Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 ANALISA TERMINAL RAJAKWESI BOJONEGORO TERHADAP FASILITAS DAN PELAYANAN MENGGUNAKAN METODE PENILAIAN TINGKAT KEPENTINGAN DAN KEPUASAN PENGGUNA TERMINAL Ahmad Ilham Noer 1, Yulis Widhiastuti2, Alfia Nur Rahmawati3 1,2,3 Universitas Bojonegoro, Jl. Lettu Suyitno no.2 Bojonegoro ilhamnoer929@gmail.com ABSTRAK Terminal merupakan tempat untuk menurunkan dan menaikkan penumpang, dan sebagai sarana transportasi paling umum di gunakan untuk berpergian dari satu tempat ke tempat lain tanpa menggunakan kendaraan pribadi, selain mudah dan simple, terminal juga salah satu pilihan paling ekonomis untuk, melakukan perjalanan jauh dikarenakan dapat sedikit menyingkat waktu dan harga tiket yang relative lebih murah daripada BBM. Sebagai tempat pemberhentian dan menaikkan penumpang, maka terminal harus memiliki sarana dan prasarana yang memadai dan mumpuni sebagai fasilitas penunjang kenyamanan penumpang, maka dari itu upaya dalam pengoptimasian fasilitas terminal dan terminal itu sendiri perlu dilakukan analisa kinerja guna memberikan nilai plus dan menarik bagi pengguna maupun masyarakat sekitarnnya. Dalam study kasus terminal Rajakwesi Bojonegoro yang mana keadaan terminal yang fasilitasnya kurang di manfaatkan oleh pengguna dengan optimal maka perlu adanya analisa kinerja sebagai upaya pengoptimasian, diantara banyaknya metode analisa dengan tujuan optimasi maka dipilihlah satu metode yang dirasa paling sesuai dengan keadaan dan kemampuan, yaitu dengan menggunakan metode tingkat kepentingan dan kepuasan pengguna terminal, yang manana dilakukan dengan beberapa wawancara dan quisioner sebagai langkah awal pengambilan datanya. Kata kunci : terminal, kinerja fasilitas, Rajakwesi Bojonegoro, metode optimasi, kepentingan dan kepuasan pengguna terminal. ABSTRACT The terminal is a place to drop off and pick up passengers, and as a the most common means of transportation used to travel from one place to another without using a private vehicle, besides being easy and simple, the terminal is also one of the most economical options for traveling long distances because it can shorten the time and ticket prices are relatively cheaper than fuel. As a place to stop and board passengers, the terminal must have adequate and qualified facilities and infrastructure as facilities to support passenger comfort, therefore efforts to optimize terminal facilities and the terminal itself need to to be analyzed to provide added value and attract users and the surrounding community. In the case study of the Rajakwesi Bojonegoro terminal, where the terminal facilities are less optimally used by users, it is necessary to analyze performance as an optimization effort, among the many methods of analysis with the aim of optimization, one method was chosen that was deemed most appropriate to the circumstances and capabilities, namely by using the method of the level of importance and satisfaction of terminal users, which was carried out with several interviews and questionnaires as the first step in data collection. Keywords: terminal, facility performance, Rajakwesi Bojonegoro, optimization method, interest and satisfaction of terminal users. 191 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 1. PENDAHULUAN Bojonegoro banyak mengalami perkembangan pesat disegala bidang disebabkan sebagai salah satu Kota yang mengalami kemajuan pesat dalam pembangunan. Faktor tersebut yang mengakibatkan semakin tingginya arus mobilitas yang ada di Bojonegoro. Arus mobilitas yang besar menuju pusat perbelanjan, perkantaroan atau perkotaan tentunya harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang baik agar tidak menimbulkan masalahmasalah yang berdampak pada efektifitas transportasi. Terminal Rajakwesi Bojonegoro merupakan terminal tipe A yang menjadikannya sebagai pusat pemberhentian dan pemberangkatan bus, angkot dan lain lain. diharapkan dapat memenuhi kebutuhan angkutan umum masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya. Terminal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam melayani kendaraan umum antar propinsi maupun antar kota dalam propinsi, dan angkutan umum. Namun dikarenakan kurang optimalnya sarana pendukung terminal seperti ruang tunggu penumpang, loket, toilet/wc mushola dan sarana prasarana lainnya yang kurang memadai yang menjadikan terminal kurang bisa beroperasi dengan baik. Tingkat kepuasan penumpang akan sangat bergantung pada faktor-faktor kualitas pelayanan. Faktor-faktor kualitas pelayanan tersebut meliputi: pelayanan keselamatan, pelayanan keamanan, pelayanan kehandalan/keteraturan, pelayanan kenyamanan, pelayanan kemudahan dan keterjangkauan (aksesibilitas), pelayanan kesetaraan. Hal-hal tersebut merupakan faktor penunjang untuk mengetahui tingkat kepuasan/ketidak puasan penumpang terhadap akses dari berbagai wilayah sekitar di Bojonegoro dari dan menuju terminal rajakwesi Bojonegoro. Tingkat kepuasan penumpang akan sangat bergantung pada faktor-faktor kualitas pelayanan. Faktor-faktor kualitas pelayanan tersebut meliputi: pelayanan keselamatan, pelayanan keamanan, pelayanan kehandalan/keteraturan, pelayanan kenyamanan, pelayanan kemudahan dan keterjangkauan (aksesibilitas), pelayanan kesetaraan. Hal-hal tersebut merupakan faktor penunjang untuk mengetahui tingkat kepuasan/ketidak puasan penumpang terhadap akses dari berbagai wilayah sekitar di Bojonegoro dari dan menuju terminal rajakwesi Bojonegoro. 2. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penyebaran kuisioner langsung di lapangan yang dilakukan untuk mendapatkan data primer berupa data kinerja fasilitas dan harapan pengguna terminal. Sedangkan Data sekunder berupa data pengguna terminal pertahun yang di dapat dari dinas terkait. Penelitian ini dilakukan di terminal Rajakwesi Bojonegoro dengan waktu penyebaran kuisioner bertahap selama 7 hari dari Senin sampai Minggu. Alat yang digunakan dalam penelitian yaitu: a. Kamera untuk mengambil gambar. b. Alat tulis untuk mencatat data. c. Laptop untuk mengolah data penelitian. 192 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 3.HASIL DAN PEMBAHASAN RESPONDEN Untuk penentuan jumlah sampel ditentukan berdasarkan data sekunder dari pengelola terminal, data tersebut digunakan sebagai ukuran populasi yang mengacu pada tingkat kedatangan dan keberangkatan tahun 2022 yaitu 235,513 penumpang per tahun, rata rata per hari 3,735 orang dengan batas kesalahan 10%. Untuk menentukan jumlah sampel dari populasi dalam hal ini adalah jumlah penumpang Terminal rajakwesi bojonegoro per hari menggunakan rumus Slovin (Umar, 2003) sebagai berikut : 𝑁 𝑛 = 1+𝑁𝑒 2 (1) Dengan : n = Ukuran sampel N = Ukuran Populasi E = persen kelonggaran ketidak telitian karena pengambilan sampel (10%) n= 3,735 1+(3,735x 0,1) 2 n = 97,392 di genapkan menjadi 100 Dari sampel tersebut maka dibagi menjadi dua yaitu 50 untuk penumpang yang melakukan perpindahan moda dalam terminal, 50 untuk penumpang yang melakukan perpindahan moda di luar terminal rajakwesi bojonegoro Desain kuisioner Adapun tahapan dalam mendesain kuesioner adalah sebagai berikut: Kuesioner dibuat dalam 3 (tiga ) bagian : Bagian I : Latar belakang responden/pelanggan (User), yaitu untuk mengetahui latar belakang pengguna jasa terminal Rajakwesi Bojonegoro. Bagian II : Untuk mengetahui bagaimana penilaian atau persepsi pengguna jasa terhadap pelayanan yang dirasakan (tingkat kinerja) di terminal Rajakwesi Bojonegoro. Bagian III : Untuk mengetahui bagaimana penilaian atau persepsi pengguna jasa terhadap pelayanan yang diharapkan di Terminal Rajakwesi Bojonegoro Masing-masing indikator dinyatakan dalam skala likert 1 sampai 5 yang menunjukan 1. Sangat penting, diberi bobot 5. 2. Penting, diberi bobot 4. 193 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 3. Cukup penting, diberi bobot 3. 4. Kurang penting, diberi bobot 2. 5. Tidak penting, diberi bobot 1. Tabel 1. tabel desain kuisioner No A 1 2 3 4 5 6 B 7 8 9 C 10 11 12 13 D 14 15 E 16 17 18 19 20 21 22 F 23 24 25 26 27 28 Jenis Pelayanan Keandalan (Reability) Jadwal kedatangan kendaraaan secara tertulis Jadwal keberangkatan kendaraaan secara tertulis Loket penjualan tiket Kantor penyelenggara terminal, rungan kendali dan manajemen sistem informasi terminal Indicator Petugas operasional terminal Ketepatan jadwal pemberangkatan dan pendaratan -Keteraturan -Ketersediaan Ketanggapan (Responsivenes) Informasi gangguan perjalanan kendaraan angkutan umum Informasi angkutan lanjutan Fasilitas keselamatan jalan dalam terminal Jaminan,Kenyamanan (Assurance) Media pengaduan gangguan keamanan Petugas keamanan menjaga ketertiban bagi pengguna terminal -Ketersediaan -Keteraturan -Ketersediaan -Ketersediaan -Ketersediaan dan -Keteraturan - Keteraturan -Intensitas Suara -Tempat Lampu penerangan ruangan di terminal Fasilitas pengguna dalam bus Empati, Perhatian (Emphety) Informasi fasilitas kesehatan Informasi pelayanan Berwujud, Nyata (Tangible) Pos, fasilitas dan petugas kesehatan - Kondisi -ketersediaan Ruang tunggu kebarangkatan (Boarding) Fasilitas peribadatan/musholah Rumah makan Fasilitas dan petugas kebersihan terminal Tempat penitipan barang Toilet, WC/MCK Aksesibilitas, Kemudahan (Accessibility) Lokasi terminal mudah dijangkau Tempat naik dan turun penumpang Tempat parkir kendaraan umum dan kendaraaan pribadi Fasilitas penyandang cacat (Difable) Letak jalur pemberangkatan Letak jalur kedatangan - tempat/ ruang - Ketersediaan - tempat/ ruang - tempat/ ruang - ketersediaan - tempat/ ruang -Ketersediaan -Ketersediaan petugas -Ketersediaan - Ketersediaan -Aksesibilitas, Jarak - Aksesibilitas - Aksesibilitas -Ketersediaan - Aksesibilitas - Aksesibilitas Sumber: Penelitian, 2023 194 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Hasil Kuisiner Hasil kuisioner sebagai berikut: Table 2. Hasil kuisioner no 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 JK 1 2 1 1 1 2 2 2 2 2 1 1 1 2 1 1 2 1 2 1 2 1 1 1 2 2 1 1 1 1 1 2 2 2 1 1 2 1 1 1 1 2 1 1 USIA 34 32 17 39 17 20 20 20 21 20 24 25 22 20 28 45 49 18 34 31 29 30 29 16 18 27 19 21 22 22 20 26 26 27 41 30 19 23 21 22 20 23 22 17 pekerjaan 3 3 2 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 3 3 2 2 3 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 2 3 3 3 2 kandalan 22 21 21 21 22 20 20 22 22 22 23 22 23 21 22 22 23 21 23 18 22 20 23 24 21 20 21 23 22 22 23 21 21 22 23 22 21 20 23 24 22 22 24 23 ketanggapan 10 11 10 11 11 10 11 9 11 10 13 11 11 11 11 10 10 10 11 11 12 12 11 11 11 10 10 11 11 11 11 11 11 9 10 11 11 11 11 11 8 11 11 11 kenyamanan 15 15 15 15 15 14 14 16 15 14 15 14 14 14 15 15 14 15 15 15 15 16 14 14 16 12 13 14 14 14 14 14 14 14 12 14 15 15 15 14 13 13 12 15 empati 6 7 7 8 7 7 8 7 8 7 7 7 5 7 7 7 6 8 8 8 8 8 8 9 9 7 8 7 8 8 7 7 8 6 8 8 8 8 8 8 6 6 5 7 nyata 30 26 23 30 30 25 21 24 25 26 27 25 26 26 27 29 27 28 27 28 30 28 29 30 30 26 28 28 30 28 27 28 27 30 25 28 29 27 28 29 28 22 21 27 kemudahan 21 22 23 23 25 23 21 24 22 21 22 21 24 21 23 23 24 23 22 24 24 23 23 23 23 18 21 21 23 23 22 21 23 23 21 23 24 23 18 23 14 16 18 23 195 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 1 2 2 1 2 2 2 1 1 2 1 2 1 1 2 1 2 1 2 1 1 1 1 2 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 2 1 1 2 1 1 2 1 1 2 1 1 1 2 1 1 1 1 29 19 30 25 20 21 20 20 15 22 18 23 3 13 18 15 15 28 19 34 17 25 18 17 39 32 18 18 23 17 18 18 19 23 28 38 22 24 34 26 25 23 22 17 39 32 18 18 23 17 18 18 3 2 3 3 2 2 2 2 2 2 2 3 3 2 2 2 2 3 2 3 2 2 2 2 3 3 2 2 3 2 2 2 2 2 3 1 2 2 3 3 3 2 3 2 3 3 2 2 3 2 2 2 23 18 22 21 27 21 19 21 26 26 24 25 19 20 24 23 24 26 26 22 25 24 21 21 22 24 23 24 26 28 22 24 30 24 21 30 25 24 21 23 21 24 22 24 21 24 23 21 24 22 24 21 10 12 9 11 12 10 12 9 10 14 9 14 11 11 11 14 13 11 14 12 14 11 8 11 8 15 12 12 11 12 9 12 15 11 10 13 15 12 13 11 12 14 10 13 15 12 13 15 12 13 11 12 15 10 15 14 19 15 13 14 17 19 19 16 14 13 16 16 17 16 16 15 17 16 9 13 18 18 18 15 16 17 14 14 17 16 16 19 16 16 14 15 15 17 14 13 16 16 17 16 16 15 17 16 8 8 6 7 9 6 5 7 7 7 9 8 8 8 7 9 9 9 10 8 10 8 7 7 6 10 8 8 7 9 8 8 10 8 6 10 8 8 8 9 8 8 10 8 6 10 8 8 8 9 8 8 26 16 25 23 33 23 24 24 31 34 30 33 27 27 35 33 32 33 33 27 34 28 22 26 24 30 31 30 29 28 29 22 34 28 25 34 27 28 29 29 28 28 33 33 27 34 28 22 26 24 30 31 23 22 23 21 25 21 20 22 24 23 23 22 23 23 24 23 23 25 22 23 29 24 16 18 21 29 24 24 21 23 20 18 25 24 29 28 24 24 23 24 22 29 22 23 23 24 23 23 25 22 23 29 196 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 97 98 99 100 1 2 1 2 18 34 31 29 2 3 3 3 24 24 30 24 14 10 13 15 9 13 18 18 9 8 8 8 30 29 24 31 24 16 18 21 Sumber : data survey Sekor Rata-Rata Tingkat Kinerja(X) Dan Harapan(Y) Untuk menghitung rata rata tingkat kinerja dan harapan maka bias didapatkan dari jumlah rata rata dengan menggunakan rumus sebagai berikut: (2) (3) Maka : X= 𝟏𝟎𝟕,𝟐𝟓 𝟐𝟖 = 3,83 Y= 𝟏𝟏𝟗,𝟐𝟔 𝟐𝟖 = 4,25 Analisa Kuadran Dalam pembahasan analisa kuadran ini akan menggunakan alat berupa diagram kartesuis yang mana akan di bagi menjadi 4 bagian sebagai berikut: 1. Kuadran I (Prioritas Utama) Kuadran ini menunjukkan indikator yang sangat mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja yang kondisi tidak memuaskan dan perlu mendapat prioritas peningkatan. 2. Kuadran II (Prioritas Prestasi) Kuadran ini layanan yang terdapat dalam kuadran menunjukkan bahwa indikator layanan tersebut penting dan memiliki kinerja yang tinggi. Indikator layanan ini perlu dipertahankan untuk waktu selanjutnya. 3. Kuadran III (Prioritas rendah) Indikator layanan yang terdapat dalam kuadran ini dianggap kurang penting oleh pengguna jasa dan pada kenyataannya kinerjanya tidak terlaluistimewa. Peningkatan terhadap indikator layanan yang masuk dalam kuadran ini dapat dipertimbangkan kembali karena pengaruhnya terhadap manfaat yang dirasakan oleh pengguna jasa sangat kecil. 4. Kuadran IV (Bertahan) 197 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Kuadran ini menunjukkan indikator yang tidak begitu penting dalam pemenuhan tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja yang dalam pelaksanaannya pengguna jasa menerima pelayanan lebih dari apa yang diharapkan sehingga tidak menjadi prioritas perbaikan (berlebihan). Tabel 3. diagram kuadran Kuadran I Kuadran II Priorotas utama Priorotas prestasi 24 28 10 Y 11 15 22 9 19 20 26 2 4,25 23 14 5 13 6 16 12 25 1 7 18 17 4 3 8 Kuadran III Kuadran IV Prioritas rendah 3 27 21 Bertahan X 3,83 Dari gambar diagram diatas dapat di sederhanakan dalam tabel sebagai berikut: Tabel 4. ringkasan diagram kartesius KUADRAN I KUADRAN II KUADRAN III KUADRAN IV 2,10,24,26 9,11,12,15,16,17,18,19,20,21,22,27,28 1,6,7,8,13,14 3,4,5,12,23,25 Sumber: hasil analisa 198 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 Dari tabel diatas dalam kuadran I di dalamnya memuat kinerja dan harapan responden yang harus di tangani dengan prioritas utama yaitu mengenai: 1. Jadwal keberangkatan secara tertulis ( kuisionr reability-2) 2. media pengaduan gangguan keamanan (kuisioner assurance-10) 3. tempat naik dan turun penumpang (kuisioner aksebility-24) 4. fasilitas penyandang cacat (kuisioner aksebility-26) kemudian dalam kuadran II yaitu prioritas prestasi di dalamnya termasuk: 1. Fasilitas keselamatan jalan terminal (responsive-9) 2. Petugas keamanan terminal menjaga ketertiban penumpang(assurance-11) 3. Lampu penerangan ruang di terminal(assurance-12) 4. Informasi pelayanan( empaty-15 5. Pos, fasilitas dan petugas kesehatan( tangible-16) 6. Ruang tunggu keberangkatan( tangible-17) 7. Fasilitas peribadatan /mushola(tangible-18) 8. Rumah makan ( tangible-19) 9. Fasilitas dan petugas kebersihan terminal(tangible-20) 10. Fasilitas penitipan barang(tangible-21) 11. Toilet,wc/mkc(tangible-22) 12. letak jalur pemberangkatan(accsebility-27) untuk kuadran III menunjukkan skala prioritas rendah sebagai berikut: 1. jadwal kedatangan kendaraan secara tertulis( reability-1) 2. ketepatan jadwal keberangkatan(reability-6) 3. informasi gangguan perjalanan kendaraan angkutan umum( responsive-7) 4. informasi angkutan lanjut (responsive-8) 5. kenyamanan pengguna dalam bus ( assurance-13) 6. Informasi fasilitas kesehatan(empaty-14) Sedangkan untuk kuadran IV menunjukkan kuadran bertahan sebagai berikut: 1. Loket Penjualan Tiket (Reability-3) 2. Kantor Penyelenggaraan Terminal(Reability-4) 3. Petugas Oprasional Terminal( Reability-5) 4. Lampu Penerangan Ruang Terminal (Assurance-12) 5. Lokasi Terminal Mudah Dijangkau(Aksebility-23) 6. Tempat Parker Kendaraan Umum Dan Kendaraan Pribadi (Accsebility-25) 4. KESIMPULAN Dari pembahasan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya maka dapat di tarik beberapa kesimpulan yang nantinya mungkin bias di gunakan dalam pengembangan kinerja dan oprasional terminal yaitu menurut persepsi responden yang menggunakan jasa terminal baik pengguna luar dan dalam merasa kurang puas dengan kinerja terminal yang mana 199 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023 Seminar Nasional Teknik Sipil e-ISSN: xxxx-xxxx Vol. 1 No. 1, Oktober 2023 harapan dari responden lebih tinggi dari pada kinerja yang diberikan, dengan persentase total tingkat kesesuaian kinerja terminal dan harapan dari responden sebesar 90%. 5. DAFTAR PUSTAKA Abubakar, I. (1996), Menuju Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Yang Tertib, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Jakarta Aritonang , R, L. (2005), pemasaran Jasa dan Kualitas Pelayanan, Bayumedia Publishing, Malang. Arfan, U.S (2013), Analisis kepuasan pengguna jasa terhadap penerapan manajemen rekayasa kontruksi profesional ruko di kawasan bussines park kota Gorontalo, Jurnal Ilmiah Media Engineering Vol. 3, No. 1, Maret 2013 Issn 2087-9334 (613) Adisasmita, S. A. (2012). Perencanaan Yogyakarta: Graha Ilmu. Infrastruktur Transportasi Wilayah Andy Wahyu Hermanto (2008), Analisa tingkat kepuasan konsumen terhadap Pelayanan terminal peti kemas, Tesis Universitas Diponegoro, Semarang. Arman Mardoko (2008), Analisa Kepuasan Penumpang Pengguna Jasa Bandar Udara Terhadap Pelayanan Terminal di Terminal Domestik Bandara Juanda Surabaya. ITS Surabaya : Tesis (tidak diterbitkan). Zulyaden(2016), Analisa Tingkat Kepuasan Pengguna Jasa Terhadap Pelayanan Terminaldi Kota Semarang (Studi Kasus Terminal Terboyo Semarang) Tesis Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (1996).Tentang Studi standar Kinerja Pelayanan Angkutan Umum. Departemen perhubungan,Jakarta. Supranto, J. (2006). Pengukuran Tingkat Kepuasan Pelanggan. PT. Rineka Cipta, Jakarta. 200 Received: 25 September 2023, Accepted: 13 Oktober 2023