DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Konservatisme Akuntansi: Analisis Likuiditas. Leverage. Growth Opportunity dan Kepemilikan Institusional Maryati Rahayu, 2Jayanti Apri Emarawati Fakutas Ekonomi dan Bisnis Universitas Persada Indonesia YAI E-mail: 1maryati. rahayu@upi-yai. id, 2jayanti. apri@upi-yai. ABSTRAK Konservatisme akuntansi dipandang sebagai mekanisme penting dalam menjaga kualitas laporan Terpilihnya 11 emiten Pharmaceutical yang tercatat di BEI 2020-2024, dengan purposive sampling menggunakan Eviews12 untuk pengujian. Hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh positif DER terhadap konservatisme akuntansi, sedangkan growth opportunity berpengaruh negatif. Sementara itu. CR dan kepemilikan institusional tidak terbukti memengaruhi konservatisme akuntansi. Leverage (DER) merupakan variabel yang dominan memengaruhi konservatisme akuntansi dengan nilai koefisien 0,026593. Hasil uji F menunjukkan semua variabel eksogen memengaruhi konservatisme akuntansi secara bersama-sama. Kata kunci : konservatisme akuntansi, likuiditas, leverage, growth opportunity, kepemilikan institusional ABSTRACT Accounting conservatism is regarded as an important mechanism in maintaining the quality of financial statements. A total of 11 issuers in the Pharmaceutical sector listed on the Indonesia Stock Exchange during 2020Ae2024 were selected through purposive sampling, with testing conducted using Eviews 12. The test results show a positive effect of DER on accounting conservatism, while growth opportunity has a negative effect. Meanwhile. CR and institutional ownership were not proven to influence accounting conservatism. Leverage (DER) is the dominant variable affecting accounting conservatism, with a coefficient value of 0. Furthermore, the F-test results show that all exogenous variables jointly affect accounting conservatism. Keyword : accounting conservatism, liquidity, leverage, growth opportunity, institutional PENDAHULUAN Melalui pengelolaan sumber daya perusahaan sebagai bentuk tanggung jawabnya. Dikatakan dalam (Ikatan Akuntan Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 Indonesia, 2. , laporan keuangan penting yang membantu pengguna dalam proses pengambilan keputusan ekonomi. Konservatisme termasuk prinsip akuntansi yang penting. Konservatisme adalah sikap hati-hati dalam menghadapi P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. ketidakpastian dan risiko agar keduanya perusahaan, (Islami et al. , 2. Prinsip konservatisme sering dikaitkan dengan memengaruhi laba yang ditampilkan dalam laporan keuangan. Dengan diberlakukannya IFRS di Indonesia sejak 2012, prinsip konservatisme kemudian dikenal sebagai istilah prudence, (Edison et al. , 2. Perusahaan dibidang produksi, pengembangan, dan distribusi obat-obatan, baik yang berbahan kimia maupun herbal. Salah satu perusahan farmasi Kimia Farma (KAEF) pada April 2020, nilai piutang dari pemerintah tercatat sekitar Rp 1,13 triliun, menandai beban piutang yang cukup besar ( https://market. PT Kimia Farma Tbk (KAEF) pada 3 Juli 2025 kembali menerbitkan Laporan Keuangan Konsolidasian tahun buku 2023. Langkah ini dilakukan setelah KAP Kreston Indonesia menelaah laporan sebelumnya dan menyarankan penyesuaian pada sejumlah akun material di perusahaan induk maupun anak agar sesuai dengan . ttps://wartaekonomi. Berikut rata-rata konservatisme akuntansi pada perusahaan Gambar 1. Rata-rata Konservatisme Akuntansi Perusahaan Pharmaceutical Sumber: Diolah penulis . Hasil pengamatan mengindikasikan perusahaan berfluktuasi antara 2020Ae Nilai terendah terlihat pada 2022 dengan kecenderungan lebih agresif, sedangkan 2023 menjadi periode dengan konservatisme tertinggi. Pergeseran ini diduga dipengaruhi aspek internal . eraturan, situasi pasar, dan tekanan dari pihak kreditur atau investo. Liquidity is an indicator that reflects how well a company can meet its immediate financial commitments, (C. Kurniawan & Mulyani, 2. Tingginya menimbulkan biaya politik seperti pajak atau tuntutan karyawan. Karena itu, konservatisme akuntansi untuk menekan laba agar biaya politik tidak meningkat serta menghindari konflik dengan kreditur maupun pemilik. Seperti yang dikatakan (Islami et al. , 2. berpengaruh terhadap konservatisme Berbeda (Noviyanti & Agustina, 2. , liquidity, does not affect accounting conservatism. According to agency theory, a corporation will increasingly follow a conservative approach if it has a large level of debt, (Yuliarti & Yanto, 2. Tingginya utang membuat perusahaan harus menanggung kewajiban bunga dan pengembalian dana. Akibat adanya risiko default maupun desakan dari kreditur, perusahaan cenderung bertindak penuh kehati-hatian dalam penyajian pendapatan dan biaya, sehingga sehingga mendorong penerapan prinsip konservatisme. Seperti yang dikemukakan (Oktana et al. , 2. bahwa leverage berdampak positif pada konservatisme akuntansi. Sedangkan (Rafida & Pratami, 2. leverage konservatisme akuntansi. Perusahaan opportunity tinggi membutuhkan dana Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. besar untuk investasi, sehingga manajer cenderung menerapkan konservatisme akuntansi agar pembiayaan investasi terpenuhi, (Indraswari et al. , 2. Namun (Y. Kurniawan et al. , 2. berkembang di masa depan menerapkan konservatisme akuntansi. Laporan cenderung disajikan secara konservatif ketika proporsi kepemilikan saham institusional relatif tinggi. Meningkatnya porsi kepemilikan institusional akan memperkuat fungsi monitoring eksternal terhadap aktivitas perusahaan. Seperti yang dituliskan (Srimindarti & Larasati, 2. tingkat kepemilikan institusional Lain lagi yang dituliskan (Nufus, 2. kepemilikan institusional penerapan konservatisme akuntansi. LANDASAN TEORI Signaling Theory Michael Spence pertama kali mengemukakan gagasan tersebut dalam sebuah artikel tahun 1973 berjudul "Job Market Signaling". The connection between the theory of signaling and accounting conservatism is that when businesses apply the principle of conservatism, it will aid investors in making decisions by reducing the earnings management practices that managers typically employ on financial This way, the information in financial reports that adhere to the principle of conservatism will reflect the company's actual performance, (C. Kurniawan & Mulyani, 2. Agency Theory Teori keagenan yang diperkenalkan (Jensen & Meckling, 1. , menguraikan hubungan kontraktual antara prinsipal dan Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 melaksanakan pekerjaan tertentu untuk kepentingan prinsipal, dan karenanya memperoleh otoritas dari prinsipal. Secara ketidaksejajaran kepentingan antara pemegang saham sebagai pemilik dengan manajemen sebagai agen. Kemudian timbulnya asimetri informasi, dimana agen berada pada posisi informasi yang lebih dominan dibandingkan prinsipal. Teori Akuntansi Positif Disampaikan oleh Watts dan Zimmerman . , teori akuntansi positif berbeda dari teori normatif yang bersifat preskriptif . emberi petunjuk tentang apa yang seharusnya dilakuka. , karena teori ini bersifat deskriptif dan Dalam (Rafida & Pratami, 2. berupaya memaksimalkan kepentingan pribadi, alasan perusahaan menekan biaya kontrak, serta pemilihan kebijakan akuntansi untuk meningkatkan efisiensi. Laporan Keuangan Laporan mengkomunikasikan kondisi dan kinerja keuangan entitas kepada pihak di luar entitas (Kieso et al. , 2. (Ikatan Akuntan Indonesia. Mendeskripsikan financial report mencakup : Laporan posisi keuangan. Laporan laba rugi dan komprehensif lain. Laporan perubahan Laporan arus kas. Catatan atas laporan keuangan. informasi komparatif. Konservatisme Akuntansi The necessary to distinguish between profits and losses is known as conservatism. the most extreme case form the definition incorporates the traditional conservatism adage: Aoanticipate no profit, but anticipate all losses, (Watts, 2. P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Terdapat 3 model yang dapat konservatisme yaitu: Model Givoly dan Hayn (Earning/ Accrual Measur. Model Beaver dan Ryan (Net Asset Meassur. dan Model Basu (Earning/ Stock Relation Measur. Pada konservatisme akuntansi dirumuskan dengan, (Edison et al. , 2. (NI Dep Oe CFO) ycu (Oe. CONACC = Total Asset Likuiditas Menilai sejauh mana kapasitas suatu entitas dapat menutup kewajiban lancar menggunakan aset lancar yang dimilikinya, dikenal dengan rasio likuiditas, (Hanafi & Halim, 2. Pada dirumuskan dengan: yaycI = yaycyceyc yaycaycuycaycayc yayceycycaycycnycaycaycu yaycaycuycaycayc Leverage A measure of an organization's capacity to repay a long-term debt. Leverage shows how much of its capital and assets are funded by loans from outside sources, (Noviyanti & Agustina. Proksi leverage yang digunakan debt to equity ratio (DER) disajikan dengan cara berikut: DER = Total Debt Total Equty Growth Opportunity Growth opportunity merujuk pada peluang bagi entitas untuk berinvestasi termasuk aktivitas yang berpotensi menguntungkan, (Edison et al. , 2. Dikutip (Y. Kurniawan et al. bahwa dalam mengukur growth MBV = Jumlah Saham Beredar x Harga Saham Penutupan Total Ekuitas Kepemilikan Institusional Kepemilikan institusional merujuk berada di tangan institusi/lembaga, bukan pemegang saham individu. (Br Bukit et , 2. menuliskan perhitungan kepemilikan institusional dirumuskan sebagai berikut: KI = ycycuycycayco ycEaycaycyce ycuycycuyceycc ycayc ycEayce ycnycuycycycnycycycycnycuycu ycycuycycayco ycEaycaycyceyc ycuycycycycycaycuyccycnycuyci Kerangka Pemikiran & Perumusan Hipotesis Meningkatnya finansial perusahaan, sebab aktiva lancar yang dimanfaatkan untuk melunasi utang jangka pendek semakin meningkat. (Agustina et al. , 2. menuliskan perusahaan dinilai makin konservatif apabila rasio likuiditasnya naik. Dalam teori akuntansi positif, konsep biaya politik menyatakan bahwa entitas dapat bersikap penuh kehati-hatian jika rasio likuiditas meningkat, (Noviyanti & Agustina, 2. Dari pemaparan tersebut maka hipotesis yang akan digunakan yaitu: H1: Adanya pengaruh likuiditas (CR) terhadap konservatisme akuntansi Konservatisme kelangsungan usaha perusahaan, terutama ketika berhadapan dengan risiko yang muncul dari tingkat utang yang besar. Dalam perspektif teori akuntansi positif, pembiayaan utang yang besar akan memotivasi manajer untuk memperbesar laba sehingga rasio utang terhadap ekuitas dapat berkurang, (Rafida & Pratami. Dari pemaparan tersebut maka hipotesis yang akan digunakan yaitu: H2: Adanya pengaruh leverage (DER) terhadap konservatisme akuntansi Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Kesempatan perusahaan untuk melakukan investasi yang berpotensi menghasilkan keuntungan di masa depan, disebut dengan growth opportunity. Seperti yang dikemukakan oleh (Puspita & Srimindarti, 2. dan (Br Bukit et al. bahwa ada dampak positif signifikan growth opportunity pada konservatisme akuntansi. Dari pemaparan tersebut maka hipotesis yang akan digunakan yaitu: H3: Adanya pengaruh growth opportunity terhadap konservatisme akuntansi Dominasi kepemilikan institusional lebih condong menuntun manajemen akuntansi yang lebih optimistis, (Nufus, (Noviyanti & Agustina, 2. menuliskan the practice of accounting conservatism will be weakened by a significant percentage of institutional Dari pemaparan tersebut maka hipotesis yang akan digunakan yaitu: H4: Adanya pengaruh kepemilikan institusioanl terhadap konservatisme Menimbang keterhubungan antar variabel dan kesenjangan penelitian yang telah dipaparkan sebelumnya, maka disusun kerangka pemikiran sebagai berikut: METODOLOGI Penelitian dikategorikan sebagai riset kausalitas. Data yang telah tersedia meliputi laporan tahunan fiskal yang diakses melalui website resmi Bursa Efek Indonesia serta referensi informasi finansial yang tersedia untuk umum. Tahapan analisis dilakukan dengan menyatukan data cross-sectional dan time-series. Hubungan antarvariabel diuji melalui pendekatan regresi linier Populasi dan Sampel Populasi perusahaan pharmaceutical yang listing di Bursa Efek Indonesia periode 2020Ae2024. Dengan pendekatan purposive sampling (Sugiyono, 2. , didapatkan 11 perusahaan selama kurun lima tahun, menghasilkan total 55 unit observasi. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam penerapan data panel memakai Eviews, identifikasi model yang mempertimbangkan tiga pilihan model. model, yaitu Common. Fixed dan Random Effect. Untuk menentukan model yang paling sesuai, dilakukan beberapa tahapan pengujian, yaitu uji chow, hausman dan langrange multiplier. Dengan output pemilihan model sebagai berikut: Tabel 1. Output pemilihan model Metode Uji Chow 1 Prob < 0,05 = FEM Prob > 0,05 = CEM Uji Hausman 2 Prob < 0,05 = FEM Prob > 0,05 = REM Gambar 2. Kerangka Pemikiran Pengujian Common Effect vs Fixed Effect prob 0,000 < = 0,05 Hasil Fixed Effect Fixed Effect vs Random Effect prob 0,000 < = 0,05 Fixed Effect Sumber: Eviews12, diolah penulis . Sumber: Diolah penulis . Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Analisis Regresi Data Panel Tabel 3. Uji Multikolinearitas Menggunakan Eviews, model data panel yang terpilih adalah FEM (Fixed Effects Mode. Adapun outputnya adalah sebagai berikut: Tabel 2. Hasil Output Fixed Effects Model Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. DER Effects Specification R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Eviews12, diolah penulis . Uji Asumsi Klasik Setelah proses pemilihan model yang tepat, langkah berikutnya perlu diterapkan pengujian asumsi klasik, antara lain multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Series: Standardized Residuals Sample 2020 2024 Observations 55 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Coefficient Variance Uncentered VIF Centered VIF DER 65E-05 Mengacu pada tabel sebelumnya dapat dilihat semua variabel bebas menunjukkan nilai VIF dibawah 10, sehingga model penelitian ini dapat Tabel 4. Uji Autokorelasi Breusch-Godfrey Serial Correlation LM Test: Null hypothesis: No serial correlation at up to 2 lags F-statistic Obs*R-squared Cross-section fixed . ummy variable. Variable Sumber: Eviews12, diolah penulis . Dependent Variable: CONSERV Method: Panel Least Squares Date: 09/26/25 Time: 16:11 Sample: 2020 2024 Periods included: 5 Cross-sections included: 11 Total panel . observations: 55 Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Variance Inflation Factors Date: 09/26/25 Tim e: 15:16 Sam ple: 1 55 Included obs ervations : 55 Sumber: Eviews12, diolah penulis . Test Equation: Dependent Variable: RESID Method: Least Squares Date: 09/26/25 Time: 15:17 Sample: 1 55 Included observations: 55 Presample missing value lagged residuals set to zero. Persamaan dapat dikatakan bebas dari masalah autokorelasi karena hasil tabel memperlihatkan nilai probabilitas chi-square diatas nilai 0,05, yaitu 0,0849. Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Tabel Heteroskedastisitas CR 5. Uji0. DER Heteroskedasticity Test: Breusch-Pagan-Godfrey Null hypothesis: Homoskedasticity RESID(-. F-statistic 235786 Prob. RESID(-. Obs*R-squared 344872 Prob. Chi-Square. Scaled explained SS 28014 Mean Prob. Chi-Square. R-squared dependent var 95E-17 Adjusted R-squared 024113 S. dependent var of regression Akaikepenulis info criterion. Sumber: Eviews12. Test Equation: Sum squared resid 736649 Schwarz criterion Dependent Variable: RESID^2 Log 56525 Hannan-Quinn criter. Method: Least Squares F-statistic 788089 Durbin-Watson stat Date: 09/26/25 Time: 15:170. Prob(F-statisti. Sample: 1 55 Included observations: 55 Persamaan dapat dikatakan bebas dari masalah heteroskedastisitas karena hasil tabel menunjukkan nilai probabilitas Variable Coefficient 0,05. Std. Error yaitu t-Statistic Prob. chi-square 0,0797. Jarque-Bera 10. Probability 0. Gambar 3. Grafik Histogram Sumber: Eviews12, diolah penulis . Dengan nilai probabilitas yang ditunjukkan pada uji histogram sebesar 0,005015 yang mengindikasikan < 0,05. Dikutip dari (Ghozali & Ratmono, 2. , pada ukuran sampel besar, normalitas dapat diabaikan. 364267 Prob. 932233 Prob. Chi-Square. DER Uji Hipotesis KI Korelasi Analisis Untuk R-squared 151725 Mean dependent var Adjusted R-squaredsebesar 0838630,82555 dependent(Oo0,681. of regression 036126 Akaike info criterion adanya hubungan Sum squared resid 065256 Schwarz criterion Log likelihoodengan 107. Hannan-Quinn kuat antara F-statistic 235786 Durbin-Watson stat variabel-variabel yang diuji. Prob(F-statisti. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Uji Regresi Linear Berganda Dari tabel hasil output FEM, dapat diperoleh persamaan linear berganda yaitu: Konstanta (C) senilai 0,253996 yang berarti jika CR. DER. GO. KI tidak berubah, maka nilai konservatisme akuntansi bernilai 0,253996. Nilai regresi CR -0,010273. kenaikan satu satuan CR menghasilkan penurunan konservatisme akuntansi senilai 0,010273. Sementara variabel lain diasumsikan tetap. Nilai regresi DER 0,026593. DER 0,026593. Sementara variabel lain diasumsikan tetap. Nilai regresi GO -0,019067. 0,019067. Sementara variabel lain diasumsikan tetap Nilai regresi KI -0,215172. kenaikan satu satuan KI menghasilkan penurunan konservatisme akuntansi senilai 0,215172. Sementara variabel lain diasumsikan tetap. negatif growth opportunity terhadap konservatisme akuntansi. P-value KI 0,1211 yang berarti diatas 0,05. Ini mengindikasikan bahwa berdampak terhadap konservatisme Uji F Output model FEM diatas diperoleh F-value sebesar 0,000003 berada dibawah tingkat signifikansi 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa ada pengaruh bersama-sama variabel CR. DER. GO dan KI terhadap konservatisme Dependent Variable: CONSERV Method: Panel Least Squares Date: 09/26/25 Time: 16:11 Sample: 2020 2024 Periods included: 5 Cross-sections included: 11 Total panel . observations: 55 Uji Variabel Dominan Tabel 6. Uji Variabel Dominan Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. DER Effects Specification Sumber: Eviews12, diolah penulis . Cross-section fixed . ummy variable. Untuk0. R-squared 025218 Adjusted R-squared independen yang of regression kontribusi 701961 Sum squared resid paling signifikan 154506 Log likelihood 490256 F-statistic dependen, 2. Prob(F-statisti. menggunakan nilai beta (). Berdasarkan signifikansinya, dapat disimpulkan bahwa di antara kedua variabel yang berpengaruh. DER memiliki koefisien Dengan demikian, dapat dianggap sebagai faktor dominan dalam memengaruhi pergerakan konservatisme Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat Uji t Pada tabel hasil output FEM, dapat dijelaskan bahwa hasil uji t yaitu : P-value CR 0,6120 yang berarti diatas 0,05. Ini mengindikasikan bahwa current ratio tidak berdampak pada konservatisme akuntansi. P-value DER 0,0211 yang berarti dibawah 0,05 dengan koefisien arah Ini menandakan ada pengaruh konservatisme akuntansi. P-value GO 0,0002 yang berarti dibawah 0,05 dengan koefisien arah Ini menandakan ada pengaruh Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 Koefisien Determinasi Output FEM memperlihatkan adjusted R-squared sebesar 0,570070. Artinya. CR. DER. GO, dan KI berkontribusi menjelaskan 57,007% akuntansi, sementara 42,993% lainnya dipengaruhi faktor eksternal model P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. Likuiditas (CR) Konservatisme Akuntansi P-value likuiditas (CR) berada diatas 0,05. Maka secara uji parsial memperlihatkan bahwa CR tidak Dapat diartikan bahwa nilai CR tidak selalu dijadikan dasar pertimbangan oleh manajer dalam bersikap konservatif. Tingginya CR pun terkadang tidak menggambarkan kondisi finansial yang sesungguhnya, karena mungkin berasal dari dana kas yang tidak termanfaatkan atau piutang yang sulit tertagih. Pernyataan tersebut sejalan dengan temuan (Agustina et al. , 2. dan (C. Kurniawan & Mulyani, 2. Tak sejalan dengan temuan (Islami et al. , 2. , ada konservatisme akuntansi. Leverage (DER) Konservatisme Akuntansi Dengan nilai koefisien arah positif serta p-value berada dibawah 0,05. Maka secara uji parsial memperlihatkan bahwa leverage (DER) berdampak positif pada penerapan konservatisme. Hal tersebut sejalan bila dilihat dari perspektif teori akuntansi positif, dimana entitas dengan proporsi utang tinggi biasanya cenderung berhati-hati dalam pelaporan finansial agar tidak melanggar ketentuan dalam kontrak pinjaman. Pernyataan tersebut sejalan dengan temuan (Oktana et al. , 2. dan (Saraswati & Prajanto, 2. Berbeda dengan (Noviyanti & Agustina, 2. dan (Edison et al. , 2. , explained that applying accounting conservatism is unaffected by the leverage value. Growth Opportunity Konservatisme Akuntansi Secara parsial menunjukkan adanya efek positif growth opportunity terhadap koefisien positif dan nilai probabilitas kurang dari 0,05 Temuan ini mendukung teori signaling, yang menyatakan bahwa perusahaan cenderung bersikap lebih konservatif saat mengalami pertumbuhan. Perkembangan perusahaan menjadi sinyal positif untuk para stakeholder, baik internal maupun eksternal perusahaan. Pernyataan tersebut sejalan dengan temuan (Puspita & Srimindarti, 2. Lain lagi yang ditemukan (Y. Kurniawan et al. , 2. dan (Indraswari et , 2. , tidak berpengaruh growth Kepemilikan Institusional terhadap Konservatisme Akuntansi P-value kepemilikan institusional berada diatas 0,05. Maka secara uji parsial memperlihatkan bahwa kepemilikan institusional tidak berdampak pada penerapan konservatisme. Kondisi ini memperlihatkan bahwa kepemilikan institusional tidak bisa dijadikan prediktor yang memengaruhi konservatisme akuntansi pada perusahaan farmasi dan kesehatan. Pernyataan tersebut sejalan dengan (Putra & Satria, 2. dan (Br Bukit et , 2. , there is no discernible impact of institutional ownership on accounting Lain lagi temuan (Srimindarti & Larasati, 2. dan (Noviyanti & Agustina, 2. bahwa terdapat pengaruh negatif kepemilikan institusional terhadap konservatisme KESIMPULAN Ditemukannya leverage (DER) terhadap konservatisme akuntansi, namun growth opportunity berpengaruh negatif. Sementara itu (CR) institusional tidak memberikan pengaruh terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026 DOI: https://doi. org/10. 37817/ikraith-ekonomika. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis bermaksud megungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada setiap penyelesaian riset ini. Secara khusus, kepada Universitas Persada Indonesia YAI atas peluang dan fasilitas yang telah disediakan yang sangat menunjang kelancaran penelitian. Apresiasi juga disampaikan bagi keluarga atas bantuan moral, inspirasi, serta pengertian sepanjang proses penelitian berlangsung, dan kepada rekan kerja yang telah menyumbangkan saran, kritik, serta masukan penting. DAFTAR PUSTAKA