Pengembangan AuNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya PENGEMBANGAN AuNAPZA EDU CARDAy SEBAGAI INFORMASI ANCAMAN BAHAYA NARKOBA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 SURABAYA Muhammad Rafi Amrullah Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya 22133@mhs. Muhammad Farid Ilhamuddin Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Surabaya muhammadilhamuddin@unesa. Abstrak Penyalahgunaan narkoba . arkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainny. pada remaja merupakan permasalahan serius yang membutuhkan upaya preventif melalui layanan bimbingan dan konseling dengan strategi yang berbeda serta lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media berbasis website yaitu AuNapza Edu CardAy sebagai informasi ancaman bahaya narkoba pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya serta menguji akseptabilitas media tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Developmen. dengan model Borg & Gall yang disederhanakan oleh tim Puslitjaknov, yang meliputi tahap penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba awal, dan revisi produk. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, calon pengguna praktisi . uru BK), dan siswa perwakilan siswa kelas XI. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket uji validasi yang mencakup aspek kegunaan, kelayakan, ketepatan, dan kepatutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media AuNapza Edu CardAy pada data kuantitatif memperoleh penilaian dengan kategori sangat sesuai dari seluruh validator dan memenuhi kriteria akseptabilitas, sedangan pada data kualitatif disediakan format kosong sebagai saran dan masukan dari validator, dimana dari ahli materi, ahli media, dan calon pengguna praktisi/guru BK memberikan saran, yang kemudian telah dilakukan perbaikan produk oleh peneliti. Dengan demikian, media ini dinilai mampu menyajikan informasi dari fitur mode permainan dan menu materi berkaitan ancaman bahaya narkoba secara interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa, dan dapat dimanfaatkan sebagai media penunjang bagi guru BK saat memberikan layanan, baik bimbingan klasikal maupun kelompok, serta sebagai media informasi yang dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap ancaman bahaya narkoba. Kata Kunci: Pengembangan. Media Berbasis Website. Ancaman Bahaya Narkoba. Abstract Drug abuse . arcotics, psychotropics, and other addictive substance. among adolescents is a serious issue that requires preventive efforts through guidance and counseling services with different and more interactive This study aims to develop a website-based media called AuNapza Edu CardAy as information on the dangers of drugs for 11th-grade students at SMA Negeri 9 Surabaya and to test the acceptability of this media. This study uses the research and development (R&D) method with the Borg & Gall model simplified by the Puslitjaknov team, which includes the stages of research and data collection, planning, development of the preliminary product, initial testing, and product revision. The research subjects consisted of content experts, media experts, prospective practitioner users . uidance and counseling teacher. , and student representatives from the 11th grade. The data collection technique used a questionnaire instrument for validation tests covering aspects of usefulness, feasibility, accuracy, and appropriateness. The research results showed that the media AuNapza Edu CardAy received a rating of very suitable from all validators in the quantitative data and met the acceptability criteria, while in the qualitative data, an empty format was provided for suggestions and input from the validators, where content experts, media experts, and prospective users/practitioner counselors gave suggestions, which were then used by the researcher to improve the product. Thus, this media is considered capable of presenting information from game mode features and material menus related to the dangers of drugs in an interactive. Pengembangan AuNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya engaging, and easily understandable way for students, and can be used as a supporting medium for guidance counselors when providing services, whether in classical or group guidance, as well as an information medium that can enhance students' understanding and awareness of the dangers of drugs. Keywords: Development. Website-Based Media. Drug Threats. mayoritas siswa kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya mengenai dampak, risiko, dan sikap dalam menyikapi pengaruh narkoba masih kurang. Selain itu, guru bimbingan dan konseling juga menyampaikan bahwa jenis layanan yang sering dilaksanakan yaitu bimbingan klasikal di kelas. Sedangkan, untuk metode layanan yang diterapkan yaitu menggunakan metode ceramah, dan power point beserta LCD proyektor sebagai penunjang dalam menyampaikan Sehingga, perlu adanya langkah preventif dari guru bimbingan dan konseling dengan pemberian layanan bimbingan menggunakan metode yang lebih interaktif dan efektif namun tetap bersifat edukatif. Melalui media interaktif mampu menjadi solusi dan penunjang bagi guru BK saat memberikan layanan (Permatasari & Winingsih. Adanya inovasi metode layanan yang berbeda yaitu dengan media informasi website bertujuan agar siswa lebih mudah dalam mengakses karena website mudah untuk dikirimkan melalui platform apa saja. Selain itu, siswa lebih mudah dalam menerima informasi yang disampaikan berkaitan bahaya penggunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya. Nantinya, media website yang akan dikembangkan berupa permainan dengan penyebutan nama AyNapza Edu CardAy, dimana website ini mengadaptasi sebagian kecil konsep dari website Quizizz yang bersifat games edukatif. Media AyNapza Edu CardAy memiliki beberapa fitur utama dan menu. Fitur mode sharpen the brain merupakan permainan dengan jumlah player tidak terbatas dan dapat dimainkan secara multiplayer. Selain itu, terdapat fitur tambahan berupa pilihan poster persuasif agar menarik minat dari pengguna. Isi permainan pada fitur mode sharpen the brain mengadaptasi pada konsep website Quizziz, dimana pada fitur permainan ini terdapat kartu berisi pertanyaan atau studi kasus beserta pilihan jawaban yang telah disediakan oleh sistem. Dalam fitur ini harus ada salah satu pengguna yang dikategorikan sebagai author untuk membuat room contohnya guru, author memiliki akses secara penuh dalam room tersebut, serta dapat menambahkan pertanyaan atau studi kasus tambahan beserta pilihan Kemudian pengguna lain yang dikategorikan sebagai player dapat bergabung ke dalam room dengan memasukkan kode yang didapatkan oleh author. Jumlah player yang dapat mengikuti permainan pada fitur sharpen PENDAHULUAN Peredaraan dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang maupun zat adiktif menjadi masalah klasik yang belum kunjung terselesaikan di Indonesia. Hasil data per bulan Januari hingga November Tahun 2024 menyajikan bahwa kasus pengedaran dan penyalahgunaan narkoba telah mencapai 41. 116 kasus (Goodstats, 2. Sedangkan selama 5 tahun terakhir, 2024 menjadi tahun dengan jumlah kasus narkoba paling besar. Larangan terkait pengedaran dan penyalahgunaan narkoba di Indonesia telah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (Meidil Putra & Wibowo, 2. Remaja menjadi target yang yang sangat mudah dipengaruhi, mulai dari keingintahuan, dorongan dari orang terdekat, rasa putus asa, stres sehingga kondisi psikologis yang terganggu dan belum stabil mempermudah pelaku jaringan narkoba untuk menghasut (Rahmawati et al. , 2. Mudahnya pengaruh narkoba terhadap siswa remaja tidak terlepas dari perkembangan teknologi dan internet yang pesat, bebasnya akses internet memudahkan barang berbahaya tersebut untuk masuk ke Indonesia (Lukman et al. , 2. Kenakalan remaja dan gaya hidup sesuai perkembangan zaman juga menjadi tantangan bagi guru di sekolah. Dalam konteks edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba, informasi secara rinci mengenai jenis narkoba dan cara penggunaan serta dampak yang berbahaya perlu diberikan kepada siswa agar dapat mempertimbangkan efek yang menimpa dirinya jika melakukan hal tersebut. Zaman sekarang yang jauh berbeda, kreativitas dan inovasi guru Bimbingan dan Konseling sangat diperlukan bagi generasi alpha (Anggara & Suherman, 2. Penelitian akan dilaksanakan di SMA Negeri 9 Surabaya, tempat penelitian tersebut dianggap relevan untuk mengembangkan media informasi berupa website karena dari hasil pengumpulan data awal yang peneliti lakukan berupa pengisian angket kebutuhan peserta didik (AKPD) pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya menunjukkan lebih dari 50% siswa masih belum memahami tentang obat-obatan terlarang atau zat adiktif, dampak, resiko, maupun upaya dalam mencegah dan menghindari pengaruh penggunaan narkoba. Hasil dari AKPD tersebut diperkuat dengan hasil wawancara yang telah peneliti lakukan bersama guru bimbingan dan konseling, dimana memang benar bahwa pengetahuan Pengembangan AuNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya the brain tidak terbatas, sehingga apabila diterapkan dalam sistem layanan bimbingan dapat diikuti secara bersamaan dan serentak. Guru sebagai author pada fitur mode sharpen the brain dapat memantau perankingan dan jumlah poin yang didapatkan oleh setiap player, sedangkan untuk player sendiri baru dapat melihat perankingan jika sudah menyelesaikan semua studi kasus yang ada. Dengan sistem jumlah player yang dapat bergabung di fitur sharpen the brain, tentu dapat menjadi solusi bagi guru bimbingan dan konseling jika jam untuk layanan BK sangat sedikit, dikarenakan materi dan pertanyaan telah disediakan oleh sistem. Sehingga, penerapan media AyNapza Edu CardAy dalam pelaksanaan layanan dapat berlangsung secara efektif maupun lebih efisien. Kemudian bagian menu terdapat beberapa pilihan, diantaranya menu bahasa, tentang, panduan, dan materi. Menu bahasa menyediakan pilihan, yaitu bahasa Indonesia dan English agar memperluas jangkauan terhadap Pada menu tentang berisi pengenalan pemilik website sebagai penggagas secara singkat, juga orisinalitas, dan media sosial yang dapat dihubungi. Menu panduan berisi panduan penggunaan website secara Sedangkan, pada menu materi berisi informasi sebagai penunjang bagi pengguna yaitu siswa maupun guru untuk dapat memahami mengenai pengetahuan seputar narkoba secara spesifik, mulai dari definisi, undang-undang narkotika, jenis-jenis narkoba, faktor penyebab narkoba memengaruhi individu, dampak risiko penggunaan, jenis-jenis golongan pada narkoba dari kategori rendah hingga tinggi, serta terdapat strategi dalam mencegah atau menghindari diri dari pengaruh narkoba. Dengan demikian, peneliti mengambil judul AuPengembangan AyNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 SurabayaAy pada penelitian ini. Tujuan dari pengembangan media informasi AyNapza Edu CardAy selain menyampaian informasi yang bersifat edukatif, juga dapat mengasah kemampuan penalaran maupun penyelesaian masalah dari siswa ketika dihadapkan dengan banyak studi kasus sehingga pikiran siswa lebih terbuka terhadap pengaruh dan risiko dari penggunaan narkoba yang sangat berbahaya, kemudian juga melatih daya ingat dan fokus dari siswa. Media AyNapza Edu CardAy berbasis website yang dikemas secara menarik, interaktif, namun tetap bersifat edukatif akan membentuk pola pikir siswa agar terdorong untuk mengikuti layanan dengan sungguhsungguh dan menciptakan suasana pembelajaran yang positif dan menyenangkan. Selain itu, pengembangan AyNapza Edu CardAy ini dapat dijadikan sebagai penunjang guru BK dan sebagai strategi untuk diterapkan dalam pelaksanaan layanan bimbingan, baik klasikal maupun kelompok saat akan memberikan informasi kepada siswa terkait bahaya narkoba. Penelitian pengembangan AuNapza Edu CardAy bertujuan untuk menghasilkan media informasi ancaman bahaya narkoba siswa kelas XI di SMA Negeri 9 Surabaya memenuhi akseptabilitas . spek kelayakan, kegunaan, ketepatan, dan kepatuta. , serta dapat menjadi media penunjang layanan bimbingan bagi guru BK maupun METODE Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan atau istilah lainnya adalah research and development (R&D), yaitu dengan merancang sebuah produk baru sesuai kebutuhan dan prosedur untuk kemudian diuji kelayakan produk tersebut, serta dilakukan evaluasi sebagai penyempurnaan hasil produk sesuai kriteria yang telah ditentukan. Peneliti mengembangkan produk berupa media napza edu card sebagai informasi ancaman bahaya narkoba siswa kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Borg & Gall yang telah disederhanakan oleh tim Puslitjaknov (Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidika. pada tahun 2008, diantaranya meliputi: . Penelitian & Pengumpulan Data, . Perencanaan, . Pengembangan Produk Awal, . Uji Coba Awal, . Revisi Produk (Utami & Ilhamuddin, 2. Peneliti menggunakan model ini karena lebih sistematis dalam menghasilkan media informasi yang layak diterapkan dan melalui serangkaian proses, mulai dari analisis kebutuhan hingga implementasi produk secara terbatas. Jenis penelitian R&D dengan model Borg & Gall juga sangat sesuai untuk menghasilkan media edukatif yang tepat sasaran dan praktis dalam pelaksanaan layanan bimbingan baik klasikal maupun kelompok oleh guru bimbingan dan konseling kepada siswa berkaitan dengan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam konteks narkoba. AyNapza Edu CardAy dikembangkan sebagai media informasi yang lebih interaktif karena dapat membantu siswa untuk memahami informasi seputar narkoba dan mampu berpikir kritis pada studi kasus atau pertanyaan yang ada di dalam kartu. Selain itu, siswa akan diasah keterampilan motoriknya dan tentu lebih menyenangkan sekaligus dapat menunjang guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan bersifat preventif berkaitan bahaya penyalahgunaan narkoba. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket kebutuhan peserta didik (AKPD) serta hasil wawancara dengan guru bimbingan dan konseling, kemudian instrumen validasi oleh ahli materi maupun ahli Penilaian terhadap kelayakan maupun mutu pada media yang dikembangkan dilakukan melalui uji validasi Pengembangan AuNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya oleh ahli materi dan ahli media. Instrumen berupa lembar validasi untuk diuji kepada ahli maupun calon pengguna mencakup aspek kelayakan, kegunaan, ketepatan, dan Data kuantitaif diperoleh dari hasil penilaian uji validitas yang meliputi empat aspek yaitu aspek kegunaan, aspek kelayakan, aspek ketepatan, dan aspek kepatutan (Al IsraAo & Purwoko, 2. Analisis data tersebut menggunakan rumus perhitungan berikut (Arikunto. Ocycu P=Oc ycuycn bagi pengguna agar dapat mengakses website secara penuh, karena pengguna diwajibkan untuk membuat akun terlebih dahulu dengan mengisi email, password, dan username, untuk kemudian login dengan akun yang telah dibuat. Kemudian, terdapat menu bahasa yaitu dengan pilihan bahasa Indonesia dan English. Menu tentang berisi pengenalan pemilik website sebagai penggagas secara singkat, juga orisinalitas, dan media sosial yang dapat Selain itu, terdapat menu panduan berisi panduan penggunaan website secara menyeluruh. Dan menu utama yaitu menu materi sebagai penunjang fitur permainan, dimana dalam materi berisi informasi mengenai definisi narkoba, penjelasan undang-undang yang berlaku, jenis-jenis kategori ataupun contoh narkoba dari yang ringan hingga berat, dampak, faktor penyebab, serta cara pencegahan dan menghindari pengaruh dari lingkungan negatif, dan juga terdapat kalimat di akhir halaman sebagai motivasi. Kemudian terdapat fitur utama permainan yaitu mode sharpen the brain dengan sitem multiplayer untuk mengasah keterampilan otak dan daya ingat siswa sebagai pengguna dari menu materi yang sudah dipahami, dimana fitur permainan tersebut menampilkan dua pilihan pengguna yaitu sebagai author dan player. Author merupakan pengguna contohnya guru, yang memiliki akses secara dalam membuat room dan memilih pertanyaan atau soal yang telah disediakan oleh sistem, namun author juga dapat menambahkan pertanyaan beserta pilihan jawaban Setelah author sudah membuat pertanyaan beserta jawabannya, maka author akan mendapatkan kode room yang dapat dikirimkan kepada player contohnya siswa. Jumlah player tidak terbatas dan harus memasukkan kode terlebih dahulu untuk dapat bergabung ke dalam room. Kemudian ketika permainan sudah dimulai, maka pertanyaan yang sudah disiapkan oleh author akan ditampilkan dalam bentuk kartu berisi pertanyaan tersebut, kartu ditampilkan satu persatu dan akan berganti jika sudah terjawab, setiap kartu pertanyaan terdapat estimasi Setelah sesi permainan tersebut berakhir akan ditampilkan hasil rekap data berupa perankingan berdasarkan skor dan jawaban yang benar maupun salah dari setiap player. Dengan demikian, website ini tidak hanya menyajikan materi sebagai informasi saja, namun juga menyajikan fitur permainan yang dapat mengasah keterampilan pemikiran Sehingga media AuNapza Edu CardAy berbasis website ini dikemas secara menarik dan interaktif. Berikut merupakan hasil desain pengembangan media AuNapza Edu Card. Ay Peneliti telah melakukan uji coba produk terbatas, yaitu penilaian akseptabilitas dari produk yang telah dikembangkan yaitu media AuNapza Edu CardAy mencakup 4 aspek yaitu kelayakan, kegunaan, ketepatan, dan kepatutan. x 100% Keterangan: Ocycu = Angka persentase Oc ycuycn = Jumlah nilai/skor jawaban responden P = Jumlah nilai ideal Berdasarkan pengumpulan data menggunakan instrumen angket akseptabilitas dengan skala penilaian berikut. Tabel 3. 1 Skor Penilaian Jawaban Sangat Sesuai Sesuai Kurang Sesuai Tidak Sesuai Skor Kualitas produk berdasarkan penilaian akan diuraikan dalam bentuk persentase dengan kriteria kevalidan berikut. Tabel 3. 2 Kriteria Kevalidan Persentase 76%-100% 51%-75% 26%-50% 0%-25% Kriteria Kevalidan Sangat Sesuai . idak revis. Sesuai . idak revis. Kurang Sesuai . idak revis. Tidak Sesuai . idak revis. Data kualitatif diperoleh dari saran dan masukan yang diberikan oleh ahli materi, ahli media, dan calon pengguna pada instrumen angket uji validitas produk melalui format kosong sebagai catatan. Hasil dari saran tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kualitas produk yang dikembangkan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Produk yang dikembangkan yaitu media website Au Napza Edu CardAy sebagai informasi ancaman bahaya Komponen yang telah dikembangkan dalam website tersebut diantaranya pada dashboard awal masuk website akan disajikan panduan penggunaan website dan materi agar mempermudah pengguna dalam mengakses website dan memahami informasi maupun pengetahuan berkaitan narkoba lebih awal. menu login yaitu bagian awal Pengembangan AuNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya Dimana dari uji ahli materi memperoleh rata-rata penilaian sebesar 88%, kemudian ahli media sebesar 95%, dari calon pengguna 2 guru BK sebesar 92% dan 100%, serta dari calon pengguna perwakilan 6 siswa sebesar 95% yang menurut Arikunto . kualitas produk dengan persentase validasi tersebut dikategorikan sangat sesuai dan tidak perlu revisi. Selain itu, juga terdapat saran/ masukan dari ahli materi, ahli media, dan calon pengguna yang telah diperbaiki oleh peneliti sesuai masukan tersebut. memotivasi orang agar menunjukkan aksi dan lebih aktif antar anggota dalam kelompok atau lingkup tersebut. Pendapat tersebut diperkuat oleh peneliti Aspahani et al. , bahwa poster merupakan gabungan antara gambar dengan tulisan ringas yang memiliki nilai estetika dan mampu menarik perhatian yang melihat, karena fungsi dari poster sebagai media penyaluran informasi dengan bentuk menarik, berwrna, dan tulisan pesan jelas, serta kekuatan visual yang dramatis pada poster, sehingga dapat menarik Pembahasan Setelah melalui proses perencanaan meliputi perumusan tujuan, perancangan konsep isi maupun desain media, dan penyusunan instrumen penilaian media untuk uji coba awal hingga di tahap pengembangan produk, maka telah dihasilkan produk AyNapza Edu CardAy berbasis website hingga tahap akhir. Media website yang telah AuNapza Edu CardAy yang tekah dikembangkan ini menyajikan fitur mode permainan sebagai fitur utama, yaitu sharpen the brain dengan sistem multiplayer yang dapat digunakan oleh banyak pengguna termasuk siswa sebagai player dan guru sebagai author. Sesuai dengan penelitian Saputra & Subari . , bahwa fitur permainan dengan multiplayer dapat mengubah gaya permainan yang tidak monoton dan membosankan, pengguna dapat merasakan tantangan maupun persaingan dengan pengguna yang lain. Temuan tersebut selaras dengan penelitian lain oleh Randika & Pratiwi . yang mengemukakan, bahwa kelebihan media yang dilengkapi sebuah permainan dapat menjadi strategi dalam mengembangkan keterampilan kognitif maupun kefokusan siswa. Penggunaan media berbasis website yang berisi materi, permainan seperti teka-teki atau studi kasus mampu meningkatkan minat dari siswa untuk mengikuti proses pembelajaran (Ikramina et al. , 2. Temuan tersebut juga sejalan dengan pendapat lain oleh Juliar Fahri et al. bahwa permainan edukatif dapat menjasikan layanan lebih berkualitas dan meningkatkan minat maupun interaksi diantara siswa dan guru. Menurutnya, saat ini media permainan lebih banyak dikemas dalam bentuk digital dan siswa lebih mudah memahami melalui platform internet dibandingkan dari media cetak. Sehingga dengan adanya fitur mode permainan sharpen the brain yang dikonsep secara multiplayer pada media website AuNapza Edu CardAy dapat membentuk suasana layanan yang lebih menyenangkan dan interaktif. Selain itu, juga ditambahkan fitur tambahan yaitu poster yang interaktif berkaitan ancaman bahaya narkoba agar lebih menarik minat siswa dengan visual dan isi dari poster tersebut. Sejalan dengan penelitian oleh Firdani & Hariastuti . yang menyatakan, poster interaktif merupakan media yang didesain dengan visual, warna, maupun pesan dengan tujuan menarik perhatian dan PENUTUP Simpulan Melalui tahapan penelitian dan pengembangan dengan model Borg & Gall yang disederhanakan oleh tim Puslitjaknov menjadi 5 . tahap, media AuNapza Edu CardAy dinilai telah memenuhi akseptabilitas atau kriteria yang meliputi aspek kegunaan, aspek kelayakan, aspek ketepatan, dan aspek kepatutan berdasarkan hasil uji validasi oleh ahli materi, ahli media, dan calon pengguna. Media ini juga dinilai mampu menyajikan informasi ancaman bahaya narkoba dengan adanya fitur permainan dan menu materi yang bersifat interaktif, visual yang menarik namun praktis, dan mudah dipahami oleh calon Sehingga, media website tersebut layak digunakan sebagai media penunjang bagi guru BK dalam melaksanakan layanan bimbingan berkaitan informasi narkoba secara sepsifik, serta dapat menjadi upaya preventif untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan tindakan siswa terhadap ancaman bahaya narkoba. Saran Penelitian pengembangan ini menghasilkan media website AuNapza Edu CardAy sebagai informasi ancaman bahaya narkoba pada siswa kelas XI di SMA Negeri 9 Surabaya, maka peneliti memberikan saran sebagai berikut. Bagi Guru Bimbingan dan Konseling Guru Bimbingan dan Konseling diharapkan dapat memanfaatkan media AuNapza Edu CardAy sebagai penunjang layanan yang inovatif dan interaktif dalam pelaksanaan layanan bimbingan klasikal maupun kelompok, khususnya terkait edukasi ancaman dan bahaya narkoba. Guru BK juga disarankan untuk menyesuaikan penggunaan media dengan karakteristik dan kebutuhan siswa agar penyampaian informasi dapat berjalan lebih efektif dan bermakna. Bagi Peneliti Selanjutnya Penelitian pengembangan media hingga uji coba awal dan revisi produk saja untuk memenuhi akseptabilitas . spek kelayakan, kegunaan, ketepatan, dan kepatuta. Pengembangan AuNapza Edu CardAy Sebagai Informasi Ancaman Bahaya Narkoba Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Surabaya Sehingga diharapkan peneliti selanjutnya dapat melaksanakan pengembangan media yang serupa dengan meliputi 10 tahapan pada model Borg & Gall. Pengembangan AuNapza Edu CardAy menggunakan pihak ketiga dalam perancangan website, sehingga memerlukan biaya dan perlu membayar baiaya langganan di setiap bulannya. Sehingga, perlu mempertimbangkan ketika akan mengembangkan sebuah website. Pengembangan media berbasis website dengan topik yang serupa diharapkan dapat menambahkan fitur maupun cakupan materi yang lebih luas dan beragam, serta desain yang lebih menarik. Borg. , & Gall. Educational Research (Fourth Editio. Longman Inc. Firdani. , & Hariastuti. Pengembangan Media Poster Interaktif Bimbingan dan Konseling Karier Berbasis Website untuk Informasi Studi Lanjut di Kelas IX SMP Negeri 3 Kota Mojokerto. https://goodstats. id/article/polri-tindak-41116-kasusnarkoba-hingga-november-2024-k0YPw, pada 27 Desember 2024 Ikramina. Sukmawati. Purba. Wiranda. DAFTAR PUSTAKA