PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP MORAL DAN ETIKA PADA SISWA Siti Zahra Bulantika1. Fadila May Sari2 STKIP PGRI BANDAR LAMPUNG szahrabulantika@gmail. Dilafadilah436@gmail. Abstrak: Bentuk-bentuk pola asuh orang tua sangat erat hubungannya dengan kepribadian anak setelah ia menjadi dewasa. Hal ini dikarenakan ciri-ciri dan unsur watak seorang individu dewasa sebenarnya sudah diletakan benih-benihnya ke dalam jiwa sesorang individu sejak sangat awal, yaitu pada masa dia masih kanak-kanak. Masing-masing orang tua memiliki pola asuh tersendiri dalam mengarahkan prilaku hal ini sangat berpengaruh oleh latar belakang pendidikan orang tua, mata pencaharian, keadaan sosial ekonomi, adat istiadat, dan sebagainya. Interaksi orang tua pada anak tentunya sangat mempengaruhi perkembangan moral anak. karena pada dasarnya, perkembangan moral anak itu tidak bisa terjadi secara cepat akan tetapi perkembangan moral pada anak itu berjalan secara bertahap interaksi orang tua pada anak tentunya sangat mempengaruhi perkembangan moral dan etika pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap moral dan etika pada siswa di sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Dimana peneliti berfokus pada penaksiran terhadap korelasi dan variabel. Alat pengumpulan data menggunakan metode angket sebagai metode pokok, serta dokumentasi dalam studi kepustakaan sebagai metode pelengkap populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasn XI dengan mengambil sampel sebanyak 69 siswa. Berdasarkan pengolahan dan analisis angket terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua terhadap moral dan etika pada siswa di SMA PERSADA BANDAR LAMPUNG. Kata Kunci : Pola Asuh Orang Tua. Moral. Etika Abstract: The forms of parenting of parents are closely related to the child's personality after he becomes an adult. This is because the characteristics and elements of an adult individual's character have actually been planted in the soul of an individual from a very early age, namely when he was still a child. Each parent has its own parenting style in directing the child's behavior. this is greatly influenced by the educational background of parents, livelihoods, socio-economic conditions, customs, and so on. The interaction of parents with children certainly greatly affects the moral development of children. because basically, the moral development of the child cannot occur quickly, but the moral development of the child runs gradually, the interaction of parents with children certainly greatly affects the moral and ethical development of children. This study aims to determine the effect of parenting on morals and ethics in students at The method used in this research is quantitative with a correlational approach. Where the researcher focuses on the assessment of correlations and variables. Data collection tools using the questionnaire method as the main method, as well as documentation in the literature study as a complementary method of the population in this study were students of class XI by taking a sample of 69 students. Based on the processing and analysis of the questionnaire, there is a significant influence between parenting patterns on morals and ethics in students at SMA PERSADA BANDAR LAMPUNG Keywords: Parenting Parenting. Moral and Ethics PENDAHULUAN Pola asuh yang benar mengacu pada konsep dasar tumbuh kembang . sah, asih, asu. agar anak dapat tumbuh kembang secara optimal, anak yang diasuh dengan pola pengasuhan yang baik maka anak akan tumbuh menjadi perilaku yang baik. Begitupun sebaliknya, jika anak yang di asuh dengan pola pengasuhan yang buruk maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang buruk Pola asuh yang benar mengacu pada konsep dasar tumbuh kembang . sah, asih, asu. agar anak dapat tumbuh kembang secara optimal, anak yang diasuh dengan pola pengasuhan yang baik maka anak akan tumbuh menjadi perilaku yang baik. Begitupun sebaliknya, jika anak yang di asuh dengan pola pengasuhan yang buruk maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang buruk Pola asuh orang tua ada tiga macam yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh persimif. Pola asuh yang diberikan pada orang tua kepada anak-anaknya tidak hanya berpengaruh pada prilaku si anak melainkan akan berpengaruh pula pada perkembangan anak terutama perkembangan moral. Moral tergambar dari kebiasaan, tata-cara, adat-istiadat dalam berperilaku. Secara linguistik moral adalah ekspresi linguistik dalam konteks moral, misalnya ungkapan benar, baik, dan harus Au Reksiana . Ay. Seseorang dikatakan bermoral jika ia sadar . dan merasa telah berbuat kebaikan. PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP MORAL DAN ETIKA PADA SISWA Selain itu moral lebih mengacu kepada suatu nilai atau sistem hidup yang berlaku di masyarakat. Ini artinya bahwa manusia yang baik adalah manusia yang dalam hidupnya senantiasa memegang teguh prinsip moral dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai moral yang berlaku. adalah manusia yang dalam hidupnya senantiasa memegang teguh prinsip moral dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai moral yang Moral memiliki peran vital bagi individu dalam hidup bermasyarakat. Namun demikian peneliti masih mendapati banyak fenomena yang mengindikasikan individu berperilaku tidak didasarkan pada nilai-nilai moral, seperi moral etika melainkan itu semua merupakan suatu serangkaian proses pembinaan yang cukup panjang. Peran orang tua dan lingkungan tempat tinggal sangat berpengaruh pada perkembangan moral Apakah anak akan memiliki moral yang kokoh ataupun sebaliknya, dengan kata lain moralitas anak bisa dibina sejak dini. Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Piaget bahwa kesadaran moral anak mengalami perkembangan dari satu tahap ke tahap yang lebih tinggi . alam Burhanudin Salam, 2000:. Moral itu sendiri diartikan sebagai kesusilaan, tabiat dan kelakuan. Dalam Kamus Bahasa Indonesia moral diartikan sebagai ajaran tentang baik-buruk perbuatan atau kelakuan. Sedangkan etika adalah ilmu pengetahuan asas-asas akhlak . Istilah lain dari etika biasanya di gunakan kata moral, susila, budi pekerti, dan akhlak (Burhanudin Salam, 2000:. Interaksi orang tua pada anaknya tentunya sangat mempengaruhi perkembangan moral anak. Karena pada dasarnya , perkembangan moral anak itu tidak bisa terjadi secara cepat. Akan tetapi perkembangan moral pada anak itu berjalan secara bertahap Interaksi orang tua pada anaknya tentunya sangat mempengaruhi perkembangan moral anak. Karena pada dasarnya , perkembangan moral anak itu tidak bisa terjadi secara cepat. Akan tetapi perkembangan moral pada anak itu berjalan secara bertahap Berdasarkan penjelasan teori di atas antara pola asuh orang tua dan moral anak prasekolah sangat berkaitan dan berkesinambungan dalam membimbing moral anak. Orang tua harus memperhatikan pola asuh yang akan di berikan untuk membimbing moral anaknya. Karena pola asuh orang tua itulah yang nantinya akan mempengaruhi moral anak. Apabila orang tua dapat memberikan pola asuh yang tepat maka moral anak akan berkembang sesuai harapan yang diinginkn, harapan menjadikan mereka yang terbaik, dapat menunjang kehidupan mereka dimasa depan. Berdasarkan pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa pola asuh orang tua dalam membimbing moral anak prasekolah sangat penting. Sehingga penulis merasa tertarik untuk melakukan penelitian ini dengan judul AuPENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP MORAL ETIKA DI SMA PERSADA BANDAR LAMPUNGAy KAJIAN TEORI Definisi Pola Asuh Orang Tua Pola asuh terdiri dari 2 kata yaitu pola dan asuh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia . 8:1. bahwa Aupola adalah model, sistem, atau cara kerjaAy. Asuh adalah Aumenjaga, merawat, mendidik, membimbig, membantu, melatih, dan sebagainyaAy Kamus Besar Bahasa Indonesia . Sedangkan arti orang tua menurut Nasution dan Nurhalijah . AuOrang tua adalah setiap orang yang bertanggung jawab dalam suatu keluarga Pola atau tugas rumah tangga yang dalam kehidupan sehari-hari disebut bapak dan ibu. Au Gunarsa . mengemukakan bahwa AuPola asuh tidak lain meupakan metode atau cara yang dipilih pendidik dalam mendidik anak-anaknya yang meliputi bagaimana pendidik memperlakukan anak didiknya . Ay Jadi yang di maksud pendidik adalah orang tua terutama ayah ibu atau wali. Casmini . alam Palupi, 2007:. menyebutkan bahwa: Pola asuh sendiri memiliki definisi bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing, dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses kedewasaan, hingga kepada upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan oleh masyarakat pada Menurut thoha . menyebutkan bahwa AuPola Asuh orang tua adalah merupakan suatu cara tetbaik yang dapat ditempuh orang tua dalam mendidik anak sebagai perwujudan dari rasa tanggung jawab kepada anak. Menurut kohn . alam thoha, 1196:. mengemukakan: Pola asuh merupakan sikap orang tua dalam berhubungan dengan anaknya PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP MORAL DAN ETIKA PADA SISWA Sikap ini dapat dilihat dari berbagai segi, antara lain dari cara orang tua memberikan pengaturan kepada anak, cara memberikan hadiah dan hukuman, cara orang tua menunjukan otoritas dan cara orang tua menunjukan perhatian, tanggapan pada keinginan anak. Dengan demikian yang di maksud dengan Pola Asuh Orang Tua adalah bagaimana cara mendidik anak baik secara langsung maupun tidak langsung Definisi Moral Moral secara etimologi adalah ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan sebaganya. 29 Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Winda Gunarti bahwa moral adalah sistem kepercayaan, penghargaan, dan ketetapan tentang perbuatan yang benar dan salah. Hal tersebut terbentuk berdasarkan kebiasaan-kebiasaan yang muncul dari standar sosial yang dipengaruhi dari luar individu atau sesuai dengan harapan masyarakat atau kelompok sosial tertentu. Senada dengan Winda gunarti. SaAodun Akbar mengatakan bahwa moral adalah aturan baik buruk perilaku manusia berdasarkan kebiasaan masyarakat. Serta moral itu bersifat praktis dan berubah-ubah sesuai dengan perkembangan ruang dan waktu serta Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa moral adalah aturan yang berlaku di masyarakat sebagai acuan untuk mengetahui baik dan buruknya perbuatan seseorang, apabila seseorang melanggar aturan tersebut maka perbuatannya disebut tidak bermoral atau salah. Moral memiliki peran vital bagi individu dalam hidup bermasyarakat. Namun demikian peneliti masih mendapati banyak fenomena yang mengindikasikan individu berperilaku tidak didasarkan pada nilai-nilai moral, seperi moral etika melainkan itu semua merupakan suatu serangkaian proses pembinaan yang cukup panjang. Peran orang tua dan lingkungan tempat tinggal sangat berpengaruh pada perkembangan moral Apakah anak akan memiliki moral yang kokoh ataupun sebaliknya, dengan kata lain moralitas anak bisa dibina sejak dini. Definisi Etika Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, bernegara, hingga pergaulana hidup tingkat internasional, diperlukan suatu sistem yang menganut bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan itu menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler, dan lain-lain. Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka tenang, senang, tenteram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengan dijalankan sesuai hak asasi umumnya. Hal itu yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita. Dari segi etimologi . lmu asal usul kat. , etika berasal dari bahasa Yunani, etos yang berarti watak kesusilaan atau adat. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia, etika diartikan ilmu pengetahuan tentang asas- asas akhlak . , etika kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak, dan mengenai benar salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat. Zulkarimein Nasution didalam bukunya Auetika jurnalisme prinsip-prinsip dasarAy berpendapat bahwa etika artinya AukarakterAy. AusifatAy, atau AudispositionAy. Dalam istilah filsafat, etika diartikan ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat istiadat kebiasan. Sonny Keraf berpendapat bahwa etika sebagai refleksi kritisq tentang bagaimana manusia harus hidup dan bertindak dalam situasi konkret, situasi khusus Etika adalah filsafat moral, atau ilmu yangmembahas dan mengkaji secara kritis persoalan benar dan salah secara moral. Menurut Ahmad Amin, etika adalah suatu ilmu pengetahuan yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerapkan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, menyatakan tujuan yang harus dicapai oleh manusia dalam perbuatan mereka, dan menunjukkan dan mengarahkan pada jalan yang seharusnya diperbuat oleh manusia. Etika adalah ilmu tentang tingkah laku manusia atau prinsip- prinsip yang disistematisasi tentang sebuah tindakan moral yang benar. Aristoteles filsuf besar Yunani mengatakan etika dibedakan menjadi tiga macam, yaitu etika deskriptif, etika normatif, dan meta-etika. Etika deskriptip mempelajari tingkah laku moral dalam arti kuas, seperti adat kebiasaan, pandangan tentang baik dan buruk, perbuatan yang diwajibkan, dibolehkan atau dilarang dalam suatu masyarakat atau lingkungan. Bertens menjelaskan lebih jauh, etika normatif bertujuan merumuskan prinsip etis yang dapat dipertanggung jawabkan secara rasional dan dapat dipertanggung PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP MORAL DAN ETIKA PADA SISWA jawabkan secara rasional dan dapat diterpkan dakam kehidupan nyata. Etika normatif tidak sekedar mengambarkan, melainkan bersifat memberi petunjuk mengenai baik METODE Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Metode penelitian kuantitatif merupakan salahb satu jenis penelitian yang spesifiknya adalah sistematis, terencana, dan terstruktur dengan jelas sejak awal hingga pembuatan desain penelitiannya. AuMetode penelitian kuantitatif, sebagaimana di kemukakan oleh sugiyono . yaitu: Metode penelitian yang berlandaskan faktual, nyata, dan konkrit digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan intrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah din tetapkanAy. Pada penelitian Ini jenis metode yang digunakan adalah metode penelitian korelasional, disebut korelasional karena dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar hasil diantara kedua variabel terhadap variabel lainnya pada suatu studi atau kelompok subjek dengan menggunakan uji regresi linear berganda. HASIL DAN PEMBAHASAN Pembahasan yang diambil pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pola asuh orang tua dengan moral etika. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap moral etika dengan memiliki nilai signifikasi sebesar 0,000 . <0,. dengan correlation sebesar 0,810, ini menggambarkan bahwa semakin tinggi pola asuh orang tua maka akan semakin tinggi pula moral etika anak Pola asuh yang baik akan menjadikan anak berkepribadian yang baik. Sebaliknya, pola asuh yang salah menjadikan anak rentang terhadap stress dan mudah terjerumus hal-hal yang negatif. Casmini . alam Palupi, 2007:. menyebutkan bahwa: Pola asuh sendiri memiliki definisi bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing, dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses kedewasaan, hingga kepada upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan oleh masyarakat pada umumnya. Menurut thoha . menyebutkan bahwa AuPola Asuh orang tua adalah merupakan suatu cara tetbaik yang dapat ditempuh orang tua dalam mendidik anak sebagai perwujudan dari rasa tanggung jawab kepada anak. Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwasanya terdapat pengaruh yang signifikan pada pola asuh dengan moral etika. Diperoleh nilai . untuk variabel pola asuh orang tua sebesar 11,324 dengan tingkat nilai signifikan/ Sig. -taile. sebesar 0,000, dimana nilai ini menunjukkan bahwa kurang dari = 0,05 . %), nilai Sig. ini lebih kecil dari 0,05 . %). hal ini menunjukan bahwa variabel pola asuh orang Tua memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap moral etika pada siswa di sekolah SMA PERSADA Bandar Lampung. Hasil hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu pola asuh orang tua dan signifikan terhadap moral etika pada siswa di sekolah SMA PERSADA Bandar Lampung. Merujuk pada pembuktian di atas memperkuat dugaan pola asuh orang tua yang dalam mendidik dan mengasuh anak-anaknya, sangat berpengaruh terhadap moral etika anak. Pada prinsipnya pengasuhan yang tepat adalah orang tua harus menerapkan metode dalam pendidikan dan pengasuhan orang tua terhadap anak yang sesuai dengan ajaran Agama yaitu dengan menerapkan pendidikan yaitu. dengan keteladanan, pembiasaan, nasehat, perhatian, hukuman . , lebih jelasnya akan diuraikan penjelasannya sebagai berikut: Keteladanan yaitu metode yang berpengaruh dan terbukti paling berhasil dalam mempersiapkan dan membentuk aspek moral, spiritual, dan aspek sosial anak. Seperti yang dijelaskan menurut Moh Shochib orang tua atau pendidik yang menjadi teladan bagi anak adalah yang pada saat bertemu atau tidak dengan anak senantiasa berperilaku yang taat terhadap nilai-nilai moral. Dengan demikian, mereka senantiasa patut dicontoh karena tidak sekedar memberi contoh, di samping berperilaku, seperti di atas, orang tua atau pendidik dituntut untuk menaati terlebih dahulu nilai-nilai yang akan diupayakan kepada anak. Metode dengan pembiasaan, dengan kebiasaan yang baik adalah cara bertindak atau berbuat seragam, pembentukan kebiasaan ini menurut Wetherington melalui dua cara pertama dengan cara pengulangan dan kedua dengan disengaja dan Kelemahan kebiasaan anak tergantung kepada seorang yang mendidiknya, karena anak adalah amanah dari Allah bagi kedua orang tuanya. PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP MORAL DAN ETIKA PADA SISWA SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat ditarik kesimpulannya sebagai berikut: Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai koefisien regresi linier sederhana dengan menggunakan SPSS 25 Windows dengan uji t diperoleh thitung sebesar 11,324 dengan nilai sig. -taile. sebesar 0,000. Dibandingkan dengan taraf signifikan 0,05 . %). Nilai Sig. -taile. ini lebih kecil 0,05 . %). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, hal tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan Terdapat Pengaruh Pola Asuh Orang Tua (X) terhadap Moral Etika (Y) pada siswa di sekolah SMA PERSADA Bandar Lampung. Pengujian juga diperkuat dengan melihat besarnya nilai koefisien determinasi (R Squar. dimana besarnya 0,657. Ini artinya semakin membuktikan bahwa besar pengaruh pola asuh orang tua terhadap moral etika 65,7% dan hanya sebesar 34,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. DAFTAR PUSTAKA