P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Pengaruh Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Loyalitas Pelanggan Kosmetik Wardah Di Lingkungan Mahasiswi Universitas Persada Indonesia Y. Miftahul Hassanah1. Endri Sentosa2. Marnis3 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Persada Indonesia YAI Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI Miftahulhassanah3@gmail. esanuansa63@gmail. marnisanggrek@gmail. ABSTRAK Perkembangan industri kosmetik di Indonesia terus menerus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun, hal ini membuka peluang yang besar dalam industri kosmetik dalam skala kecil hingga besar. Dampak dari perkembangan tersebut perusahaan dituntut untuk merancang strategi supaya dapat bersaing dan mempertahankan produk atau jasa yang diinginkan konsumen, untuk perusahaan kosmetik kepuasan pelanggan, kualitas produk dan citra merek yang baik dapat menciptakan loyalitas dari pelanggan, loyalitas pelanggan timbul setelah merasakan produk atau jasa yang diberikan kepada konsumen. Loyalitas adalah tingkat perasaan konsumen setelah membandingkan hasil yang dirasakan dengan harapannya, kepuasan pelanggan adalah suatu perasaan puas yang timbul dari pemakaian produk dan jasa tersebut. Kualitas produk adalah keseluruhan ciri serta dari produk atau pelayanan pada kemampuan untuk memuaskan konsumen. Citra merek adalah persepsi dan kepercayaan yang dipegang oleh konsumen yang selalu diingat pertama kali saat mendengar slogan yang tertanam dibenak konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh kepuasan pelanggan, kualitas produk dan citra merek terhadap loyalitas pelanggan mahasiswi Universitas Persada Indonesia YAI. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan jenis penelitian ini adalah confirmatory research. Data primer di peroleh dari hasil jawaban kuesioner pada 91 responden yang ditentukan dengan menggunakan teknik non probablity Berdasarkan analisis hasil studi dan pembahasan maka dapat diambil beberapa kesimpulan yaitu kepuasan pelanggan, kualitas produk dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan produk kosmetik Wardah pada Mahasiswi Universitas Persada Indonesia. Kata kunci: Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk. Citra Merek. Loyalitas Pelanggan ABSTRACT The development of the cosmetic industry in Indonesia continues to grow from year to year, this opens up great opportunities in the cosmetic industry on a small to large scale. The impact of these developments companies are required to design strategies in order to compete and maintain products or services that consumers want, for cosmetic companies customer satisfaction, product quality and good brand image can create customer loyalty, customer loyalty arises after feeling the products or services provided. to consumers. Loyalty is the level of consumer feelings after comparing the perceived results with their expectations, customer satisfaction is a feeling of satisfaction that arises from the use of these products and services. Product quality is the overall characteristics of a product or service on its ability to satisfy consumers. Brand image is the perception and belief held by consumers who are always remembered for the first time when they hear the slogan that is embedded in the minds of consumers. This study aims to find the effect of customer satisfaction, product quality and brand image on customer loyalty at the University of Persada Indonesia YAI students. The data used in this study is primary data and the type of this research is confirmatory research. Primary data was obtained from the results of the questionnaire answers to 91 respondents who were determined using non-probablity sampling technique. Based on the analysis of the results of the study and discussion, several conclusions can be drawn, namely customer satisfaction, product quality and brand image have a significant effect on customer loyalty of Wardah cosmetic products at Persada Indonesia University Students. Keywords: Customer Satisfaction. Product Quality. Brand Image. Customer Loyalty. JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA PENDAHULUAN Keinginan tampil cantik dan menarik adalah impian setiap wanita. Wanita selalu ingin memiliki hasrat terlihat cantik dan sempurna setiap waktu. Oleh karena itu, salah satu cara untuk menunjang penampilan yang cantik dan sempurna adalah dengan menggunakan produk kecantikan atau lebih dikenal dengan kosmetik. Wanita sebagai konsumen utama dalam produk kosmetik memiliki keinginan membeli yang cukup tinggi. Dalam menggunakan kosmetik biasanya konsumen selalu menggunakan produk yang sesuai dengan kulit wajahnya mulai dari ketahanannya, kenyamanan yang didapat dari menggunakan produk kosmetik Hasrat untuk menggunakan produk kecantikan, menimbulkan persaingan di dunia industri komestik yang semakin pesat. Hal ini dapat ditinjau dari banyaknya jenis kosmetik yang beredar di pasaran, baik yang diproduksi dalam negeri maupun luar negeri. Keberagaman produk kosmetik yang ada di pasar, ternyata mempengaruhi sikap dan hasrat seseorang terutama wanita dalam memilih produk kosmetik yang sesuai dengan kulitnya, dan tidak memiliki resiko atau efek samping yang berbahaya bagi kesehatan kulit dari konsumen tersebut. Saat ini berbagai macam kosmetik beredar di pusat perbelanjaan hingga toko kosmetik Dengan munculnya berbagai macam Indonesia mempengaruhi minat beli bahkan loyalitas dari para konsumen yang menggunakan produk kosmetik tersebut. Sudah banyak produsen-produsen dari produk kosmetik tersebut yang memproduksi kosmetik yang berbahan aman dan berlabel halal dan tidak mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya salah satunya adalah produk Wardah. Diketahui dari data supported by Asosiasi Digital Marketing Indonesia bahwa penjualan kosmetik Wardah selalu mengalami penurunan dari tahun ke tahun, dapat dilihat pada tahun 2019 produk Wardah memiliki penjualan sebesar 35%, lalu pada tahun 2020 penjualan Produk Wardah menjadi 33,4% dan pada tahun 2021 penjualan Kosmetik Wardah mengalami penurunan JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 drastis dari sebelumnya 33,4% menjadi 29,6%, hal tersebut menunjukan bahwa terjadi penurunan penjualan pada setiap tahunnya. Artinya produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut belum dapat memastikan bahwa produk Wardah ini memiliki Kualitas yang sesuai dengan yang diinginkan oleh para konsumen. Dapat dilihat, setiap tahun produk tersebut mengalami penurunan Hal ini bisa dikarenakan kurangnya kepuasan pelanggan, kualitas produk dan citra merek yang kalah bersaing dengan produk kosmetik lainnya. Berdasarkan uraian diatas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian untuk mengetahui apakah wanita khususnya pembeli dibeberapa toko kosmetik di wilayah Jakarta melakukan suatu Loyalitas terhadap pembelian kosmetik Wardah dikarenakan adanya faktor dari kepuasan pelanggan, kualitas produk dan citra LANDASAN TEORI Kepuasan Pelanggan Menurut ( Peter dan Jerry 2014:. Kepuasan Pelanggan adalah konsep yang paling menentukan dalam pemikiran pemasaran dan riset Secara teori konsumen yang merasa puas dengan produk, jasa, atas merek, kemungkinan besar akan terus membelinya dan memberitahukan kepada yang lain perihal pengalaman-pengalaman menyenangkan ynag dirasakannya dengan produk jasa, jasa atau merek Lalu menurut (Atmadjati 2018:. kepuasan adalh tingkat perasaan seseorang setelah membandingkan kerja/hasil yang dirasakannya dengan diharapkannya. Seseorang yang telah membandingkan kerja produk dan mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang diharapkan akan terjadi kepuasan pada dirinya dengan menggunakan produk tersebut. Menurut (Irawan 2003: . terdapat 3 dimensi kepuasan pelanggan, yaitu . Satisfaction Toward Quality, yaitu kepuasan terhadap kualitas produk dan untuk servis industri, kualitas merujuk kepada kualitas pelayanan. Staisfaction Toward Value, dengantingkat kualitas yang diterima. Perceived Best, yaitu untuk mengetahui keyakinan apakah merek produk yang digunakan adalah yang terbaik P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA kualitasnya dibandingkan dengan merek produk pesaing lainnya. Ketahanan, 7. Keandalan. Perbaikan, 9. Gaya, 10. Desain. Kepuasan konsekuensi dari perbandingan Indikator-Indikator Kualitas Produk membandingkan antara tingkatan dari manfaat yang dirasakan terhadap manfaat yang diharapkan oleh pelanggan. Adapun indikator kepuasan pelanggan . enurut Irawan, 2. , yaitu :1. Perasaan puas . alam arti puas akan produk dan pelayananny. Yaitu ungkapan perasaan puas atau tidak puas dari pelanggan saat menerima pelayanan yang baik dan produk yang berkualitas dari Selalu membeli produk Yaitu pelanggan akan tetap memakai dan terus membeli suatu produk apabila tercapainya harapan yang mereka inginkan. Akan merekomendasikan kepada orang lain Yaitu pelanggan yang merasa puas setelah memakai suatu produk atau jasa akan menceritakannya kepada orang lain serta mampu menciptakan pelanggan baru bagi suatu Terpenuhinya harapan pelanggan setelah membeli produk Yaitu sesuai atau tidaknya kualitas suatu produk atau jasa pasca pembelian suatu produk dengan harapan yang diinginkan Kualitas Produk Pengertian kualitas produk menurut menurut (Kotler dan Armstrong 2014:. yaitu segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk mendapat perhatian, dibeli, digunakan atau dikonsumsi yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen. Fokus utama dalam perusahaan, kualitas merupakan suatu kebijakan penting dalam meningkatkan daya saing produk yang harus memberikan kepuasan kepada konsumen yang melebihi atau paling tidak sama dengan kualitas produk dari pesaing. Kualitas Produk juga merupakan salah satu cara meningkatkan daya saing yang harus sesuai dan mampu memenuhi harapan konsumen. Kualitas produk sebagai salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam melakukan keputusan pembelian produk (Karlina & Seminari, 2. Terdapat beberapa tolak ukur kualitas produk menurut (Kotler dan Keller 2012:. , yang terdiri dari:1. Bentuk, 2. Fitur, 3. Penyesuaian, 4. Kualitas kinerja, 5. Kualitas kesesuaian , 6. Menurut (Tjiptono mencerminkan semua dimensi Kemudahan penawaran produk yang menghasilkan manfaat . bagi pelanggan. Kualitas suatu produk baik berupa barang atau jasa ditentukan melalui indikator-indikator, sebagai berikut :1. Kinerja (Performanc. Keistimewaan tambahan (Feature. Keandalan (Reliabilit. Kesesuaian dengan spesifikasi (Conformance to Specification. Daya tahan (Durabilit. Estetika (Asthethi. Citra Merek Menurut (Kotler dan Fox dalam Sungadji dan Sopiah . mendefinisikan citra sebagai jumlah dari gambaran-gambaran, kesankesan dan keyakinan-keyakinan yang dimiliki seseorang terhadap suatu objek. Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berapa keyakinan dan preferensi terhadap suatu merek. Lalu menurut (Kotler dan Keller 2012:263-. citra merek adalah konsumen yang menganut persepsi dan kepercayaan sesuai dengan pengalaman yang telah mereka rasakan dan terangkum di dalam ingatan mereka. Menurut (Simamora 2008:. menerangkan bahwa dimensi Citra Merek (Brand Imag. terdiri dari 3 bagian yaitu: 1. Corporate Image (Citra Pembua. yaitu sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumenterhadap perusahaan yang membuat suatu barang atau jasa. User Image (Citra Pemaka. yaitu sekumpulan asosiasi yang dipersepsikan konsumen terhadap pemakai yang menggunakan suatu barang atau jasa. Product Image (Citra Produ. yaitu sekumpulan asosiasi yang dipersiapkan konsumen terhadap barang atau jasa. Ada beberapa indikator citra merek. Menurut (Viot 2. mengemukakan 4 indikator citra merek, yaitu sebagai berikut: 1 . Kepribadian merek . rand personalit. Nilai merek . rand Hubungan merek-konsumen . rand consumer relatio. Citra Pengguna (User Imag. Loyalitas Pelanggan JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Loyalitas Pelanggan secara umum dapat diartikan sebagai wujud kesetiaan konsumen untuk menggunakan suatu produk atau jasa dengan terus menerus karena memiliki kepuasan yang tinggi terhadap produk atau jasa yang digunakan, akan cenderung timbul rasa untuk merekomendasikan produk atau jasa tersebut ke orang lain, agar mereka dapat merasakan kepuasan seperti apa yang kita rasakan saat mengunakan produk atau jasa P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Model kerangka pemikiran HIPOTESIS H1: Terdapat pengaruh Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas pelanggan Kosmetik Wardah di Lingkungan Mahasiswi Universitas Persada Indonesia Y. Ada beberapa dimensi loyalitas pelanggan antara lain : 1. Repeatation (Kesetiaan terhadap pembelian produk, melakukan pembelian ulang secara teratu. 2 Purchase accros product line (Membeli di luar lini produk atau jas. Retention (Tidak terpengaruh daya tarik pesaing atau menolak produk pesain. Recommendation (Mereferensikan produk atau jasa kepada orang H2: Terdapat Pengaruh Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan KosmetikWardah Lingkungan Mahasiswi Universitas Persada Indonesia Y. Menurut (Kusmawati 2014:. dalam mengukur kesetiaan, diperlukan beberapa atribut yaitu: 1. Mengatakan hal yang positif tentang Merekomendasikan perusahaan kepada orang lain yang meminta saran. Mempertimbangkan bahwa perusahaan merupakan pilihan pertama dalam melakukan pembelian jasa. Melakukan lebih banyak bisnis atau pembelian dengan perusahaan beberapa tahun mendatang. H4: Terdapat Pengaruh Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk. Citra Merek secara bersama-sama Terhadap Loyalitas Pelanggan Kosmetik Wardah di Lingkungan Mahasiswi Universitas Persada Universitas Persada Indonesia Y. Kerangka Pemikiran Berdasarkan uraian diatas dan untuk memberikan yang jelas terhadap penelitian ini, maka penulis berusaha membuat kerangka pemikiran yang berupa persepsi atau suatu masalah tertentu yang dapat dijadikan sebagai variabel Adapun kerangka pemikiran pemikiran digambarkan pada skema berikut ini: H3: Terdapat Pengaruh Citra Merek terhadap Loyalitas Pelanggan Kosmetik Wardah di Lingkungan Mahasiswi Universitas Persada Indonesia Y. METODOLOGI Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif yang dijelaskan oleh (Sugiyono . adalah: AuMetode penelitian sebagai metode yang berlandaskan pada filsafat metode yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. pengambilan sampel biasanya dilakukan dengan perhitungan teknik sampel tertentu yang sesuai. pengumpulan data kuantitatif/statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Ay Populasi. Sampel dan Pengumpulan Data Populasi dalam penelitian ini adalah beberapa Mahasiswi Universitas Persada Indonesia dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu 434 mahasiswi dan Fakultas Ilmu Komunikasi yaitu 572 mahasiswi jadi totalnya berjumlah 1006 Teknik pengumpulan data terdapat 3 cara, yaitu: . Wawancara. Observasi. Kuesioner. Gambar 1. JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Gambaran Objek Penelitian P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Persada Indonesia Y. Sebagai awal proses analisis dalam penelitian ini, dilakukan analisis terhadap karakteristik responden. Karakteristik tersebut meliputi umur dan jenis kelamin dari responden yang diteliti. Tabel 1. Karakteristik Responden Berdasarkan Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa yang berusia 18-20 tahun berjumlah 29 orang atau . ,2%), sedangkan yang berusia 21-25 tahun berjumlah 59 orang atau . ,1%), sedangkan 26-30 tahun berjumlah 3 orang atau . ,7%). Tabel 4. Hasil Uji Validitas Kualitas Produk (X. Tabel 2. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa jumlah mahasiswi adalah 91 orang . %). Analisis Uji Kualitas Data Uji Validitas Uji Validitas digunakan untuk mengukur valid tidaknya suatu kuesioner melalui perhitungan SPSS Versi 25. 0 or Windows yang berdasarkan tingkat kepercayaan atau degree of freedom . 91Ae2 = 89 dan tingkat Signifikansi = 5% atau 0,05. Sehingga diperoleh nilai r tabel sebesar 0,2061. Dengan cara membandingkan output Corrected item-total dengan rtabel Tabel 5. Hasil Uji Validitas Citra Merek (X. Tabel 3. Hasil Uji Validitas Kepuasan Pelanggan (X. JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Dari hasil pengujian reliabilitas, variabel Kepuasan Pelanggan (X. memiliki Alpha Cronbach sebesar 0. Dengan hasil tersebut maka bisa dikatakan bahwa variabel Kepuasan Pelanggan adalah realibel, karena nilai tabel Alpha Cronbach > 0,61. Tabel 8. Hasil Uji Reliabilitas Kualitas Produk(X. Tabel 6. Hasil Uji Validitas Loyalitas Pelanggan (Y) Dari hasil pengujian reliabilitas, variabel Kualitas Produk (X. memiliki Alpha Cronbach Dengan hasil tersebut maka bisa dikatakan bahwa variabel Kualitas Produk adalah realibel, karena nilai tabel Alpha Cronbach > 0,61. Tabel 9. Hasil Uji Reliabilitas Citra Merek (X. Uji Reliabilitas Tabel 7. Hasil Uji Reliabilitas Kepuasan Pelanggan (X. Dari hasil pengujian reliabilitas, variabel Citra Merek (X. memiliki Alpha Cronbach sebesar Dengan hasil tersebut maka bisa dikatakan bahwa variabel Citra Merek adalah realibel, karena nilai tabel Alpha Cronbach > 0,61. Tabel 10. Hasil Uji Reliabilitas Loyalitas Pelanggan (Y) JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel bebas . Tabel 12. Uji Multikolinearitas Dari hasil pengujian reliabilitas, variabel Loyalitas Pelanggan (Y) memiliki Alpha Cronbach Dengan hasil tersebut maka bisa dikatakan bahwa variabel Loyalitas Pelanggan adalah realibel, karena nilai tabel Alpha Cronbach > 0,61. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Digunakan untuk mengetahui apakah populasi data berdistribusi normal atau tidak. Uji ini biasanya digunakan untuk mengukur data berskala ordinal, interval, ataupun rasio. Jika analisis menggunakan metode parametik maka persyaratan normalitas harus terpenuhi, yaitu data berasal dari distribusi normal. Jika tidak berdistribusi normal, atau jumlah sample sedikit dan jenis data adalah nominal atau ordinal maka Dalam pembahasan ini akan digunakan uji one sample Kolmogorov-Smirnov dengan menggunakan taraf signifikasi 0. Data dinyatakan berdistribusi normal jika signifikasi lebih besar dari 5% atau 0,05. Tabel 11. Hasil Uji Normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov Berdasarkan hasil uji diatas diketahui bahwa nilai Signifikansi 0,200 > 0,005 maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi Berdasarkan hasil output SPSS tersebut, dapat diketahui bahwa nilai tolerance yang diperoleh untuk Kepuasan Pelanggan adalah 0. Nilai tolerance untuk Kualitas Produk adalah dan nilai tolerance untuk Citra Merek adalah Dengan hasil yang diperoleh dapat diartikan bahwa variabel terbebas dari asumsi klasik multikolinieritas, karena hasil tolerance diatas 0,10. Diketahui pula bahwa nilai VIF (Variance Inflation Facto. untuk Kepuasan Pelanggan 199 Untuk Kualitas Produk sebesar 1. dan untuk Citra Merek sebesar 1. Hasil ini berarti variabel terbebas dari asumsi klasik multikolinieritas, karena hasil VIF dibawah 10. Uji Heterokedastisitas Uji heteroskedastistas bertujuan untuk menguji ketidaksamaan varian dari residual pada satu pengamatan ke pengamatan lainnya Gambar 13. Uji Heteroskedastisitas Uji Multikolinearitas JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Gambar Scatter plot memiliki pola yang tidak jelas, serta titik- titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, hal ini dapat disimpulkan bahwa model regresi linier berganda terbebas dari asumsi klasik heteroskesdastisitas. Sehingga model regresi layak untuk memprediksi Loyalitas Pelanggan Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk. Citra Merek. Analisis Koefisien Korelasi Berganda Uji korelasi berganda bertujuan untuk mengetahui suatu nilai hubungan antara dua atau lebih variabel independen secara bersama-sama antara Kepuasan Pelanggan (X. Kualitas Produk (X. dan Citra Merek (X. dengan variabel dependen yaitu Lloyalitas Pelanggan (Y). berganda bertujuan untuk mencari kuat atau lemahnya hubungan antar dua atau lebih variabel independen terhadap variabel dependen. Berdasarkan hasil pengolahan data diatas dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi yang sudah disesuaikan (Adjusted R Squar. 616 atau 61,6% terhadap Loyalitas Pelanggan di Universitas Persada Indonesia Y. pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Ilmu Komunikasi terhadap Produk Wardah, sedangkan sisanya sebesar . %- 61,6% = 38,4%) dijelaskan oleh variabel lain diluar model Tabel 14. Hasil Koefisien Korelasi Berganda Analisis Regresi Linear Berganda Tabel 16. Hasil Regresi Linear Berganda dapat dilihat bahwa nilai korelasi antara Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk. Citra Merek terhadap Loyalitas Pelanggan adalah 0. 785 yang berarti Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk. Citra Merek mempunyai pengaruh dan sangat kuat. Dengan demikian, jika variabel Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk. Citra Merek naik maka Loyalitas Pelanggan juga akan naik dan Analisa Koefisien Determinasi (R. Koefisien Determinasi (R. bertujuan untuk mengukur seberapa besar pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel dependen (Y), dan nilai koefisien determinasi (R. berkisar antara nol sampai satu. Nilai yang mendekati satu, memiliki arti bahwa variabel-variabel independen (X) memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variabel dependen (Y). Tabel 15. Hasil Koefisien Determinasi JURNAL IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 Berdasarkan hasil table 4. 6 diatas, dihasilkan persamaan regresi berganda sebagai Y = a b1X1 b2X2 b3X3 C yy= 1. 320X1 0. 407X2 0. Dengan persamaan regresi berganda yang telah dihasilkan maka diperoleh hasil interprestasi sebagai berikut : Konstanta sebesar 1. 541 menyatakan bahwa Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk, dan Citra Merek dianggap konstant atau nol, maka Loyalitas Pelanggan sebesar 1. Koefisien regresi berganda Kepuasan Pelanggan 320 menyatakan setiap kenaikan Kepuasan Pelanggan 1 nilai maka Loyalitas Pelanggan naik sebesar 0. Koefisien yang konstant artinya mempunyai pengaruh antara Kepuasan Pelanggan terhadap Loyalitas Pelanggan. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 semakin besar Kepuasan Pelanggan maka Loyalitas Pelanggan semakin naik. Koefisien regresi berganda Kualitas Produk 407 menyatakan setiap kenaikan Kualitas Produk 1 nilai maka Loyalitas Pelanggan naik Koefisien yang konstant artinya mempunyai pengaruh antara Kualitas Produk terhadap Loyalitas Pelanggan, semakin besar Kualitas Produk maka Loyalitas Pelanggan semakin naik. Koefisien regresi berganda Citra Merek 0. menyatakan setiap kenaikan Harga 1 nilai maka Loyalitas Pelanggan naik sebesar 0. Koefisien yang konstant artinya mempunyai pengaruh antara Citra Merek terhadap Loyalitas Pelanggan, semakin besar Citra Merek maka Loyalitas Pelanggan semakin naik. Uji Hipotesis Uji f Uji mengetahui apakah semua variabel bebas mempunyai pengaruh yang sama terhadap variabel Pengujian yang dilakukan menggunakan uji Jika Fhitung> Ftabel maka menolak hipotesis nol (H. dan menerima hipotesis alternatif (H. , yang berarti semua variabel bebas secara bersama-sama memiliki pengaruh variabel terikat. Pada hipotesis ini yang akan diuji adalah apakah bahwa Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk, dan Citra Merek secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Pelanggan. Tabel 17. Anova Dari hasil uji Anova atau F test pada tabel 62 diatas didapat nilai Fhitung sebesar 46. 435 dan nilai Ftabel dengan tingkat keyakinan 95% . enggunakan A = 5% ), df1 . umlah variabel . = 3, df2 . = 91 - 4 = 87, dan diperoleh hasil Ftabel sebesar 2. Maka dapat dikatakan bahwa Fhitung > Ftabel yaitu . 535 >2. dari tabel diatas diperoleh probabilitas . ingkat signifikans. Oleh karena probabilitas 0. 000 lebih kecil dari https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA 05, sehingga dari hasil yang diperoleh dapat dikatakan bahwa Ho4 ditolak dan Ha4 diterima. Sehingga dapat diartikan bahwa model regresi dapat digunakan untuk memprediksi keputusan pembelian atau dapat dikatakan bahwa Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk, dan Citra Merek . ersama-sam. berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai Kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Kosmetik Wardah pada Mahasiswi Universitas Persada Indonesia YAI, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,433, nilai t hitung lebih besar dari t tabel . 486 > 1. dan nilai signifikan sebesar 0,001 . ig<0,. Kualitas Produk berpengaruh positif terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Kosmetik Wardah pada Mahasiswi Universitas Persada Indonesia YAI, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,566, nilai t hitung lebih besar dari t tabel . 397 > 1. dan nilai signifikan sebesar 0,001 . ig<0,. Citra Merek berpengaruh positif terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Kosmetik Wardah pada Mahasiswi Universitas Persada Indonesia YAI, hal ini dibuktikan dengan koefisien regresi sebesar 0,320, nilai t hitung lebih besar dari t tabel . 148 > 1. dan nilai signifikan sebesar 0,001 . ig<0,. Untuk pengujian Hipotesis secara bersama-sama digunakan Uji Anova dan memperoleh nilai hitung 435 dimana nilainya lebih besar dari Ftabel yaitu sebesar 2. 71 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 . ig<0,. Sehinga dapat disimpulkan bahwa Kepuasan Pelanggan. Kualitas Produk dan Citra Merek secara simultan berpengaruh terhadap Loyalitas Pelanggan. DAFTAR PUSTAKA