PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 PEMANFAATAN MULTIMEDIA UNTUK EDUKASI STIMULASI. DETEKSI, DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK (SDIDTKA) PADA KADER POSYANDU DESA TANJUNG MEKAR Milda Surgani Firdania, 2Narti Prihartini, 3Maya Marselia Politeknik Negeri Sambas. Jalan Raya Sejangkung 1mildasurganif@gmail. Politeknik Negeri Sambas. Jalan Raya Sejangkung prihartini@gmail. Politeknik Negeri Sambas. Jalan Raya Sejangkung marselia89@gmail. ABSTRAK Pembinaan tumbuh kembang anak diperlukan untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Pembinaan ini meliputi kegiatan Stimulasi. Deteksi. Intervensi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak (SDIDTKA) di masyarakat, yang dapat dilaksanakan oleh Kader Posyandu yang bekerja sama dengan petugas Puskesmas. Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam penerapan SDIDTKA di wilayah Puskesmas salah satunya adalah inventarisasi sarana dan prasarana berupa kader terlatih/terorientasi. Berdasarkan diskusi yang dilakukan dengan mitra, didapatkan kesimpulan bahwa para Kader Posyandu di Desa Tanjung Mekar perlu mendapatkan edukasi terkait SDIDTKA dengan memanfaatkan multimedia berupa penganimasian materi SDIDTKA dan desain untuk Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) agar memudahkan pemahaman para kader dan pelaksanaan kegiatan KPSP di jadwal posyandu rutin. Kegiatan edukasi SDIDTKA dilaksanakan dengan melibatkan pihak penanggung jawab SDIDTKA di Puskesmas Sambas dan kader-kader posyandu di Desa Tanjung Mekar dari 3 Posyandu yaitu Posyandu Mentawa. Posyandu Keranji, dan Posyandu Rengas. Secara umum, melalui kegiatan ini para peserta mendapat pengetahuan lebih dalam mengenai SDIDTKA dan dapat menerapkannya saat kegiatan posyandu setiap bulannya. Kegiatan edukasi SDIDTKA dengan memanfaatkan multimedia ini terlaksana dengan lancar di setiap tahapan dan bagiannya. Kegiatan pengabdian ini juga mendapatkan apresiasi yang baik dari semua stakeholder yang terlibat. Kata kunci : kader, multimedia, posyandu, stimulasi PENDAHULUAN Periode pada 2 tahun pertama kehidupan anak adalah waktu yang cukup singkat dan tidak akan bisa diulang, oleh karena itu orang tua dan keluarga harus dapat menggunakan periode ini untuk membentuk anak kearah yang positif dengan cara memberikan masukan atau pembelajaran yang bernilai positif, memberikan asupan nutrisi dan gizi yang seimbang, memberikan stimulasi yang tepat serta memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi balita. Setiap anak perlu mendapatkan stimulasi rutin sedini mungkin dan terus menerus pada setiap kesempatan. Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak, bahkan gangguan menetap. Pembinaan tumbuh kembang anak secara komprehensif dan berkualitas di perlukan untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Pembinaan ini meliputi kegiatan Stimulasi. Deteksi. Intervensi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang Anak (SDIDTKA). Stimulasi yang tepat akan merangsang otak balita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian pada balita berlangsung optimal sesuai dengan umur anak. Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan untuk dapat mendeteksi secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya. Apabila SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 ditemukan ada penyimpangan, maka dilakukan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita sebagai tindakan koreksi dengan memanfaatkan plastisitas otak anak agar tumbuh kembangnya kembali normal atau penyimpangannya tidak semakin berat. Apabila balita perlu dirujuk, maka rujukan juga harus dilakukan sedini mungkin sesuai dengan indikasi. Kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang balita yang menyeluruh dan terkoordinasi diselenggarakan dalam bentuk kemitraan antara keluarga . rang tua, pengasuh anak dan anggota keluarga lainny. , masyarakat . ader, tokoh masyarakat, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, dan sebagainy. dengan tenaga profesional . esehatan, pendidikan dan sosia. , akan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak usia dini dan kesiapan memasuki jenjang pendidikan formal. lndikator keberhasilan pembinaan tumbuh kembang anak tidak hanya meningkatnya status kesehatan dan gizi anak tetapi juga mental, emosional, sosial dan kemandirian anak berkembang secara optimal. Kegiatan Stimulasi. Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) yang dilakukan pada masyarakat dapat dilaksanakan oleh Kader Posyandu yang bekerja sama dengan petugas Puskesmas. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di wilayahnya, termasuk pelayanan SDIDTK. Langkah- langkah yang harus dilakukan dalam penerapan SDIDTK di wilayah Puskesmas salah satunya adalah inventarisasi sarana dan prasarana berupa kader terlatih/terorientasi. Pada Desa Tanjung Mekar. Kecamatan Sambas. Kabupaten Sambas, terdapat 3 Posyandu yaitu Posyandu Mentawa. Posyandu Keranji, dan Posyandu Rengas. Total Kader Posyandu dari ketiga Posyandu di Desa Tanjung Mekar yaitu 19 orang. Kader-kader ini bertugas memberikan pelayanan pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Posyandu. Kegiatan posyandu yang rutin dilaksanakan pada setiap posyandu di Desa Tanjung Mekar adalah posyandu anak yang biasanya diadakan di awal Pada posyandu anak, dilakukan pemberian imunisasi dan pemeriksaan tumbuh kembang anak berupa pengukuran berat dan tinggi badan. Tetapi untuk kegiatan SDIDTK belum pernah dilakukan karena Kader Posyandu di Desa Tanjung Mekar belum terlatih/terorientasi. Berdasarkan diskusi yang dilakukan tim pengusul dengan mitra yang diwakili oleh Bidan Desa Tanjung Mekar. Ibu Samimah, didapatkan kesimpulan bahwa para Kader Posyandu di Desa Tanjung Mekar perlu mendapatkan edukasi terkait SDIDTK dengan memanfaatkan multimedia berupa penganimasian materi SDIDTK dan agar memudahkan pemahaman para kader dan memudahkan kegiatan pengisian Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). KPSP perlu didesain dengan visual yang menarik dan tata letak yang rapi agar dapat digunakan dengan mudah. METODE Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pemanfaatan multimedia dalam bentuk animasi untuk edukasi SDIDTKA dan praktik pengisian KPSP menggunakan buku yang sudah didesain dengan teknik desain grafis. Selain tim pengabdian, praktik juga didampingi oleh penanggung jawab SDIDTKA dari Puskesmas Sambas. Persoalan Prioritas Mitra Masalah prioritas yang dihadapi mitra adalah para Kader Posyandu kesulitan memahami materi SDIDTK sehingga membutuhkan media yang dapat membantu pemahaman mereka dalam melakukan kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak yang menjadi peserta posyandu di Desa Tanjung Mekar. Kader-Kader Posyandu di Desa Tanjung Mekar yang tersebar pada 3 unit Posyandu di desa tersebut merupakan ibu-ibu rumah tangga yang diberdayakan oleh pemerintah desa untuk mengelola kegiatan posyandu yang dikoordinir oleh Bidan Desa yang ditugaskan dari Puskesmas. Ibu-Ibu ini berusia antara 25-40 tahun, sehingga untuk mempelajari materi SDIDTK memerlukan upaya yang cukup keras di samping kesibukan mereka mengurus anak dan rumah tangganya. Oleh karena itu, dengan pemanfaatan multimedia diharapkan dapat memudahkan para ibu-ibu kader posyandu ini dalam memahami materi terkait SDIDTK dan melakukan kegiatan SDIDTK di posyandu tempat mereka bertugas. SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Metode Pendekatan Untuk Menyelesaikan Masalah Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan PKM ini adalah membantu pemahaman para Kader Posyandu di Desa Tanjung Mekar terkait materi SDIDTK dengan memanfaatkan multimedia berupa penganimasian materi dan pembuatan SDIDTK Kit (Kit Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Ana. agar memudahkan para kader melakukan KPSP saat kegiatan rutin posyandu anak. Jika kader tidak memahami materi dengan baik, dikhawatirkan saat pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak di posyandu nantinya tidak berjalan dengan optimal. Langkah-langkah dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra PKM adalah sebagai berikut: Pembuatan multimedia berupa animasi materi SDIDTK yang dilengkapi dengan ilustrasi yang menarik dan audio penjelasan yang mudah dipahami. Pembuatan SDIDTK kit yang berisi Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan alatalat yang dibutuhkan untuk skrining. Edukasi materi SDIDTK dan sosialisasi multimedia serta SDIDTK kit ke para kader Pemanfaatan multimedia dan SDIDTK kit pada kegiatan posyandu rutin. Partisipasi Mitra dalam Pelaksanaan Program Peran mitra dalam pengabdian ini adalah sebagai peserta kegiatan edukasi SDIDTKA serta implementasi KPSP yang telah didesain dalam bentuk buku yang diisi saat kegiatan posyandu rutin setiap bulannya. Mitra juga ikut andil dalam menghadirkan Kepala Puskesma Kecamatan Sambas sebagai salah satu narasumber mengenai keadaan SDIDTKA di Kecamatan Sambas, sehingga memacu semangat para kader posyandu Desa Tanjung Mekar untuk belajar dan menerapkan SDIDTKA di posyandunya masing-masing. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan baik dan lancar melalui persiapan yang matang. Berikut ini adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan, mulai dari tahap persiapan hingga kegiatan pendampingan di posyandu. Persiapan Kegiatan Persiapan kegiatan terdiri dari koordinasi dengan mitra mengenai permasalahannya dan solusi yang disepakati untuk menyelesaikan masalahnya. Berdasarkan kesepakatan, mitra setuju untuk mengikuti kegiatan edukasi stunting dengan memanfaatkan multimedia berupa animasi mengenai SDIDTKA serta media yang didesain untuk pengisian KPSP. Gambar 1. Diskusi dengan Mitra PKM SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Pembuatan Multimedia Multimedia dimanfaatkan sebagai alat yang dapat membantu kader posyandu dalam memahami materi SDIDTKA. Multimedia yang digunakan pada kegiatan edukasi SDIDTKA ini berupa animasi yang memiliki perpaduan gambar bergerak, teks, dan suara. Gambar 2. Tangkapan Layar dari Animasi SDIDTKA Selain itu, materi SDIDTKA ini juga dirangkum menjadi sebuah buku yang berisi Kuisioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP), sehingga bisa digunakan oleh kader saat kegiatan posyandu dalam memeriksa dan mencatat tumbuh kembang anak. Buku tersebut didesain oleh tim PKM yang memiliki keahlian desain grafis. Gambar 3. Desain buku SDIDTKA yang berisi KPSP Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam 2 bagian, bagian pertama adalah edukasi SDIDTKA ke para kader posyandu Desa Tanjung Mekar memanfaatkan multimedia serta praktik pengisian KPSP yang didampingi oleh tim dan penanggung jawab SDIDTKA dari Puskesmas Kecamatan Sambas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, tanggal 1 September 2022, dihadiri oleh kader-kader posyandu, bidan desa. Kepala Desa Tanjung Mekar. Kepala Puskesmas Kecamatan Sambas dan Pada sesi pembukaan kegiatan. Kepala Desa Tanjung Mekar. Bapak Alpian, memberikan kata sambutannya. Bapak Alpian mengapresiasi kegiatan PKM ini dengan baik dan sangat mendukung untuk kemajuan kader posyandu di desanya. Kemudian dilanjutkan dengan kata SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 sambutan dari Kepala Puskesmas. Ibu Rosa S. Tr. yang merasa sangat senang dengan adanya kegiatan ini karena dapat membantu kader posyandu untuk memahami lebih dalam mengenai SDIDTKA dan bisa memperoleh bekal untuk penerapannya di posyandu. Gambar 4. Kata Sambutan dari Kepala Puskesmas Sambas Selanjutnya adalah kata sambutan dari tim PKM yang diwakilkan oleh Ibu Milda Surgani Firdania, . yang menjelaskan maksud dan tujuan dari kegiatan pengabdian ini. Melalui kegiatan edukasi yang memanfaatkan multimedia ini diharapkan Kader Posyandu dapat memahami materi SDIDTKA dengan baik dan dapat menerapkannya di kegiatan posyandu secara rutin. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan bingkisan kepada Kepala Desa Tanjung Mekar. Gambar 5. Penyerahan Plakat dan Bingkisan kepada Kepala Desa Tanjung Mekar Sesi berikutnya adalah edukasi SDIDTKA menggunakan animasi dan praktik pengisian KPSP menggunakan buku yang sudah disediakan dari tim PKM. Sesi ini didampingi oleh bidan desa dan penanggung jawab SDIDTKA dari Puskesmas Kecamatan Sambas. Beberapa kader posyandu juga aktif bertanya saat kegiatan praktik. SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Gambar 6. Edukasi SDIDTKA dan Praktik KPSP dengan Multimedia Setelah tidak ada lagi kader yang bertanya, kegiatan pun ditutup dengan penyerahan SDIDTKA kit secara simbolis ke salah satu kader dan pemberian bingkisan kepada Kepala Puskesmas. Kemudian semua peserta PKM ini dan anggota tim PKM berfoto bersama sambil memegang spanduk kegiatan, dengan demikian bagian pertama PKM ini telah ditutup. Gambar 7. Foto Bersama Peserta dan Tim PKM Bagian kedua yaitu pemanfaatan buku SDIDTKA yang sudah didesain oleh tim PKM pada kegiatan posyandu Desa Tanjung Mekar di balai desa pada hari Rabu tanggal 7 September 2022. Para kader posyandu yang telah diedukasi mengenai SDIDTKA melakukan skrining pada setiap anak yang datang ke posyandu. Kader-kader tersebut melakukan skrining sambil melakukan pengisian KPSP di buku untuk memeriksa dan mencatat tumbuh kembang anak. SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Gambar 8. Kegiatan Skrining SDIDTKA di Posyandu Selesai kegiatan skrining, semua kader, orang tua, dan anak-anak yang hadir di posyandu melakukan foto bersama. Dengan demikian, berakhirlah kegiatan pengabdian ini. Para kader dan peserta yang datang ke posyandu ini merasa senang dapat menerapkan SDIDTKA sehingga dapat mengetahui tumbuh kembang anaknya dengan lebih mendalam. Gambar 9. Foto Bersama tim dengan Kader dan Peserta Posyandu di Desa Tanjung Mekar KESIMPULAN Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, secara umum disimpulkan bahwa telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen Politeknik Negeri Sambas dengan mitra yaitu kader posyandu di Desa Tanjung Mekar. Kecamatan Sambas. Kabupaten Sambas. Secara rinci simpulan kegiatan adalah sebagai berikut: Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu para Kader Posyandu kesulitan memahami materi SDIDTK sehingga membutuhkan media yang dapat membantu pemahaman mereka dalam melakukan kegiatan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak yang menjadi peserta posyandu di Desa Tanjung Mekar. Solusi yang ditawarkan melalui kegiatan PKM ini adalah membantu pemahaman para Kader Posyandu di Desa Tanjung Mekar terkait materi SDIDTK dengan memanfaatkan multimedia berupa penganimasian materi dan pembuatan SDIDTK Kit (Kit Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh SEHATIABDIMAS 2022 POLTESA PROSIDING SEMINAR NASIONAL Hasil Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS) 2022 Vol. 5 No. Februari 2023 E- ISSN 2963-2110 P- ISSN 2615-0255 Kembang Ana. agar memudahkan para kader melakukan KPSP saat kegiatan rutin posyandu anak. Kegiatan edukasi SDIDTKA dengan memanfaatkan multimedia ini terlaksana dengan lancar di setiap tahapan dan bagiannya. Kegiatan pengabdian ini juga mendapatkan apresiasi yang baik dari semua stakeholder yang terlibat. DAMPAK DAN MANFAAT KEGIATAN Melalui kegiatan edukasi yang memanfaatkan multimedia ini, dampak dan manfaat yang didapatkan oleh Kader Posyandu Desa Tanjung Mekar yaitu dapat memahami materi SDIDTK dengan baik, dapat melakukan deteksi dini pada perkembangan anak-anak yang menjadi peserta posyandu, dan melakukan stimulasi untuk anak yang memiliki gangguan pertumbuhan ataupun penyimpangan DAFTAR PUSTAKA