Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam Vol 2. No 2, 14-17. Juni 2024 https://journal. id/index. php/Abdi-Dharma/ Penguatan Kompetensi Guru PAI melalui Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka Ahmad Sodikin1. Suwandi2. Siska Widia Astuti2 . Universitas Nurul Huda OKU Timur E-mail: 1sodikin@unuha. idI, 2suwandi@unuha. id 3siska@gmail. Info Artikel Abstrak Article history: Available online DOI: 10. 30599/AbdiDharma. Abstrak Transformasi pendidikan di era digital menuntut guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk memiliki kompetensi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebijakan kurikulum. Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk merancang pembelajaran yang lebih fleksibel, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru PAI melalui pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan media digital interaktif. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, workshop, pendampingan, uji coba media, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan media digital seperti Canva. Genially, dan Kahoot, serta meningkatnya partisipasi siswa dalam Program ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan mendorong inovasi pembelajaran PAI yang relevan dengan era digital. Kata kunci: Kompetensi Guru PAI. Media Digital Interaktif. Kurikulum Merdeka. Pembelajaran Inovatif How to cite (APA): Sodikin. Suwandi. , & Astuti. ,W. Penguatan Kompetensi Guru PAI melalui Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam 1. , 1-4. ISSN x-x This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4. 0 International License PENDAHULUAN Abstract Educational transformation in the digital era requires Islamic Education (PAI) teachers to possess adaptive competencies in response to technological advancements and curriculum reforms. The Merdeka Curriculum offers flexibility for teachers to design contextual, studentcentered learning experiences. This program aims to strengthen PAI teachersAo competencies through training and mentoring in developing interactive digital media. The implementation method includes needs analysis, workshops, mentoring, media trials, and evaluation. The results show a significant improvement in teachers' ability to use digital tools such as Canva. Genially, and Kahoot, along with increased student engagement in learning activities. This program contributes meaningfully to the implementation of the Merdeka Curriculum and promotes innovative PAI teaching aligned with the demands of the digital age. Keywords: PAI Teacher Competence. Interactive Digital Media. Merdeka Curriculum. Innovative Learning Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Di tengah arus digitalisasi, guru PAI dituntut untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran secara kreatif dan efektif (Basri, 2. Hal ini menjadi semakin relevan dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, fleksibel, dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan Penguatan Kompetensi Guru PAI melalui Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan adaptif. Dalam konteks ini, media digital interaktif menjadi salah satu instrumen penting yang dapat mendukung pencapaian tujuan pembelajaran (Bayhaqi et al. , 2. Media digital interaktif seperti video pembelajaran, simulasi interaktif, aplikasi edukatif, dan platform e-learning memungkinkan guru untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, partisipatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik abad ke-21. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah belum meratanya kompetensi digital di kalangan guru PAI (Amin et al. , 2. Banyak guru yang masih terbatas dalam pemanfaatan teknologi, baik karena kurangnya pelatihan maupun minimnya akses terhadap perangkat digital. Padahal, penguatan kompetensi ini sangat krusial agar guru mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang inovatif dan responsif terhadap dinamika pendidikan modern. Pengembangan media digital interaktif berbasis Kurikulum Merdeka bukan hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut paradigma baru dalam mendidik. Guru PAI perlu memahami bahwa teknologi bukan pengganti nilai-nilai spiritual, melainkan sarana untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara lebih efektif dan relevan (Hadi, 2. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi penguatan kompetensi guru PAI melalui pengembangan media digital interaktif yang selaras dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, serta memberikan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran di sekolah. METODE PELAKSANAAN Pelaksanaan dalam penguatan kompetensi guru PAI melalui pengembangan media digital interaktif berbasis Kurikulum Merdeka dilakukan melalui pendekatan partisipatif dan berbasis Adapun tahapan pelaksanaannya adalah sebagai berikut: Analisis Kebutuhan Kompetensi Dilakukan survei dan wawancara terhadap guru PAI untuk mengidentifikasi kompetensi digital yang dimiliki serta tantangan dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Hasil analisis ini menjadi dasar dalam merancang pelatihan dan pengembangan media. Pelatihan Berbasis Workshop Guru PAI mengikuti workshop intensif yang mencakup: Pengenalan prinsip Kurikulum Merdeka Pemanfaatan media digital interaktif (Canva. Genially. Kahoot, dll. Desain pembelajaran berbasis teknologi Pelatihan dilakukan secara blended . atap muka dan darin. untuk meningkatkan fleksibilitas dan Pendampingan dan Kolaborasi Setelah pelatihan, guru didampingi dalam proses pembuatan dan penerapan media digital interaktif di kelas. Pendampingan dilakukan oleh tim fasilitator yang terdiri dari dosen PAI, praktisi teknologi pendidikan, dan guru senior. Uji Coba dan Refleksi Media yang telah dikembangkan diuji coba dalam pembelajaran PAI. Guru dan siswa memberikan umpan balik terhadap efektivitas media. Refleksi dilakukan untuk perbaikan dan pengembangan lanjutan. Evaluasi dan Publikasi Evaluasi dilakukan melalui instrumen penilaian kompetensi guru dan observasi pembelajaran. Hasil evaluasi dijadikan bahan publikasi ilmiah dan pengembangan model pelatihan berkelanjutan. Penguatan Kompetensi Guru PAI melalui Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Peningkatan Kompetensi Digital Guru PAI Hasil pelaksanaan program pelatihan tanggal 5 September 2023 menunjukkan bahwa guru PAI mengalami peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan penggunaan media digital interaktif. Sebelum pelatihan, sebagian besar guru hanya terbiasa menggunakan PowerPoint dan video pembelajaran pasif. Setelah pelatihan, mereka mampu mengembangkan media seperti kuis interaktif (Kahoo. , infografis (Canv. , dan simulasi pembelajaran berbasis Genially. Peningkatan ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga pedagogis. Guru mulai memahami bagaimana media digital dapat digunakan untuk membangun pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka. Mereka juga menunjukkan kemampuan dalam menyusun modul pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pendekatan digital yang menarik. AuGuru PAI harus mampu menjadi fasilitator yang kreatif, bukan sekadar penyampai materi. Media digital adalah jembatan antara nilai spiritual dan cara berpikir generasi digital. Ay (Fehbrina & Ritonga. Dampak terhadap Keterlibatan dan Pemahaman Siswa Implementasi media digital interaktif berdampak positif terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran PAI. Berdasarkan observasi kelas dan wawancara dengan siswa, mereka merasa lebih antusias dan aktif dalam mengikuti pembelajaran. Media seperti e-book interaktif dan game edukatif membuat materi seperti fiqh dan akidah akhlak lebih mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan Hal ini sejalan dengan temuan Bayhaqi et al. yang menyatakan bahwa penggunaan media digital dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan memperkuat pemahaman konsep keagamaan secara kontekstual. Tantangan dan Solusi Meski hasilnya positif, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi guru, seperti keterbatasan perangkat, koneksi internet, dan waktu untuk merancang media. Namun, melalui kolaborasi antar guru dan dukungan dari sekolah, tantangan ini dapat diatasi. Guru juga mulai memanfaatkan sumber daya terbuka . pen educational resource. dan platform gratis untuk mengembangkan media Sebagaimana dijelaskan oleh Repi et al. , guru PAI perlu terus didorong untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal dalam proses transformasi pendidikan. SIMPULAN Program ini berhasil menunjukkan bahwa penguatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui pengembangan media digital interaktif merupakan langkah strategis dan relevan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Melalui pelatihan, pendampingan, dan penerapan langsung di kelas, guru PAI mampu meningkatkan keterampilan digital, kreativitas pedagogis, serta pemahaman terhadap prinsip-prinsip pembelajaran yang berpusat pada peserta Media digital interaktif terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, kontekstual, dan partisipatif. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman terhadap materi keagamaan, sementara guru menjadi lebih adaptif terhadap tantangan zaman. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan perangkat dan akses teknologi, pendekatan kolaboratif dan pemanfaatan sumber daya terbuka menjadi solusi yang efektif. Secara keseluruhan. PKM ini memberikan kontribusi nyata dalam mendorong transformasi pembelajaran PAI yang lebih inovatif dan sesuai dengan tuntutan era digital. Ke depan, model pelatihan ini dapat direplikasi dan dikembangkan lebih luas untuk memperkuat kapasitas guru di berbagai jenjang pendidikan. Penguatan Kompetensi Guru PAI melalui Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis Kurikulum Merdeka Jurnal Abdi Dharma Pendidikan Islam, 2. , 2024 UCAPAN TERIMAKASIH Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra sekolah dan guru PAI yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, serta kepada rekan-rekan tim PKM atas kerja sama dan dedikasi luar biasa selama pelaksanaan program. Dukungan melalui Hibah Internal Universitas Nurul Huda melalui Surat Kontrak Penelitian Nomor: 421. 8/PKM/MTsRT/Vi/2023, tertanggal 10 Agustus DAFTAR PUSTAKA