P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 Volume 13. Nomor 2. Mei 2022 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA REDAKSI Penanggung jawab : Dr. Munawaroh. Kes Dr. Heny Sulistyowati. Hum Dr. Nurwiani. Dr. Nanik Sri Setyani. Redaksi: Ketua Sekretaris Reviewer : Ir. Slamet Boediono. Si. : Dr. Abd. Rozak. Pd. Safiil Maarif. : Dr. Wiwin Sri Hidayati. Pd ( Bidang Pendidikan Matematik. Nahlia Rahmawati. Si (Bidang Matematik. Mitra Bestari Dr. Warly. Pd (Universitas Ronggolawe Tuba. Dr. Iis Holisin. Pd (Universitas Muhammadiyah Surabay. Penerbit : Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Jombang Alamat : Program Studi Pendidikan Matematika Kampus STKIP PGRI Jombang Jln. Pattimura i/20 Jombang. Telp : . 861319 stkipjb@gmail. PENGANTAR REDAKSI Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menerbitkan jurnal AueduMATHAy volume 13 Nomor 2 edisi Mei 2022. Penerbitan jurnal AueduMATHAy ini untuk memfasilitasi dosen program studi pendidikan mempublikasikan hasil karya yang dihasilkan. Jurnal ini berisikan tentang artikel yang membahas tentang matematika dan pendidikan matematika. Kami menyadari bahwa jurnal AueduMATHAy ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat konstruktif selalu kami harapkan demi kesempurnaan jurnal ini. Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada Mitra Bestari dan semua pihak yang telah berperan serta dalam penerbitan jurnal AueduMATHAy ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 DAFTAR ISI ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 2 PATAMPANUA DALAM PEMBELAJARAN LURING SELAMA PANDEMIK COVID-19 yasyayayayaoyayyayauyauyaoya , yaAyayayaoya yaeyayauyauyaya, yaUyayayaoyayaya yc 1,2,3 Program Studi Tadris Matematika. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare 1Ae6 PENGARUH PENGGUNAAN HANDPHONE TERHADAP MINAT SISWA DALAM BELAJAR MATEMATIKA DI UPTD SMP NEGERI 1 BARRU yasyaoyayayyao yaeyaoyayaya ya , yacyayayayaoya yaEyayayayayya ya , yaNyaoyayayayaoya yaNyayayaoyayaoyaya yc 1,2,3 Program Studi Tadris Matematika. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare 7 - 15 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII UPTD SMP NEGERI 23 BARRU yaeyayauyayaoya , yacyayayayaoya yaEyayayayayya ya , yaNyaoyayayayaoya yaNyayayaoyayaoyaya yc 1,2,3 Program Studi Tadris Matematika. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare 16 - 21 ANALISIS KEMAMPUAN SISWA SMK DALAM MENYELESAIKAN MASALAH REVERSIBLE MATERI FUNGSI yaeyayaoyayayayaoyayayau yaUyaoyaAyayauyaoyaya, yaAyayao yasyayaya yaIyayayayaoyayaya Program Studi Pendidikan Matematika. STKIP PGRI JOMBANG 22 - 28 PENGARUH TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DAN PARTISIPASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS VII DI SMPN 1 GUDO yacyayayaya yaAyayayayaya yaayayayayaoyayayayayayayaoyaya , yaIyaoyayauyayayayaoya yacyaoyayayaoyaya Program Studi Pendidikan Matematika. STKIP PGRI JOMBANG 29 - 36 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK(PMR) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA yaeyayaoyayayayau yacyayayayayayaya , yacyayayao yasyayayayayauyauyaoyaya, yacyayayaya yaIyayauyayayayaoyayayayc Program Studi Pendidikan Matematika. STKIP PGRI JOMBANG 37 - 44 PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS XI SMAN 1 KANDANGAN PADA MATERI MATRIKS yacyayayaya yaIyaoyayayaoyayyayayao yaCyayayayao yacyaoyaya yaayayayaya MTs Nurul Huda Kasembon 45 - 50 KETENTUAN PENULISAN Artikel yang dimuat dalam jurnal meliputi naskah tentang hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan tinjauan kepustakaan tentang pendidikan Matematika atau matematika Naskah belum diterbitkan dalam jurnal dan media cetak lain. Naskah merupakan karya orisinal, bebas dari plagiasi dan mengikuti etika penulisan. Segala sesuatu yang menyangkut perijinan pengutipan, penggunaan softwere untuk pembuatan naskah atau ihwal lain yang terkait dengan HAKI yang dilakukan oleh penulis artikel, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya menjadi tanggung jawab penulis naskah. Semua naskah ditelaah oleh mitra bestari yang ditunjuk oleh penyunting menurut bidang Penulis diberikan kesempatan untk melakukan revisi naskah atas dasar saran dari mitra bestari atau penyunting. Kepastian pemuatan naskah atau penolakan akan diberitahukan secara tertulis. Ketentuan penulisan naskah: Naskah ditulis dengan 1. 5 spasi, kertas A4, panjang 10-20 halaman. Berkas naskah ditulis dalam microsoft word, dan diserahkan melalui Sistimatika penulisan : Hasil penelitian . Judul. Nama penulis. Abstrak. Kata kunci. Pendahuluan. Metode . Hasil penelitian. Pembahasan. Simpulan dan saran. Daftar Hasil non penelitian . Judul. Nama penulis. Abstrak. Kata kunci. Pendahuluan. Bahasan Utama. Penutup atau Simpulan. Daftar rujukan P-ISSN 2337-7682 E-ISSN 2722 1687 EduMath Volume 13 Nomor 2. Mei 2022 Halaman 29- 36 PENGARUH TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DAN PARTISIPASI TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA KELAS VII DI SMPN 1 GUDO yacyayayaya yaAyayayayaya yaayayayayaoyayayayayayayaoyaya , yaIyaoyayauyayayayaoya yacyaoyayayaoyaya Program Studi Pendidikan Matematika. STKIP PGRI JOMBANG 260499@gmail. com , . stkipjb@gmail. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kecerdasan emosional (EQ) dan partisipasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode ex post facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo dengan jumlah 256 siswa. Dari jumlah populasi tersebut diambil sampel menjadi 72 siswa perwakilan dari kelas VII A,B,C,D,E,F,G,H untuk mengisi kuisioner kecerdasan emosional (EQ) dan kuisioner partisipasi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa nilai signifikasi uji regresi sederhana variabel kecerdasan emosional . cya ) terhadap prestasi belajar . eA) menunjukkan nilai sebesar ya, yiyeya > yu, maka dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional . cya ) tidak signifikan mempengaruhi prestasi belajar matematika . eA). Nilai signifikasi uji regresi sederhana variabel partisipasi . cya ) terhadap prestasi belajar . eA) menunjukkan nilai sig. sebesar ya, yayeya > yu, maka dapat disimpulkan bahwa partisipasi . cya ) tidak signifikan mempengaruhi prestasi belajar matematika . eA). Hasil uji regresi ganda bahwa nilai signifikansi menunjukkan sebesar ya, yaycy > yu, maka maka dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional . cya ) dan partisipasi . cya ) tidak signifikan mempengaruhi prestasi belajar matematika . eA). Dari hasil penelitian diketahui bahwa tidak ada pengaruh tingkat kecerdasan emosional dan partisipasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo, pada penelitian ini penulis memiliki keterbatasan karena penelitian dilakukan secara daring, kurang mendalamnya pembuatan pernyataan-peryataan pada kuisioner mengenai kecerdasan emosional dan partisipasi yang sesuai dengan pembelajaran daring, selain faktor yang diteliti masih terdapat variabel bebas lain yang mampu menjelaskan dan kemungkinan memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar. Karena itu dalam penelitian selajutnya disarankan untuk meneliti variabel bebas lain yang kemungkinan memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar. Kata kunci: Kecerdasan Emosional. Partisipasi. Prestasi Belajar PENDAHULUAN Matematika merupakan mata pelajaran sehingga dalam memahami dan menyelesaikan yang berasal dari konsep-konsep abstrak yang masalah matematika membutuhkan kosentrasi, dikembangkan menurut aturan yang logis. kesabaran dan ketelitian. Untuk mengelola Masalah-masalah kosentrasi, kesabaran dan ketelitian dibutuhkan matematika membutuhkan tahap penyelesaian motivasi dan pengelolaan emosi yang kuat, yang sistematis serta menuntut siswa untuk sehingga siswa tidak mudah putus asa dan menggunakan logika dalam penyelesaiannya, menyerah ketika belum dapat menemukan jawaban penyelesaian dengan tepat (Setyawan dan Simbolon, 2018:. Perbedaanya Matematika merupakan salah satu dari rata-rata kemampuan-kemampuan yang di sini disebut sekian banyak mata pelajaran yang disajikan. Dengan adanya mata pelajaran matematika pengendalian diri, semangat dan ketekunan, diharapkan tiga ranah kebutuhan peserta didik serta mampu untuk memotivasi diri sendiri (Goleman,2. Menurut Goleman . psikomotor, namun pada realisasi di lapangan mendefinisikan AuKecerdasan emosional adalah menunjukkan hasil yang kurang memuaskan baik dalam proses maupun hasil pembelajaran Pada proses belajar mengajar di sekolah sering ditemukan siswa yang tidak dapat dorongan hati dan tidak melebih-lebihkan meraih prestasi belajar yang setara dengan kemampuan inteligensinya. Ada siswa yang menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan mempunyai kemampuan kemampuan berpikir. berempati dan berdoaAy. tetapi memperoleh prestasi belajar yang relatif Pendidikan di sekolah bukan hanya rendah, namun ada siswa yang walaupun perlu mengembangkan rational intelligence kemampuan inteligensinya relatif rendah, dapat meraih prestasi belajar yang relatif tinggi. Itu dipahami siswa saja, melainkan juga perlu sebabnya taraf inteligensi bukan merupakan mengembangkan emotional intelligence siswa . satu-satunya Memang harus diakui bahwa mereka yang keberhasilan seseorang, karena ada faktor lain yang mempengaruhi. IQ menyumbangkan kira-kira 20 persen kesulitan, bahkan mungkin tidak mampu bagi faktor-faktor yang menentukan sukses mengikuti pendidikan formal yang seharusnya dalam hidup, maka yang 80 persen diisi oleh sesuai dengan usia mereka. Namun fenomena kekuatan Ae kekuatan lain. Seorang pengamat yang ada menunjukan bahwa tidak sedikit menyatakan. AuStatus akhir seseorang dalam orang dengan IQ tinggi yang berprestasi masyarakat pada umumnya ditentukan oleh rendah, dan ada banyak orang dengan IQ faktor-faktor bukan IQ, melainkan oleh kelas sedang yang dapat sosial hingga nasib baik. Ay (Goleman, 2001:. belajar orang dengan IQ tinggi. Hal ini Faktor manakah yang lebih berperan, misalnya, menunjukan bahwa IQ tidak selalu dapat kapan orang ber-IQ tinggi gagal dan orang ber- memperkirakan prestasi belajar seseorang. mengungguli prestasi Partisipasi siswa adalah keikutsertaan partisipasi siswa, sehingga mereka akan aman siswa secara aktif dalam proses belajar dan menjadi pribadi yang baik di masa depan. mengajar di kelas. Partisipasi tersebut dapat Bimbingan dan dampingan dari guru maupun ditunjukkan dengan aktif mengikuti pelajaran, orang tua ketika belajar adalah peran yang sangat penting untuk siswa SMP. Dari latar belakang di atas penulis melalukan penelitian mengerjakan dan mengumpulkan tugas. Proses yang dituangkan dalam skripsi yang berjudul belajar akan berlangsung dengan baik apabila AuPengaruh Kecerdasan Emosional (EQ) dan siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran. Partisipasi Partisipasi Matematika kelas VII di SMPN 1 GudoAy Terhadap Prestasi Belajar berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. Apabila partisipasi belajar siswa meningkat METODE PENELITIAN maka prestasi belajar siswa dalam matematika Penelitian ini merupakan penelitian serta pelajaran lain juga meningkat begitu kuantitatif dengan metode ex post facto. sebaliknya, apabila partisipasi belajar menurun Menurut Sukardi . penelitian ex post maka prestasi belajar siswa dalam matematika facto merupakan penelitian di mana variabel- serta pelajaran lain juga menurun. Menurut variabel bebas telah terjadi ketika peneliti Taniredja dalam Khodijah dkk, . 6 : . mulai dengan pengamatan variabel terkait partisipasi siswa adalah penyertaan mental dan dalam suatu penelitian. Populasi penelitian ini emosi siswa dalam situasi kelompok yang adalah serluruh siswa kelas VII SMPN 1 Gudo. mendorong siswa untuk mengembangkan daya Dalam penelitian ini sampel yang diambil pikir dan perasaan bagi siswa tercapainya hasil adalah 72 siswa dengan menggunakan teknik belajar yang memuaskan. sampel random. Teknik pengumpulan data Siswa SMP adalah siswa yang dimana menggunakan metode kuisioner dan metode kondisi emosi dalam diri mulai meluap-luap dan sering kali bertindak sesuka hati. Cara digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar berfikir siswa SMP masih dalam keadaan labil kuisioner kecerdasan emosional dan lembar dan tidak stabil berbeda dengan siswa SMA kuisioner partisipasi serta dokumentasi nilai mereka sudah bisa mengontrol emosi serta rapot semester ganjil. Siswa diberi kesempatan kesadaran partisipasi yang baik di dalam kelas untuk mengisi kuisioner yang dibagikan oleh waktu pembelajaran berlangsung. Siswa SMP peneliti melalui google form. masih membutuhkan dampingan dari orang tua Teknik analisis data dalam penelitian maupun guru untuk mengarahkan emosi serta ini ada dua yaitu uji asumsi kalasik dan uji hipotesis. Uji asumsi klasik terdiri dari uji Data hasil kuisioner kecerdasan emosional di normalitas yaitu untuk mengetahui apakah analisis deskripsi mendapatkan hasil sebagai sampel berdistribusi normal atau tidak dengan berikut: nilai minimal 87 . nilai maksimal 129 menggunakan uji Kolmogorov Ae Smirnov, uji rata-rata 106,60 . nilai tengah 105 . linierutas yaitu untuk mengetahui variabel yang sering muncul 105 . dan simpangan baku bebas dan variabel terikat memiliki hubungan 8,999 . Berdasarkan hasil tingkat Kecerdasan yang linier atau tidak dengan menggunakan uji Emosional tersebut maka dapat dijabarkan dalam interval sebagai berikut: Tabel 1. Kategorisasi Kecerdasan Emosional KECERDASAN EMOSIONAL Kelas Interval Frekuensi Presentase Kategori Baik Sekali ycu Ou 120,1 Baik 111,1 < ycu O 120,1 12 Sedang 102,1 < ycu O 111,1 30 Kurang 93,1 < ycu O 102,1 19 ycu < 93,1 Kurang Sekali Total apakah model regresi yang ditemukan adanya korelasi antarvariabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel bebas, uji heteroskedastiditas atau homokesdaatiditas yaitu untuk menguji Berdasarkan apakah apakah sebuah grup . ata kategor. Data hasil kuisioner partisipasi di antara anggota grup tersebut. Uji hipotesis analisis deskripsi mendapatkan hasil sebagai dilakukan untuk mengetahui apakah hipotesis berikut: nilai minimal 55 . nilai maksimal 95 . yang telah diajukan diterima atau tidak. Uji rata-rata 106,60. mempunyai varians yang sama di kategori sedang dengan pertimbangan nilai anggota grup tersebut apakah sebuah grup . ata kecerdasan emosional siswa berada pada mempunyai varians yang sama di antara rata-rata 73,81 . nilai tengah 74 . nilai yang sering muncul 70 . dan simpangan baku 7,608 sederhana, analisis regresi ganda dan koefisien Berdasarkan hasil Partisipasi tersebut maka HASIL PENELITIAN DAN Tabel 2. Kategorisasi Partisipasi PARTISIPASI PEMBAHASAN Sebelum Kelas Interval ycu Ou 85,2 77,6 < ycu O 85,2 70 < ycu O 77,6 62,4 < ycu O 70 ycu < 62,4 Total intrumen kuisioner tersebut divalidasi oleh validator ahli yaitu guru bimbingan konseling SMPN 1 Gudo. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan analisis deskriptif. Frekuensi Presentase Kategori Baik Sekali Baik Sedang Kurang Kurang Sekali maka 0,05 maka hipotesis yang menyatakan partisipasi siswa berada pada kategori sedang sampel berdasarkan dari populasi yang dengan pertimbangan nilai rata-rata 73,81. berdistribusi normal diterima. Berdasarkan Data hasil dokumentasi prestasi belajar Uji Linieritas di analisis deskripsi mendapatkan hasil sebagai Pengujian linieritas menggunakan uji scater berikut: nilai minimal 68 . nilai maksimal 93 . plot atau diagram pencar. rata-rata 75,99 . nilai tengah 75 . nilai yang sering muncul 70 . dan simpangan baku 5,638 Berdasarkan hasil Partisipasi tersebut maka Gambar 1. Hasil Uji Linieritas Kecerdasan Emosional Terhadap Prestasi Belajar Tabel 3. Kategorisasi Prestasi Belajar PRESTASI BELAJAR Kelas Interval ycu Ou 84,4 78,8 < ycu O 84,4 73,2 < ycu O 78,8 67,6 < ycu O 73,2 ycu < 67,6 Total Frekuensi Presentase Kategori Baik Sekali Baik Sedang Kurang Kurang Sekali Gambar 2. Hasil Uji Linieritas Partisipasi Terhadap Prestasi Belajar Berdasarkan data di atas maka prestasi belajar Berdasarkan kedua diagram pencar di atas siswa berada pada kategori sedang dengan diperoleh hasil bahwa jika sebaran data pertimbangan nilai rata-rata 75,99. berada mulai dari kiri bawah lurus ke arah Hasil pengujian asumsi klasik dan kanan atas maka dapat dikatakan data pengujian hipotesis diperoleh sebagai berikut: membentuk garis linier, sehingga dapat Uji Normalitas Pengujian disimpulkan bahwa hubungan antara dua menggunakan uji variabel adalah linier. Kolmogorov-Smirnov. Kriteria menerima Uji Multikolinieritas hipotesis apabila Asymp. Sig lebih besar dari 0,05, apabila tidak memenuhi kriteria Uji multikolinieritas dapat dilakukan dengan tersebut maka hipotesis ditolak. Berdasarkan mencari tolerance value atau VIF . arians hasil pengujian diperoleh harga Asymp. Sig inflation facto. Apabila batas tolerance dari variabel kecerdasan emosional adalah value lebih dari 0,10 maka tidak terjadi 0,119. Asymp. Sig dari variabel partisipasi Adapun batas VIF adalah adalah 0,972, dan Asymp. Sig dari variabel 10, apabila nilai VIF kurang dari 10 maka prestasi belajar adalah 0,246. Harga Asymp. tidak terjadi multikolinieritas. Hasil uji Sig dari variabel semuanya lebih besar dari ycycuycoyceycycaycuycayce ycycaycoycyce > 0,10 dan nilai ycOyaya < Hipotesis pertama yaitu Pengaruh Tingkat 10 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak Kecerdasan terjadi multikolinieritas. Prestasi Uji Heteroskedastiditas Emosional Belajar . cU1 ) Matematika . cU). Berdasarkan hasil output SPSS diperoleh Homokedastiditas nilai ycIycnyci = 0. 642, hal ini berarti ycIycnyci > yu Dasar analisis pada uji heteroskedastiditas sehingga dapat disimpulkan bahwa Tingkat adalah memakai metode grafik dengan Kecerdasan Emosional . cU1 ) tidak signifikan melihat ada atau tidaknya pola tertentu pada mempengaruhi Prestasi Belajar Matematika scatterplot dari variabel terikat. Jika ada . cU) siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo. Jadi, hipotesis pertama penelitian ini ditolak. titik-titik membentuk pola tertentu yang teratur Selanjutnya. Hipotesis kedua yaitu Pengaruh . Partisipasi . cU2 ) terhadap Prestasi Belajar menyempi. , maka mengindikasikan telah Matematika . cU). Berdasarkan hasil output terjadi heteroskedastiditas. SPSS diperoleh nilai ycIycnyci = 0. 052, hal ini berarti ycIycnyci > yu sehingga dapat disimpulkan bahwa Partisipasi . cU2 ) tidak signifikan mempengaruhi Prestasi Belajar Matematika . cU) siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo. Jadi, hipotesis kedua penelitian ini ditolak. Gambar 3. Hasil Uji Heteroskedastiditas Regresi Ganda Berdasarkan hasil di atas diketahui bahwa Regresi ganda digunakan untuk menguji titik-titik data menyebar di atas dan di hipotesis ketiga yaitu Pengaruh Tingkat bawah atau di sekitar angka 0 dan titik-titik Kecerdasan Emosional . cU1 ) dan Partisipasi data tidak membentuk pola bergelombang, . cU2 ) terhadap Prestasi Belajar Matematika melebar kemudian menyempit sehingga . cU). Kriteria dapat disimpulkan bahwa data tidak terjadi ycIycnyci > yu. Berdasarkan hasil output SPSS heteroskedastiditas dan model regresi yang diperoleh nilai ycIycnyci = 0. 139, hal ini berarti baik dapat terpenuhi. ycIycnyci > yu sehingga dapat disimpulkan bahwa Tingkat kecerdasan Emosional . cU1 ) dan Regresi Sederhana Partisipasi Regresi sederhana digunakan untuk menguji hipotesis pertama dan kedua. ya0 penolakan ya0 apabila nilai . cU2 ) mempengaruhi Prestasi Belajar Matematika Kriteria . cU) siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo. Jadi, ycIycnyci > yu. hipotesis ketiga penelitian ini ditolak. Koefisien Determinasi mempengaruji belajar dan prestasi belajar Koefisien deternimasi adalah nilai yang dapat digolongkan menjadi dua bagian, yaitu digunakan untuk mengetahui seberapa besar faktor internal dan faktor eksternal. Faktor variabel bebas dalam member kontribusi internal dibagi menjadi dua kelompok yaitu terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil faktor fisiologis dan faktor psikologis. Faktor Koefisien fisiologis adalah faktor yang berhubungan determinasi yang diperoleh adalah 0,056, dengan kesehatan badan dan pancaindra. SPSS ,056 y 100%) = 5,6% Faktor SMPN 1 Gudo ditentukan oleh tingkat eksternal antara lain lingkungan keluarga, turunnya prestasi belajar matematika di Faktor sedangkan sisanya 94,4% ditentukan oleh lingkungan masyarakat. Faktor lingkungan faktor atau variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. keluarga, pendidikan orang tua, dan perhatian orang tua. Faktor lingkungan sekolah seperti sarana dan prasarana, kompetensi guru dan PEMBAHASAN Harga koefisien determinasi . cI2 ) yang siswa, dan kurikulum serta cara mengajar. diperoleh adalah 0,056, artinya . ,056 y Faktor lingkungan masyarakat seperti sosial 100%) = 5,6% naik-turunya prestasi belajar budaya dan partisipasi terhadap pendidikan. matematika kelas VII di SMPN 1 Gudo Faktor ditentukan oleh tingkat kecerdasan emosional penolakan hipotesis dalam penelitian ini adalah dan partisipasi sedangkan sisanya 94,4% ditentukan oleh faktor atau variabel lain yang tidak dikaji dalam penelitian ini. Faktor kecerdasan emosional dan partisipasi yang tersebut dapat berupa faktor internal . ang sesuai dengan pembelajaran daring, pengisian berasal dari dalam diri individ. atau faktor kuisioner yang dilakukan secara daring karena eksternal . ang berasal dari luar diri individ. kondisi pandemi tidak memungkinkan untuk Hal tersebut menunjukkan bahwa kecerdasan melakukan pengisian kuisioner secara tatap emosional dan partisipasi tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa. membaca dan menjawab pernyataan pada pernyataan-peryataan ketelitian siswa Banyak faktor yang menyebabkan hal kuisioner, kesalahan pemilihan waktu pada saat itu terjadi, seperti menurut Monica . 9, 30- memberikan link kuisioner yaitu bersamaan . , secara garis besar faktor-faktor yang dengan kemungkinan memiliki pengaruh terhadap prestasi belajar. PENUTUP Berdasarkan DAFTAR PUSTAKA Goleman. Kecerdasan Emosional. Mengapa EI Lebih Penting Daripada IQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. dikemukakan pada bab sebelumnya, dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Tidak ada pengaruh kecerdasan emosional Khodijah. N, dkk . Upaya Meningkatkan Partisipasi Dan Hasil Beljar Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share. Jurnal Edufisika Vol 1. terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo. Hal ini dibuktikan dengan nilai sigifikansi 0,651 > yu dengan koefisien regresi sebesar Oe0,033. Monica. Lia. Kontribusi Tingkat Kecerdasan Emosional (EQ) dan Partisipasi Terhadap Hasil Belajar Penjasorkes SMPN 1 Gudo. Jombang. Indonesia: STKIP PGRI Jombang. Tidak ada pengaruh partisipasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMPN 1 Gudo. Hal ini dibuktikan dengan nilai sigifikansi 0,055 > yu dengan koefisien Setyawan. ,dan Simbolon. Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Smk Kansai Pekanbaru. Jppm Vol 11 No 1. regresi sebesar 0,169. Tidak ada pengaruh kecerdasan emosional dan partisipasi terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VII di SMPN 1 Sukardi. Metodologi Penelitian Pendidikan Kompetensi Praktiknya. Jakarta: PT Bumi Aksara. Gudo. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji regresi ganda bahwa nilai signifikansi menunjukkan sebesar 0,139 > yu. Saran