p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 ANALISIS MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA MANAJEMEN UNIVERSITAS PGRI SEMARANG DENGAN SELF EFFICACY SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Putri Angelina1 Efriyani Sumastuti2. Rita Meiriyanti3 Universitas PGRI Semarang1,2,3 Received: 07 Desember 2023 | Revised: 08 Desember 2023 |Accepted : 05 Januari 2024 | Published Online: 31 Januari 2024 ABSTRACT This study's goal was to examine the entrepreneurial interest of management students of PGRI University Semarang with self efficacy as an intermediate variable. The method used in this study is a quantitative approach. The population of this study is the final level of 2019 PGRI Semarang University Management Students totaling 132. final level PGRI Semarang University Management students of 2019 using a sample of nonprobablity sampling Data collection techniques using questionnaires or questionnaires. Data analysis techniques are descriptive analysis, measurement . models with inner models and indirect influence tests. The results of the analysis showed that Entrepreneurship Knowledge had an effect on entrepreneurial interest mediated by Self Efficacy in UPGRIS Management Students class of 2019 final year. The family environment affects self-efficacymediated entrepreneurial interest in final year UPGRIS Management Students class of 2019. and income expectations have no effect on self-efficacy-mediated entrepreneurial interest in final year UPGRIS Management Students. Keywords: Entrepreneurial Knowledge. Family Environment. Income Expectations. Self Efficacy. Interest in Entrepreneurship ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis minat mahasiswa manajemen Universitas PGRI Semarang dalam berwirausaha dengan menggunakan self efficacy sebagai variabel intervensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dengan melibatkan mahasiswa manajemen universitas PGRI Semarang angkatan 2019 tingkat akhir dengan jumlah 132 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan sampel dengan metode nonprobability Analisis deskriptif adalah metode pengumpulan data yang menggunakan angket atau kuesioner, dengan model pengukuran . inner model dan uji pengaruh tidak langsung. Pada analisis ini tentang minat berwirausaha yang mempengaruhi keinginan dalam berbisnis yang dimediasi oleh keefektifan diri sendiri pada mahasiswa manajemen UPGRIS angakatan 2019 tingkat akhir. Pada pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, mempengaruhi minat berwirausaha yang dimediasi self efficacy. Sedangkan pada ekspektasi pendapatan tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha yang dimediasi self eficacy pada mahasiswa Manajemen UPGRIS angkatan 2019 tingkat akhir. Kata-kata Kunci: Pengetahuan Kewirausahaan. Lingkungan Keluarga. Ekspektasi Pendapatan Korespondensi: Putri Angelina. Universitas PGRI Semarang. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Jl. Sidodadi Timur No. Karangtempel. Kec. Semarang Tim. Kota Semarang. Jawa Tengah 50232. Email: putriangelin1712@gmail. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 PENDAHULUAN Wirausaha adalah suatu pertumbuhan ekonomi yang dapat mendorong peningkatan pertumbuhan perekonomian diindonesia. Pertumbuhan ekonomi merupakan peningkatan nilai masyarakat yang disebabkan dengan adanya perubahan tanpa teknologi. Peran wirausaha dapat meningkatkan pendapatan perkapita dan juga dapat mendukung perubahan pada masyarakat dalam berbisnis. Minat untuk menjadi seorang wirausaha bagi mahasiswa mungkin masih kurang dengan jiwa kemandirian berbisnis yang belum maksimal, karena mereka beranggapan bahwa setelah lulus kuliah akan menjadi seorang karyawan disebuah perusahaan dari pada menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Zimmerer yang dikutip oleh (N. Indriyani and Suryantara 2. , menyatakan bahwa salah satu faktor pendorong dalam menumbuhkan kewirausahaan disuatu negara, terletak pada peranan universitas melalui adanya pendidikan kewirausahaan. Pihak universitas perlu menerapkan pola pembelajaran kewirausahaan yang kongkrit untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang bermakna agar dapat mendorong semangat mahasiswa untuk berwirausaha. Menurut Hendro yang dikutip oleh (N. Indriyani and Suryantara 2. , saat ini pertumbuhan lapangan kerja lamban dan arus modal dari luar negeri rendah. Fakta ini menuntut kepda para lulusan perguruan tinggi membekali diri dengan ilmu untuk menciptakan lapangan kerja. Dengan mempelajari kewirausahaan diharapkan mindset dalam diri para lulusan diperguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada mencari kerja saja, tetapi menyadarkan bahwa ada pilihan menarik selain mencari kerja, yakni menciptakan lapangan kerja sendiri dari pada bekerja dengan orang lain. Minat dalam berwirausaha merupakan modal awal bagi seseorang untuk memulai usaha yang baru. Seorang mahasiswa dapat menciptakan usaha yang barudengan memiliki bekal pengetahuan kewirausahaan, dukungan dari keluarga, ekspektasi pendapatan dan rasa percaya diri. Dengan hal tersebut, mahasiswa dapat melakukan atau menciptakan suatu usaha atau bisnis guna mengurangi angka Menurut (Santoso, 2. menyatakan bahwa AuBanyak faktor yang dapat mempengaruhi mahasiswa dalam berminat berwirausahaAy. Faktor tersebut yakni faktor internal . alam dir. dan faktor eksternal . uar dir. Selain faktor tersebut, terdapat faktor lainya yang dapat mempengaruhi minat berwirausaha yaitu dukungan keluarga atau lingkungan keluarga. Faktor ini bagi peneliti sangat penting, karena dengan dukungan keluarga dapat memberikan arahan dan motivasi untuk melakukan keinginanya dalam Dukungan keluarga merupakan langkah awal dalam berwirausaha, dengan ini, sebagai calon wirausaha akan menimbulkan rasa percaya dirinya karena telah mendapatkan suatu motivasi dari pihak keluarga untuk menjalankan suatu usahanya. Menurut (TPB) keputusan dalam suatu berwirausaha yang dipengaruhi oleh salah satu faktor eksternal yakni lingkungan keluarga. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Kemudian faktor selanjutnya yaitu rasa percaya diri (Self Efficac. , hal ini diperlukan untuk selalu tenang dalam menghadapi tantangan yang akan terjadi dalam menjalankan suatu usaha. Didalam dunia berbisnis pasti akan mendapatkan sebuah tantangan yang baru yang harus dihadapi oleh seorang berbisnis. Dengan memiliki rasa percaya diri dapat mengurangi rasa takut dalam melakukan suatu hal atau ketika berinteraksi dengan orang lain. Pada penelitian terdahulu diatas, peneliti menambahkan faktor yang masih berhubungan dengan minat berwirausaha pada mahasiswa, yakni faktor ekspektasi pendapatan. TINJAUAN PUSTAKA Minat Berwirausaha Minat berperan yang sangat penting untuk diketahui, karena minat menjadikan suatu indikasi dari perilaku seseorang. Sesuatu yang dilakukan seseorang dengan adanya rasa ketertarikan akan menimbulkan sesuatu hal yang baru. Menurut Slameto yang dikutip oleh (Damayanti, 2. menyatakan bahwa minat adalah suatu rasa suka dan rasa ketertarikan pada suatu hal atau aktivitas, tanpa ada yang Sedangkan menurut (Syah, 2. menyatakan bahwa minat berarti kecenderungan dan kegairahan yang tinggi atau keinginan yang besar tehadap suatu hal. Pengetahuan Kewirausahaan Kewirausahaan dapat diartikan sebagai sebuah proses untuk menciptaakan tambahan kekayaan oleh individu yang telah siap dalam menangung risiko, dalam hal modal dan waktu. Selain itu, menambah nilai suatu barang atau jasa. Menurut Daryanto dalam (Alifonita et al, 2. menyatakan bahwa kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dengan melalui berpikir kreatif dan bertindal dalam inovatif guna menciptakan peluang. Pengetahuan kewirausahaan adalah pengetahuan yang dimiliki seseorang untuk menghasilkan produk yang baru, mengahsilkan nili tambah yang baru, merintis usaha yang baru, dan mengembangkan usaha baru Suhartono yang dikutip oleh (Syafii, 2. Lingkungan Keluarga Lingkungan menurut bahrudin yang dikutip dalam (Ahmad, 2. merupakan sesuatu yang mengelilingi individu didalam hidupnya, baik dalam bentuk lingkungan fisik maupun dalam bentuk lingkungan psikologis seperti perasaan-perasaan yang dialami, cita0cita, suatu persoalan yang sedang dihadapi, dan sebagainya. Lingkungan merupakan segala sesuatu yang ada disekitar manusia serta yang mempengaruhi kehidupan manusia baik secara langsung maupun yang secara tidak langsung. Ekspektasii Pendapatani p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Ekspektasi pendapatan merupakan sebuah harapan dari seseorang yang atas pendapatanya dari suatu pekerjaanya (Wardani, 2. Seseorang yang memutuskan dalam berwirausaha pasti mempunyai harapan bahwa dengan berwirausaha akan mendapatkan pendapatan yang tinggi dibandingkan menjadi seorang karyawan. Dengan melakukan berwirausaha akan mendapatkan pendapatan yang tidak terbatas, dan tidak dapat diprediksi bahkan dapat melebihi dari ekspektasinya. Self Efficacy Self Efficacy merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuan yang dimiliknya untuk mewujudkan suatu keinginanya agar tercapai. Self Efficacy merupakan suatu kepercayaan seseorang atas kemampuan dirinya dalam menyelesaikan suatu pekerjaanya (Zulkosky 2. Seseorang yang memiliki sikap dalam self efficacy yang tinggi, maka minat berwirausaha akan tinggi. Karena yakin dalam kemampuanya untuk melakukan sesuatu keinginanya secara gigih hingga harapanya berhasil untuk Sedangkan dengan seseorang yang memiliki tingkat efikasi yang rendah, maka minat seseorang dalam berwirausaha juga akan rendah, karena akan kesulitan dalam menyelesaikan suatu Pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap self efficacy Pengetahuan kewirausahaan seseorang dapat diketahui dari pengetahuan tentang materi kewirausahaan, pengetahuan usaha yang akan dimasuki dan pengetahuan tentang manajemenya. Pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap self efficacy yang telah diteliti oleh beberpa penelitian terdahulu yakni penelitian dari (Agusmiati, 2. , dan (Indriyani 2. menunjukan hasil dari self efficacy yang dipengaruhi oleh pengetahuan kewirausahaan. H1 : Pelngeltahuan kelwirausahaan belrpelngaruh telrhadap sellf elfficacy Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Self Efficacy Lingkungan keluarga sangalah berpenagruh terhadap self efficacy karena keluarga akan memberikan suatu dukungan kepada anak dalam hal jiwa keberanian maupun keyakinan. Pengaruh lingkungan keluarga terhadap self-efficacy yang telah diteliti oleh (Indriyani 2. , (Agusmiati 2. menunjukan hasil yang berpengaruh terhadap self efficacy. H2: Lingkungan Kel uarga belrpelngaruh telrhadap sel f elfficacay Pengaruh Ekspektasi Pendapatan terhadap Self Efficacy Memilih karir sebagai wirausaha, dalam ekspektasi pendapatan merupakan hal yang penting dalam pertimbangan seseorang. Ekspektasi pendapatan merupakan harapan yang ditanamkan seseorang pada suatu usaha terkait dengan pengahasilan yang berupa uang. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Hasil hubungan pada elkspelktasi pelndapatan telrhadap sellf elfficacy yang tel ah ditel iti ol elh belbelrapa pelnel itian telrdahulu selpelrti pelnel itian dari dan (Hadyastiti, 2. , (Helryanti, 2. melnunjukan hasil sellf elfficacy dipengaruhi oleh ekspektasi pendapatan. H3: Elkspelktasi pelndapatan belrpelngaruh telrhadap sellf elfficacy Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha Seseorang wirausaha tidak akan berhasil apabila tidak memiliki pengetahuan, kemampuan, dan kemauan. Ada kemauan tetapi tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan, maka juga akan sulit untuk berkembang dan berhasil. Dan sebaliknya, jika ada pengetahuan tetapi tidak memiliki kemauan dan kemampuan, tetapi tidak disertai dengan kemauan, maka juga tidak akan berhasil menjadi seorang wirausahawan. Pengaruh pengetahuan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha yang telah diteliti oleh beberapa penelitian Seperti penelitian dari (Indriyani 2. , (Cahyasari 2. , dan (Heryanti, 2. memberikan hasil yang berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha. H4: Pelngeltahuan Kelwirausaan belrpelngaruh telrhadap minat belrwirausaha Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha Lingkungan keluarga dapat mempengaruhi seseorang untuk menjadi wirausaha yang dapat dilihat dari segi faktor pekerjaan orang tua, dari orang tua yang bekerja sendiri, dan meiliki usaha sendiri, maka cenderung anaknya akan menjadi pengusaha. Menurut Theory of Planned Behavior (TPB) keputusan berwirausaha dipengaruhi oleh salah satu faktor eksternal yaitu lingkungan keluarga. Pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha yang telah diteliti oleh beberapa penelitian terdahulu. Seperti penelitian dari (Agusmiati 2. , dan (Heryanti,2. memberikan hasil yang berpengaruh secara positif terhadap minat berwirausaha. H5: Lingkungan kel uarga belrpelngaruh telrhadap minat belrwirausaha Pengaruh Ekspektasi Pendapatan terhadap Minat Berwirausaha Menjadi seorang wirausahan pasti menginginkan pendapatan yang lebih besar dari pada menjadi seorang pekerja yang ikut dengan orang lain. Semakin tinggi harapan seseorang dalam hal pendapatan yang dihasilkan dari berwirausaha, maka akan semakin tinggi pula minat seseorang untuk berwirausaha atau membuka lapangan kerja sendiri. Pengaruh ekspektasi pendapatan terhadap minat berwirausaha yang telah diteliti oleh beberapa penelitian terdahulu. Seperti penelitian dari Tata . , dan (Heryanti,2. menunujukan hasil yang berpengaruh terhadap minat berwirausaha H6: Elkspelktasi Pelndapatan belrpelngaruh telrhadap Minat Belrwirausaha p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Pengaruh Self Efficacy terhadap Minat Berwirausaha Seseorang yang mempunyai tingkat kepercayaan yang tinggi, ia akan yakin dalam hal kemampuan yang dimilikinya sehingga ia tidak akan ragu dalam menentukan sikap dan mengambil keputusan terhadap suatu hal. Pengaruh Self efficacy terhadap minat berwirausaha yang telah diteliti oleh beberapa penelitian terdahulu seperti penelitian dari (Hadyastiti,2. (Indriyani, 2. dan (Cahyasari 2. memiliki hasil yang berpengaruh terhadap minat berwirausaha. H7: Pelngaruh sellf elfficacy belrpelngaruh telrhadap minat belrwirausaha Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan terhadap Minat Berwirausaha yang dimediasi oleh Self Efficacy Self efficacy memberikan kontribusi yang besar terhadap minat berwirausaha. Apabila semakin tinggi self efficacy yang dimiliki seseorang, maka sekain tinggi minat seeorang dalam berwirausaha. Apabila pengetahuan kewirausahaan mahasiswa semakin tinggi, maka minat berwirausaha mahasiswa juga semakin tinggi dan begitupun sebaliknya. Hubungan antara pelngeltahuan kelwirausahaan telrhadap minat belrwirausaha yang dimeldiasi ol elh sellf elfficacy yang tel ah ditel iti ol elh (Agusmiati, 2. melnunjukan bahwa hasil yang belrpelngaruh telrhadap minat belrwirausaha yang dimeldiasi ol elh sellf elfficacy. H8: Pelngeltahuan kelwirausaan belrpelngaruh telrhadap minat belrwirausaha yang dimeldiasi ol elh sellf elfficacy Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha yang dimediasi oleh Self Efficacy Self efficacy memberikan kontribusi yang besar terhadap minat berwirausaha. Apabila semakin tinggi self efficacy yang dimiliki seseorang, maka semakin tinggi minat seeorang dalam berwirausaha. Lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap self efficacy karena keluarga memberikan dukungan secara material maupun non material yang akan menumbuhkan suatu jiwa keberanian dan kepercayaan terhadap Pengaruh Lingkungan Keluarga terhadap minat berwirausaha yang dimediasi oleh self efficacy yang telah diteliti oleh beberapa penelitian terdahulu seperti pada penelitian (Agusmiati 2. menunjukan hasil yang berpengaruh terhadap minat berwirausaha yang dimediasi oleh self efficacy. H9: Lingkungan Kel uarga belrpelngaruh telrhadap minat belrwirausaha yang dimeldiasi ol elh Sellf Efficacy. Pengaruh Ekspektasi Pendapatan terhadap Minat Berwirausaha yang dimediasi oleh Self Efficacy Self efficacy memberikan kontribusi yang besar terhadap minat berwirausaha pada ekspektasi pendapatan. Apabila semakin tinggi self efficacy yang dimiliki seseorang, maka sekain tinggi minat seeorang dalam Pengaruh ekspektasi pendapatan terhadap minat berwirausaha yang dimediasi oleh self efficacy juga memiliki keterpengaruhan. Merujuk pada uraian yang menjelaskan keterpengaruhan pada Ekspektasi Pendapatan terhadap minat berwirausaha yang dimediasi oleh self efficacy yang diperkuat p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 dengan teori. Maka dikembangkan hipotesis sebagai berikut: H10: Elkspelktasi Pelndapatan belrpelngaruh telrhadap Minat Belrwirausaha yang dimeldiasi ol elh Sellf Elfficacy METODE Penelitian ini dilakukan pada Mahasiswa Manajemen Universitas PGRI Semarang angkatan 2019 tingkat Penelitian ini menggunakan sampel dengan jumlah 132 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobability sampling. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan penyebaran angket atau kuesioner dengan goole form yang berkaitan dengan indikator variabel yang diteliti dengan pengukuran skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan model pelngukuran . inner modell dan uji pengaruh tidak langsung. Namun hasil ini dapat dilihat secara keseleluruhan dengan analisis jalur dengan teknik bootsrapping. Analisis data diolah dengan menggunakan aplikasi software SmartPLS 4. PLS merupakan model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis komputer atau varian. Analisis PLS-SEM biasanya terdiri dari sub model yaitu pengukuran atau sering disebut outer model dan model struktural atau sering disebut inner Hal tersebut dapat dilihat pengaruh antar variabel melalui uji pengaruh tidak langsung yaitu P-Value. P-Value < 0,05 maka hipotesis dapat dikatakan didukung, jika nilai P-Value > 0,05 maka hipotesis dapat dikatakan tidak didukung. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambar 1 Inner Model (Hasil Evaluasi Model Struktura. Sumber : Data primer yang diolah SmartPLS 4. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Untuk mengetahui hasil hipotesis penelitian ini dilakukan menggunakan perhitungan PLS teknik Dari perhitungan tersebut akan memperlihatkan hasil dari nilai P-Value setiap jalur atau Hipotesis dapat dinyatakan diterima jika nilai P-Value < . Hipotesis Penelitian Tabel 1 Analisis Jalur Hubungan TStatistic Pengetahuan 4,679 Kewirausahaan Ie Self Efficacy Lingkungan 3,297 Keluarga Ie Self Efficacy Ekspektasi 3,134 PendapatanIe Self Efficacy Self Efficacy Ie 3,297 Minat Berwirausaha Pengetahuan 2,233 Kewirausahaan Ie Minat Berwirausaha Lingkungan 2,765 Keluarga Ie Minat Berwirausaha Ekspektasi 0,544 PendapatanIe Minat Berwirausaha Pengetahuan 2,389 Kewirausahaan Ie Self Efficacy Ie Minat Berwirausaha Lingkungan 2,441 KeluargaIe Self Efficacy Ie Minat Berwirausaha Ekspektasi 0,777 PendapatanIe Self Efficacy Ie Minat Berwirausaha PValue 0,000 Ket. Berpengaruh 0,001 Berpengaruh 0,002 Berpengaruh 0,001 Berpengaruh 0,026 Berpengaruh 0,000 Berpengaruh 0,345 Tidak 0,017 Berpengaruh 0,015 Berpengaruh 0,235 Tidak H10 Sumber: iData iprimer iyangi sudah idiolah SmartPLS 4. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Tabel diatas menunjukkan bahwa hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa variabel pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, ekspektasi pendapatan memiliki hasil yang berpengaruh terhadap self efficacy pada Mahasiswa Manajemen UPGRIS angkatan 2019 tingkat akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai P- Value < 0,05 artinya hipotesis penelitian ini diterima. Selain itu, pada variabel pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, memiliki hasil yang berpengaruh juga terhadap variabel minat berwirausaha. Hal ini dibuktikan bahwa perasaan senang seseorang yang memiliki rasa senang terhadap sesuatu kegiatan usaha, maka orang tersebut akan berusaha dengan giat, dan selalu memiliki motivasi atau dukungan dari keluarga, dan memiliki rasa percaya diri atau keyakinan yang tinggi, yang kuat untuk terus menjalankan berwirausaha dan ketertarikan dari pengalaman yang pernah dilihat, kemudian muncul dari keinginan kita untuk melakukan kegiatan berwirausaha dengan memperhatikan konsentrasi terhadap pengamatan dan pengertian. Seseorang yang memiliki minat pada kegiatan usaha yang diminatinya, sehingga minat untuk membangun usahanya sendiri akan semakin besar dan maju. Hasil penelitian ini sejalan dengan hasil yang telah diteliti oleh beberapa penelitian terdahulu yakni penelitian dari (Agusmiati, 2. , (Cahyasari 2. , (Hadyastiti, 2. , (Heryanti, 2. dan (Indriyani, 2. menunjukan hasil yang berpengaruh secara positif terhadap self efficacy dan minat Selain itu, terdapat variabel yang memiliki nilai yang tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha yakni, ekspektasi pendapatan terhadap self efficacy dengan nilai P-Value sebesar 0,345 > 0,05 dan ekspektasi pendapatan terhadap minat berwirausaha yang dimediasi oleh self efficacy dengan nilai 0,23 > 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dengan nilai > nilai P- Value artinya hipotesis penelitian ini ditolak. Keberadaan variabel intervening ini menjadi penentu dalam memeperkuat atau memperlemah pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Tapi kenyataanya hasil penelitian menunjukan bahwa pada variabel self efficacy tidak memberikan kontribusi yang besar terhadap minat berwirausaha pada ekspektasi pendapatan. Dalam melakukan sebuah berwirausaha tidak hanya mengandalkan sebuah harapan saja, akan tetapi juga harus memiliki rasa percaya diri. Pada penelitian ini ekspektasi pendapatan tidak mempengaruhi minat berwirausaha dan pada self efficacy. Karena seseorang yang berekspektasi tinggi dalam pendapatanya belum tentu minat dalam berwirausaha. KESIMPULAN Hasil penelitian menyatakan bahwa self efficacy dipengaruhi secara positif oleh pengetahuan kewirausahaan, lingkungan keluarga, dan ekspektasi pendapatan. Hasil pada minat berwirausaha juga dipengaruhi secara positif oleh Self efficacy, pengetahuan kewirausahaan, dan lingkungan keluarga. Sedangkan pada hasil self efficacy juga memberikan hasil yang dapat memediasi antara pengetahuan kewirausahaan, lingkungan Sebaliknya dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa ekspektasi pendapatan tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha dan yang dimediasi oleh self efficacy. Hasil ini menunjukan bahwa dengan adanya tingkat pengetahuan yang tinggi, mendapat dukungan dari keluarga memberikan pengaruh yang besar terhadap minat dalam berwirausaha. Dan sebaliknya, apabila seseorang tidak mendapatkan pengetahuan, lingkungan dari keluarga maka dinyatakan tidak akan minat dalam berwirausaha karena tidak adanya ilmu dalam menjalankan berwirausaha, dan tidak semangat dalam menjalankan berwirausaha karena tidak memiliki dukungan atau motivasi terhadap keluarganya. Sedangkan hasil pada ekspektasi pendapatan memiliki hasil yang tidak berpengaruh karena, seseorang yang berminat dalam berwirausaha, tidak akan memandang dalam hal ekspektasi pendapatan, karena niatnya untuk Mereka banyak yang beranggapan bahwa p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 DAFTAR PUSTAKA