EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA GAMBAR METODE DEMONSTRASI DIRI SENDIRI PADA PESERTA DIDIK XI MIPA1 SUSI INDRAYANI SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan nabilsusi07102008@gmail. ABSTRAK Makalah ini merupakan hasil Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan pada kelas XI MIPA1 yang berjumlah 42 peserta didik pada tahun pelajaran 2022/2023 semester 1. Latar belakang peserta didik yang terdapat di kelas ini karena peserta didik baru mulai beradaptasi dengan perubahan pada kegiatan belajar mengajar, interaksi antara peserta didik dan guru sangat dirasakan mengalami perubahan dari kegiatan pembelajaran jarak jauh, offline lima puluh persen menjadi kegiatan pembelajaran seratus persen di sekolah dengan waktu pelaksanaan berkisar delapan jam dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode demonstrasi pada diri sendiri dengan media gambar pelajaran biologi. Hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan hasil belajar rata-rata 21%. Hasil belajar yang diperoleh pada siklus I melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa 76% dari peserta didik mendapatkan nilai Ou KKM= 75, hasil belajar yang diperoleh pada siklus II melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa 97% dari peserta didik mendapatkan nilai Ou KKM=75. Nilai rata-rata dalam satu kelas juga mengalami peningkatan 8. 8, pada siklus I nilai rata-rata kelas 76. 2 Ou KKM=75 dan pada siklus II nilai rata-rata kelas 85 Ou KKM=75, berdasarkan dua kriteria yaitu nilai rata-rata hasil belajar dan prosentase ketuntasan belajar peserta didik pada penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan metode demonstrasi pada diri sendiri dan dengan bantuan media gambar. Metode demonstrasi pada diri sendiri dengan media gambar pelajaran biologi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA1 semester 1 tahun pelajaran 2022/2023. Kata Kunci: demonstrasi pada diri sendiri. media gambar. penelitian tindakan kelas ABSTRACT This paper is the result of Classroom Action Research (PTK) which was carried out at SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan in class XI MIPA1 with a total of 42 students in the 2022/2023 academic year semester 1. The background of the students in this class is because new students starting to adapt to changes in teaching and learning activities, the interaction between students and teachers is felt to be experiencing a change from distance learning activities, fifty percent offline to one hundred percent learning activities in schools with implementation time of around eight hours a day. This study aims to improve student learning outcomes through selfdemonstration methods using pictures in biology as media. The results of research conducted in cycle I and cycle II showed an increase in learning outcomes by an average of 21%. The learning outcomes obtained in cycle I through cognitive assessment showed that 76% of students scored Ou KKM = 75, learning outcomes obtained in cycle II through cognitive assessment showed that 97% of students scored Ou KKM = 75. The average value in one class also increased by 8. 8, in the first cycle the class average value was 76. 2 Ou KKM = 75 and in the second cycle the class average value was 85 Ou KKM = 75, based on two criteria, namely the average value of learning outcomes and the percentage of student completeness in this study can improve student learning outcomes through the use of self-demonstration methods and with the help of media images. The self-demonstration method using pictures in biology can improve the learning outcomes of students in class XI MIPA1 semester 1 of the 2022/2023 school year. Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Keywords: self demonstration. image media. classroom action research PENDAHULUAN Kegiatan belajar mengajar merupakan inti dan muara dari proses pengelolaan pendidikan (Oktaria. Riswan. & Rusmin. , 2. Kualitas sebuah lembaga pendidikan diukur dari kualitas proses pembelajarannya sehingga output yang dihasilkan dapat berguna dan berdaya guna pada jenjang berikutnya (Ratnawulan. E & H. A Rusdiana, 2. Kegiatan pembelajaran dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental dan fisik melalui interaksi antar peserta didik, peserta didik dan guru, lingkungan dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar (Dolong. , 2. Evaluasi merupakan salah satu komponen penting dan tahap yang harus ditempuh oleh guru untuk mengetahui keefektifan kegiatan belajar mengajar (Ropii. & Muh. , 2. Usaha dan tindakan guru saat pembelajaran sangat diperlukan dalam upaya mencapai tujuan dan pengalaman belajar yang perlu dikuasai oleh peserta didik seharusnya berpusat pada peserta Hasil pengamatan yang peneliti lakukan di SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan pada bulan Juli 2022 di kelas XI MIPA1 bahwa terdapat masalah: . pada tahun pelajaran 2022/2023 ini peserta didik baru memulai adaptasi dengan kegiatan belajar mengajar tatap muka seratus persen yang merupakan masa peralihan dari kegiatan belajar mengajar jarak jauh kombinasi daring . jumlah peserta didik dalam satu kelas berjumlah 42 peserta didik yang melebihi standar nasional, . KBM mata pelajaran biologi pada kelas tersebut terpecah menjadi 2X pertemuan . X 90 meni. berada pada 2 jam setelah istirahat pertama setelah pergantian jam pelajaran olah raga dan 2 jam terakhir menjelang pulang sekolah sehingga konsentrasi peserta didik berkurang, . peserta didik memiliki kemampuan akademik yang heterogen . inggi, sedang, renda. Dengan mempertimbangkan kesiapan peserta didik dalam menerima pelajaran dan memberikan pengalaman langsung yang lebih banyak pada peserta didik maka peneliti melakukan kegiatan belajar mengajar dengan metode demonstasi yang diperagakan pada diri sendiri dan menggunakan media gambar sesuai dengan kompetensi dasar yang akan dicapai oleh peserta didik. Pada metode demonstrasi yang diperagakan pada diri sendiri dan menggunakan media gambar ini, peserta didik diarahkan untuk menjelaskan bioproses pada sistem gerak dan sistem sirkulasi pada manusia dengan harapan siswa mudah untuk mengingat materi pelajaran. Media gambar dan metode demonstrasi pada diri sendiri banyak digunakan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar terutama pada jenjang anak usia dini (TK) dan jenjang SD, salah satunya Rusmiati D. melakukan penelitian pada peserta didik SDN didapatkan hasil penelitian bahwa penerapan metode demonstrasi melalui media gambar telah memberikan pengaruh yang sangat baik dengan meningkatnya prestasi belajar dan motivasi peserta didik. Menurut Hasan. et al. media pembelajaran dapat diartikan sebagai alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan oleh pengirim pesan ke penerima pesan. Media dapat sebagai teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran, sarana fisik untuk menyampaikan materi pembelajaran, sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang dengar beserta perangkat kerasnya, alat untuk memberi perangsang bagi peserta didk supaya terjadi proses belajar, segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan peserta didik untuk belajar, alat komunikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk membawa informasi berupa materi ajar dari guru kepada peserta didik sehingga menjadi lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan pembelajaran (Sensualita. et al. , 2. Trimuliana. Zulfikar & Rahmat. menjelaskan fungsi umum media pembelajaran adalah sebagai pembawa pesan dari guru ke peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 khusus media pembelajaran adalah untuk menarik perhatian peserta didik, untuk memperjelas penyampaian pesan, untuk mengatasi keterbatasan ruang, waktu, dan biaya, untuk mengaktifkan dan mengefektifkan kegiatan belajar peserta didik (Sensualita. et al. , 2. Arsyad, 2015 dalam Abdullah. , . mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini guru, buku teks, dan lingkungan sekolah adalah media. Secara khusus, pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual atau Huda. & Noper. mengungkapkan bahwa gambar pada dasarnya membantu mendorong para siswa dan dapat membangkitkan minatnya pada pelajaran, membantu mereka dalam kemampuan berbahasa, kegiatan seni, dan pernyataan kreatif dalam bercerita, dramatisasi, bacaan, penulisan, melukis dan menggambar serta membantu mereka menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi bacaan dari buku teks. Pengertian dari media pembelajaran gambar adalah pesan yang ingin disampaikan oleh guru kepada peserta didik berupa manusia, matei atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Metode pembelajaran adalah cara atau tahapan yang digunakan dalam interaksi antara peserta didik dan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sesuai dengan materi dan mekanisme metode pembelajaran (Affandi. Evi C. & Oktarina. Salmaa . mengemukakan ada tujuh macam metode pembelajaran yang kerap digunakan pada saat kegiatan belajar mengajar, yaitu: . metode pembelajaran konvensional/metode ceramah . metode pembelajaran diskusi . metode pembelajaran tanya jawab, . metode pembelajaran demonstrasi . metode pembelajaran eksperimen . metode pembelajaran resitasi/resume . metode pembelajaran karyawisata. Metode pembelajaran demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan sesuatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Metode demonstrasi adalah metode biasanya berkenaan dengan tindakan atau prosedur yang dilakukan misalnya: proses mengerjakan sesuatu, menggunakan sesuatu, membandingkan suatu cara dengan cara lain untuk mengetahui/melihat kebenaran sesuatu (Rukisno dkk, 2015 dalam Khairiah. D & Nurul. , 2. Metode pembelajaran demonstrasi pada diri sendiri dengan cara memperagakan dan menunjukkan bagian-bagian organ yang ada pada diri peserta didik dengan membandingkan media pengajaran gambar yang relevan. Pengertian dari metode pembelajaran demontrasi pada diri sendiri adalah cara atau tahapan yang digunakan dalam interaksi antara peserta didik dan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sesuai dengan materi pembelajaran dengan memperagakan dan menunjukkan bagian-bagian organ yang relevan. Mulyana. mengemukakan pengertian hasil belajar menurut para ahli sebagai berikut: hasil belajar adalah perubahan perilaku yang terjadi setelah mengikuti pembelajaran sesuai dengan tujuan pendidikan dalam domain kognitif, afektif dan psikomotorik. Dalam domain kognitif diklasifikasikan menjadi kemampuan hapalan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi. Dalam domain afektif hasil belajar meliputi level penerimaan, partisipasi, penilaian, organisasi, dan karakterisasi. Sedang domain psikomotorik terdiri dari level persepsi, kesiapan, gerakan terbimbing, gerakan terbiasa, gerakan kompleks dan kreativititas (Amsar. Andi. & Ahmad. , 2. Menurut Suardi. pengertian hasil belajar adalah adanya perubahan tingkah laku pada diri seseorang yang mungkin disebabkan oleh terjadinya perubahan pada tingkat pengetahuan, keterampilan, atau sikapnya yang dapat diarahkan pada diri peserta didik secara Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 terencana, baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Djamaluddin. Wardana . mengemukakan bahwa hasil belajar tidak dapat langsung dirasakan dan ditentukan melalui kesatuan Intelektual Question (IQ), emotional question (EQ) dan Spiritual Question (SQ). Pengertian hasil belajar merupakan suatu puncak dari proses belajar yang terjadi melalui evaluasi guru dengan dampak pengajaran yang dapat diukur dengan segera atau secara langsung dan dampak pengiring yang tampak secara tidak langsung atau merupakan transfer hasil belajar (Dimyati, 2006 dalam Kusuma. , 2. Berdasarkan pendapat para ahli, bahwa pengertian dari hasil belajar adalah puncak dari proses belajar yang terjadi melalui evaluasi guru sehingga terjadi perubahan pengetahuan, keterampilan, atau sikap pada diri biologi sebagai mata pelajaran yang mempelajari struktur tubuh manusia mempunyai ciri khas adanya nama ilmiah yang terdapat pada bagian dari struktur tubuh. Upaya guru untuk memudahkan pemahaman dan meningkat daya ingat peserta didik, salah satu dengan melihat media dalam bentuk gambar melalui LKPD dan diaplikasikan dengan metode demonstrasi dengan menunjuk bagian tubuh dari peserta didik sendiri, sehingga penelitian yang terkait dengan penggunaan media gambar dan metode demonstrasi pada diri sendiri pada mata pelajaran biologi dirasa sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA1 melalui media gambar dan metode demonstrasi pada diri sendiri pada kompetensi dasar sistem gerak pada manusia dan sistem sirkulasi pada manusia METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus pengamatan, yang telah dilaksanakan di kelas XI MIPA1 SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan tahun pelajaran 2022/2023. Waktu penelitian dimulai pada bulan September 2022 sampai bulan Nopember 2022. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA1 SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan Tahun Pelajaran 2022/2023 yang berjumlah 42 peserta didik, terdiri dari 15 peserta didik laki-laki dan 27 peserta didik perempuan. Prosedur Penelitian melalui . Tahap persiapan atau perencanaan siklus I . Tahap pelaksanaan siklus I . Tahap Refleksi: Melakukan evaluasi penelitian pada siklus I . Tahap Persiapan atau Perencanaan II . Pelaksanaan siklus II . Tahap Refleksi: Melakukan evaluasi penelitian pada siklus II. Tehnik pengumpulan data dengan cara menganalisis perangkat pembelajaran, yang terdiri dari: Analisis Kompetensi. Silabus. Analisis Keterkaitan KI dan KD dengan IPK dan Materi Pembelajaran. Analisis Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Pemetaan Kompetensi dan Tehnik Penilaian. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) mengacu pada Kurikulum 2013. Instrumen pengumpulan data melalui pengamatan langsung peneliti dengan cara memperhatikan dan menilai proses saat kegiatan demonstrasi pada diri sendiri dengan media gambar dan saat pelaksanaan ulangan harian setelah selesai satu Kompetensi Dasar (KD). Tehnik analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan meningkat atau tidaknya hasil belajar melalui metode demonstrasi pada diri sendiri dengan media gambar mata pelajaran biologi pada peserta didik XI MIPA1 tahun pelajaran 2022/2023 SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Menurut Sudijono, 2005 dalam Munjiati . setiap peserta didik dikatakan tuntas belajarnya . etuntasan individ. jika proporsi jawaban benar peserta didik Ou 65%, dan suatu kelas dikatakan tuntas belajarnya . etuntasan klasika. jika dalam kelas tersebut terdapat Ou 85% peserta didik yang telah tuntas belajarnya. Menurut Trianto dalam Naifah, . berdasarkan ketentuan KTSP penentuan ketuntasan belajar ditentukan sendiri oleh masing-masing sekolah. Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 yang dikenal dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan berpedoman pada tiga pertimbangan yaitu kemampuan peserta didik, fasilitas . dan daya dukung sekolah. SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan menentukan sendiri Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) berdasarkan penghitungan setiap guru mata pelajaran dengan pertimbangan rata-rata nilai semester sebelumnya, sarana prasarana dan daya dukung sekolah. Berdasarkan kriteria tersebut, ditetapkan KKM untuk mata pelajaran biologi kelas XI MIPA tahun pelajaran 2022/2023 Hasil belajar peserta didik yang dilakukan pada siklus I melalui ranah kognitif ulangan harian KD. 5, sebagai berikut: Tabel 1. Nilai Pengetahuan Mata Pelajaran Biologi Kelas XI MIPA1 KD 3. 5 Sistem Gerak pada Manusia No. Nama Adliah Adzra Adzra Eka Afwah Hatfina Aisyah Syawalia AlyaNurhasana Avarel Andika Azkar Rindra Billy AlFadail Bilqiis Mutiara Denti Novika Diva Dwi Eduard Andreas Ega Satria Eka Aulia Erika Lutfia Fajar Jailani Farha Nabilah Faturrahman Galih Arasyid Haikal Adi Hanif Ilham Lintang Ananda Marsa Mardiana Muhammad Izdihar Muhamad Nabil Muhammad Raihan Nailah Tsabita Najwa Anindya Najwa Syafira Nasywa Safitri Nino Alvero Noval Dharmawan Qurotullail Ratna Andriani Rienza Rachma Rifqah Maharani Riska Oktavia Rizka Nurul Syifa fauziah Virgina Eka Woro Dwi Yuro Refialy Nilai UH KD. Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Jumlah Nilai Nilai Tertinggi Nilai Terendah Nilai Rata-rata Tuntas Tidak Tuntas Sumber: Data Primer yang diolah . Berdasarkan Tabel 1 dan hasil pengamatan peneliti pada peserta didik kelas XI MIPA1 SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan sebagai berikut: hasil belajar yang diperoleh pada siklus I melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa nilai hasil ulangan harian KD. 5 materi sistem gerak pada manusia rata-rata prosentase peserta didik yang memperoleh nilai Ou KKM=75 hanya sebanyak 76% dari jumlah peserta didik dan 24% dari peserta didik belum memahami tentang materi sistema gerak dalam kaitannya dengan bioproses dan ganguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia dengan baik, nilai rata-rata kelas cukup tinggi 2 Ou KKM=75. Berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal hasil nilai tersebut termasuk kategori sudah tuntas belajar. Kegiatan belajar mengajar mulai dilakukan pada hari senin tanggal 26 September 2022 jam 10. 20Ae11. 50 WIB dihadiri oleh seluruh peserta didik sejumah 42 peserta didik dengan kegiatan sebagai berikut: presentasi kelompok, diskusi materi, demonstrasi pada diri sendiri, pembuatan foto aplikasi demonstrasi dengan nama ilmiah letak organ, ulangan harian KD. 5 sistem gerak pada manusia yang dilaksanakan pada hari rabu, 19 Oktober 2022 jam 13. 45WIB. Refleksi yang diperlukan untuk siklus II adalah: didapatkan masalah pada siklus I untuk dilaksanakan perbaikan pada siklus II sebagai berikut: . nilai hasil ulangan harian KD. materi sistem gerak pada manusia rata-rata prosentase peserta didik yang memperoleh nilai Ou KKM=75 hanya sebanyak 76% dari jumlah peserta didik dan 24% dari peserta didik belum memahami tentang materi sistem gerak dalam kaitannya dengan bioproses dan ganguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia dengan baik, nilai rata-rata kelas cukup tinggi 2 Ou KKM=75. Berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal hasil nilai tersebut termasuk kategori sudah tuntas belajar. saat demonstrasi pada diri sendiri melalui media gambar foto diri dalam dua kegiatan gerakan yang diberi keterangan gambar, sebagian peserta didik lama mengerjakannya dan masih meniru teman lain, . saat pembuatan foto demonstrasi belum semua mengumpulkan tepat waktu. Hasil belajar peserta didik yang dilakukan pada siklus II melalui ranah kognitif ulangan harian KD. 6, sebagai berikut: Tabel 2. Nilai Pengetahuan Mata Pelajaran Biologi Kelas XI MIPA1 KD 3. 6 Sistem Peredaran Darah pada Manusia No. Nama Adliah Adzra Adzra Eka Afwah Hatfina Aisyah Syawalia AlyaNurhasana Avarel Andika Azkar Rindra Billy AlFadail Bilqiis Mutiara Denti Novika Diva Dwi Eduard Andreas Ega Satria Eka Aulia Erika Lutfia Nilai UH KD. Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 16 Fajar Jailani 17 Farha Nabilah 18 Faturrahman 19 Galih Arasyid 20 Haikal Adi 21 Hanif Ilham 22 Lintang Ananda 23 Marsa Mardiana 24 Muhammad Izdihar 25 Muhamad Nabil 26 Muhammad Raihan 27 Nailah Tsabita 28 Najwa Anindya 29 Najwa Syafira 30 Nasywa Safitri 31 Nino Alvero 32 Noval Dharmawan 33 Qurotullail 34 Ratna Andriani 35 Rienza Rachma 36 Rifqah Maharani 37 Riska Oktavia 38 Rizka Nurul 39 Syifa fauziah 40 Virgina Eka 41 Woro Dwi 42 Yuro Refialy Jumlah Nilai Nilai Tertinggi Nilai Terendah Nilai Rata-rata Tuntas Tidak Tuntas Sumber: Data Primer yang diolah . Berdasarkan Tabel 2 dan hasil pengamatan peneliti pada peserta didik kelas XI MIPA1 SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan sebagai berikut: hasil belajar yang diperoleh pada siklus I melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa nilai hasil ulangan harian KD. 6 materi sistem sirkulasi pada manusia rata-rata prosentase peserta didik yang memperoleh nilai Ou KKM=75 sebanyak 97 % dari jumlah peserta didik dan 3% dari peserta didik belum memahami tentang materi sistema sirkulasi dalam kaitannya dengan bioproses dan ganguan fungsi yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia dengan baik, nilai rata-rata kelas tinggi 85. 0 Ou KKM=75. Berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal hasil nilai tersebut termasuk kategori sudah tuntas belajar. Pada siklus II ini, kegiatan belajar mengajar mulai dilakukan pada hari senin tanggal 24 Oktober 2022 jam 10. 20Ae11. 50WIB dihadiri oleh seluruh peserta didik sejumah 42 peserta didik dengan kegiatan sebagai berikut: presentasi kelompok, diskusi materi, demonstrasi pada diri sendiri, pembuatan skematis vaskuler dan nama ilmiah letak organ, ulangan harian KD. 6 sistem sirkulasi pada manusia yang dilaksanakan pada hari rabu, 23 Nopember 2022 jam 13. 45WIB. Refleksi yang diperlukan untuk siklus II adalah: didapatkan masalah pada siklus I untuk dilaksanakan perbaikan pada siklus II sebagai berikut: . nilai hasil ulangan harian KD. materi sistem sirkulasi pada manusia rata-rata prosentase peserta didik yang memperoleh nilai Ou KKM=75 sebanyak 97% dari jumlah peserta didik dan 3% dari peserta didik belum memahami tentang materi sistema sirkulasi dalam kaitannya dengan bioproses dan ganguan Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 fungsi yang dapat terjadi pada sistem gerak manusia dengan baik, nilai rata-rata kelas tinggi 0 Ou KKM=75 . saat demonstrasi pada diri sendiri di papan tulis secara bergantian sebagian besar peserta didik dapat mengerjakannya . saat pembuatan skematis vaskuler di kertas kerja dan pemberikan keterangan gambar dari nama ilmiah letak organ, sebagian besar peserta didik dapat mengumpulkan tepat waktu. Pembahasan Berdasarkan penelitian yang terkait dengan metode demontrasi menggunakan gambar, diantaranya hasil penelitian yang dilakukan oleh Rusmiati. melakukan penelitian di SDN Harjamukti 2 Kecamatan Cimanggis Kota Depok dengan hasil kesimpulan bahwa penerapan metode demonstrasi melalui media gambar telah memberikan pengaruh yang sangat baik dengan meningkatkan prestasi belajar dan motivasi peserta didik, kegiatan inti yang dilakukan saat penelitian yaitu guru menyebutkan beberapa peristiwa penting yang dialami, guru menjelaskan kejadian yang telah terjadi, peristiwa ada yang penting, ada yang biasa saja, ada yang masih kita ingat, ada pula yang sudah kita lupa, guru meminta peserta didik memperhatikan gambar peristiwa penting yang dialami, peserta didik diminta menyebutkan dan peristiwa penting yang dialami dirumah, dilingkungan sekitar atau sekolah dengan media yang mereka bawa. Sulfeni. melakukan penelitian dengan kesimpulan bahwa penggunaan metode demonstrasi melalui media gambar pada audio visual dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Aisah . melakukan pengamatan dengan pengelolaan pembelajaran dengan metode demonstrasi menggunakan alat peraga torso pada materi sistem gerak dapat diterapkan dan dikelola dengan baik, hasil belajar peserta didik meningkat dan memberikan efek positif pada prosentase ketuntasan belajar klasikal. Ruslaini . melakukan penelitian dengan penerapan penggunaan media gambar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA pada materi sistem peredaran darah siswa kelas V-5 MIN 20 Aceh Besar tahun pelajaran 2019/2020. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu penerapan metode demonstrasi dengan media gambar efektif dilaksanakan pada materi sistema gerak dan sistema sirkulasi pada manusia dan dapat meningkatkan hasil belajar dari peserta didik. Efektivitas kegiatan belajar mengajar sangat jelas terlihat pada perbandingan nilai rata-rata hasil belajar dan prosentase ketuntasan belajar dari peserta didik saat pengamatan siklus I dan siklus II tergambar pada gambar diagram 1, berikut ini: Tabel 3. Rata-Rata Hasil dan Ketuntasan Belajar Peserta Didik No. Kriteria Rata-rata Hasil Belajar Peserta Didik Ketuntasan Belajar Peserta Didik Sumber: Data Primer diolah . Siklus I Siklus II Peningkatan Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Rata-Rata Hasil Belajar Peserta Didik Prosentase Ketuntasan Belajar Peserta Didik Siklus I Siklus II Gambar 1. Perbandingan nilai rata-rata hasil belajar dan prosentase ketuntasan belajar dari peserta didik saat pengamatan siklus I dan siklus II Berdasarkan gambar 1, hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan hasil belajar melalui metode presentasi dengan media gambar mata pelajaran biologi rata-rata sebesar 21%. Hasil belajar yang diperoleh pada siklus I melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa 76% dari peserta didik mendapatkan nilai Ou KKM= 75, hasil belajar yang diperoleh pada siklus II melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa 97% dari peserta didik mendapatkan nilai Ou KKM=75. Nilai rata-rata dalam satu kelas juga mengalami peningkatan 8. 8, pada siklus I nilai rata-rata kelas 76. 2 Ou KKM=75 dan pada siklus II nilai rata-rata kelas 85 Ou KKM=75, berdasarkan dua kriteria yaitu nilai rata-rata hasil belajar dan prosentase ketuntasan belajar peserta didik pada penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan metode demonstrasi pada diri sendiri dan dengan bantuan media gambar. Belajar dengan media gambar dapat mempermudah mendapatkan informasi yang kongkret menjadi faktual (Kurnia. , karena gambar biasa dipergunakan untuk memperpendek atau meringkas informasi dalam presentasi data atau hal lainnya sangat cocok untuk materi pembelajaran yang cukup luas. Media gambar dapat disatukan dari yang terpecah menjadi bentuk utuh, misalnya pada gambar jaringan tumbuhan membentuk organ tumbuhan dan media gambar juga dapat dipecah dari bentuk yang utuh, misalnya pembahasan pada kerangka manusia yang dipecah menjadi 7 kerangka . epala dan wajah, vertebrae, tulang duduk, rusuk dan dada, bahu, tungkai atas dan tungkai bawa. Menurut Faturrahman, 2008 dalam Fince. Ahmad R. dan Yusdin G. , . , keuntungan dari metode demonstrasi pada diri sendiri adalah: . perhatian peserta didik dapat dipusatkan dan titik berat yang dianggap penting oleh guru dapat teramati, . perhatian peserta didik akan lebih terpusat pada apa yang didemonstrasikan, jadi proses peserta didik akan lebih terarah dan akan mengurangi perhatian peserta didik terhadap masalah lain, . dapat merangsang peserta didik untuk lebih aktif dalam proses belajar, . dapat menambah pengalaman peserta didik, . bisa membantu peserta didik ingat lebih lama tentang materi yang disampaikan, . dapat mengurangi kesalahfahaman karena belajar lebih jelas dan konkret, . dapat menjawab semua maslah yang timbul dalam pikiran semua manusia. Hal ini sangat terlihat pada saat metode demonstrasi pada diri sendiri semua peserta didik berusaha untuk mencari dan menghafal Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 bagian-bagian dari osteon agar tidak tertinggal dengan teman lainnya, pada saat guru memberikan feetback untuk semua peserta didik melakukan demonstrasi pada diri sendiri semua peserta didik berlomba-lomba untuk benar dan tertantang pada bagian osteon yang lain. KESIMPULAN Metode demonstrasi pada diri sendiri dengan media gambar pelajaran biologi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA1 semester 1 tahun pelajaran 2022/2023. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siklus I dan siklus II terjadi peningkatan hasil belajar rata-rata 21%. Hasil belajar yang diperoleh pada siklus I melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa 76% dari peserta didik mendapatkan nilai Ou KKM= 75, hasil belajar yang diperoleh pada siklus II melalui penilaian ranah kognitif menunjukkan bahwa 97% dari peserta didik mendapatkan nilai Ou KKM=75. Nilai rata-rata dalam satu kelas juga mengalami peningkatan 8. 8, pada siklus I nilai rata-rata kelas 76. 2 Ou KKM=75 dan pada siklus II nilai rata-rata kelas 85 Ou KKM=75, berdasarkan dua kriteria yaitu nilai rata-rata hasil belajar dan prosentase ketuntasan belajar peserta didik pada penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan metode demonstrasi pada diri sendiri dan dengan bantuan media gambar. Kegiatan belajara mengajar menggunakan metode demonstrasi pada diri sendiri terlihat semua peserta didik berusaha untuk mencari dan menghafal bagian-bagian dari osteon agar tidak tertinggal dengan teman lainnya, pada saat guru memberikan feetback untuk semua peserta didik melakukan demonstrasi pada diri sendiri semua peserta didik berlomba-lomba untuk benar dan tertantang pada bagian osteon yang lain, efektifitas penyampaian materi pelajaran dan keaktifan dari peserta didik terfokus dan terarah pada apa yang didemonstrasikan dan digambarkan. DAFTAR PUSTAKA Abdullah. Pembelajaran dalam Perspektif Kreativitas Guru dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran. Lantanida Journal Vol. : 35-49 From file:///C:/Users/User/Downloads/1866-3693-1-SM. Afandi. Evi C. Oktarina P. Model dan Metode Pembelajaran di Sekolah. Unisula Press: semarang. From http://research. id/file/publikasi/ Amsar. Andi. & Ahmad. , . Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Kesehatan Berbasis Video. Guepedia: From https://books. id/books?id Aisah. Penerapan Metode Demonstrasi Menggunakan Alat Peraga Torso untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Materi Sistem Gerak pada Manusia. Skripsi Institut Agama Islam Negeri Palangkaraya. From http://digilib. id/131/ Djamaluddin. & Wardana. Belajar dan Pembelajaran . Pilar Peningkatan kompetensi Pedagog. Kaafah Learning Center: Sulawesi Selatan. From http://repository. id/1639/ Dolong. Tehnik Analisis dalam Komponen Pembelajaran. Jurnal Inspiratif Pendidikan Vol 5 . : 293-300. From file:///C:/Users/User/Downloads/3484 Fince. Ahmad R. dan Yusdin G. Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Penyebab Benda Bergerak di Kelas I SDN Dampala Kec. Bahodopi Kab. Monowari. Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol. : 218-231. From https://media. com/media/publications/137751 Hasan. et al. Media Pembelajaran. Tahta Media Grup: Klaten. From http://eprints. id/20720/1/Media Pembelajaran 2. Copyright . 2022 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 4 November 2022 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Huda. & Noper. Teknik Multimedia dan Animasi. UNP Press: Padang. From https://books. Khairiah. D & Nurul. Metode STEAM pada Pembelajaran di Lembaga PAUD. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Metodologi Penelitian untuk Riset di PGMI dan PIAUD. From https://books. id/books?id Kurnia. Pengaruh Media Gambar terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 di TK Laboratorium FKIP Universitas Riau. Educhild Vol 6 . : 91-99. From https://educhild. Kusuma. Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu Vol 4 . From https://jbasic. org/index. php/basicedu/article/view/753 Mulyana. Tanya Jawab Materi Implementasi Kurikulum merdeka. From https://ainamulyana. Munjiati. Meningkatkan Hasil Belajar PPKn pada Materi Sistem dan Dinamika Demokrasi Pancasila melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Quick on The Draw Kelas XI MAN 1 Banda Aceh. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Vokasi. Vol 2 . : 227-232. From file:///C:/Users/User/Downloads/3605-7980-1-SM. Naifah . Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab. Semarang: Southeast Asian Publishing. 223 From https://books. id/books?id Oktaria. Riswan. & Rusmin. Pengaruh Kreativitas Mengajar Guru terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMAN I Muara Padang Banyuasin Sumatera Selatan. Jurnal Profit Vol 4 . : 145-154. From file:///C:/Users/User/Downloads/5592-12281-1-SM-1. Ratnawulan. E & H. A Rusdiana. Evaluasi Pembelajaran dengan Pendekatan Kurikulum Bandung: Pustaka