ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TINGKAT STRES PADA SISWI SLTA KOTA BATAM TAHUN 2022 Yani Christina1. Fitta Deskawati2. Ni Made Tirtawati3 1Fakultas Kedokteran Universitas Batam, dr. spkfr@gmail. 2Fakultas Kedokteran Universitas Batam, fittadeskawati@univbatam. 3Fakultas Kedokteran Universitas Batam, nimadetirtawati36@gmail. ABSTRACT Background: People experience stress for a variety of reasons, which reduces the ability of the circumstances and conditions to feel happy, comfortable, joyful, and productive. Methods: This research was carried out in February at Batam City High School using anobservational analytic cross-sectional methodology. The sampling method utilized was simple random sampling with a sample size of 64 respondents. The findings of the research were examined using Spearman's Rho. Results: The results of this research on 64 respondents showed that 30 respondents . 9%) fell into the normal stress level category, while 17 respondents . 6%), 12 respondents . 8%), and 5 respondents . 8%), respectively, fell into the mild stress level category, the moderate stress level category, and the severe stress level category. According to the findings, 29 respondents . 3%) fell into the mild category, 33 respondents . 6%), the moderate category, and 2 respondents . 1%), the severe category. There was a substantial correlation between stress levels and physical activity, according to the bivariate analysis of the Spearman's Rho test's findings . =0. Conclusion: According to this research, there is a correlation between Physical Activity and stress levels among female high school students in Batam City in 2022. Keywords: Physical Activity. Stress Level. Adolescents. ABSTRAK Latar Belakang: Setiap individu mendapatkan stresor bisa melalui bermacam-macam penyebab, yang membuat situasi dan kondisi kita semakin berkurang kemampuan untuk merasa senang, nyaman, bahagia, dan produktif. Metode: Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di SLTA Kota Batam pada bulan Febuari. Teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden. Hasil penelitian dianalisis dengan SpearmanAos Rho. Hasil: Hasil Penelitian ini pada 64 responden, sebanyak 30 responden . ,9%) yang berada dalam kategori tingkat stres normal, didapatkan sebanyak 17 responden . ,6%) yang berada dalam kategori tingkat stres ringan, sebanyak 12 responden . ,8%) yang berada dalam kategori tingkat stres sedang, sebanyak 5 responden . ,8%) yang berada dalam kategori tingkat stres berat. Didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa terdapat 29 responden . ,3%) yang berada pada kategori ringan, 33 responden . ,6%) yang berada pada kategori sedang, dan 2 responden . ,1%) yang berada pada kategori berat. Hasil analisis bivariat uji SpearmanAos Rho didapatkan ada hubungan yang bermakna antara tingkat stres dengan Aktivitas Fisik . =0,. Kesimpulan: Berdasarkan Berdasarkan penelitian ini bahwa terdapat adanya hubungan antara aktivitas fisik dengan tingkat stres pada siswi SLTA Kota Batam Tahun 2022. Kata kunci: Aktivitas Fisik. Tingkat Stres. Remaja. Universitas Batam Page 283 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 ,62%) dibandingkan pada pria PENDAHULUAN Stres dapat terjadi pada semua kalangan terlebih lagi pada orang yang mengalami tekanan berat misalnya pada siswa-siswi tingkat akhir yang sedang dihadapkan pada pekerjaan rumah yang banyak, ujian akhir semester, ujian sekolah, batas waktu tugas, menentukan arah pilihan karir, hobi, kehidupan sosial, kemudian adanya peraturan- peraturan yang harus mereka ikuti dan membatasi diri Bagi siswa yang tidak memiliki kesiapan dalam menyelesaikan masalah membuat siswa tertekan, dibayangi dengan permasalahan yang semakin bertambah dan kondisi yang tidak adanya tuntutan dalam situasi sebagai beban diluar batas kemampuan mereka. Berbagai tuntutan tersebut akan membuat siswa menjadi stres khususnya pada mereka yang tidak memiliki kesiapan dan kedisiplinan dalam Dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2019 menyebutkan bahwa hampir 264 juta penduduk dunia mengalami stres. Kemudian, di Indonesia terdapat 6,1% atau sekitar 10 juta penduduk berusia >15 tahun yang mengalami stres. Pusat data dan informasi kementrian kesehatan RI pada tahun 2019 terakhir dan 34% remaja menganggap bahwa tingkat stres mereka akan meningkat pada tahun selanjutnya berjumlah 10. 224 kasus, tahun 2020 622 kasus, 2021 berjumlah 14. kasus, ini menunjukan terjadi peningkatan Diabetes Melitus (Hallal, 2. Teori General Adaptation Syndrome (GAS) . yang menyatakan bahwa sebuah sumber stres baik berupa stres fisik maupun psikis dapat meningkatkan rangsangan pada sistem saraf simpatis tubuh manusia yang pada Sebagai kompensasinya apabila terdapat suatu stresor, aktivitas pada tubuh manusia cenderung akan meningkat. Pada individu yang memiliki keterbatasan dalam melakukan aktivitas fisik tentunya akan kesusahan untuk mengkompensasi sebuah stres ( Hawari,2. tingkat stres mereka meningkat dalam satu tahun oleh Dr. Hans Selye . dalam Wulandari ( kemenkes RI, 2. ,38%). Pada 30% remaja menyatakan bahwa mengalami stres di Provinsi Lampung sebesar yang dialaminya. Oleh karena itu, tingkat stres yang dialami oleh orang - orang dengan tingkat aktivitas fisik yang rendah akan cenderung ( Chapli. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengulas tentang aktivitas fisik yang diartikan sebagai setiap Gerakan tubuh yang meningkatkan berat badan teratur berdampak positif terhadap kesehatan yaitu terhindar dari penyakit jantung, stroke, osteoporosis, kanker, 30,62% atau sekitar 2,58 juta penduduk. Berdasarkan data U. Department of Health and Human Services stres menjadi tekanan darah tinggi, kencing manis, berat badan terkendali. penyakit kesehatan pada masyarakat urutan ke4 angkakejadian stres lebih besar terjadi pada Universitas Batam Page 284 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 osteoporosis, kanker, tekanan darah tinggi, tahun . menunjukkan bahwa tingkat kencing manis, berat badan terkendali, otot aktivitas fisik menurun dari sekolah menengah lebih lentur dan tulang lebih kuat, bentuk tubuh ke perguruan tinggi, dan pola aktivitas dalam menjadi ideal dan proporsional, lebih percaya populasi perguruan tinggi pada umumnya tidak diri, lebih bertenaga dan bugar, secara cukup untuk meningkatkan kesehatan dan keseluruhan keadaan kesehatan menjadi lebih Untuk lebih spesifik, hanya 38% Namun terdapat fakta berupa data dari siswa perguruan tinggi yang berpartisipasi Riset Kesehatan Dasar . , diketahui bahwa dalam aktivitas aktif yang teratur, dan hanya 22 provinsi di Indonesia penduduknya kurang 20% berpartisipasi dalam aktivitas moderat aktif dalam melakukan aktivitas fisik. Dengan menengah melaporkan aktivitas aktif yang teratur, dan 26% melaporkan aktivitas moderat . abak,2. Sebaliknya, 65% siswa Selanjutnya. Penelitian menunjukkan Aktivitas fisik merupakan suatu aktivitas bahwa hampir setengah dari semua siswa yang menggunakan fisik, meliputi berbagai melaporkan penurunan aktivitas fisik setelah macam aktivitas seperti pekerjaan, pekerjaan rumah tangga, bermain, olahraga atau latihan mempelajari motivasi dan perilaku aktivitas yang direncanakan, dalam konteks kegiatan fisik sehingga peneliti dapat mengembangkan sehari-hari, keluarga, dan masyarakat. Aktivitas program dan intervensi yang lebih baik untuk fisik merupakan bagian faktor paling penting meningkatkan pola aktivitas fisik siswa. dari kesehatan bagi anak-anak, remaja, dan Tyson,2. orang dewasa. Terdapat hubungan antara Data Berdasarkan hasil survey penelitian yang aktivitas fisik dan kesehatan mental, kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan seseorang menggunakan kusioner aktivitas fisik (IPAQ) merasakan gangguan kesehatan mental hingga dan tingkat stres (DASS . diketahui bahwa Sedangkan terdapat penelitian yang dari 10 siswi, didapatkan siswi yang mengalami menunjukan bahwa semakin baik aktivitas fisik stres berat sebanyak 1 siswi, stres sedang seseorang maka berdampak pada rendahnya sebanyak 4 siswi, stres ringan sebanyak 2 orang tingkat kecemasan dan depresinya. (Takwa, dan dalam kategori normal sebanyak 3 siswi. Kemudian siswi yang mengalami aktivitas Peningkatan Sma Negeri Batam berat sebanyak 4 siswi dan siswi yang pemantauan aktivitas fisik akan membantu mengalami Aktivitas fisik sedang sebanyak 6 maka dari permasalahan di atas maka program untuk meningkatkan tingkat aktivitas dan mengurangi beban penyakit tidak menular AuHubungan Aktivitas Fisik dengan Tingkat (Hallal et al, 2. Bukti epidemiologis data Stres pada Siswi SLTA Kelas XII Kota Batam dari penelitian Muhammad Rizky Mahendra Tahun 2022Ay, sehingga Universitas Batam Page 285 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 dan aktivitas fisik berat sebanyak . ,1 %). penelitian yang dilakukan sejalan dengan WHO . mendefinisikan aktivitas fisik peneliti sebelumnya dan sebagai informasi dan pengetahuan baru dalam dunia keilmuan. SUBJEK DAN METODE PENELITIAN membutuhkan pengeluaran energi. Aktivitas Penelitian fisik berarti setiap gerakan, termasuk yang dilakukan pada waktu luang, transportasi pendekatan cross sectional. Populasi dalam dari tempat satu ke tempat lainnya, atau penelitian ini adalah seluruh siswi SLTA kelas bagian dari pekerjaan. Kurang melakukan 12 ipa Kota Batam yang berjumlah 64 sampel. aktivitas fisik diidentifikasi menjadi faktor Teknik pengambilan sampel menggunakan risiko prevalensi Penyakit Tidak Menular random Sampling. Teknik pengambilan data (PTM) seperti stroke, penyakit ginjal kronis, yaitu menggunakan kusioner DASS 42 dan diabetes melitus, dan hipertensi yang IPAQ. Analisis data menggunakan Spearman Indonesia (Kemenkes, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Frekuensi Pada setiap orang aktivitas fisik yang lebih tinggi dapat memberikan manfaat Analisis Univariat Distribusi Berdasarkan untuk hasil kesehatan seperti meningkatkan Aktivtias Fisik kesehatan mental yaitu mengurangi stress. Tabel 1. Distribusi Frekuensi Aktivitas Fisik aktivitas yang dilakukan dalam waktu Frekuensi Persentase . (%) Ringan Sedang Berat Total Pada tabel 1 dapat dilihat bahwa dari 64 diskresi individu yang meningkatkan total responden yang menjadi sampel penelitian International didapatkan 29 responden . ,3%) berada Questionnaire (IPAQ) merupakan salah satu dalam kategori aktivitas fisik ringan, 33 instrument yang digunakan untuk mengukur responden . ,6%) berada dalam kategori tingkat aktivitas fisikyang dikembangkan aktivitas fisik sedang, dan sebanyak 2 oleh WHO. International Physical Activity responden . ,1%) berada dalam kategori Questionnaire Aktivitas Fisik Jenis pengeluaran energi harian. Kegiatan dipilih berdasarkan kebutuhan dan minat pribadi (Bouchard et al, 2. Penilaian aktivitas fisik menggunakan aktivitas fisik berat. Berdasarkan tabel 4. 1 di dapatkan pasien dengan kategori aktivitas fisik rendah sebanyak . ,3 %), aktivitas Physical Activity fisik sedang sebanyak . ,6 %). Universitas Batam Page 286 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 merupakan salah satu instrument yang Menurut Riset KesehatanDasar tahun digunakan untuk mengukur tingkat aktivitas 2018, proporsi penduduk Indonesia berusia WHO. 10 tahun ke atas yang kurang melakukan Activity aktivitas fisik (<150 menit/permingg. sebesar 33,5%, dengan angka terbesar di kepentingan pengawasan aktivitas fisik di Provinsi DKI Jakarta . ,8%) dan terendah negara berkembang. IPAQ terdiri dari 16 di Bali . %) pertanyaan yang mengumpulkan data dari (Kemenkes RI, 2. International Physical Questionnaire responden penelitian dalam aktivitas fisik Hal ini juga dilakukan oleh Norma pada tiga kategori yaitu aktivitas fisik saat Hanifah Sumarta pada penelitiannya tahun bekerja, aktivitas perjalanan dari tempat 2020 didapatkan 25 orang yang melakukan ketempat, dan aktivitas yang bersifat aktivitas fisik rendah, 101 orang yang rekreasi atau waktu luang (Hamrik et al. melakukan aktivitas fisik sedang dan 117 orang melakukan aktivitas fisik berat. International Physical Activity Questionnaire mengukur aktivitas fisik Distribusi Frekuensi Berdasarkan Tingkat Stres Tabel 2. Distribusi Frekuensi Tingkat Stres Frekuensi Persentase Tingkat . (%) Stres Normal Ringan Sedang Berat Sangat berat Total Tabel 2 menunjukkan Berdasarkan hasil tenang, sehingga perhitungan pada aktivitas penelitian yang telah dilakukan, maka kategori sedang dikalikan 4 METs. diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa METs (Metabolic Equivalent. Metabolic Equivalents adalah rasio laju metabolisme saat kerja dengan laju metabolisme saat METs digambarkan dengan satuan kkal/kg/jam. Perbandingan aktivitas dalam kategori sedang yaitu 4 kali lebih besar Data dari WHO, menunjukkan tingkat . ,9%) aktivitas fisik dunia lebih dari seperempat kategori tingkat stres normal, sebanyak populasi orang dewasa . ,4 miliar oran. ,6%) yang berada dalam kategori tingkat tidak cukup aktif. Secara global 28% orang stres ringan, sebanyak . ,8%) yang berada dewasa berusia 18 tahun ke atas tidak cukup dalam kategori tingkat stres sedang, . ,8%) aktif pada tahun 2016 . ria 23n wanita yang berada dalam kategori tingkat stres 32%). Ini berarti 1 dari 4 orang dewasa dunia berat, dan . %) yang berada pada kategori tingkat stres sangat berat. Stres dapat timbul pada remaja, terutama bagi siswi SMA intensitas sedang, atau 75 menit aktivitas terutama siswa kelas XII. fisik intensitas kuatper minggu (WHO. Universitas Batam Page 287 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 ,9%) menjelang ujian nasional, pemilihan karier kategori tingkat stres normal, sebanyak setelah lulus, peralihan dari masa SMA ke . ,6%) yang berada dalam kategori tingkat memilih program pendidikan lanjutan, dan stres ringan, sebanyak . ,8%) yang berada dalam kategori tingkat stres sedang, . ,8%) mendapatkan hasil yang baik. yang berada dalam kategori tingkat stres Sugiyanti. Enik Sigit berat, dan . %) yang berada pada kategori menjelaskan dalam penelitiannya yang tingkat stres sangat berat. Stres dapat timbul dilakukan di SMK Kesdam IV Magelang pada remaja, terutama bagi siswi SMA didapatkan hasil bahwa remaja perempuan dalam menghadapi pelajaran yang berat di sekolah, karena pada saat ini remaja pada mengalami stres ringan dan stres sedang. Pada remaja laki-laki yang mengalami stress mendapatkan nilai yang baik dan bisa masuk ringan dan stress sedang sejumlah 15 ke universitas favorit. Siswi SMA, terutama siswa kelas XII yang akan menghadapi penelitian ini remaja perempuan lebih UAN dan UMPTN sering mengalami banyak mengalami stress dibanding remaja ketegangan dan kecemasan. laki-laki. Tingkatan . ,42%). ,58%) Sehingga Pada penelitian ini juga didapatkan hasil dampak-dampak yang muncul dari respon siswi yang mengalami stres sejumlah 34 responden dengan tingkat stres ringan, kemampuan yang ada pada individu tersebut sedang, dan berat. Stres pada wanita akan untuk menghadapi stresor dalam akademik merangsang HPA . ypothalamus-pituitary- alasan yang jelas, dan merasa lega ketika adrenal corte. aksis, sehingga dihasilkan situasi berakhir (Psychology Foundation of hormon kortisol menyebabkan terjadinya Australia, 2. Dari Siswi mengalami tingkat stres yang dikategorikan keadaan siklus menstruasi yang tidak stres ringan, sedang, dan berat. Siswi kelas XII lebih banyak menghadapi tuntutan Analisis Bivariat akademik yang tidak hanya ujian sekolah. Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Tingkat Stres memperlihatkan progress mata pelajaran, dituntut untuk menghadapi situasi Universitas Batam Page 288 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 Tabel 3. Analisis Hubungan Aktivitas Fisik dengan Tingkat Stres Value Tingkat Stres Aktivitas Fisik Sangat Total Normal Ringan Sedang Ringan Sedang 25 75,8 Berat Total Berat 0,000 Berdasarkan Tabel 3 diatas hasil analisis uji Teori General Adaptation Syndrome (GAS) statistik menunjukkan terdapat hubungan yang oleh Dr. Hans Selye . dalam Wulandari bermakna antara tingkat stres dengan aktivitas . yang menyatakan bahwa sebuah sumber fisik pada siswi kelas XII SLTA Kota Batam. stres baik berupa stres fisik maupun psikis Dari hasil uji SpearmanAos Rho didapatkan p- dapat meningkatkan rangsangan pada sistem value sebesar 0,000 sehingga H0 ditolak dan Ha saraf simpatis tubuh manusia yang pada diterima dan korelasi r sebesar 0,688 yang berarti interpretasi korelasinya kuat. Dan arah Seseorang yang memiliki aktivitas korelasi negatif (-0,. artinya semakin besar yang baik akan terlihat lebih rileks dan ceria peningkatan nilai aktivitas fisik maka akan ketika akan memulai rutinitas pekerjaan. diikuti dengan penurunan tingkat stres yang aktivitas yang baik juga dapat melawan hormon semakin rendah . stres yaitu hormon kortisol, sehingga seseorang Hasil analisis tabel silang didapatkan bahwa masih banyak siswi memiliki aktvitas fisik ringan dengan tingkat stres ringan, sedang, dan berat sebanyak 26 responden, sedangkan siswi yang melakukan aktivitas fisik sedang dengan tingkat stres ringan dan sedang sebanyak 8 responden, maka dalam hal ini yang mungkin menyebabkan siswi masih belum mampu mengendalikan tingkat stres yang mereka hadapi dengan cara melakukan aktivitas fisik yang baik salah satunya keseriusan dalam berolahraga atau belum melakukan olahraga secara maksimal. belum melakukan olahraga secara maksimal. Universitas Batam yang memiliki aktivitas yang baik lebih tahan terhadap stres baik fisik maupun mental. Aktivitas menurunkan stres. Hal ini terkait dengan hormon-hormon Olahraga rutin dapat menurunkan epinefrin dan kortisol. Hormon- hormon ini yang disebut juga sebagai hormon- hormon menghadapi stressor. Saat seseorang memiliki memproduksi beta-endorfin yang memiliki efek memperbaiki suasana hati sekaligus menurunkan hormon kortisol dalam tubuh (Sundari, 2. Page 289 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 Stres dapat terjadi pada siapa saja tidak Pada penelitian terhadap siswi kelas XII terkecuali pada siswi SLTA Kota Batam. SLTA Kota Batam kegiatan yang padat baik di Bukan hanya stres yang berasal dari aktivitas fisiki namun salah satu jenis stres yang sering mengakibatkan siswi kurang dalam melakukan ditemukan di kalangan siswa ialah stres aktivitas fisik yang baik. Kegiatan yang padat Stres akademik dapat terjadi di tersebut dapat menimbulkan kelelahan secara lingkungan sekolah atau pendidikan. Stres fisik maupun secara psikologis sehingga dari akademik dapat diartikan ketegangan emosi beberapa siswi. Sementara itu stres pada siswi yang tampak melalui peristiwa yang terjadi di kelas XII SLTA Kota Batam ini dikarenakan lingkungan sekolah serta munculnya rasa takut stres akademik karena akan menghadapi ujian terhadap keselamatan atau harga diri siswa nasional, ujian sekolah, bimbingan belajar serta beban siswa yang melebihi batas tambahan, dan stres tugas pekerjaan rumah. kemampuannya, sehingga dapat memunculkan Banyaknya berbagai reaksi seperti respon fisik, mental, pembelajaran yang dilakukan siswi ini akan perilaku dan berpengaruh terhadap penyesuaian mempengaruhi waktu siswi untuk melakukan psikologis serta prestasi akademik. Apabila aktivitas fisik yang teratur siswa tidak mampu mengatasi stres akademik kesehatan psikososial dan emosional siswa (Saini dkk, 2. Desmita Hasil beberapa data aktivitas fisik berbanding terbalik dengan tingkat stres yaitu hampir setengah dari total responden yang memiliki . , aktivitas fisik ringan juga mengalami tingkat akademik sebagai school stress, yaitu stres stres normal yaitu sejumlah 3 responden, siswa yang bersumber dari tuntutan sekolah. kemudian responden yang memiliki aktivitas Tuntutan sekolah tersebut lebih difokuskan fisik sedang juga mengalami tingkat stres yang pada tuntutan tugas-tugas akademis dan normal yaitu sejumlah 25 responden, dan yang tuntutan dari pengajar. Dijelaskan pula bahwa stres akademik atau school stress adalah suatu memiliki aktivitas fisik berat juga mengalami ketegangan emosional yang muncul dari tingkat stres yang normal yaitu 2 responden. peristiwa-peristiwa kehidupan di sekolah dan WHO . mendefinisikan aktivitas fisik perasaan terancamnya keselamatan atau harga sebagai setiap gerakan tubuh yang dihasilkan diri siswa, sehingga memunculkan reaksi- reaksi secara fisik, psikologis dan tingkah laku pengeluaran energi. Aktivitas fisik berarti yang berdampak pada penyesuaian psikologis setiap gerakan, termasuk yang dilakukan pada dan prestasi akademis. aktivitas fisik sebagai waktu luang, transportasi dari tempat satu ke tempat lainnya, atau bagian dari pekerjaan. (Maramis, 2. Universitas Batam Kurang melakukan aktivitas fisik diidentifikasi Page 290 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 menjadi faktor risiko prevalensi Penyakit Tidak berlangsung lama dapat menimbulkan stres Menular (PTM) seperti stroke penyakit ginjal yang hebat. Tekanan, seperti ini dapat berasal kronis, diabetes melitus, danhipertensi yang dari dalam maupun luar seperti berdasarkan menjadi kasus kematian terbanyakdi Indonesia hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti (Kemenkes, 2. bahwa siswi memiliki peran ganda yaitu dapat Siswi yang terlalu keras dalam berpikir akan sering kali melupakan waktu untuk berdampak pada peningkatan stressornya. Marliani . sekolah maupun didalam jam sekolah dengan tepat waktu. ( Mahendra,2. Semakin besar tekanan yang diterima oleh tubuh terutama otak, maka akan semakin besar intelektual, stress, dan harapan baru remaja untuk memperparah timbulnya stres. Tingkatan menyebabkan remaja mengalami gangguan stres yang dialami manusia erat kaitannya pada tugas perkembangannya, baik gangguan dengan pola aktivitas fisik yang dijalankan pikiran, perasaan dan perilaku. remaja dalam dalam kehidupan sehari-hari. Aktivitas fisik perkembangannya merupakan usaha untuk yang sudah terencana dan terjadwal dapat penyesuaian diri antara apa yang terjadi pada mengantisipasi dan menghindari keadaan atau kondisi yang dapat menimbulkan tekanan. penyesuaian dengan lingkungan sehingga Salah satu jenis pola aktivitas keseharian yang remaja secara aktif mampu mengelola stress memiliki peran penting sebagai salah satu benteng pertahanan terbaik untuk menghindari menyelesaikan tugas-tugasnya baik diluar jam masalah (Sarwono, 2. Hal ini sejalan dengan hasil observasi yang stres adalah dengan memperbaiki aktivitas fisik yang baik dan teratur. telah dilakukan oleh peneliti bahwa siswi kelas Berdasarkan data dan teori penelitian XII SLTA Kota Batam memiliki peran ganda diatas, aktivitas fisik akan mempengaruhi yaitu selain mempunyai tuntutan di sekolah terdapat tuntutan diluar sekolah yaitu seperti pengaruh yang tidak baik pada tubuh. Upaya tuntutan masa depan yang mengharuskan penanggulangan stres ini perlu dilakukan untuk memilih pendidikan lanjutan, mengerjakan membantu mengurangi dampak negatif akibat tugas-tugas tambahan dan bimbingan belajar Salah satu metode yang sangat baik untuk diluar jam sekolah, serta keduanya tidak bisa mengelola kondisi ini yaitu dengan teratur dipilih salah satunya karena keduanya penting melakukan aktivitas fisik seperti olahraga dan sangat berarti bagi dirinya. Sementara (Elizabeth Scott, 2. Stres tekanan juga dapat menimbulkan masalah Penelitian yang dilakukan oleh Hannah Tekanan sehari-hari biarpun kecil Wike . berjudul AuRelationship Between tetapi bila bertumpuk-tumpuk dan Universitas Batam Page 291 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 Physical Activity. Psychological Well-Being. And PopulationAy pembelajaran di sekolah sehingga bisa menjadi menunjukkan bahwa aktivitas fisik, serta bahan evaluasi dalam pembelajaran tentang olahraga yang cukup. hubungan aktivitas fisik dengan tingkat stres. KESIMPULAN Bagi peneliti Stress Berdasarkan College Diharapkan hasil penelitian ini dapat dilakukan di SLTA Kota Batam Tahun 2022, dapat disimpulkan bahwa : Diketahui yang memiliki aktivitas fisik ringan sebanyak . ,3%), terdapat . ,6%) peneliti, khususnya tentang hubungan aktivitas memiliki aktivitas fisik sedang, dan . ,1%) fisik dengan tingkat stres. yang memiliki aktivitas fisik berat. Bagi Peneliti Selanjutnya Diketahui yang memiliki tingkat stres Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi normal sebanyak . ,9%). Tingkat stres bahan informasi dan acuan selanjutnya untuk ringan sebanyak . ,6%). Tingkat stres sedang sebanyak . ,8%), dan . ,8%) yang penelitian lebih lanjut dengan jenis desain berada pada tingkat stres berat. penelitian dan variabel yang berbeda untuk Terdapat hubungan aktivitas fisik dengan tingkat berhubungan dengan tingkat stres. stres pada siswi kelas XII SLTA Kota Bagi Pihak Sekolah Sekolah diharapkan memberikan perhatian Value=0,000 dengan nilai korelasi sebesar - dan memantau kondisi siswa siswanya terkait 0,688 yang berarti interpretasi korelasinya dengan stres akademik yang dialami, dan kemudian dapat bekerja sama dengan semua SARAN elemen di sekolah mulai dari guru mata Bagi Siswi pelajaran, guru BK untuk memberikan solusi Batam Dari penelitian ini diharapkan dapat mampu menjaga aktivitas fisik yang teratur. bagi siswa yang terindikasi mengalami stres UCAPAN TERIMA KASIH Sehingga dengan terjaganya aktivitas fisik akan Penulis mengucapkan terimakasih kepada mengurangi risiko terjadinya tingkat stres yang Dr. Ibrahim. SH. Sc. Pd. Ked. Kn. Sp. KKLP dan dr. Andi Ipaljri Saputra. Kes memberikan keuntungan bagi siswi tersebut yang telah memberikan saran dan kritik pada dalam proses pembelajaran. penelitian ini. Ucapan terimakasih juga penulis Bagi Institusi Pendidikan ucapkan kepada Sekolah SLTA Kota Batam. Dari hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi Institusi pendidikan sebagai sumbangan Universitas Batam Page 292 ZONA KEDOKTERAN VOL. 13 NO. 1 JANUARI 2023 :193-198. DAFTAR PUSTAKA