Indonesian Journal of Marine Volume Issue Engineering Pages Year 10 - 19 Analisis Kerusakan Expansion Valve pada Mesin Pendingin Refrigerator di MT. Gas One Analysis of Expansion Valve Damage in Refrigerator Cooling Machines in MT. Gas One Ervin Bayu Saputro U Mustholiq U Anicitus Agung Nugroho Abstract: A refrigerator cooling machine is an auxiliary machinery designed to generate a temperature that serves as a coolant for food ingredients. Among its components, the expansion valve plays a crucial role by converting cooling liquid into cooling gas through an evaporation This machine is vital for preserving food ingredients, ensuring that their quality is maintained and their shelf life is extended. The research method employed in this thesis is descriptive qualitative, utilizing the SHEL approach to facilitate data analysis. Data collection was carried out through observation, interviews, and documentation studies to enhance the robustness of the analysis. The primary objective of this research is to identify the factors leading to damage in expansion valves within refrigerator cooling machines, the consequent impacts of such damage, and the preventive measures taken to address these issues at MT. GasOne. The research findings indicate that the primary factors contributing to expansion valve damage at MT. GasOne includes non-compliance with planned maintenance system (PMS) procedures and substandard quality of expansion valves. The impacts of these issues encompass damage to maintenance and repair processes and blockages within the expansion valve. To mitigate these problems, it is recommended that PMS procedures be adhered strictly to and faulty expansion valves replaced with new ones. Keywords: Expansion Valve. Filter Dryer. Cooling Machine. SHEL Method Abstrak: Mesin pendingin refrigerator adalah suatu permesinan bantu yang bekerja untuk menghasilkan suhu yang digunakan sebagai pendingin pada bahan manakanan, salah satu komponen pada mesin pendingin yaitu expansion valve, yang berfungsi untuk mengubah cairan pendingin menjadi gas pendingin melalui proses penguapan. Mesin pendingin ini memiliki peranan yang cukup penting yaitu untuk mengawetkan bahan makanan supaya kualitas bahan makanan tetap terjaga dan bertahan lama. Jenis metode penelitian yang digunakan peneliti dalam menyusun skripsi ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan SHEL untuk mempermudah dalam teknik analisa data. Metode pengumpulan data yang peneliti lakukan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk memperkuat dalam menganalisa data. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor penyebab kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator, dampak yang dapat ditimbulkan dari kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator, dan upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebab kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti lakukan dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kerusakan expansion valve pada mesin pendingin Ervin Bayu Saputro Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Indonesia Email: ervinbayu14@gmail. Mustholiq Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Indonesia Email: mustholiqpipsmg@yahoo. Anicitus Agung Nugroho Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Indonesia Email: anicitusagung@gmail. Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 refrigerator di MT. Gas One adalah penerapan planned maintenance system (PMS) yang tidak sesuai dengan prosedur, kualitas expansion valve yang tidak sesuai dengan standart. Dampak yang ditimbulkan adalah mengakibatkan kerusakan pada segala sesuatu yang berkaitan dengan perawatan dan perbaikan dari mesin tersebut. Terjadinya penyumbatan pada expansion valve. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan cara melakukan perawatan dan perbaikan sesuai dengan planned maintenance system (PMS) sesuai dengan prosedur, melakukan pergantian expansion valve dengan yang baru. Kata kunci: Expansion Valve. Filter Dryer. Mesin Pendingin. Metode SHEL PENDAHULUAN Kapal merupakan tempat tinggal bagi awak kapal yang sedang melaksanakan tugasnya untuk berlayar dalam waktu yang cukup lama. Dalam waktu berlayarnya perusahaan sudah memastikan bahwa semua kebutuhan awak kapal akan terpenuhi dan sudah terjamin. Ketersediaan sumber makanan yang ada dalam sebuah kapal harus terjaga kualitasnya sehingga harus membutuhkan tempat penyimpanan dengan suhu yang Bahan makanan merupakan komponen penting dalam menjaga kesehatan tubuh, bahan makanan tersebut dibagi menjadi 2 yaitu bahan makanan dari nabati dan bahan makanan dari hewani, kedua bahan makanan tersebut membutuhkan penyimpanan untuk menjaga kandungan yang tersimpan dalam makanan tersebut. Dalam dunia maritim, sumber makanan tersebut disimpan dalam ruangan tersendiri dilengkapi dengan mesin bantu yaitu mesin pendingin refrigerator. Mesin pendingin merupakan salah satu perangkat pendukung untuk menjamin kelancaran pelayaran dan pengoperasian kapal. Mesin pendingin refrigerator memiliki fungsi sebagai pendingin khususnya untuk makanan yang merupakan kebutuhan utama bagi seluruh crew yang berada di kapal. Bahan makanan tersebut terdiri dari bahan makanan basah dan bahan makanan kering. Dalam hal ini bahan makanan lembab seperti daging, ikan, sayur-sayuran, buah-buahan memerlukan penanganan khusus karena memiliki umur simpannya tidak terlalu lama. Untuk menjaga kualitas bahan makanan tetap segar dan layak dikonsumsi, maka kita memerlukan penanganan yang lebih baik yaitu dengan proses pendinginan di ruang mesin pendingin (Haryadi, 2. Sebuah kapal memiliki kemampuan untuk melakukan pelayaran dalam waktu yang lama dan dengan jarak tempuh yang panjang. Sebab itu dalam sebuah kapal harus menyediakan sumber makanan yang berkualitas dan mampu bertahan lama karena awak kapal sangat membutuhkan itu untuk memenuhi kebutuhan pada tubuhnya. Ketersediaan sumber makanan dan kesejahteraan bagi awak kapal merupakan komponen yang sangat penting untuk melakukan pelayaran beberapa hari. Peneliti menganggap sebuah mesin pendingin mempunyai sebuah peran yang penting untuk menciptakan kenyamanan bagi awak kapal. Supaya bahan makanan terjamin kelayakannya maka dibutuhkan mesin pendingin tersebut. Dalam sebuah kapal harus mempunyai mesin pendingin yang memenuhi standar oprasionalnya supaya dalam kinerjanya dapat digunakan dengan baik. Sumber makanan yang berbahan baku seperti sayur dan buah harus tetap memiliki kelayakan saat dikonsumsi tanpa mengurangi rasa maupun kandungan dari bahan makanan tersebut. Sedangkan bahan makanan yang bahan pokoknya dari daging harus layak konsumsi seperti tidak lembek dan tidak busuk. Mesin pendingin refrigerator dengan suhu -13AC sampai dengan -16AC digunakan untuk daging dan ikan. Sedangkan suhu A 4AC digunakan untuk sayur dan buah. Selama penulis melaksanakan praktik laut di kapal MT. Gas One, kondisi pada kinerja mesin pendingin refrigerator mengalami tidak normal saat kapal berlayar dari Caojing China menuju ke Chiba Jepang pada tanggal 19 Desember 2022. Pada saat itu masinis mendapat keluhan dari koki mengenai bahan makanan yang disimpan di dalam ruang provision karena setelah penyimpanan di dalam lemari pendingin, kualitas bahan makanan menjadi kurang bagus. Untuk menciptakan kondisi yang aman maka third Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 engineer segera melakukan pengecekan kondisi dari mesin pendingin refrigerator apakah terjadi kerusakan atau tidak, dan ketika di selidiki ternyata terjadi kerusakan pada expansion valve. Sehingga kerusakan pada expansion valve ini mengakibatkan tekanan hisap rendah, discharge temperature sangat tinggi serta air menetes jatuh. Akibatnya pendinginan terhadap bahan makanan yang berada di ruang provision menjadi kurang Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab terjadinya kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One, untuk mengetahui bagaimana dampak kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One dan untuk mengetahui bagaimana penanganan jika terjadi kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One. METODE Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deksriptif yang dilakukan pada tanggal 02 Agustus 2022 sampai 04 Agustus 2023 di kapal MT. Gas One. Kapal ini dikelola oleh perusahaan yaitu PT. Inkor Dunia Samudera. Penelitian ini didapatkan dari data primer dan data sekunder serta dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan studi literatur. Observasi dilakukan dengan mengamati secara langsung terhadap mesin refrigerator pada saat kerusakan expansion valve. Untuk wawancara dilakukan bersama masinis dan kepala kamar mesin di kapal MT. Gas One. Untuk dokumentasi dilakukan dengan memperoleh data berupa manual book dan engine log book. Serta untuk studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan data terhadap buku, literatur, catatan dan berbagai laporan yang berkaitan dnegan masalah penelitian. Instrumen penelitian yaitu alat yang digunakan untuk mengukur sejauh mana alat tersebut benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur (Yani, 2. Isntrumen penelitian dalam penelitian ini adalah instrumen wawancara, instrumen dokumentasi dan instrumen kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode SHEL (Software. Hardware. Environment, dan Livewar. Menurut (Silviya, 2. SHEL model merupakan diagram praktis yang digunakan untuk mendiskripsikan atau menjelaskan berbagai komponen faktor manusia. Penelitian ini diuji keabsahan datanya melalui Dikutip dari jurnal Magdalena et al. , . triangulasi merupakan suatu cara untuk mengecek keabsahan data yang memerlukan data dari sumber lain yang bertujuan untuk membandingkan data. Penelitian yang dilakukan kali ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik triangulasi metode. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Software Kurang memperhatikan jadwal perawatan yang ada di aplikasi planned maintenance system (PMS). Penerapan PMS merupakan rencana atau jadwal perawatan dan perbaikan terhadap suatu permesinan secara berkala yang berbentuk data. Jadwal untuk perawatan dalam pemeliharaan tentang expansion valve pada mesin pendingin terhadap PMS dapat terlaksana dengan baik dan dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan . Masinis harus memahami waktu bagaimana cara merawat expansion valve supaya mesin dapat bekerja dengan baik dan tidak mengganggu proses pendinginan bahan makanan . Hardware Indikator hardware pada penelitian ini adalah kualitas expansion valve yang sudah menurun. Kurangnya perawatan serta perbaikan pada expansion valve dapat menimbulkan kurangnya kualitas kinerja pada expansion valve. Crew harus memperhatikan running hours terhadap komponen mesin pendingin refrigerator . Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 dan harus melakukan pengecekan saat berjalannya PMS pada expansion valve yang dapat dilakukan sesuai jadwal PMS yang telah ditentukan diatas kapal. Masinis dan crew kapal harus melakukan pergantian atau memperbarui pada expansion valve yang telah melewati batas waktu pemakaian yang telah ditentukan supaya kualitas dari expansion valve tetap terjaga serta expansion valve selalu dalam keadaan yang Environment Indikator environment penelitian ini adalah terdapat penumpukan debu pada filter dryer. Penumpukan debu yang terdapat pada filter dryer akan mengganggu kinerja terhadap mesin pandingin refrigerator, hal ini akan mengakibatkan aliran refrigerant dalam sistem terganggu. Selain penyumbatan dari korosi dan gram-gram dari keausan pada silinder compressor, piston dan ring piston, keadaan lingkungan karena banyaknya debu disekitar mesin pendingin refrigerator juga dapat berpengaruh terhadap penyumbatan pada filter dryer. Faktor tersebut yang dapat mengacu terjadinya kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di kapal MT. Gas One, seperti yang sudah dijabarkan pada faktor software sebelumnya bahwa kurang berjalannya planned maintenance system (PMS) di kapal MT. Gas One, khususnya pada perawatan filter dryer sehingga mengakibatkan kurang maksimalnya kinerja mesin pendingin refrigerator di kapal MT. Gas One, hal ini dipengaruhi banyaknya penumpukan debu pada filter dryer sehingga kurangnya efisinesi filter dalam menyaring kelembapan dan kotoran pada akhirnya akan berdampak terhadap kinerja keseluruhan sistem Liveware Keahlian dalam berkomunikasi secara efektif yaitu cara yang utama untuk bertukar pikiran antara crew kapal satu dengan yang lain untuk membahas gagasan dan pesan secara lebih efektif dalam melaksanakan perawatan dan perbaikan expansion valve supaya lebih maksimal. Selain itu juga keahlian berkomunikasi diperlukan suatu pengetahuan tentang perawatan dan perbaikan terhadap expansion valve supaya saat melaksanakan perawatan dapat lebih optimal dan tidak menimbulkan kerusakan atau masalah baru terhadap expansion valve di atas kapal. PEMBAHASAN Faktor apa yang menyebabkan kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di kapal MT. Gas One? . Software Software merupakan bagian non fisik sistem seperti manual book, prosedur, serta aturan-aturan dalam melakukan perbaikan suatu pekerjaan. Menurut third engineer yang bertanggung jawab terhadap mesin pendingin refrigerator, faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada expansion valve yaitu tidak adanya sistem perawatan dan perbaikan yang belum optimal sesuai dengan jadwal planned maintenance system (PMS), semakin lama komponen bekerja maka akan mempengaruhi kinerja dari expansion valve, apabila tidak segera dilakukan perawatan dan ketidaksesuaian pembagian jam kerja pada komponen expansion valve dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan yang fatal. Perawatan dan perbaikan expansion valve hanya dilakukan pada saat mengalami masalah, sehingga expansion valve akan mengalami kerusakan yang tak terduga. Hardware Menurut chief engineer dan third engineer tentang kurang optimalnya perawatan dan serta perbaikan pada expansion valve adalah seringnya expansion valve yang digunakan dapat menyebabkan kerusakan. Kerusakan yang terjadi yaitu kualitas expansion valve yang sudah menurun dikarenakan . Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 running hours yang sudah melampaui jam kerja serta terjadinya penyumbatan pada expansion valve sehingga pada saat expansion valve digunakan mengakibatkan tidak dapat bekerja secara optimal. Running hours yang sudah melampaui jam kerja Kualitas dari expansion valve harus sesuai dengan standart dikarenakan katup ekspansi diharapkan mampu mengalirkan jumlah cairan refrigerant yang optimal. Jika kualitas dari expansion valve memenuhi standart maka sistem aliran refrigerant dapat bekerja dengan lancar dan dapat membuat suhu ruangan pendingin bahan makanan dapat bekerja dengan optimal. Faktor dari running hours melampaui jam kerja yang telah ditentukan yaitu kurangnya perawatan dan perbaikan sehingga mengakibatkan kualitas expansion valve pada mesin pendingin refrigerator . Terjadinya penyumbatan pada expansion valve Terjadi penyumbatan pada expansion valve. Penyumbatan yang dimaksud dalam hal ini yaitu penyumbatan tersendiri yang berada didalam kinerja expansion valve adalah clogging, faktor utama pada penyumbatan . yaitu terdapat penumpukan endapan debu dan kotoran pada filter dryer. Endapan debu dan kotoran pada filter dryer ikut masuk ke dalam expansion valve sehingga bukaan . pada expansion valve menjadi tersumbat dan dapat mengganggu tekanan dari refrigerant ke dalam evaporator. Environment Environment ini didapati berdasarkan masalah-masalah yang terjadi atau timbul disekitar kondisi lingkungan yang dapat berpengaruh terhadap faktor yang menyebabkan rusaknya expansion valve pada mesin pendingin Menurut chief enginer selaku kepala kamar mesin serta third engineer yang bertanggung jawab terhadap expansion valve mesin pendingin refrigerator, mengenai faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada expansion valve yaitu banyaknya endapan debu dan kotoran pada filter dryer yang mengakibatkan terganggunya aliran refrigerant dalam sistem. Penyumbatan filter terhadap saringan kasa halus yang disebabkan dari korosi dan gram-gram dari keausan pada silinder compressor, piston, dan ring piston. Selain itu debu yang ada disekitar menyebabkan salah satu faktor kenapa filter dryer kotor dan terhambat. Figure 1. Filter dryer kotor Source: Dokumen pribadi . Liveware Liveware mengacu pada suatu sistem baik dalam konteks hubungan, manajemen, pengawasan, maupun saat melakukan perawatan dan perbaikan pada expansion valve. Menurut chief engineer selaku kepala kamar mesin serta . Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 third engineer yang bertanggung jawab terhadap expansion valve mesin pendingin refrigerator, mengenai faktor yang menyebabkan terjadinya kerusakan pada expansion valve yaitu kurangnya komunikasi antar crew. Kurangnya komunikasi pada saat melakukan perawatan dan perbaikan expansion valve dapat mengakibatkan tidak teraturnya perawatan dan perbaikan terhadap expansion valve mesin pendingin refrigerator. Third engineer sebagai tanggung jawab pada mesin tersebut harus benar-benar memahami karakteristik dari expansion valve supaya dapat melakukan perawatan dan perbaikan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Selain itu yang dapat digunakan untuk pedoman tidak hanya melalui manual book akan tetapi jika tidak mempunyai pengetahuan tentang expansion valve serta komunikasi yang kurang baik antar crew maka akan berdampak pada keterlambatan penanganan masalah, sehingga apabila salah satu permasalahan pada expansion valve tidak segera teratasi maka akan menimbulkan masalah Dampak apa yang ditimbulkan ketika terjadinya kerusakan expansion valve terhadap mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One? . Dampak dari faktor software Memahami teori dan petunjuk dalam buku panduan merupakan suatu hal penting karena berisi semua informasi yang relevan tentang permesinan tersebut yang mengacu pada PMS yang sudah ditentukan , termasuk perawatan, perbaikan, pengoperasian, serta teknik pemecahan masalah . jika terjadi suatu masalah pada expansion valve. Hal tersebut dapat mengakibatkan pemakaian dari expansion valve mengalami penurunan dan kinerja dari expansion valve pada saat beroperasi dapat mengalami gangguan kerja menjadi tidak maksimal, dan timbul kerusakan yang tak terduga diwaktu yang mendadak. Dampak yang dapat terjadi saat penulis melaksanakan praktik laut . dikapal MT . Gas One adalah dapat terjadinya kerusakan yang mendadak pada expansion valve sehingga expansion valve tidak dapat bekerja secara optimal dan akan mengganggu keseluruhan kinerja mesin pendingin. Figure 2. Kondisi orifice rusak Sumber: Dokumen pribadi . Dampak dari faktor hardware Dampak yang terjadi dalam indikator hardware adalah running hours sudah melampaui jam kerja yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil observasi, wawancara serta studi pustaka yang telah dilakukan oleh peneliti, pada saat . Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 selesai melakukan overhaul maka peneliti mengetahui dampak dari running hours sudah melampaui jam kerja yang telah ditentukan yaitu mengakibatkan kualitas expansion valve menurun, kurangnya perawatan dan perbaikan terhadap expansion valve yang tidak sesuai dengan planned maintenance system (PMS) maka berdampak terhadap keseluruhan kinerja pada expansion valve, apabila kualitas expansion valve dapat memenuhi standart yang telah ditentukan maka mesin pendingin refrigerator tersebut dapat bekerja dengan Selanjutnya, dampak yang terjadi adalah terjadinya bunga es pada pipa cairan refrigerant sebelum masuk ke evaporator. Banyaknya kotoran dan endapan debu pada expansion valve akan mengakibatkan clogging atau Endapan debu dan kotoran berawal dari filter dryer sehingga banyaknya endapan debu dan kotoran akan masuk kedalam sistem dan akan mengakibatkan lubang penyemprotan katub ekspansi yang berfungsi mengabutkan refrigerant menjadi tersumbat serta menghambat tekanan freon ke dalam evaporator, sehingga refrigerant yang berhasil dikabutkan sedikit. Masalah ini jika diabaikan dan terjadi secara terus menerus maka kerusakan expansion valve akan sering terjadi dan berakibat terganggunya kinerja dari mesin pendingin refrigerator serta menimbulkan bunga es pada pipa cairan refrigerant sebelum masuk evaporator. Figure 3. Kondisi expansion valve tertimbun es Sumber: Dokumen pribadi . Dampak dari faktor environment Dampak dari faktor environment . adalah penyumbatan terhadap filter dryer karena banyaknya debu dan kotoran dapat masuk kedalam sistem dan dapat masuk ke expansion valve, sehingga akan mengakibatkan kinerja dari expansion valve terganggu. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan dampak dari environment adalah sehingga akan mengakibatkan kurangnya efisiensi filter dalam menyaring kelembapan dan kotoran pada akhirnya akan berdampak terhadap kinerja keseluruhan sistem pendingin. Dampak dari faktor liveware Kurangnya komunikasi antar crew yang berdampak penanganan perawatan dan perbaikan expansion valve tertunda, serta kurang optimalnya masinis dalam melakukan pengecekan terhadap ketersediaan spare part expansion valve di atas kapal yang mengakibatkan pergantian expansion valve menjadi tertunda. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan ecpansion valve pada mesin pendingin refirigerator di MT. Gas One? . Upaya dari faktor software . Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 Upaya yang dilakukan adalah dengan cara melakukan perawatan dan perbaikan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan pada instruction manual book dan lebih memperhatikan jadwal pelaksanaan yang ada pada planned maintenance system (PMS), masinis lebih memperhatikan pelaksanaan perawatan dan perbaikan pada maintenance plan yang terdapat dalam PMS sehingga dapat mengatasi terjadinya kerusakan pada expansion valve dan expansion valve selalu berada dalam keadaan normal dan selalu berjalan lancar. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi terjadinya kerusakan yang terjadi pada expansion valve mesin pendingin. Upaya dari faktor hardware . Running hours sudah melampaui jam kerja yang telah ditentukan Upaya yang dilakukan adalah pergantian atau pembaruan expansion valve, karena dilihat dari permasalah komponen adalah running hours yang sudah melebihi batas waktu yang mana kurangnya perawatan dan perbaikan terhadap expansion valve sehingga menimbulkan kerusakan yang cukup Engineer harus menggunakan expansion valve sesuai dengan standart operational procedure (SOP) dan juga sesuai dengan manual book, sehingga kinerja mesin pendingin dapat digunakan dengan optimal. Figure 4. Pergantian expansion valve baru Source : Dokumen pribadi . Terjadi penyumbatan terhadap expansion valve Upaya yang dilakukan adalah dengan cara melakukan pembersihan pada orifice expansion valve yang mana sebelumnya dalam keadaan tersumbat disebabkan karena banyaknya kotoran yang menumpuk sehingga untuk mengabutkan refrigerant menjadi terhalang, selain itu menyebabkan aliran refrigerant yang menuju evaporator menjadi Hal ini akan mempengaruhi keseluruhan kinerja dari sistem provision refrigerator. Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya dengan cara membersihkan bagian orifice dengan menggunakan tiner ataupun contact cleaner. Kemudian semprot orifice menggunakan angin bertekanan hingga kotoran pada orifice keluar. Upaya dari faktor environment Upaya yang dilakukan adalah perlu dilakukan perawatan atau pembersihan secara berkala supaya tidak terjadinya penumpukan debu pada filter dryer. Jika kondisi filter dryer bersih maka akan berpengaruh baik terhadap proses selanjutnya yaitu cairan refrigerant yang akan dialirkan ke expansion valve dapat berjalan lancar, selain itu jika pemakaian filter dryer Indonesian Journal of Marine Engineering Ae August 2024 sudah melebihi batas waktu yang telah ditentukan maka upaya yang dapat dilakukan yaitu melakukan pergantian filter dryer yang baru supaya tidak adanya endapan debu dan kotoran yang menghambat kinerja dari cairan refrigerant sehingga sistem kinerja cairan refrigerant dapat berjalan dengan lancar dan proses pendinginan bahan makanan berkerja dengan optimal. Upaya dari faktor liveware Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi terjadinya suatu masalah dengan memperbaiki komunikasi antar crew, membangun tanggung jawab masing-masing crew dan membangun jiwa teamwork supaya dapat saling membantu dan saling mengingatkan apabila terjadi kelalaian atas tanggung jawabnya, pekerjaan memerlukan komunikasi antar crew karena komunikasi merupakan salah satu faktor yang dapat menunjang keberhasilan dalam memecahkan suatu masalah yang dapat terjadi di atas kapal. Komunikasi antar crew harus terjaga dengan baik, kerja sama tim saat melakukan suatu perawatan expansion valve, dilakukan untuk mempermudah dan memperlancar dalam menyelesaikan perawatan dan perbaikan mesin tersebut. Seperti yang telah diketahui sumber daya manusia (SDM) merupakan dasar dan paling utama sebagai manusia yaitu sebagai sumber penggerak dalam operasional kapal, dalam hal itu komunikasi harus terjaga baik saat berada di atas kapal. Sebelum dan sesudah melakukan pekerjaan sebaiknya dapat melakukan komunikasi untuk mendiskusikan pekerjaan yang dikerjakan sehingga pekerjaan yang dilakukan berjalan dengan lancar. SIMPULAN Faktor yang dapat menyebabkan kerusakan pada expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One yaitu Sistem perawatan dan perbaikan yang belum optimal sesuai dengan jadwal planned maintenance system (PMS), sehingga mengakibatkan kinerja dari expansion valve menurun dan suhu yang diinginkan untuk mendinginkan refrigerator tidak optimal. Dampak yang ditimbulakan dari kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One yaitu tidak tercapainya kualitas expansion valve yang sesuai dengan standart serta terjadianya penyumbatan terhadap expansion valve. Upaya yang dilakukan guna mencegah terjadinya kerusakan expansion valve pada mesin pendingin refrigerator di MT. Gas One yaitu melaksanakan perawatan dan perbaikan sesuai dengan planned maintenance system (PMS) serta sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan dan melakukan pergantian terhadap expansion valve jika sudah melampaui jam kerja yang sudah ditentukan. Agar hal tersebut tidak terjadi kembali. Sebaiknya engineer selalu melakukan perawatan dan perbaikan secara berkala sesuai planned maintenance system (PMS) dan sesuai dengan prosedur agar kinerja mesin pendingin refrigerator selalu dalam kondisi yang baik serta komponen yang terdapat dalam mesin pendingin refrigerator dapat bekerja sesuai jam kerja yang telah ditentukan bahkan bisa bertahan lebih lama. Selanjutnya engineer lebih disiplin dalam melakukan pembersihan serta pergantian terhadap filter dryer dan memastikan bahwa expansion valve tidak terjadi penyumbatan sehingga cairan refrigerant dapat dialirkan dengan lancar. Serta seorang engineer harus selalu memeriksa kondisi expansion valve dan jika terjadi penyumbatan, cara yang dapat dilakukan yaitu menghilangkan atau membersihkan sumbatan dari katup ekspansi dan lakukan pergantian jika komponen sudah mengalami kerusakan yang fatal atau jam kerja yang berlebih. DAFTAR PUSTAKA