JOURNAL OF ECONOMICS AND REGIONAL SCIENCE Vol. 5 No. 1 Edisi Maret 2025 P-ISSN: 2776-2939 E-ISSN: 2776-3196 Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran Di Sumatera Utara Indah Tumangger1. Nurlina2. Miswar3 1,2,3Ekonomi Pembangunan. Ekonomi . Universitas Samudra. Langsa Lama. Langsa, 24416. Indonesia Histori Artikel: Pengajuan: 8 Juli 2024 Revisi: 25 Maret 2025 Diterima: 28 Maret 2025 Keywords: Human Development Index (HDI), Economic Growth. Unemployment Rate Abstract This research aims to determine the influence of economic growth and the human development index on the unemployment rate in North Sumatra during 2010-2023. The data used in this research is secondary data obtained from the Central Statistics Agency of North Sumatra Province. The data obtained was then analyzed using the Eviews 10 application. The method used in the research was the multiple linear regression analysis method. The variables in this research include the unemployment rate as the dependent variable and economic growth and the human development index as the independent variables. The research results show that economic growth has a negative and significant effect on the unemployment rate in North Sumatra and the human development index also has a negative and significant effect on the unemployment rate in North Sumatra. Economic growth and the human development index have a significant effect on the unemployment rate in North Sumatra. Tumangger. Nurlina, & Miswar. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran di Sumatera Utara. Journal Of Economincs And Regional Science, 5. , 38-52. Kata Kunci: Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pertumbuhan Ekonomi. Tingkat Pengangguran Abstraksi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara selama tahun 2010-2023. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara. Data menggunakan aplikasi Eviews 10. Metode yang digunakan dalam Penelitian yaitu metode analisis regresi linear berganda. Variabel dalam penelitian ini meliputi tingkat pengangguran sebagai variabel terikat serta pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia sebagai variabel bebas. Hasil penelitian Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara serta Indeks pembangunan manusia juga memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. JEL Classification: O15,E24,O40 Penulis Korespondesi: Nama Penulis : Indah Tumangger Telpon/HP : 082370168872 Email : indahtumangger8@gmail. PENDAHULUAN Menurut Badan Pusat Statistik Sumatera Utara . Pengangguran adalah penduduk yang tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena sudah diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja. Sumatera Utara merupakan salah satu Provinsi di Indonesia yang memiliki penduduk terbanyak ke-empat di Indonesia dengan jumlah penduduk 15. 115,200 jiwa pada tahun 2022, dengan penduduk yang padat tentunya Provinsi Sumatera Utara juga tidak terlepas dari masalah pengangguran. Pengangguran di Sumatera Utara ini merupakan serangkaian masalah yang di sebabkan oleh beberapa faktor seperti pembangunan ekonomi dan indeks pembangunan manusia yang masih belum bisa terwujud dengan baik. Menurut Kuznets dalam Firmansyah . , pertumbuhan ekonomi adalah kenaikan kapasitas dalam jangka panjang dari negara yang bersangkutan untuk menyediakan atau dimungkinkan oleh adanya kemajuan atau penyesuaian berbagai barang ekonomi kepada penduduknya. Kenaikan kapasitas itu sendiri ditentukan atau dimungkinkan oleh adanya kemajuan atau penyesuaianpenyesuaian teknologi, institusional . dan ideologis terhadap berbagai tuntutan keadaan yang ada. Selain pertumbuhan ekonomi. Indeks Pembangunan Manusia menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan kesejahteraan suatu daerah. Dalam indeks pembangunan Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 manusia hal yang diperhatikan berupa keadaan kesehatan, pendidikan dan keadaan perekonomian manusia yang ada di daerah tersebut. Lembaga United Nations Development Programme (UNDP) telah mempublikasikan laporan pembangunan sumber daya manusia dalam ukuran kuantitatif yang disebut Human Development Indeks (HDI). Penelitian terdahulu yang di lakukan Hidayat et al. , dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara, begitu juga dengan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Fahmi et al. Hasil penelitian Indeks Pembangunan Manusia memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap tingkat pengangguran begitupun dengan pertumbuhan ekonomi ternyata juga memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Pulau Sumatera dan secara simultan inflasi. IPM dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran. Ibiyantoro & Imaningsih . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Maluku, dan Indeks Pembangunan Manusia juga sam dengan variabel berpengaruh terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Maluku. Bakar & Faisal . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kota Mimika, namun indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran. Bakar & Palindangan . , dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa secara simultan pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran di Kabupaten Mimika. Wardani . hasil penelitian menunjukkan bahwa upah minimum memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Maluku sedangkan untuk Pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Maluku. Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 Berikut adalah tabel Tingkat Pengangguran, pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan manusia Tabel 1 Data Tingkat Pengangguran. Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sumatera Utara Tahun Tingkat Pengangguran Pertumbuhan Ekonomi Indeks Pembangunan Manusia Sumber: Badan Pusat Statistik Sumatera Utara, 2024 Berdasarkan Tabel 1. 1 terlihat bahwa dalam 14 tahun terakhir, tingkat pengangguran terendah terjadi pada tahun 2017 dengan tingkat pengangguran sebesar 4,70 persen dan tingkat pengangguran tertinggi terjadi di tahun 2020 akibat pandemi Covid-19 dengan tingkat pengangguran sebesar 6,91 persen namun perlahan menurun di tahun berikutnya menjadi 6,33 persen di tahun 2021 dan kembali menurun di tahun 2022 menjadi 6,16 persen. Dari data yang tersaji dapat dilihat bahwa tingkat pengangguran di Sumatera Utara terus mengalami fenomena yang naik turun meski terlihat pasca terjadi pandemi Covid-19 tingkat pengangguran mengalami Fenomena naik turun nya tingkat pengangguran di Sumatera Utara semakin meningkat karena munculnya pandemi Covid-19 yang membuat para tenaga Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 kerja di berhentikan dari pekerjaan nya. Hal ini yang menyebabkan pada tahun 2020 menjadi tahun yang menyumbang jumlah tingkat pengangguran terbesar dalam empat belas tahun terakhir. Untuk data pertumbuhan ekonomi, tahun 2011 menjadi tahun yang menyumbang data yang paling tinggi dengan angka 6,66 persen dan kemudian tahun selanjutnya mengalami fenomena naik turun namun dari tahun 2013 -2022 pada tahun 2020 menjadi tahun yang menyumbang angka paling miris hingga menginjak angka minus yaitu -1,07 persen. Lagi-lagi hal ini karena adanya pandemi yang mengubah kondisi perekonomian di semua bidang dan wilayah seluruh dunia tak terkecuali Sumatera Utara . Untuk indeks pembangunan manusia terlihat bahwa pada tahun 2023 menjadi tahun yang menyumbang angka tertinggi yaitu sebesar 73,37 persen berbeda dari variabel tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi, keadaan indeks pembangunan manusia pasca pandemi ternyata mampu menjadi lebih baik. Berdasarkan pembahasan dan permasalahan yang sudah di paparkan diatas maka peneliti tertarik untuk meneliti apakah ada hubungan dan pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. METODE Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini ialah metode asosiatif, dengan instrumen analisis data yaitu regresi linear berganda, dengan rumus sebagai Y = 1X1 2X2 e Keterangan: : Tingkat Pengangguran : Konstanta 1,2 : Koefisien regresi : Pertumbuhan Ekonomi : Indeks Pembangunan Manusia. Data yang digunakan adalah data sekunder, berupa: tingkat pengangguran di Sumatera Utara tahun 2010-2023, pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara tahun Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 2010-2023, yang diproksi dari PDRB atas dasar harga konstan, dan indeks pembangunan manusia di Sumatera Utara tahun 2010-2023, yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara dokumentasi, yaitu dengan mengumpulkan data, mempelajari dokumen-dokumen yang tersedia berkaitan dengan penelitian ini. HASIL Uji Asumsi Klasik Sebelum uji signifikansi pengaruh pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara dilakukan, terlebih dahulu akan diuji asumsi klasik untuk memastikan data memenuhi persyaratan untuk diuji regresi. Uji asumsi klasik dalam penelitian ini meliputi: uji normalitas, heteroskedastisitaas, multikolinearitas, dan autokorelasi. Uji Normalitas Uji normalitas adalah uji yang fungsinya akan melihat apakah nilai residual terdistribusi normal atau tidak. Model regresi yang baik adalah memiliki nilai residual yang terdistribusi normal. Adapun hasil uji normalitas dalam penelitian ini sebagai Tabel. 2 Hasil Uji Normalitas Data Jarque bera Probability Sumber: Hasil Olahan data Eviews 10, 2024. Berdasarkan Tabel 2 maka dapat diketahui bahwa nilai probability Jarque bera sebesar 0,573583 yang dengan kata lain 0,573583 > 0,05 dan dapat dinyatakan bahwa data penelitian ini yang meliputi data Tingkat Pengangguran (Y). Pertumbuhan Ekonomi (X. Dan Indeks Pembangunan Manusia (X. berdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Uji ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lainnya. Adapun hasil dari uji Heteroskedastisitas sebagai berikut: Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 Tabel 3 Hasil Uji Heteroskedastisitas Heteroskedasticity Test: Breusch-Pagan-Godfrey F-statistic Prob. Obs*R-squared Prob. Chi-Square. Scaled explained SS Prob. Chi-Square. Sumber: Hasil Olahan data Eviews 10, 2024 Berdasarkan Tabel 3 terlihat nilai Prob. Chi-Square. pada Obs*R-squared yaitu sebesar 0,4409. Maka dapat dilihat bahwa 0,4409> 0,05 yang berarti dalam penelitian ini terbebas dari masalah heteroskedastisitas. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas adalah untuk melihat ada atau tidaknya korelasi yang tinggi antara variabel-variabel bebas dalam suatu model regresi linier berganda. Adapun hasil pengujian multikolinearitas sebagai berikut: Tabel 4 Hasil Uji Multikolinearitas Coefficient Uncentered Centered Variable Varince VIF VIF Sumber: Hasil Olahan Data Eviews 10, 2024 Berdasarkan Tabel 4 menunjukkan bahwa nilai dari Centered VIF vaiabel pertumbuhan ekonomi (X. dan indeks pembangunan manusia (X. 1,437869 < 10 maka dapat dinyatakan bahwa tidak terdapat masalah multikolinearitas antar Uji Autokorelasi Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui atau menguji apakah dalam suatu model regresi linear ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 . Berikut adalah hasil dari uji Autokorelasi : Tabel 5 Hasil Uji Autokorelasi Breusch-Godfrey Serial Correlation LM Test: F-statistic Obs*R-squared Prob. Prob. Chi-Square. Sumber: Hasil Olahan Data Eviews 10, 2024 Dalam Tabel 5 terlihat bahwa Prob. Chi-Square. sebesar 0,6995 yang artinya 0,6995 > 0. 05 sehingga tidak terjadi masalah autokorelasi. Analisis Regresi Linear Berganda Setelah Normalitas. Multikolinearitas. Heteroskedastisitas dan Autokorelasi. Dan tidak terdapat masalah dari uji-uji yang dilakukan tersebut maka langkah selanjutnya adalah menganalisis data- data tersebut dengan metode analisis regresi linear berganda. Tabel 6 Ringkasan Analisis Regresi Linear Berganda Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. R-squared Adjusted R-squared F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Hasil Olahan Data Eviews 10, 2024 Berdasarkan Tabel 6, maka dapat diperoleh persamaan sebagai berikut Y = 22,6404 - 0,178033X1- 0,221640X2 Dari persamaan tersebeut maka dapat di interpretasikan bahwa Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 = 22,64045 yang artinya ketika pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia tetap . , maka tingkat pengangguran di Provinsi Sumatera Utara sebesar 22,64045 persen . X1 = -0,178033 artinya jika pertumbuhan ekonomi meningkat sebesar 1 persen maka akan menurunkan tingkat pengangguran sebesar 0,178033 persen begitu juga sebaliknya jika pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan maka tingkat pengangguran akan meningkat sebesar 0,178033 persen dengan asumsi indeks pembangunan manusia tetap. X2= -0,221640 berarti jika indeks pembangunan manusia meningkat sebesar 1 persen maka akan menurunkan tingkat pengangguran sebesar 0,221640 persen begitu juga sebaliknya jika indeks pembangunan manusia mengalami penurunan maka tingkat pengangguran akan mengalami peningkatan sebesar 0. 221640 persen dengan asumsi pertumbuhan ekonomi tetap. Uji Hipotesis Setelah melakukan uji asumsi Klasik dan menguji menggunakanregresi linear bergand maka selanjutnya yang dilakukan adalah pengujian hipotesis. Pengujian Hipotesis ini digunakan untuk melihat apakah variabel bebas atau independent secara bersama-sama atau individu dapat berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat atau dependent. Uji hipotesis ini meliputi : Uji parsial (Uji . , dan koefisien determinasi (R. Uji Parsial . Uji t merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah, yaitu yang menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Rancangan pengujian hipotsesis digunakan untuk mengetahui korelasi dari kedua variabel yang diteliti apakah memang terdapat hubungan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Adapun hasil Uji Parsial . dari penelitian ini sebagai berikut: Hasil estimasi koefisien variabel pertumbuhan ekonomi sebesar -0,178033 dan nilai signifikan 0,0320 < 0,05. Artinya secara parsial variabel pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Sumatera Utara . Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 Hasil estimasi variabel indeks pembangunan manusia sebesar -0,221640 dan nilai signifikan pada prob. 0,0086 dimana 0,0086 < 0,05 artinya secara parsial indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di provisi Sumatera Utara. Uji Determinasi (R. Uji determinasi (R. digunakan untuk mengukur kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen terhadap variabel dependen atau dapat pula dikatakan sebagai proporsi pengaruh seluruh variabel independen terhadap variabel dependen. Nilai Adjusted R Squared yang di peroleh sebesar 0,405495 atau 40,54 persen yang menunjukkan kemampuan variabel pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia dalam menjelaskan variasi yang terjadi pada tingkat pengangguran di Sumatera Utara sebesar 40,54 %, dimana sisanya sebesar 59, 46% di pengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Uji Simultan (F) Uji F merupakan uji signifikansi menyeluruh terhadap garis regresi yang diamati dan di estimasi. Untuk menguji pengaruh suatu variabel independen terhadap variabel dependen dapat menggunakan uji F dan memastikan apakah ada pengaruh yang signifikan antara variabel terikat dan bebas. Adapun hasil uji simultan dalam pebelitian ini sebagai berikut: Berdasarkan hasil output Eviews di peroleh nilai prob. -statisti. sebesar 0,022847 dimana 0,022847 < 0,05. Yang artinya bahwa secara simultan pertumbuhan ekonomi, dan indeks pembangunan manusia memiliki pengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. PEMBAHASAN Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran memiliki hubungan yang negatif dan Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 Hal ini juga sesuai dengan hipotesis penelitian dengan nilai probabilitas sebesar 0,0320 dimana 0,0320 < 0,05. Artinya jika terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1 persen maka tingkat pengangguran di Sumatera Utara akan menurun secara signifikan sebesar 0,178033 persen. Sebaliknya jika terjadi penurunan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara, maka tingkat pengangguran di Sumatera Utara akan mengalami peningkatan sebesar 0,178033 persen dalam satu tahun. Hasil analisis regresi dalam penelitian ini juga menunjukkan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran, hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengangguran yang terjadi di Sumatera Utara akan mengalami penurunan atau akan menurun apabila pertumbuhan ekonomi dapat meningkat dari tahun ke tahun berikutnya. Semakin tinggi dan meningkat pertumbuhan ekonomi maka semakin cepat pula jumlah tingkat pengangguran mengalami penurunan, hal ini didasari karena masalah pengangguran selalu berkaitan dengan standar hidup dan pendapatan per kapita dari masyarakat. Jadi jika tingkat pengangguran mengalami peningkatan maka terjadi penurunan pada pertumbuhan ekonomi. Peningkatan pertumbuhan ekonomi juga dapat membantu masyarakat untuk memiliki pekerjaan dan juga akan meningkatkan pendapatan, yang secara tidak langsung peningkatan pertumbuhan ekonomi. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Anggraini et al. , dalam penelitian tersebut diperoleh bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Jambi. Namun berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Andriani & Riani . , dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2002-2020. Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran memiliki hubungan yang negatif dan Hal ini sesuai hipotesis penelitian dimana dalam penelitian ini nilai probabilitas sebesar 0,0086 < 0,05. Variabel indeks pembangunan manusia Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 berpengaruh terhadap tingkat pengangguran karena indeks pembangunan manusia merupakan indikator kualitas sumber daya manusia. Kualitas sumber daya manusia yang baik dapat dilihat dari keahlian, pengetahuan dan kesehatan yang baik pula, sehingga akan lebih siap dan produktif untuk bekerja. Kualitas pendidikan dan kesehatan mampu menunjang kualitas sumber daya manusia yang ada di Sumatera Utara. Ketika kesehatan dimasyarakat mengalami masalah maka pendidikan di masyarakat juga pasti akan mengalami penurunan. Ketika kedua masalah ini semakin meningkat maka tingkat pengangguran tentunya akan terpengaruh juga, sebanyak apapun lapangan kerja yang tersedia ketika pendidikan di masyarakat tidak mampu memenuhi persyaratan yang di butuhkan dan diminta para pengusaha atau investor, maka tingkat pengangguran akan tetap tinggi, begitu juga dengan kesehatan masyarakat ketika lapangan kerja sudah tersedia namun kesehatan di masyarakat bermasalah tentunya permasalahan pengangguran tetap tidak dapat di atasi. Maka dari itu dibutuhkan perhatian khusus untuk bidang kesehatan dan pendidikan di masyarakat terutama untuk masyarakat di daerah terpencil guna meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya pendidikan dan kesehatan. Hal ini juga sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Hadi & Riani . , dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa indeks pembangunan manusia memiliki hubungan yang negatif namun berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Pulau Jawa pada tahun 2016-2022. Namun berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Poli et al. , dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa indeks pembangunan manusia memiliki hubungan yang negatif namun tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kota Tomohon. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara dari tahun 2010-2023 dengan menggunakan regresi linear berganda maka kesimpulan dari penelitian ini diantaranya: Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 Pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Artinya jika pertumbuhan Sumatera Utara meningkat maka akan pengangguran secara signifikan di Sumatera Utara. Indeks pembangunan manusia juga memiliki hubungan yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara. Artinya jika indeks pembangunan manusia di Sumatera Utara mengalami penurunan maka akan meningkatkan tingkat pengangguran di Sumatera Utara. SARAN Berdasarkan hasil pembahasan dalam pelitian ini yaitu tentang analisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia terhadap tingkat pengangguran di Sumatera Utara tahun 2010-2023 maka dalam penelitian ini peneliti Diharapkan kepada pemerintah Meningkatkan pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil seperti infrastruktur di bidang kesehatan, pendidikan, transportasi, memperluas lapangan kerja dan peningkatan upah minimum. Diharapkan pemerintah perlu memperhatikan aspek-aspek pemerataan distribusi pendapatan terhadap masyarakat, menekan laju pertumbuhan penduduk, mengurangi tingkat kemiskinan, dan meningkatkan investasi. Pemerintah di harapkan lebih memperhatikan sektor-sektor ungulan yang memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian di Provinsi Sumatera Utara seperti sektor pertanian dan sektor lainnya. Diharapkan pemerintah dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama peningkatan di bidang pendidikan dengan cara memperbanyak wadah untuk pelatihan kerja agar mengasah keterampilan angkatan kerja. Kepada pemerintah diharapkan mampu meningkatkan akses kesehatan masyarakat dan memberikan subsidi kesehatan pada masyarakat miskin atau kurang mampu namun harus ada pengawasaan yang ketat agar dapat dipastikan yang mendapatkan bantuan subsidi adalah masyarakat yang memang tepat sasaran. Journal of Economics and Regional Science Vol 5. No 1 Edisi Maret 2025 Daftar Pustaka