendominasi pembelian di marketplace Pemain dalam bisnis daring semakin banyak dan ramai Semakin mudah dan luasnya akses bagi pelanggan marketplace Dibutuhkan pembungkusan dan pembungkus Rendahnya aksi nyata masyarakat untuk paket menanggulangi plastik pembungkus Penyedia PMSE harus memiliki Pengesahan Peraturan Pemerintah No. 80 perusahaan perorangan maupun Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui badan usaha Sistem Elektronik (PMSE) Terbatasnya pergerakan pedagang . eseller Sumber: Hasil Olahan Penulis Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 KEKUATAN Threats of New Entrants Bargaining Power of Buyers Threats of Subtitutes Bargaining Power of Suppliers Rivalry Among Existing Competitors Tabel 3. Ringkasan Hasil Analisis Industri TEMUAN INFORMASI DAMPAK Proses pembuatan laman toko daring Suatu produk dapat dengan mudah cukup mudah memiliki toko daring . arketplace Banyak penyedia jasa pembuatan dan pengurusan laman untuk toko daring Resiko Pelanggan Prediksi atas fluktuasi penjualan pembelanjaan dan menunggu adanya dapat dilakukan dengan mudah HARBOLNAS untuk mengejar harga Dibutuhkan biaya yang cukup besar produk yang lebih murah untuk ikut serta dalam perayaan HARBOLNAS 20% masyarakat melakukan riset produk Peran toko fisik . masih sangat secara daring dan melakukan pembelian penting bagi masyarakat Indonesia secara langsung/luring 50% UMKM menutup unit usaha akibat Jumlah UMKM di marketplace UMKM mengalami penurunan omzet berkurang sampai dengan 85% Maraknya produsen dan merek besar Porsi UMKM di marketplace semakin yang membuka toko daring resmi di Tersedia jasa enabler untuk membantu Produsen dapat dengan mudah masuk pengoperasian dan mengelola produknya di marketplace yang dimiliki oleh produsen marketplace Dominasi TOP5 penyedia layanan PMSE Sisa market share untuk marketplace lain sangat terbatas Sumber: Hasil Olahan Penulis Tabel 4. Ringkasan Hasil Analisis Pesaing WEAKNESS Belum memiliki program promosi yang tepat, efektif, dan efisien Tingkat keberagaman produk harus cukup tinggi Belum memiliki komunitas pelanggan ABC yang percaya, setia, dan Belum memiliki konsep platform dan laman marketplace yang menarik dan mudah digunakan Belum memiliki sistem layanan pelanggan yang baik Sumber: Hasil Olahan Penulis No. Tabel 5. Ringkasan Hasil Analisis Pelanggan DESKRIPSI PERTANYAAN KESIMPULAN Mengapa Anda menggunakan layanan Peluang marketplace untuk menjembatani pelanggan jasa marketplace? dalam isu sulitnya memperoleh suatu produk Bagaimana Anda mendapatkan info Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam tentang layanan jasa marketplace? menyampaikan informasi terkait marketplace Faktor apa saja yang memengaruhi Harga produk yang kompetitif dan ulasan pengguna keputusan Anda dalam memilih jasa menjadi faktor yang memengaruhi keputusan pelanggan dalam memilih marketplace Berapa kali Anda menggunakan jasa Penggunaan marketplace sebagai salah satu media marketplace dalam setahun? berbelanja sangat tinggi Apakah Anda akan menggunakan jasa Keberadaan marketplace selalu dibutuhkan oleh marketplace kembali? Sumber: Hasil Olahan Penulis O/T O12 O13 O14 O15 O16 O/T O10 T10 O11 T11 Hastono. & Hidayati. Strategi Bisnis ABC Periode 2021-2023 ASPEK Structure Systems Strategy Style Staff Skills Shared Values Tabel 6. Ringkasan Hasil Analisis Internal ANALISIS Desain struktur organisasi ABC sudah baik dan tertata Proses dokumentasi kegiatan pelatihan dilakukan dengan baik, bekerja sama dengan pihak panti asuhan Pembukuan dan pencatatan keuangan dilakukan secara manual dan komputerisasi Belum ada sistem pendanaan eksternal yang dibuat Belum ada sistem pengelolaan SDM yang dibuat Pelaksanaan lembar penilaian pelatihan belum berjalan dengan efektif Masih berada pada tahap penyusunan kurikulum Sudah berkolaborasi dengan 1 panti asuhan untuk proyek pertama Mengedepankan prinsip belajar dan bertumbuh bersama Memiliki gaya kepemimpinan yang demokratis dan terbuka Masih diisi oleh 1 orang saja, sehingga semua pekerjaan dilakukan seorang diri Posisi kurikulum harus diisi oleh orang yang memiliki ilmu atau pengalaman terkait bisnis dan manajemen Banyak posisi yang masih kosong dan belum terisi Belum ada pemetaan kebutuhan dan persyaratan untuk setiap posisi dan peran Aset terbesar organisasi adalah ilmu pengetahuan terkait manajemen dan bisnis serta pengalaman bisnis Persyaratan dan kebutuhan terkait keahlian untuk setiap posisi belum dipetakan Metode pengawasan dan pengujian untuk setiap pelatihan juga belum diatur Semua anggota organisasi harus selalu memiliki semangat belajar yang tinggi dan semangat untuk menyebarkan ilmu yang dimiliki Setiap anggota organisasi harus saling membantu untuk mencapai tujuan bersama dan didasari dengan nilai kekeluargaan Sumber: Hasil Olahan Penulis S/W W10 W11 W12 W13 W14 S10 Berdasarkan analisis stakeholder kemudian diperoleh peluang dan ancaman yang dapat hadir dari keberadaan setiap stakeholder, khususnya para stakeholder yang memiliki ketertarikan dan kekuatan yang tinggi pada organisasi. Dari analisis stakeholder diperoleh peluang bahwa konsep AuBelanja sambil BeramalAy merupakan sebuah konsep yang menarik. Cerita terkait produk yang diproduksi oleh anak-anak panti asuhan juga dapat digunakan sebagai daya jual bagi produk bisnis anak-anak panti asuhan. Akan tetapi, segala bentuk dampak sosial yang diberikan oleh ABC harus dilaporkan secara terbuka dan transparan untuk setiap stakeholder yang terlibat dengan organisasi. STAKEHOLDER Panti Asuhan Mentor Coach Investor Pelanggan Tabel 7. Ringkasan Hasil Analisis Stakeholder KEPENTINGAN TUNTUTAN Kolaborator utama Penyedia tempat pelatihan Pembekalan untuk anak panti Bagi hasil keuntungan bisnis adik panti Biaya transportasi Pendamping bisnis bersama Membagi ilmu dan pengalaman Biaya transportasi Pemberi materi Membagi ilmu dan pengalaman Sumber pendanaan Return Target pasar bisnis anak-anak panti asuhan Produk berkualitas Sumber: Hasil Olahan Penulis Setelah dilakukan analisis lingkungan eksternal dan internal, maka akan diperoleh faktor-faktor SWOT yang kemudian akan digunakan untuk perencanaan pengembangan bisnis. Berikut adalah tabel analisis SWOT pada lingkungan eksternal dan internal ABC. INTERNAL Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 Tabel 8. Ringkasan Hasil Analisis SWOT MEMBANTU (HELPFUL) MEMBAHAYAKAN (HARMFUL) Desain struktur organisasi ABC sudah Belum memiliki program promosi baik dan tertata yang tepat, efektif, dan efisien Proses dokumentasi kegiatan pelatihan Tingkat keberagaman produk harus dilakukan dengan baik, bekerja sama cukup tinggi dengan pihak panti asuhan Pembukuan dan pencatatan keuangan Belum memiliki komunitas dilakukan secara manual dan pelanggan ABC yang percaya, setia, dan loyal Belum memiliki konsep platform Sudah berkolaborasi dengan 1 panti dan laman marketplace yang asuhan untuk proyek pertama menarik dan mudah digunakan Mengedepankan prinsip belajar dan Belum memiliki sistem layananan bertumbuh bersama pelanggan yang baik Memiliki gaya kepemimpinan yang Belum ada sistem pendanaan demokratis dan terbuka eksternal yang dibuat Posisi kurikulum harus diisi oleh orang Belum ada sistem pengelolaan yang memiliki ilmu atau pengalaman SDM yang dibuat terkait bisnis dan manajemen Aset terbesar organisasi adalah ilmu Pelaksanaan lembar penilaian pengetahuan terkait manajemen dan bisnis pelatihan belum berjalan dengan serta pengalaman bisnis Semua anggota organisasi harus selalu memiliki semangat belajar yang tinggi dan Masih berada pada tahap semangat untuk menyebarkan ilmu yang penyusunan kurikulum Setiap anggota organisasi harus saling Masih diisi oleh 1 orang saja, membantu untuk mencapai tujuan bersama S10 sehingga semua pekerjaan W10 dan didasari dengan nilai kekeluargaan dilakukan seorang diri Banyak posisi yang masih kosong W11 dan belum terisi Belum ada pemetaan kebutuhan dan persyaratan untuk setiap posisi dan W12 Persyaratan dan kebutuhan terkait keahlian untuk setiap posisi belum W13 Metode pengawasan dan pengujian untuk setiap pelatihan juga belum W14 Sumber: Hasil Olahan Penulis EKSTERN Tabel 9. Ringkasan Hasil Analisis SWOT (Lanjuta. MEMBANTU (HELPFUL) Potensi kegiatan jual-beli daring MEMBAHAYAKAN (HARMFUL) Jumlah uang beredar di masyarakat akan berkurang Hastono. & Hidayati. Strategi Bisnis ABC Periode 2021-2023 Kemudahan untuk mengajukan dan memperoleh bantuan modal untuk pelaku UMKM Potensi pasar pemerintah bagi pelaku UMKM Potensi pertumbuhan daya beli Jumlah pengguna marketplace semakin bertumbuh pesat Makanan, barang kesehatan dan farmasi mendominasi pembelian di marketplace Semakin mudah dan luasnya akses bagi pelanggan marketplace Terbatasnya pergerakan pedangan perorangan . eseller dan dropshippe. Prediksi atas fluktuasi penjualan dapat dilakukan dengan mudah Jumlah UMKM di marketplace Produsen dapat dengan mudah masuk dan mengelola produknya di marketplace Peluang marketplace untuk menjembatani pelanggan dalam isu sulitnya memperoleh suatu produk Media sosial memiliki peran yang sangat besar dalam menyampaikan informasi terkait marketplace Harga produk yang kompetitif dan ulasan pengguna menjadi faktor yang memengarui keputusan pelanggan dalam memilih marketplace O10 O11 O12 O13 O14 Penggunaan marketplace sebagai salah satu media berbelanja sangat tinggi O15 Keberadaan marketplace selalu dibutuhkan oleh penggunanya O16 Membutuhkan pelatihan bisnis dan manajemen dengan pengembangan softskill untuk anak-anak panti asuhan Terdapat tenaga pendamping yang dapat diajak bekerja sama Terdapat tenaga pengajar yang dapat diajak bekerja sama Pelanggan berkenan untuk membayar biaya lebih dalam rangka beramal/sosial Konsep "Belanja sambil Beramal" merupakan konsep yang menarik dampak sosial yang diberikan menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan pelanggan untuk berbelanja dengan tujuan berama O17 O18 O19 O20 O21 O22 Proses produksi dan kemanan produk . menjadi faktor pertimbangan penting bagi Pemain dalam bisnis daring semakin banyak dan ramai Dibutuhkan proses pembungkusan dan pembungkus paket yang lebih ramah lingkungan Penyedia PMSE harus memiliki badan hukun berbentuk perusahaan perorangan maupun badan usaha Suatu produk dapat dengan mudah memiliki toko daring . arketplace Resiko ketidakstabilan volume Dibutuhkan biaya yang cukup besar untuk ikut serta dalam perayaan HARBOLNAS Peran toko fisik . masih sangat penting bagi masyarakat Indonesia Porsi UMKM di marketplace semakin berkurang Sisa market share untuk marketplace lain sangat terbatas Kualitas produk yang dihasilkan oleh anak-anak panti asuhan harus tetap diperhatikan Laporan dampak sosial yang diberikan harus dilaporkan secara rutin dan transparan Dibutuhkan perhitungan dan skema timbal balik pendanaan eksternal yang baik dan menarik Sistem pembukuan dan pencatatan keuangan yang jelas dan Laporan dampak sosial yang transparan dan jelas sebagai bagian dari laporan kinerja organisasi T10 T11 T12 T13 T14 T15 T16 Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 Cerita tentang produk yang dihasilkan oleh anak-anak panti asuhan menjadi O23 daya tarik tersendiri Ada sumber pendanaan eksternal O24 Sumber: Hasil Olahan Penulis Matriks TOWS digunakan untuk menyusun strategi bisnis dengan menyilangkan poin-poin yang ada di area eksternal dengan internal. Hasil dari penyusunan strategi menggunakan Matriks TOWS adalah strategi SO, strategi ST, strategi WO, dan strategi WT. Berikut adalah hasil dari persilangan matriks TOWS untuk data SWOT ABC. Tabel 10. Ringkasan Hasil Matriks TOWS SO STRATEGIES ST STRATEGIES Membuat marketplace yang khusus menjual produk karya adik panti yang berkualitas dan memiliki kisah dibelakangnya (O4,O5,O20,21,022,S. Melakukan kegiatan rekruitmen relawan dan pengajar (O18,O19,S1,S9,S. SO1 Membuat program pelaporan pendanaan secara terbuka dan transparan (T13,T15,T16,S2,S3,S. ST1 SO2 ST2 Melakukan kerjasama dengan pihak marketplace enablers untuk mengurus pengelolaan produk adik panti (O11,S5,S6,S9,. Memberikan paket pelatihan kewirausahaan untuk adik panti (O7,S7,S. SO3 Mengajukan pendanaan/kredit untuk modal usaha adik panti ke bank/pemerintah (O2,S1,S2,S3,S. SO5 Menetapkan standar kualitas produk adik panti (T2,T12,S4,S5,S. Melakukan kolaborasi dan belajar bersama dengan komunitas penyedia/produsen kemasan ramah lingkungan (T4,S5,S. Membuat marketplace yang terkhususkan untuk produk adik panti (T5,T6,T10,T11,S4,S. Mendorong adik panti untuk tetap menjual produknya secara offline dan online (T7,T9,T11,S5,S9,S. Mulai menjual produk adik panti di marketplace umum terlebih dahulu (O1,O6,O10,O11,O12,S4,S9,S. WO STRATEGIES SO6 Membuat konsep marketplace yang menarik dan mudah digunakan . ser-friendl. dengan konsep 'belanja sambil beramal' (O1,O4,O7,O8,O9,O12,O21,O22,O23,W. Menyusun strategi dan skema pendanaan eksternal . enu investo. (O24,W2,W. WO1 SO4 ST3 ST4 ST5 WT STRATEGIES WO2 Menyusun skema pendanaan eksternal yang transparan dan (T5,T8,514,W2,W. Menyusun program promosi yang mengantisipasi ketidakstabilan permintaan pasar (T7,W1,W. Membuat sistem kontrol kualitas yang baik dan tertib (T2,T12,W3,W. Membuat strategi SDM . erekrutan, pelatihan WO3 dan perkembanga. (O18,O19,W7,W10,W11,W12,W. Menyusun program promosi dan pemasaran WO4 yang menitikberatkan pada konsep 'belanja sambil beramal' (O5,O7,O13,O15,O16,O21,O23,W1,W3,W. Menyusun kurikulum yang sesuai dan selalu WO5 melakukan pengembangan kurikulum secara berkala (O17,W. Sumber: Hasil Olahan Penulis KESIMPULAN DAN SARAN WT1 WT2 WT3 Hastono. & Hidayati. Strategi Bisnis ABC Periode 2021-2023 ABC adalah sebuah kewirausahaan sosial yang memberikan pelatihan dan pengajaran terkait dasar ilmu bisnis dan manajemen serta mendampingi anak-anak panti asuhan dalam belajar memulai bisnis yang mereka gagas, urus, dan miliki bersama. ABC sebagai kewirausahaan sosial mengambil peran sebagai penghubung . bagi produk bisnis anak-anak panti asuhan dengan pasar. Untuk peran sebagai penghubung ini. ABC membutuhkan sebuah sarana platform berbentuk marketplace yang kemudian menjadi target organisasi untuk tahun 2023. Untuk mencapai target organisasi tersebut. ABC harus menyusun strategi bisnis dan strategi fungsional turunannya agar target tersebut dapat dicapai tepat waktu. ABC melakukan analisis lingkungan eksternal untuk mengidentifikasi peluang dan ancaman yang ada menggunakan beberapa alat. Analisis eksternal dilakukan menggunakan analisis PESTEL, analisis PorterAos Five Forces, analisis Competitor Profil Matrix atau CPM dan analisis Consumer Decision Making Process atau CDMP. Untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh ABC, dilakukan analisis internal menggunakan analisis 7S McKinsey. ABC juga melakukan analisis dampak dan pemetaan prioritas dari setiap stakeholder organisasi baik yang eksternal maupun internal. Berdasarkan analisis lingkungan eksternal dan internal serta penggunaan matriks TOWS, diperoleh beberapa strategi yang dapat dilakukan oleh ABC guna memperbaiki dan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Berikut adalah penjabaran dan rencana penerapan strategi bisnis untuk ABC periode 2021-2023. Pada strategi area bisnis. ABC butuh melakukan peluncuran produk baru berupa platform jualbeli daring yang secara khusus menjual produk bisnis anak-anak panti asuhan. Platform ini kemudian akan berperan sebagai marketplace untuk menjembatani produk anak-anak panti asuhan dengan Tentunya dengan hadirnya produk baru dalam ABC akan membuka target pasar yang baru Hal ini dikarenakan pada produk sebelumnya yaitu pelatihan manajemen dan bisnis, merupakan sebuah produk sosial yang ditujukan untuk anak-anak panti asuhan yang kemudian menjadi penerima manfaat . dari produk sosial ABC. Oleh karena itu, inovasi yang akan dilakukan oleh ABC dapat disebut sebagai inovasi eksplorasi (Li. Vanhaverbeke, & Schoenmakers, 2. di mana ABC akan membuat pasar baru yang kemudian menerima layanan dari produk baru yang diluncurkan oleh ABC. Berdasarkan pengolahan data dengan bantuan matriks TOWS diperoleh beberapa strategi bisnis yang kemudian disebut sebagai strategi BANGUN. Strategi BANGUN ini terdiri dari 3 fase strategi utama yang menggambarkan tahapan dalam proses pembangunan sebuah rumah. Ketiga strategi utama tersebut kemudian diturunkan menjadi strategi fungsional manajemen. Fase Fondasi Sebagaimana pentingnya fondasi dalam tahapan membangun rumah. ABC harus memiliki landasan dan fondasi yang kuat untuk dapat berdiri kokoh sebagai kewirausahaan sosial yang memiliki cita-cita besar. Oleh karena itu, pada tahapan ini ABC harus menyusun dan mengukuhkan dasar-dasar Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 utama yang kemudian berperan sebagai fondasi dari berdirinya ABC sebagai sebuah kewirausahaan Adapun dasar-dasar yang harus disusun dan ditetapkan adalah kurikulum pelatihan dan konsep platform jual-beli daring atau marketplace milik ABC. Dalam proses pengukuhan kedua poin tersebut, dapat dilakukan beberapa upaya seperti melakukan kolaborasi dengan pihak ketiga apabila dibutuhkan. Dalam penyusunan dan pengukuhan kurikulum. ABC harus merancang kurikulum utama yang kemudian dikembangkan menjadi beberapa paket pelatihan yang akan digunakan dasar dari kegiatan pelatihan dan pengajaran yang dilakukan oleh ABC. Paket-paket pelatihan kemudian wajib dievaluasi dan dikembangkan secara rutin dan berkala. Segala bentuk pengembangan dapat dilakukan sebagai upaya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing panti asuhan dan/atau kondisi anakanak panti asuhan. Akan tetapi, segala bentuk evaluasi dan pengembangan wajib terdokumentasi dengan baik. Untuk merancang dan menetapkan konsep marketplace. ABC harus menjadikan kriteria dan faktor pengambilan keputusan pelanggan, seperti yang suda dibahas di atas, sebagai informasi dan landasan dalam menyusun konsep marketplace. Sesuai dengan hasil analisis pada bab sebelumnya, diperoleh beberapa kriteria yang ditetapkan oleh pelanggan, yaitu: Tampilan marketplace harus menarik dan mudah digunakan engusung konsep AuBelanja sambil BeramalAy Menjaga kualitas produk yang dijual Memiliki kisah di balik setiap produk Dalam pengelolaannya. ABC tentunya dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya penyedia layanan enabler yang kemudian dapat membantu dalam mengelola dan mengurus produk anak-anak panti asuhan apabila dinilai perlu. Fase Dinding Setelah memiliki fondasi yang kuat, pembangunan tembok atau dinding merupakan bagian yang tidak kalah penting. Seperti dinding yang merupakan bagian utama bangunan serta berperan untuk menyanggah bangunan, manajemen dan fungsionalnya berperan dalam menopang berjalannya kegiatan di dalam organisasi ABC. Dalam tahapan strategi ini, dinding sendiri terbagi menjadi 3 bagian kecil, yaitu tahap 1, tahap 2, dan tahap 3. Ketiga tahap ini menggambarkan tahapan yang harus dilakukan oleh setiap fungsional manajemen. Tujuan dari strategi ini adalah untuk menentukan, mempersiapkan, dan membangun komunitas ABC yang terdiri dari pelanggan, investor, panti asuhan, anak-anak panti asuhan, tenaga pengajar dan tenaga pendamping bisnis, serta tentunya anggota organisasi ABC. Komunitas ini nantinya diharapkan mampu tumbuh menjadi ekosistem yang saling mendukung dan bertumbuh bersama. Keberadaan ekosistem yang baik sangat penting sebagai faktor eksternal yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak panti asuhan secara umum dan bisnis mereka secara khusus. Hastono. & Hidayati. Strategi Bisnis ABC Periode 2021-2023 Tahap pertama dari fase dinding ini adalah perencanaan dan peletakan dasar-dasar dari fungsional manajemen sebagai landasan untuk tahapan selanjutnya. Pada tahap ini, dirancang sistem dan perencanaan dasar untuk setiap fungsional manajemen. Tahap kedua dari fase ini adalah fase penyempurnaan dari perencanaan dan sistem yang sudah dibuat sekaligus merupakan fase implementasi Pada tahapan ini akan dievaluasi kesesuaian rancangan dan sistem dengan kebutuhan yang secara faktual terjadi. Apabila ada sistem atau rancangan yang dinilai belum sesuai, maka upaya perbaikan dapat dilakukan pada tahapan ini. Sedangkan tahap ketiga dari fase dinding adalah tahapan di mana seluruh sistem dan rancangan manajemen sudah bisa dibakukan oleh organisasi dan menjadi landasan dalam segala kegiatan organisasi. Segala perbaikan yang dilakukan pada tahapan sebelumnya akan digunakan pada implementasi di tahap ketiga ini. Tahap ketiga ini bisa disebut sebagai tahapan di mana semua standar dan sistem manajemen organisasi sudah ditetapkan dan berjalan dengan baik. Fase Atap Fase terakhir adalah fase pemasangan atap yang bertujuan untuk menutup bangunan sehingga dapat digunakan sebagai tempat tinggal dan berlindung. Pada fase ini. ABC diharapkan dapat mencapai target yang diinginkan yaitu memiliki platform jual-beli daring atau marketplace yang khusus menjual produk bisnis milik anak-anak panti asuhan dan alumni dari panti asuhan. Diharapkan platform ini juga akan berperan sebagai media penghubung bagi seluruh anggota ekosistem ABC mulai dari pelanggan, investor, panti asuhan dan anak-anak, tenaga pengajar dan pendamping bisnis, serta anggota organisasi ABC. Pada fase ini diharapkan ABC dapat secara mandiri hidup dan berkembang sebagai sebuah kewirausahaan sosial dan memiliki ekosistem yang kuat sehingga apa yang menjadi visi dan misi organisasi dapat tercapai dengan baik. Journal of Emerging Business Management and Entrepreneurship Studies. Vol. , 2021. Hal 226-242 DAFTAR PUSTAKA