AAISSN : 2086 - 4337AA AAE-ISSN 2809-7920AA AAEL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025AA AAMANAJEMEN PROGRAM LITERASI DALAMAA AAMENINGKATKAN PRESTASI AKADEMIK SISWA MTSAA AANEGERI 1 JEPARA TAHUN PELAJARAN 2024-2025AA AA1AA amin marzuqiAA aminmarzuqi9@gmail. com,AA AA2AA AASupriyantoAA AA12AA AAUniversitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta AEIEAA AAUAONA N E uEO IA u II IO EIO AO EI EIOO EEOIO EOEO OA AOEC EO ONN OEEOE EIC EOI EAOE EEOIO e A. AI I EIIN EIOOA AI CIO I EOI II EE EIEA UAOEICEA UAOEOCA UAuEA uEO EOE EOI IA AIIO IOE ONOII A. AIE IO EI IOO EA UAIE EIEIOI OEE OOEO EIOA AOA O EIOI A. AN I E I u II IO EIO AO EI AE AO OIA AA. AIN EC OEE OEAEO EICOA UAuEA uEO O ECOI EOO IE EI OEOIA AOIE I EII AO EO II EEA UAIE I EEIOEOO OEOE AOC A UAOeA AA. AII EE EO EO AE EON EI A. AOI COOI EII II EII ION OAEONA AeI EIAO A:Au II IO EIOA UAEAOE EEOIOA UAEE EOOA UAEI EIOOA AEEOIO EOEO OA AA37AA EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen program literasi di MTs Negeri 1 Jepara serta hambatan dan solusinya dalam meningkatkan prestasi akademik siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model Miles dan Huberman. Subjek penelitian adalah kepala madrasah, dengan informan dari kalangan guru, siswa, orang tua, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program literasi di MTs Negeri 1 Jepara efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, serta membentuk karakter siswa seperti kedisiplinan dan kerjasama. Keberhasilan program tercermin dari berbagai inovasiAitermasuk pemanfaatan teknologi dan pembentukan Tim RisertAiserta penghargaan yang diraih. Evaluasi program dilakukan secara berkala guna menjamin keberlanjutan dan efektivitasnya. Kata kunci: manajemen program literasi, prestasi akademik, inovasi pendidikan. MTs Negeri 1 Jepara Pendahuluan Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi unggul, sebagaimana tertuang dalam UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang mendefinisikan pendidikan sebagai proses sadar dan terencana untuk mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruhAibaik spiritual, intelektual, maupun sosial. Sejalan dengan itu. UUD 1945 Pasal 28C ayat . menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mengembangkan diri melalui pendidikan dan memperoleh manfaat dari IPTEK, seni, dan budaya. Namun, tingkat literasi di Indonesia masih rendah, hanya 1 dari 1000 orang yang mampu membaca dan memahami isi bacaan. Berdasarkan data 2016. Indonesia berada di peringkat 60 dari 61 negara dalam hal literasi. Kondisi ini disebabkan EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 oleh rendahnya kesadaran membaca dan kurangnya akses bahan bacaan. Literasi yang baik menjadi fondasi penting dalam membentuk peserta didik yang mandiri, berilmu, dan bertanggung jawab. Literasi adalah hak dasar setiap warga negara dan sangat ditekankan dalam Islam melalui QS Al-AoAlaq ayat 1Ae5 yang memerintahkan manusia untuk membaca sebagai jalan memperoleh ilmu. Pemerintah melalui Permendikbud No. 23 Tahun 2015 mendorong budaya literasi dengan mewajibkan siswa membaca 15 menit sebelum pelajaran. Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga mencakup memahami, menerapkan, serta menyaring informasi secara bijak untuk pembelajaran sepanjang hayat. MTsN 1 Jepara merupakan madrasah negeri yang aktif mengelola program literasi secara profesional. Ditetapkan sebagai Madrasah Literasi pertama di Jawa Tengah pada 2019 di bawah kepemimpinan Dr. Hj. Umi Hanik. Ag. Ag. , sekolah ini berhasil mencetak prestasi tinggi dengan lebih dari 2000 penghargaan dan mencatatkan diri dalam Rekor MURI pada 31 Mei Literasi dikembangkan melalui pendekatan teknologi, pembinaan karakter, dan kolaborasi seluruh elemen sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen program literasi di MTsN 1 Jepara, meliputi strategi pelaksanaan, dampaknya terhadap pembelajaran, serta hambatan dan solusinya. Fokus utamanya adalah peningkatan prestasi akademik siswa tahun pelajaran 2024Ae 2025, dengan literasi sebagai sarana membentuk budaya belajar yang kritis, kreatif, dan produktif. Penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya, seperti yang dilakukan oleh Andi Prasetyo . dan Agus Riyanto . , yang menekankan pentingnya strategi dan manajemen literasi dalam meningkatkan minat baca dan prestasi akademik siswa. Di MTsN 1 Jepara, di bawah kepemimpinan Dr. Hj. Umi Hanik. Ag. Ag. , kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua berhasil mendukung program literasi. Penelitian Siti Nurjanah . juga menyoroti pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, yang relevan EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 dengan kondisi di MTsN 1 Jepara. Tantangan seperti keterbatasan waktu dan fasilitas yang dibahas oleh Rina Puspita . juga dihadapi di sini, namun solusi inovatif, seperti integrasi teknologi, telah diterapkan untuk mengatasi hambatan tersebut. Perbedaan utama penelitian ini adalah fokus pada madrasah (MTsN 1 Jepar. , sementara penelitian sebelumnya lebih banyak pada sekolah dasar atau SMA. Penelitian ini juga lebih mendalam mengenai peran program literasi dalam meningkatkan prestasi akademik siswa tahun pelajaran 2024-2025, dengan penekanan pada penggunaan teknologi dan kolaborasi antar elemen sekolah. Fokus utamanya adalah menganalisis bagaimana strategi pelaksanaan literasi memperkuat budaya belajar yang kritis, kreatif, dan produktif di MTsN 1 Jepara. Pengertian dan Peran Manajemen dalam Pendidikan Manajemen, menurut para ahli seperti George R. Terry. Stoner. Koontz, dan O'Donnell, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien. KBBI juga menyebut manajemen sebagai penggunaan sumber daya secara optimal melalui koordinasi dan pengawasan kerja orang lain. Dalam konteks pendidikan, manajemen sangat penting karena setiap program pendidikan memerlukan perencanaan dan pengorganisasian yang Pemimpin lembaga pendidikan berperan sebagai manajer yang harus mampu menetapkan arah, mengatur staf, menjalin koordinasi, memotivasi, serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program (Ramadhan, 2. Dengan demikian, manajemen menjadi kunci utama keberhasilan lembaga pendidikan dalam mencapai tujuannya. Tujuan manajemen diawali dengan menetapkan sasaran organisasi untuk memberikan arah yang jelas dan menjadi ukuran keberhasilan, seperti yang disampaikan oleh George R. Terry dan Leslie W. Rue EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 Menurut Fattah . , tujuan manajemen pendidikan meliputi menciptakan suasana belajar yang aktif dan inovatif, mengoptimalkan potensi peserta didik dalam aspek spiritual, kepribadian, dan keterampilan, mendukung kompetensi tenaga pendidik, mewujudkan tujuan pendidikan secara efisien, membekali tenaga kependidikan dengan pengetahuan administrasi pendidikan, dan mengatasi masalah mutu pendidikan. Kurniadin dan Machali . menambahkan bahwa manajemen pendidikan bertujuan untuk mendorong pengembangan potensi diri peserta didik, mencapai kompetensi pendidik dalam aspek profesional dan manajerial, serta meningkatkan perencanaan pendidikan yang merata dan berkualitas. Secara keseluruhan, manajemen pendidikan mengoptimalkan potensi peserta didik, meningkatkan kompetensi pendidik, dan mengatasi masalah kualitas pendidikan. Manajemen terdiri dari empat fungsi utama yang saling terkait: perencanaan. Perencanaan (Plannin. Merupakan proses untuk merencanakan langkah-langkah guna mencapai sasaran organisasi, yang menjadi dasar seluruh kegiatan organisasi (Tisnawati Sule dan Saefullah, 2008:8. Andang, 2014:. Perencanaan yang baik memberikan panduan dalam pelaksanaan dan pengendalian untuk mencapai tujuan. Pengorganisasian (Organizin. : Proses pengelompokan dan pengaturan aktivitas untuk mencapai tujuan, serta penempatan individu pada tugas yang sesuai (Hasibuan, 1. Pengorganisasian mencakup penyusunan struktur organisasi dan hubungan antar unit agar tujuan tercapai dengan efisien (Sarwoto, 1978:. Pelaksanaan (Actuatin. : Penggerakan yang berfokus pada hubungan antar individu dalam organisasi, untuk memastikan pembagian tugas yang efektif dan efisien (Baharudin, 2010:. Pelaksanaan bertujuan mengubah rencana menjadi kenyataan melalui pengarahan, motivasi, dan pengoptimalan peran EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 anggota organisasi (Muhammad, 2022:. Evaluasi (Evaluatin. : Tahap untuk mengumpulkan dan menganalisis data guna mengukur efektivitas kegiatan dan memberikan umpan balik untuk perbaikan (Tisnawati Sule dan Saefullah, 2008:. Keseluruhan fungsi manajemen ini bertujuan untuk memastikan organisasi bergerak dengan efisien dan efektif menuju pencapaian tujuannya. Literasi Program "Program" menurut Muhaimin . adalah tujuan yang saling terkait dan dilaksanakan secara kooperatif. Sulaiman . menyebutnya sebagai rancangan algoritmis untuk mempermudah masalah. "Literasi" menurut BuAoulolo . mencakup menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan berpikir. EDC menyatakan literasi adalah kemampuan menggunakan keterampilan hidup untuk Aumembaca setiap kata serta keadaan duniaAy. Hartati . menekankan literasi sebagai kemampuan mengolah informasi dari berbagai konteks. Literasi penting untuk berpikir kritis (Ikhwandi, 2. dan perlu dibiasakan sejak dini, terutama dalam keluarga (Lubis, 2. , karena AuBuku adalah jendela duniaAy. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk memperoleh informasi yang mendalam, sistematis, dan menyeluruh mengenai pengelolaan program literasi di MTsN 1 Jepara. Pendekatan ini dianggap paling tepat karena fokus kajian tidak dapat dikuantifikasi dan bertujuan menggambarkan fenomena secara holistik. Penelitian ini juga bertujuan menggali kompetensi kepala sekolah serta peningkatan mutu sekolah berdasarkan data faktual. MTsN 1 Jepara dipilih karena memiliki keunikan dalam implementasi program literasi yang terbukti meningkatkan prestasi akademik secara signifikan, dengan pencapaian 2002 penghargaan dalam setahun hingga EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 meraih Rekor MURI. Selain itu, tingginya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah ini turut memperkuat alasan pemilihan lokasi penelitian. Penelitian akan dilaksanakan pada semester gasal tahun pelajaran 2024/2025, yaitu dari Juli hingga November 2024. Penelitian ini mengumpulkan data melalui tiga teknik utama: observasi terhadap lingkungan MTsN 1 Jepara, wawancara dengan informan tentang manajemen program literasi dan kepemimpinan kepala sekolah, serta dokumentasi berupa analisis dokumen kurikulum, laporan kinerja, dan bukti kegiatan pembelajaran. Analisis dan Pembahasan Pelaksanaan manajemen program literasi di MTs Negeri 1 Jepara menunjukkan penerapan yang komprehensif terhadap seluruh fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Penerapan ini selaras dengan teori para ahli seperti George R. Terry. Leslie W. Rue. James A. Stoner. Charles Wankel. Harold Koontz, dan Cyril O'Donnell. Pada tahap perencanaan, manajemen MTs Negeri 1 Jepara menetapkan dasar kebijakan melalui SK Madrasah Literasi dan pembentukan Tim Riset. Hal ini mencerminkan pemahaman terhadap teori Terry dan Rue bahwa perencanaan merupakan langkah awal dalam proses manajemen. Program-program literasi seperti taman baca, tayangan literasi mingguan, dan pembelajaran riset disusun secara terukur dan strategis untuk menumbuhkan budaya literasi siswa. Lebih lanjut, perencanaan ini tidak hanya statis tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan siswa, seperti penggantian media pembelajaran dari proyektor ke TV Android untuk menampilkan tayangan literasi. Sejalan dengan hal tersebut. Andang . dalam Kristiawan. Safitri, & Lestari . menegaskan bahwa fungsi perencanaan adalah memberikan panduan dalam pelaksanaan dan pengendalian, merumuskan strategi untuk menjalankan EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 kegiatan, serta menentukan tujuan atau kerangka tindakan untuk mencapai sasaran tertentu. Oleh karena itu, penyusunan rencana di MTs Negeri 1 Jepara dilakukan secara cermat dan sistematis, disesuaikan dengan kondisi organisasi dan kapasitas sumber daya yang dimiliki, serta tetap mengacu pada visi dan misi Tahap pengorganisasian dijalankan berdasarkan teori James A. Stoner dan Charles Wankel yang menyatakan bahwa manajemen mencakup pengorganisasian untuk mencapai tujuan. Manajemen MTs Negeri 1 Jepara membentuk struktur kerja yang melibatkan seluruh elemen, baik internal . uru, staf, sisw. maupun eksternal . rang tua dan Kerjasama lintas pihak ini menunjukkan pengorganisasian yang efektif dalam memanfaatkan sumber daya secara maksimal dan membangun relasi kerja yang harmonis. Penggunaan teknologi sebagai sarana pendukung literasi juga merupakan bagian dari strategi pengorganisasian sumber daya fisik dan digital. Tahap pelaksanaan mengacu pada pemikiran Harold Koontz dan Cyril O'Donnell, yang menyatakan bahwa manajemen adalah seni mencapai tujuan melalui orang lain. Dalam konteks ini, pelaksanaan program literasi di MTs Negeri 1 Jepara dilakukan dengan melibatkan pembina dan pelatih profesional yang memiliki kompetensi di bidang literasi. Para pembina ini diangkat untuk membimbing siswa dalam mengembangkan potensi diri melalui pendekatan riset dan teknik pembelajaran yang terstruktur. Pelaksanaan yang melibatkan sumber daya manusia yang tepat membuktikan bahwa keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kualitas implementasi dan peran para pendamping dalam mendampingi proses pembelajaran. Tahap terakhir, yaitu evaluasi, juga merujuk pada pandangan Koontz dan O'Donnell yang menyebutkan bahwa pengendalian adalah bagian integral dari proses manajerial. MTs Negeri 1 Jepara melaksanakan evaluasi secara periodik untuk meninjau pelaksanaan program secara keseluruhan, dan secara insidental ketika muncul EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 hambatan atau kendala tertentu. Evaluasi yang fleksibel ini memungkinkan pihak sekolah untuk cepat beradaptasi terhadap dinamika pelaksanaan di lapangan dan segera melakukan penyesuaian. Pendekatan ini menunjukkan bahwa madrasah responsif dalam menjaga kualitas program literasi agar tetap sejalan dengan tujuan peningkatan prestasi akademik siswa. Dengan demikian, penerapan fungsi manajemen dalam program literasi di MTs Negeri 1 Jepara menunjukkan keselarasan antara teori dan praktik. Mulai dari perencanaan yang strategis dan berbasis visi, pengorganisasian yang kolaboratif, pelaksanaan yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia, hingga evaluasi yang fleksibel dan solutif. Simpulan Pelaksanaan manajemen program literasi di MTs Negeri 1 Jepara telah diterapkan secara menyeluruh dan selaras dengan teori manajemen para ahli, mencakup perencanaan yang strategis dan adaptif, pengorganisasian yang kolaboratif, pelaksanaan yang berorientasi pada kualitas sumber daya manusia, serta evaluasi yang fleksibel dan responsif. Penerapan fungsi-fungsi manajemen ini menunjukkan bahwa madrasah mampu mengintegrasikan teori ke dalam praktik secara efektif untuk mendukung terciptanya budaya literasi dan peningkatan prestasi akademik siswa. EL HAYAH: Jurnal Studi Islam. Vol. 15 No. 1 Juni 2025 ISSN : 2086 - 4337 E-ISSN 2809-7920 Daftar Pustaka