Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Formula Romance dalam Novel City Lite: Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Romance Formula in City Lite Novel: Empat Bulan Yang Lalu by Kincirmainan Gus Ubab Universitas Jambi gusubab055@gmail. INFORMASI ARTIKEL Riwayat Diterima: 21 April Direvisi: 20 Mei Disetujui: 31 Mei Kata Kunci Sastra popular. Formula. Romance. Keywords Popular literature. Formula. Romance ABSTRAK This research aims to describe the Romance Formula in the Novel AuEmpat Bulan Yang LaluAy by Kincirmainan, part of the City Lite series. This research uses a qualitative descriptive method with a popular fiction approach based on Cawelti's theory supported by Radway's romance formula. Data were collected through reduction, display, and conclusion drawing techniques, then analyzed descriptively. Based on the results of the study and discussion, it was found that the novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu uses one typology pattern of narrative structure, namely the Pamela pattern. This pattern is used in the novel to describe complicated romance and free relationships, which are influenced by the past. This novel follows several sequences of the romance formula proposed by Radway, providing an overview of how this formula is applied in the context of the story. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan formula romance dalam novel "Empat Bulan yang Lalu" karya Kincirmainan, bagian dari seri City Lite. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fiksi populer berdasarkan teori Cawelti yang didukung oleh formula romance Radway. Data dikumpulkan melalui teknik reduksi, display, dan penarikan kesimpulan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan bahwa novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu menggunakan satu pola tipologi struktur naratif, yaitu pola Pamela. Pola ini digunakan dalam novel untuk menggambarkan percintaan yang rumit dan hubungan yang bebas, yang dipengaruhi oleh masa lalu. Novel ini mengikuti beberapa sekuen formula romance yang dikemukakan oleh Radway, memberikan gambaran tentang bagaimana formula ini diterapkan dalam konteks Copyright A 2024 Gus Ubab Pendahuluan Sastra populer lahir dari kebudayaan populer yang diciptakan secara sederhana untuk tujuan komersial, sehingga bisa dinikmati oleh berbagai kalangan (Trisna et al. , 2. Sastra populer masih bisa bertahan karena memiliki daya tarik yang kuat dan relevan bagi pembaca modern. Strinati mengatakan dalam Dewojati . seni populer lahir dan bertahan karena adanya kehendak media bersama dengan ideologi kapitalisme dan konsumsinya. Sastra populer cenderung menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Menurut Hamid dalam Budijanto & Dewi . , budaya populer itu lahir karena adanya pengaruh dari media yang mampu menciptakan budaya baru dalam kehidupan masyarakat dan dengan mudahnya masyarakat dapat menyerap budaya-budaya tersebut. Adi . turut mengutarakan bahwa fiksi populer dengan formula romance biasanya selalu berakhir dengan bahagia sesuai dengan harapan dan keinginan para penikmatnya. Hubungan percintaan antara pria dan wanita yang dibangun kerap menjadi bumbu yang memberikan warna pada sebuah karya fiksi populer (Muniroh, 2. Romance adalah salah satu fantasi moral sebagai dasar struktur tipologi formula (Cawelti, 1. Romance merupakan fantasi dasar yang paling sederhana karena pasti muncul di setiap periode atau zaman yang selalu dapat menarik perhatian berbagai kalangan. Adapun menurut Adi . romance adalah struktur naratif dalam sebuah karya sastra yang lahir dari pengalaman Sturuktur naratif adalah istilah yang biasanya digunakan untuk mengacu kepada karya fiksi populer, dalam karya sastra serius struktur naratif dikenal sebagai alur atau plot yang terdapat di dalam sebuah cerita. Menentukan struktur naratif sebuah novel diperlukan pengetahuan mendasar tentang penyusunan satuan cerita atau sekuen. Struktur naratif kisah romance biasanya menampilkan cerita tentang hubungan pria dan wanita yang memiliki berbagai konflik dalam masalah percintaan mereka, namun diakhiri dengan kemenangan cinta dari pasangan tersebut. Mayoritas cerita dengan formula romance memiliki karakter sentral seorang perempuan. Menurut Cawelti dalam Adi . , dengan meletakkan perempuan sebagai tokoh utama dalam novel romance akan lebih menarik bagi pembaca perempuan, karena sejalan dengan fungsi prinsip romance, yaitu sebagai pelarian untuk mendapat kesenangan. Terkait dengan struktur naratif, menurut Cawelti . , ada tiga macam pola struktur naratif yang mendasari struktur tipologi dalam sebuah cerita romance yaitu: pola cinderella ,pola Pamela dan pola kontemporer. Menurut Cawelti . , terdapat empat plot dasar dalam cerita romance yang melibatkan hero dan heroin, yaitu: . pertemuan pertama, . hero memenangkan hati heroin, . konflik dalam percintaan, dan . ending yang bahagia. Pola ini sejalan dengan skema naratif Radway . yang terdiri dari 13 sekuen, termasuk perubahan identitas sosial heroin, sikap antagonis terhadap hero, dan akhirnya pemulihan identitas sosial heroin. Radway menganggap struktur ini sebagai logika naratif dalam novel populer, yang harus masuk akal dan mempertimbangkan sebab akibat. Penelitian ini menggabungkan teori Cawelti dan Radway untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang struktur naratif romance, termasuk unsur petualangan yang mempererat hubungan cinta. Dalam konteks ini, novel "City Lite" karya Kincirmainan dapat dikategorikan sebagai contoh fantasi moral Romance. Novel ini, yang menceritakan kisah cinta yang berlatar di kota besar, termasuk dalam jenis fantasi moral yang memuat tema-tema seperti cinta, hubungan, dan Dengan demikian, novel "City Lite" dapat dianggap sebagai representasi dari fantasi moral Romance. Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Berdasarkan tokoh utama dan isinya novel City lite : Empat Bulan yang lalu karya Kincirmainan termasuk dalam jenis novel Chik lit , hal tersebut dikarenakan tokoh utama dari novel tersebut lebih dominan ke seorang perempuan muda yang hidup di perkotaan dan mempunyai pola pikir modern. Meskipun novel ini terlihat ada dua tokoh yang lebih menonjol Au Ayesha Ay dan Au HenryAy namun Ayesha menjadi tokoh paling problematik diantara keduanya . Penempatan tokoh Ayesha adalah seorang perempuan mandiri yang berjuang untuk berdamai dengan pengkhianatan yang dilakukannya terhadap Henry , sementara Henry berusaha menata kembali hidupnya setelah merasa dikhianati. Keduanya terlibat dalam hubungan yang rumit, di mana waktu dan pengalaman masing-masing menjadi penghalang dalam memahami luka satu sama lain. Metode Pada penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif dapat digunakan untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang berasal dari masalah-masalah sosial atau kemanusiaan. Pendekatan ini menggunakan metode deskriptif berbentuk media tulis atau non tulis dari sumber data yaitu Novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu. Karya Kincirmainan. Penelitian ini merupakan studi mengenai teks yang termuat dalam Novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu. Karya Kincirmainan. Karena yang diteliti adalah teks tertulis yang berupa novel maka penelitian ini tergolong dalam pendekatan penelitian kepustakaan . ibrary researc. Penelitian Kepustakaan . ibrary researc. adalah penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur . baik berupa buku, catatan maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Menurut M. Nazir . , studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan- catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan. Studi kepustakaan merupakan langkah yang penting dimana setelah seorang peneliti menetapkan topik penelitian, langkah selanjutnya adalah melakukan kajian yang berkaitan dengan teori dan topik Dalam pencarian teori, peneliti akan mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari kepustakaan yang berhubungan. Sumber-sumber kepustakaan dapat diperoleh dari buku, jurnal, majalah, hasil-hasil penelitian . esis dan disertas. , dan sumber-sumber lainnya yang sesuai . nternet, koran Bila peneliti telah memperoleh kepustakaan yang relevan, maka segera untuk disusun secara teratur untuk dipergunakan dalam penelitian. Oleh karena itu studi kepustakaan meliputi proses umum seperti mengidentifikasikan teori secara sistematis, penemuan pustaka, dan analisis dokumen yang memuat informasi yang berkaitan dengan topik penelitian. Adapun tahap-tahap yang harus ditempuh peneliti dalam penelitian kepustakaan adalah Pertama, mengumpulkan bahan - bahan penelitian. Bahan yang dikumpulkan adalah berupa informasi data empirik yang bersumber dari buku-buku, jurnal, hasil laporan penelitian resmi maupun ilmiah dan literatur lain yang mendukung tema penelitian ini. Kedua, membaca bahan kepustakaan. Dalam membaca bahan penelitian, pembaca harus menggali secara mendalam bahan bacaan yang memungkinkan akan menemukan ide-ide baru yang terkait Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 dengan judul penelitian. Ketiga. Membuat catatan penelitian. Keempat. Mengolah catatan penelitian. Semua bahan yang telah dibaca kemudian diolah atau dianalisis untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang disusun dalam bentuk laporan penelitian. Hasil dan Pembahasan Formula Romance yang dikaji pada novel karya Kincirmainan yang berjudul City Lite : Empat Bulan yang Lalu, memiliki dua pokok permasalahan dari novel tersebut yaitu, tipologi struktur naratif dan struktur naratif / plot romance. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, peneliti menemukan dua pokok permasalahan utama yaitu terdapat tipologi struktur naratif Pamela dan 13 sekuen naratif yang membentuk alur cerita romance. Judul Novel Karya Kincirmainan City Lite : Empat Bulan yang lalu Tipologi Struktur Naratif Sekuen Naratif Pola Pamela Perubahan pada indentitas sosial antagonis kepada Keterangan dalam Novel hero memberikan sikap heroin Hal 98,Au aku nggak pindah Ay kata Henry . Aku hanya Hal 237 hal 71 Au kamu selalu tiba -tiba Kamu bahkan nggak mau nemenin aku ke pesta ulang tahun perusahaan karena kamu enggak harus memastikan jam berapa aku hadir di acaramu,kenapa kamu ke Hal 100 Hal 108 Au Seseorang yang bisa membeli cincin Semahal itu, pasti sudah punya segalanya lebih dulu. We are men , we donAot specially save money for ring . Kami menabung untuk beli rumah dulu, mobil, masa depan, hal-hal sekunder setelah semuanya Dengan penghasilan yang sama kaya Cincin semahal itu mustahil terbeli. Kecuali. Dia penghasilan lain, siapa tahu jodi punya tambang emas. Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal A A heroin merespons dengan kemarahan membalas tindakan A hero dan heroin secara fisik dan A penuh kelembutan A A A A A A P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 atau ayahnya kaya tujuh Hal 73 Hal 309 Au Lalu apa yang harus kulakukan!Ay sahut Henry. Au Sudah tahu hal itu terjadi padamu, kamu tetap melakukannya padauk, kan?Ay AuSebelum terperosok, untuk aku tak akan melakukannya. HenryA Kesalahanku tetap kesalahan, aku hanya ingin memastikan hal ini enggak memengaruhi seperti trauma masa lalu itu memengaruhi Hal 77. Ayesha menggeram Au aku paling nggak suka kamu mulai egoisAy Hal 277. Mereka sama-sama tak tahu apa yang terjadi, membeku di salah satu lorong supermaket yang sepi. Rona wajah Henry Iya tak pernah mencari tahu sedikit pun tentang Ayesha sejak meninggalkannya begitu saja malam itu, dia pikir dengan begitu iya tak perlu lagi seumur hidup. Hal 126 Au Iya masih gak mau jawab teleponnya? Ay Patricia bertanya pada Henry Yang mengulang panggilan tanpa Sahabatnya memijat pelipisnya untuk berkecamuk di kepalanya. Hal 208. Hal 217 Hal 45 AuMaaf, tapi aku benarbenar sakit,Ay pelan Ayesha sambal bergeser agar Henry memeluk tubuhnya yang nyaris tak berbusana. Hal 45 Hal 52 Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal heroin merespons hero dengan hangat menyatakan cinta dan komitmennya luar biasa dan seksual identitas sosial hero dipulihkan A A A P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Hal 53 Hal 109 Hal 107. Oh A. kenapa kamu selalu pintar bikin hatiku meleleh ? Ay puji Ayesha dengan pipi merona merah yang membuat wajahnya tampak makin jelita. Hal 64 Hal 307,Ayesha permukaan angkir teh nya sambil melirik. Auaku belum pernah melihat aku merokok. Ay katanya. Duduk di sisi Henry. Au Jadi. Kamu ke sini untuk bicara, kan ?Ay Henry membuka percakapan . Tak peduli pada komentar Ayesha tentang gaya hidup baru nya. Au Apa saja yang kamu lakukan belakangan dan tak kuketahui ?Ay Tanya Ayesha seolah ia masih berhak. Henry kesal Au aku enggak merokok karena kamu,Ay Hal 46. Apa kamu mau. Jadi milikku ?Ay. Hal 89 Hal 95. Henry menyergap jemari Ayesha di pipinya dan mencium telapak tangannya AuSoal pekerjaan ?Ay. AuHm. Ay Ayesha mengangguk . Ia melepas kait sabuk bukannya membuka pintu menggangkat rok dan duduk di pangkuan kekasihnya. Hal 410 aku kaget,Ay kata Ayesha jujur. Aku hampir nggak percaya apa yang kulihat Aibiar kukeringkan rambutmuAiserius. Henry A Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 apa yang kamu lakukan di sini ? Au aku ada Urusan kerjaan di sini, mengawal barang yang aku kirim ke salah satu gedung properti baru di Hongkong island. Kupikir Ay Novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu berhasil memenuhi standar sebagai novel Romance sesuai dengan struktur naratif yang dikemukakan oleh Cawelti dan Radway. Menurut Radway, terdapat 13 sekuen naratif yang harus ada dalam sebuah novel Romance, dan novel ini berhasil memenuhi semua sekuen Sekuen-sekuen naratif yang hadir dalam novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu adalah sebagai berikut: sekuen satu, sekuen dua, sekuen tiga, sekuen empat, sekuen lima, sekuen enam, sekuen tujuh, sekuen delapan, sekuen sembilan, sekuen sepuluh, sekuen sebelas, sekuen dua belas, dan sekuen tiga Semua sekuen naratif ini dapat dikaitkan dengan sekuen Cawelti, sehingga novel ini berhasil memenuhi standar sebagai novel Romance. Dengan demikian, novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu dapat dikategorikan sebagai novel Romance yang memenuhi standar struktur naratif yang telah ditetapkan oleh Cawelti dan Radway. Novel ini berhasil menggabungkan elemen-elemen naratif yang penting dalam sebuah novel Romance, sehingga membuatnya menjadi sebuah karya yang menarik dan memuaskan bagi pembaca. Hal tersebut dapat ditandai dengan tokoh Ayesha . dan tokoh Henry yang berhasil mengatasi hambatan seperti rintangan dalam hubungan dan pekerjaan dengan cara saling memaafkan dan saling menerima kesalahan di masa lalu. Mereka memberi ruang waktu sampai hati dari keduanya pulih dan kembali menjalin hubungan baru tanpa mengingat kejadian di masa lalu. Proses penyembuhan dan penerimaan ini memungkinkan mereka untuk memulai kembali dan membangun hubungan yang lebih kuat dan sehat. Akhirnya, mereka berdua memutuskan untuk menikah dan memulai hidup baru bersama-sama. Dengan demikian, novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu berhasil menyajikan berita Romance yang memenuhi standar struktur naratif dan memberikan pesan yang positif tentang cinta, penerimaan, dan penyembuhan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dipaparkan, sesuai dengan tipologi struktur naratif Cawelti, peneliti menemukan bahwa novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu menggunakan pola Pamela. Pola ini digunakan dalam novel dengan sudut pandang orang pertama, yang berhasil menarik perhatian pembaca golongan Gen Z. Pola Pamela ini relevan bagi kehidupan anak Gen Z karena menggambarkan percintaan yang rumit dengan hubungan yang bebas, yang dipengaruhi oleh masa lalu. Hal ini dapat dilihat dari novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu, yang menceritakan tentang hubungan Ayesha dan Henry yang kompleks dan dipengaruhi oleh masa lalu mereka. Gus Ubab: Formula Romance Dalam Novel City Lite : Empat Bulan Yang Lalu Karya Kincirmainan Kajian Linguistik dan Sastra Vol 3. No 2. Mei 2024 https://online-journal. id/kal P-ISSN 2963-8380 E-ISSN 2963-7988 Simpulan Dapat disimpulkan bahwa novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu menggunakan satu pola tipologi struktur naratif, yaitu pola Pamela. Pola ini digunakan dalam novel untuk menggambarkan percintaan yang rumit dan hubungan yang bebas, yang dipengaruhi oleh masa lalu. Dilihat dari tipologinya, pola Pamela berhasil menarik perhatian pembaca dan memberikan kesan yang Hal ini terbukti dari jumlah pembacaan di Wattpad yang mencapai hampir satu juta kali sebelum dicetak. Selain itu, novel ini juga mendapatkan peringkat sepuluh sebagai cerita paling mengesankan dari seratus sembilan puluh cerita. Keberhasilan pola Pamela dalam novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu menunjukkan bahwa penggunaan struktur naratif yang tepat dapat mempengaruhi kesan pembaca dan membuat cerita lebih menarik dan berkesan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman tentang struktur naratif dalam novel Romance dan pengaruhnya terhadap kesan Ciri khas yang ditampilkan Kincirmainan dalam novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu adalah happy ending yang memuaskan, meskipun telah melalui berbagai hambatan dalam hubungan. Hal ini ditandai dengan identitas heroin yang dipulihkan dan berakhir menjalin hubungan lebih serius dengan hero, yaitu Selain itu, tokoh heroin digambarkan Kincirmainan sebagai seorang wanita yang mandiri, memiliki pola pikir modern, serta memiliki keinginan untuk menjadi perempuan yang sukses. Hal ini tercermin dari karakter Ayesha yang digambarkan sebagai seorang wanita yang kuat, berani, dan memiliki visi untuk masa depannya. Dengan demikian. Kincirmainan berhasil menciptakan tokoh heroin yang inspiratif dan memotivasi pembaca, terutama kaum perempuan. Tokoh Ayesha menjadi contoh bagi perempuan yang ingin menjadi mandiri, sukses, dan memiliki hubungan yang sehat dan bahagia. Ciri khas happy ending dan tokoh heroin yang kuat dan mandiri menjadi kekuatan novel City Lite: Empat Bulan yang Lalu dalam menyajikan cerita yang memuaskan dan inspiratif. Daftar Pustaka