Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (JURRIMIPA) Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 DOI: https://doi. org/ 10. 55606/jurrimipa. Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Rotua Ignasia Saragih Universitas Negeri Medan Korespondensi penulis: Rotuaignasiasrg@gmail. Tri Andri Hutapea Universitas Negeri Medan Abstract. Inventory control is very important for companies because without proper inventory control the company will experience problems in meeting consumer needs both in the form of goods and services produced by the company. RSUD Dr. Pirngadi is one of the companies that uses conventional methods to calculate the total cost of inventory so that the costs incurred both for ordering syringes and storage costs are still high, therefore it is necessary to control the inventory of syringes which aims to minimise inventory costs so that company goals can be In solving the problem of controlling inventory costs to minimise total inventory costs, namely using robust optimisation. Robust optimisation is an optimisation model that contains uncertainty data to obtain the right solution using linear program solving. The results of research at the RSUD Dr. Pirngadi obtained the total cost of inventory according to company policy for the use of 3 mL Terumo syringes is Rp. 426,104,665 while the robust optimisation method is Rp. 319,647,106 so it can be concluded that by applying the robust optimisation method to the company can save inventory costs of Rp. 106,987,599 or 25%. Furthermore, the total inventory cost of using a 5 mL Terumo syringe according to company policy is Rp. 208,402,454 while the robust optimisation method is Rp. 166,608,139 so it can be concluded that by applying the robust optimisation method to the company can save inventory costs of Rp. 41,794,315 or 20%. Keywords: Inventory. Robust Optimisation. Data Uncertainty. Python Abstrak. Pengendalian persediaan sangat penting bagi perusahan karena tanpa pengendalian persediaan yang tepat perusahaan akan mengalami masalah dalam memenuhi kebutuhan konsumen baik dalam bentuk barang maupun jasa yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut. RSUD Dr. Pirngadi merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan metode konvensional untuk menghitung total biaya persediaan sehingga biaya yang dikeluarkan baik untuk pemesanan alat suntik . maupun biaya penyimpanan masih tinggi, oleh karena itu diperlukanya pengendalian persediaan alat suntik . yang bertujuan untuk meminimalkan biaya persediaan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Dalam menyelesaikan masalah pengendalian biaya persediaan untuk meminimalkan total biaya persediaan yaitu menggunakan optimisasi robust. Optimisasi robust merupakan model optimisasi yang mengandung data ketidakpastian untuk memperoleh solusi yang tepat dengan menggunakan penyelesaian secara program linier. Hasil penelitian pada RSUD Dr. Pirngadi diperoleh total biaya persediaan menurut kebijakan perusahaan penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah Rp. 665 sedangkan dengan metode optimisasi robust adalah Rp. 106 sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan metode optimisasi robust Received April 30, 2023. Revised Mei 30, 2023. Accepted Juni 17, 2023 * Rotua Ignasia Saragih. Rotuaignasiasrg@gmail. Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi pada perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 599 atau sebesar 25%. Selanjutnya total biaya persediaan penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL menurut kebijakan perusahaan adalah Rp. 454 sedangkan dengan metode optimisasi robust adalah Rp. 139 sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan metode optimisasi robust pada perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 315 atau sebesar Kata kunci: Persediaan. Optimisasi Robust. Ketidakpastian Data. Python PENDAHULUAN Dalam suatu perusahaan, persediaan berkaitan pada penyimpanan bahan baku, produk setengah jadi, dan produk jadi yang menjamin kelancaran fungsi sistem produksi atau operasi bisnis perusahaan/industri. Persediaan merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan. Pengadaan persediaan yang terlalu banyak akan menyebabkan perusahaan mengeluarkan biaya yang tinggi untuk menyimpan barang-barang tersebut, seperti biaya pemeliharaan, sewa, asuransi dan risiko kerusakan barang. Namun sebaliknya, jika pembelian persediaan dalam jumlah kecil membawa kerugian bagi perusahaan, misalnya kenaikan biaya pemesanan, berhentinya produksi akibat kekurangan bahan baku karena seringkali bahan tidak dapat didatangkan secara tiba-tiba dan sebanyak yang diperlukan, hasil kemungkinan adalah hilangnya pendapatan yang potensial, dan sebagai efek tambahan, hilangnya kepercayaan konsumen karena konsumen beralih ke perusahaan/produk lain. Oleh karena itu pengendalian persediaan harus dilakukan sedemikian rupa agar dapat memenuhi kebutuhan bahan atau barang secara tepat dan dengan biaya yang murah (Herjanto, 2. Di dalam perusahaan, terdapat tiga alternatif yang dapat terjadi karena kekurangan persediaan, yaitu penjualan tertunda, kehilangan penjualan, dan kehilangan pelanggan. Penundaan penjualan terjadi ketika pelanggan setia . terhadap produk atau merek tertentu, menolak untuk membeli/menggunakan produk atau merek pengganti dan memutuskan untuk menunggu sampai produk tersebut tersedia. Kehilangan penjualan terjadi ketika pelanggan membeli produk pengganti atau merek yang berbeda karena mereka benar-benar membutuhkannya, tetapi pelanggan kembali membeli produk-produk atau merek asli pada pembelian berikutnya. Kehilangan pelanggan terjadi apabila pelanggan mencari produk atau merek pengganti dan kemudian memutuskan untuk terus menggunakan produk atau merek pengganti tersebut. Pelanggan beralih ke produk atau merek pengganti yang tidak dimaksudkan pada awalnya mungkin karena kualitas produk, pelayanan penjual, atau harga yang lebih (Herjanto, 2. JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 Salah satu model yang digunakan dalam pengendalian persediaan produk adalah optimisasi robust. Optimisasi robust merupakan model optimisasi dengan ketidakpastian . data untuk mendapatkan solusi yang tepat. Ini berkaitan dengan ketidakpastian parameter dalam masalah optimasi deterministik tidak seperti pemrograman stokastik, optimisasi robust tidak mengasumsikan bahwa ketidakpastian parameter adalah variabel acak dengan distribusi yang diketahui, ini mewakili ketidaktentuan dalam parameter. Dalam masalah pengendalian persediaan, terdapat variabel acak dalam rumusan tingkat permintaan dimana permintaan berubah dari waktu ke waktu. Sudah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan persediaan dengan data permintaan tidak pasti. Salah satu caranya adalah memodelkan masalah menggunakan pemrograman stokastik dengan kendala Namun, metode ini sulit dijawab karena semua kemungkinan keluaran dari variabel acak harus dimasukkan dalam perhitungan. Hal ini menyebabkan kemungkinan keluaran dari variabel acak akan sangat besar, sehingga membuat perhitungan menjadi sulit. Oleh karena itu, diusulkan sebuah model untuk pendekatan dalam memecahkan masalah persediaan menggunakan optimisasi robust (Bertsimas, 2. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis tertarik untuk menganalisis pengelolaan persediaan alat suntik . dan mencoba untuk menerapkan metode optimisasi robust dalam pengendalian persediaan alat suntik . pada RSUD Dr. Pirngadi yang diharapkan dapat lebih mengoptimalkan jumlah setiap persediaan dan jumlah persediaan cadangan sehingga menghasilkan biaya persediaan yang minimal. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi yang berlokasi Jl. Prof. Yamin No. Perintis. Kecamatan Medan Timur. Kota Medan. Sumatera Utara selama kurang lebih dua bulan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Adapun data yang diperlukan adalah penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL dan Terumo 5 mL di RSUD Dr. Pirngadi selama 1 tahun terakhir dari bulan Januari 2021 hingga Desember 2021. Selain itu, data yang digunakan adalah data biaya pemesanan, biaya penyimpanan, dan biaya pembelian alat suntik yang dikeluarkan oleh RSUD Dr. Pirngadi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan bantuan bahasa pemrograman python pada Google Colab. Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Secara umum langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mendapatkan tujuan penelitian adalah sebagai berikut: Menghitung mean ( . dari jumlah penggunaan alat suntik . dk Untuk menghitung mean ( . jumlah penggunaan alat suntik . menggunakan Eu persamaan x A i A1 sebagai perintah. Menghitung standar deviasi ( zk ) dari jumlah penggunaan alat suntik . Untuk menghitung standar deviasi ( zk ) jumlah penggunaan alat suntik . menggunakan persamaan zk A . k A d k ) sebagai perintah. Menyelidiki apakah standar deviasi ( zk ) telah memenuhi kendala, jika belum maka dicari standar deviasi ( zk ) yang optimal. Untuk menghitung standar deviasi ( zk ) yang optimal menggunakan persamaan t A1 Maksimumkan: EudI z k A0 t A1 Dengan kendala: Eu zk C AN , 0 C zk C 1 Ak , sebagai perintah. k A0 Menghitung nilai rata-rata ( dk ) baru penggunaan alat suntik . dari setiap periode -k. Untuk menghitung nilai rata-rata ( dk ) dari setiap periode -k menggunakan persamaan dk A dk Adk zk sebagai perintah. Menghitung variabel yk , uk , vk , qk , rk . dari fungsi objektif dan fungsi kendala menggunakan persamaan sebagai berikut: t A1 Minimumkan: Eu ( cu k A K v k A y k ) k A0 JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 Dengan kendala: t A1 t A1 yk C h E x0 A Eu . k A d k ) A qk AN k A Eu rk E k A0 k A0 t A1 t A1 yk C p E A x0 A Eu . k A d k ) A qk AN k A Eu rk E k A0 k A0 q A r C dI . Ak uk C d . Ak t A1 t A1 k A0 k A0 x0 A Eu . k A d k ) A qk AN k A Eu rk C G qk C 0, rk C 0. Ak 0 C uk C Mvk , vk Ea A0,1A , k A 0,. , t A 1 Menghitung total biaya persediaan alat suntik . dengan metode optimisasi robust dan kebijakan perusahahan. Membuat kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL dan 5 mL pada bulan Januari 2021 - Desember 2021yang telah digunakan oleh RSUD Dr. Pirngadi. Data penggunaan alat suntik . tersebut adalah sebagai berikut: Tabel 1. Jumlah Penggunaan Alat Suntik (Spui. Bulan Periode Jumlah Penggunaan (Uni. Alat Suntik (Spui. Alat Suntik (Spui. Terumo 3 mL Terumo 5 mL Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah Sumber: Farmasi RSUD Dr. Pirngadi Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Biaya pembelian alat suntik . Terumo 3 mL adalah Rp. 034/unit dan alat suntik . Terumo 5 mL adalah Rp. 075/unit Biaya pemesanan alat suntik . Terumo 3 mL dan 5 mL adalah Rp. 641,31 Biaya penyimpanan alat suntik . Terumo 3 mL dan 5 mL adalah Rp. 605,97 Alat suntik . Terumo 3 mL Langkah awal dalam penelitian ini adalah menghitung nilai mean dan deviasi maksimum penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL, hasil perhitungan nilai mean menggunakan perintah input dalam google colab diperoleh nilai rata-ratanya adalah 6. Proses selanjutnya adalah menghitung deviasi maksimum. Hasil perhitungan deviasi maksimum penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah sebagai berikut: Tabel 2. Nilai Alat Suntik (Spui. Terumo 3 mL dk A dk Ad A d A 707,26 Selanjutnya menghitung nilai standar deviasi penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL untuk setiap periode. Hasil perhitungan standar deviasi penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah sebagai berikut: JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 Tabel 3. Nilai Zk Alat Suntik (Spui. Terumo 3 mL -0,600376 -1,303255 0,336796 0,711665 1,836272 -0,190363 0,043930 1,372958 -0,951816 -1,361829 0,413527 -0,307510 9,430297 Berdasarkan Tabel 3 diperoleh nilai standar deviasi pengunaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah Eu k A 0 z k A 9, 430297 C 1. Pada pembahasan sebelumnya bahwa nilai standar deviasi harus memenuhi kendala, di dalam Tabel 3 dapat dilihat nilai standar deviasi belum memenuhi kendala. Maka selanjutnya, akan dicari nilai standar deviasi yang baru. Hasil perhitungan nilai standar deviasi penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL yang optimal adalah sebagai berikut: Tabel 4. Nilai Zk Alat Suntik (Spui. 3 mL yang Optimal 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Berdasarkan Tabel 4 nilai standar deviasi sudah optimal, karena nilai setiap periode jumlahnya tidak melebihi batas yang ditentukan. Kemudian mencari nilai nilai I baru dari I baru penggunaan alat suntik . Terumo 3 setiap periode. Hasil perhitungan nilai menggunakan perintah input dalam google colab adalah sebagai berikut: Tabel 5. Nilai Alat Suntik (Spui. Terumo 3 mL Langkah selanjutnya adalah mencari nilai optimisasi robust pada permasalahan persediaan, variabel-variabel yang akan dicari adalah adalah variabel uk , qk , rk , vk , yk . Hasil perhitungan perintah dalam google colab tersebut adalah sebagai berikut Tabel 6. Perhitungan Optimisasi Robust Alat Suntik (Spui. Terumo 3 mL JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 Dengan demikian maka diperoleh total biaya persediaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah sebesar: ) A Eu . u k A Kvk A yk ) k A0 E E E 11 A E 1. 034 C Eu u k E A E 58. 641, 31 C Eu vk E A Eu yk k A0 k A0 E E E k A0 A A1. 034 C 66. 691A A A 58. 641, 31 C 12 A A A 249. A 319. Berdasarkan perhitungan optimisasi robust memberikan solusi berupa pengelolaan persediaan pada tingkat optimal untuk menghadapi ketidakpastian penggunaan konsumen dengan jumlah alat suntik . yang harus di beli dari RSUD Dr. Pirngadi pada bulan Januari 620 dan terdapat tambahan persediaan sebesar 1. 707 untuk mengantisipasi resiko kekurangan persediaan. Hal yang sama juga berlaku untuk setiap bulan sampai bulan Desember 2021 yang dapat dilihat pada tabel 6. Total Biaya Persediaan Menurut Perusahaan Rata-rata penggunaan bahan per tahun (D) = 2941,66 Biaya setiap kali pemesanan (S) = Rp. Biaya penyimpanan/bulan (H) = Rp. 605,97 Banyak bulan per tahun . =12 Maka perhitungan total biaya persediaan adalah: TIC per A ( D C H ) A ( n C S ) A . 5 C 70. 605, . A . C 58. 641, . A 425. 969A 703. 695, 72 A 426. Alat suntik . Terumo 5 mL Proses pengolahan data penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL sama dengan proses pengolahan data penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL sebelumnya. Diawali dengan menghitung nilai mean dan deviasi maksimum penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL. Hasil perhitungan nilai mean penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL menggunakan perintah input dalam google colab diperoleh nilai rata-ratanya adalah 2. 941,66. Selanjutnya adalah menghitung deviasi maksimum. Hasil perhitungan deviasi maksimum penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL adalah sebagai berikut: Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Tabel 7. Nilai Alat Suntik (Spui. Terumo 5 mL dk A dk Ad A d A 458,33 891,66 158,33 058,33 641,66 958,33 241,66 208,33 441,66 441,66 758,33 58,33 066,3889 057,5556 068,3889 062,389 047,556 396,3889 399,5556 401,3889 063,5556 383,556 724,389 402,3889 010,58 Selanjutnya menghitung nilai standar deviasi penggunaan alat suntik . Terumo 5 Hasil perhitungan standar deviasi penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL dengan menggunakan perintah input dalam google colab adalah sebagai berikut: Tabel 8. Nilai Zk Alat Suntik (Spui. Terumo 5 mL 0,453531 -0,882325 0,156674 1,047245 -1,624467 0,948293 -0,239135 0,206151 -0,437039 -1,426562 1,739911 0,057722 9,219056 Berdasarkan Tabel 8 diperoleh nilai standar deviasi pengunaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah Eu k A 0 zk A 9, 219056 C 1. Pada pembahasan sebelumnya bahwa nilai standar deviasi harus memenuhi kendala, di dalam Tabel 8 dapat dilihat nilai standar deviasi belum memenuhi kendala. Maka selanjutnya, akan dicari nilai standar deviasi yang baru. Hasil JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 perhitungan nilai standar deviasi penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL yang optimal adalah sebagai berikut: Tabel 9. Nilai Zk Alat Suntik (Spui. Terumo 5 mL yang Optimal 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 0,083333 Berdasarkan Tabel 9 nilai standar deviasi sudah optimal, karena nilai setiap periode jumlahnya tidak melebihi batas yang ditentukan. Setelah didapatkan nilai standar deviasi yang optimal, kemudian mencari nilai I baru dari setiap periode. Hasil perhitungan nilai I baru penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL menggunakan perintah input dalam google colab adalah sebagai berikut: Tabel 10. Nilai Alat Suntik (Spui. Terumo 5 mL Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Langkah selanjutnya adalah mencari nilai optimisasi robust pada permasalahan persediaan menggunakan pemrograman python pada google colab, variabel-variabel yang akan dicari adalah variabel uk , qk , rk , vk , yk . Hasil perhitungan perintah tersebut dalam google colab adalah sebagai berikut: Tabel 11. Perhitungan Optimisasi Robust Alat Suntik (Spui. Terumo 5 mL Dengan demikian diperoleh total biaya persediaan alat suntik . Terumo 5 mL adalah sebesar: ) A Eu ( cu k A Kvk A y k ) k A0 E E E E 11 A E 1. 075 C Eu u k E A E 58. 641, 31 C Eu vk E A E Eu y k E k A0 k A0 E E E E k A0 E A . 075 C 31. A A 58. 641, 31 C 12 A A . A 166. Berdasarkan perhitungan optimisasi robust memberikan solusi berupa pengelolaan persediaan pada tingkat optimal untuk menghadapi ketidakpastian penggunaan konsumen dengan jumlah alat suntik . yang harus di beli dari RSUD Dr. Pirngadi pada bulan Januari 054 dan terdapat tambahan persediaan sebesar 1. 011 untuk mengantisipasi resiko kekurangan persediaan. Hal yang sama juga berlaku untuk setiap bulan sampai bulan Desember 2021 yang dapat dilihat pada tabel 11. JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 Total Biaya Persediaan Menurut Perusahaan TICper = Total biaya persediaan perusahaan Rata-rata penggunaan bahan per tahun (D) = 2941,66 Biaya setiap kali pemesanan (S) = Rp. Biaya penyimpanan/bulan (H) = Rp. 605,97 Banyak bulan per tahun . =12 Maka perhitungan total biaya persediaan adalah: TIC per A ( D C H ) A ( n C S ) A . 1, 66 C 70. 605, . A . C 58. 641, . A 207. 758 A 703. 695, 72 A 208. Perbandingan Total biaya Persediaan Menurut Kebijakan Perusahaan dan Metode Optimisasi Robust Rp450,000,000 Rp426,104,665 Rp400,000,000 Rp350,000,000 Rp319,647,106 Rp300,000,000 Rp250,000,000 Rp200,000,000 Rp208,402,454 Rp166,608,139 Rp150,000,000 Rp100,000,000 Rp50,000,000 Rp0 Alat Suntik (Spui. 3 mL Alat Suntik (Spui. 5 mL Tic_Per Optimisasi robust Gambar 1. Grafik Perbandingan Total Biaya Persediaan Menurut Kebijakan Perusahaan dan Metode Optimisasi Robust Berdasarkan Gambar 1 diperoleh Grafik perbandingan total biaya persediaan menurut kebijakan perusahaan dan metode optimisasi robust. Total biaya persediaan pada RSUD Dr. Pirngadi menurut kebijakan perusahaan penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL adalah Rp. 665 sedangkan dengan menggunakan metode optimisasi robust adalah Rp. 106 sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan metode optimisasi robust pada perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 559 atau sebesar 25%. Optimasi Biaya Pengendalian Persediaan Alat Suntik (Spui. Dengan Metode Optimisasi Robust Menggunakan Aplikasi Python Di RSUD Dr. Pirngadi Selanjutnya total biaya persediaan penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL menurut kebijakan perusahaan adalah Rp. 454 sedangkan dengan menggunakan metode optimisasi robust adalah Rp. Sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan model optimisasi robust pada perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 315 atau sebesar 20%. Hasil biaya persediaan menggunakan metode optimisasi robust ini lebih sedikit dibandingkan dengan kebijakan Rumah Sakit. Sehingga dengan penerapan metode optimisasi robust dapat menghemat biaya persediaan. KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan dan hasil perhitungan yang telah dilakukan pada bab sebelumnya, diperoleh kesimpulan bahwa pengendalian persediaan alat suntik . Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi menggunakan metode optimisasi robust lebih efisien dibandingkan dengan kebijakan rumah sakit, terlihat dari total biaya persediaan penggunaan alat suntik . Terumo 3 mL menurut kebijakan perusahaan adalah Rp. sedangkan dengan menggunakan metode optimisasi robust adalah Rp. 106 sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan metode optimisasi robust pada perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 106 atau sebesar 25%. Selanjutnya total biaya persediaan penggunaan alat suntik . Terumo 5 mL menurut kebijakan perusahaan adalah Rp. 454 sedangkan dengan menggunakan metode optimisasi robust adalah Rp. 139 sehingga dapat disimpulkan dengan menerapkan model optimisasi robust pada perusahaan dapat menghemat biaya persediaan sebesar Rp. 315 atau sebesar 20%. Hasil biaya persediaan menggunakan metode optimisasi robust ini lebih sedikit dibandingkan dengan kebijakan Rumah Sakit. Sehingga dengan penerapan metode optimisasi robust dapat menghemat biaya persediaan. JURRIMIPA: Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam- Vol. No. 2 Oktober 2023 p-ISSN: 2828-9382. e-ISSN: 2828-9390-0143. Hal 72-86 REFERENSI