Vol. 4 No. 1 (September 2. ISSN 2808-1587 Pena Jangkar http://jurnal. amnus-bjm. id/index. php/pena-jangkar PENGARUH MANAJEMEN UPAH TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PADA KOPERASI TKBM SAMUDERA NUSANTARA BANJARMASIN Noor Fathulliansyah A 1. Rahmadana Putri2. Saifuddin Amir 3 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin1,2. STAI Al Falah Banjarbaru3 Info Artikel ________________ Sejarah Artikel: Diterima 01/07/2024 Disetujui 18/08/2024 Dipublikasikan 02/09/2024 ________________ Keywords: Manajemen. Upah. Ketenagakerja _____________ ___ Abstrak Manajemen merupakan seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajamen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efesien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang luas dan secara universal. Upah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia uang dan sebagainya yang dibayarkan sebagai pembalas jasa atau sebagai pembayar tenaga yang sudah dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu, gaji, imbalan Penelitian dengan metode kualitatif, dengan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian, yang berlokasi atau obyek dalam penelitian ini berada dikantor Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin yang beralamatkan di Jl. Cempaka Raya. Telaga Biru. Banjarmasin. Kota Banjarmasin. Kalimantan Selatan 70117. Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin ini telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Data penelitian dikumpulkan baik lewat instrumen pengumpulan data, observasi, wawancara maupun lewat data dokumentasi. Sistem pengupahan tenaga kerja pada koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin dilakukan dengan sistem upah borongan. Sedangkan upah minimum TKBM dihitung sekurang-kurangnya sama dengan upah minimum provinsi (UMP) atau upah minimum kabupaten/kota yang ditetapkan gubernur, bupati atau walikota. Upah bongkar muat yang merupakan salah satu faktor produktivitas tenaga kerja itu sendiri, semakin baik manajemen upah maka produktivitas tenaga kerja semakin meningkat. Abstract Management is the art of getting work done through other people. Mary Parker Follet's definition means that a manager is tasked with organizing and directing other people to achieve organizational goals. Ricky W. Griffin defines management as a process of planning, organizing, coordinating and controlling resources to achieve goals effectively and efficiently. Effective means that goals can be achieved according to planning, while efficiency means that existing tasks are carried out correctly, organized and according to schedule. Management does not yet have a broad and universal definition. Wages according to the Big Indonesian Dictionary are money and so on that are paid as compensation for services or as payment for energy that has been expended to do something, salary, reward Research using qualitative methods, the approach used in this research is a qualitative approach. The source of research data, which is located or the object in this research, is at the TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin Cooperative office which is located at Jl. Cempaka Raya. Telaga Biru. Banjarmasin. Banjarmasin City. South Kalimantan 70117. The Samudera Nusantara Banjarmasin TKBM Cooperative has been equipped with adequate facilities and infrastructure. Research data was collected either through data collection instruments, observation, interviews or through documentation data. The labor wage system at the TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin cooperative is carried out using a piece rate system. Meanwhile, the TKBM minimum wage is calculated to be at least the same as the provincial minimum wage (UMP) or district/city minimum wage set by the governor, regent or mayor. Loading and unloading wages are one of the factors of labor productivity itself. The better the wage management, the more labor productivity will Noor Fathulliansyah. Rahmadana Putri. Saifuddin Amir/Pena Jangkar A 2024 Akademi Maritim Nusantara Banjarmasin Alamat korespondensi: E-mail: fathul. amnus@gmail. Noor Fathulliansyah. Rahmadana Putri. Saifuddin Amir/Pena Jangkar PENDAHULUAN Pengaruh adalah kekuatan yang ada atau yang timbul dari sesuatu, seperti orang, benda yang turut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang. Dalam hal ini pengaruh lebih condong kedalam sesuatu yang dapat membawa perubahan pada diri seseorang atau lebih tepatnya pada karyawan, untuk menuju arah yang lebih positif. Bila pengaruh ini adalah pengaruh yang positif maka, seseorang akan berubah menjadi lebih baik, yang memiliki visi misi jauh kedepan. Manajemen merupakan seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi Mary Parker Follet ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajamen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran secara efektif dan efisien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efesien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. Manajemen belum memiliki definisi yang luas dan secara Upah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia uang dan sebagainya yang dibayarkan sebagai pembalas jasa atau sebagai pembayar tenaga yang sudah dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu, gaji, imbalan. Produktivitas adalah merupakan istilah dalam kegiatan produksi sebagai perbandingan antara luaran . dengan masukan . Menurut Herjanto, produktivitas merupakan suatu ukuran yang menyatakan bagaimana baiknya sumber daya diatur dan dimanfaatkan untuk mencapai hasil yang optimal. Produktivitas dapat digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan suatu industri atau UKM dalam menghasilkan barang atau jasa. Sehingga semakin tinggi perbandingannya, berarti semakin tinggi produk yang dihasilkan. Tenaga kerja menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah orang yang bekerja atau mengerjakan sesuatu. pekerja, pegawai, dan sebagainya, proyek itu masih memerlukan ratusan. Orang yang mampu melakukan pekerjaan, baik di dalam maupun di luar hubungan kerja. Koperasi di Kamus Besar Bahasa Indonesia perserikatan yang bertujuan memenuhi keperluan para anggotanya dengan cara menjual barang keperluan sehari-hari dengan harga murah . idak bermaksud mencari untun. Masalah produktivitas ini hampir dialami oleh setiap perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan harus memberikan motivasi kepada karyawan dengan memberikan upah yang tinggi serta disiplin kerja harus ditingkatkan. Karena apabila produktivitas perusahaan meningkat maka akan memberikan keuntungan yang tinggi. Masalah tenaga kerja adalah masalah yang dapat mempengaruhi sekaligus dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berinteraksi dengan pola yang tidak selalu mudah dipahami karena menyangkut banyak Untuk menggambarkan masalah yang berkaitan dengan tenaga kerja tidaklah mudah karena selain berdasarkan pada angka tenaga kerja di masa lampau, suatu perusahaan harus juga mengetahui prospek produksi di masa mendatang. Kondisi kerja yang baik, kualitas output yang tinggi, upah yang layak serta kualitas sumber daya manusia adalah persoalan yang selalu muncul dalam Pembahasan tenaga kerja. Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan Noor Fathulliansyah. Rahmadana Putri. Saifuddin Amir/Pena Jangkar dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundangundangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarganya atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang telah atau akan dilakukan. Tujuan penetapan upah minimum adalah untuk meningkatkan taraf hidup pekerja sesuai dengan kebutuhan hidupnya, oleh karena itu penetapan upah minimum didasarkan atas Kebutuhan Hidup Layak (KHL). METODE PENELITIAN Penelitian dengan metode kualitatif, dengan Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian, yang berlokasi atau obyek dalam penelitian ini berada dikantor Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin yang beralamatkan di Jl. Cempaka Raya. Telaga Biru. Banjarmasin. Kota Banjarmasin. Kalimantan Selatan 70117. Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin ini telah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai. Data penelitian dikumpulkan baik lewat instrumen pengumpulan data, observasi, wawancara maupun lewat data dokumentasi. Sumber data secara garis besar terbagi ke dalam dua bagian, yaitu data primer dan data sekunder. Jadi sumber data dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan yang diperoleh dari informan yang terkait dalam penelitian, selanjutnya dokumen atau sumber tertulis lainnya merupakan data tambahan. HASIL DAN PEMBAHASAN Sistem pengupahan yang dilakukan oleh Koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin adalah dengan sistem upah borongan yang dibagikan langsung oleh PBM ke Koperasi. Kemudian Koperasi membayarkan kepada pekerja/buruh TKBM. Produktivitas kerja menyangkut hasil kerja TKBM misalnya berapa ton yang harus dikerjakan, itu dikontrol oleh KSOP. Kalau terlalu rendah atau tinggi. KSOP bisa menurunkan atau menaikan dengan pertimbangan karena KSOP sebagai Pembina. Untuk Menjaga keamanan supaya tidak terjadinya demo, ketua TKBM melalui koperasi bekerjasama menandatangani kesepakatan bahwa upah itu setuju ditentukan oleh sekian Kegiatan bongkar muat kapal meliputi membongkar dan memuat isi muatan kapal yang mana setiap kapal memiliki jenis muatan barang tersendiri seperti general cargo, plywood, container, batu bara, mobil, dan lainnya. Banyaknya barang yang akan di bongkar muat dalam kapal membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak untuk membongkar isi muatan kapal ke gudang penyimpanan sementara begitu juga sebaliknya. Sehingga membutuhkan biaya untuk melakukan aktivitas tersebut yang mana di sebut dengan upah. Kegiatan bongkar muat barang maka dapat dihubungkan dengan upah bongkar muat yang merupakan salah satu faktor produktivitas tenaga kerja itu sendiri. Tenaga kerja pelabuhan sangat berperan aktif dalam proses bongkar muat di pelabuhan, karena mereka terjun langsung di lapangan, sehingga sangat membantu dalam kelancaran proses bongkar muat. Maka dengan demikian upah bongkar muat menjadi suatu hal yang diperhatikan dalam aktivitas bongkar muat sehingga tenaga kerja bongkar muat mendapatkan kesejahteraan yang layak. Sesuai dengan tujuan koperasi, yaitu mensejahterakan anggotanya maka koperasi tenaga kerja bongkar muat menerapkan sistem pengupahan borongan yang diatur dalam Surat Kesepakatan Bersama (SKB) antara DPW APBMI Kalselteng dan Koperasi TKBM Samudera Nusantara. Untuk menunjang pelaksanaan sistem pengupahan yang baik dan dapat mensejahterakan TKBM maka perlu adanya pengawasan dari lembaga-lembaga terkait misalnya Noor Fathulliansyah. Rahmadana Putri. Saifuddin Amir/Pena Jangkar Administratur Pelabuhan (ADPEL) Dinas Tenaga Kerja (DISNAKER). Kesepakatan bersama tentang tarif/upah bongkar muat General Cargo di pelabuhan Banjarmasin sebagai berikut : Khusus plywood/moulding di Taboneo, jika ada beberapa shipper yang mengirim tongkang/LCT ke kapal, di mana ada beberapa tongkang/LCT itu tidak di muat, sedangkan tongkang/LCT lain dimuat/dikerjakan, maka tidak ada istilah uang tunggu, namun kalau benar-benar tidak ada yang dibongkar/dimuat dan cargo tersebut masih dalam perjalanan menuju kapal pemuatan, maka berlaku insentif uang tunggu, di mana uang tunggu kerja di bawah 7 jam sebesar Rp 250. 000, di atas 7 jam sebesar Rp 700. Apabila ada penundaan kegiatan bongkar/muat dikarenakan situasional . ntara lain adanya kunjungan Kapal Peran. , yang menyebabkan tertundanya kapal sandar di dermaga, maka pihak PBM harus segera memberitahukan ke Koperasi TKBM/mandor group yang bersangkutan paling lambat 2 jam sebelum jadwal jam kerja, jika tidak di laporkan maka akan dikenakan biaya tunggu selama 4 sampai dengan 7 jam sebesar Rp 110. 000, dan 7 jam ke atas sebesar Rp220. Pekerjaan bongkar muat barang bernilai tinggi dan memerlukan penanganan khusus dikenakan tarif tambahan yang besarnya ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama antara penyedia jasa bongkar muat dengan pengguna jasa bongkar muat. Dengan ketentuan tarif rata-rata ini, untuk mempercepat bongkar muat barang dan keberangkatan kapal, maka kegiatan bongkar muat di lakukan setiap hari, baik hari kerja biasa maupun pada hari minggu/libur resmi. Dengan berlakunya kesepakatan ini, agar pihak TKBM. PBM,dan Stake Holder terkait harus meningkatkan disiplin kerja dan keamanan yang lebih baik sehingga produktivitas kerja bongkar/muat tercapai. Dalam hal terjadi perselisihan pada penerapan kesepakatan ini, maka penyelesaiannya dilakukan melalui musyawarah antara Koperasi TKBM Samudera Nusantara dengan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Kalselteng. Ketentuan lain yang berlaku atas penyesuian Tarif/Upah bongkar muat adalah : Jam kerja general cargo di luar bag cargo antara lain kaca, besi, tiang pancang, dan lain-lain di pelabuhan Trisakti dari pukul 08. 00 sampai dengan pukul 22. 00 Wita, sedangkan kerja pukul 22. 00 sampai dengan 05. 00 Wita diberikan insentif sebesar Rp Jam kerja general cargo bag cargo, seperti semen, pupuk, gula, beras di pelabuhan Trisakti dari pukul 08. 00 sampai dengan 17. 00 wita, sedangkan kerja pukul 17. sampai dengan 22. 00 Wita diberikan insentif sebesar Rp 1. Kegiatan bongkar muat general cargo di luar dermaga pelabuhan Trisakti dikenakan insentif uang makan Rp 250. 000 per hari/group dan biaya transportasi menjadi tanggung jawab PBM. Jam kerja plywood/moulding di Taboneo pukul 08. 00 sampai dengan22. 00 Wita, kerja di atas pukul 22. 00 sampai dengan 05. 00 Wita diberikan insentif Rp 1. Kerja nonstop baik di pelabuhan Trisakti maupun Taboneo artinya jam istirahat dipakai buat kerja yaitu jam 12. 00 sampai dengan 13. 00 wita, jam 18. 00 sampai Noor Fathulliansyah. Rahmadana Putri. Saifuddin Amir/Pena Jangkar 00 wita dan jam 05. 00 sampai dengan 08. 00 wita dikenakan biaya lembur nonstop sebesar Rp 250. 000 per jam. Insentif uang tunggu kerusakan crane/derek pada waktu mau bongkar muat general cargo atau plywood/moulding antara 4 sampai dengan 7 jam sebesar Rp 100. 000, dan 7 jam ke atas sebesar Rp 200. 000,Ketentuaan Pelaksanaan Kegiatan Bongkar Muat Oleh TKBM : Pendapatan yang diperoleh Koperasi TKBM Samudera Nusantara untuk setiap kelompok kerja TKBM yang melakukan kegiatan bongkar muat batu bara di atas kapal di Muara Taboneo terdiri atas komponen upah (W), tunjangan kesehatan (H), asuransi (I), dan administrasi (K) Upah (Wage. yang disepakati untuk kegiatan adalah debesar Rp 2. 591,60 per MT. Tunjangan kesehatan (H) yang disepakati untuk kegiatan Rp 109. 296 per MT Tunjangan asuransi (Insuranc. yang disepakati untuk kegiatan adalah sebesar Rp 152 per MT. Tunjangan Administrasi (K) yang disepakati untuk kegiatan adalah sebesar Rp 36. per MT. (Kenaikan 10%= 2. 834,48 W termasuk HIK) Perhitungan jumlah muatan yang dikerjakan untuk perhitungan pendapatan oleh kelompok kerja didasarkan pada jumlah total muatan (Total Carg. sesuai dengan Final Draft Survey yang diterbitkan oleh Independent Surveyor. Pendapatan TKBM dibayarkan oleh perusahaan bongkar muat yang mengajukan permintaan TKBM kepada koperasi TKBM berdasarkan tagihan (Invoic. yang diajukan oleh koperasi TKBM kepada PBM. Koperasi TKBM yang telah memperoleh pembayaran dari PBM bertanggung jawab untuk membayarnya kepada kelompok kerja. Selain biaya yang ditagih oleh koperasi TKBM berdasarkan invoice/nota tagihan kepada PBM, tidak ada lagi negosiasi pembayaran berupa apapun kecuali untuk biaya lainnya yang disepakati. Setiap PBM yang akan melakukan kegiatan bongkar muat batu bara di Muara Taboneo wajib mengajukan surat permintaan TKBM sesuai dengan kebutuhan. Surat permintaan TKBM harus dilengkapi dengan data atau informasi nama dan kedatangan kapal (ETA), perkiraan jumlah muatan dan jumlah crane kapal sepanjang pengetahuan PBM. Koperasi TKBM wajib menerbitkan Surat Perintah Kerja (SPK) bagi setiap kelompok kerja/group yang akan melakukan kegiatan bongkar muat di atas kapal sesuai dengan permintaan PBM. Setiap kelompok kerja yang telah mendapatkan SPK wajib memakai identitas dan menggunakan peralatan keselamatan kerja sesuai peraturan yang berlaku untuk itu. Perusahaan bongkar muat yang telah memperoleh salinan SPK dari koperasi TKBM harus membayarkan uang muka sebesar 50% dari jumlah upah yang akan diterima oleh TKBM sesuai jumlah muatan yang akan dikerjakan. Keberangkatan TKBM ke kapal di atas jam kerja maka akan mendapatkan biaya tambahan sebagai berikut : Keberangkatan di atas jam 12. 00 Ae 15. maka akan menerima Rp Keberangkatan di atas jam 15. 00 Ae 18. maka akan menerima Rp 5. Noor Fathulliansyah. Rahmadana Putri. Saifuddin Amir/Pena Jangkar Keberangkatan di atas jam 18. 00 Ae 24. maka akan menerima Rp Di atas jam 00. 00 Ae 06. 00 TKBM tidak diberangkatkan Uang pengganti istirahat . on sto. 00 sampai dengan pukul 08. 00, pukul 00 sampi dengan pukul 13. 00, serta pukul 18. 00 sampai dengan pukul 19. diberikan sebesar Rp 250. 000 perjam. Apabila dalam pelaksanaan kegiatan bongkar muat akibat sesuatu hal yang terjadi bukan disebabkan kesalahan TKBM terdapat kelebihan hari dari estimasi waktu bongkar muat sehingga produktivitas kerja bongkar muat sebesar 10. perhari tidak tercapai, maka kelompok kerja yang bersangkutan berhak mendapatkan kompensasi kelebihan hari sebesar Rp. 000 per hari dan TKBM dilarang keras memperlambat pekerjaan dengan maksud tertentu. Pelaksanaan kegiatan bongkar muat berlaku untuk berlaku setiap hari dari hari senin sampai minggu kecuali hari libur nasional. TKBM yang bekerja pada hari libur nasional diberikan insentif sebesar Rp 3. 000 per hari. Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha tidak ada kegiatan bongkar muat . ibur tota. Pembayaran pendapatan atas kerja bongkar muat di atas kapal yang sama oleh dua kelompok kerja dibayarkan oleh PBM kepada koperasi TKBM dan koperasi berhak dan bertanggung jawab untuk Untuk optimalisasi waktu kegiatan guna pencapaian produktivitas kerja dan penambahan pendapatan dalam kaitannya dengan upah borongan di atas kapal, kelompok kerja TKBM yang bersangkutan berhak mendapatkan imbalan jasa tambahan berupa uang lembur dan uang non stop sebagai berikut: Uang lembur diberikan untuk kegiatan bongkar muat mulai pukul 22. 00 sampai dengan 00 hari berikutnya sebesar Rp 1. 000, dengan catatan TKBM tidak memperlambat pekerjaan dengan tujuan untuk mendapatkan upah lembur. SIMPULAN Sistem pengupahan tenaga kerja pada koperasi TKBM Samudera Nusantara Banjarmasin dilakukan dengan sistem upah borongan. Sedangkan upah minimum TKBM dihitung sekurang-kurangnya sama dengan upah minimum provinsi (UMP) atau upah minimum kabupaten/kota yang ditetapkan gubernur, bupati atau walikota. Upah bongkar muat yang merupakan salah satu faktor produktivitas tenaga kerja itu sendiri, semakin baik manajemen upah maka produktivitas tenaga kerja semakin meningkat. Buruh bongkar/muat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin mempunyai sistem/aturan kerja yang di buat berdasarkan atas kesepakatan bersama antara anggota buruh/pekerja, ataupun kelompok kerja dengan pengurus. Sistem/aturan kerjanya dilakukan pergrup perkapal, dan dalam satu grub dibagi lagi menjadi dua regu yaitu regu A dan regu B. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kinerja buruh pelabuhan tersebut yaitu pendapatan/upah, sistem/aturan kerja, dan uang lembur DAFTAR PUSTAKA